• Tidak ada hasil yang ditemukan

CAKRAWALA PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "CAKRAWALA PENDIDIKAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

VOLUME 17, NOMOR 1, APRIL 2015 ISSN 1410-9883

CAKRAWALA

FORUM KOMUNIKASI ILMIAH

DAN EKSPRESI KREATIF

ILMU PENDIDIKAN

PENDIDIKAN

Meningkatkan Kemandirian dan Peran Partai Politik dalam Pelaksanaan Pemerintahan Online Peer Review in the Teaching of Writing: A Preliminary Model

Pengembangan Modul Penerapan Teori Graph Berbasis ICT sebagai Pedoman PKL Mahasiswa Jurusan Matematika di Industri

Pemanfaatan Teknologi Multimedia dalam Pembelajaran Matematika Pengembangan Media Monopoli Edukatif melalui Metode Permainan

untuk Pembelajaran Trigonometri di Kelas X SMA

Applying Outdoor Learning Model to Learn Speaking to University Students Peningkatan Kemampuan Membuat Proposal Penelitian melalui Pembelajaran

Model Tandur pada Mahasiswa Prodi PPKn

Pengaruh Motivasi, Disiplin Kerja, dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan Peranan Orang Tua dalam Mengatasi Kenakalan Remaja

Penerapan Pembelajaran PQ4R pada Materi Peran Guru Profesional dalam Pembelajaran Mata Kuliah Profesi Kependidikan Understanding the Field in the Employment Contract Agreement

of Variety Woods and Greenheart LTD

Implementasi Langkah-langkah Polya pada Materi Validitas Pembuktian untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa

Penerapan Strategi Pembelajaran Creatif Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Mahasiswa

Complex Sentences Found in the Jakarta Post Indirect and Direct Instructions in Vocabulary Subject

(2)

CAKRAWALA PENDIDIKAN

Forum Komunikasi Ilmiah dan Ekspresi Kreatif Ilmu Pendidikan Terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober

Terbit pertama kali April 1999

Ketua Penyunting Kadeni

Wakil Ketua Penyunting Syaiful Rifa’i Penyunting Pelaksana R. Hendro Prasetianto Udin Erawanto Riki Suliana Prawoto Penyunting Ahli Miranu Triantoro Masruri Karyati Nurhadi

Pelaksana Tata Usaha Yunus

Nandir Sunardi

Alamat Penerbit/Redaksi: STKIP PGRI Blitar, Jalan Kalimantan No. 49 Blitar,Telepon (0342)801493. Langganan 2 nomor setahun Rp 50.000,00 ditambah ongkos kirim Rp 5.000,00. Uang langganan dapat dikirim dengan wesel ke alamat Tata Usaha.

CAKRAWALA PENDIDIKAN diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

PGRI Blitar. Ketua: Dra. Hj. Karyati, M.Si, Pembantu Ketua: M. Khafid Irsyadi, ST.,S.Pd Penyunting menerima sumbangan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain. Syarat-syarat, format, dan aturan tata tulis artikel dapat diperiksa pada Petunjuk bagi Penulis di sampul belakang-dalam jurnal ini. Naskah yang masuk ditelaah oleh Penyunting dan Mitra Bestari untuk dinilai kelayakannya. Penyunting melakukan penyuntingan atau perubahan pada tulisan yang dimuat tanpa mengubah maksud isinya.

(3)

ISSN 1410-9883

CAKRAWALA PENDIDIKAN

Forum Komunikasi Ilmiah dan Ekspresi Kreatif Ilmu Pendidikan Volume 17, Nomor 1, April 2015

Daftar Isi

Desain sampul: H. Prawoto

Setting dan Cetak: IDC Malang, email: [email protected]

Meningkatkan Kemandirian dan Peran Partai Politik dalam Pelaksanaan Pemerintahan ... 1 Miranu Triantoro

Online Peer Review in the Teaching of Writing: A Preliminary Model ... 9 Ratna Nurlia

Pengembangan Modul Penerapan Teori Graph Berbasis ICT sebagai Pedoman PKL

Mahasiswa Jurusan Matematika di Industri ... 15 Sapti Wahyuningsih dan Darmawan Satyananda

Pemanfaatan Teknologi Multimedia dalam Pembelajaran Matematika ... 25 Tatiek Ismiasri

Pengembangan Media Monopoli Edukatif melalui Metode Permainan untuk Pembelajaran

Trigonometri di Kelas X SMA ... 35 Allen Jesica dan Aning WidaYanti

Applying Outdoor Learning Model to Learn Speaking to University Students ... 46 Andreas

Peningkatan Kemampuan Membuat Proposal Penelitian melalui Pembelajaran Model Tandur

pada Mahasiswa Prodi PPKn ... 55 Ekbal Santoso

Pengaruh Motivasi, Disiplin Kerja, dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan ... 63 Kadeni

Peranan Orang Tua dalam Mengatasi Kenakalan Remaja ... 71 Kusnul Khotimah

Penerapan Pembelajaran PQ4R pada Materi Peran Guru Profesional dalam Pembelajaran

Mata Kuliah Profesi Kependidikan ... 77 Masruri

Understanding the Field in the Employment Contract Agreement of Variety Woods and

Greenheart LTD ... 82 Ratna Kurnianingsih

Implementasi Langkah-langkah Polya pada Materi Validitas Pembuktian untuk Meningkatkan

Pemahaman Mahasiswa ... 89 Sitta Khoirin Nisa

Penerapan Strategi Pembelajaran Creatif Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan

Berfikir Kreatif Mahasiswa ... 95 Udin Erawanto

Complex Sentences Found in the Jakarta Post ... 103 Varia Virdania Virdaus

Indirect and Direct Instructions in Vocabulary Subject ... 111 Wiratno

(4)

Petunjuk Penulisan Cakrawala Pendidikan

1. Naskah belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain, diketik spasi rangkap pada kertas kuarto, panjang 10–20 halaman, dan diserahkan paling lambat 3 bulan sebelum penerbitan, dalam bentuk ketikan di atas kertas sebanyak 2 eksemplar dan pada disket komputer IBM PC atau kompatibel. Berkas naskah pada disket komputer diketik dengan menggunakan pengolah kata Microsoft Word. 2. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi tulisan tentang hasil penelitian, gagasan konseptual,

kajian dan aplikasi teori, tinjauan kepustakaan, dan tinjauan buku baru.

3. Semua karangan ditulis dalam bentuk esai, disertai judul subbab (heading) masing-masing bagian, kecuali bagian pendahuluan yang disajikan tanpa judul subbab. Peringkat judul sub-bab dinyatakan dengan jenis huruf yang berbeda, letaknya rata tepi kiri halaman, dan tidak menggunakan nomor angka, sebagai berikut.

PERINGKAT 1 (HURUF BESAR SEMUA TEBAL, RATA TEPI KIRI) Peringkat 2 (Huruf Besar-kecil Tebal, Rata Tepi Kiri)

Peringkat 3 (Huruf Besar-kecil Tebal, Miring, Rata Tepi Kiri)

4. Artikel konseptual meliputi (a) judul, (b) nama penulis, (c) abstrak (50–75 kata), (d) kata kunci, (e) identitas peulis (tanpa gelar akademik), (f) pendahuluan (tanpa judul subbab) yang berisi latar belakang dan tujuan atau ruang lingkup tulisan, (g) isi/pembahasan (terbagi atas sub-subjudul), (h) penutup, dan (i) daftar rujukan. Artikel hasil penelitian disajikan dengan sistematika: (a) judul, (b) nama (-nama) peneliti, (c) abstrak, (d) kata kunci, (e) identitas peneliti (tanpa gelar akademik) (f) pendahuluan (tanpa judul subbab) berisi pembahasan kepustakaan dan tujuan penelitian, (g) metode, (h) hasil, (i) pembahasan, (j) kesimpulan dan saran, dan (k) daftar rujukan.

5. Daftar rujukan disajikan mengikuti tatacara seperti contoh berikut dan diurutkan secara alfabetis dan kronologis.

Anderson, D.W., Vault, V.D., dan Dickson, C.E. 1993. Problems and Prospects for the Decades Ahead: Competency Based Teacher Education. Berkeley: McCutchan Publishing Co.

Huda, N. 1991. Penulisan Laporan Penelitian untuk Jurnal. Makalah disajikan dalam Lokakarya Penelitian Tingkat Dasar bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan XIV, Pusat Penelitian IKIP MALANG, Malang, 12 Juli.

Prawoto. 1988. Pengaruh Penginformasian Tujuan Pembelajaran dalam Modul terhadap Hasil Belajar Siswa SD PAMONG Kelas Jauh. Tesis tidak diterbitkan. Malang: FPS IKIP MALANG.. Russel, T. 1993. An Alternative Conception: Representing Representation. Dalam P.J. Black & A.

Lucas (Eds.). Children’s Informal Ideas in Science (hlm. 62-84). London: Routledge.

Santosa, R. Gunawan. 2002. Aplikasi Teorema Polya Pada Enumerasi Graf sederhana, (online), (http://home.unpar.ac.id/integral.pdf.html, diakses 29 Desember 2006)

Sihombing, U. 2003. Pendataan Pendidikan Berbasis Masyarakat. http://www.puskur.or.id. Diakses 21 April 2006

Zainuddin, M.H. 1999. Meningkatkan Mutu Profesi Keguruan Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 1(1):45–52.

6. Naskah diketik dengan memperhatikan aturan tentang penggunaan tanda baca dan ejaan yang dimuat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (Depdikbud, 1987).

(5)

Masruri, Penerapan Pembelajaran PQ4R pada Materi Peran Guru Profesional 77

77

PENDAHULUAN

Pendidikan memiliki peranan penting sebagai wahana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di era global. Buchori (dalam Trianto, 2009: 5) mengatakan “Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang tidak hanya mempersiapkan para mahasiswanya untuk suatu profesi atau jabatan, tetapi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari”. Upaya mempersiapkan peserta

didik dengan sumber daya manusia yang ber-kualitas dan mampu mengatasi segala perma-salahan hidupnya, pemerintah telah menye-lenggarakan perbaikan-perbaikan sebagai upa-ya peningkatan mutu pendidikan pada berba-gai jenis dan jenjang.

Salah satu upaya perbaikan tersebut de-ngan pemberdayaan pembelajaran inovatif, agar mahasiswa lebih aktif dalam proses pem-belajaran dan dosen berperan sebagai fasilitator. Kondisi didalam perkuliahan

ma-PENERAPAN PEMBELAJARAN PQ4R PADA MATERI

PERAN GURU PROFESIONAL DALAM

PEMBELAJARAN MATA KULIAH

PROFESI KEPENDIDIKAN

Masruri STKIP PGRI Blitar [email protected]

Abstrak: Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menerapkan Pembelajaran Preview Question Read Reflect Ricite Review (PQ4R) Pada Materi Peran Guru Profesional Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Profesi Kependidikan Mahasiswa Kelas IIA Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2013-2014. Diperoleh hasil ketuntasan klasikal 81.5%. Jika dilihat dari hasil observasi mahasiswa pada siklus I da-lam proses pembelajaran mencapai 81,87%. Sedangkan hasil observasi aktivitas dosen mencapai 82,5%. Berdasarkan data yang diperoleh tindakan yang dilakukan telah meme-nuhi kriteria keberhasilan.

Kata kunci: PQ4R, penerapan, peran dosen profesional dalam pembelajaran.

Abstract: The research objective to be achieved in this research is to apply Preview Question Read Reflect Learning Ricite Review (PQ4R) In the Matter Role of Teachers in Learning Courses Student Class IIA Professional Education English Education Academic Year 2013-2014. Classical completeness results obtained 81.5%. When viewed from the observation of students in the first cycle in the learning process reaches 81.87%. While the observation of the lecturer activity reached 82.5%. Based on the data obtained by the action taken has met the success criteria.

(6)

78 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOLUME 17, NOMOR 1, APRIL 2015

sih banyak ditemukan kesulitan yang muncul dalam proses pembelajaran tersebut yaitu, mahasiswa sering tidak memperhatikan apa yang disampaikan dosen, sehingga mahasis-wa tidak bisa berkonsentrasi penuh pada in-formasi yang disampaikan oleh dosen. Dari proses pembelajaran yang belum membentuk mahasiswa aktif tersebut berdampak rendah-nya hasil belajar mahasiswa.

Diantaranya penyebab rendahnya hasil belajar mahasiswa, terutama pada mata kuliah Profesi Pendidikan adalah rendahnya kemam-puan pemecahan masalah dan kemamkemam-puan menalar mahasiswa yang dipengaruhi oleh pembelajaran yang digunakan oleh Dosen.

Untuk menyelesaikan permasalahan ter-sebut, maka peneliti mendesain untuk mene-rapkan metode pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, dan Review). Metode pembelajaran PQ4R merupakan salah satu bagian dari strategi elaborasi, yang digu-nakan untuk membantu mahasiswa mengingat apa yang mereka baca (Ekawarna, 2009: 150). Setelah menggunakan metode PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, dan Review) diharapkan mahasiswa akan lebih terampil dan kreatif tidak hanya dalam menyelesaikan na-mun juga dalam mendalami konsep.

METODE

Jenis penelitian yang dilakukan oleh pe-neliti adalah Pepe-nelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Me-nurut Hopkins (dalam Ekawarna, 2009: 4) PTK adalah penelitian yang mengkombinasi-kan prosedur penelitian dengan tindamengkombinasi-kan substantif, suatu tindakan yang dilakukan da-lam disiplin inquiri, atau suatu usaha seseo-rang untuk memahami apa yang sedang tejadi, sambil terlibat dalam sebuah proses perbaik-an dperbaik-an perubahperbaik-an. Sedperbaik-angkperbaik-an menurut Ari-kunto (dalam Ekawarna, 2009: 4), PTK me-rupakan suatu pencermatan terhadap kegiat-an pembelajarkegiat-an berupa sebuah tindakkegiat-an ykegiat-ang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebu-ah kelas secara bersamaan. Dari namanya

su-dah menunjukkan isi yang terkandung di da-lamnya, yaitu sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan dikelas.

Penelitian Tindakan Kelas mengenai Penerapan Pembelajaran Preview Question Read Reflect Ricite Review (PQ4R) Pada Ma-teri Peran Dosen Profesional Dalam Pembel-ajaran Mata Kuliah Profesi Pendidikan Siswa akan dilaksanakan dikelas IIA Prodi Pendidik-an Bahasa Inggris Tahun Akademik 2013-2014. Penelitian dilakukan pada pada bulan April sampai dengan Mei 2014. Banyaknya mahasiswa dalam kelas IIA Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2013-2014 adalah 28 orang dengan perincian 19 maha-siswa perempuan dan 9 mahamaha-siswa laki-laki. Kelas ini dipilih sebagai obyek penelitian de-ngan pertimbade-ngan karena kelas kelas IIA Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Aka-demik 2013-2014 yang mengalami permasa-lahan hasil belajarnya selalu tidak sesuai kriteria.

Instrumen penelitian merupakan alat bantu dalam mengumpulkan dan mengidenti-fikasi perolehan dan penelitian secara tepat. Instrumen yang umum dipakai terdiri terdiri dari 2 jenis yaitu soal tes dan lembar observa-si (Arikunto, 2010: 78). Sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) Lembar observasi aktivitas mahasis-wa digunakan untuk mendapatkan data ten-tang aktivitas yang menunjukkan adanya mo-tivasi belajar mahasiswa selama pembelajar-an PQ4R; (2) Lembar observasi aktivitas sen digunakan untuk merekam kegiatan do-sen selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar observasi aktivitas dosen digunakan pada setiap proses pembelajaran dalam satu kali pertemuan; (3) lembar Tes digunakan un-tuk melihat kemajuan mahasiswa dalam meng-ikuti pembelajaran, serta digunakan untuk mengukur keberhasilan belajar mahasiswa dalam materi sistem persamaan linier dua va-riabel dengan menggunakan metode PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review).

(7)

Masruri, Penerapan Pembelajaran PQ4R pada Materi Peran Guru Profesional 79 HASIL

Berdasarkan hasil dari lembar aktivitas Dosen ditunjukkan pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua dosen masih kurang pada saat penyampaian materi. Hal ini dika-renakan saat itu dosen cenderung bertindak sebagai fasilitator sehingga dosen tidak me-nyampaikan semua materi supaya mahasiswa lebih aktif menggali pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya. Tetapi pada saat penyam-paian tujuan, memberikan penjelasan menge-nai metode PQ4R sudah baik. Pada saat membagi kelompok dosen sedikit mengalami kesulitan karena mahasiswa cenderung memi-lih kelompoknya masing-masing. membagi mahasiswa dalam kelompok serta memberi penengasan kembali terhadap kesimpulan materi dosen tidak mengalami masalah sehing-ga dapat dikategorikan baik. Sedangkan akti-vitas dosen pada saat membantu mahasiswa dalam menugaskan mahasiswa untuk membu-at rangkuman pada pertemuan pertama dosen masih kurang tapi pada pertemuan kedua su-dah semakin membaik.

Berdasarkan hasil observasi dari pertemu-an pertama dpertemu-an pertemupertemu-an kedua terhadap aktivitas dosen atau peneliti diperoleh skor total rata-rata 33. Dari skor rata-rata tersebut maka aktivitas dosen dapat dikatakan baik, ini berarti dosen talah melaksanakan tugasnya sesuai dengan yang direncanakan. Jika dilihat dari prosentasenya maka didapatkan sebagai berikut: % 100 × − maksimum skor guru aktivitas rata rata = 100% 40 33 × = 82,5%

Sesuai dengan taraf keberhasilan yang dijelaskan dalam pedoman lembar observasi untuk aktivitas dosen yang terdapat pada lampiran 8, jika dilihat prosentasenya menca-pai 82,5% dikatakan dalam kriteria baik.

Berdasarkan lembar aktivitas mahasiswa diperoleh diperoleh dari pertemuan pertama

dan pertemuan kedua diperoleh skor total rata-rata 32,75. Jika dilihat dari prosentasenya maka didapatkan sebagai berikut:

= ×100% − maksimum skor siswa aktivitas rata rata skor = 100% 40 75 , 32 × = 81,87 %

Sesuai dengan taraf keberhasilan yang dijelaskan dalam pedoman observasi untuk aktivitas mahasiswa yang terdapat pada lampiran 9, jika dilihat prosentasenya 81,87%. Berarti taraf keberhasilan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran menggunakan metode PQ4R termasuk dalam kriteria baik.

Berdasarkan hasil tes diperoleh Dari 28 mahasiswa kelas IIA yang ikut tes akhir siklus, ada 23 mahasiswa yang nilainya memenuhi target kriteria ketuntasan minimal (KKM) le-bih besar sama dengan 75 atau kriteria ketuntasan minimal (KKM) lebih besar sama dengan 75% dan dinyatakan tuntas belajar, sedangkan 5 mahasiswa tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena nilai yang didapat kurang dari 75 sehingga dinyatakan tidak tuntas belajar. Ketuntasan klasikal yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 81,5%.

PEMBAHASAN

Proses Pembelajaran Peran Guru Profe-sional Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Pro-fesi Kependidikan dengan menggunakan metode PQ4R sebagai berikut:

a. Preview

Pada tahap ini dosen membimbing ma-hasiswa untuk membaca selintas dengan ce-pat untuk menemukan ide pokok/tujuan dari pembahasan yang akan dilaksanakan. Maha-siswa dapat memulai dengan membaca topik, subbab, judul utama dan subjudul. Menurut Trianto (2008: 147) “Mempelajari judul-judul

(8)

80 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOLUME 17, NOMOR 1, APRIL 2015

atau topik utama membantu pembaca sadar akan organisasi bahan-bahan baru tersebut, sehingga memudahkan perpindahannya dari memori jangka pendek ke memori jangka pan-jang”.

b. Question

Selanjutnya pada tahap ini mahasiswa diharapkan dapat membuat pertanyaan-perta-nyaan kepada diri sendiri dari materi yang te-lah disediakan oleh dosen. Pada pembelajar-an matematika biaspembelajar-anya menggunakpembelajar-an kata tanya “dari mana” dan “bagaimana”. Menu-rut Trianto (2008: 153) “Pengalaman telah menunjukkan apabila seseorang membaca untuk menjawab sejumlah pertanyaan, maka akan membuat dia lebih hati-hati dan seksama, serta akan membantu mengingat apa yang di-baca dengan baik”.

c.Read

Pada langkah ini mahasiswa diminta un-tuk membaca aktif. Mahasiswa dianjurkan untuk menggunakan literatur lebih dari satu sehingga mampu menemukan jawaban dari pertanyaan-prtanyaan yang telah dibuat sebe-lumnya. “Membaca dapat meningkatkan pe-ngetahuan seseorang dan meningkatkan memori serta pemahaman”

d. Reflect

Reflect merupakan komponen yang esensial dari langkah ketiga, “Selama mem-baca mahasiswa tidak cukup mengingat atau menghafal, tetapi mahasiswa juga harus me-mahami infornasi yang telah dipresentasikan dengan cara (1) menghubungkan informasi itu dengan hal-hal yang telah diketahui (2) mengaitkan subtopik-subtopik di dalam teks dengan konsep-konsep atau prinsip-prinsip utama (3) cobalah untuk memeca hkan kontradiksi di dalam informasi yang disajikan dan (4) cobalah untuk memacahkan masalah-masalah yang disimulasikan dan dianjurkan dari materi pelajaran tersebut” (Trianto, 2008: 152).

e. Recite

Pada langkah ini mahasiswa diminta un-tuk mengingat dan menerangkan kembali in-formasi yang telah dipelajari dengan menja-wab pertanyaan yang telah dibuat dan menu-liskannya di kolom recite. Ehingga mahasis-wa dapat melihat kembali catatan yangtelah dibuat pada langkah-langkah terdahulu. Hal ini sesuai dengan pendapat Suprijono (2008: 104) yang mengatakan bahwa “Akan lebih baik peserta didik tidak hanya menyampaikan-nya melalui lisan, namun juga dalam bentuk tulisan”.

f. Review

Pada langkah terakhir ini mahasiswa di-minta untuk membaca catatan/ringkasan/ intisari yang telah dibuatnya, bisa juga dila-kukan dengan cara menjawab pertanyaan-per-tanyaan yang telah dibuatnya. “Berbagai fak-ta penting dari apa yang dibaca harus diingat dan mencoba lagi menjawab pertanyaan yang telah diajukan. Hal ini sejalan dengan penda-pat Suprijono (2012: 105) menyatakan bah-wa, “peserta didik mampu merumuskan ke-simpulan sebagai jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan”.

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian Penerapan Pembelajaran Preview Question Read Reflect Ricite Review (PQ4R) Pada Materi Peran Guru Profesional Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Profesi Kependidikan Mahasiswa Kelas IIA Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Aka-demik 2013-2014 dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan Pembelajaran Preview Question Read Reflect Ricite Review (PQ4R) Pada Materi Peran Guru Profesional Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Profesi Kependi-dikan: (1) Preview merupakan langkah awal mahasiswa diminta untuk membaca sekilas tentang materi, bab maupun subbab pada meteri peran dosen profesional dalam

(9)

pem-Masruri, Penerapan Pembelajaran PQ4R pada Materi Peran Guru Profesional 81

belajaran yang telah disediakan dosen; (2) Question yaitu dosen menugaskan kepada mahasiswa untuk membuat pertanyaan dari materi SPLDV yang telah dibaca yang mana pertanyaan tersebut diajukan kepada diri sen-diri; (3) Read dalam langkah ini dosen menugaskan mahasiswa untuk membaca se-cara detail dari literaturbacaan yang telah dipelajari untuk menenemukan jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat mahasiswa; (4) Reflect bukanlah suatu langkah terpisah de-ngan langkah ketiga, tetapi merupakan suatu komponen esensial dari langkah ketiga terse-but. Dosen menjelaskan bahwa dalam mem-baca mahasiswa tidak hanya mengingat dan menghafal namun harus memahami apa yang dibaca untuk memecahkan masalah yang tertuang pada pertanyaan yang telah dibuat; (5) Recite merupakan langkah dimana maha-siswa diminta untuk mengingat dengan seksama dan menjawab pertanyaan yang te-lah dibuat; (6) Review yaitu Dosen menugaskan kepada mahasiswa untuk merangkum intisari atau kesimpulan dari ma-teri yang telah dipelajari. Inti dari metode PQ4R adalah mahasiswa diminta untuk mem-baca literatur dan bahan ajar yang diberikan oleh dosen dengan teliti dan sekasama agar mereka memiliki banyak pengetahuan serta memahami konsep, sehingga mereka bisa menjawab pertanyaan yang mereka buat sen-diri.

Dari hasil penelitian dapat dilihat pro-sentase nilai rata-rata yang didapat dari ob-servasi kegiatan dosen dan mahasiswa pada pertemuan 1 dan pertemuan 2. Prosentase ni-lai rata-rata aktivitas dosen pada pertemuan 1 dan pertemuan 2 adalah 82,5% dengan kate-gori baik. Sedangkan prosentase nilai rata-rata observasi kegiatan mahasiswa pada pertemu-an 1 dpertemu-an pertemupertemu-an 2 adalah 81,8% dengpertemu-an kategori baik. Dengan penerapan pembelajar-an PQ4R hasil tes akhir siklus mahasiswa ketuntasan klasikal 81.5% dengan kategori baik. Penerapan pembelajaran PQ4R pada mahasiswa kelas IIA dapat dikatakan berhasil hal ini terbukti seluruh kriteria ketuntasan yang telah ditetapkan telah terpenuhi semuanya.

Saran

Dari Penerapan Pembelajaran Preview Question Read Reflect Ricite Review (PQ4R) Pada Materi Peran Guru Profesional Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Profesi Kependi-dikan Mahasiswa Kelas IIA Prodi PendiKependi-dikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2013-2014 dapat direkomendasikan beberapa saran. a. Hendaknya dosen dapat mengkondisikan

kelas dengan membuat proses pembelajar-an menarik sehingga mahasiswa dapat memusatkan perhatian dan bekerja kelom-pok secara baik.

b. Dosen lebih mendekatkan diri kepada ma-hasiswa agar tercipta suasana yang me-nyenagkan sehingga mahasiswa tidak malu untuk bertanya. Serta memotivasi mahasis-wa agar mahasismahasis-wa lebih percaya diri da-lam penyampaikan pendapatnya saat dis-kusi kelompok berlangsung, sehingga ma-hasiswa dapat mengeluarkan semua pemikirannya dengan penuh percaya diri tanpa malu-malu, dengan demikian akan menambah pemahaman mahasiswa tentang materi yang diajarkan.

c. Hendaknya dosen menanyakan kesulitan yang dihadapi mahasiswa dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa yang ber-kemampuan rendah. Serta mengingatkan mahasiswa untuk selalu belajar dirumah tentang materi yang akan dibahas pada per-temuan selanjutnya.

DAFTAR RUJUKAN

Arikunto, Suharsimi. 2010. Dasar-dasar Evalua-si Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Ekawarna. 2009. Penelitian Tindakan Kelas.

Jakarta: Gaung Persada.

Suprijono, Agus. 2012. Cooperative Learning, Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suprijono, Agus. 2008. Cooperative Learning, Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini menunjukkan bahwa koefisien reliabilitas tes termasuk dalam kategori (0,600- 0,800), maka instrumen dinyatakan memiliki reliabilitas yang sedang. Dengan demikian

Hay que decir que España ha consagrado esfuerzos para combatir los estereotipos sexistas en la legislación: la Ley Orgánica de 2007 para la igualdad efectiva entre

materi pembelajaran dirasa kurang optimal tanpa adanya timbal balik dari siswa terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. Hal ini akan berakibat pada kurang

Orang yang tingkat kreativitasnya tinggi umumnya tingkat produktifitasnyapun tinggi, dengan kata lain orang kreatif juga produktif (Yennita et al, 2009). Kreativitas dan

Proses Tahapan Pelaporan Aktor Kebutuhan Fungsional Sistem Penyusunan rekapitulasi RPS dan kehadiran dosen Dosen, akademik prodi, admin prodi Menyusun rekapitulasi RPS

Dari permasalahan tersebut perlunya penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan minat belajar siswa dan mempermudah dalam memahami materi

Pretest Eksperimen Posttest Eksperimen Pretest Kontrol Posttest Kontrol.. menjelaskan pemahaman konsep sebesar 64% dan sisanya 36% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak

Berikut Jadwal Final French Open 2017.. kami mungkin bodoh tapi punya hati. kami memilih dengan hati yang tulus. para kontestan pemilu dan calon pemimpin atau/dan pemimpin sering