0
Belajar Kesabaran Dari Rut
1 Daftar isi
Daftar isi 1
Teks Rut 3:6-15 2
Analisis konteks 3
Analisis sintaksis 13
Analisis struktur 26
Analisis semantik 32
2
Ruth 3:6-15
6 Sesudah itu pergilah ia ke tempat dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
7 Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah untuk membaringkan diri tidur pada
ujung timbunan jelai itu.
Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata
ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?"
Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku!
Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap
orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi
seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia
tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup.
Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
14 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat
kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."
15 Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu."
Lalu ditadahkannya selendang itu.
3
Analisis konteks
Pengantar
Dalam menganalisis konteks terutama pada Rut 3:6-15, pembagian skema akan dibahas terlebih dahulu secara
keseluruhan, kemudian melihat frase-frase yang muncul dan menjelaskan alasan mengapa bagian-bagian dapat
menjadi satu keutuhan, kesatuan dan mempunyai tema tersendiri. Selain itu penyaji akan membahas konteks
keseluruhan kitab Rut bab 3 yang mempunyai susunan tersendiri. Sehingga dari seluruh susunan yang telah
dikerjakan oleh penyaji, penyaji dapat menggambarkan konteks Rut 3:6-15 secara lebih tepat. Selain itu, penyaji
akan lebih mudah untuk melihat hubungannya dengan bagian-bagian lainnya, akhirnya dapat menerangkan
kedudukan dan fungsi perikop yang dibahas dalam keseluruhan konteks yang ada (baik dalam konteks jauh/dari
keseluruhan buku dan juga konteks dekat/dari bagian bab 3 sendiri).
Skema kitab Rut
Perikop Frase yang muncul Keterangan Tema
1:1-5 - Pergilah ,
sampai/tiba ,
diamlah
- Matilah,
mengambil,
diam, matilah
- Munculnya frase-frase seperti pergilah, sampai dan
diam memberikan sebuah kerangka dalam sebuah
cerita. Frase-frase itu dapat dilihat sebagai awal dan
akhir/ bingkai keseluruhan dari sebuah cerita. Selain
itu adanya frase-frase yang muncul itu menunjukkan
sebuah perjalanan hingga kedatangannya
- Matinya Elimelek merupakan babak baru dalam kisah
perjalanan. Kemudian anak-anak Elimelek
e ga il pere pua Moa , ereka dia disa a
sampai kedua anak Elimelek meninggal
- Frase dia e u jukka akhir dala perjala a
ke Moab dan frase ini menyatukan kisah perjalanan
de ga kisah Nao i ya g dia /ti ggal disa a
bersama anak-anaknya dan kedua menantunya.
- Dalam kitab Rut disinilah Rut mulai diperkenalkan
Rut menjadi
4
- Munculnya frase-frase seperti Berke aslah,
era gkatlah, asuk da sa pailah e erika
sebuah kerangka dalam sebuah cerita. Frase-frase
itu dapat dilihat sebagai awal dan akhir/ bingkai
keseluruhan dari sebuah cerita. Selain itu adanya
frase-frase yang muncul itu menunjukkan sebuah
perjalanan hingga kedatangannya
- Munculnya frase seperti pulanglah dan pergilah pada
menunjukkan adanya maksud untuk berpisah dan
berupa kalimat perintah. Sedangkan frase seperti
ikut, berpaut, mengikuti, turut merupakan bentuk
ungkapan kesediaan untuk tidak mau berpisah
- Dalam kisah perjalanan ke Betlehem ini, ada kisah
perpisahan antara Naomi dan menantunya yang
bernama Orpa, sedangkan Rut tidak mau berpisah
dan ikut bersamanya. Walaupun demikian, kisah
perpisahan dengan Orpa dan keikutsertaan Rut ini,
masih satu kesatuan dengan kisah perjalanan. Karena
kisah perpisahan atau keikutsertaan ini terjadi dalam
kisah perjalanan ke Betlehem
- Tema keseluruhan yang dapat menyatukan perikop
ini adalah Rut turut Naomi, karena disitu terkandung
unsur perjalanan dan keikut sertaan Rut.
Rut turut Naomi
2:1-23 - Pergi, masuklah,
tinggal
- Munculnya frase-frase seperti Pergi, asuklah,
ti ggal e erika se uah kera gka dala se uah
cerita. Frase-frase itu dapat dilihat sebagai awal dan
akhir/ bingkai keseluruhan dari sebuah cerita. Selain
Pertemuan Rut
5
itu adanya frase-frase yang muncul itu menunjukkan
sebuah perjalanan hingga kedatangannya
- Pada bagian ini muncul banyak frase seperti
memungut, mengumpulkan. Frase-frase ini
menunjukkan apa yang dilakukan Rut selama ia
datang ke Betlehem pada awal musim menuai hingga
musim menuai jelai berakhir
memungut jelai hingga musim menuai berakhir.
Selain itu pertemuan Rut dengan Boas membuka
jalan untuk proses penebusan pada bab selanjutnya
3:1-18 - Lalu
memberikan sebuah kerangka dalam sebuah cerita.
Frase-frase itu dapat dilihat sebagai awal dan akhir/
bingkai keseluruhan dari sebuah cerita. Selain itu
adanya frase-frase yang muncul itu menunjukkan
sebuah perjalanan hingga kedatangannya
- Frase-frase yang muncul pada bagian ini sebenarnya
mau menunjukkan keinginan Rut untuk ditebus dan
mendapat perlindungan terutama dari Boas
- Pada bagian ini tema yang cocok adalah Rut meminta
ditebus, karena keseluruhan perikop ini nantinya
akan berbicara bagaimana Naomi merencanakan
Rut minta
6
agar Rut bisa ditebus, kemudian Rut menerimanya
dan pada akhirnya mereka menunggu jawaban Boas
atas permintaan Rut tersebut
- kemunculan frase-frase ini merupakan kelanjutan
bagian sebelumnya dan menunjukkan kesediaan
Boas untuk menebus Rut
- dalam proses penebusan ternyata bukan hanya
berkenaan dengan menikahi istri saudara yang
meninggal tetapi juga berkaitan dengan penjualan
tanah pusaka saudara mereka. maka frase-frase
seperti dijual, membeli dan saksi, banyak ditemui
pada bagian ini
- setelah perundingan selesai dan penebus yang dekat
tidak mau menebus maka dapat dilihat bagaimana
akhirnya Boas sendirilah yang menebus Rut. Maka
tidak heran pada bagian ini muncul juga frase seperti
mengambil, dihampirinyalah, mengandung,
melahirkan, memberi nama
- cerita ini merupakan bagian tersendiri dari bab
sebelumnya Karena memiliki tempat, tokoh dan
setting berbeda dengan bab sebelumnya.
- Pada bagian ini tema yang cocok adalah Rut ditebus
Boas, karena dengan ditebusnya Boas mengandaikan
cerita sebelumnya karena munculnya daftar
keturunan yang dimulai dari Peres. Sedangkan dalam
7
keseluruhan kitab Rut, nama Peres tidak pernah
disebutkan sebelumnya. Tetapi bagian ini tidak
terpisahkan dari kitab Rut, karena disatukan oleh
Boas yang juga keturunan dari Peres
- Frase-frase yang muncul pada ayat-ayat ini seringkali
berupa kalimat perintah. Frase-frase ini merupakan
cara untuk mendapatkan tempat perlindungan dan
ini dapat disebut juga sebagai sebuah perencanaan
- Selanjutnya pada ayat , u ul ya frase aka
hampir sama dengan bagian sebelumnya terutama
er ari glah da disi gkapka yalah . Kedua frase
Rut meminta
8 - Melindungi,
menebus,
penebus
ini sebenarnya pelaksanaan dari cerita sebelumnya
(Rut 3:1-5)
tidak dilepas dari konteks sebelumnya dimana
rencana Naomi itu telah dikerjakan oleh Rut pada
bagian cerita awal pada bab 3 ini
- Munculnya frase-frase ini tidak dapat dipisahkan
dengan cerita sebelumnya. Frase-frase ini
menunjukkan sebuah perintah untuk menunggu
jawaban atas apa yang telah Naomi rencanakan dan
permintaan Rut pada Boas.
Rut menanti
jawaban Boas
Analisis pelaku, tempat, waktu dan suasana Rut 3:6-15
10 Analisis kesatuan Rut 3:6-15
Dalam analisis ini akan dibahas awal dan akhir dari cerita ini serta kesatuan keseluruhan yang menjadikan cerita
ini merupakan bagian tersendiri terutama dalam Rut bab 3 ini.
1) Seperti yang sudah ditulis pada susunan keseluruhan bab 3, awal dan akhir cerita itu ditandai dengan
u ul ya frase sesudah itu pada ayat ya g e a daka di ulai ya erita aru, di a a ke udia
terdapat perubahan tempat, waktu, tokoh dan suasana yang lain dari cerita sebelumnya. Selain itu frase
sesudah itu juga u ul pada ayat 15, dimana dimulailah cerita baru dan diakhirinya cerita sebelumnya. Pada munculnya frase inilah dapat dilihat secara garis besar adanya satu kesatuan cerita dalam Rut3:6-15.
2) Frase-frase yang muncul pada cerita ini
- Makan, minum, berbaringlah, disingkapkanyalah (7) merupakan frase yang dapat dijumpai pula pada
bagian cerita sebelumnya. Frase-frase ini memang sering muncul juga pada cerita ini dan munculnya
frase-frase ini merupakan pelaksanaan apa yang menjadi rencana Naomi pada cerita sebelumnya.
Selain itu ila dikaitka de ga ayat ya g er u yi segala apa ya g e gkau kataka itu aka
lakuka , se aki e perjelas u ul ya frase-frase itu.
- Frase baru yang muncul pada cerita ini misalnya menebus (9), penebus (12). Frase-frase ini merupakan
kunci dalam tema Rut meminta ditebus oleh Boas, karena munculnya frase-frase misalnya
er ari glah, disi gkapka yala pada agia i i erupaka usaha Rut agar ia isa dite us.
Kemunculan frase-frase pada tema Rut menerima rencana Naomi seperti disingkapkanyalah, berbaringlah
(3:1-5) , tidak memisahkan kesatuan cerita ini. Keberadaan frase-frase itu malah semakin mendukung dan
kenal-11
keseluruhan dari tema Rut meminta ditebus oleh Boas. Selain itu kesatuan pada tema ini dapat dilihat dari
kesinambungan/ kelancaran cerita ini.
Hubungan Rut 3:6-15 dengan keseluruhan kitab Rut dan keseluhan bab 3
Pada bagian sebelumnya dapat diketahui bahwa Rut 3:6-15 secara jelas mengisahkan Rut meminta ditebus oleh
Boas, pertanyaan besar apa kaitannya dengan konteks keseluruhan kitab Rut? Apa hubungannya dengan konteks
bab 3?
1) Bab 3:6-15 dengan keseluruhan kitab Rut dihubungkan oleh tokoh Rut yang menjadi tokoh utama dan
selalu muncul dalam setiap cerita. Ialah yang menyatukan Rut 3:6-15 dengan perikop lainnya. Selain tokoh
Rut, hubungan antara bab 3:6-15 dengan keseluruhan kitab Rut, dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Tema bab 1 ialah Rut menjadi menantu Naomi dan Rut turut Naomi, pada bab 1 diceritakan bagaimana
Rut menikah dengan anak Naomi yang kemudian meninggal, kematian suami Rut tanpa meninggalkan
seorang anak . Kemudian Rut ikut dengan Naomi ke Betlehem. Lalu hubungan bab 1 ini dengan
permintaan Rut pada Boas untuk ditebus (3:6-15) tidak lain karena kematian suaminya yang tidak
meninggalkan keturunan. Maka permintaan Rut agar ditebus oleh Boas adalah untuk menegakkan
nama suaminya.
- Te a a ialah perte ua Rut de ga Boas di lada g ilik ya da pada Rut : dijelaska pula
bahwa Boas merupakan salah seorang yang wajib menebus mereka. Dari perjumpaan Rut dengan Boas
inilah, Rut dapat mengetahui siapa yang wajib menebusnya dan pada akhirnya membawa Rut untuk
meminta ditebus oleh Boas (Rut 3: 6-15)
- Tema bab 4 ialah Rut ditebus, penebusan Rut pada bab 4 ini tidak lain merupakan jawaban atas
permintaan Rut untuk ditebus pada Rut 3:6-15
2) Bab 3 mempunyai susunan sebagai berikut: Rut menerima rencana Naomi, Rut meminta ditebus oleh
Boas dan Rut menanti jawaban Boas. Tema yang mencakup Rut 3:6-15 adalah Rut meminta ditebus oleh
Boas. Permintaan Rut agar ditebus oleh Boas tidak dapat dipisahkan dari nasihat dan rencana Naomi. Apa
yang telah dilakukan Rut pada 3:6-15 merupakan pelaksanaan rencana Naomi. Sedangkan penantian
jawaban atas Boas tidak terlepas dari permintaan Rut untuk ditebus. Dengan demikian, tema-tema pada
12 Kedudukan dan fungsi Rut 3:6-15
Pada penjelasan diatas, dapat dilihat betapa Rut bab 3:6-15 memiliki kedudukan yang sentral baik dalam bab 3
sendiri maupun secara keseluruhan kitab Rut. Kedudukannya yang sentral ini dapat dilihat dari hubungan Rut
3:6-15 dengan semua perikop pada kitab Rut ini. Permintaan Rut untuk ditebus merupakan kunci tercapainya
penebusan atas dirinya. Sehingga dengan demikian, ia dapat menegakkan nama suaminya yang meninggal pada
bab 1. Bila Rut tidak meminta ditebus maka ia tetap menjanda dan tidak pernah lahir darinya Daud yang
merupakan tokoh besar dalam sejarah Israel. Selain itu kedudukan Rut 3:6-15 yang sentral ini, dapat dilihat dari
fungsi Rut 3:15 dalam keseluruhan kitab Rut. Fungsi Rut 3:6-15 sebenarnya merupakan penghubung antara
keadaan Rut yang menjanda dengan keadaannya yang telah ditebus. Fungsi Rut sebagai penghubung ini
13
Analisis sintaksis
Pengantar
Dalam analisis sintaksis ini, penulis hendak memberikan perikop secara keseluruhan beserta makna
kalimatnya. Kemudian penulis akan menganalisis fungsi dari kalimat yang ada, sehingga dengan demikian dapat
diketahui dengan mudah jenis kalimat. Dengan demikian pula dapat dilihat hubungan antar klausa. Setelah
penganalisisan itu, penulis akan lebih mudah juga dalam melihat kata benda yang akan dicari. Selain itu juga,
penulis juga memilah tema yang sesuai dan membentuk paragraph yang memiliki tema tersendiri.
Makna kalimat
Ayat Perikop Makna
6 Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah
tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
Kalimat ini merupakan berita
7 - Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira,
datanglah untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan
jelai itu.
- Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam,
disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di
situ.
Kalimat ini merupakan berita
Kalimat ini merupakan berita
8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu,
lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang
perempuan berbaring di sebelah kakinya.
Kalimat ini merupakan berita
9 - Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?"
- Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya
sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang
kaum yang wajib menebus kami."
- Kalimat ini merupakan kalimat
Tanya
14
10 - Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya
anakku!
- Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari
pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak
mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
- Kalimat ini merupakan kalimat
emfatik
- Kalimat ini merupakan kalimat
berita
11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan
itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota
kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
Kalimat ini merupakan kalimat
perintah
12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus,
tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang
lebih dekat dari padaku.
Kalimat ini merupakan kalimat
berita
13 - Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau
menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak
suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus
engkau, demi TUHAN yang hidup.
- Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
Kalimat ini merupakan kalimat
perintah
Kalimat ini merupakan kalimat
perintah
14 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu
bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata
Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan
datang ke tempat pengirikan."
Kalimat ini merupakan kalimat
berita
15 - Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan
tadahkanlah itu."
- Lalu ditadahkannya selendang itu.
- Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang
itu.
- Sesudah itu pergilah Boas ke kota.
15 Analisis jenis, fungsi kalimat, dan hubungan antarklausa Rut 3:6
Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya
K. waktu P S K.tempat P Pel S P
K. similatif
kepadanya. Pel
K. similatif
Keterangan :
- Kalimat diatas merupakan kalimat majemuk campuran karena terdiri kalimat majemuk setara dan kalimat
eje uk erti gkat. Hal i i dapat dilihat dari ko ju gsi da ya g e ghu u gka klausa ya g
memiliki kesetaraan kedudukan/ kalimat majemuk setara. Tetapi disisi lain munculnya ko ju gsi seperti
yang menjelaskan apa yang dilakukan dan memiliki hubungan yang tidak setara, melainkan subordinatif/
kalimat majemuk bertingkat.
- Dala hu u ga a tar klausa, ko ju gsi da pada kali at i i e iliki hu u ga pe ju laha ya g
menyatakan urutan waktu
- Dala hu u ga a tar klausa, Ko ju gsi seperti e iliki hu u ga per a di ga de ga klausa uta a
- Ko ju gsi sesudah itu pada ayat i i erupaka ketera ga waktu ya g e u jukka terjadi ya
peristiwa pada kalimat ini merupakan kelanjutan dari peristiwa/kalimat sebelumnya.
- Mu ul ya kata tepat pada kali at i i ha ya se agai pele gkap ya g isa dihila gka ya.
Ke eradaa ya ha ya au e eka ka / e egaska keserupaa pada ko ju gsi seperti .
- Frase kepada ya erupaka pele gkap ya g isa dihilangkan, keberadaannya hanya ingin
mempertegas perintah itu ditujukan pada subyek.
- Kata ya g pada kali at ya g diperti tah ertua ya erupaka klausa se ata posesif da dala
16 Rut 3: 7
Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur
S Pel P P S P P S Pel P
K. waktu K. tujuan
pada ujung timbunan jelai itu.
K.tempat
K. tujuan
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk campuran, karena terdiri dari kalimat majemuk setara dan
kali at eje uk erti gkat. Hal itu dapat dilihat de ga u ul ya ko ju gsi setelah ya g
menjelaskan klausa sematan, ia memiliki kedudukan subordinatif dalam kalimat (kalimat mejemuk
erti gkat . “elai itu u ul ya ko ju gsi da ya g e u jukka kesetaraa keduduka dala
kalimat/ menunjukkan bahwa kalimat ini merupakan kalimat mejemuk setara. Selain itu munculnya
ko ju gsi u tuk ya g juga e iliki keduduka su ordi atf dala kali at, da e jelaska klausa
utama (kalimat majemuk bertingkat).
- Dala hu u ga a tar klausa ko ju gsi setelah pada kali at i i e iliki hu u ga waktu eruruta .
- Dalam hubungan antar klausa ko ju gsi da pada kali at i i e iliki hu u ga pe ju laha uruta
waktu.
- Dala hu u ga a tar klausa ko ju gsi u tuk pada kali at i i e iliki hu u ga tujua .
- Kata ha is erupaka pele gkap. Ke eradaa ya ha ya au e jelaska predikat akan, minum,
ge ira
- Frase e ari gka diri erupaka pele gkap ya g i gi e jelaska predikat tidur .
Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas
P S Pel K.cara P S K. tempat
17 Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk setara karena dimana ketiga klausa disatukan oleh tanda baca
ko a , da ko ju gsi da .
- Dala hu u ga a tar klausa ko ju gsi da pada kali at i i e iliki hu u ga pe ju laha uruta
waktu.
- Kata dekat erupaka pele gkap ya g isa dihapuska . Ke eradaa ya e jelaska / e egaska
predikat data glah .
- Konjungsi kemudian merupakan penghubung dengan kalimat sebelumnya.
- Dala hu u ga ya de ga klausa uta a, ko ju gsi de ga pada frase de ga diam-dia
merupakan hubungan cara.
- Kata ke udia erupaka kata pe ghu u g ya g e ghu u gka de ga kali at se elu ya
Rut 3:8
Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, K.waktu K.cara P S P K.tempat
dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
Pel S P K. tempat
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk setara, karena 3 klausa ini terhubung oleh tanda baca (,) dan
ko ju gi da .
- Dalam hubunga a tar klausa ko ju gsi da pada kali at i i e iliki hu u ga pe ju laha uruta
waktu.
- Dala hu u ga ya de ga klausa uta a, ko ju gsi de ga pada frase de ga terkejut e ilki
hubungan cara dan menjelaskan klausa utama tersebut.
- Frase ter yata ada , erupaka pele gkap ya g se e ar ya e ujukka / e pertegas ke eradaa
18 Rut 3:9
Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" P S
Pelengkap Keterangan :
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk bertingkat. Disini memang tidak terdapat konjungsi yang
menandakan bahwa ini adalah kalimat majemuk. Tetapi dengan adanya kutipan langsung, klausa utama
dijelaskan oleh klausa sematan.
- Pada kali at la gsu g erupaka pele gkap, ke eradaa ya ha ya e jelaska predikat erta yalah
Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, P S P P Pel S pel
Pelengkap
sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
P Pel S
K. penyebab
Pelengkap
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk bertingkat. Disini memang tidak terdapat konjungsi yang
menandakan bahwa ini adalah kalimat majemuk. Tetapi dengan adanya kutipan langsung, klausa utama
dijelaska oleh klausa se ata i i. “elai itu u ul ya ko ju gsi se a ya g erupaka pe ujuk
adanya subordinatif dalam hubungannya dengan klausa lain.
- Ko ju gsi se a e iliki hu u ga pe ye a a ila dikaitka de ga klausa se elu ya
Rut 3: 10
Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! P P Pel S O Pel
19 Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk bertingkat. Disini memang tidak terdapat konjungsi yang
menandakan bahwa ini adalah kalimat majemuk. Tetapi dengan adanya kutipan langsung, klausa utama
dijelaskan oleh klausa sematan.
- Kata pe ghu u g lalu erupaka kata ya g e ghu u gka de ga kali at se elu ya.
Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, K.waktu S P O pelengkap
karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya. S P O pelengkap
K. penyebab
Keterangan :
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk campuran, hal ini dapat ditunjukkan dengan adanya pelengkap
yang menerangkan lebih lanjut mengenai obyek. Selain itu ada ya ko ju gsi daripada da kare a
yang menjelaskan klausa utama pada kalimat sebelumnya. Selain itu adanya konjungsi
aik…. aupu … ya g e a daka ada ya kesetaraa de ga klausa se elu ya.
- Dala hu u ga ya de ga klausa uta a, ko ju gsi daripada e pu yai fu gsi e ghu u gka
de ga klausa se ata . “elai itu ko ju gsi daripada e iliki hu u ga per a di ga . Disi i o yeklah
yang dibadingkan antara yang pertama kalinya dengan yang sekarang.
- Ko ju gsi kare a dala hu u ga ya de ga klausa utama memiliki hubungan penyebaban
- Ko ju gsi aik… aupu … e iliki hu u ga pe ju laha ya g e yataka perluasa ila dikaitaka
dengan klausa sebelumnya.
Rut 3: 11
Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu;
S P S P Pel
Sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik. S K.tempat P S Pel P
20 Keterangan:
- Kali at i i adalah kali at aje uk erti gkat, hal i i dapat dilihat dari kali at ja ga lah takut ya g
ke udia dijelaska pada klausa sesudah ya. “elai itu u ul ya ko ju gsi se a erupaka uraia /
penjelasan dari klausa sebelumya. Selain itu muncul ya ko ju gsi ahwa ya g e jelaska predikat
se elu ya tahu .
- Ko ju gsi se a e iliki hu u ga pe ye a a da ya g e ghu u gka de ga klausa se elu ya
- Ko ju gsi ahwa e iliki hu u ga pe jelasa da ya g e ghu u gka de ga klausa se elu ya
- Frase oleh se a itu erupaka kata pe ghu u g de ga kali at se elu ya.
Rut 3: 12
Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi
K.waktu S Pel P Pel
seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
S Keterangan :
- Kalimat ini adalah kali at aje uk setara, di a a ada ya ko ju gsi tetapi ya g e jadi pe a da ya.
- Ko ju gsi tetapi e yataka hu u ga perlawa a ya g e yataka perluasa , dala hu u ga ya
dengan klausa sebelumnya.
- Mu ul ya ko ju gsi walaupu , se e ar ya harus dihindari karena konjungsi ini merupakan konjungsi
untuk kalimat majemuk bertingkat yang menyatakan hubungan konsensif dengan klausa sebelum atau
sesudahnya.
Rut 3:13
Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia
menebus;
P K.tempat K.waktu K.tempat S P O Pel S P
tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang
hidup.
21 Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk campuran, karena terdapat kalimat majemuk setara dan
majemuk bertingkat hal ini dapat dilihat dari konjungsi yang menyertai kalimat ini. Munculnya konjungsi
da , tetapi erupaka ko ju gsi ya g e u jukka kali at aje uk setara, seda gka ko ju gsi jika, aka, iar erupaka ko ju gsi ya g seri g dipakai u tuk e u jukka kali at aje uk
bertingkat.
- Ko ju gsi da pada kali at i i e pu yai hu u ga pe ju laha ya g e yataka uruta waktu
dalam menyatukan klausa sebelumya.
- Ko ju gsi tetapi e yatakan hubungan perlawanan yang menyatakan perluasan dari klausa
sebelumnya.
- Ko ju gsi jika e yataka hu u ga syarat, seda gka aka e yataka hu u ga aki at,
seda gka iarlah e yataka hu u ga tujua , dala hu u ga klausa se elu ya.
- Konjungsi tetapi jika tidak dapat dijadika satu kare a kedua ko ju gsi i i e iliki fu gsi ya g er eda.
Ko ju gsi tetapi e yataka hu u ga perlawa a dala kali at aje uk setara. “eda gka jika
merupakan penanda dari kalimat majemuk bertingkat.
Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
P Pel K. waktu
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat tunggal
Rut 3:14
Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia,
Pel S P K.tempat K.waktu P S
sebelum orang dapat kenal-mengenal,
K.waktu
sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan." P S P S S P K.tempat
O
22 Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk bertingkat hal itu dapat dilihat dengan kemunculan konjungsi
se elu , se a , ahwa
- Ko ju gsi se elu e yataka hu u ga waktu eruruta , seda gka se a e yataka hu u ga
penyebaban dan ahwa e yataka hu u ga pe jelasa .
- Kata jadi, lalu erupaka kata hu u g ya g e ghu u gka kali at se elu ya.
Rut 3:15
Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu." P P S P
Pelengkap
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat majemuk campuran, karena terdiri dari kalimat majemuk setara yang
dita dai ko ju gsi da . “elai itu kali at i i erupa kali at la su g ya g e yertai ya da erfu gsi
sebagi penjelas predikat sebelumya, sehingga keberadaan klausa ini menunjukkan subordinatif.
- Konjungsi da e iliki hu u ga pe ju laha ya g e yataka uruta waktu, dala hu u ga ya
dengan klausa lainya.
- Kata lagi erupaka kata pe ghu u g de ga kali at se elu ya.
Lalu ditadahkannya selendang itu.
P S
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat tunggal, karena hanya terdiri satu Perdikat dan Subyek
- Kata lalu erupaka kata pe ghu u g ya g e jelaska kali at se elu ya.
Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang itu. P S K.tempat
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat tunggal karena hanya memiliki satu subyek dan predikat
- Kata ke udia erupaka kata pe ghu u g ya g e ghu ungkan kalimat ini dengan kalimat
23 Sesudah itu pergilah Boas ke kota.
K.waktu P S K.tempat
Keterangan:
- Kalimat ini merupakan kalimat tunggal karena hanya memliki satu subyek dan predikat
24 Susunan paragraf
penebus, Kata benda abstrak
13 TUHAN Kata benda abstrak
14 Kakinya,
orang,
Boas,
perempuan,
pengirikan
Kata benda Konkrit
Kata benda Konkrit
Kata benda Konkrit
Kata benda Konkrit
Kata benda konkrit
15 Selendang,
Jelai
Boas
Kota
Kata benda Konkrit Kata benda konkrit
Kata benda konkrit
Kata benda konkrit
Ayat Perikop
6-7 Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan
mertuanya kepadanya. Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia
untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu
dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
8-13 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya,
dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya. Bertanyalah ia: "Siapakah
engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi
hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami." Lalu katanya:
"Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih
nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda,
baik yang miskin maupun yang kaya. Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang
kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau
seorang perempuan baik-baik. Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus,
tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku. Tinggallah
25 Keterangan:
- Penyusunan paragraf ini dijelaskan dengan melihat munculnya kata benda Rut, Boas dan Penebus. Dalam
keseluruhan teks ini, kata benda yang dapat merangkum semua penjelasan dari kata benda yang sudah
ditemukan adalah penebusan. Dari kata benda penebusan inilah, sebenarnya menjelaskan bagaimana
keberadaan kata Rut, Boas dan penebus.
- Paragraf 1 (ayat 6-7), dijadikan satu kesatuan karena pada kalimat ini sebenarnya mau menjelaskan usaha
Rut untuk memperoleh penebusan
- Paragraf 2 (ayat 8-13), dijadikan satu dengan alasan seringnya munculnya peranan Boas yang lebih besar
pada ayat-ayat ini
- Paragraf 3 (ayat 14-15) merupakan satu kesatuan karena sebenarnya penyelesaian atas apa yang sudah
dibicarakan antara Boas dan Rut
Kesimpulan keseluruhan teks :
- Setelah keseluruhan teks dilihat, ternyata pembedaan makna kalimat sangatlah sulit terutama karena
a yak ya pe ggu aa partikel lah ya g dipakai aik dala kali at Ta ya, erita ataupu juga e fatik.
- Setelah teks ini dianalisis terutama dari fungsi kalimat ternyata ditemui :
Penggunaan konjungsi untuk kalimat majemuk setara digabungkan dengan kalimat mejemuk bertingkat misalnya tetapi walaupun demikian
Pada analisis ini, sering ditemukan pelepasan obyek/ subyek dalam kalimat. Hal ini bisa dilakukan bila hal itu merupakan klausa sematan. Tetapi bila dalam klausa utama tidak ada subyek atau
predikat maka tidak dapat ditemukan mana penjelas(predikat) dan mana yang dijelaskan (subyek)
- Dalam penyusunan paragraf, sangat sulit sekali memilah-milah penyusunan berdasarkan kata benda yang
ditemukan
tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup.
Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
14-15 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat
kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke
tempat pengirikan." Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah
itu." Lalu ditadahkannya selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang
26
Analisis Struktur
Pengantar
Pada analisis struktur ini, akan terlebih dahulu dijelaskan pembagian kitab Rut 3:6-15. Kemudian penentuan judul
pada setiap bagian, fungsinya masing-masing dan hubungan antar bagian. Pada bagian terakhir adalah penentuan
pola untuk melihat stuktur.
Berdasarkan analisis sintaksis, teks Rut 3:6-15 dibagi atas tiga bagian:
Bagian I: 6-7
Bagian II: 8-13
Bagian III: 14-15 Ayat Perikop
6-7 6 Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan
mertuanya kepadanya.
7 Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri
tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
8-13 8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya,
dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya
sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau
menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu;
sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih
ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia
menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
14-15 14 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat
kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."
15 Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu." Lalu
27 Struktur Dalam Bagian
Ayat 6-7
Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
A
Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu
B
Kemudian datanglah perempuan dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
A’
Keterangan:
1. Tinjauan sintaksis
- Kalimat pertama atau pola A terdiri dari 2 kalimat induk yaitu Rut pergi ke tempat pengirikan dan Rut melakukan apa yang diperintahkan mertuanya.
- Pada kalimat kedua, keberadaan Boas dan segala tindakannya, hanyalah sebagai keterangan waktu dan merupakan anak kalimat. Sedangkan induk kalimatnya adalah kedatangan Rut.
- Pada kali at ketiga atau pola A’ terdiri kali at i duk yaitu kedata ga Rut, Rut e yi gkapka selimut dan Rut berbaring.
2. Tinjauan semantik
- Kali at perta a atau pola A, e iliki hu u ga de ga A’. Kali at A se e arnya diperjelas dengan
ada ya kali at ketiga atau pola A’. Kali at perta a A e eritaka Rut pergi ke te pat pe girika da pada kali at ketiga A’ ditu jukka kedata ga Rut. Ke udia kali at perta a A e eritaka
bahwa Rut melakukan apa yang dipertintahkan oleh mertuanya dan hal itu dijelaskan pada kalimat
ketiga A’ di a a Rut e yi gkapka seli ut da er ari g di kaki Boas.
- Kalimat kedua (B) merupakan inti cerita ini dan mau menunjukkan bahwa Rut datang. Tetapi hal penting yang perlu diperhatikan adalah kedatangan Rut pada kalimat ini sebenarnya juga dijelaskan
se ara e detail pada kali at ketiga A’ .
28 Ayat 8-13
Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu
melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami." A
10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu
lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap
orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik. B
12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi
seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi
jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup.
- Kalimat pada ayat 10-11 sebenarnya hanya memiliki satu kalimat induk yaitu Boas berkata, tetapi pada ayat ini dijadikan bagian tersendiri, karena ada kesatuan dalam hal semantik. Hal itu akan dibahas pada bagian selanjutnya.
- Kalimat pada ayat 12-13 sebenarnya merupakan anak kalimat dari ayat 10 yaitu Boas berkata. Tetapi ayat ini dijadikan satu kesatuan karena alasan semantic yang akan dijelaskan pada bagian selanjutnya. 2. Tinjauan semantik
- Kalimat pertama atau pola A (Ayat 8-9) dijadikan satu kesatuan tersendiri, dengan melihat adanya kekhasan pada ayat ini misalnya frase terjaga, meraba, melindungi dan frase-frase itu tidak diketemukan pada ayat lainya. Tetapi disisi lain frase-frase yang muncul pada ayat ini juga menunjukkan hubungannya dengan ayat 12-13 A’ . Hubungan ayat 8-9 dengan frase pada ayat 12-13. Hal itu dapat dilihat sebagai berikut:
o Pada ayat 8-9, frase-frase yang muncul antara lain: tengah malam, berbaring, menebus.
o Pada ayat 12-13, frase-frase yang muncul antara lain: pagi, berbaring, menebus.
o Dari frase yang muncul itu dapat dilihat adanya hubungan antara ayat 8-9 dengan ayat 12-13.
Dari hubungan itu dapat dinyatakan bahwa kedua pola(A de ga A’ itu memiliki pola yang sama/berlawanan dan dari situ pulalah munculnya pendasaran untuk pola A (ayat8- da A’ (12-13).
29
jangan takut dan akan kulakukan. Munculnya frase yang berbeda ini menunjukkan kekhususan
ayat-ayat i i. “elai itu ada ya frase aka kulakuka e u jukka jawa a atas per i taa Rut. Hal ini menjadi pusat dari keseluruhan cerita pada bagian ini, sehingga dalam keseluruhan bagian, ayat-ayat ini dimasukkan pada pola B.
- Ayat 12-13 merupakan satu kesatuan tersendiri, karena memiliki kekhasan yang tidak ditemukan pada ayat-ayat lain pada bagian ini misalnya penebus, tinggalah, demi Tuhan. Tetapi disisi lain ayat-ayat ini memiliki hubungan dengan ayat 8-9, sebagaimana dijelaskan sebelumnya.
3. Pola ya g ter e tuk adalah pola ko se tris ABA’ .
Ayat 14-15
14 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat
kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."
A
15 Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu." Lalu ditadahkannya
selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang itu. B
Sesudah itu pergilah Boas ke kota. A’
Keterangan:
1. Tinjauan sintaksis
- Ayat 14 terdiri dari 2 kalimat induk yaitu Rut berbaring dan Rut bangun
- Ayat 15 terdiri dari 4 kalimat induk yaitu Boas berkata, Rut menadahkan selendang, Boas menakar, Boas pergi.
2. Tinjauan semantik
- Kalimat pada ayat 14 dijadikan satu kesatuan tersendiri karena ada kekhasan yang tidak dimiliki pada kalimat lain pada bagian ini. Kekhasan itu dapat dilihat dengan munculnya frase seperti berbaing, tidur, bangun, kenal-mengenal, jangan diketahui, tempat pengirikan. Disisi lain ayat inipun memiliki hubungan dengan ayat yang lain yaitu pada ayat 15 kalimat yang terakhir. Hubungan itu ditandai dengan adanya makna perlawanan yaitu dengan munculnya frase data g pada ayat da frase
pergilah pada ayat . Jadi a tara ayat de ga kali at terakhir e iliki hu u ga A de ga A’.
- 3 kalimat induk pertama pada ayat 15, dijadikan satu kesatuan karena memiliki kata frase yang sama (berikanlah, tadahkanlah, selendang, ditakarnyalah )dan hanya terdapat pada ketiga kalimat pertama. Adanya frase yang khas pada ayat ini sebenarnya merupakan hal yang mau ditonjolkan dalam bagian ini, apalagi dengan banyaknya perulangan frase tersebut. Maka tepatlah bila bagian ini dijadikan pusat pada bagian ini dan dijadikan pola B dalam bagian ini.
30 Struktur keseluruhan
6 Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan
mertuanya kepadanya.
7 Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada
ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
A
8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan
ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu
melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami." B
10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu
lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap
orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik. C
12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi
seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi
jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
B’
14 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat
kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."
15 Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu." Lalu ditadahkannya
selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang itu. Sesudah itu pergilah Boas ke kota.
A’ Keterangan :
1. Pembagian pola pada keseluruhan perikop ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
- A dijadikan satu kesatuan dan hal itu dapat dilihat dari struktur per bagian (ayat 6-7), begitu juga
de ga A’ ayat - . Tetapi pe e pata A disi i tidak lepas dari hu u ga ya de ga A’. Bila dilihat secara mendalam, ternyata ada hubungan antara A dan A’. A tara A da A’ e iliki pola ya g berlawanan. Pada A, tokoh utamanya ialah Rut, ia pergi ke tempat pengirikan pada malam hari, dan
iapu e ari gka diri di kaki Boas. “eda gka pada A’ tokoh uta a ya ialah Boas, ia a gu pagi
hari, kemudian ia pergi ke kota.
31
- C (ayat 10-11) mau menunjukkan kesediaan Boas untuk menebus Rut.
2. Setelah pembagian pola keseluruhan perikop ini tampak bahwa pola yang digunakan ialah pola konsentris. Dimana C yaitu ayat 10-11 merupakan inti yang mau diceritakan dalam keseluruhan cerita Rut 3:6-15.
Judul dan Fungsi Masing-Masing Bagian
a. Bagian I Rut 3:6-7: Rut Pergi ke Pengirikan Boas
Secara keseluruhan dalam bagian ini menceritakan Rut pergi ke pengirikan Boas dan melakukan seperti
apa yang diperintahkan mertuanya. Kemudian Boas makan dan minum di tempat pengirikan dan
kemudian tidur, lalu datanglah Rut dan berbaring di dekat kaki Boas. Bagian terpenting dalam bagian I
adalah Rut pergi ke pengirikan Boas dan melakukan seperti yang disuruhakan mertuanya. Kami
memberi judul pada bagian ini dengan judul: Rut Pergi ke Pengirikan Boas.
b. Bagian II Rut 3:8-13: Boas salah seorang yang wajib menebus Rut dan Naomi.
Secara keseluruhan dalam bagian ini menceritakan tentang dialog yang terjadi antara Rut dan Boas di
pengirikan seputar penebusan. Boas adalah salah kaum yang memiliki kewajiban untuk menebus Rut
dan Naomi. Boas menyanggupi untuk menebus Rut dan Naomi tetapi ternyata masih ada lagi penebus
yang lain yang lebih dekat dengan Boas dan juga memiliki kewajiban untuk menbus. Bagian terpenting
dalam bagian II adalah seputar kewajiban Boas untuk menebus Rut dan Naomi. Kami memberi judul
pada bagian II ini: Boas salah seorang yang wajib menebus Rut dan Naomi.
c. Bagian III Rut 3:14-15: Boas Pergi ke Kota
Bagian ini menceritakan bahwa Rut tidur di pengirikan Boas sampai pagi dan bangun sebelum orang
saling kenal-mengenal. Rut juga diberi Boas enam takar jelai. Bagian ini merupakan tindak lanjut dari
32
Analisis semantik
Pertanyaan I
“etelah Boas ha is aka da i u da hati ya ge ira
Kata/ frase yang akan dianalisa : makan, minum, gembira
Fungsinya dalam kalimat secara berturut-turut : predikat, predikat, predikat
Konteks kalimat ini : Boas berada di tempat pengirikan pada tengah malam
Persoalan yang dihadapi dari teks ini antara lain:
1. Dalam klausa ini dikatakan bahwa setelah makan dan minum, hati Boas gembira. Persoalan yang mau
diangkat disini adalah apakah hatinya gembira karena makanan dan minuman, atau karena yang lain.
2. Bila hatinya gembira karena makan dan minum, apakah makan dan minum itu mengandung suatu makna
tertentu. Dengan kata lain, apakah makan dan minum bukan hanya tindakan fisik, tetapi mau
menggambarkan suatu keadaan tertentu.
Pertanyaan Perikop
1.
- Hak 19:6 6 Jadi duduklah mereka, lalu makan dan minumlah keduanya bersama-sama. Kata
ayah perempuan muda itu kepada laki-laki itu: "Baiklah putuskan untuk tinggal bermalam dan
biarlah hatimu gembira."
- 1 Sam 25:36 36 Sampailah Abigail kepada Nabal dan tampaklah, Nabal mengadakan
perjamuan di rumahnya, seperti perjamuan raja-raja. Nabal riang gembira dan mabuk sekali.
Sebab itu tidaklah diceriterakan perempuan itu sepatah katapun kepadanya, sampai fajar
menyingsing.
- 1 Raj 21:7 7 Kata Izebel, isterinya, kepadanya: "Bukankah engkau sekarang yang memegang
kuasa raja atas Israel? Bangunlah, makanlah dan biarlah hatimu gembira! Aku akan
memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu."
- Est 9:22 22 karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap
33
perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan
sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang
miskin.
- Rat 1:21 21 Dengarlah bagaimana keluh kesahku, sedang tiada penghibur bagiku;
seteru-seteruku mendengar tentang kecelakaanku, mereka gembira karena Engkau yang
mendatangkannya! Datanglah kiranya hari yang telah Engkau umumkan itu, dan biarlah
mereka menjadi seperti aku!
2.
- Pkh 2:24 24 Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan
bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku menyadari bahwa inipun dari tangan Allah.
- Pkh 3:13 13 Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam
segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.
- Yes 65:13-14 13 Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: "Sesungguhnya, hamba-hamba-Ku
akan makan, tetapi kamu akan menderita kelaparan; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan
minum, tetapi kamu akan menderita kehausan; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan
bersukacita, tetapi kamu akan mendapat malu; 14 sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan
bersorak-sorai karena gembira hatinya, tetapi kamu akan mengerang karena sedih hati, dan
kamu akan menangis karena patah semangat.
Keterangan :
1. Kata ge ira perta a-tama pertama-tama akan dilihat dari kirab Rut sendiri, kemudian melihat
hubungannya dengan kitab lainnya.
- Dala kita Rut, kata ge ira ha ya u ul pada ayat i i saja da tidak dite uka pada perikop
lai ya. Hal i i e u jukka kekhasa pe ggu aa kata ge ira dala kita i i. Bila dilihat dala hu u ga ya a tar klausa, kata ge ira e iliki hu u ga penjumlahan yang menunjukkan urutan waktu. Dengan kata lain setelah makan dan minum, hatinya menjadi gembira.
- Dala a yak perikop kita su i, kata ge ira seri g dihu u gka de ga perayaa aka da
minum/ perjamuan. Dalam kitab hakim-hakim, Samuel dan Raja-raja, orang menjadi menjadi
ge ira kare a aka da i u . Tetapi dala kita Ester, hati ya g ge ira itu di yataka lewat aka da i u . “elai itu ak a ge ira uka ha ya dala arti literer tetapi juga
au e gu gkapka ahwa ke ge ira a itu erupaka a ugerah dari Tuha . Tuha lah ya g e erika aik kege iraa aupu ke ala ga . Kata ge ira ya g dite uka pada perikop
34
2. Pertanyaan kedua berkaitan makan dan minum, telah dijawab oleh beberapa perikop yang telah
ditemukan.
- Dari perikop itu jelas bahwa kegiatan makan dan minum itu bukan hanya sebagai tindakan lahiriah
se ata seperti pada kita Rut. Pada kita Rut, istilah aka da i u ha ya dala arti konkrit
Rut : . “eda gka dala Kita Rut : , kata aka da i u se e ar ya e ga du g sesuatu ya g er ak a lai , kare a ada ta aha frasa hati ya ge ira . Ta aha frasa i i seaka e eri satu pe gertia lai dari kata aka da i u itu sendiri.
- Tetapi istilah aka da i u juga isa e gu gkapka ahwa seseora g itu di erkati oleh
Tuhan. Dengan kata lain kegiatan makan dan minum merupakan bukti penyertaan Tuhan atas orang
itu, hal itu tampak pada kitab Yesaya. Penyertaan Tuhan itu diberikan kepada mereka yang merelakan
diri u tuk e jadi ha a Tuha . “e alik ya jika ora g tidak au au e jadi ha a Tuha
maka Tuhan sendiri akan memberikan kelaparan, kehausan dan ketelanjangan. Selain itu kata
aka da i u erupaka anugerah yang diberikan Tuhan (Pkh 2:24, 3:13).
Pertanyaan II
Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini
Kata/ frase/ kalimat yang akan dianalisa : hambamu, kembangkanlah kiranya sayapmu, melindungi
Fungsinya dalam kalimat secara berturut-turut : pelengkap, ( predikat dan Subyek), pelengkap
Konteks kalimat ini : Rut bertanya pada Boas di tempat pengirikan
Persoalan yang dihadapi dari teks ini antara lain:
1. Rut pada kalimat ini menyatakan bahwa ia adalah hamba Boas, apa maksud hamba disini. Padahal dalam
keseluruhan kitab Rut, Rut tidak pernah bekerja untuk Boas.
2. Apa arti ya ke a gka lah kira ya sayap u?
3. Apa arti melindungi ?
4. Mengapa Rut minta dilindungi? Apa ada perlakuan tertentu bagi para janda yang membuat ia menjadi
kurang aman?
Pertanyaan Perikop
1.
35
tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini,
walaupun aku tidak sama seperti salah seorang hamba-hambamu perempuan."
- 1 Sam17:58 58 Kata Saul kepadanya: "Anak siapakah engkau, ya orang muda?" Jawab Daud:
"Anak hamba tuanku, Isai, orang Betlehem itu."
- Est 5:7-8 7 Maka jawab Ester: "Permintaan dan keinginan hamba ialah: 8 Jikalau hamba
mendapat kasih raja, dan jikalau baik pada pemandangan raja mengabulkan permintaan serta
memenuhi keinginan hamba, datang pulalah kiranya raja dengan Haman ke perjamuan yang
akan hamba adakan bagi raja dan Haman; maka besok akan hamba lakukan yang dikehendaki
raja."
- Dan 10:17 17 Masakan aku, hamba tuanku ini dapat berbicara dengan tuanku! Bukankah
tidak ada lagi kekuatan padaku dan tidak ada lagi nafas padaku?"
- Yos 1:13 13 "Ingatlah kepada perkataan yang dipesankan Musa, hamba TUHAN itu,
kepadamu, yakni: TUHAN, Allahmu, mengaruniakan keamanan kepadamu dan memberikan
kepadamu negeri ini;
2.
- Kel 9:29 29 Dan berkatalah Musa kepadanya: "Sekeluar aku dari kota ini, aku akan
mengembangkan tanganku kepada TUHAN; guruh akan berhenti dan hujan es tidak akan
turun lagi, supaya engkau mengetahui, bahwa bumi adalah milik TUHAN.
- Ul 32:11-12 11 Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di
atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di
atas kepaknya, 12 demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing
menyertai dia.
- Yer 48:40-41 40 Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, ia datang melayang seperti
burung rajawali dan mengembangkan sayapnya ke atas Moab. 41 Kota-kota direbut,
kubu-kubu pertahanan dirampas. Hati para pahlawan Moab pada waktu itu akan seperti hati
perempuan yang sakit beranak.
3.
- Yes 60:17 17 Sebagai ganti tembaga Aku akan membawa emas, dan sebagai ganti besi Aku
akan membawa perak, sebagai ganti kayu, tembaga, dan sebagai ganti batu, besi; Aku akan
memberikan damai sejahtera dan keadilan yang akan melindungi dan mengatur hidupmu.
- Neh 2:18 18 Ketika kuberitahukan kepada mereka, betapa murahnya tangan Allahku yang
melindungi aku dan juga apa yang dikatakan raja kepadaku, berkatalah mereka: "Kami siap
36 baik itu.
4.
- Kel 22:22 22 Seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas.
- Im 21:14 14 Seorang janda atau perempuan yang telah diceraikan atau yang dirusak
kesuciannya atau perempuan sundal, janganlah diambil, melainkan harus seorang perawan
dari antara orang-orang sebangsanya,
- Im 22:13 13 Tetapi apabila perempuan itu menjadi janda atau diceraikan, dan ia tidak
mempunyai anak, dan telah kembali ke rumah ayahnya seperti waktu ia masih gadis, maka ia
boleh makan dari makanan ayahnya; tetapi setiap orang awam janganlah memakannya.
- Yer 7:5-6 jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu,
jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing, 6 tidak
menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah
di tempat ini dan tidak mengikuti allah lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri,
- Zak 7:10 10 Janganlah menindas janda dan anak yatim, orang asing dan orang miskin, dan
janganlah merancang kejahatan dalam hatimu terhadap masing-masing."
Keterangan:
1. Pengertian hamba pada penjelasan ini akan dibagi dua yaitu menurut kitab Rut sendiri dan perikop dari
kitab lainnya:
- Dari kitab Rut sendiri (2:13), pernyataan Rut sebenarnya sudah memberikan pembedaan bahwa ia
berbeda dengan hamba lainya. Ia mendapat perlakuan yang istimewa dibandingkan dengan
hamba-hamba perempuan Boas. Pembedaan terhadap Rut ini sebenarnya mengungkapkan bahwa Rut
bukanlah hamba, melainkan sebuah pengungkapan kerendahan dirinya dihadapkan Boas.
- Pada kita lai “a uel, Ester, Da iel, Yosua , kata ha a erupaka juga e gu gkapka
kerendahan seseorang dihadapan seseorang yang lebih berkuasa seperti Tuhan dan raja. Musapun
dise ut ha a Tuha , walaupu ia erupaka tokoh esar agi a gsa Israel. Dari kita -kitab
diatas, pe yataa ha a erupaka u gkapa ya g wajar ila er i ara de ga para pe guasa.
2. Pe gertia ke a gka lah kira ya sayap u dapat di ahas sebagai berikut :
- Kali at ke a gka lah kira ya sayap u dala kita Rut, ter yata tidak dite uka di perikop
lainnya dan hanya pada Rut 3:9. Bila kalimat ini dibaca secara harafiah, akan sulit menemukan arti
sesungguhnya itu apa. Maka untuk menemukan arti yang sesuai, kalimat ini perlu dicari dalam
37
- Dala kita Keluara kali at ke a gka lah sayap u e a g tidak ada. Tetapi kata ya g dipakai
disi i adalah e ge a gka sayap , pe ga ila kata e ge a gka sayap pada periko p-perikop dari kitab lainnya didasari kesamaan arti, walau kata yang pertama menggunakan kata dasar.
“elai itu kata e ge a gka sayap juga erat kaita ya de ga rajawali ya g e ge a gka sayap ya. Bila kata e ge a gka sayap i i dia il pe gertiannya, maka kata ini sebenarnya mau memiliki arti seperti mencakup/ merengkuh, membuat sesuatu itu menjadi bagian darinya
(bandingkan perkataan Yeremia, dimana Moab dijadikan bagian dari Israel). Selain itu kata
e ge a gka sayap isa juga e ga du g pengertian menyertai, seperti burung rajawali membawa anaknya (Ulangan 32:11)
3. Bila dilihat dari kitab Rut dan kita-kita lai ya, ter yata kata eli du gi dapat dijelaska se agai
berikut:
- Dala kita Rut se diri kata eli du gi tidak dapat dite uka lagi dan ini merupakan kekhasan
dari perikop ya g di ahas i i. Kata eli du gi i i ila dikaitka de ga ko teks Rut se diri aka e iliki arti, ila dihu u gka de ga pe e usa atas ya. Ia data g kepada Boas e i ta
perlindungan darinya dan dengan secara eksplisit menyampaikan bahwa Boaslah yang wajib
e e us. De ga kata lai se e ar ya kata eli du gi i i le ih terarah pada kata e e us Rut
3:9).
- Pengambilan kata melindungi dalam teks kitab-kitab lainnya tidak terlepas dari fungsinya dalam
kalimat itu. Selain itu pengambilan teks-teks ini supaya menambah kasanah pengertian mengenai
kata eli du gi itu se diri. Dala perikop kita -kita lai ya dite uka ahwa kata eli du gi sering dikaitkan dengan damai sejahtera dan keadilan (Yesaya 60:17). Dengan kata lain kata
eli du gi e gu gkapka ada ya da ai sejahtera da keadila . “elai itu kata eli du gi
juga menunjukkan keadaan seseorang yang mendapatkan kemurahan hati dari orang lain/ Tuhan
(Neh 2:18).
4. Pertanyaan keempat yaitu mengapa Rut minta dilindungi, sebenarnya sulit untuk dicari jawabannya dalam
kitab Rut. Tetapi jawaban itu bisa ditemukan bila perhatian pada kalimat ini diarahkan pada status Rut
yang menjanda. Status sebagai janda inilah yang bisa menuntun kita pada bagaimana kondisi para janda
hingga mereka meminta untuk dilindungi. Bila kita melihat kitab-kitab seperti Keluaran, Imamat, Yeremia
dan Zakaria, tampak bahwa janda itu mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari masyarakat. Mereka
adalah kaum yang sering menjadi korban penindasan bahkan mereka tidak diperbolehkan lagi dinikahi.
38 Pertanyaan III
Aku seorang kaum yang wajib menebus
Kata/ frase yang akan dianalisa : wajib menebus
Fungsinya dalam kalimat secara berturut-turut : pelengkap
Konteks kalimat ini : Boas menjawab permintaan Rut
Persoalan yang dihadapi dalam teks ini antara lain:
1. Apa aksud dari kata e e us ?
2. Apa yang harus ditebus?
3. Bagaimana tata cara menebus?
4. Mengapa penebusan itu penting?
Pertanyaan Perikop
1.
- Rut 2:20 20 Sesudah itu berkatalah Naomi kepada menantunya: "Diberkatilah kiranya orang
itu oleh TUHAN yang rela mengaruniakan kasih setia-Nya kepada orang-orang yang hidup dan
yang mati." Lagi kata Naomi kepadanya: "Orang itu kaum kerabat kita, dialah salah seorang
yang wajib menebus kita."
- Im 25:25 Apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga harus menjual sebagian dari miliknya,
maka seorang kaumnya yang berhak menebus, yakni kaumnya yang terdekat harus datang
dan menebus yang telah dijual saudaranya itu.
- Ul 13:5 5 Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad
terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang
menebus engkau dari rumah perbudakan dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari
jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus
kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.
- Mzm 103:4 4 Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau
dengan kasih setia dan rahmat,
2.
- Rut 3:9 9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu:
39 yang wajib menebus kami."
- Im 25:24 24 Di seluruh tanah milikmu haruslah kamu memberi hak menebus tanah.
- Im 25:25 25 Apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga harus menjual sebagian dari miliknya,
maka seorang kaumnya yang berhak menebus
- Im 25:31 31 Tetapi rumah-rumah di desa-desa yang tidak dikelilingi pagar tembok haruslah
dianggap sama dengan ladang-ladang di negeri itu, atasnya harus ada hak menebus dan
dalam tahun Yobel rumah itu harus bebas.
- Im 25:49 49 atau saudara ayahnya atau anak laki-laki saudara ayahnya atau seorang
kerabatnya yang terdekat dari kaumnya atau kalau ia telah mampu, ia sendiri berhak
menebus dirinya.
- Im 27:15 15 Tetapi jikalau orang yang menguduskan itu mau menebus rumahnya, maka ia
harus menambah harganya dengan seperlima dari uang nilainya dan rumah itu menjadi
kepunyaannya pula.
- Bil 18:15 15 Semua yang terdahulu lahir dari kandungan segala yang hidup, yang
dipersembahkan mereka kepada TUHAN, baik dari manusia maupun dari binatang, adalah
bagianmu; hanya haruslah kamu menebus anak sulung manusia, juga anak sulung binatang
yang najis haruslah kamu tebus.
- Neh 5:8 8 Berkatalah aku kepada mereka: "Kami selalu berusaha sedapat-dapatnya untuk
menebus sesama orang Yahudi yang dijual kepada bangsa-bangsa lain. Tetapi kamu ini justru
menjual saudara-saudaramu, supaya mereka dibeli lagi oleh kami!" Mereka berdiam diri
karena tidak dapat membantah.
3.
- Rut 4:7 7 Beginilah kebiasaan dahulu di Israel dalam hal menebus dan menukar: setiap kali
orang hendak menguatkan sesuatu perkara, maka yang seorang menanggalkan kasutnya
sebelah dan memberikannya kepada yang lain. Demikianlah caranya orang mensahkan
perkara di Israel.
- Im 27:31 31 Tetapi jikalau seseorang mau menebus juga sebagian dari persembahan
persepuluhannya itu, maka ia harus menambah seperlima.
- Im 27:19 19 Dan jikalau orang yang menguduskannya benar-benar mau menebus ladang itu,
maka ia harus menambah harganya dengan seperlima dari uang nilainya dan ladang itu tetap
dimilikinya.