• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH

RPIJM

BIDANG PU/CIPTA KARYA

2012

(2)

DAERAH

Jalan Sultan Agung No. 32 Telp. (0343) 424064

Pasuruan 67117

K

K

A

A

T

T

A

A

P

P

E

E

N

N

G

G

A

A

N

N

T

T

A

A

R

R

Syukur Alhamdulillah Updating Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) ini dapat

diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, semata

mata hanya karena rahmat dan

petunjuk-Nya semata. Updating RPIJM Bidang PU/Cipta Karya Kota Pasuruan 2013

2017 ini

merupakan tindak lanjut dari surat edaran Direktur Jendral Cipta Karya No. Pr. 02.03-Dc/496 tanggal

19 Desember 2005, perihal penyusunan RPIJM Bidang PU/Cipta Karya dalam rangka mewujudkan

sinkronisasi Program Bidang PU/Cipta Karya dan kerjasama antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan

Daerah Kabupaten/Kota yang lebih efektif dan efisien serta dapat dipertanggungjawabkan.

Updating RPIJM Kota Pasuruan 2013- 2017, berisikan Pendahuluan, Gambaran Umum Dan Kondisi

Wilayah Kota Pasuruan, Rencana Pembangunan Wilayah Kota, Rencana Program Investasi

Infrastruktur dan Rencana Kesepakatan (Memorandum) Rencana Investasi dan Kaidah

Pelaksanaan.

kritik dan saran yang membangun untuk penyempurnaan Updating RPIJM ini, dibutuhkan untuk

memperoleh hasil yang maksimal. Atas segala kritik dan saran yang disampaikan, diucapkan terima

kasih.

Kepala BAPPEDA

Kota Pasuruan

Ir. H. Juni Eko Saroyo, MM

(3)

D

1.6. Framework dan Mekanisme Penyusunan RPIJM ... I-6

1.6.1. Framework Penyusunan RPIJM Kota Pasuruan ... I-6

1.6.2. Mekanisme Penyusunan RPIJM Kota Pasuruan ... I-7

(4)

2.1.2 Profil Demografi ... II-10

2.1.2.1 Struktur Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin dan Struktur

umur ... II-10

2.1.2.2 Laju pertambahan penduduk ... II-11

2.1.2.3 Struktur Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan .. II-11

2.1.2.4 Struktur Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian ... II-11

2.1.2.5 Arahan persebaran penduduk ... II-12

2.2 Kondisi Prasarana Bidang PU/Cipta Karya ... II-17

2.2.1 Sub Bidang Air Minum ... II-17

2.2.1.1 Kondisi sistem penyediaan air minum non PDAM ... II-17

2.2.1.2 Kondisi sistem penyediaan air minum PDAM ... II-17

2.2.2 Sub Bidang Sampah ... II-18

2.2.5 Sub Pengembangan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan . II-24

2.2.5.1 Kondisi Permukiman ... II-24

2.2.5.2 Kondisi Infrastuktur Permukiman ... II-24

B

3.2 Tinjauan Tujuan dan Arah Pembangunan Jangka Panjang Pembangunan Kota

Pasuruan ... III-2

3.2.1. Tujuan Pembangunan jangka Panjang ... III-2

3.2.2. Arah Pembangunan jangka Panjang ... III-5

3.3 Tinjauan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota

Pasuruan ... III-5

(5)

3.3.2. Agenda Pembangunan Kota Pasuruan ... III-9

3.4 Skenario Pengembangan Wilayah Berdasarkan Rencana Tata Ruang

(RTRW) Kota Pasuruan ... III-10

3.4.1. Fungsi Wilayah dan Perkotaan Kota Pasuruan Berdasarkan RTRW

Provinsi Jawa Timur ... III-10

3.4.2. Kebijakan dan Strategi Penataan Ruang Berdasarkan RTRW Kota

Pasuruan Tahun 2011-2031 ... III-10

3.4.3. Rencana Struktur Ruang Wilayah Kota Pasuruan ... III-14

3.4.3.1. Rencana Sistem Pusat Pelayanan kota ... III-14

3.4.3.2. Rencana Sistem Jaringan Prasarana Wilayah Kota ... III-21

3.4.4. Rencana pola Ruang Wilayah ... III-33

3.4.4.1. Rencana kawasan lindung ... III-33

3.4.4.2. Rencana Kawasan budaya ... III-35

3.4.5. Penetapan Kawasan Strategis Kota ... III-39

3.4.6. Arahan persebaran penduduk ... III-42

3.5 Skenario Pengembangan Bidang PU/Cipta Karya ... III-44

3.5.1. Skenario Pengembangan Berdasarkan Strategi Sanitasi kota (SSK)

... III-44

3.5.1.1. Sektor Air Limbah ... III-44

3.5.1.2. Sektor Persampahan ... III-44

3.5.1.3. Sektor drainase Lingkungan ... III-45

3.5.1.4. Sektor PHBS ... III-46

3.5.2. Skenario Pengembangan Berdasarkan Strategi Pengembangan

Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan (SPPIP) di Kota Pasuruan ... III-47

3.5.2.1. Perumusan Strategi Pengembangan Skala Kota ... III-47

3.5.2.2. Perumusan Strategi Pengembangan Skala Kawasan ... III-48

3.5.2.3. Perumusan Strategi Pengembangan Pada Kawasan Tipologi

Ditata ... III-49

3.5.2.4. Perumusan Strategi Pengembangan Pada Kawasan Tipologi

Didorong ... III-49

3.5.2.5. Perumusan Strategi Pengembangan Pada Kawasan Tipologi

Dibatasi ... III-49

3.5.3. Skenario Pengembangan Bidang Air Minum... III-49

B

BAABB IIVV RREENNCCAANNAAPPRROOGGRRAAMMIINNVVEESSTTAASSIIIINNFFRRAASSTTRRUUKKTTUURR

4.1 Rencana Pengembangan Permukiman ... IV-1

4.1.1. Petunjuk Umum ... IV-1

(6)

4.1.1.2. Arah kebijakan, program dan kegiatan pembangunan

Permukiman RTRW 2011-2031 ... IV-2

4.1.2. Profil Pembangunan Permukiman ... IV-2

4.1.2.1. Gambaran Umum ... IV-2

4.1.2.2. Prasarana dan Sarana Dasar Permukiman ... IV-4

4.1.2.3. Parameter Teknis Wilayah ... IV-8

4.1.2.4. Aspek Pendanaan ... IV-10

4.1.2.5. Aspek Kelembagaan ... IV-11

4.1.3. Permasalahan Pembangunan Permukiman ... IV-11

4.1.3.1. Analisa Permasalahan, Alternatif Pemecahan dan Rekomendasi

... IV-12

4.1.4. Sistem Permukiman Dan Infrastruktur Yang Diusulkan ... IV-19

4.1.5. Usulan dan Prioritas Program ... IV-20

4.2. Rencana Investasi Sub Bidang Air Minum ... IV-21

4.2.1. Petunjuk Umum ... IV-21

4.2.2. Gambaran Umum Kondisi Pelayanan Air Minum ... IV-21

4.2.2.1. Kondisi Sistem Sarana dan Prasarana Penyediaan dan

Pengelolaan Air Minum ... IV-22

4.2.3. Permasalahan yang Dihadapi ... IV-36

4.2.3.1. Sasaran Penyediaan dan Pengelolaan Prasarana dan Sarana Air

Minum ... IV-36

4.2.3.2. Rumusan Masalah ... IV-36

4.2.4. Analisa Permasalahan dan Rekomendasi ... IV-39

4.2.4.1. Analisa Kebutuhan Prasarana Air Minum ... IV-39

4.2.4.2. Analisa Sistem Prasarana dan Sarana Air Minum... IV-44

4.2.5. Sistem Prasarana yang Diusulkan ... IV-44

4.2.5.1. Sistem Perpipaan ... IV-44

4.2.5.2. Usulan dan Prioritas Program ... IV-49

4.3. Rencana Investasi Sub Bidang Drainase ... IV-50

4.3.1. Petunjuk Umum ... IV-50

4.3.1.1 Petunjuk Umum Sistem Drainase Perkotaan ... IV-50

4.3.1.2 Arah Kebijakan Penanganan Drainase ... IV-51

4.3.1.3 Isu-Isu Strategis dan Permasalahan ... IV-51

4.3.1.4 Kebijakan, Program dan Kegiatan Pengelolaan Drainase dalam

Rencana Kota Pasuruan ... IV-53

4.3.2. Profil Drainase ... IV-54

4.3.2.1 Gambaran Umum Kondisi Sistem Drainase Eksisting ... IV-54

4.3.2.2 Aspek Teknis ... IV-57

(7)

4.3.4. Analisa Permasalahan dan Rekomendasi ... IV-67

4.3.4.1 Analisa Sistem Drainase ... IV-67

4.3.4.2 Rekomendasi ... IV-67

4.3.5. Usulan dan Prioritas Program ... IV-67

4.4. Rencana Investasi Sub Bidang Persampahan ... IV-67

4.4.1. Kebijakan, Program dan Kegiatan Pengelolaan Persampahan Kota

Pasuruan ... IV-67

4.4.2. Profil Persampahan Kota Pasuruan ... IV-72

4.4.2.1 Gambaran Umum Sistem Pengelolaan Persampahan Eksisting

... IV-72

4.4.2.2 Kondisi Sistem Sarana dan Prasarana Pengelolaan

Persampahan Eksisting (Aspek Teknis) ... IV-74

4.4.3. Aspek Pendanaan ... IV-80

4.4.4. Aspek Kelembagaan ... IV-80

4.4.5. Permasalahan yang dihadapi ... IV-81

4.4.6. Analisa Permasalahan dan rekomendasi ... IV-83

4.4.6.1 Analisa Permasalahan ... IV-83

4.4.6.2 Alternatif pemecahan masalah ... IV-86

4.4.6.3 Ususlan dan Prioritas Program ... IV-86

4.5. Rencana Investasi Sub Bidang Air Limbah ... IV-87

4.5.1. Petunjuk Umum Pengelolaan Air Limbah ... IV-87

4.5.1.1. Umum ... IV-87

4.5.1.2. Kebijakan, Program dan Kegiatan Pengelolaan Air Limbah Kota

Pasuruan ... IV-87

4.5.2. Profil Pengelolaan Air Limbah ... IV-89

4.5.3. Permasalahan yang Dihadapi ... IV-89

4.5.3.1. Sasaran Pengelolaan Prasarana dan Sarana (PS) Air Limbah

... IV-89

4.5.3.2. Rumusan Masalah ... IV-89

4.5.4. Analisa Permasalahan dan Rekomendasi ... IV-94

(8)

5.2.3 Prosedur Safeguard Lingkungan ... V-8

5.2.4 Kerangka kelembagaan safeguard lingkungan ... V-8

5.3. Safeguard kerangka pengadaan tanah dan permukiman kembali ... V-9

5.3.1 Safeguard Kerangka Pengadaaan Tanah dan Permukiman Kembali

... V-9

5.3.2 Prosedur safeguard pengadaan tanah dan permukiman kembali V-11

5.4. Kategori kegiatan ... V-13

5.5. Dokumen AMDAL ... V-17

5.5.1. Isi Laporan Amdal ... V-17

5.5.2. Prosedur AMDAL dan Konsultasi Publik ... V-18

5.6. UKL/UPL dan Prosedur Operasi Baku (SOP) ... V-21

5.7. Fungsi dan Tanggung jawab lembaga-lembaga yang terlibat ... V-23

B

6.6. Kebijakan Perencanaan Pendapatan Daerah ... VI-13

6.7. Upaya Dalam Pencapaian Target Pendapatan ... VI-13

6.7.1. Permasalahan dan Solusi ... VI-14

7.2.1. Kondisi Kelembagaan Pemerintah Kota Pasuruan ... VII-2

7.2.2. Kondisi Kelembagaan Non Pemerintah ... VII-8

7.3. Masalah, Analisa dan Usulan Program ... VII-10

7.3.1. Masalah yang Dihadapi ... VII-10

7.3.2. Analisis Permasalahan ... VII-10

7.3.3. Usulan Program ... VII-11

(9)

7.4.1. Kedudukan, Fungsi, tugas dalam pelaksanaan RPIJM ... VII-11

7.4.2. Format Umum Rencana Tindakan Peningkatan Kelembagaan .... VII-11

B

BAABB VVIIIIII RREENNCCAANNAAKKEESSEEPPAAKKAATTAANN((MMEEMMOORRAANNDDUUMM))RREENNCCAANNAAIINNVVEESSTTAASSIIDDAANN

K

KAAIIDDAAHHPPEELLAAKKSSAANNAAAANN

8.1. Ringkasan Rencana Pembangunan Kota Pasuruan ... VIII-1

(10)

D

D

A

A

F

F

T

T

A

A

R

R

T

T

A

A

B

B

E

E

L

L

Tabel 2.1. Susunan Nama Kelurahan di Kota Pasuruan ... II-2

Tabel 2.2. Curah Hujan Bulanan di Stasiun P3GI ... II-5

Tabel 2.3. Luas DPS, Sub DPS dan Panjang Sungai K. Gembong ... II-6

Tabel 2.4. Luas DPS, Sub DPS dan Panjang Sungai K. Sumber Made ... II-7

Tabel 2.5. Luas Wilayah dan Penggunaan Lahan Per Kecamatan/Kelurahan (Ha) Tahun 2009

...

... ...II-9

Tabel 2.6. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Per Kecamatan/Kelurahan Tahun 2009

... II-11

Tabel 2.7. Prosentase Penduduk Menurut Umur Kota Pasuruan Tahun 2007 ... II-12

Tabel 2.8. Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kecamatan Kota Pasuruan ... II-12

Tabel 2.9. Kepadatan Penduduk Kota Pasuruan Tahun 2009 (jiwa/Km2) ... II-13

Tabel 2.10. Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan Per Kecamatan Tahun 2009/2010 II-13

Tabel 2.11. Perkembangan Ketenagakerjaan Menurut Jenis Kelamin Tahun 2008-2009 ... II-14

Tabel 2.12. Presentase Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas Menurut Lapangan Pekerjaan

UmumTahun 2005-2008 ... II-15

Tabel 2.13. Perbandingan Pertumbuhan PDRB Kota Pasuruan Atas Dasar Harga Berlaku dan

Harga Konstan Tahun 2009 (Rp) ... II-16

Tabel 2.14. Permasalahan Sosial Menurut Kecamatan dan Kelurahan di Kota Pasuruan 2009

... II-17

Tabel 3.1. Strategi Misi SPPIP ... III-25

Tabel 4.1. Kriteria Kondisi Prasarana dan Sarana Dasar Permukiman di Kota Pasuruan .. IV-5

...

Tabel 4.2. Kondisi Prasarana dan Sarana Dasar Permukiman di Kota Pasuruan ... IV-6

Tabel 4.3. Rencana Kebutuhan Perumahan di Kota Pasuruan ... IV-14

Tabel 4.4. Rencana Penambahan Perumahan di kota Pasuruan ... IV-15

Tabel 4.5. Usulan pengembangan permukiman ... IV-21

Tabel 4.6. Gambaran umum sistem penyediaan dan pengelolaan air minum kota pasuruan 2008

IV-22

Tabel 4.7. Kondisi Prasarana Air bersih di kota Pasuruan ... IV-24

Tabel 4.8. Pompa Produksi Mata Air Umbulan PDAM Kota Pasuruan ... IV-26

(11)

Tabel 4.10. Jumlah Sambungan PDAM Kota Pasuruan ... IV-31

Tabel 4.11. Tingkat Pelayanan PDAM Kota Pasuruan ... IV-33

Tabel 4.12. Produksi dan Pemakaian Air Kondisi Tahun 2008 ... IV-34

Tabel 4.13. Kehilangan Air PDAM Kota Pasuruan 10 Tahun Terakhir ... IV-34

Tabel 4.14. Tarif pelangg$an berdasar kelompok dan jenis pelanggan PDAM Kota Pasuruan

IV-35

Tabel 4.15. Proyeksi Kebutuhan Air Non Domestik per Fasilitas ... IV-39

Tabel 4.16. Proyeksi Kebutuhan Air Total ... IV-40

Tabel 4.17. Kondisi Prasarana Drainase ... IV-56

Tabel 4.18. Lama Genangan dan daerah banjir di kota pasuruan ... IV-57

Tabel 4.19. lokasi , lama, tinggi dan luas genangan ... IV-59

Tabel 4.20. Jaringan Drainase Primer di Kota Pasuruan ... IV-61

Tabel 4.21. Kapasitas Saluran Drainase ... IV-62

Tabel 4.22. Kondisi Pelayanan Persampahan ... IV-75

Tabel 4.23. Jenis Peralatan Pewadahan Di Kota Pasuruan Tahun 2007 ... IV-76

Tabel 4.24. Jumlah rumah Di Kota Pasuruan Yang sudah punya Tempat Sampah ... IV-76

Tabel 4.25. Rata-rata Volume sampah Kota Pasuruan ... IV-77

Tabel 4.26. Jumlah dan Jenis Kendaraan Pengangkut Sampah ... IV-78

Tabel 4.27. Jumlah Tenaga Lapangan Pembersih Sampah Menurut Jenis Tenaga Kerja .... IV-78

Tabel 4.28. Lokasi TPS di Kota Pasuruan ... IV-78

Tabel 4.29. Proyeksi Jumlah Penduduk Kota Pasuruan Tahun 2007 – 2017 ... IV-87

Tabel 4.30. Septic Tank Komunal yang Dibangun 2005-2007 ... IV-93

Tabel 4.31. MCK Umum yang Dibangun 2003 – 2007 ... IV-93

Tabel 4.32. Keadaan Prasarana MCK Lingkungan di Kota Pasuruan ... IV-93

Tabel 4.33. Kondisi Prasarana Sanitasi Kota Pasuruan Tahun 2007 ... IV-95

Tabel 4.34. Persentase Rumah Tangga Menurut Fasilitas Sanitasi di Kota Pasuruan Tahun 2006 –

2008 ... IV-96

Tabel 4.35. Proyeksi Jumlah Penduduk dan Kepadatan Penduduk Kota Pasuruan 2015 ... IV-98

Tabel 5.1. Kegiatan dan/atau usaha yang perlu dilengkapi dengan AMDAL atau UKL/UPL V-3

Tabel 6.1. Perkembangan Komponen Pendapatan Kota Pasuruan ... VI-5

Tabel 6.2. Realisasi Anggaran PAD Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2010 ... VI-6

Tabel 6.3. Realisasi Anggaran Dana Perimbangan Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2010 VI-6

Tabel 6.4. Realisasi Anggaran Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah Kota Pasuruan Tahun

Anggaran 2010 ... VI-7

Tabel 6.5. Perkembangan Belanja Kota Pasuruan Tahun 2007 – 2010... VI-8

(12)

Tabel 6.7. Proyeksi Pendapatan Kota Pasuruan Tahun 2011 – 2015 ... VI-10

Tabel 6.8. Proyeksi Belanja Kota Pasuruan Tahun 2011 – 2015 ... VI-11

Tabel 6.9. Proyeksi Public Saving Kota Pasuruan Tahun 2010 – 2014 ... VI-12

Tabel 7.1. Komposisi Pegawai Bappeda Kota Pasuruan Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2011

... VII-5

Tabel 7.2. Komposisi Pegawai Dinas PU Kota Pasuruan Menurut GolonganTahun 2009... VII-7

Tabel 7.3. Komposisi Pegawai Dinas PU Kota Pasuruan Menurut Tingkat Pendidikan Tahun

2009 ... VII-8

Tabel 8.1. Rencana Program Investasi Jangka Menengah Bidang PU/Cipta Karya Kota Pasuruan

(13)

D

D

A

A

F

F

T

T

A

A

R

R

G

G

A

A

M

M

B

B

A

A

R

R

Gambar 1.1. Kedudukan RPIJM Dalam Rencana Pembangunan Nasional ... I-3

Gambar 1.2. Kedudukan RPIJM Secara Historis ... I-4

Gambar 1.3. Diagram Penyusunan RPIJM ... I-9

Gambar 4.1. Permasalahan Drainase di Perkotaan ... IV-52

Gambar 4.3. Bagan Alir Kondisi Eksisting Pengelolaan Sampah Kota Pasuruan ... IV-83

Gambar 4.3. Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan Sesuai Perda No. 09

Tahun 2008 ... IV-84

Gambar 5.1. Prosedur AMDAL ... V-9

Gambar 7.1 Bagan Struktur Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Pasuruan

... VII-4

Gambar 7.2. Bagan Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan ... VII-7

(14)

D

D

A

A

F

F

T

T

A

A

R

R

P

P

E

E

T

T

A

A

Peta 2.1. Administrasi Kota Pasuruan ... II-3

Peta 2.2. Tata Guna Lahan Kota Pasuruan ... II-10

Peta 4.2. PetaKapasitas Jaringan Saluran Drainase Kota Pasuruan ... IV-64

Peta 4.4. Peta Rute Pengangkutan Sampah Kota Pasuruan ... IV-85

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini modem yang digunakan adalah modem wavecom fastrak yang berfungsi mengecek miscall dan mengirim sms, ATmega16 berfungsi sebagai control

Kesimpulan hasil penelitian ini adalah: (1) Sistem rekam medis pasien rawat jalan yang dibangun dapat membantu mempermudah pekerjaan petugas puskesmas dalam mencatat pasien baru

Untuk megetahui pengaruh simultan Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), Cash Ratio (CR), dan Quick Ratio (QR) variabel terhadap harga saham perusahaan makanan dan

Ka’bah. Namun, sah baginya menghadap petunjuk baik di daerah yang lebih tinggi atau lebih rendah. Apabila ada seseorang di Mekah berada di gunung yang lebih tinggi dari

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan kitin kepiting Scylla olivacea terhadap penurunan kadar logam berat tembaga (Cu) dan untuk mengetahui

Common yard merupakan fasilitas logistik yang digunakan bersama oleh TMMIN, TAM, dan Main Dealer sebagai Delivery Center unit-unit ekspor dan domestik, sekaligus sebagai

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung sebagai instansi pemerintah memiliki posisi strategis dalam pengembangan dakwah Islam. Salah satu hal yang menjadi

Cara mengevaluasi efisiensi motor tersebut adalah dengan menentukan besarnya daya output motor, daya input motor untuk mengetahui besarnya effisiensi motor