• Tidak ada hasil yang ditemukan

SANG LINGKUNGAN YANG panas KELAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SANG LINGKUNGAN YANG panas KELAM"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

SANG LINGKUNGAN YANG KELAM

KARYA KHOIRIYAH NUR KOMALASARI

Awan awan di sekitar telah meredup

Dibuat dengan tangan-tangan yang sangat kotor Dibuat menjadi kabut yang kelam yang tak terlihat Lingkungan sudah rapuh dipandang`

Nirwana sudah kelam dan menangis Dibuat dengan tangan-tangan yang sangat kotor Lingkungan sudah lelah menampung kesedihan

Awan sudah pantas berjerit;

Manakah yang harus diberi senyuman? Sedangkan lingkungan sudah hampa`

(2)

SANG ALANG ALANG YANG TERINJAK

KARYA KHOIRIYAH NUR KOMALASARI

Dahulu, mentari selalu bisa terlihat dengan lantang Sang alang alang bisa di gapai di lingkungan hijau’

Dahulu, senja datang selalu bisa berbicara dengan sang alang alang yang hijau nan rimbun;

Kini semua usai!- alang alang yang tertanam di lingkungan Warna warna hijau telah sirna oleh perusak Sang alang alang telah terinjak dengan para pelangkah

Sang alang alang tidak terlihat kembali Sang hijau sudah tidak bisa dipandang Adakah rasa iba dengan sang alam ini?

(3)

JAKARTA YANG TERDOKTRIN

KARYA KHOIRIYAH NUR KOMALASARI

Jakarta...

Yang terbuai dengan ribuan sang pencakar langit Cangkriman sejuta ribuan yang terdoktrin Jakarta yang dikhianati oleh para pendoktrin

Jakarta nan indah... Jakarta sanak ramai?

Tetapi ribuan kicauan mengatakan tidak Mengapa seperti itu wahai Jakarta ?

Mengapa sang pendoktrin kejam ?

Nyata-Nya sang Jakarta bahagia Bukan menangis karna dikhianati

(4)

SEJUK KU TELAH SIRNA

KARYA KHOIRIYAH NUR KOMALASARI

Ketika dahulu mentari datang mendekat

Aku membilang terhadap semesta; aku ingin kesejukkan Namun sekarang telah sirna dengan para blandong

Telah sirna dengan para dursila

Kesejukkan ku telah dibabat dengan senjata hitam Dibuat dengan api membara

Dibuat dengan blandong kayu yang hampa

Kini sejukku telah sirna Tak ada lagi yang memeluk lelap ku’

(5)

GEDUNG GEDUNG GEMERLAP TAK BERBOBOT

KARYA KHOIRIYAH NUR KOMALASARI

Saat senja mendekat ada banyak gedung gedung gemerlap nan cahaya; Gedung gedung pencakar langit yang menutup sejuk

Gedung gedung yang seperti-danyang dipandang

Gedung gedung gemerlap yang tak berbobot Membuat indah sang malam hampa Membuat sang senja menangis terluka Membuat sang mentari berjerit histeris

Gedung gedung gemerlap yang tak berbobot Boleh kah sang semesta terpukul?

Sedang kau merusak darma

Referensi

Dokumen terkait

kekurangan novel Sang Pemimpi dalam perspektif pendidikan Islam adalah novel ini tidak menceritakan dengan jelas proses kembali para tokoh dari jalan yang salah

Berdasarkan data 1 dan 2 terlihat bahwa CKE melukiskan sebuah kepercayaan yang sungguh akan keberadaan Tuhan Sang Pencipta Langit dan bumi. Tuhan disebut oleh Tom dan Regi

Berdasarkan kuesioner yang telah diisi oleh para responden sebanyak 200 penghuni rumah tinggal di kawasan perumahan Laguna Indah yang terdiri dari masing-masing kelompok

Yang dimaksud dengan perilaku prososial dalam penelitian ini adalah perilaku sosial positif yang dilakukan oleh para guru di SDN Putraco Indah Bandung untuk

Dulunya kedua provinsi ini berdiri dengan satu provinsi yang sama yaitu Provinsi Riau, namun dengan adanya otonomi daerah yang dibuat oleh pemerintah pada tahun

Gending Sang Hyang Jaran merupakan sebuah teks sastra dan menjadi bagian dari kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat Banjar Bun. Begitu juga dengan Gending Sang Hyang

Pada bab ini penulis akan memberikan kesimpulan dari tulisan ini serta saran yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan ekologi pada kelas V SDK Sang Timur

Judul Buku : Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” dan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” Penulis / Editor : Ferizal QRCBN : 62-6418-5739-170 https://www.qrcbn.com/check/62-6418-5739-170 Pembuat Sampul : Ferizal Jumlah Halaman : 79 Jenis Penerbitan : PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS Edisi : 8-3-2025 Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” dan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’, karya-karya Beliau beraliran Romantisme Aktif, juga beraliran Filsafat Intuisionisme. Beliau telah menerbitkan 14 novel mempesona tentang Dokter Gigi. Total ada 18 buku sastra dan 2 buku ilmiah yang pernah diterbitkan oleh ASN Pemerintah Kota Lhokseumawe ini. . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” dan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : FERIZAL SANG PELOPOR SASTRA PROMOSI KESEHATAN INDONESIA . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” dan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan