• Tidak ada hasil yang ditemukan

IZIN OPERASIONAL KLINIK TERLAMPIR PEMERINTAH KOTA CILEGON DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IZIN OPERASIONAL KLINIK TERLAMPIR PEMERINTAH KOTA CILEGON DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

NAMA SOP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1 2 3 4 5 Penyerahan SK/ Izin MEKANISME

Peraturan Daerah Kota Cilegon No. 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah

Peraturan Walikota Cilegon No. 60 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Peraturan Walikota Cilegon No. 2 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon

Keputusan Walikota Cilegon No. 060/Kep.47-DPMPTSP/2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Walikota di Bidang Perizinan dan Non Perizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Cilegon sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Walikota Cilegon No. 060/Kep.151-DPMPTSP/2017 tentang Perubahan atas Keputusan Walikota Cilegon No. 060/Kep.47-DPMPTSP/2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Walikota di Bidang Perizinan dan Non Perizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Keputusan Walikota Cilegon No. 060.05/Kep.181-DPMPTSP/2017 tentang Tim Teknis Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Cilegon

SURVEY Pengajuan Berkas Permohonan di Loket Pelayanan

Pemeriksaan dan Verifikasi Berkas Survey / Rekomendasi Proses SK / Izin

Tanpa Biaya

PERINGATAN WAKTU

Standar Waktu Penyelesaian 7 hari Kerja

SK PERIZINAN DAPAT DIPROSES APABILA DOKUMEN PERIZINAN TELAH LENGKAP DAN BENAR SECARA KESELURUHAN

RETRIBUSI

LAMPIRAN NOMOR SOP

DISAHKAN OLEH

KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

TERLAMPIR

19

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA CILEGON NOMOR : 503/ /DPMPTSP/2017

TANGGAL JUNI 2017

PEMERINTAH KOTA CILEGON

DASAR HUKUM PERSYARATAN DAN KELENGKAPAN

Drs. A. DITA PRAWIRA, M.Si NIP. 19660428 198802 1 002

IZIN OPERASIONAL KLINIK

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

PELAYANAN PERIZINAN SOSIAL KEMASYARAKATAN

Undang-undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional

Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Undang-undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

Undang-undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan

Undang-undang Republik Indonesia No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 9 Tahun 2014 tentang Klinik

Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal

Undang-undang Republik Indonesia No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik

(2)

A. PERSYARATAN BARU :

1 Surat Permohonan kepada Kepala DPMPTSP bermaterai Rp.

6.000,-2 Surat kuasa bermaterai Rp. 6.000,- apabila diurus orang lain/dikuasakan oleh pemohon

3 Fotocopy KTP Pemohon yang masih berlaku

4 Fotocopy akte pendirian badan usaha atau badan hukum dari notaris kecuali untuk

kepemilikan perorangan, dengan melampirkan : SITU, SIUP dan TDP

5 Fotocopy bukti kepemilikan lahan dan bangunan (sertifikat tanah/bukti kepemilikan lain yang

disahkan oleh notaris) atau sewa/kontrak minimal untuk jangka waktu 5 (lima) tahun

6 Dokumen Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) untuk klinik rawat jalan, atau

Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan/Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL) beserta rekomendasinya dari instansi yang berwenang untuk klinik rawat inap

7 Fotocopy Izin Lingkungan bagi klinik rawat inap

8 Fotocopy Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

9 Fotocopy Izin Gangguan (HO) untuk Klinik 24 Jam/Klink bersalin

10 Rekomendasi dari Puskesmas setempat (Asli)

11 Surat Keterangan membina 2 posyandu dan 1 SD diketahui Puskesmas setempat (Asli) 12 Fotocopy Izin Mendirikan Klinik

13 Data kelengkapan bangunan bangunan klinik, denah ruangan lengkap dengan ukuran masing-masing dan denah lokasi dengan situasi sekitar

14 Daftar tenaga dan struktur organisasi

15 Fotocopy Surat Izin Praktek (SIP) dokter penanggungjawab, pelaksana harian dan tenaga dokter/medis lainnya yang praktek di klinik yang masih berlaku

16 Fotocopy Surat Izin Kerja/Praktek Perawat (SIKP/SIPP) dan atau Surat Izin Kerja/Praktek Bidan (SIKB/SIPB) yang kerja/praktek di klinik yang masih berlaku

17 Surat pernyataan tidak keberatan dari lingkungan/ tetangga yang diketahui oleh lurah setempat

18 Daftar sarana alat-alat kedokteran

19 Surat pernyataan sebagai dokter penanggungjawab bermaterai Rp. 20 Surat pernyataan sebagai dokter pelaksanan harian bermaterai Rp.

6.000,-21 Fotocopy Surat Izin Praktek Apoteker (SIPA) untuk apoteker dan atau apoteker pendamping yang masih berlaku

22 Fotocopy surat kerja sama (MOU) tentang pembuangan limbah medis dengan pihak ketiga yang memiliki izin

23 Persyaratan lain yang diatur dalam peraturan tersendiri bagi klinik yang memiliki kekhususan, baik dari sarana prasarana maupun dari ketenagaan

B. PERSYARATAN PERPANJANGAN :

1 Surat Permohonan kepada Kepala DPMPTSP bermaterai Rp.

6.000,-2 Surat kuasa bermaterai Rp. 6.000,- apabila diurus orang lain/dikuasakan oleh pemohon

3 Fotocopy KTP Pemohon yang masih berlaku

(3)

4 Fotocopy akta pendirian badan usaha atau badan hukum dari notaris kecuali untuk kepemilikan perorangan, dengan melampirkan : SITU, SIUP dan TDP

5 Fotocopy bukti kepemilikan lahan dan bangunan (sertifikat tanah/bukti kepemilikan lain yang

disahkan oleh notaris) atau sewa/kontrak minimal untuk jangka waktu 5 (lima) tahun

6 Dokumen Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) untuk klinik rawat jalan, atau

Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan/Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL) beserta rekomendasinya dari instansi yang berwenang untuk klinik rawat inap

7 Fotocopy Izin Lingkungan bagi klinik rawat inap

8 Fotocopy Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

9 Fotocopy Izin Gangguan (HO) untuk Klinik 24 Jam/Klinik bersalin

10 Rekomendasi dari Puskesmas setempat (Asli)

11 Surat Keterangan membina 2 posyandu dan 1 SD diketahui Puskesmas setempat (Asli) 12 Fotocopy Izin Mendirikan Klinik

13 Data kelengkapan bangunan bangunan klinik, denah ruangan lengkap dengan ukuran masing-masing dan denah lokasi dengan situasi sekitar

14 Daftar ketenagaan dan struktur organisasi

15 Fotocopy Surat Izin Praktek (SIP) dokter penanggungjawab, pelaksana harian dan tenaga dokter/medis lainnya yang praktek di klinik yang masih berlaku

16 Fotocopy Surat Izin Kerja/Praktek Perawat (SIKP/SIPP) dan atau Surat Izin Kerja/Praktek Bidan (SIKB/SIPB) yang kerja/praktek di klinik yang masih berlaku

17 Surat pernyataan tidak keberatan dari lingkungan/ tetangga yang diketahui oleh lurah setempat

18 Daftar sarana alat-alat kedokteran

19 Surat pernyataan sebagai dokter penanggungjawab bermaterai Rp. 20 Surat pernyataan sebagai dokter pelaksanan harian bermaterai Rp.

6.000,-21 Fotocopy Surat Izin Praktek Apoteker (SIPA) untuk apoteker dan atau apoteker pendamping yang masih berlaku

22 Fotocopy surat kerja sama (MOU) tentang pembuangan limbah medis dengan pihak ketiga yang memiliki izin

23 Persyaratan lain yang diatur dalam peraturan tersendiri bagi klinik yang memiliki kekhususan, baik dari sarana prasarana maupun dari ketenagaan

24 Melampirkan SK izin yang lama (Asli)

C. PERSYARATAN PERUBAHAN :

1

a Surat pernyataan penggantian nama dan atau jenis badan usaha klinik yang ditanda tangani

oleh pemilik

b Perubahan akta notaris

c Melampirkan SK izin Operasional Klinik yang asli, sebelum perubahan

2

Perubahan izin operasional klinik karena perubahan nama dan atau perubahan jenis badan usaha dilakukan dengan mengajukan permohonan izin operasional, serta melampirkan :

Perubahan Izin Operasional Klink karena perubahan alamat dan tempat dilakukan dengan mengajukan permohonan Izin mendirikan, Izin Operasional, serta melampirkan :

(4)

a Surat Pernyataan penggatian alamat dan tempat klinik yang ditanda tangani oleh pemilik b Melampirkan SK izin Operasional Klinik yang asli, sebelum perubahan

CATATAN :

PERUBAHAN IZIN OPERASIONAL KLINIK

1 Perubahan izin operasional dilakukan apabila :

a Perubahan nama;

b Perubahan jenis badan usaha; dan atau

c Perubahan alamat dan tempat

(5)

BO PELAKSANA KASIE KABID SEKRETARIAT DINAS

1 Menyerahkan Berkas/Dokumen Permohonan Izin kepada

Petugas Front Office (FO)

Surat Permohonan Izin; Formulir; Melengkapi berkas 5 Menit

Berkas/Dokumen

Permohonan Izin Hari ke 1

2

Memeriksa kelengkapan berkas pada blangko checklist, apabila tidak lengkap berkas akan segera dikembalikan kepada pemohon

Berkas/ Dokumen

Permohonan izin 15 Menit Blangko Checklist Hari ke 1

3

Menginput data pemohon dan data perusahaan, menerbitkan tanda terima dan mencatat pada register pendaftaran. Selanjutnya menyerahkan berkas perizinan ke Back Office (BO)

Berkas/ Dokumen

Permohonan izin 30 Menit

Bukti Tanda Terima; Register Pendaftaran Hari ke 1

4

Melakukan verifikasi dan validasi berkas perizinan yang masuk dan memastikan kelengkapan dan kebenaran berkas, apabila ada kekurangan dan atau ketidak benaran berkas segera dikembalikan ke pemohon melalui Front Office (FO) dengan catatan. Jika lengkap dan benar akan diteruskan kepada KASIE

Berkas/ Dokumen Permohonan izin 2 Jam

Berkas/ Dokumen Permohonan izin yang telah di verifikasi oleh BO Pelaksana

Hari ke 1

5

Melakukan verifikasi dan validasi berkas perizinan, apabila ada kekurangan dan atau ketidak benaran berkas segera dikembalikan ke pemohon melalui BO Pelaksana dengan catatan. Jika lengkap dan benar akan diparaf dan diteruskan kepada Kabid

Berkas/ Dokumen Permohonan izin yang telah

di verifikasi oleh BO Pelaksana

1 Jam

Berkas/ Dokumen Permohonan izin yang telah di verifikasi oleh

KASIE

Hari ke 1

6

Melakukan verifikasi dan validasi berkas perizinan, apabila ada kekurangan dan atau ketidakbenaran berkas segera dikembalikan ke KASIE untuk diteruskan kepada BO Pelaksana. Jika lengkap dan benar akan di paraf dan diteruskan kepada KADIS untuk disposisi lebih lanjut

Berkas/ Dokumen Permohonan izin yang telah

di verifikasi oleh KASIE 1 Jam

Berkas/ Dokumen Permohonan izin yang telah di verifikasi oleh

Kabid

Hari ke 1

7

Memverifikasi dan memvalidasi berkas/ Dokumen permohonan izin. Apabila adakekurangan dan atau ketidakbenaranberkas segera dikembalikan ke Kabid dengan catatan. Jika Berkastelah lengkap dan benar

maka KADIS akan memberikan Disposisi yang dituangkan dalam catatan khusus pada map perijinan untuk mempersiapkan kegiatan Survey Administratif (Apabila dipandang Perlu). Jika dipandang Tidak memerlukan Survey Maka mendisposisi BO untuk membuat/mencetak draft SK Izin.

Berkas/ Dokumen

Permohonan izin 1 Jam Disposisi Hari ke 2

PETUGAS FRONT OFFICE

BACK OFFICE

TIM TEKNIS KEPALA DINAS

BAGAN ALIR STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) IZIN OPERASIONAL KLINIK

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KOTA CILEGON

NO KEGIATAN

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN

PEMOHON BIDANG DATA DAN WAKTU OUTPUT

INFORMASI PERSYARATAN / KELENGKAPAN MULAI Tidak Ya Tidak Tidak Tidak Ya Ya Ya Tidak Ya

(6)

BO PELAKSANA KASIE KABID SEKRETARIAT DINAS PETUGAS FRONT

OFFICE

BACK OFFICE

TIM TEKNIS KEPALA DINAS

NO KEGIATAN

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN

PEMOHON BIDANG DATA DAN WAKTU OUTPUT

INFORMASI

PERSYARATAN / KELENGKAPAN

8

Berkoordinasi dengan Tim Teknis untuk merumuskan Tim yang akan melakukan Survey Administratif dan Menentukan Jadwal pelaksanaan survey Administratif. Selanjutnya Membuat Surat Perintah Survey Administratif.

Disposisi 4 Jam Draf Surat Perintah Survey Adm Hari ke 2

9 Memaraf draf Surat perintah Survey, Jika terdapat

kesalahan akan dikembalikan Draf Surat Perintah 15 menit

Surat Perintah Survey Adm yang sudah diparaf

KASIE

Hari ke 2

10 Memaraf draf Surat perintah Survey, Jika terdapat

kesalahan akan dikembalikan

Draf Surat Perintah yang sudah diparaf KASIE 15 Menit

Draft Surat Perintah Survey Adm yang sudah

diparaf Kabid

Hari ke 2

11 Sekretaris Dinas memaraf draf Surat perintah Survey,

Jika terdapat kesalahan akan dikembalikan

Draft Surat Perintah Survey Adm yang sudah diparaf

Kabid

15 Menit

Surat Perintah Survey Adm yang sudah diparaf

Sekretaris Dinas

Hari ke 2

12 Menandatangani Surat Perintah Survey Administratif Draf Surat Perintah yang sudah diparaf SEKDIS 15 Menit

Surat Perintah Survey Adm yang sudah ditandatangan KADIS

Hari ke-3

13 Menyerahkan Surat Perintah Pelaksanaan Survey

Administratif ke TimTeknis

Surat Perintah Survey yang sudah ditandatangan KADIS/Ketua Tim Teknis

30 Menit

Surat Perintah Survey diterima oleh OPD

Teknis

Hari ke 3

14

Melakukan Survey dan Membuat BAPL yang ditandatangani Tim Teknis dan diketahui serta disetujui oleh Pemohon.Perangkat Daerah Teknis selanjutnya mengeluarkan Rekomendasi

Surat Perintah Survey; Berkas Permohonan Izin 3 Hari

Rekomendasi Teknis/

Hasil BAPL Hari ke 3 s/d 5

15

Menindaklanjuti Rekomendasi/ Hasil BAPL. Apabila Tim Teknis menyatakanPenangguhankarena terdapat data yang tidak lengkap/benar maka akan dibuatkan Surat Pemberitahuan kepada Pemohon melalui Front Office agar pemohon dapat melengkapi/ menindaklanjuti catatan dalam BAPL. Jika PermohonanIzin ditolakberkas permohonan akan dikembalikan. Jika Tim Teknis menyatakan berkas/dokumenLengkap dan BenarMaka Back Office akan membuat dan mencetak Draft SK Izin

Disposisi; Rekomendasi 4 Jam Surat Pemberitahuan; Draft SK Izin Hari ke-6

16

Mengoreksi draft SK Izin. Apabila terdapat kekeliruan akan segera dikembalikan kepada BO Pelaksana. Jika telah sesuai maka akan diparaf dan diteruskan ke KABID

Draft SK Izin 2 Jam Draft SK.Izin yang telah diParaf KASIE Hari ke-6

Tidak Ya Tidak Tidak Ya Ya Tidak Ya Ya Tida A A B B C C

(7)

BO PELAKSANA KASIE KABID SEKRETARIAT DINAS PETUGAS FRONT

OFFICE

BACK OFFICE

TIM TEKNIS KEPALA DINAS

NO KEGIATAN

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN

PEMOHON BIDANG DATA DAN WAKTU OUTPUT

INFORMASI

PERSYARATAN / KELENGKAPAN

17

Mengoreksi draft SK Izin. Apabila terdapat kekeliruan akan segera dikembalikan kepada KASIE. Jika telah sesuai maka akan diparaf dan diteruskan ke Sekretaris Dinas

Draft SK Izin yang telah diparaf KASIE 2 Jam

Draft SK.Izin yang telah diparaf Kabid Hari ke-6

18

Sekretaris Dinas mengoreksi SK Izin yang telah di verifikasi oleh Back Office (BO). Apabila Apabila terdapat kekeliruan akan segera dikembalikan kepada Kabid. Jika telah sesuai maka akan diparaf dan diteruskan kepada Kepala Dinas

Draft SK Izin yang telah diparaf Kabid 2 Jam

Draft SK.Izin yang telah diParaf Sekertaris Dinas Hari ke-6

19 Menandatangani SK. Izin yang telah diparaf oleh

Sekretaris Dinas

Draft SK. Izin yang telah di Paraf SEKDIS 2 Jam

SK. Izin yang telah

ditandatangani KADIS Hari ke-6

20

Melakukan proses Penomoran, Stampel dan Embos Terhadap SK.Izin yang telah ditandatangani Kepala Dinas oleh Staf Subbag Umum. Selanjutnya menyerahkan dokumen/berkas Permohonan dan Salinan SK Izin Ke Bid Data dan Informasi Perizinan dan Non-perizinan untuk

diarsipkan. Sedangkan SK IzinAslidiserahkan ke Front Office oleh staf Subbag Umum

SK. Izin yang telah ditandatangani 1 Jam

Nomor SK; Stempel dan Embos Hari ke-6

21

Mengarsipkan Dokumen/Berkas Permohonan dan Salinan SK Izin olehstaf Kasie Pengolahan data dan Pelaporan Perizinan dan Non-Perizinan

Salinan SK. Izin yang telah ditandatangani 1 Jam

Salinan SK Izin Terdokumentasikan

/arsip

Hari ke-6

22 Menyerahkan SK. Izin kepada Pemohon dan Mencatat

dalam Register

SK. Izin yang telah ditandatangani, berstempel

dan Embos

30 Menit

SK. Izin yang telah ditandatangani, berstempel dan Embos

Hari ke 7

23 Menerima Surat Keputusan Izin Operasional Klinik

SK. Izin yang telah ditandatangani, berstempel

dan Embos

15 Menit SK Izin Diterima

Pemohon Hari ke 7 SELESAI Tidak Tidak Ya Ya A A

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Cilegon

Drs. A. DITA PRAWIRA, M.Si

Referensi

Dokumen terkait

Serangkaian masalah yang dihadapi oleh inisiatif REDD+ generasi pertama dapat menjadikan penafsiran yang melemahkan semangat. Namun adanya berbagai perubahan dalam konteks

Perizinan dan Non Perizinan dari Bupati kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sistem Elektronik

Pada saat Peraturan Walikota ini berlaku, maka Peraturan Walikota Nomor 34 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Sistem Secara Online Atas Data Transaksi Usaha Wajib Pajak

Peraturan Bupati Dairi Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pendelegasian Wewenang Perizinan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu

Produktivitas kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai dalam memberikan pelayanan Izin Mendirikan Bangunan dapat dilihat

bahwa dalam rangka melaksanakan pelayanan perizinan dan non perizinan di Kota Bogor yang dilimpahkan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Pelayanan Terpadu Satu

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang merupakan instansi pemerintah yang bergerak pada bidang perizinan yang dibawahi langsung