• Tidak ada hasil yang ditemukan

Market Preview. HSG kemarin kembali bergerak I di teritori negatif dengan voume dan nilai transaksi relatif tipis. IHSG tutup di 5309,924 atau koreksi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Market Preview. HSG kemarin kembali bergerak I di teritori negatif dengan voume dan nilai transaksi relatif tipis. IHSG tutup di 5309,924 atau koreksi"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Dana repatriasi sudah masuk Rp 112,2 triliun.



TLKM jaga pertumbuhan double digit di 2017.



Bank Mandiri prediksi rasio dividen 30%.



Protech Mitra Sudah Gunakan Semua Dana Hasil IPO.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

HSG  kemarin  kembali  bergerak 

di teritori negatif dengan voume 

dan  nilai  transaksi  relatif  tipis. 

IHSG  tutup  di  5309,924  atau  ko‐

reksi  tipis  6,440  poin  (0,12%).  Se‐

mentara level support bertahan di 

5300.  Nilai  transaksi  di  Pasar 

Reguler  kemarin  hanya  mencapai 

Rp3,9  triliun.  Koreksi  IHSG  teru‐

tama  dipicu  koreksi  saham  sektor 

tambang batubara,  konsumsi,  dan 

infrastruktur.  Sedangkan  saham 

sektoral  yang  berhasil  rebound 

kemarin  saham  perbankan,  aneka 

industri, dan tambang logam. Data 

indeks  harga  produsen  (PPI)  De‐

sember  2016  di  China  yang  naik 

hingga 5,5% (yoy) di atas perkiraan 

4,6%  (yoy)  menjadi  katalis  positif 

terhadap  kenaikan  harga  komoditas  logam  yang  mengangat  kembali  harga 

saham sektoral tambang logam pada perdagangan kemarin.  

 

Sedangkan koreksi harga minyak mentah malam sebelumnya di AS 

hingga 4%  menjadi  sentimen  negatif  bagi  pergerakan  saham  sektor  energy 

pada  perdagangan  kemarin.  Sementara  Wall  Street  tadi  malam  bergerak 

fluktuatif  ditutup  bervariasi.  Pasar  tengah  menanti  pidato  Trump  Rabu 

waktu setempat. Pasar berharap Trump bisa mengurangi pernyataan pern‐

yataan kontroversialnya terutama terkait dengan kebijakan kebijakan korpo‐

rasi  yang  akan  diambilnya  nanti.  Indeks  DJIA  koreksi  0,2%  di  19855,53. 

Indeks S&P tutup stabil di 2268,90. Sedangkan indeks Nasdaq mencatatkan 

rekor  tertinggi  baru  di  5551,82  atau  naik  0,4%.  Harga  minyak  mentah  tadi 

malam  koreksi  2,3%  di  USD50,77/barel  menyusul  menguatnya  dolar  AS. 

Harga emas dan logam lainnya seperti nikel dan timah cenderung menguat 

menyusul data indeks PPI China yang naik Desember lalu hingga 5,5% (yoy).  

 

Melanjutkan  perdagangan  pertengahan  pekan  ini,  IHSG  diperkira‐

kan akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi berpeluang rebound 

terbatas terutama dukungan dari penguatnya saham‐saham sektor tambang 

logam,  perbankan,  dan  jasa  konstruksi.  IHSG  diperkirakan  akan  bergerak 

dengan support di 5290 hingga resisten di 5330.      

 

S1 5290  S2 5270  R1 5330  R2 5350   

IHSG 5,309.92 Change (6.44) Change (%) (0.12) Change (%/ytd) 15.61

Total Value (IDR triliun) 4.786 Total Volume (miliar saham) 9.757 Net Foreign Buy (IDR miliar) (184.000)

Up: 143 Down: 311 Unchange: 126

Index Last Chg % DJIA  19855.53  (31.85)  (0.16)  S&P 500  2268.90  0.00   0.00   FTSE 100  7275.47  37.70   0.52   CAC 40  4888.23  0.66   0.01   DAX  11583.30  19.31   0.17   NIKKEI 225  19301.44  (86.81)  (0.45)  HANGSENG  22744.85  186.16   0.83   STI  3006.02  24.48   0.82   SHENZHEN  1989.29  (4.86)  (0.24)  SHANGHAI  3161.67  (9.57)  (0.30)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  51.66  (0.35)  (0.67)  CPO (RM/M.T)  3112.00  0.00   0.00   Gold (USD/T.oz)  1190.90  5.80   0.49   Nikel (USD/M.T  10280.00  50.00   0.49   Timah (USD/M.T)  21095.00  95.00   0.45   Coal (USD/M.T)  78.80  (0.95)  (1.19)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13310.00  (5.00)  (0.04)  USD/EUR  1.056  (0.00)  (0.28)  JPY/USD  115.75  (0.17)  (0.15)  IDR/SGD  9270.36  (7.26)  (0.08)  IDR/AUD  9807.30  27.50   0.28   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  29.64  3945  (0.41)  (1.36) 

Top Gainers IDR % Chg

MGNA‐W  34  209.10   23  MGNA  78  34.50   20  BINA  424  24.70   84  MTSM  354  24.60   70  ALTO  300  17.20   44 

Top Losers IDR % Chg

CANI  1,080  (25.00)  (360) 

BMAS  350  (22.20)  (100) 

NAGA  167  (19.70)  (41) 

MITI  54  (19.40)  (13) 

SKBM  510  (16.40)  (100)  Top Value IDR % (miliar)

MYRX  166  (2.40)  529 B  TLKM  4,000  (0.50)  356 B  ASII  8,200  0.60   350 B  BUMI  340  (0.60)  346 B  BBCA  15,400  0.30   321 B 

Top Volume IDR % (juta)

MYRX  166  (2.40)  3,149.316  BRMS  80  (5.90)  1,625.321  BIPI  94  (6.90)  1,135.610  BUMI  340  (0.60)  1,032.537  PNBS‐W  3  0.00   830.170 

(2)

News Update

2



Dana repatriasi sudah masuk Rp 112,2 triliun. Berdasarkan laporan realisasi repatriasi dari 21 bank gateway,

hingga 31 Desember 2016 telah masuk dana repatriasi sebesar Rp 112,2 triliun. Atas data ini, DJP masih akan

kembali meminta klarifikasi ke masing-masing bank gateway untuk memastikan kebenarannya sehingga jumlah

ini masih ada kemungkinan untuk berubah. Asal tahu saja, berdasarkan data Surat Pernyataan Harta (SPH)

hingga 31 Desember 2016, komitmen repatriasi adalah sebesar Rp 141 triliun. Direktur Penyuluhan, Pelayanan

dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama mengatakan, selisih Rp 29 triliun tersebut

menurut DJP dapat disebabkan beberapa kemungkinan. Kemungkinan pertama, perbedaan perlakuan atas dana

yang masuk ke Indonesia antara tanggal 1 Januari 2016 hingga 30 Juni 2016. Pada periode pertama program

amnesti pajak, dana tersebut dianggap sebagai repatriasi sesuai PMK 119/2016. "Memasuki periode kedua,

terjadi perubahan kebijakan melalui PMK 150/2016 sehingga dana yang masuk ke Indonesia dari 1 Januari 2016

sampai dengan 30 Juni 2016 dapat diperlakukan sebagai repatriasi atau deklarasi dalam negeri sesuai pilihan

Wajib Pajak," ujarnya. Nah, konsekuensi dari PMK 150/2016 tersebut adalah bahwa dana yang masuk pada

periode tersebut tidak wajib dimasukkan dalam rekening khusus pada bank gateway. Kemungkinan kedua, WP

tidak merealisasikan komitmen repatriasi karena mengalami kesulitan dalam melakukan repatriasi. Ketiga, selain

laporan dari bank gateway, DJP juga akan meneliti laporan realisasi repatriasi yang disampaikan WP ke KPP

masing-masing sesuai Peraturan Dirjen Pajak Nomor 28/2016. "Laporan realisasi repatriasi untuk periode I dan II

tersebut harus disampaikan paling lambat pada 31 Januari 2017," ujarnya. (Kontan)



TLKM jaga pertumbuhan double digit di 2017. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

berkomitmen menjaga performa sepanjang tahun ini. Vice President Corporate Communication Telkom Arif

Prabowo mengatakan, optimistis bisa mencatat pertumbuhan di atas industri telekomunikasi. Namun, ia masih

enggan merinci detil target kinerja sepanjang tahun ini. Namun yang pasti, TLKM sejauh ini masih menjadi

emiten telekomunikasi dengan pertumbuhan pendapatan double digit paling tinggi dibanding para pesaingnya.

PT Indosat Tbk (ISAT) misalnya pada kuartal III-2016 lalu hanya mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 9%

yoy menjadi Rp 21,52 triliun. Laba bersihnya kembali positif, dengan mencatatkan angka Rp 845,35 miliar dari

sebelumnya rugi Rp 1,12 triliun. PT XL Axiata Tbk (EXCL) di kuartal III-2016 malah mencatat penurunan

pendapatan menjadi Rp 16,08 triliun dari sebelumnya Rp 16,92 triliun. Hanya saja, bottom line membaik dengan

mencatat laba bersih Rp 159,71 miliar dari sebelumnya rugi Rp 460,61 miliar. Sementara TLKM di kuartal III-2016

mencatat kinerja paling tinggi dengan mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 13% yoy menjadi Rp 86,19

triliun. Laba bersihnya tercatat Rp 14,73 triliun, naik 27% yoy. (Kontan)



Bank Mandiri prediksi rasio dividen 30%. Dividen dari laba bank BUMN pada 2016 lalu diproyeksi tidak akan

banyak berubah dari tahun sebelumnya yang sebesar 20%. Kinerja bank pelat merah pada 2016 yang mengalami

banyak tantangan menjadi salah satu penyebabnya. Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri

mengatakan, dividen payout ratio (rasio pembayaran dividen) tahunan dari laba 2016 diperkirakan 30%.

"Kemudian Bank Mandiri akan menambahkan spesial dividen 10% sampai 20% sebagai tambahan," ujar Kartika,

Selasa (10/1). Proyeksi dividen dari laba 2016 ini dengan memperhitungkan kondisi rasio kecukupan modal bank

berkode BMRI 2016 sebesar 20%. Sedangkan PT Bank Tabungan Negara Tbk sebelumnya mengusulkan dividen

payout ratio kurang dari 20%. Sebagai gambaran rasio dividen BTN 2015 sekitar 20%. "Dengan rasio dividen

yang dibayarkan lebih kecil maka bank mempunyai peluang untuk meningkatkan permodalan," ujar Maryono,

Direktur Utama BTN Sebagai gambaran, sampai kuartal III-2016, modal inti bank berkode BBTN tercatat sebesar

Rp 15,4 triliun. Sedangkan untuk total aset BTN sampai September 2016 tercatat sebesar Rp 197,2 triliun.

Tercatat sampai November 2016, laba bersih bank Mandiri sebesar Rp 13,5 triliun atau turun 24,43% secara

tahunan atau year on year (yoy). Sedangkan laba BTN sampai November 2016 tercatat 2,1 triliun atau naik

34,66% yoy. (Kontan)



Protech Mitra Sudah Gunakan Semua Dana Hasil IPO. PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) sudah

menghabiskan seluruh dana hasil IPO, demikian disampaikan Anton Santoso, Direktur Utama Perseroan dalam

keterangan Selasa. Dari IPO yang digelar pada 18 Juli 2016 lalu, perseroan meraih dana bersih Rp28,33 miliar

dimana dana tersebut digunakan sesuai dengan prospektus yakni penambahan modal ke anak usaha dan modal

kerja perseroan. Adapun penambahan modal ke anak usaha PT Telesys Indonesia sebesar Rp5 miliar dan modal

kerja digunakan Rp23,33 miliar. Perseroan merupakan perusahaan penyedia jasa infrastruktur. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

LSIP  1680‐1800. 

Harga  saham  emiten  perkebunan  kembali  mendapat  momentum  penguatannya  seiring  penguatan 

kembali harga CPO dalam dua hari perdagangan terakhir. Kemarin harga CPO di Malaysia sempat mencapai RM3133/

MT  setelah  sempat  koreksi  RM3076/MT  akhir  pekan  lalu.  Hal  ini  juga  berimbas  pada  pergerakan  harga  saham  PP 

London  Sumatera  Indonesia  Tbk  (LSIP).  Kemarin  harga  sahamnya  berhasil  rebound  tutup  di  Rp1720  atau  menguat 

3,3%.  Secara  technical  support  saat  ini  berkisar  di  Rp1650  hingga  Rp1680.  Peluang  rebound  lanjutan  akan  kembali 

menguji  resisten  di  Rp1800  hingga  Rp1830.  Pergerakan  harga  sahamnya  kemarin  mengindikasikan  bullish  reversal 

setelah  terbentuk  long  white  candle  setelah  downtrend  channel.  Pergerakan  harga  saham  perseroan  sangat 

dipengaruhi  oleh  pergerakan  harga  komoditasnya  seperti  CPO  dan  karet.  Harga  komoditas  CPO  akan  dipengaruhi 

faktor  cuaca  seperti  fenomena  badai  La  Nina  yang  memicu  curah  hujan  berkepanjangan  sehingga  mengganggu 

volume produksi dan faktor permintaan seiring pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tahun ini. Faktor kurs seperti 

pelemahan  dan  penguatan  Ringgit  Malaysia  terhadap  dolar  AS  juga  akan  mempengaruhi  pergerakan  harga  CPO  di 

Malaysia.  Dari  sisi  kinerja,  penjualan  perseroan  di  periode  9M16  mencapai  Rp2,6  triliun  turun  14,9%  dari  periode 

yang  sama  tahun  lalu  Rp3,1  triliun.  Hingga  3Q16  lalu,  penjualan  perseroan  mencapai  71%  dari  target  tahun  lalu 

sebesar  Rp3,71  triliun  atau  turun  11,45%  (yoy).  Sedangkan  laba  bersih  9M16  mencapai  Rp272,33  miliar  turun  42% 

dari 9M15 sebesar Rp469,70 miliar. Penurunan laba bersih ini selain dikarenakan penjualan juga karena rugi selisih 

kurs  atas  posisi  deposito  berjangka  di  neraca,  lebih  rendahnya  pendapatan  keuangan,  dan  lebih  tinggi  kerugian 

entitas asosiasi. Akibatnya marjin bersih turun menjadi 10,4% dari 15,27%. Pencapaian laba bersih 9M16 membuat 

target laba bersih 2016 diperkirakan hanya mencapai Rp448,56 miliar atau turun dari proyeksi sebelumnya Rp527,47 

miliar.  Target  laba  bersih  2016  tersebut  turun  28%  (yoy)  dari  tahun  2015  sebesar  Rp623,31  miliar.  EPS  2016 

diperkirakan hanya mencapai Rp65,74. Namun bila dilihat secara kuartalan, kinerja perseroan baik penjualan maupun 

laba bersih menunjukkan konsistensi pertumbuhan kuartalan sepanjang 2016 lalu. Penjualan 3Q16 mencapai Rp965 

miliar  naik  13,74%  (qoq)  lebih  tinggi  dari  pertumbuhan  2Q16  5,54%  (qoq).  Sedangkan  laba  bersih  3Q16  mencapai 

Rp159,68  miliar  naik  156,76%  (qoq)  jauh  lebih  tinggi  dari  pertumbuhan  laba  2Q16  sebesar  23,27%  (qoq).  Volume 

penjualan  CPO  perseroan  secara  kuartalan  meningkat  mencapai  86,3  ribu  ton  di  3Q16  naik  11%  (qoq)  dari  2Q16 

sebanyak  77,8  ribu  ton. Volume  penjualan inti  sawit di 3Q16  mencapai  24,1  ribu  ton naik 27,5%  (qoq)  dan  volume 

penjualan  karet  di  3Q16  mencapai  2792  ton  naik  15,5%  (qoq)  dari  2Q16  sebesar  2417  ton.  Tren  kenaikan  volume 

penjualan  dan  ditambah  tren  kenaikan  harga  komoditasnya  akan  membalikan  kinerjanya  tahun  ini.  Tahun  ini 

diperkirakan  penjualan  berpeluang  tumbuh  5%  mencapai  Rp3,89  triliun  dan  laba  bersih  diperkirakan  berpeluang 

tumbuh  86,6%  mencapai  Rp837,12  miliar  dengan  dukungan  kenaikan  harga  komoditasnya.  EPS  2017  diperkirakan 

mencapai  Rp122,69.  Harga  sahamnya  berpeluang  ditransaksikan  dengan  rata‐rata  PE  tertinggi  17x  dalam  kondisi 

pasar  bullish.  Ini  mencerminkan  target  harga  di  Rp2086  atau  punya  ruang  penguatan  21,3%  dari  harga  saat  ini  di 

Rp1720. Maintain Buy, SL 1640       

 

 

(4)

4

Stock Picks

ANTM  850‐910. 

Harga  saham  Aneka  Tambang  Tbk  (ANTM)  setelah  koreksi  dalam  beberapa  sesi 

perdagangan terakhir, kemarin berhasil rebound terbatas di tengah tipisnya nilai transaksi. Harga sahamnya 

setelah menyentuh support di Rp850 (9/1) berhasil rebound tutup di Rp865 kemarin. Secara technical ada 

beberapa  resisten  sederhana  yang  perlu  dilewati  untuk  mengkonfirmasi  sinyal  bullish  reversal,  yakni  di 

Rp875  hingga  Rp885,  dengan  target  resisten  terdekat  di  Rp910  hingga  Rp930.  Pergerakan  harga  saham 

perseroan  turut  ditopang  menguatnya  kembali  harga  emas  dalam  beberapa  sesi  perdagangan  terakhir. 

Harga emas di AS di USD1182/t.oz meningkat bila dibandingkan posisi akhir tahun di USD1150/MT. Tahun 

ini seiring dengan tren positif harga komoditas logam kinerja perseroan diperkirakan akan tumbuh positif 

dibandingkan  tahun  lalu.  Saat  ini  pelaku  pasar  tengah  menanti  rilis  kinerja  2016  lalu.  Perseroan 

memperkirakan  produksi  feronikel  dan  emas  sepanjang  2016  melebihi  target  internal  perseroan.  Hingga 

awal pekan terakhir Desember 2016, perseroan memproduksi 20.080 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau 

di atas target internal sebesar 18500 TNi. Hal ini disebabkan optimalnya operasi pabrik feronikel perseroan 

setelah selesai perbaikan trafo pabrik FeNi II pertengahan 2016 lalu. Sedangkan volume produksi emas dari 

tambang  emas  Pongkor  hingga  pekan  ketiga  Desember  2016  sudah  mencapai  1437  kg,  lebih  tinggi 

dibandingkan target akhir 2016 sebesar 1431 kg yang diperkirakan sebelumnya. Saat ini perseroan tengah 

melakukan  sinkronisasi  integrasi  operasi  keseluruhan  paket  Proyek  Perluasan  Pabrik  Feronikel  Pomala 

(P3FP)  dengan  estimasi  operasi  komersial  di  awal  tahun  ini.  Sepanjang  sembilan  bulan  pertama  2016 

(9M16)  laba  bersih  mencapai  Rp38,27  miliar  dibandingkan  periode  yang  sama  tahun  sebelumnya  yang 

menderita rugi bersih Rp1,04 triliun. Laba bersih perseroan sepanjang 9M16 masih ditopang laba kurs yang 

mencapai  Rp446,57  miliar  akibat  penguatan  rupiah  terhadap  dolar  AS  sepanjang  2016.  Pencapaian 

penjualan  bersih  hingga  kuartal  tiga  2016  sudah  hampir  mencapai  target  penjualan  bersih  2016  yang 

sebelumnya diperkirakan mencapai Rp6,94 triliun. Begitu juga dengan pencapaian laba bersih hingga 3Q16 

sudah  melampaui  target  laba  bersih  2016  yang  sebelumnya  diperkirakan  mencapai  Rp18,04  miliar. 

Sebelumnya kami memperkirakan harga sahamnya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,2 kali 

atau mencapai Rp920. Trading Buy, SL 840

 

(5)

5

Stock Picks

WIKA 2460‐2700. 

Harga saham emiten jasa konstruksi Wijaya Karya Tbk (WIKA) kemarin berhasil menem‐

bus resisten sederhana di Rp2460 dan tutup di Rp2530 dikisaran resistennya di Rp2540. Peluang pengua‐

tan lanjutan akan menguji resisten di Rp2700. Sedangkan support saat ini di Rp2460. Pergerakan harga sa‐

hamnya  membentuk pola bullish continuation setelah bergerak konsolidasi. Sektor jasa konstruksi  meru‐

pakan  sektor  yang  bullish  tahun  ini  dengan  topangan  sejumlah  proyek  infrastruktur  di  transportasi  yang 

tahun lalu tersendat, dan tahun ini mulai dilaksanakan pengerjaan konstruksinya seperti proyek Kereta API 

Cepat (HSR) Jakarta‐Bandung yang digarap perseroan. Tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal 

Rp12 triliun. Untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tersebut, perseroan di 1Q17 berencana menerbit‐

kan obligasi global atau domestik sebesar Rp5 triliun. Selain penerbitan obligasi, perseroan juga berencana 

melakukan IPO atas salah satu anak usahanya yakni Wika Realty dan Wika Gedung. Target dana minimal 

Rp3 triliun. Terkait dengan perolehan kontrak baru tahun lalu sebesar Rp52,2 triliun diyakini akan tercapai. 

Total  kontrak  perseroan  tahun  lalu  mencapai  Rp82,3  triliun  dengan  kontrak  carry  over  mencapai  Rp30,1 

triliun. Perseroan memperkirakan dengan tercapainya kontrak baru di 2016 maka laba bersih bisa menca‐

pai Rp940 miliar tahun lalu dan penjualan Rp17,29 triliun. EPS diperkirakan Rp104,80. Tahun ini perseroan 

menargetkan total kontrak mencapai Rp102,937 triliun naik 26,3% dari tahun lalu. Total kontrak itu terdiri 

dari kontrak baru Rp43,24 triliun dan carry over 2016 sebesar Rp59,692 triliun. Perseroan memperkirakan 

penjualan  tahun  ini  sebesar  Rp25,75  triliun  atau  naik  32,81%  dari  perkiraan  2016  lalu.  Hingga  pekan 

pertama  Januari  2017,  perseroan  memperoleh  kontrak  baru  Rp138,107  miliar.  Sedangkan  proyeksi  laba 

bersih  tahun  ini  sebesar  Rp1,22  triliun  naik  29,7%  dari  estimasi  tahun  lalu  Rp940  miliar.  EPS  tahun  ini 

diperkirakan  Rp135,9.  Pada  harga  Rp2530  saham  WIKA  saat  ini  ditransaksikan  dengan  PE  18,6x  (E/17). 

Harga sahamnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 25x atau mencerminkan target harga 

di Rp3400. Maintain Buy, SL 2350      

Rabu, 11 Januari 2017

Saham Pilihan

TLKM 3950-4050 TB, SL3850

ADHI 2210-2360 Buy, SL 2100

ICBP 8550-9000 Buy, SL 8450

AALI 16500-17250 Buy, SL 16000

INDF 7750-8100 Buy, SL 7600

KRAS 765-820 TB, SL 750

TINS 1100-1140 TB, SL 1070

(6)

Stock View

6

Rabu, 11 Januari 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5309.92  5330.02  5350.11  5290.95  5271.97 

               PERKEBUNAN AALI  16875  16,958.33  17,041.67  16,758.33  16,641.67  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  282  291.33  300.67  277.33  272.67                LSIP  1720  1,738.33  1,756.67  1,688.33  1,656.67  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  1895  1,906.67  1,918.33  1,886.67  1,878.33                SIMP  500  504.67  509.33  495.67  491.33  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1685  1,700.00  1,715.00  1,675.00  1,665.00  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  340  346.67  353.33  330.67  321.33                DEWA  51  53.00  55.00  50.00  49.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2080  2,116.67  2,153.33  2,046.67  2,013.33                ITMG  15775  16,075.00  16,375.00  15,600.00  15,425.00  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  12050  12,116.67  12,183.33  11,991.67  11,933.33  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  720  733.33  746.67  713.33  706.67               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  94  99.33  104.67  90.33  86.67               

ELSA  438  444.00  450.00  434.00  430.00  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

ESSA  1500  1,500.00  1,500.00  1,500.00  1,500.00               

MEDC  1495  1,526.67  1,558.33  1,461.67  1,428.33               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  865  875.00  885.00  855.00  845.00  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2880  2,913.33  2,946.67  2,853.33  2,826.67  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  1110  1,123.33  1,136.67  1,088.33  1,066.67  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  15250  15,441.67  15,633.33  15,066.67  14,883.33  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  900  911.67  923.33  891.67  883.33  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  9125  9,183.33  9,241.67  9,058.33  8,991.67  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  119  122.67  126.33  114.67  110.33                JPRS  140  140.00  140.00  140.00  140.00                KRAS  785  803.33  821.67  768.33  751.67                PAKAN TERNAK CPIN  3130  3,190.00  3,250.00  3,100.00  3,070.00                JPFA  1490  1,508.33  1,526.67  1,468.33  1,446.67  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8200  8,250.00  8,300.00  8,125.00  8,050.00  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  1160  1,170.00  1,180.00  1,145.00  1,130.00               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8775  8,866.67  8,958.33  8,641.67  8,508.33                INDF  7975  8,066.67  8,158.33  7,791.67  7,608.33                MYOR  1755  1,768.33  1,781.67  1,748.33  1,741.67                ROTI  1655  1,685.00  1,715.00  1,630.00  1,605.00                GGRM  63000  63,466.66  63,933.33  62,766.66  62,533.33                INAF  4430  4,490.00  4,550.00  4,400.00  4,370.00  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2660  2,686.67  2,713.33  2,646.67  2,633.33  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1550  1,563.33  1,576.67  1,528.33  1,506.67               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  222  223.33  224.67  219.33  216.67                ASRI  374  378.00  382.00  370.00  366.00                BKSL  91  91.67  92.33  90.67  90.33                BSDE  1740  1,771.67  1,803.33  1,721.67  1,703.33  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1090  1,095.00  1,100.00  1,085.00  1,080.00                CTRA  1300  1,313.33  1,326.67  1,288.33  1,276.67                CTRP  700  706.67  713.33  691.67  683.33                CTRS  2730  2,766.67  2,803.33  2,696.67  2,663.33                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  286  290.00  294.00  282.00  278.00                MDLN  330  336.67  343.33  326.67  323.33  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2240  2,273.33  2,306.67  2,183.33  2,126.67  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  62  63.00  64.00  61.00  60.00                PTPP  3760  3,783.33  3,806.67  3,723.33  3,686.67  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  460  464.67  469.33  450.67  441.33                TOTL  785  791.67  798.33  771.67  758.33                WIKA  2530  2,580.00  2,630.00  2,450.00  2,370.00  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2740  2,756.67  2,773.33  2,726.67  2,713.33  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61 

JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1990  2,016.67  2,043.33  1,976.67  1,963.33                JSMR  4260  4,290.00  4,320.00  4,240.00  4,220.00  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  2670  2,690.00  2,710.00  2,630.00  2,590.00  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6050  6,083.33  6,116.67  6,033.33  6,016.67                TLKM  4000  4,033.33  4,066.67  3,963.33  3,926.67  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  338  340.67  343.33  336.67  335.33  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  328  332.00  336.00  322.00  316.00                WINS  218  220.67  223.33  214.67  211.33  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  705  713.33  721.67  698.33  691.67                BANK BBCA  15400  15,491.67  15,583.33  15,316.67  15,233.33  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  630  645.00  660.00  620.00  610.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  5600  5,633.33  5,666.67  5,558.33  5,516.67  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  11800  11,908.33  12,016.67  11,733.33  11,666.67  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  1835  1,845.00  1,855.00  1,820.00  1,805.00  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  3670  3,700.00  3,730.00  3,610.00  3,550.00  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2880  2,970.00  3,060.00  2,780.00  2,680.00  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  11400  11,450.00  11,500.00  11,300.00  11,200.00  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  880  898.33  916.67  868.33  856.67  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6250  6,350.00  6,450.00  6,050.00  5,850.00  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  348  350.00  352.00  344.00  340.00                UNTR  21950  22,183.33  22,416.67  21,558.33  21,166.67  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5275  5,350.00  5,425.00  5,125.00  4,975.00                RALS  1225  1,260.00  1,295.00  1,200.00  1,175.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1760  1,775.00  1,790.00  1,740.00  1,720.00               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  80  85.33  90.67  76.33  72.67               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta   

PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam   

TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jalan A. Yani Tromol Pos 1,

Pabelan Kartasura, Surakarta,

Jawa Tengah 57162

(0271) 717417

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Kerusakan jaringan insang akibat pengujian dengan ekstrak metanol biji jarak merah selama empat jam berupa lepasnya sel epitel penyusun ja ringan, perbesaran

Penelitian lain di daerah pesisir Kenya juga menunjukkan bahwa tingkat penderita malaria klinis pada balita yang tinggal di rumah yang jarang menggunakan kelambu

Dari analisa sistem berjalan diketahui bahwa system memiliki beberapa kekurangan, yaitu:1). belum semua Pet Care memberi kemudahan Customer untuk mengakses informasi

menjelaskan contoh badan usaha perseroan bentuk badan usaha perseroan Contoh badan usaha perseroan 10 Apr 17 V V mahasiswa memahami dan mengetahui mengenai fungsi manajemen

kearifan lokal manajemen konflik Minangkabau mempersyaratkan mediasi (memfasilitasi konflik melalui media budaya) bagi pengaliran dan pengaluran naluri berkonflik

Disimpulkan, keberadaan anggota keluarga sebagai pekerja migrasi ke daerah endemis malaria, merupakan faktor risiko terjadinya kesakitan malaria di wilayah di desa

 Jalan beraspal mencapai 1.125,86 km (80,69%) dari 1.395,276 Km Jalan Kabupaten dengan Kondisi jalan mantap 69,37%, (781,01 km dalam kondisi baik, dan 333,05 km dalam kondisi

Hasil angka rata-rata House Index (HI), Container Index (CI), Breteau Index (BI) oleh jumantik dewasa dan anak, rata rata pemantauan anak anak memiliki nilai