MDLN bagi dividen Rp 8 per lembar saham.
Acset raih 94,6% dari target kontrak baru.
BRI salurkan KPR Rp 22 triliun di semester I.
WSBP kantongi fasilitas kredit dari dua bank.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
I
HSG pada perdagangan kemarin
bergerak dalam rentang terba‐
tas, namun berhasil tutup di teri‐
tori positif terutama ditopang
pembelian di sesi akhir. IHSG ke‐
marin tutup di level tertinggi baru
di 5818,552 atau menguat 26,648
poin (0,5%). Penguatan IHSG ke‐
marin terutama ditopang aksi beli
selektif atas sejumlah saham ung‐
gulan yang bergerak di perbankan
dan infrastruktur terutama teleko‐
munikasi dan operator jalan tol.
Sedangkan saham yang tertinggal
yakni saham tambang terutama
berbasiskan energi dan perkebu‐
nan seiring tren bearish harga ko‐
moditasnya. Penguatan IHSG ke‐
marin terjadi di tengah tekanan
jual yang umumnya terjadi di se‐
jumlah bursa utama Asia menyusul koreksi harga minyak mentah dan ma‐
suknya China dalam daftar MSCI Emerging Market.
Sementara Wall Street tadi malam ditutup bervariasi. Indeks DJIA
dan S&P kembali koreksi masing‐masing 0,3% dan 0,1% di 21410,03 dan
2435,61. Koreksi Indeks DJIA dan S&P terutama dipicu tekanan jual di saham
‐saham berbasiskan energi dan industri setelah harga minyak tadi malam
kembali drop. Harga minyak mentah di AS tadi malam melanjutkan tren
bearish, koreksi 2,25% di USD42,53/barel, menyusul berlanjutnya kekha‐
watiran kelebihan produksi meskipun OPEC telah memangkas produksinya
1,8 juta barel/hari sejak awal tahun ini. Namun secara technical, harga min‐
yak berpeluang rebound karena sudah jatuh 20% sejak Februari lalu. Se‐
dangkan anjloknya saham sektor energi diimbangi dengan kenaikan di sa‐
ham‐saham berbasiskan teknologi seperti saham biotek yang mengangkat
kembali indeks Nasdaq tadi malam.
Pada perdagangan akhir pekan Kamis ini sekaligus menandai perda‐
gangan di akhir Juni sebelum libur panjang menyambut Idul Fitri, IHSG
diperkirakan bergerak bervariasi. Penguatan IHSG akan dibayangi aksi ambil
untung jangka pendek yang berpeluang membawa IHSG terkoreksi. IHSG
diperkirakan bergerak di support 5790 hingga resisten di 5830 rawan ko‐
reksi.
S1 5790 S2 5760 R1 5830 R2 5850
Index Last Chg % DJIA 21410.03 (57.11) (0.27) S&P 500 2435.61 (1.42) (0.06) FTSE 100 7447.79 (24.92) (0.33) CAC 40 5274.26 (19.39) (0.37) DAX 12774.26 (40.53) (0.32) NIKKEI 225 20130.61 (99.80) (0.49) HANGSENG 25694.58 (148.46) (0.57) STI 3206.56 (23.86) (0.74) SHENZHEN 1887.19 8.13 0.43 SHANGHAI 3156.21 16.20 0.52 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 42.66 (0.68) (1.57) CPO (RM/M.T) 2466.00 (22.00) (0.88) Gold (USD/T.oz) 1253.30 7.30 0.59 Nikel (USD/M.T 9030.00 60.00 0.67 Timah (USD/M.T) 19650.00 (25.00) (0.13) Coal (USD/M.T) 79.60 (0.15) (0.19) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13310.00 25.00 0.19 USD/EUR 1.116 0.00 0.25 JPY/USD 111.15 (0.17) (0.15) IDR/SGD 9587.29 17.82 0.19 IDR/AUD 10050.90 (22.40) (0.22) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 33.80 4499 0.39 1.17Top Gainers IDR % Chg
MAPB 2,520 50.00 840 ARMY 450 50.00 150 MYTX 145 34.30 37 POWR 1,415 24.70 280
CANI 456 24.60 90
Top Losers IDR % Chg
TRIS‐W 11 (47.60) (10)
ICON 130 (25.30) (44)
MGNA‐W 3 (25.00) (1)
KMTR 655 (23.40) (200)
TKIM‐W 126 (21.30) (34)
Top Value IDR % (miliar)
BMRI 12,700 1.40 1,226 B TLKM 4,520 0.70 1,051 B ASII 8,900 (0.60) 824 B BBRI 15,300 2.20 687 B BBCA 18,200 0.60 500 B
Top Volume IDR % (juta)
RIMO 165 (1.80) 1,077.994 MYRX 131 0.80 1,033.737 WOOD 280 7.70 599.581 HRTA 332 10.70 503.535 BUMI 352 (1.10) 381.639 IHSG 5,818.55 Change 26.65 Change (%) 0.46 Change (%/ytd) 9.85
Total Value (IDR triliun) 10.438
Total Volume (miliar saham) 17.694
Net Foreign Buy (IDR miliar) 194.000
News Update
2
MDLN bagi dividen Rp 8 per lembar saham. PT Modernland Realty Tbk (MDLN) akan mengalokasikan sebagian laba bersih tahun 2016 untuk diberikan kepada pemegang saham perseroan. Perusahaan properti ini akan membagikan dividen tunai Rp 8 per lembar saham. Total dividen yang dibagikan tersebut setara Rp 100,2 miliar atau 20% dari jumlah laba bersih tahun2016 yang sebesar Rp 501 miliar. Jumlah tersebut berasal dari jumlah saham yang beredar saat ini sebanyak 12.533.067.322 lembar Pembagian dividen tersebut sudah disetujui dalam Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Rabu (21/6). Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rapat menyetujui Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan banyaknya 5,59% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh atau sebanyak-banyaknya sebesar 700.000.000 lembar saham. Pembiayaan Rencana Pembelian Kembali Saham akan berasal dari saldo laba Perseroan. Besarnya dana dalam rangka Rencana Pembelian Kembali Saham sebagaimana dimaksud di atas adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp250miliar. Diharapkan Pembelian Kembali Saham Perseroan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan sehingga harga saham Perseroan diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan. Dan dapat meningkatkan Earning Per Share (EPS) dan Return on Equity (ROE) Perseroan secara berkelanjutan. Secara umum, pertumbuhan atas sector property sepanjang tahun 2016 memang belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Meski begitu, Perseroan berhasil mencatat kinerja memuaskan, bahkan melampaui target yang ditetapkan, dengan membukukan marketing sales sebesar Rp4,58 triliun, lebih tinggi dari target sebesar Rp4,2 triliun. Marketing sales tersebut meningkat 44% dibandingkan pencapaian marketing sales tahun 2015. Freddy Chan, Vice President Director MDLN menuturkan, tahun ini perusahaan menargetkan marketing sales sebesar Rp4,3 triliun atau meningkat dari target tahun sebelumnya sekitar Rp4,2 triliun. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, MDLN masih akan mengandalkan beberapa proyek utama Perseroan, seperti Proyek Residential Jakarta Garden City di Jakarta Timur sebagai motor utama marketing sales dan kawasan industry ModernCikande Industrial Estate (MCIE) di Serang, Banten. (Kontan)
Acset raih 94,6% dari target kontrak baru. Perusahaan konstruksi swasta kian gesit dalam berburu proyek-proyek baru. Terbukti dalam lima bulan pertama tahun ini, pencapaian kontrak baru PT Acset Indonusa Tbk (ACST) terus melesat. Perusahaan Astra Group ini sudah meraup kontrak anyar Rp 7,1 triliun hingga Mei 2017. Pencapaian tersebut melonjak 195,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 senilai Rp 2,4 triliun. Dengan begitu, Acset telah mencapai 94,6% target perusahaan tahun ini yaitu sebesar Rp 7,5 triliun. Meskipun sudah hampir mencapai target, ACST belum berencana merevisi target kontrak baru tahun ini. Sebetulnya, target perseroan Rp 7,5 triliun sudah direvisi dari target awal perusahaan yakni Rp 4,5 triliun. "Saat ini kami belum merevisi target, " kata Maria Cesilia Hapsari, Sekretaris Perusahaan ACST, baru-baru ini. Proyek terakhir yang diperoleh ACST adalah proyek tok Kunciran-Serpong. Pencapaian proyek tersebut tentu menambah porsi proyek infrastruktur yang akan digarap perusahaan tahun ini. Tol tersebut merupakan salah satu jalan tol yang dimiliki oleh Astratel Nusantara. Sebelumnya, mereka sudah mendapatkan kontrak dari proyek tol Jakarta-Cikampek II Elevated senilai Rp 6,6 triliun, jalan tol Terbanggi Besar Kayu Agung yang merupakan bagain dari tol Trans Sumatra dan proyek soil improvement work (central Java Project). Ke depan, Acset Indonusa masih akan fokus untuk mengincar proyek-proyek infrastruktur dengan meningkatkan kompetensi pada pekerjaan pondasi dan struktur. (Kontan)
BRI salurkan KPR Rp 22 triliun di semester I. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) merealisasikan kredit pemilikan rumah (KPR) senilai Rp 22 triliun hingga penghujung semester pertama 2017. Direktur Konsumer BRI Randi Anto mengatakan, secara tahun berjalanan atau year to date (ytd) penyaluran KPR perseroan sudah mencapai 10%. Posisi KPR total sekitar Rp 22 triliun, dengan growth year to date mendekati 10%," ujar Randi saat dihubungi KONTAN, Rabu (21/6). Adapun, periode tahunan alias year on year (yoy) hingga Mei 2016, realisasi KPR perseroan tumbuh sebesar 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. BRI optimistis, memasuki kuartal III-2017, pertumbuhan KPR akan dapat tumbuh lebih baik. Menurut Randi, sampai akhir tahun ini, perusahaan menargetkan penyaluran KPR mampu tumbuh 15% yoy. (Kontan)
WSBP kantongi fasilitas kredit dari dua bank. Perusahaan infrastruktur, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memperkuat modal kerjanya dengan pendanaan melalui pinjaman perbankan. Emiten ini telah menandatangani fasilitas kredit dari PT Bank DKI pada Kamis (15/06) dan dari PT Bank BRI Syariah pada Jumat (16/06). Perusahaan memperoleh pinjaman sebesar Rp 500 miliar dari Bank DKI. Nantinya, dana akan diperuntukkan untuk membiayai proyek pengadaan ready mix dan precast Tol Jakarta – Cikampek (Japek) Seksi 2 (dua) Elevated. Selain itu, WSBP juga mendapatkan Fasilitas Kredit Modal Kerja (Musyarakah Line Facility) dari Bank BRISyariah. Nilainya sebesar Rp 300 miliar dari plafond awal yang sebesar Rp 300 miliar, sehingga plafond hingga saat ini sebesar Rp 600 miliar. Fasilitas Kredit dari Bank BRISyariah ini direncanakan untuk pembiayaan sebagian Proyek Pengadaan Material Precast dan Beton Ready mix untuk Pembangunan Cimanggis – Cibitung Toll Ways (CCTW) Seksi 2 (dua) yang ditargetkan selesai tahun 2019. Budi Setyono, Direktur Keuangan dan Risiko WSBP menjelaskan tambahan fasilitas kredit dari Bank BRISyariah akan digunakan untuk membiayai Proyek Pengadaan Material Precast dan Beton Ready mix untuk Pembangunan Cimanggis – Cibitung Toll Ways (CCTW) Seksi 2 (dua) yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 2,2 triliun. Tol CCTW ditargetkan selesai tahun 2019. “Fasilitas kredit yang diterima Perseroan dari BRISyariah sebelumnya digunakan untuk membiayai proyek Light Rail Transit/LRT Palembang dan pengadaan PCI Girder," jelas Budi dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Kamis (21/6). Pasca IPO September 2016 yang memberikan tambahan ekuitas Rp 5,1 triliun, WSBP mengoptimalkan pinjaman perbankan untuk memperkuat struktur pendanaannya. Tahun ini, WSBP menargetkan order book sebesar Rp 22,5 triliun, yang terdiri dari carry over tahun 2016 sebesar Rp 10,2 triliun dan target kontrak baru tahun 2017 sebesar Rp 12,3 triliun. (Kontan)Stock Picks
3BEST 320‐340.
Harga saham emiten kawasan industri, Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) kemarin
berusaha kembali rebound setelah dilanda aksi ambil untung beberapa sesi perdagangan terakhir. Saat ini
tekanan jual tertahan di support Rp320 dan peluang rebound menguji resisten terdekat di Rp340. Pergera‐
kan harga sahamnya cenderung bullish untuk jangka menengah dan panjang. Sebelumnya awal Juni ini
harga sahamnya sempat menguat ke Rp350 (8/6). Perseroan tahun ini menargetkan marketing sales lahan
industri di kisaran 25 ha‐30 ha hampir sama dengan tahun lalu yang membukukan marketing sales 30,7 ha.
Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal di kisaran Rp700 miliar hingga Rp800 miliar. Kurang
lebih Rp600 miliar akan digunakan untuk belanja lahan di timur dan selatan kawasan industri MM2100 Ci‐
bitung Bekasi. Saat ini perseroan memiliki cadangan lahan belum terjual sekitar 1030 ha, sedangkan kawa‐
san yang sudah terbangun mencapai 1300 ha. Tahun ini perseroan masih mempertahankan harga jual la‐
han di kisaran Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per meter persergi. Pendapatan 1Q17 perseroan hanya tumbuh
tipis 0,68% mencapai Rp185,24 miliar dibandingkan periode yang sama 2016 (1Q16) sebesar Rp184 miliar.
Laba bruto naik tipis 1,1% mencapai Rp128 miliar dari Rp126,7 miliar di 1Q16 dengan marjin naik mencapai
69,16% dari 68,84%. Di bottom line, laba bersih turun 32,49% mencapai Rp83,39 miliar dibandingkan 1Q16
sebesar Rp123,52 miliar. Marjin bersih turun dari 67,13% menjadi 45%. Namun marjin bersih 1Q16 di atas
kinerja 2016 sebesar 40,75%. Penurunan laba bersih 1Q17 terutama dipicu kenaikan beban penjualan yang
mencapai Rp5 miliar dibandingkan 1Q16 yang hanya Rp281 juta. Selain itu perseroan juga mengalami ke‐
naikan beban keuangan hingga 66,4% mencapai Rp31,32 miliar dari Rp18,82 miliar di 1Q16. Sebelumnya
pendapatan perseroan tahun ini diperkirakan tumbuh 15% mencapai Rp948 miliar. Hingga 1Q17 baru men‐
cerminkan 19,54% dari proyeksi pendapatan tahun ini. Sedangkan laba bersih tahun ini sebelumnya
diproyeksikan mencapai Rp426,63 miliar atau naik 27% dari 2016 sebesar Rp335,97 miliar. Hingga 1Q17,
pencapaian laba bersih baru mencerminkan 19,5% dari proyeksi laba tahun ini. EPS tahun ini diproyeksikan
Rp44,22. Kami tetap mempertahankan target harga sahamnya dengan PBV 1,2x atau mencapai Rp464. Dari
harga saat ini di Rp330 ada ruang penguatan 41%. Untuk jangka pendek, pelaku pasar bisa melakukan pola
trading atas saham ini dengan peluang taking profit di kisaran Rp350 hingga Rp360, sepanjang support ber‐
tahan di kisaran Rp320. Trading Buy, SL 308
4
Stock Picks
WIKA 2200‐2300.
Harga saham emiten jasa konstruksi, Wijaya Karya Tbk (WIKA), sepanjang Juni ini
bergerak konsolidasi di area downtrend. Kemarin harga sahamnya berhasil bertahan di support di Rp2200
dan tutup di Rp2240. Ini merupakan support kuatnya sepanjang tahun ini. Pemodal bisa mengakumulasi
sahamnya seiring dengan harga sahamnya yang relatif murah saat ini, baik secara technical maupun
fundamental. Peluang rebound dalam waktu dekat akan dipicu rilis laba 2Q17 yang bakal keluar Juli
mendatang. Sentimen negatif atas saham perseroan saat ini dipicu lambannya progres proyek KA cepat
Jakarta Bandung yang digarap perseroan. Laba bersih perseroan di 1Q17 melonjak hingga 242% mencapai
Rp245,08 miliar dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp71,67 miliar. Lonjakan laba bersih ini
membuat marjin bersih meningkat mencapai 6,43% dibandingkan 1Q16 sebesar 2,63%. Penjualan bersih
perseroan di 1Q17 tumbuh 39,86% mencapai Rp3,81 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar
Rp2,73 triliun. Peningkatan laba dan penjualan bersih di 1Q17 ditopang pencapaian kontrak baru sepanjang
1Q17 yang mencapai Rp16,1 triliun atau sekitar 37% dari proyeksi kontrak baru tahun ini sebesar Rp43,24
triliun. Sebelumnya perseroan memperkirakan tahun ini bisa memperoleh total kontrak Rp102,937 triliun
naik 25% dari tahun lalu sebesar Rp82,3 triliun. Kontrak carry over tahun lalu mencapai Rp59,69 triliun.
Perseroan memperkirakan penjualan tahun ini sebesar Rp25,75 triliun atau naik 64,3% dari 2016 lalu.
Hingga 1Q17 pencapaian penjualan bersih baru mencerminkan 14,7% dari proyeksi tahun ini. Sedangkan
proyeksi laba bersih tahun ini dengan asumsi marjin bersih 5,5% adalah sebesar Rp1,43 triliun naik 41,21%
dari tahun lalu Rp1,01 triliun. Hingga 1Q17 pencapaian laba bersih baru mencerminkan 17% dari proyeksi
laba bersih tahun ini. EPS tahun ini diperkirakan Rp159,28. Pada harga Rp2240, saham WIKA ditransaksikan
dengan PE 14x (E/17). Harga sahamnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 21,3x atau
mencerminkan target harga di Rp3400. Maintain Buy, SL 2100
5
Stock Picks
BMRI 12400‐12850.
Harga saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) kemarin berhasil menguat terbatas di tengah
tren konsolidasi pergerakan harga sahamnya. Harga sahamnya kemarin tutup di Rp12700. Saat ini support
di Rp12400 dengan peluang penguatan akan menguji resisten di Rp12850. Pergerakan harga sahamnya
dalam waktu dekat akan dipicu rilis laba 2Q17 yang bakal keluar Juli mendatang. Saat ini sentimen pasar
atas saham perbankan bullish seiring ekspektasi positif atas pertumbuhan kinerjanya yang terlihat dari
indikator pertumbuhan kredit dan labanya. Perseroan optimistis pertumbuhan kredit tahun ini mencapai
11%‐13%. Segmen korporasi mencapai 40%, segmen ritel 35%, dan segmen menengah 25%. Hingga April
2017 pertumbuhan kredit telah mencapai 9%. Kinerja di 2Q17 diharapkan bisa membaik, terlihat dari tren
perbaikan di angka NPL.
Sepanjang 1Q17, laba bersih tumbuh 6,9% mencapai Rp4,1 triliun dibandingkan
1Q16 sebesar Rp3,8 triliun. Pencapaian ini lebih baik ketimbang periode yang sama tahun lalu yang
mengalami penurunan laba bersih 25,7%. Pertumbuhan laba 1Q17 tersebut ditopang pertumbuhan kredit
14,18% menjadi Rp656,2 triliun. Pertumbuhan kredit ini di atas rata‐rata industri periode yang sama
sebesar 9%. Namun kinerja perseroan di 1Q17 menghadapi tantangan peningkatan kredit bermasalah
tercermin dari naiknya rasio NPL Gross menjadi 3,95% dibandingkan 1Q16 sebesar 2,89%. Perseroan
menargetkan NPL Gross akhir tahun ini bisa turun menjadi 3,5%. Pertumbuhan laba bersih perseroan
tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih 3% mencapai Rp13,4 triliun dan lonjakan
pendapatan fee based income sebesar 25% menjadi Rp5,3 triliun. Jumlah DPK perseroan sepanjang 1Q17
tumbuh 11,6% mencapai Rp731,1 triliun. Perseroan menargetkan DPK tumbuh 10%‐11% tahun ini.
Sedangkan pertumbuhan kredit tahun ini diproyeksikan 11%‐13%. Secara valuasi harga saham perseroan
berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,8x dengan estimasi ekuitas tumbuh 25% atau mencapai Rp14800.
Maintain Buy, SL 12000
Kamis, 22 Juni 2017
Saham Pilihan
BDMN 4900-5300 Buy, SL 4700
JSMR 5300-5500 TB, SL 4950
INDF 8300-8600 TB, SL 8200
GGRM 77700-80200 TB, SL 77000
UNVR 47500-50000 SoS, SL 47000
AKRA 6400-6800 TB, SL 6000
ADHI 2150-2250 Buy, SL 2100
Stock View
6
Kamis, 22 Juni 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5818.55 5834.21 5849.87 5787.23 5755.92
PERKEBUNAN AALI 14700 14,816.67 14,933.33 14,466.67 14,233.33 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 248 252.67 257.33 244.67 241.33 LSIP 1375 1,390.00 1,405.00 1,360.00 1,345.00 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2000 2,020.00 2,040.00 1,980.00 1,960.00 SIMP 540 551.67 563.33 531.67 523.33 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 224 227.33 230.67 221.33 218.67PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1595 1,621.67 1,648.33 1,581.67 1,568.33 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 352 358.00 364.00 346.00 340.00 DEWA 50 50.67 51.33 49.67 49.33 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2010 2,053.33 2,096.67 1,983.33 1,956.67 ITMG 17850 18,050.00 18,250.00 17,550.00 17,250.00 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 11850 11,908.33 11,966.67 11,733.33 11,616.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1035 1,055.00 1,075.00 1,025.00 1,015.00
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 83 85.33 87.67 81.33 79.67
ELSA 274 276.67 279.33 272.67 271.33 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17 ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 2200 2,200.00 2,200.00 2,200.00 2,200.00 MEDC 2290 2,363.33 2,436.67 2,233.33 2,176.67
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 695 710.00 725.00 685.00 675.00 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 1885 1,893.33 1,901.67 1,878.33 1,871.67 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 755 770.00 785.00 745.00 735.00 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 18700 18,833.33 18,966.67 18,433.33 18,166.67 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 745 755.00 765.00 740.00 735.00 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 10200 10,275.00 10,350.00 10,050.00 9,900.00 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 105 107.00 109.00 103.00 101.00 JPRS 137 140.00 143.00 135.00 133.00 KRAS 615 623.33 631.67 608.33 601.67 PAKAN TERNAK CPIN 3080 3,120.00 3,160.00 3,060.00 3,040.00 JPFA 1350 1,370.00 1,390.00 1,330.00 1,310.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8900 9,041.67 9,183.33 8,741.67 8,583.33 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71 GJTL 1050 1,060.00 1,070.00 1,030.00 1,010.00
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8800 8,850.00 8,900.00 8,725.00 8,650.00 INDF 8500 8,566.67 8,633.33 8,416.67 8,333.33 MYOR 2240 2,260.00 2,280.00 2,210.00 2,180.00 ROTI 1255 1,273.33 1,291.67 1,243.33 1,231.67 GGRM 78400 79,275.00 80,150.00 77,650.00 76,900.00 INAF 2920 2,983.33 3,046.67 2,883.33 2,846.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2910 2,933.33 2,956.67 2,893.33 2,876.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1625 1,633.33 1,641.67 1,608.33 1,591.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 187 189.33 191.67 185.33 183.67 ASRI 318 320.00 322.00 316.00 314.00 BKSL 75 76.00 77.00 74.00 73.00 BSDE 1805 1,815.00 1,825.00 1,790.00 1,775.00 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1230 1,238.33 1,246.67 1,223.33 1,216.67 CTRA 1165 1,173.33 1,181.67 1,153.33 1,141.67 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 324 326.00 328.00 320.00 316.00 MDLN 268 271.33 274.67 263.33 258.67 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2150 2,180.00 2,210.00 2,130.00 2,110.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 118 122.00 126.00 114.00 110.00 PTPP 3190 3,206.67 3,223.33 3,176.67 3,163.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 630 635.00 640.00 625.00 620.00 TOTL 740 746.67 753.33 736.67 733.33 WIKA 2240 2,246.67 2,253.33 2,226.67 2,213.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2290 2,326.67 2,363.33 2,266.67 2,243.33 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1360 1,360.00 1,360.00 1,360.00 1,360.00 JSMR 5425 5,475.00 5,525.00 5,325.00 5,225.00 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3360 3,406.67 3,453.33 3,266.67 3,173.33 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6475 6,533.33 6,591.67 6,383.33 6,291.67 TLKM 4520 4,546.67 4,573.33 4,476.67 4,433.33 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 344 350.00 356.00 340.00 336.00 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 362 372.00 382.00 356.00 350.00 WINS 282 290.67 299.33 276.67 271.33 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 790 806.67 823.33 776.67 763.33 BANK BBCA 18200 18,266.67 18,333.33 18,091.67 17,983.33 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 620 623.33 626.67 618.33 616.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6625 6,658.33 6,691.67 6,583.33 6,541.67 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 15300 15,466.67 15,633.33 14,966.67 14,633.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2670 2,683.33 2,696.67 2,643.33 2,616.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5150 5,210.00 5,270.00 5,030.00 4,910.00 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2170 2,206.67 2,243.33 2,146.67 2,123.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 12700 12,791.67 12,883.33 12,516.67 12,333.33 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1165 1,180.00 1,195.00 1,150.00 1,135.00 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6600 6,675.00 6,750.00 6,450.00 6,300.00 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 266 272.67 279.33 260.67 255.33 UNTR 27200 27,408.33 27,616.67 26,783.33 26,366.67 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6600 6,725.00 6,850.00 6,450.00 6,300.00 RALS 1230 1,236.67 1,243.33 1,216.67 1,203.33
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1895 1,918.33 1,941.67 1,853.33 1,811.67 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 72 74.33 76.67 70.33 68.67 BNBR 50 50.00 50.00 50.00 50.00
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center
MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center
GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman Kav 58 Jakarta
PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta
MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950
NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.