• Tidak ada hasil yang ditemukan

manajemen organisasi keperawatan.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "manajemen organisasi keperawatan.docx"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR 

KATA PENGANTAR 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat rahmat dan Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat rahmat dan hid

hidayaayah-Nyh-Nya a sehsehingingga ga kamkami i dapdapat at menymenyeleelesaisaikan kan tugtugas as kamkami i yanyang g memmembahabahass mengenai “

mengenai “ Manajemen  Manajemen Keperawatan”.Keperawatan”. Tak lupa kami kirimkan salam dan shalawatTak lupa kami kirimkan salam dan shalawat kepada Kekasih Sang Pemilik Alam Semesta Nabi Muhammad SAW, selaku suri kepada Kekasih Sang Pemilik Alam Semesta Nabi Muhammad SAW, selaku suri tauladan ummat

tauladan ummat Ma

Makakalalah h inini i teterlrlaksaksana ana dedengangan n !uk!ukup up baibaik k AAdadapupun n isisi i dadari ri mamakalkalah ah ininii mengenai

mengenai “Manajemen Keperawatan”“Manajemen Keperawatan”

Terima kasih, kami u!apkan kepada seluruh pihak yang telah membantu, dalam Terima kasih, kami u!apkan kepada seluruh pihak yang telah membantu, dalam  pembuatan makalah ini

 pembuatan makalah ini

Akhir kata, sem"ga makalah ini dapat berman#aat bagi kita semua Akhir kata, sem"ga makalah ini dapat berman#aat bagi kita semua

Samata-$"wa, %kt"ber &'() Samata-$"wa, %kt"ber &'()

  Penulis   Penulis

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

(3)

KATA PENGANTAR 

KATA PENGANTAR 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat rahmat dan Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat rahmat dan hid

hidayaayah-Nyh-Nya a sehsehingingga ga kamkami i dapdapat at menymenyeleelesaisaikan kan tugtugas as kamkami i yanyang g memmembahabahass mengenai “

mengenai “ Manajemen  Manajemen Keperawatan”.Keperawatan”. Tak lupa kami kirimkan salam dan shalawatTak lupa kami kirimkan salam dan shalawat kepada Kekasih Sang Pemilik Alam Semesta Nabi Muhammad SAW, selaku suri kepada Kekasih Sang Pemilik Alam Semesta Nabi Muhammad SAW, selaku suri tauladan ummat

tauladan ummat Ma

Makakalalah h inini i teterlrlaksaksana ana dedengangan n !uk!ukup up baibaik k AAdadapupun n isisi i dadari ri mamakalkalah ah ininii mengenai

mengenai “Manajemen Keperawatan”“Manajemen Keperawatan”

Terima kasih, kami u!apkan kepada seluruh pihak yang telah membantu, dalam Terima kasih, kami u!apkan kepada seluruh pihak yang telah membantu, dalam  pembuatan makalah ini

 pembuatan makalah ini

Akhir kata, sem"ga makalah ini dapat berman#aat bagi kita semua Akhir kata, sem"ga makalah ini dapat berman#aat bagi kita semua

Samata-$"wa, %kt"ber &'() Samata-$"wa, %kt"ber &'()

  Penulis   Penulis

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

(4)

Kata pengantari Kata pengantari *a#tar isiii *a#tar isiii +A+  PN*A./0/AN +A+  PN*A./0/AN A

A 0atar 0atar +elaka+elakang ng ((

+

+ TujTujuan uan 11

+A+  TN2A/AN P/STAKA +A+  TN2A/AN P/STAKA

A

A nstinstitusi %rganistusi %rganisasi Keperawatasi Keperawatan an 11

+

+ StruktStruktur ur dan dan 3ungsi %rgani3ungsi %rganisasi sasi (4(4

5

5 TiTipe pe WW"r"rking king 6elat6elati"nshii"nshipp&1&1

*

* 3ungsi3ungsi-3ungs-3ungsi i dalam %rganidalam %rganisasi sasi &)&)



 NursiNursing 5are *eli7ery Systemng 5are *eli7ery System1818

+A+  PN/T/P +A+  PN/T/P

A

A KesimKesimpulan pulan   ))))

+

(5)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN A.

A. LaLatar tar BeBelalakankangg

Manajemen memegang peranan penting dalam segala kegiatan yang Manajemen memegang peranan penting dalam segala kegiatan yang dijal

dijalankan suatu ankan suatu "rga"rganisasnisasi i dewasa ini Manajemen yang dewasa ini Manajemen yang baik merupakanbaik merupakan sa

salalah h sasatu tu sysyaraarat t mumutltlak ak untuntuk uk memembmbantantu u "r"rgaganinisasasi si daldalam am memen!n!apapaiai tujuannya %rganisasi pada dasarnya merupakan suatu wadah dimana tujuannya %rganisasi pada dasarnya merupakan suatu wadah dimana "rang-"rang berkumpul dan bekerja sama dalam melaksanakan kegiatan- kegiatan "rang berkumpul dan bekerja sama dalam melaksanakan kegiatan- kegiatan yang dilakukan se!ara e#ekti# dan e#esien untuk men!apai tujuan yang telah yang dilakukan se!ara e#ekti# dan e#esien untuk men!apai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya

ditetapkan sebelumnya

*alam men!apai tujuannya, "rganisa

*alam men!apai tujuannya, "rganisasi si harus mampu harus mampu mengatumengatur r selurseluruhuh sumber daya yang terdapat di dalamnya Salah satu sumber daya "rganisasi sumber daya yang terdapat di dalamnya Salah satu sumber daya "rganisasi yang membutuhkan perhatian dan pengaturan khusus adalah sumber daya yang membutuhkan perhatian dan pengaturan khusus adalah sumber daya manusia Sebuah "rganisasi harus mengatur dan men#asilitasi karyawannya manusia Sebuah "rganisasi harus mengatur dan men#asilitasi karyawannya dengan baik untuk menunjang

dengan baik untuk menunjang kinerja dan pr"dukti7itas "rganisasikinerja dan pr"dukti7itas "rganisasi Su

Suatatu u "r"rgaganinisasasi si memembmbututuhuhkakan n sese"r"ranang g pepemimimpmpin in yayang ng dadapapatt membe

memberikan semangat kepada rikan semangat kepada bawahanbawahannya nya untuk selalu untuk selalu pr"duktpr"dukti#, karenai#, karena keberadaan pemimpin dalam

keberadaan pemimpin dalam suatu "rganisassuatu "rganisasi i dirasakan sangat mutldirasakan sangat mutlak untuk ak untuk  men

menjadi jadi nahnahk"da k"da bagbagi i parpara a bawbawahaahannynnya a /nt/ntuk uk menmenunjaunjang ng kebekeberharhasilsilanan #ungsi manajemen dalam "rganisasi, salah satu #akt"r yang sangat penting dan #ungsi manajemen dalam "rganisasi, salah satu #akt"r yang sangat penting dan

(6)

menentukan adalah gaya kepemimpinan $aya kepemimpinan meupakan inti dari manajemen *ikatakan demikian karena gaya kepemimpinan pada dasarnya merupakan sarana pend"r"ng atau penggerak bagi semua sumber  daya manusia serta sumber daya lainnya dan sarana yang tersedia di dalam "rganisasi perusahaan

%rganisasi yang baik dapat terwujud apabila k"mp"nen-k"mp"nen di dalamnya ber#ungsi se!ara maksimal Suatu "rganisasi yang baik terdapat #ungsi-#ungsi manajerial yaitu9 planning, "rgani:ing, a!tuating, dan !"ntr"lling Masing-masing #ungsi saling berkaitan dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisangkan Suatu "rganisasi akan men!apai tujuan dengan baik apabila mampu meren!anakan pr"gram-pr"gram se!ara matang dengan memperhitungkan masa yang akan dating dan melaksankan ren!ana yang telah dibuat Peren!anaan dalam suatu "rganisasi merupakan pr"ses dasar dalam manajemen untuk merumuskan tujuan dan !ara men!apainya, sehingga peren!anaan memegang peranan yang lebih besar disbanding #ungsi manajemen lainnya

*alam setiap "rganisasi, aspek manajemen hal yang sangat penting untuk diperhatikan

B. Tujuan

( /ntuk mengetahui bagaimana institusi dalam "rganisasi keperawatan

& /ntuk mengetahui struktur dan #ungsi "rganisasi

1 /ntuk mengetahui tipe w"rking relati"nship

) /ntuk mengetahui #ungsi-#ungsi dalam "rganisasi

(7)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Institusi rganisasi ke!era"atan #. Ru$a% Sakit

6umah sakit adalah sebuah institusi perawatan kesehatan  pr"#essi"nal yang pelayanannya disediakan "leh d"kter, perawat, dan tenaga ahli kesehatan lainnya 6umah sakit merupakan salah satu dari sarana kesehatan tempat menyelengarakan upaya kesehatan /paya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan,  bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang "ptimal bagi

masyarakat

+erikut adalah tugas sekaligus #ungsi dari rumah sakit 9

a; Melaksanakan pelayanan medis, pelayanan penunjang medis

 b; Melaksanakan pelayanan medis tambahan, pelayanan penunjang medis tambahan

!; Melaksanakan pelayanan ked"kteran kehakiman d; Melaksanakan pelayanan medis khusus

e; Melaksanakan pelayanan rujukan kesehatan #; Melaksanakan pelayanan ked"kteran gigi

(8)

g; Melaksanakan pelayanan ked"kteran s"sial h; Melaksanakan pelayanan penyuluhan kesehatan

i; Melaksanakan pelayanan rawat jalan atau rawat darurat dan rawat tinggal <"bser7asi;

 j; Melaksanakan pelayanan rawat inap k; Melaksanakan pelayanan administrati#  l; Melaksanakan pendidikan para medis

m; Membantu pendidikan tenaga medis umum n; Membantu pendidikan tenaga medis spesialis

"; Membantu penelitian dan pengembangan kesehatan  p; Membantu kegiatan penyelidikan epidemi"l"gi

Tugas dan #ungsi ini berhubungan dengan kelas dan tipe rumah sakit yang di nd"nesia terdiri dari rumah sakit umum dan rumah sakit khusus kelas A, +, 5, dan * berbentuk badan dan sebagai unit pelaksana tekhnis daerah Perubahan kelas rumah sakit dapat saja terjadi sehubungan dengan turunnya kinerja rumah sakit yang ditetapkan "leh menteri kesehatan nd"nesia melalui keputusan dirjen yang medik

Be&era!a jenis ru$a% sakit 'iantaran(a )

( 6umah sakit umum

6umah sakit yang melayani hampir seluruh penyakit umum dan biasanya memiliki institusi perawatan darurat siaga &) jam <ruang gawat darurat; untuk mengatasi bahaya dalam waktu se!epatnya dan memberikan  pert"l"ngan pertama 6umah sakit umum biasanya memiliki #asilitas yang mudah ditemui di suatu Negara dengan kapasitas rawat inap sangat besar  untuk perawatan intensi# ataupun jangka panjang

6umah sakit jenis ini juga dilengkapi dengan #asilitas bedah, bedah  plasti!, ruang bersalin, lab"rat"rium, dan sebagainya Tetapi kelangkapan

#asilitas ini biasanya ber7ariasi sesuai kemampuan penyelenggaraannya 6umah sakit yang sangat besar sering disebut Medi!al 5enter <pusat kesehatan; biasanya melayani seluruh peng"batan m"dern Sebagian besar  rumah sakit di nd"nesia juga membuka pelayanan kesehatan tanpa menginap <rawat jalan; bagi masyarakat umum <klinik; +iasanya terdapat  beberapa klinik = p"liklinik di dalam suatu rumah sakit

(9)

& 6umah sakit terspesialisasi

2enis ini men!akup trauma !enter, rumah sakit anak, rumah sakit manula, atau rumah sakit yang melayani kepentingan khusus seperti  psikiatrik, penyakit pernapasan, dan sebagainya 6umah sakit bias terdiri atas gabungan atau pun hanya satu bangunan Kebanyakan mempunyai a#iliasi dengan uni7ersitas atau pusat riset medis tertentu Kebanyakan rumah sakit di dunia didirikan dengan tujuan nirlaba

1 6umah sakit penelitian= pendidikan

6umah sakit penelitian= pendidikan adalah rumah sakit umum yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pendidikan di #akultas ked"kteran  pada suatu uni7ersitas terkait dengan kegiatan penelitian dan pendidikan di #akultas ked"kteran pada suatu uni7ersitas=lembaga pendidikan tinggi +iasanya rumah sakit ini dipakai untuk pelatihan d"kter-d"kter muda, uji !"ba berbagai ma!am "bat baru atau teknik peng"batan baru 6umah sakit ini diselenggarakan "leh pihak uni7ersitas=perguruan tinggi sebagai salah satu wujud pengabdian masyararakat = Tri *harma perguruan tinggi

) 6umah sakit lembaga= perusahaan

6umah sakit yang didirikan "leh suatu lembaga= perusahaan untuk  melayani pasien-pasien yang merupakan angg"ta lembaga tersebut= karyawan perusahaan tersebut Alasan pendirian bias karena penyakit yang  berkaitan dengan kegaiatan lembaga tersebut <misalnya rumah sakit militer, lapangan udara;, bentuk jaminan s"sial= peng"batan gratis bagi karyawan atau karena letak=l"kasi perusahaan yang terpen!il atau jauh dari rumah sakit umum +iasanya rumah sakit lembaga= perusahaan di nd"nesia juga menerima pasien umum dan menyediakan ruang gawat darurat untuk  masyarakat umum

4 Klinik

3asilitas medis yang lebih ke!il yang hanya melayani keluhan tertentu +iasanya dijalankan "leh 0embaga Swadaya Masyarakat atau d"kter-d"kter yang ingin menjalankan praktek pribadi Klinik biasanya

(10)

hanya menerima rawat jalan +entuknya bisa pula berupa kumpulan klinik  yang disebut p"liklinik

Ada beberapa tipe 6umah Sakit yaitu 9 a 6umah sakit tipe A

6umah sakit tipe A adalah rumah sakit yang mampu memberikan  pelayanan ked"kteran spesialis dan subspesialis luas "leh pemerintah ditetapkan sebagai rujukan tertinggi <T"p 6e#eral ."spital; atau disebut pula sebagai rumah sakit pusat

 b 6umah sakit tipe +

6umah sakit tipe + adalah rumah sakit yang mampu memberikan  pelayanan ked"kteran spesialis dan subspesialis terbatas 6umah sakit ini didirikan di setiap ibuk"ta pr"7insi yang menampung pelayanan rujukan di rumah sakit kabupaten

! 6umah sakit tipe 5

Adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan ked"kteran spesialis terbatas 6umah sakit ini didirikan di setiap ibuk"ta kabupaten <6egen!y ."spital; yang menampung pelayanan rujukan dari puskesmas d 6umah sakit tipe *

Adalah rumah sakit yang bersi#at transisi dengan kemampuan hanya memberikan pelayanan ked"kteran umum dan gigi 6umah sakit ini menampung rujukan yang berasal dari puskesmas

e 6umah sakit tipe 

Adalah rumah sakit khusus <Spesial ."spital; yang menyelenggarakan hanya satu ma!am pelayanan kesehatan ked"kteran saja Saat ini banyak rumah sakit kelas ini ditemukan misalnya, rumah sakit kusta,  paru, jantung, kanker, ibu dan anak

*. Klinik

Klinik adalah #asilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan  pelayanan kesehatan per"rangan yang menyediakan pelayanan medis dasar 

(11)

<perawat dan atau bidan; dan dipimpin "leh se"rang tenaga medis <d"kter, d"kter spesialis, d"kter gigi atau d"kter gigi spesialis;

+erdasarkan jenis pelayanannya, klinik dibagi menjadi Klinik  Pratama dan Klinik /tama Kedua ma!am klinik ini dapat diselenggarakan "leh pemerintah, pemerintah daerah atau masyarakat Klinik Pratama adalah klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar

Klinik /tama adalah klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik Si#at  pelayanan kesehatan yang diselenggarakan bisa berupa rawat jalan, "ne day

!are, rawat inap dan=atau h"me !are

Selain itu juga, klinik harus dilengkapi dengan peralatan medis dan n"nmedis yang memadai sesuai dengan jenis pelayanan yang diberikan Syarat peralatan tersebut adalah9

a; Memenuhi standar mutu, keamanan, dan keselamatan  b; Memiliki i:in edar

!; .arus diuji dan dikalibrasi se!ara berkala "leh +alai Pengamanan 3asilitas Kesehatan dan=atau institusi penguji dan pengkalibrasi yang  berwenang

+. Healt% ,anage$ent -rganiatin

Manajemen adalah suatu kegiatan untuk mengatur "rang lain guna men!apai suatu tujuan atau menyelesaikan pekerjaan> Apabila batasan ini diterapkan dalam bidang kesehatan masyarakat dapat dikatakan sebagai  berikut manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau suatu seni untuk 

mengatur para petugas kesehatan dan n"npetugas kesehatan guna meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pr"gram kesehatan *engan kata lain manajemen kesehatan masyarakat adalah penerapan manajemen umum dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat sehingga yang menjadi "bjek dan sasaran manajemen adalah sistem pelayanan kesehatan masyarakat

(12)

a Planning <peren!anaan; adalah sebuah pr"ses yang dimulai dengan merumuskan tujuan "rganisasi sampai dengan menetapkan alternati7e kegiatan untuk pen!apaiannya

 b %rgani:ing <peng"rganisasian; adalah rangkaian kegiatan menajemen untuk menghimpun semua sumber daya <p"tensi; yang dimiliki "leh "rganisasi dan meman#aatkannya se!ara e#isien untuk men!apai tujuan "rganisasi

! A!tuating <dire!ting, !"mmanding, m"ti7ating, sta##ing, !""rdinating; atau #ungsi penggerakan pelaksanaan adalah pr"ses bimbingan kepada sta## agar mereka mampu bekerja se!ara "ptimal menjalankan tugas-tugas p"k"knya sesuai dengan ketrampilan yang telah dimiliki, dan dukungan sumber daya yang tersedia

d 5"ntr"lling <m"nit"ring; atau pengawasan dan pengendalian <wasdal; adalah pr"ses untuk mengamati se!ara terus menerus pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ren!ana kerja yang sudah disusun dan mengadakan k"reksi jika terjadi penyimpangan

Penerapan manajemen di bidang kesehatan adalah suatu keadaan yang "ptimal, baik #isik, mental maupun s"sial, dan tidak hanya terbatas  pada keadaan bebas dari penyakit atau kelemahan saja Tujuan sehat yang ingin di!apai "leh sistem kesehatan adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya

Sesuai dengan tujuan sistem kesehatan tersebut, administrasi <manajemen; kesehatan tidak dapat disamakan dengan administrasi niaga <business adminstrati"n; yang lebih banyak ber"rientasi pada upaya untuk  men!ari keuntungan #inansial <pr"#it "riented; Administrasi kesehatan lebih tepat dig"l"ngkan ke dalam administrasi umum=publik <publi! administrati"n; "leh karena "rganisasi kesehatan lebih mementingkan  pen!apaian kesejahteraan masyarakat umum

Manajemen kesehatan harus dikembangkan di tiap-tiap "rganisasi kesehatan di nd"nesia seperti Kant"r *epkes, *inas Kesehatan di daerah, 6umah Sakit dan Puskesmas dan jajarannya /ntuk memahami penerapan

(13)

manajemen kesehatan di 6S, *inas Kesehatan dan Puskesmas perlu dilakukan kajian pr"ses penyusunan ren!ana tahunan *epkes dan *inas Kesehatan di daerah Khusus untuk tingkat Puskesmas, penerapan manajemen dapat dipelajari melalui peren!anaan yang disusun setiap lima tahun <mi!r" planning;, pembagian dan uraian tugas sta# Puskesmas sesuai dengan masing-masing tugas p"k"knya

6uang lingkup manajemen kesehatan

a; Manajemen pers"nalia <mengurusi S*M;  b; Manajemen keuangan

!; Manajemen l"gistik <mengurusi l"gistik-"bat dan peralatan;

d; Manajemen pelayanan kesehatan dan sistem in#"rmasi manajemen <mengurusi pelayanan kesehatan;

/. H$e Healt%

 Home health  atau h"me !are adalah merupakan layanan kesehatan yang dilakukan di rumah pasien Sehingga home care dalam keperawatan merupakan layanan keperawatan di rumah pasien yang telah melalui sejarah yang panjang

Sejarah h"me health 9 ( *i luar negeri

*i Amerika, ."me 5are <.5; yang ter"rganisasikan dimulai sejak sekitar tahun (??'- an, dimana saat itu banyak sekali penderita  penyakit in#eksi dengan angka kematian yang tinggi Meskipun pada

saat itu telah banyak didirikan rumah sakit m"dern, namun  peman#aatannya masih sangat rendah, hal ini dikarenakan masyarakat lebih menyukai perawatan dirumah K"ndisi ini berkembang se!ara  pr"#essi"nal, sehingga pada tahun (@'' terdapat (&''' perawat terlatih di seluruh /SA <isiting Nurses = N B memberikan asuhan keperawatan dirumah pada keluarga miskin, Publi! .ealth Nurses, melakukan upaya pr"m"si dan pre7ensi untuk melindungi kesehatan masyarakat, serta Perawat Praktik Mandiri yang melakukan asuhan keperawatan pasien dirumah sesuai kebutuhannya

(14)

Sejak tahun (@@'-an institusi yang memberikan layanan ."me 5are terus meningkat sekitar ('C perthun dari semula layanan hanya diberikan "leh "rganisasi perawat pengunjung rumah <NA D isiting  Nurse Ass"!iati"n; dan pemerintah, kemudian berkembang layanan yang ber"rientasi pr"#it<Pr"prietary Agen!ies; dan yang berbasis 6S <."spital +ased Agen!ies; K"ndisi ini terjadi seiring dengan  perubahan system pembayaran jasa layanan ."me 5are <dapat dibayar 

melalui pihak ke tiga = asuransi; dan perkembangan spesialisasi di  berbagai layanan kesehatan termasuk berkembangnya ."me .ealth  Nursing yang merupakan spesialisasi dari 5"mmunity .ealth Nursing

*i /K, ."me 5are berkembang se!ara pr"#essi"nal selama  pertengahan abad (@, dengan mulai berkembangnya *istri!t Nursing, yang pada awalnya dimulai "leh para +iarawati yang merawat "rang miskin yang sakit dirumah Kemudian merek mulai melatih wanita dari kalangan menengah ke bawah untuk merawat "rang miskin yang sakit, dibawah pengawasan +iarawati tersebut K"ndisi ini terus berkembang sehingga pada tahun (@@& ditetapkan peran *istri!t Nurse <*N; adalah

a merawat "rang sakit dirumah, sampai klien mampu mandiri

 b merawat "rang sakaratul maut dirumah agar meninggal dengan nyaman dan damai

! mengajarkan ketrampilan keperawatan dasar kepada klien dan keluarga, agar dapat digunakan pada saat kunjungan perawat telah  berlalu

Selain *istri!t Nurse <*N;, di /K juga mun!ul perawat .ealth isit"r <.; yang berperan sebagai *istri!t Nurse <*N; ditambah dengan peran lain ialah 9

a melakukan penyuluhan dan k"nseling pada klien, keluarga maupun masyarakat luas dalam upaya pen!egahan penyakit dan pr"m"si kesehatan

(15)

 b memberikan saran dan pandangan bagaimana mengel"la kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan k"ndisi setempat

& *i dalam negeri

*i nd"nesia, layanan ."me 5are <.5; sebenarnya bukan merupakan hal yang baru, karena merawat pasien di rumah baik yang dilakukan "leh angg"ta keluarga yang dilatih dan atau "leh tenaga keperawatan melalui kunjungan rumah se!ara per"rangan, adalah merupakan hal biasa sejak dahulu kala Sebagai !"nt"h dapat dikemukakandalam perawatan maternitas, dimana 6S +udi Kemulyaan di 2akarta yang merupakan 6S pendidikan +idan tertua di nd"nesia, sejak berdirinya sampai sekitar tahun (@E4 telah melakukan  pr"gram ."me 5are <.5; yang disebut dengan “Partus 0uar> *alam layanan “Partus 0uar>, bidan dan siswa bidan 6S +udi Kemulyaan melakukan pert"l"ngan persalinan n"rmal dirumah pasien, kemudian diikuti dengan perawatan ni#as dan ne"natal "leh siswa bidan seni"r  <kandidat; sampai tali pusat bayi puput <lepas; +aik bidan maupun siswa bidan yang melaksanakan tugas “Partus 0uar> dan tindak  lanjutnya, harus membuat lap"ran tertulis kepada 6S tentang k"ndisi ibu dan bayi serta tindakan yang telah dilakukan K"ndisi ini terhenti seiring dengan perubahan kebijakan *epkes yang memisahkan "rganisasi  pendidikan dengan pelayanan

Akhir-akhir ini ."me .ealth mendapat perhatian karena berbagai alasan, antara lain yaitu 9

a +agi Klien dan Keluarga

(; Pr"gram ."me .ealth dapat membantu meringankan biaya rawat inap yang makin mahal, karena dapat mengurangi biaya ak"m"dasi pasien, transp"rtasi dan k"nsumsi keluarga

&; Mempererat ikatan keluarga, karena dapat selalu berdekatan  pada saat angg"a keluarga ada yang sakit

(16)

); Makin banyaknya wanita yang bekerja diluar rumah, sehingga tugas merawat "rang sakit yang biasanya dilakukan ibu terhambat "leh karena itu kehadiran perawat untuk  menggantikannya

 b +agi Perawat

(; Memberikan 7ariasi lingkungan kerja, sehingga tidak jenuh dengan lingkungan yang tetap sama

&; *apat mengenal klien dan lingkungannya dengan baik, sehingga pendidikan kesehatan yang diberikan sesuai dengan situasi dan k"ndisi rumah klien, dengan begitu kepuasan kerja  perawat akan meningkat

+erbagai alasan tersebut membuat pr"gram layanan ."me .ealth   mulai diminati baik "leh pihak klien dan keluarganya, "leh perawat maupun pihak rumah sakit Ada beberapa jenis institusi yang dapat memberikan layanan ."me .ealth antara lain9

a; nstitusi Pemerintah

*i nd"nesia pelayanan h"me health yang telah lama  berlangsung dilakukan adalah dalam bentuk perawatan kasus=keluarga resik" tinggi <baik ibu, bayi, balita maupun lansia; yang akan dilaksanakan "leh tenaga keperawatan puskesmas <digaji "leh pemerintah; Klien yang dilayani "leh puskesmas biasanya adalah kalangan menengah ke bawah *i Amerika hal ini dilakukan "leh isiting Nurse <N;

 b; nstitusi S"sial

nstitusi ini melaksanakan pelayanan h"me helath dengan sukarela dan tidak memungut biaya +iasanya di lakukan "leh 0SM atau "rganisasi keagamaan dengan penyandang dananya dari d"natur, misalnya +ala Keselamatan yang melakukan kunjungan rumah kepada keluarga yang membutuhkan sebagai wujud pangabdian kepadan Tuhan

(17)

!; nstitusi Swasta

nstitusi ini melaksanakan pelayanan ."me .ealth dalam  bentuk praktik mandiri baik per"rangan maupun kel"mp"k yang menyelenggarakan pelayanan .5 dengan menerima imbalan jasa  baik se!ara langsung dari klien maupun pembayaran melalui pihak ke tiga <asuransi; Sebagaimana layaknya layanan kesehatan swasta, tentu tidak ber"rientasi “n"t #"r pr"#it ser7i!e>

d; ."me .ealth +erbasis 6umah Sakit <."spital ."me 5are;

Merupakan perawatan lanjutan pada klien yang telah dirawat dirumah sakit, karena masih memerlukan bantuan layanan keperawatan, maka dilanjutkan dirumah Alasan mun!ulnya jenis  pr"gram ini selain apa yang telah dikemukakan dalam alasan ."me

.ealth diatas, adalah 9

(; Ambulasi dini dengan resik" memendeknya hari rawat, sehingga kesempatan untuk melakukan pendidikan kesehatan sangat kurang <misalnya ibu p"st partum n"rmal hanya dirawat (-1 hari, sehingga untuk mengajarkan bagaimana !ara menyusui yang baik, !ara merawat tali pusat bayi, memandikan bayi, merawat luka  perineum ibu, senam p"st partum, dll; belum dilaksanakan se!ara

"ptimum sehingga kemandirian ibu masih kurang

&; Menghindari resik" in#eksi n"s"k"mial yang dapat terjadi pada klien yang dirawat dirumah sakit

1; Makin banyaknya penyakit kr"nis, yang bila dirawat di 6S tentu memerlukan biaya yang besar

); Perlunya kesinambungan perawatan klien dari rumah sakit ke rumah, sehingga akan meningkatkan kepuasan klien maupun  perawat .asil penelitian dari “Suharyati> sta# d"sen keperawatan

k"munitas PSK /ni7 Padjajaran +andung di 6S.S +andung menunjukkan bahwa k"nsumen 6S.S !enderung menerima  pr"gram ..5 <."spital ."me 5are; dengan alasan B lebih

(18)

nyaman, tidak merep"tkan, menghemat waktu F biaya serta lebih memper!epat tali kekeluargaan

0. Pu&li1 Healt%

Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan seni men!egah penyakit, memperpanjang hidup dan meningkatkan kesehatan melalui upaya ter"rganisir dan pilihan in#"rmasi masyarakat, "rganisas, publi! dan swasta, masyarakat dan indi7idu .al ini terkait dengan an!aman terhadap kesehatan keseluruhan dari masyarakat berdasarkan analisis p"pulasi kesehatan An!aman terhadap keseluruhan kesehatan dari sebuah k"munitas yang didasarkan pada p"pulasi kesehatan analisis P"pulasi tersebut bias seke!il segelintir "rang atau sama besar dengan semua penduduk beberapa benua Ada & karakteristik yang berbeda dari kesehatan masyarakat 9

a +erkaitan dengan pen!egahan daripada aspek kurati#   b +erkaitan dengan tingkat p"pulasi bukan indi7idu

B. Struktur 'an 2ungsi rganisasi #. Struktur rganisasi

Adalah p"la tentang hubungan antara berbagai k"mp"nen dan bagian "rganisasi Pada "rganisasi #"rmal struktur diren!anakan dan merupakan usaha sengaja untuk menetapkan p"la hubungan antara berbagai k"mp"nen, sehingga dapat men!apai sasaran se!ara e#ekti# Sedangkan pada "rganisasi in#"rmal, struktur "rganisasi adalah aspek sistem yang tidak diren!anakan dan timbul se!ara sp"ntan akibat interaksi peserta Struktur "rganisasi-"rganisasi memberikan kerangka yang menghubungkan wewenang karena struktur merupakan penetapan dan penghubung antar p"sisi para angg"ta "rganisasi 2ika sese"rang memiliki suatu wewenang, maka dia harus dapat mempertanggungjawabkan wewenangnya tersebut

Ada 4 bagian dasar "rganisasi yaitu 9 a; The %perating 5"re

(19)

Gang termasuk disini adalah para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan pr"duksi barang dan jasa

 b; The Strategi! ApeH

Gang termasuk di dalam bagian ini adalah manajer tingkat pun!ak <t"p management;

!; The Middle 0ine

Gang termasuk di dalam bagian ini adalah para manajer yang menjembatani manajer tingkat atas dengan bagian "perasi"nal

d; The Te!hn"stru!ture

Gang termasuk dalam bagian ini adalah mereka yang diserahi tugas untuk menganalisa dan bertanggung jawab terhadap bentuk standarisasi dalam "rganisasi

e; The Supp"rt Sta##

Gang termasuk disini adalah "rang-"rang yang memberi jasa  pendukung tidak langsung terhadap "rganisasi < "rang-"rang yang

mengisi unit sta##;

*alam kerja ber"rganisasi, kita biasa mengenal adanya struktur  "rganisasi Struktur "rganisasi ini menggambarkan hirarki tanggungjawab dan  pembagian tugas dalam "rganisasi tersebut Kemahiran dan p"tensi setiap "rang  berbeda Setiap "rang memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri *engan adanya p"siti"ning yang tepat, keunggulan sese"rang dapat menutupi kekurangan "rang lain dan demikian sebaliknya sehingga dapat terwujud suatu tim yang s"lid Tim yang s"lid bukan yang berangg"takan "rang-"rang yang serba bisa, tetapi berangg"takan "rang-"rang yang memiliki keahlian-keahlian tertentu tiap "rangnya dan memiliki p"siti"ning yang tepat

Struktur "rganisasi rumah sakit dan lembaga - lembaga yang berkaitan dengan rumah sakit tidak dapat digambarkan se!ara seragam Tetapi beberapa hal tentang struktur "rganisasi tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut 9

a Struktur "rganisasi *epkes 6

(20)

! %rganisasi 6S Swasta d 6S Pemerintah

Struktur "rganisasi dan tata kerja 6S/ pemerintah diatur dalam SK  Menkes 6 N" (1) = Menkes = SK = = E? tahun (@E? yang berlaku untuk 6S /mum kelas A, +, dan 5 yang dapat digambarkan sebagai berikut 9

6in!ian tugas 9

a *irektur rumah sakit mempunyai tugas 9 memimpin, mengawasi, dan mengk""rdinasikan tugas - tugas rumah sakit sesuai dengan peraturan  perundang - undangan yang berlaku

*irektur rumah sakit dalam melaksanakan tugasnya dibantu "leh 9 (; /nsur bantuan kepemimpinan 9 para wakil direktur 

&; /nsur bantuan administrasi 9 kepala bagian sekretariat 1; /nsur bantuan pelaksanaan #ungsi"nal 9 para kepala bidang ); /nsur bantuan pelaksanaan keuangan 9 bidang keuangan 4; /nsur bantuan #ungsi"nal 9 kepala unit pelaksana #ungsi"nal  b +agian sekretariat mempunyai tugas 9

(; Mempersiapkan dan menyusun pr"gram lap"ran mengenai kegiatan semua satuan "rganisasi dalam lingkungan 6S

&; Melakukan pengel"laan pegawai urusan ketata - usahaan 1; Melakukan ketata - usahaan penderita rawat inap

); Melaksanakan pen!atatan medis ! nstalasi

(; +ertugas sebagai penunjang /P3, yang meliputi 9 &; 3armasi 1; Pat"l"gi ); 0ab"rat"rium 4; $i:i 8; Pemeliharaan 6S E; Kamar jena:ah

d /nit pelaksana #ungsi"nal

Melakukan usaha pelayanan kesehatan 9 (; Pr"m"ti#  

&; Pre7enti#   1; Kurati#  

(21)

); 6ehabilitati#   4; 6ujukan e +idang - bidang

+idang penunjang medis 9 mengk""rdinasikan seluruh kebutuhan (; /nit - unit 9

a; /nit anestesi dan perawatan intensi#   b; /nit pelayanan darurat medis

!; /nit radi"l"gi

d; /nit pelayanan rehabilitasi &; nstalasi

+idang pelayanan medis 9 mengk""rdinasikan seluruh unit pelaksana #ungsi"nal yang langsung atau tidak langsung memperlan!ar kegiatan  pelayanan kegiatan pada /P3

+idang pendidikan dan latihan mempunyai tugas 9

a Mengatur dan mengk""rdinasikan pendidikan dan latihan d"kter, d"kter  ahli, dan paramedis

 b Melaksanakan penataran medis dan paramedis dalam rangka sistem rujukan

! Melaksanakan kegiatan perpustakaan +idang keuangan mempunyai tugas 9

a Mempersiapkan dan menyusun anggaran pendapatan dan belanja,  pertanggung jawaban keuangan 

 b Melakukan tata usaha keuangan, pengel"laan bendahara

! Pengel"laan penerimaan, pembukuan penyet"ran ke kas negara dan  pertanggung jawaban keuangan yang diper"leh dari pelayanan 6S

Jenjang rganisasi

( *ewan Pimpinan Pusat <*PP; PPN

& *ewan Pimpinan *aerah Tingkat  <*P* ; PPN 1 *ewan Pimpinan *aerah Tingkat  <*PP ; PPN

(22)

Struktur rganisasi tingkat !usat #3 Ketua u$u$

Ketua-ketua 9

a Pembinaan %rganisasi

 b Pembinaan pendidikan dan latihan ! Pembinaan pelayanan

d Pembinaan PTK 

e Pembinaan kesejahteraan

*3 Sekretaris Jen'eral

Sekretaris berjumlah 4 "rang yang dibagi sesuai dengan pembidangan ketua-ketua dan *epartemen

a*epartemen "rganisasi, keangg"taan dan kaderisasi  b *epartemen pendidikan

!*epartemen pelatihan

d*epartemen pelayanan di 6S

e*epartemen pelayanan di puskesmas # *epartemen penelitian

g*epartemen hubungan luar negeri h*epartemen kesejahteraan angg"ta i *epartemen pembinaan yayasan

*. Fungsi -rganisasi

Mengusahakan hubungan se!ara e#ekti# antar "rang-prang yang melahirkan kerjasama yang e#isien sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan *engan kata lain, suatu tugas yang dikerjakan se!ara ter"rganisir seharusnya terselesaikan dengan lebih baik dan lebih !epat daripada tugas yang sama yang dikerjakan dengan tidak ter"rganisir

Maka jika kita “ber"rganisasi> tetapi hasil kerja kita tidak lebih baik dan lebih !epat dibandingkan pekerjaan "rang lainB maka dapat dikatakan kita  belum bisa ber"rganisasi

3ungsi-#ungsi p"k"k management ber"rganisasi9 a Peren!anaan (Planning)

Peren!anaan merupakan #ungsi dasar dari manajemen Peren!anaan dalam manajemen keperawatan adalah pr"ses mental dimana semua manajer 

(23)

 perawat menggunakan data yang 7alid dan dapat diper!aya untuk  mengembangkan "bjekti# dan menentukan sumber-sumber yang dibutuhkan dan !etak biru yang digunakan dalam men!apai "bjekti# Tujuan utama dari  peren!anaan adalah membuat kemungkinan yang paling baik dalam  penggunaan pers"nel, bahan, dan alat

.uber <&''8; menyatakan bahwa peren!anaan merupakan #ungsi manajemen yang digunakan untuk memilih pri"ritas, hasil, dan met"de yang digunakan untuk sebuah sistem dan kemudian membimbing sistem untuk  mengikuti arahan tersebut 6"bins dan 5"ulter <&''E; menyatakan bahwa #ungsi peren!anaan men!akup pr"ses merumuskan sasaran, membangun strategi untuk men!apai sasaran yang telah disepakati, dan mengembangkan  peren!anaan tersebut untuk memadukan dan mengk""rdinasikan sejumlah

kegiatan

 b Peng"rganisasian (Organizing)

3ungsi manajemen keperawatan dalam "rganisasi adalah mengembangkan sese"rang dan meran!ang "rganisasi yang paling sederhana untuk menyelesaikan pekerjaan Peng"rganisasian meliputi pr"ses memutuskan tingkat "rganisasi yang diperlukan untuk men!apai "bjekti#  di7isi keperawatan, departemen atau pelayanan, dan unit <Swansburg, &'''; .uber <&''8; menyatakan bahwa peng"rganisasian adalah #ungsi manajemen yang berhubungan dengan mengal"kasi dan mengatur sumber  daya untuk menyelesaikan tujuan yang di!apai Peran manajer dalam #ungsi  peng"rganisasian adalah menentukan, tugas yang akan dikerjakan, indi7idu yang akan mengerjakan, pengel"mp"kkan tugas, struktur   pertanggungjawaban, dan pr"ses pengambilan keputusan Manajer   bertanggung jawab juga dalam meran!ang pekerjaan sta# yang digunakan

untuk men!apai sasaran "rganisasi <6"bins F 5"ulter, &''E; ! Pengaturan sta# (Staffing)

(24)

manajemen keperawatan Pengaturan sta# keperawatan merupakan pr"ses yang teratur, sistematis, rasi"nal diterapkan untuk menentukan jumlah dan  jenis pers"nel keperawatan yang dibutuhkan untuk memberikan asuhan

keperawatan pada standar yang ditetapkan sebelumnya pada kel"mp"k   pasien dalam situasi tertentu <Swansburg, &'''; Pengaturan sta# 

memerlukan banyak peren!anaan dari manajer Peren!anaan pengaturan sta#  dipengaruhi "leh misi dan tujuan institusi, dan dipengaruhi "leh kebijakan  pers"nel <Swansburg, &''';

d Kepemimpinan (Leading)

Kepemimpinan merupakan pr"ses mempengaruhi kel"mp"k untuk  menentukan dan men!apai tujuan Kepemimpinan di#"kuskan kepada gaya kepemimpinan situasi kemungkinan dan #akt"r-#akt"r seperti manusia,  pekerjaan, situasi, "rganisasi, dan #akt"r-#akt"r lingkungan Manajer perawat

dalam #ungsi ini berperan untuk merangsang m"ti7asi dengan mempraktikkan #ungsi kepemimpinan karena perilaku m"ti7asi merupakan  pr"m"si, aut"n"mi, membuat keputusan, dan manajemen partisipasi

<Swansburg, &''';

3ungsi kepemimpinan menurut .uber <&''8; adalah #ungsi manajemen yang mengarahkan dan kemudian mempengaruhi indi7idu tersebut untuk mengikuti arahan untuk men!apai tujuan-tujuan yang telah disepakati dan yang telah ditentukan 3ungsi kepemimpinan menurut 3ay"l dalam 6"bins F 5"ulter <&''E; adalah #ungsi yang mem"ti7asi sta#nya ketika sta#nya bekerja dan men!ari berbagai !ara untuk menyelesaikan masalah perilaku sta#nya

e Pengendalian atau Penge7aluasian(ontrolling)

Pengendalian atau penge7aluasian adalah suatu #ungsi yang terus menerus dari manajemen keperawatan yang terjadi selama peren!anaan,  peng"rganisasian, dan pengerahan akti7itas Melalui prs"ses ini standar 

(25)

 perbaikan <Swansburg, &'''; .uber <&''8; menyatakan bahwa #ungsi  pengendalian adalah #ungsi yang digunakan untuk memantau dan mengatur   peren!anaan, pr"ses, dan sumber daya manusia yang e#ekti# dan e#isien

untuk men!apai tujuan-tujuan yang telah diren!anakan sebelumnya

6"bins F 5"ulter <&''E; menyatakan bahwa #ungsi ini adalah #ungsi yang terakhir di dalam manajemen dan #ungsi memantau dan menge7aluasi setiap kegiatan yang telah berjalan sesuai dengan tujuan yang telah diren!anakan dan memantau kinerja sta#nya, Kinerja tersebut kemudian dibandingkan dengan sasaran yang telah ditentukan sebelumnya Apabila kinerja tersebut menyimpang maka #ungsi manajemen yang lain diperiksa kembali Pr"ses pengendalian ini meliputi memantau, memperbandingkan, dan meng"reksi

3ungsi PPN

(; Sebagai wadah tenaga keperawatan yang memiliki kesatuan kehendak sesuai dengan p"sisi jabatan, pr"#esi dan lingkungan untukmen!apai tujuan "rganisasi

&; Mengembangkan dan mengamalkan pelayanan kesehatan yang ber"rientasi  pada pr"gram-pr"gram pembangunan manusia se!ara h"listi! tanpa

membedakan g"l"ngan, suku, keturunan, agama=keper!ayaan terhadap Tuhan GM

1; Menampung,memadukan,menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi tenaga keperawatan serta mengembangkan kepr"#esian dan kesejahteraan tenaga keperawatan

4. Ti!e 5rking Relatins%i!

( +ir"krasi

+ir"krasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas "perasi yang sangat rutin yang di!apai melalui spesialisasi, aturan dan ketentuan yang sangat #"rmal, tugas-tugas yang dikel"mp"kkan ke dalam berbagai departemen

(26)

#ungsi"nal, wewenang terpusat, rentang kendali yang sempit, dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai k"mand"

Kekuatan utama bir"krasi ada kemampuannya menjalankan kegiatan kegiatan yangI- terstandar se!ara sangat e#isien, sedangkan kelemahannya adalah dengan spesialisasi yang di!iptakan bisa menimbulkan k"n#lik-k"n#lik  subunit, karena tujuan-tujuan unit #ungsi"nal dapat mengalahkan tujuan keseluruhan "rganisasi Kelemahan besar lainnnya adalah ketika ada kasus yang tidak sesuai sedikit saja dengan aturan, tidak ada ruang untuk m"di#ikasi karena  bir"krasi hanya e#isien sepanjang karyawan menghadapi masalah yang

sebelumnya telah mereka hadapi dan sudah ada aturan keputusan terpr"gram yang mapan

& Matriks

Matriks adalah sebuah struktur yang men!iptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi #ungsi"nal dan pr"duk Struktur  matriks dapat ditemukan di agen-agen periklanan, perusahaan pesawat terbang, lab"rat"rium penelitian dan pengembangan, perusahaan k"nstruksi, rumah sakit, lembaga-lembaga pemerintah, uni7ersitas, perusahaan k"nsultan manajemen, dan perusahaan hiburan

Pada hakikatnya, struktur matriks menggabungkan dua bentuk  departementalisasi9 #ungsi"nal dan pr"duk Kekuatan departementalisasi #ungsi"nal terletak, misalnya, pada penyatuan para spesialis, yang meminimalkan jumlah yang diperlukan sembari memungkinkan pengumpulan dan pembagian sumber daya khusus untuk keseluruhan pr"duk Kelemahan terbesarnya adalah sulitnya meng""rdinasi tugas para spesialis #ungsi"nal yang  beragam agar kegiatan mereka rampung tepat waktu dan sesuai anggaran

*epartementalisasi pr"duk, di lain pihak, memiliki keuntungan dan kerugian yang berlawanan *epartementalisasi ini memudahkan k""rdinasi di antara para spesialis untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memenuhi target anggaran 0ebih jauh, departementalisasi ini memberikan tanggung jawab yang  jelas atas semua kegiatan yang terkait dengan sebuah pr"duk, tetapi dengan

(27)

duplikasi biaya dan kegiatan Matriks berupaya menarik kekuatan tersebut sembari menghindarkan kelemahan-kelemahan mereka

Karakteristik struktural paling nyata dari matriks adalah bahwa ia mematahkan k"nsep kesatuan k"mand" sehingga karyawan dalam struktur  matriks memiliki dua atasan -manajer  departemen #ungsi"nal dan manajer   pr"duk Karena itulah matriks memiliki rantai k"mand" ganda

1 %rganil Netw"rk 

%rganisasi nirbatas adalah sebuah "rganisasi yang berusaha menghapuskan rantai k"mand", memiliki rentang kendali tak terbatas, dan mengganti departemen dengan tim yang diberdayakan

D. Fungsi62ungsi 'ala$ rganisasi #. Fr$al 'an in2r$al

a 3"rmal

Sistem kerjasama yang dilakukan "leh dua "rang atau lebih yang dik""rdinir untuk men!apai suatu tujuan yang ditetapkan se!ara rasi"nal  %rganisasi #"rmal memiliki struktur yang terumuskan dengan  baik, yang menerangkan hubungan-hubungan "t"riternya, kekuasaan,

akuntabilitas dan tanggung jawabnya Struktur yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa k"munikasi  berlangsung Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesi#ikasi bagi

masing-masing angg"tanya

.ierarki sasaran "rganisasi #"rmal dinyatakan se!ara eksplisit Status, prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta prasarat lainnya terurutkan dengan baik dan terkenadali Selain itu, "rganisasi #"rmal tahan lama dan mereka teren!ana dan mengingat bahwa ditekankan mareka beraturan, maka mereka relati7e bersi#at tidak #leksibel 5"nt"h "rganisasi #"rmal adalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan uni7ersitas-uni7ersitas

 b n#"rmal

Kerjasama yang dilakukan "leh dua "rang atau lebih yang tidak  dik""rdinir untuk men!apai tujuan yang disadari tapi akhirnya

(28)

mempunyai tujuan bersama, dimana kedudukan dan #ungsi-#ungsi yang dilakukan tampak kabur Keangg"taan pada "rganisasi-"rganisasi in#"rmal dapat di!apai baik se!ara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak sese"rang menjadi angg"ta "rganisasi tersebut

Si#at eksak hubungan antar angg"ta dan bahkan tujuan "rganisasi yang bersangkutan tidak terspesi#ikasi 5"nt"h "rganisai in#"rmal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama %rganisasi in#"rmal dapat dialihkan menjadi "rganisasi #"rmal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan Selain itu, "rganisasi juga dibedakan menjadi "rganisasi primer dan "rganisasi sekunder menurut .i!ks

*. Finansial gian

Menejemen merupakan suatu p"ses yang melibatkan kegiatan  peren!anaan, peng"rganisasian, pengarahan dan pengendalian yang dilakukan untuk men!apai sasaran perusahaan melalui peman#aatan sumber  daya manusia dan sumber daya lainnya <M 3uad &''&;

Manajemen keperawatan adalah pr"ses pelaksanaan  pelayanan keperawatan melalui upaya sta# keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, peng"batan dan rasa aman kepada pasien, keluarga dan masyarakat

Manajemen #inansial adalah suatu pr"ses dalam pengaturan akti7itas atau kegiatan keuangan dalam suatu "rganisasi, dimana di dalamnya termasuk kegiatan planning, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan "leh menejer keuangan

Menejemen keuangan dapat diartikan sebagai menejemen dana baik  yang berkaitan dengan pengal"kasian dana dalam berbagai bentuk in7estasi se!ara e#ekti# maupun usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan in7estasi atau pembelanjaan se!ara e#isien <Agus Sart"n" &''(;

(29)

Tujuan $anaje$en 2inan1ial

( Memaksimalkan kesejahteraan pemilik perusahaan atau memaksimalkan nilai perusahaan

& Menjaga kelangsungan hidup perusahaan

1 Men!apai kesejahteraan masyarakat sebagai tanggung jawab s"sial  perusahaan

) 3ungsi keperawatan, mewakili sebagian besar pengeluaran t"tal yaitu sepertiga dari keseluruhan anggaran dasar rumah sakit

Peran 'an arti !enting $eneje$en 2inan1ial

( 3ungsi"nal perusahaan

& P"sisi menejer keuangan dalam struktur "rganisasi

1 Pengembangan karir menejer keuangan

) Kesempatan berkarir

+. E2isiensi

Sama halnya dengan penilaian tentang e#ekti#itas, maka penilaian tentang e#isiensi pr"gram juga melihat keberhasilan pr"gram dalam men!apai tujuan ataupun mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi, tetapi dikaitkan dengan penggunaan dana

*i dalam "rganisasi, e#ekti7itas merupakan bahasan yang diangkat  berdasarkan issue seperti restrukturisasi sumberdaya yang tersedia,  perubahan tekn"l"gi, pem"di#ikasian iklim dan budaya "rganisasi dan  pengembangan strategi per#"rma angg"ta "rganisasi berbasis target Sementara itu,  bahasan e#isiensinya meliputi e7aluasi atas segala sumberdaya yang di"perasikanB apa-apa yang jadi Jbahan bakar e#ekti7itas

(30)

ni pada gilirannya akan meliputi peng"rganisiran yang lebih baik atas aspek  man, material, ma!hine, meth"ds dan m"ney Seluruh sumberdaya tersebut hanya tersedia dalam jumlah terbatas, sehingga adalah tugas para manajer  untuk bisa mendayagunakan semua itu se!ara "ptimal dalam waktu yang sependek mungkin

+aik e#ekti7itas maupun e#isiensi mengharuskan "rganisasi Lmaupun  pribadi- untuk terus menetapkan target, menganalisa kerja dengan seksama, mengatur pri"ritas, dan senantiasa ber#"kus pada apa-apa yang paling bisa  berikan dampak atau nilai terbesar untuk setiap waktu yang dihabiskan

*alam makalah ini, kami akan membahas kee#ekti#an dan e#isiensi suatu "rganisasi dilihat dari segi 7isi misi, struktur "rganisasi, strategi "rganisasi dan juga kebudayaan "rganisasi

 Efisiensi  men!eritakan bagaimana suatu usaha dilakukan untuk  menekan laju pertumbuhan ekspl"itasi yang semakin meningkat karena  penggunaan biaya=dana yang sudah melebihi target yang diren!anakan *i

satu sisi, maksud dari efektivitas adalah meminta dan berusaha agar segala usaha atau akti7itas "rganisasi dilakukan sesuai dengan kebutuhan dengan tetap melakukan e#esiensi se!ara benar sesuai p"rsinya

Pernyataan . mers"n adalah9“#isiensi adalah perbandingan yang terbaik antara input <masukan; dan "utpute#isiensi adalah sesuatu yang kita kerjakan berkaitan dengan menghasilkan hasil yang "ptimal dengan tidak  membuang banyak waktu dalam pr"ses pengerjaannyae#ekti# belum tentu e#isien dan begitu sebaliknya

/. A7i'ing 1ritis$

A7"iding gaya sese"rang atau "rganisasi yang !enderung untuk  menghindari terjadinya k"n#lik .al-hal yang sensiti# dan p"tensial menimbulkan k"n#lik sedapat mungkin dihindari sehingga tidak menimbulkan k"n#lik terbuka Setiap kel"mp"k dalam satu "rganisasi, dimana didalamnya terjadi interaksi antara satu dengan lainnya, memiliki ke!enderungan timbulnya k"n#lik *alam institusi layanan kesehatan terjadi kel"mp"k 

(31)

interaksi, baik antara kel"mp"k sta# dengan sta#, sta# dengan pasen, sta#  dengan keluarga dan pengunjung, sta# dengan d"kter, maupun dengan lainnya yang mana situasi tersebut seringkali dapat memi!u terjadinya k"n#lik K"n#lik sangat erat kaitannya dengan perasaan manusia, termasuk perasaan diabaikan, disepelekan, tidak dihargai, ditinggalkan, dan juga perasaan  jengkel karena kelebihan beban kerja

Kn2lik a'ala% situasi yang terjadi ketika ada perbedaan pendapat atau perbedaan !ara pandang diantara beberapa "rang, kel"mp"k atau "rganisasi Sikap saling mempertahankan diri sekurang-kurangnya diantara dua kel"mp"k, yang memiliki tujuan dan pandangan berbeda, dalam upaya men!apai satu tujuan sehingga mereka berada dalam p"sisi "p"sisi, bukan kerjasama

Suatu "rganisasi dapat men!apai tujuannya dengan !ara semua pihak  dalam "rganisasi tersebut bekerja dengan e#ekti# dan e#isien Penilaian tentang e#ekti#itas pr"gram menunjuk pada keberhasilan pr"gram dalam men!apai tujuan ataupun mengatasi masalah yang dihadapi

*alam pengetahuan administrasi suatu "rganisasi masalah yang menjadi intinya adalah e#isien tujuan p"k"k dari ilmu administrasi didalam  pelaksanaan pekerjaan yang ada dengan pembiayaan minimal untuk tenaga kerja dan barang-barang #isiensi sebagai perbandingan terbaik antara sesuatu usaha dengan hasilnya perbandingan ini dapat dilihat dari & segi yaitu segi hasil dan segi usaha

a *ilihat dari segi hasil suatu usaha dapat dikatakan e#isien kalau usaha itu memberikan hasil yang terbaik 

 b *ilihat dari segi usaha suatu usaha dapat dikatakan e#esien kalau sesuatu hasil yang dikehendaki dapat ter!apai dengan usaha yang teringan teringan dalam hubungannya dengan pemakaian waktu benda atau ruang yang digunakan untuk melakukan usaha

(32)

Publi! image adalah suatu gambaran umum tentang suatu "rganisasi Publi! telah memiliki ruang yang lebih luas untuk memantau sepak terjang "rganisasi=perusahaan baik yang berkaitan dengan pr"duk=jasa, pengel"laan "rganisasi sampai kinerja suatu "rganisasi Sehingga tuntutan untuk menjaga terus !itra atau image baik menjadi sesuatu yang mendesak 5itra yang baik  dadi suatu "rganisasi akan mempunyai dampak yang menguntungkan, merupakan asset karena image mempunyai suatu dampak pada persepsi  publi! dari k"muniksi dan "perasi "rganisasi dalam berbagai hal

Membangun suatu imageyang baik tidak sama dengan memperbaiki kembali bangunan yang telah han!ur Ada #a!t"r keper!ayaan publi! yang sangat kental melekat di dalamnya sehingga bila reputasi jelek maka keper!ayaan pubilk yang melekat itu lepas dengan !epat dan untuk  menempelkannya kembali butuh waktu yang lama *alam kaitan ini, para  praktisi publi! 6elati"ns memiliki peran kun!i dalam memelihara image Publi! relati"n adalah bidang akti7itas yang bertujuan men!iptakan saling  pengertian yang baik antara suatu "rganisasi dengan publiknya *alam

system sema!am ini, "rganisasi menyadari bahwa tanpa dukungan  publiknya, ia tak dapat tumbuh "ptimal

Sejauhmana suatu "rganisasi=perusahaan memandang perlunya manajemen reputasi=!itra Pertanyaan ini sangat signi#ikan untuk diajukan Mengapa demikian Karena kini, publik telah mengalami perubahan begitu !epat dalam men!ermati lingkungan yang ada di sekitarnya Publik telah memiliki ruang yang lebih luas untuk memantau sepak terjang "rganisasi=perusahaan baik yang berkaitan dengan pr"duk=jasa, pengel"laan "rganisasi=perusahaan sampai kinerja suatu perusahaan Sehingga, tuntutan untuk terus menjaga !itra <image) baik menjadi sesuatu yang mendesak

5itra yang baik dari suatu "rganisasi akan mempunyai dampak yang menguntungkan, merupakan aset, karena !itra mempunyai suatu dampak   pada persepsi publik dari k"munikasi dan "perasi "rganisasi dalam berbagai

(33)

hal, sedangkan !itra yang jelek akan merugikan "rganisasi *alam jangka  panjang !itra baik membawa banyak man#aat, baik pada saat "rganisasi

sedang jaya maupun pada saat-saat "rganisasi menghadapi berbagai ma!am krisis

Webster <(@@1; mende#inisikan !itra sebagai gambaran mental atau k"nsep tentang sesuatu Pengertian !itra itu sendiri abstrak <intangi!le;, tidak  nyata , tidak bisa digambarkan se!ara #isik dan tidak dapat diukur se!ara matematis, karena !itra hanya ada dalam pikiran Walaupun demikian, wujudnya bisa dirasakan dari hasil penilaian baik atau buruk , seperti  penerimaan dan tanggapan baik p"siti# maupun negati# yang datang dari  publik <khalayak sasaran ; dan masyarakat luas pada umumnya 5itra bisa diketahui, diukur dan diubah Penelitian mengenai !itra "rganisasi <corporate image; telah membuktikan bahwa !itra bisa diukur dan diubah, walaupun perubahan !itra relati# lambat *engan kata lain suatu !itra akan  bertahan !ukup permanen pada kurun waktu tertentu

Setiap "rganisasi mau tidak mau memiliki !itra di masyarakat Karena !itra ada di benak masyarakat, maka salah satu hal yang harus dilakukan  pimpinan "rganisasi adalah menjaga jangan sampai karena berbagai ma!am sebab, may"ritas angg"ta masyarakat mempunyai persepsi yang salah tentang "rganisasinya sehingga menimbulkan !itra negati# 5itra negati#  akan merugikan "rganisasi karena !itra menjadi salah satu pegangan bagi  banyak "rang dalam mengambil berbagai keputusan penting seperti antara lain9 membeli barang atau menggunakan jasa yang dihasilkan *engan demikian !itra "rganisasi harus menjadi perhatian pimpinan "rganisasi Pimpinan "rganisasi perlu mengupayakan agar persepsi masyarakat tidak   jauh menyimpang dari apa yang diharapkan

Walaupun !itra adalah dunia menurut persepsi, tetapi !itra perlu dibangun se!ara jujur agar !itra yang dipersepsikan "leh publik adalah baik  dan benar, dalam arti ada k"nsistensi antara !itra dengan realitas 5itra tidak   bisa dibangun dengan keb"h"ngan in#"rmasi Ketika tidak ada k"nsistensi

(34)

antara kinerja nyata dan !itra yang dik"munikasikan, realitas akan menang K"munikasi "rganisasi yang dirasakan tidak diper!aya, akan merusak !itra  bahkan mungkin lebih parah lagi 2adi, membangun !itra di atas in#"rmasi yang tidak benar, tidak akan mampu menaikkan !itra, malah sebaliknya !itra akan menjadi rusak *engan demikian, sebenarnya image adalah realitas, "leh karena itu pengembangan dan perbaikan !itra harus didasarkan pada realita *alam mengk"munikasikan pr"duk atau pr"gramnya suatu "rganisasi harus menggambarkan realitas yang sebenarnya

Pr"ses pembentukan !itra pada akhirnya akan menghasilkan sikap,  pendapat, tanggapan, atau perilaku tertentu Pendapat dan keinginan, apabila tertuju pada suatu isue tertentu akan menimbulkan sikap <attitude; tertentu yang dapat timbul sebagai publi! "pini Publik "pini harus dibentuk melalui k"munikasi yang e#ekti# dan persuasi# sehingga menjadi fa"o#ra!le p#!lic opinion Kenyatan menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang memiliki !itra dan reputasi yang bagus, umumnya menikmati enam hal yaitu9

a; .ubungan yang baik dengan para pemuka masyarakat,  b; .ubungan p"siti# dengan pemerintah setempat,

!; 6asa kebanggaan dalam "rganisasi dan diantara khlalayaj sasaran,

d; Saling pengertian antara khalayak sasaran, baik internal maupun eksternal dan meningkatkan kesetiaan para sta# perusahaan

Adapun #ungsi Publi! 6elati"ns, yaitu 9 a; Pr"gramming

3ungsi ini antara lain men!akup analisis masalah dan peluang menentukan g"als dan publik < kel"mp"k "rang yang dukungan dan pemahamannya diperlukan "rganisasi; serta merek"mendasi dan meren!anakan kegiatan, termasuk di dalamnya pembuatan anggaran, penjadwalan, pembagian dan  pendelegasian tugas

(35)

Se"rang praktisi P6 yang berhasil harus mengembangkan ketrampilan dalam mengumpulkan in#"rmasi dari manajemen, sejawat dalam "rganisasi dan dari sumber-sumber di luar "rganisasi /ntuk itulah banyak kegiatan P6 mensyaratkan para praktisinya untuk memiliki kemampuan menjalin hubungan baik dengan publik internal maupun eksternal

!; Writing dan diting

Sejalan dengan sasaran kegiatan P6, yakni men!apai publik yang amat  besar, alat penting yang digunakannya adalah melalui barang-barang !etakan +anyak ragam barang !etakan yang digunakan dalam kegiatan P6  seperti lap"ran tahunan, b""klets, media releases, newsletter,buletin, dll Tulisan yang jelas dan masuk akal sangat penting artinya bagi kee#ekti#an kerja praktisi P6 Sebagian besar pekerjaan P6 berkaitan dengan penulisan dan penyuntingan

d; n#"rmati"n

Membangun sistem in#"rmasi yang baik merupakan salah satu !ara menyebarkan in#"rmasi se!ara e#ekti# kepada publik ni biasanya berkaitan dengan usaha pengenalan !ara kerja berbagai media atau saluran k"munikasi yang ada termasuk di dalammnya surat kabar, media elektr"nik, radi" dan tele7isi serta multimedia

e; Pr"du!ti"n

3ungsi ini berkaitan dengan kegiatan pr"duksi media k"munikasi yang digunakan dalam penyebaran pesan-pesan yang diran!ang praktisi P6 /ntuk itu praktisi P6 harus memiliki pengetahuan tentang tata letak, tip"gra#i, #"t"gra#i dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pr"duksi media k"munikasi yang digunakan dalam kegiatan P6

#; Spe!ial 7ent

K"n#erensi pers, pameran, ulangtahun perusahaan , pemberian  penghargaan, kinjungan perusahaan, pameran, seminar dan sebagainya merupakan kegiatan yang harus ditangani P6 Kegiatan seperti ini biasanya diarahkan untuk dapat menarik perhatian dan memper"leh pengakuan dari  publik terhadap keberadaan perusahaan Aspek-aspek yang perlu mendapat

(36)

 perhatian biasanya berkaitan dengan pr"t"k"ler, peren!anaan , k""rdinasi, detail-detail jadwal dengan kegiatannya, serta persiapan publikasi  penunjangnya seperti b""klets, publisitas dan juga lap"rannya

g; Speaking

Keterampilan penting yang juga harus dimiliki se"rang praktisi P6 adalah ketrampilan berbi!ara baik untuk tatap muka indi7idual maupun untuk  tatap muka kel"mp"k <publi! speaking; termasuk menulis naskahnya

h; 6esear!h dan 7aluati"n

Akti7itas penting yang dilakukan se"rang praktisi P6 adalah pengumpulan #akta +anyak !ara yang bisa dilakukan untuk itu, baik yang dilakukan se!ara #"rmal maupun in#"rmal

8. A7i'ing 1ritis$

Satu pihak men"lak bahwa k"n#lik itu ada, mengubah t"pik, dan menghindari diskusi-diskusi, seraya tidak memperlihatkan k"mitmen  penyelesaian $aya ini e#ekti# dalam situasi dimana terdapat bahaya  penyerangan #isik, tanggapan atas isu remeh, tidak berpengaruh terhadap kesempatan untuk men!apai tujuan, atau rumitnya situasi yang membutuhkan s"lusi

 $"oiding <penghindaran; k"n#lik punya keuntungan dalam hal  pemeliharaan hubungan, dalam mana hubungan diyakini akan terluka akibat  pr"ses penyelesaian k"n#lik Kerugiannya gaya ini adalah k"n#lik tidak akan selesai +erlebihannya penggunaan gaya ini justru mend"r"ng mun!ulnya k"n#lik internal dalam diri indi7idu yang melakukannya %rang lainpun !enderung meremehkan si penghindar

Penghindaran masalah biasanya bukan malah menyelesaikan masalah melainkan justru menambahnya Semakin lama kita menunggu k"n#r"ntasi dengan "rang lain, semakin sulit k"n#r"ntasi yang terjadi nantinya Manajemen krisis adalah #ungsi "rganisasi kritis Kegagalan dapat mengakibatkan luka serius kepada stakeh"lder, kerugian bagi suatu "rganisasi, atau akhir keberadaannya

(37)

9. A7i'ing la"suits

*alam suatu "rganisasi pasti akan menghadapi k"n#lik atau tantangan, "leh karena itu suatu "rganisasi mampu menghadapi setiap masalah atau k"n#lik untuk men!apai tujuannya A7"iding adalah taktik untuk  menghindari k"n#lik atau kritik yang !"!"k digunakan untuk masalah yang sepele atau remeh, atau jika biaya yang harus dikeluarkan untuk k"n#r"ntasi  jauh lebih besar daripada keuntungan yang akan diper"leh  gaya ini tidak 

!"!"k untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sulit Kekuatan dari strategi penghindaraan adalah situasi yang membingungkan atau mendua Sedangkan penyelesaian masalah hanya bersi#at sementara

:. ,eeting in'i7i'ual nee's

Adaptasi terhadap perubahan selalu menjadi kebutuhan pekerjaan untuk  keperawatan Pers"nel keperawatan bekerja untuk berbagai atasan, termasuk   pasien se!ara indi7idual, d"kter, kepala perawat, da manajer perawat klinis

yang berbeda setiap pergantian shi#t Praktisi keperawatan akan mengetahui  peran-peran mereka berubah beberapa kali dalam sehari, kadang-kadang

menjadi manajer, kadang perawat klinis,kadang k"nsultan, dan selalu dalam  peran multiple.

,enurut 5illia$; ada empat alasan umum untuk melakukan  perubahan, yaitu9

( /ntuk meningkatkan arti kepuasan ek"n"mi yang diinginkan sese"rang & /ntuk meningkatkan pr"#itabiltas

1 /ntuk mend"r"ng kerja manusia dan kesejahteraan manusia ) /ntuk memberikan kepuasan indi7idu dan kesejahteraan s"sial

(38)

E. Nursing 4are Deli7er( S(ste$ <Sistem Pemberian Asuhan Keperawatan;

#. Case Methode <,et'e Kasus3

Met"de kasus kadang-kadang disebut juga sebagai perawatan pasien t"tal *alam met"de ini perawat bertanggung jawab penuh terhadap perawatan  pasien selama shi#t bekerja 2umlah pasien yang ditugaskan bisa lebih dari satu Met"de ini sering dipraktekkan dalam pengaturan perawatan intensi#  atau dalam pengaturan perawatan kesehatan di rumah

 Kele!ihan % met"de ini dianggap sebagai met"de pemberian asuhan keperawatan yang k"mprehensi# dan h"listik 

 Ke&#rangan % met"de ini memerlukan tenaga perawat yang !ukup banyak dan kurangnya k"tinuitas antara shi#t

Ga$&ar #. ,et'e kasus *. Functional methode <,et'e Fungsinal;

Met"de #ungsi"nal dilaksanakan "leh perawat dalam pengel"laan asuhan keperawatan sebagai pilihan utama pada saat perang dunia kedua Pada saat itu karena masih terbatasnya jumlah dan kemampuan perawat maka setiap  perawat hanya melakukan (-& jenis inter7ensi keperawatan kepada semua  pasien dibangsal

Kepala ruang

 perawat perawat perawat

 perawat  perawat Pasien <(= lebih; Pasien <(= lebih; Pasien <(= lebih; Pasien <(= lebih; Pasien <(= lebih;

Referensi

Dokumen terkait

dan Bradyrhizobium japonicum strain SB 120 pada benih secara signifikan dapat meningkatkan parameter pertumbuhan tanaman kedelai meliputi bobot tanaman, jumlah daun

Organisasi adalah sebagai suatu alat saling hubungan satuan-satuan kerja yang memberikan mereka kepada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur kewenangan; dus dengan

&#34;roses pengeluaran sputum dari paruparu, bronkus dan trakea yang dihasilkan oleh klien &#34;roses pengeluaran sputum dari paruparu, bronkus dan trakea yang dihasilkan oleh

 jika sampai sampai di di atas atas atau di atau di bawah, l bawah, lihat ihat ma ma ma ma kecil kecil sama ada sama ada nak nak sambung naik sambung naik atau ma atau

TACS pada pemeriksaan ultrasonografi merupakan tanda yang dapat diandalkan untuk diagnosis dini atresia bilier dan sangat sugestif bila terukur TACS 3,5-4 mm atau lebih

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 memunculkan permasalahan baru. Belanda sangat menampakkan ketidak setujuannya atas kemerdekaan

Limbah kayu dapat menghasilkan arang dan cuka kayu yang dapat digunakan maupun dijual untuk menambah pendapatan masyarakat. Beberapa sumber selulosa, hemiselulosa dan

Berdasarkan permasalahan yang teridentifikasi pada proses belajar mengajar IPS, maka salah satu pemecahan masalah yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan merubah