10 Orang Terkaya di Dunia Menurut versi Forbes – Berdasarkan data yang dikutip dari Forbes pada awal bulan Maret 2015, Orang Terkaya di Dunia adalah Bill Gates yang merupakan pendiri perusahaan Teknologi Microsoft dengan jumlah kekayaannya sekitar US$79,2 miliar, atau jika dikonversikan ke Rupiah Indonesia, maka kekayaan Bill Gates adalah sekitar Rp.990 triliun dengan nilai tukar Rp.12.500 per dolar. Bill Gates juga merupakan seorang miliarder yang paling dermawan, Bill Gates telah menyumbangkan sebagian besar kekayaan untuk kepentingan kesehatan dan pendidikan di Dunia melalui yayasan yang didirikannya yaitu Bill and Melinda Gates Foundation. Sejak didirikannya yayasan tersebut, Bill Gates telah menyumbangkan sekitar US$30 milliar keseluruh dunia. Meskipun telah menyumbangkan sebagian besar kekayaannya, Bill Gates masih tetap merupakan orang terkaya di planet bumi ini.
Orang Terkaya kedua di Dunia ini adalah Carlos Slim Helu dari Meksiko dengan jumlah kekayaannya sebesar US$77,1 miliar atau setara dengan Rp. 963,75 triliun. Carlos Slim Helu pernah dicatat sebagai Orang Terkaya di Dunia oleh Forbes pada bulan September 2014 dengan kekayaan sebesar US$81,6 miliar. Namun berdasarkan data dari Forbes pada Maret 2015 ini, kekayaan Carlos Slim Helu merosot hingga menduduki urutan ke-2. Sedangkan Orang Terkaya ketiga di Dunia adalah Warren Buffet yang berasal dari Amerika Serikat dengan jumlah
kekayaan sebesar US$72,7 miliar atau Rp. 908,75 triliun. Sumber Kekayaan Warren Buffet berasal dari Perusahaan Investasi Berkshire Hathaway.
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Menurut Forbes Tahun 2015
Berikut ini adalah daftar selengkapnya mengenai 10 Orang Terkaya di Dunia beserta Jumlah kekayaannya dan sumber kekayaan mereka.
1. Bill Gates
Total Kekayaan : US$79,2 miliar Umur : 59 Tahun
Sumber kekayaan utama : Microsoft Industri : Teknologi
Warga Negara : Amerika Serikat 2. Carlos Slim Helu
Total Kekayaan : US$77,1 miliar Umur : 75 Tahun
Sumber kekayaan utama : Telefonos de Mexico dan America Movil Industri : Telekomunikasi
Warga Negara : Meksiko 3. Warren Buffet
Total Kekayaan : US$72,7 miliar Umur : 84 Tahun
Sumber kekayaan utama : Berkshire Hathaway Industri : Investasi
Warga Negara : Amerika Serikat 4. Amancio Ortega
Total Kekayaan : US$64,5 miliar Umur : 78 Tahun
Sumber kekayaan utama : Zara Industri : Retail
Warga Negara : Spanyol 5. Larry Ellison
Total Kekayaan : US$54,3 miliar Umur : 70 Tahun
Sumber kekayaan utama : Oracle Industri : Teknologi
6. Charles Koch
Total Kekayaan : US$42,9 miliar Umur : 79 Tahun
Sumber kekayaan utama : Koch Industries, Inc Industri : Berbagai bidang
Warga Negara : Amerika Serikat 7. David Koch
Total Kekayaan : US$42,9 miliar Umur : 74 Tahun
Sumber kekayaan utama : Koch Industries, Inc Industri : Berbagai bidang
Warga Negara : Amerika Serikat 8. Christy Walton
Total Kekayaan : US$41,7 miliar Umur : 60 Tahun
Sumber kekayaan utama : Wal-Mart Industri : Retail
Warga Negara : Amerika Serikat 9. Jim Walton
Total Kekayaan : US$40,6 miliar Umur : 67 Tahun
Sumber kekayaan utama : Wal-Mart Industri : Retail
Warga Negara : Amerika Serikat 10. Liliane Bettencourt
Total Kekayaan : US$40,1 miliar Umur : 92 Tahun
Sumber kekayaan utama : L’Oreal Industri : Retail
BIOGRAFI BILL GATES
Bill Gates atau William Henry Gates III adalah seorang multi miliuner yang namanya selalu berada diurutan pertama daftar orang-orang terkaya di dunia. Bill Gates adalah orang yang mendirikan Microsoft, sebuah perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia. Siapapun kita yang pernah menggunakan komputer desktop pastinya juga pernah memanfaatkan karyanya, ya salah satunya adalah sistem operasi Windows.
Bill Gates dilahirkan pada tanggal 28 Oktober 1955 di Seattle,
Washington. Ayahnya bernama William H Gates, Sr. Adalah seorang pengacara Dan ibunya bernama Marry Maxwell Gates adalah
seorang anggota dewan direktur First Interstate Banc System. Jadi Bill Gates adalah anak dari keluarga yang cukup berada bahkan ada rumor jika kakeknya adalah seorang jutawan pula dimana saat Bill Gates lahir, ia secara hukum telah mendapat jatah warisan
kekayaan kakeknya sebesar 1 juta dolar.
Bill Gates adalah anak ke dua dari empat bersaudara namun ia menyandang gelar Gates III karena memang generasi Gates yang ketiga. Yang pertama adalah kakeknya, yang kedua ayahnya dan yang ketiga dirinya. Jadi gelar Gates III bukanlah urutan lahirnya namun garis keturunan ke 3 dari keluarga Gates.
Bill Gates kecil telah menunjukkan kecerdasannya, ia disekolahkan disekolah yang sangat prestisius yaitu Lakeside School yaitu sekolah khusus pria yang sangat ternama dan modern. Walaupun Bill Gates adalah anak orang kaya dan sejak lahir sudah menjadi miliuner melalui jatah warisan dari kakeknya (menurut Forbes yang disebut orang kaya adalah orang yang memiliki kekayaan bersih minimal 1 juta dolar, jadi Bill Gates bayi termasuk salah satunya) namun Bill Gates bukanlah anak yang cepat puas diri. Orang tuanya sangat menanamkan bahwa ia harus memiliki kecerdasan yang unik yang kelak akan membawanya menuju kesuksesan hidup yang lebih baik lagi.
Benarlah pemikiran orang tua Bill Gates. Disekolah Bill Gates
mendapatkan pelajaran ekstra komputer, saat itu segala hal yang mempelajari komputer adalah hal yang sangat langka, eksklusif dan mahal. Gates dan teman-temannya sangat tertarik dengan
karena ingin berlama-lama menulis program di komputer tersebut. Saat itu komputer yang digunakannya adalah komputer General Electric dengan sebuah terminal Teletype Model 33 ASR.
Saat itu siswa Lakeside School yang terkenal asyik menulis program komputer adalah Bill Gates, Paul Allen, Ric Weiland, dan Kent Evans. Keempat siswa tersebut kemudian dilarang oleh pihak sekolah
menggunakan komputer lagi karena tertangkap basah
mengembangkan bug di sistem komputer tersebut. Sebelum keempat siswa tersebut benar-benar dilarang, oleh pihak sekolah mereka disuruh untuk menemukan bug tersebut, namun bukannya menemukan bug itu akan tetapi Bill Gates malah menuju kantor pusat komputer itu dan mempelajari kode sumber berbagai program yang berjalan di sistem tersebut seperti FORTRAN, LISP dan bahasa mesin.
Dari situlah pengetahuan Bill Gates akan bahasa pemrograman berkembang. Pada tahun berikutnya, sebuah perusahaan
pemrograman yang bernama Information Sciences, Inc. Mendengar kepiawaian empat sekawan ini dan mempekerjakannya untuk
menulis program sistem pembayaran gaji dengan menggunakan bahasa COBOL, selain mendapat royalti, mereka juga diizinkan memakai komputer kantor selama mungkin.
Pada tahun 1973 Bill Gates lulus dari Lakeside School dengan nilai yang hampir sempurna, kemudian Bill Gates melanjutkan
pendidikannya dengan berkuliah di Harvard University namun Bill Gates sudah terlanjur menyibukkan diri dengan menulis bahasa pemrograman sehingga kuliahnya di Harvard pun tak
dilanjutkannya. Gates malah lebih senang menghabiskan waktunya bersama teman sekolahnya dulu yaitu Paul Allen.
Mendirikan Microsoft
Pada tahun 1974 MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 baru saja diluncurkan, dari situlah berkembang idenya untuk mendirikan
Allen memberikan nama pada perusahaan softwarenya dengan nama “Micro-soft” lalu tanda sambung itu dilain waktu akhirnya dihilangkan sehingga sampai sekarang menjadi “Microsoft” dan Bill Gates menjadi pemegang saham pribadi terbesarnya.
Bekerjasama Dengan IBM
Keahlian Bill Gates bersama Microsoft dalam menulis bahasa pemrograman untuk komputer semakin dikenal luas. Pada tahun 1980 IBM mengumumkan bahwa ia memerlukan sebuah sistem operasi untuk PC nya dan ia meminta Microsoft untuk
membuatkannya. Akhirnya Bill Gates pun membuatkannya dengan nama sistem operasi 86 DOS atau QDOS yang kemudian dikirim ke IBM dalam bentuk PC-DOS.
Dari situ Bill Gates mendapat imbalan $50.000. Microsoft juga tidak mengajukan pemindahan hak cipta perangkat lunaknya pada IBM. Dari situlah akhirnya penjualan MS-DOS menjadikan Microsoft pemain utama perangkat lunak dalam industri komputer. Jika semisal perangkat lunak yang ditulis oleh Bill Gates tersebut lisensinya dijual pada IBM, mungkin IBM yang akan untung besar dan menguasai pasar dan Microsoft tidak bisa sebesar saat ini. Benar-benar revolusioner otak Bill Gates, tidak hanya pintar
menghasilkan program yang sederhana namun bermutu tetapi juga pandai dalam menjualnya.
Gaya Kepemimpinan Bill Gates
Bill Gates terkenal keras pada manajer-manajernya bahkan mungkin “kejam”. Maklumlah itu karena ia memiliki tanggung jawab ganda di Microsoft, selain harus menjadi penulis program aktif dia juga harus memikirkan strategi perusahaan kedepannya agar dapat menjadi pemain utama dan saat telah mencapai puncak harus mati-matian mempertahankannya bahkan kalau perlu memonopolinya.
Tersandung Kasus Hukum
Cara Bill Gates berbisnis cenderung anti persaingan dan ingin
memonopoli pasar, hal inilah yang membuatnya bermasalah dengan pemerintahan United States. Hal ini terkenal dengan kasus United States v.s Microsoft. Namun hal ini tak membuat Microsoft keder malah Bill Gates bersama Microsoft berani melawannya. (Wow bener-bener keras kepala si Bill Gates pantesan suksesnya tak pernah bisa diungguli sampai sekarang).
Keluarga Bill Gates
Bill Gates menikah dengan Melinda French pada tanggal 1 Januari 1994. Konon dalam pesta pernikahannya ini menelan biaya sampai triliunan rupiah jika dikurs kan dalam rupiah dan Bill Gates
memboking seluruh hotel di kota tempat dia menikah untuk para undangannya.
Dari pernikahannya dengan Melinda, Bill Gates dikaruniai tiga orang anak yang bernamaKatharine Gates (lahir 1996), Rory John Gates (lahir 1999), dan Phoebe Adele Gates (lahir 2002). Bill Gates dan Melinda adalah pasangan yang sangat serasi. Melinda adalah wanita cerdas, dia menyadari jika suaminya adalah bukan pria
sembarangan melainkan seorang visioner di bidang bisnis perangkat lunak jadi diapun harus bisa mengimbanginya.
Rumah Bill Gates
Bill Gates dan istrinya serta anak-anaknya mendiami rumah mewah yang berada di Medina menghadap Lake Washington seluas
6100m². Rumah ini dilengkapi swimming poll seluas18m, area gymnasium seluas 230m² dan memiliki ruang makan yang luasnya 93m². Nilai total propertinya adalah $125 juta dan dia harus
membayar pajak setiap tahun untuk rumah mewahnya sebesar $991.000.
dan juga fasilitas kesehatan. Ruang bioskop sebesar 1500 kaki dengan 20 tempat duduk dan mesin popcorn. Kolam renang indoor yang dilengkapi dengan underwater music system. Rumah tersebut tentunya dilengkapi dengan komputerisasi yang amat canggih, banyak kabel fiber optik bertebaran.
Kekayaan Bill Gates
Sejak tahun 1993 hingga 2007 Bill Gates selalu dinobatkan sebagai orang terkaya di planet ini dengan total kekayaan pernah mencapai $101 miliar dolar namun tahun 2000 menurun harga sahamnya karena adanya kasus dot com. Pda tahun 2010 Bill Gates sempat dikalahkan oleh Carlos Slim Helu seorang Taipan Meksiko namun pada tahun berikutnya dan sampai sekarang ia kembali lagi menempati urutan pertama.
Sebenarnya Bill Gates kurang nyaman dengan predikat sebagai orang terkaya di dunia karena hal itu sangat mengganggunya, ia tidak suka perhatian yang muncul akibat predikat tersebut. Yang paling penting bagi dia adalah selalu berinovasi dan berprestasi di bidangnya.
Setelah sukses dengan Microsoftnya, Bill Gates juga terjun sebagai investor. Dan ia juga mendirikan yayasan amal Bill and Melinda Gates Foundation.
Berikut ini adalah fakta kekayaan Bill Gates
1. Bill Gates menghasilkan US$250 setiap detiknya, itu sekitar US$20 juta sehari dan US$7,8 milyar setahun!
2. Jika dia menjatuhkan US$1.000, dia bahkan tidak perlu repot-repot lagi untuk mengambilnya kembali karena sama dengan waktu 4 detik untuk mengambil, dia sudah memperoleh penghasilan dalam jumlah yang sama.
4. Dia dapat menyumbangkan US$15 kepada semua orang di dunia tapi tetap dapat menyisakan US$5 juta sebagai uang sakunya.
5. Michael Jordan adalah atlit yg dibayar paling mahal di Amerika. Jika dia tidak makan dan minum dan tetap membiarkan
penghasilannya utuh dalam setahun sejumlah US$30 juta, dia tetap harus menunggu sampai 277 tahun agar bisa sekaya Bill Gates sekarang.
6. Jika Bill Gates adalah sebuah negara, dia akan menjadi negara terkaya sedunia nomor ke 37 atau jadi perusahaan Amerika terbesar nomor 13, bahkan melebihi IBM.
7. Jika semua uang Bill Gates ditukarkan ke dalam pecahan US$1, kita dapat menyusunnya menjadi jalan dari bumi ke bulan, 14 kali bolak balik. Tapi jalan itu harus dibuat non stop selama 1.400 tahun dan menggunakan total 713 buah pesawat Boeing 747 untuk
mengangkut semua uang itu.
8. Bill Gates sekarang berumur 40 tahun. Jika kita mengasumsikan dia dapat hidup 35 tahun lagi maka dia harus membelanjakan
US$6,78 juta per hari untuk menghabiskan semua uangnya sebelum dia meninggal.
9. Tapi! Jika pemakai Microsoft Windows dapat mengklaim US$1 untuk setiap kali komputernya hang karena Microsoft Windows, Bill Gates akan segera bangkrut dalam waktu 3 tahun!
Dikesempatan lain juga telah melihat fakta lain dari kekayaan Bill Gates sebagai berikut :
- Sejak Microsoft berdiri tahun 1975, dengan asumsi Bill Gates bekerja 14 jam tiap hari kerja maka pendapatannya ialah 300 USD setiap detiknya, sedangkan pendapatannya dalam rupiah ialah 1 detik = 2,5 juta ; 1 menit = 153 juta ; 1 jam = 9,1 milyar ; 1 hari = 220 milyar ; 1 minggu = 1,54 triliun ; 1 bulan = 6,1 triliun ; 1 tahun = 74 triliun.
detik untuk mengambil, dia sudah memperoleh penghasilan dalam jumlah yang sama.
- Dengan perhitungan diatas, maka Bill Gates hanya butuh waktu kurang dari 1 detik untuk membeli sebuah Xbox atau PS2, atau sekitar 3 detik, maka ia akan mendapat Xbox, PS2, Gamecube lengkap dengan Televisi. Untuk memboyong sebuah mobil kijang, beliau hanya butuh waktu 80 detik. Mungkin beliau bisa berbasa-basi ngobrol dengan SPG nya selama 80 detik sambil menunggu penghasilannya mencapai 200 juta rupiah.
- Tiket pesawat Boeing 747-400 sekitar USD 1200 ( sekitar Rp. 10 juta ), Bill Gates mampu membeli 261 pesawatnya bukan tiketnya.
- Jika Bill Gates pergi ke rental multiplayer dengan tarif sektiar 5000 / jam, maka dengan seluruh uangnya dapat bermain selama kurang lebih 77625 abad.
- Jika harga majalah GameStation sekitar Rp. 20.000, maka Bill mampu beli sebanyak 17 milyar examplar. ( Kantornya juga
mungkin bisa dibeli ) Harga ini juga relatif sama dengan harga cd bajakan, jadi Bill bisa membeli 17 milyar keping cd.
- Pesawat ulang alik NASA kurang lebih seharga 1,7 milyar dolar ( Rp 14,5 triliun ). Bill Gates bisa membeli 23 buah dan masih
menyisahkan Rp 7,6 triliun.
- Film TITANIC menelan biaya 200 juta dolar, Bill Gates mampu membuatnya 200 kali.
- Berinternet dengan Telkomnet Instan, dengan tarif sekitar Rp. 10000 / jam, maka Bill Gates bisa berinternet 38812 abad NON-STOP.
- Dengan menggunakan uang pecahan 5 US Dolar, kekayaan Bill Gates bisa menutupi Manhattan, New York.
- Bila menggunakan uang pecahan 1 US dolar, dengan uang
- Jumlah penduduk bumi 17 Maret 2003 ialah 6,280,902,951. Bill bisa memberi kurang lebih Rp. 54000 untuk tiap orang dan masih menyisahkan Rp 831 milyar untuk dirinya sendiri dan keluarganya.
- Roman Abramovic, raja minyak Rusia yang membeli Chelsea, memiliki kekayaan sekitar 13,4 milyar dolar ( sekitar Rp 120,6 triliun). Kekayaan Bill Gates kurang lebih 5x Roman. Jadi jika Bill membeli sebuah klub bola, dia bisa belanja 5x lebih banyak dari Roman. Analoginya jika Chelsea belanja 200 juta dolar untuk beli pemain, maka klub yang dibeli Bill Gates akan belanja 1000 juta dolar, cukup untuk membuat klub elit yang pemainnya sekelas Ponaryo, Rooney, Ronaldo, Messi, Robinho, Kaka.
Yang patut digarisbawahi dari semua ini adalah Bill Gates tidak membangun kesuksesannya dalam satu malam tapi
bertahun-tahun. Benar jika dia beruntung dilahirkan dari orang tua yang kaya dan memiliki otak cerdas namun jika tanpa kerja keras dan kerja cerdas serta visi yang tinggi tak mungkin ia bisa sesukses sekarang ini. Bisa saja ia waktu kecil tak menyadari potensinya dan akhirnya berkembang menjadi orang yang pertengahan saja seperti orang tuanya namun ia memilih untuk berkembang menjadi orang yang luar biasa dan unik.
BIOGRAFI BOB SADINO
Bob Sadino lahir di Lampung, tanggal 9 Maret 1933, wafat pada tanggal 19 Januari 2015. Beliau akrab dipanggil dengan sebutan 'om Bob'. Ia adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes
miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.
Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.
Suatu hari, temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.
Sebagai peternak ayam, Bob dan istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Dalam tempo satu setengah tahun, ia dan istrinya memiliki banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, di mana terdapat banyak menetap orang asing.
Biografi Bob Sadino - Pengusaha Sukses Dari Indonesia
Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.
yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.
Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan.
Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Bob.
Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional. Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain. Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.
Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.
Seorang Anak Guru
Kembali ke tanah air tahun 1967, setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg, Bob, anak bungsu dari lima bersaudara, hanya punya satu tekad, bekerja mandiri. Ayahnya, Sadino, pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, meninggal dunia ketika Bob berusia 19.
Modal yang ia bawa dari Eropa, dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Ketika itu, kawasan Kemang sepi, masih terhampar sawah dan kebun. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan, Bob sendiri sopirnya. Suatu kali, mobil itu disewakan. Ternyata, bukan uang yang kembali, tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. ”Hati saya ikut hancur,” kata Bob. Kehilangan sumber penghasilan, Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.”
”Saya hidup dari fantasi,” kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ”Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,” kata Bob.
Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam. Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.
Meninggal Dunia
Setelah sempat dirawat selama dua bulan, pengusaha nyentrik Bob Sadino akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta pada hari Senin, tanggal 19 januari 2015 setelah berjuang dengan penyakitnya yaitu infeksi saluran pernafasan kronis. Bob Sadino dikatakan sudah tak sadar dalam 2-3 minggu. Penyakitnya terkait dengan usianya yang sudah lanjut serta kondisinya yang makin menurun setelah istrinya meninggal dunia pada Juli 2014.
Profil dan Biodata Bob Sadino Nama : Bob Sadino
Lahir : Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933 Wafat : Jakarta, 19 Januari 2015
Agama : Islam Pendidikan :
-SD, Yogyakarta (1947) -SMP, Jakarta (1950) -SMA, Jakarta (1953) Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967) -Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang) -Dirut PT Boga Catur Rata
Alamat Rumah:
Jalan Al Ibadah II/12, Kemang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 793981 Alamat Kantor :