• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

Film “Mimpi Sejuta Dollar” merupakan film karya anak bangsa Indonesia yang sangat inspiratif dan memiliki nilai pesan. Film yang diproduksi oleh MD Picture dan dirilis pada tanggal 24 Desember 2014 yang disutradarai oleh Hestu Saputra ini, terinspirasi dari kisah Merry Riana, seorang perempuan asal Indonesia yang berhasil meraih satu juta dollar pertamanya di singapura pada usia 26.

Film yang diangkat dari kisah nyata seorang tokoh Merry Riana mengkisahkan tentang perjuangan hidup Merry Riana yang baru lulus bangku SMA, terpaksa harus mengungsi ke negara singapura akibat dampak dari kondisi Indonesia yang tidak stabil (kerusuhan mei 1998). Bekal uang hasil menjual barang sisa yang dijual oleh orang tuanya hanya cukup untuk makan lima kali di negara singapura.

Hal ini yang membuat seorang Merry Riana mengalami kondisi sulit di negara singapura. akan tetapi kondisi sulit inilah yang membuat sosok Merry Riana bangkit kembali untuk mampu bertahan hidup dan meraih cita-citanya menjadi orang yang sukses dan bahagia.

(2)

4.1.1 Profil MD Pictures

MD Pictures adalah salah satu Rumah Produksi terbesar di Indonesia saat ini. Didirikan pada 2007, dalam situasi serba penuh tantangan, oleh sekelompok anak muda berbakat yang penuh antusiasme, kreativitas, dan berdedikasi tinggi, di bawah pimpinan Manoj Punjabi selaku Produser dan Presiden Direktur.

MD Pictures juga membuahkan film film fenomenal yang berhasil meraup jumlah penonton terbanyak di Indonesia, seperti : Ayat Ayat Cinta, Di Bawah Lindungan Ka’bah, Habibie & Ainun, dan masih banyak lagi. Karya terakhir, Habibie & Ainun bahkan berhasil meraih penghargaan tertinggi Indonesian Movie Awards 2013 dan Yahoo OMG Awards 2013 sebagai Film Terbaik, dengan meraup sampai 4.700.000 penonton. Angka yang spektakuler untuk negeri ini, dimana menonton film bukanlah budaya bagi masyarakatnya. Angka ini juga merupakan jumlah penonton tertinggi sepanjang sejarah perfilman di Indonesia dan mengisi 2 tempat di top 3 film terlaris di Box Office Indonesia.

MD Pictures senantiasa terus berusaha memproduksi film yang menampilkan kisah-kisah menarik dan penuh makna. Harapannya agar dapat membuat penonton tertawa ataupun terharu, ikut merasakan kisah yang ada di dalam setiap peran dan karakter yang disuguhkan. Tayangan MD tidak

(3)

semata-mata diproduksi untuk kepentingan bisnis dan hiburan saja, tapi juga untuk mencerdaskan serta memberikan pesan moral bagi penontonnya.35

4.1.3 Logo MD Pictures

4.1.4 Karakter Utama Tokoh

Pendalaman atau penjiwaan karakter peran utama merupakan hal yang sangat amat penting dalam keberhasilan suatu film untuk mencapai prestasi tertinggi baik dari kacamata pemirsanya maupun dari kacamata para pengamat film. Sebaik apapun ide yang dibuat, naskah yang ditulis, peralatan produksi yang digunakan, teknik produksi dan pasca produksi yang dilaksanak, tidak akan berhasil pencapaiannya apabila tidak didukung dengan pendalaman atau penjiwaan karakter utama tokoh didalamnya.

4.1.5 Identitas Film Mimpi Sejuta Dollar

(4)

1. Tittle : Mimpi Sejuta Dollar

2. Producer : Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi

3. Executive Producer : Shania Punjabi

4. Co Producer : K. Chainani, Dian W Sasmita Faisal 5. Line Producer : Ajish Dibyo,Hendrayadi

6. Screenplay : Titien Watimena 7. Director Of Photography : Batara Goembar

8. Editor : W. Idati Wibowo

9. Music By : Tya Subiakto Satrio

10. Sound Designer : Satrio Budiono 11. Sound Recordist : Sutrisno

12. Costumer Designer & Make Up Artis : Retno Ratih Damayanti

13. Casting By : Sanjay Mulani, Widhi Susila Utama

14. Distributor : MD Pictures

15. Release Date : Dec 24, 2014

16. Duration : 105 Menit

17. Language : Indonesian, English

4.1.6 Sinopsis

Cerita dalam film “Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar” ini berawal ketika Merry Riana (Chelsea Islan) yang baru saja lulus SMA,terpaksa harus mengungsi ke Singapura karena kondisi di Indonesia sedang tidak stabil. Orang

(5)

tua Merry (Ferry Salim dan Cyntia Lamusu) terpaksa harus menjual barang-barang mereka yang tersisa untuk membeli satu tiket. Makanya, Merry sendirian berada di Singapura, dengan bekal uang yang hanya cukup untuk makan lima kali.

Meski cita-cita untuk kuliah dan menjadi sukses terasa begitu jauh, tapi Merry tidak putus asa tetap berjuang untuk bertahan hidup. Dengan bantuan sahabatnya, Irene (Kimberly Ryder), Merry mencari celah di antara aturan Singapura yang begitu ketat. Dia berhasil mendapat izin tinggal di asrama dan diterima di salah satu perguruan tinggi terbaik di sana. Namun, senyum Merry terpaksa hilang kembali dia ternyata harus membayar $40,000 untuk bisa berkuliah.

Harapan terakhirnya adalah mengambil student loan, yang hanya bisa didapatnya jika memiliki seorang penjamin. Merry pun mencari seorang mahasiswa senior yang mau jadi penjamin, karena dia tidak punya kerabat di Singapura, dan Irene tidak bisa jadi penjamin. Dia berharap seorang senior tampan, Alva (Dion Wiyoko) mau jadi penolongnya. Meski akhirnya mau menolongnya, namun Alva sangat perhitungan dan menyuruhnya mencari kerja sampingan.

Sambil berkuliah, Merry tetap berusaha mengejar cita-citanya untuk bisa sukses secepatnya. Semua pekerjaan ditekuninya, mulai dari menyebar brosur, bisnis online, hingga bisnis saham. Dalam perjalanan hidupnya itu, masalah

(6)

cinta pun sempat datang ketika Alva menyatakan perasaan padanya. Padahal dia tahu, Irene juga menyukai Alva.36

4.1.7 Pemeran Film Mimpi Sejuta Dollar

Nama : Chelsea Elizabeth Islan

TTL : Washington, D.C.,Amerika Serikat, 2 Juni 1995

Agama : Katolik

Pekerjaan : Seniman, aktris, model

Tinggi Badan : 167 cm

Dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”, Chelsea Islan memerankan karakter Merry Riana yang gigih dan pantang menyerah sampai ia berhasil lulus kuliah dan mendapatkan uang satu juta dollar pertamanya di negara singapura.

Nama : Dion Wiyoko

TTL : Surabaya, 3 Mei 1985

Agama : Katolik

Pekerjaan : Aktor, model, presenter

Tinggi Badan : 177 cm

(7)

Dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”, Dion Wiyoko memerankan karakter Alva yang menjadi penjamin student loan Merry Riana, dan menjadi seseorang yang selalu menemani perjuangan merry riana dalam berbagai kondisi hingga akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih.

Nama : Kimberly Alvionnella Ryder

TTL : Jakarta,6 Agustus 1993

Agama : Islam

Pekerjaan : Aktris, model

Tinggi Badan : 177 cm

Dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”, Kimberly Ryder memerankan karakter Irene. Irene merupakan sahabat Merry Riana yang menolong Merry ketika Merry Riana tidak punya tempat tinggal, dan tidak punya apa-apa di Singapura.

Nama : Ferry Salim

TTL : Palembang, 8 januari 1967

Agama : Kristen

Pekerjaan : Aktor, Model, MC

(8)

Dalam film “ Mimpi Sejuta Dollar”, Ferry Salim memerankan karakter ayah Merry Riana, dimana dalam film ini, sosok ayah Merry selalu memberikan dukungan, motivasi, bahkan sampai menjual apa saja yang menempel di badan untuk membelikan satu tiket untuk Merry ke Singapura agar selamat dari kerusuhan di Indonesia.

Nama : Prilliany Cynthia Lamusu

TTL : Jakarta, 12 April 1978

Agama : Islam

Pekerjaan : Aktris, Komposer, penyanyi

Dalam film “Mimipi Sejuta Dollar”, Cynthia Lamusu memerankan karakter ibu dari Merry Riana.

Nama : Niniek L. Kariem

TTL : Mataram, 14 Januari 1949

Agama : Islam

Pekerjaan : Aktris, Dosen

Dalam film “ Mimpi Sejuta Dollar”, Niniek L. Kariem memerankan karakter Noor. Mrs. Noor merupakan orang yang orang pertama yang memberikan investasi asuransi sebesar seratus ribu dollar kepada Merry Riana,

(9)

ketika Merry Riana sedang bekerja di industry asuransi. Niniek L. Kariem memerankan karakter Mrs. Noor dengan sangat baik, terutama dalam pengucapan menggunakan bahasa inggris yang bercampur dengan bahasa singapura.

Nama : Mike Lucock

TTL : Jakarta, 19 Oktober 1986

Agama : Islam

Pekerjaan : Aktor, VJ, presenter

Tinggi Badan : 178 cm

Dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”, Mike Lucock memerankan karakter sebagai bos dari perusahaan succes forever. Perusahaan success forever merupakan perusahaan yang berhasil menipu Merry Riana setelah melakukan investasi hasil dari menjual laptopnya.

Nama : Sellen Fernandez

TTL : Jakarta, 19 Oktober 1986

Agama : Islam

(10)

Dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”, sellen Fernandez memerankan karakter Hars. Hars adalah satpam penjaga asrama kampus yang sempat menegur Merry Riana karena peraturan asrama yang tidak memperbolehkan orang lain tinggal di asrama selain mahasiswa dan mahasiswi di dalamnya.

4.2 Hasil Penelitian

Pada hasil penelitian ini, peneliti akan membahas mengenai penggambaran konsep diri Merry Riana yang terkandung di dalam film “Mimpi Sejuta Dollar” dengan menggunakan semiotika Charles Sanders Peirce. Metode ini menggunakan teori segitiga makna (Triangle Meaning) Peirce yang terdiri atas sign (tanda), object (acuan tanda), dan interpretan (pengguna tanda). Tanda adalah sesuatu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indra manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk (merepresentasikan) hal lain diluar tanda itu sendiri.

Objek atau acuan tanda adalah konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda atau sesuatu yang dirujuk tanda. Interpretant atau pengguna tanda adalah konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya ke suatu makna tertentu atau makna yang ada dalam benak seseorang tentang objek yang dirujuk sebuah tanda. Hal terpenting dalam proses semiosis adalah bagaimana makna muncul dari sebuah tanda ketika tanda itu digunakan orang saat berkomunikasi.

Berdasarkan objeknya, peirce membagi tanda atas icon (ikon), index (indeks) dan symbol (symbol). Ikon adalah tanda yang hubungannya antara penanda dengan petandanya bersifat bersamaan bentuk alamiah, atau dengan

(11)

kata lain ikon adalah hubungan antara tanda dan petanda yang bersifat kasual atau hubungan sebab akibat, atau tanda yang langsung mengacu pada kenyataan. Contoh yang paling jelas adalah asap sebagai tanda adanya api. Tanda dapat pula mengacu ke denotatum melalui konvensi. Tanda seperti itu adalah tanda yang menunjukan hubungan alamiah antara penanda dengan petandanya. Hubungan diantaranya bersifat arbiter atau semena, hubungan berdasarkan konvensi (perjanjian) masyarakat.

Berdasarkan tanda (sign) , peirce membagi tanda menjadi qualisign (kualitas yang ada pada tanda), sinsign (eksistensi aktual benda atau peristiwa yang ada pada tanda) dan lesign (norma yang dikandung oleh tanda).

Tanda-tanda visual dan verbal dari adegan-adegan yang mempresentasikan bagaimana konsep diri Merry Riana, mulai dari yang melatar belakangi konsep dirinya, perjuangan, dan kesuksesannya akan dipilih dan dianalisa untuk memaknai konsep diri Merry Riana yang terkandung dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”.

Konsep diri yang terkandung dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”, terangkum pada table-tabel yang ada dibawah ini :

(12)

4.2.1 Latar Belakang Konsep Diri Merry Riana Sign (tanda)

Klasifikasi Tanda

1. Qualisign : seorang Merry Riana ditengah-tengah kerusuhan dengan wajah ketakutan

2. Sinsign : peristiwa penyimpangan kolektif dalam bentuk kekerasan yang dilakukan oleh perusuh

3. Lesign : diskriminasi dalam bentuk kekerasan yang dilakukan oleh para perusuh dalam kehidupan sosial.

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visualisasi : Icon, pada gambar tersebut adalah potret kerusuhan. Hal tersebut terlihat dari penyimpangan kolektif para

Terjadinya kerusuhan menandakan bentuk pelampiasan kelompok karena kelompoknya merasa tidak dihargai .ketakutan yang terpancar dari ekspresi

(13)

perusuh. Index pada tanda tersebut adalah ekspresi wajah ketakutan Merry Riana. Terlihat seorang laki-laki (perusuh) memegang tangan Merry Riana dengan tangan kirinya, dan tangan kanannya memegang tas Merry Riana.

Symbol tanda diatas adalah

symbol diskriminasi dalam bentuk kekerasan

wajah Merry Riana menandakan kehawatiram dalam dirinya karena menjadi bagian dari korban para perusuh. pegangan erat tangan kiri laki-laki menandakan bentuk pemaksaan terhadap korbannya, dan isyarat yang diberikan perusuh agar korban segera menyerah. Tas Merry Riana yang ada pada tangan kiri si laki-laki (perusuh) menandakan tas Merry Riana sedang diambil alih secara paksa oleh si pelaku.

Analisa

Pada gambar diatas, menggambarkan penyimpangan kolektif (penyimpangan kelompok) yang terjadi dalam kehidupan sosial. Penyimpangan tersebut terjadi ketika peristiwa penindasan yang terjadi saat kerusuhan mei 1998. Pada saat itu, Merry Riana dan keluarganya menjadi salah satu korban yang terdiskriminasi. Identitas Merry Riana dan keluarganya yang merupakan etnis tionghoa, merupakan salah satu penyebab dirinya dan keluarganya menjadi korban.

Pada saat kerusuhan 1998, etnis tionghoa merupakan korban dari para perusuh. Tempat usaha dan rumah mereka dibakar, bahkan banyak diantaranya

(14)

menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan. Merry Riana merupakan salah satu orang yang berhasil melarikan diri berkat pertolongan ayahnya yang memberikan uang saat merry riana sedang dipegang tangannya oleh para perusuh.

Bentuk penindasan paksa ini merupakan bentuk tekanan (paksaan moral) yang dilakukan oleh yang membuat seseorang kehilangan kebebasan moral. Hal ini membuat Merry Riana merasa tidak dihargai keberadaannya sebagai warga negara Indonesia. peristiwa mengerikan ini menimbulkan trauma terhadap diri Merry Riana, karena setiap kejadian-kejadian mengerikan itu, terekam dalam memory Merry Riana sehingga ketika mengingat (proses pemanggilan informasi yang dilakukann oleh memory) kejadian itu akan timbul rasa ketakutan dalam dirinya.

Kehilangan penghargaan dari orang-orang yang menindasnya dapat membuat harga diri rendah. Hal ini akan mengganggu pada konsep diri.

Sign (tanda)

Dialog

Ayah Merry Riana : “ anak papah gak ada yang manja. Disaat seperti ini, kamu harus bisa mengurus diri kamu sendiri”

(15)

Klasifikasi Tanda

1. Qualisign : Merry Riana dipeluk oleh sang ayah dalam kondisi depresi.

2. Sinsign : sang ayah memeluk Merry Riana.

3. Lesign : kode dibalik dialog yang disampaikan sang ayah kepada anaknya.

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visuaisasi : Icon, pada tanda tersebut adalah potret pelukan antara Ayah Merry dan Merry Riana dalam suasana keramaian. Index pada tanda tersebut adalah tatapan kosong sang ayah. Symbol pada tanda tersebut adalah symbol kasih sayang orang tua untuk anak.

Pelukan sang ayah kepada sang anak merupakan bentuk kasih sayang untuk memberikan rasa nyaman, rasa percaya diri, sikap optimisme, pengurangan rasa kesepian, dan pengurangan depresi yang diberikan ayah kepada anaknya. Tatapan kosong sang ayah menandakan kepfrustasian dirinya, dan ekspresi kesedihan Merry Riana menandakan ia sedang mengalami depresi dengan kejadian yang menimpanya. Dari dialog verbal ayahnya yaitu, “anak papah gak ada yang manja, disaat seperti ini kamu harus bisa mengurus diri kamu sendiri.” Ucapan ayahnya menyimbolkan perintah kemandirian dalam bentuk motivasi. gambar diatas, menyimbolkan kasih sayang antara orang tua dan anak.

(16)

Analisa

Pada gambar diatas, menggambarkan suasana keluarga yang tidak diinginkan, dimana Merry Riana harus pergi ke singapura dengan satu tiket yang diberikan ayahnya, dan harus berpisah dengan keluarganya untuk sementara guna menghindari kerusuhan yang terjadi di indonesia. Hal ini berdampak terhadap psikologi Merry Riana yang mengakibatkan depresi.

Depresi yang dialami Merry Riana dikarenakan kehilangan keluarga untuk sementara dan menyalahkan itu semua terjadi karena kerusuhan yang menimpa keluarganya yang beretnis tionghoa. Hal ini membuatnya berpikir akan keberadaannya dan keluarga di Indonesia seolah tidak dihargai oleh bangsa Indonesia hanya karena etnis, bukan warga negara.

Dalam kondisi depresi dan trauma yang dialami Merry Riana, peran ayah hadir sebagai kekuatan baru terhadap diri Merry Riana. Motivasi eksternal dalam bentuk Perintah kemandirian yang dilontarkannya mengisyaratkan bahwasannya pada kondisi sulit seperti ini Merry harus kuat, bahkan harus lebih kuat dari laki-laki. Walau dalam kondisi frustasi, akan tetapi ayahnya tidak memperlihatkan suasana emosional dalam penghlihatan Merry Riana.

Hal ini terlihat dari bagaimana ayahnya memeluk Merry Riana dengan penuh kasih sayang dan memberikan dorongan-dorongan motivasi eksternal. Pelukan yang diberikan ayahnya menjadi bagian penting untuk mengurangi rasa ketakutan yang terjadi dalam diri Merry Riana, dan untuk memberikan

(17)

rasa aman serta meningkatkan kepercayaan diri bahwa ini semua belum berakhir.

Kesadaran diri Merry Riana terhadap kehidupannya yang belum berakhir, merupakan cermin kepercayaan dirinya yang didapatkannya melalui pola asuh orang tua. artinya peranan orang tua sangatlah penting terhadap pembentukan konsep diri Merry Riana, terutama pada harga dirinya. Hal inilah yang melatarbelakangi konsep diri Merry Riana.

4.2.2 Perjuangan Merry Riana Dalam Konteks Konsep Diri

Sign (tanda)

Klasifikasi Tanda

1. Qualisign : perjuangan para pekerja ditengah panasnya terik matahari.

(18)

3. Lesign : kode dibalik komunikasi non verbal Merry Riana

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visualisasi : Icon, pada gambar tersebut adalah potret sekelompok pekerja lapangan yang sedang membagikan brosur. Index pada tanda tersebut adalah pakaian Merry Riana (tengah) yang berbeda dengan pekerja lapangan lainnya yang menggunakan pakaian warna merah dan bahasa non verbal Merry Riana (tengah) terlihat lebih menonjol dibandingkan pekerja lainnya. Symbol pada tanda tersebut adalah symbol perjuangan dalam bekerja

Sekelompok orang yang membagikan brosur menandakan sedang terjadi strategi pemasaran melalui promosi. Pakaian Merry Riana yang berbeda dengan pekerja lapangan lainnya menandakan bahwa Merry Riana adalah karyawan baru yang pertama kali kerja. Bahasa non verbal Merry Riana yang lebih menonjol dibandingkan pekerja lapangan lainnya menandakan Merry Riana lebih antusias semangat bekerja dibandingkan pekerja lapangan lainnya.

Analisa

Pada gambar diatas, menggambarkan suasana kerja lapangan yang sedang melakukan promosi perusahaan dengan membagikan brosur. Antusias semangat kerja Merry Riana dibandingkan dengan seniornya, merupakan

(19)

bagian dari perjuangannya dalam menggapai kesuksesan. Gerakan non verbal yang terlihat secara tampak, mengisyaraktkan keseriusannya dalam bekerja dan ketakutan dalam dirinya akan kehilangan pekerjaan diamana pekerja yang tidak serius akan kena pemecatan. Pemecatan menjadi momok yang sangat menakutkan dalam diri Merry Riana yang tinggal seorang diri di Singapura.

Dengan bersemangat dalam bekerja, Merry Riana berpikir akan terhindar dari pemecatan. pemikiran panjangnya akan pemecetan, akan berdampak buruk bagi kebutuhan hidup, haparan keluarga, dan keterancamannya untuk membayar biaya kuliah di Nanyang Technological University (NTU) . Pemikirannya untuk bersemangat kerja, merupakan pemikirannya dalam memecahkan persoalan, seperti menghindari persoalan pemecatan yang akan berdampak pada kebutuhan hidupnya.

Antusias semangat kerja yang ditonjolkan dalam gambar tersebut, merupakan potret karakteristik individu Merry Riana dalam memberikan tenaga kerja terhadap perusahaan agar eksistensi perusahaan tetap terjaga. Apa yang ditampilkan oleh Merry Riana merupakan bentuk konsep diri positif, dimana dirinya merasa mampu mengatasi masalah yang dihadapinya. Harapan akan dirinya terhindar dari pemecatan adalah bagian dari hasratnya untuk berhasil. Nilai yang diinginkan dan keinginannya terhindar dari kegagalan merupakan ideal diri bagi Merry Riana.

(20)

Sign (tanda)

Dialog Interpersonal

Alva : “Hidup itu berhitung Merr. Orang bisa sukses, kalo pas dalam berhitung. Untuk berhitung pas, kadang orang mengalami kegagalan dulu. Gak cuma lu, gw juga pernah ngalamin. Jadiin ini pelajaran buat lu mer !”

Klasifikasi Tanda

1. Qualisign : kemarahan Merry Riana.

2. Sinsign : eksistensi Merry Riana dalam melempar dokumen dan Alva yang mendekapnya.

3. Lesign : kode dibalik komunikasi Alva kepada Merry Riana.

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visualisasi : Icon, pada gambar ini adalah potret kehancuran sebuah perusahaan dengan suasana kantor

Suasana kantor yang kosong dan berantakan menandakan kondisi kantor yang sedang bermasalah baik secara

(21)

yang kosong dan berantakan. Index pada tanda tersebut adalah kemarahan Merry Riana yang sedang melempar dokumen kantor dengan ekspresi marah dan dekapan seorang laki-laki (Alva).

internal dan eksternal. seorang wanita (Merry Riana) yang sedang marah menandakan kekecewaan dirinya terhadap kantor tersebut. dekapan laki-laki (Dion Wiyoko) terhadap Merry Riana merupakan menandakan dirinya sedang berusaha menenangkannya. Ucapan yang dilontarkan Alva, yaitu “Hidup itu berhitung Merr. Orang bisa sukses, kalo pas dalam berhitung. Untuk berhitung pas, kadang orang mengalami kegagalan dulu. Gak cuma lu, gw juga pernah ngalamin. Jadiin ini pelajaran buat lu mer !” menandakan bahwa dalam melakukan sesuatu, semua harus dihitung terlebih dahulu dan jangan gegabah dalam mengambil keputusan.

Analisa

Pada gambar ini menceritakan tentang perasaan marah sekaligus kekecawaan Merry Riana terhadap penipuan kantor succes forever yang berkedok multi level marketing. Merry Riana merupakan salah satu korban

(22)

perusahaan tersebut yang melarikan diri dengan mengosongkan kantornya tanpa ada karyawan satupun.

Terlihat kemarahan Merry Riana dengan melempar dokumen setelah tertipu dengan memberikan investasi 200 dollar hasil dari menjual laptop ayahnya. Tertipunya Merry Riana adalah karena ketergiurannya atas harapan besar yang diberikan perusaan tersebut. Pada saat sebelum investasi, Merry riana ditawarkan pendapatan 100 dollar apabila bisa bisa merekrut satu anggota, dan dipromosikan menjadi manager apabila mampu merekrut sepuluh orang anggota.

Keadaan yang membuatnya kecewa merupakan pilihan Merry Riana yang salah dalam mengambil keputusaan saat itu. Keberadaan dirinya saat itu yang merasa dirinya mampu mengatasi semua persoalan dengan terburu-buru tanpa mendengarkan masukin orang lain membuatnya seakan tidak butuh bantuan orang lain dalam mengejar keberhasilannya. Keadaan mengambil keputusan terburu-buru menandakan seolah ada tekanan yang membuatnya cepat-cepat dalam mengambil keputusan. Keadaan kebutuhan hidup yang menumpuk dan menekannya membuat pikiran Merry Riana terbebani hingga akhirnya lupa berpikir jernih.

Dalam kondisi seperti ini, terlihat Alva begitu memiliki empati yang tinggi terhadap Merry Riana. terlihat dari perkataan “bukan cuma lu merr, tapi gw juga pernah mengalami kegagalan” seakan Alva sendiri merasakan apa yang Merry Riana rasakan. Empati yang diberikan terhadap Merry Membuat dirinya berbesar hati terhadap apa yang menimpanya. Dan Merry merasa Alva

(23)

saja yang pernah mengalami situasi yang sama, masih bisa bertahan hingga saat ini. hal ini membuat Merry Riana berpikir bahwa untuk mencapai kesuksesan, kegagalan merupakan kabut yang selalu menyelimuti, dan untuk membuyarkan kabut tersebut diperlukan cara berpikir kreatif, dan pandai dalam menetapkan keputusan.

Penerimaan diri terhadap apa yang menimpanya merupakan keikhlasan terhadap apa yang telah menimpanya. Dengan berbesar hati, Merry Riana menganggap evaluasi terhadap diri mampu membuatnya memiliki konsep diri positif. Pemikirannya ini guna menghindari gangguan-gangguan negatif terkait perjuangan terhadap apa yang akan dirancang kedepan. Apa yang disampaikan alva, adalah wawasan barunya bahwa hidup merupakam proses penemuan.

(24)

Dialog Interpersonal

Merry riana : “bisnis ini bukan tentang kebutuhan saya. Tentu saja saya butuh uang, tapi diatas itu semua kebutuhan Mrs. Noor lebih penting. Baik Mrs. Noor, terimakasih atas waktu dan kesempatannya, saya pamit sekarang saja. Terimakasih.

Mrs. Noor : “tunggu,tunggu.sit, sit. Oke, saya mau inves lewat you because I like your personality.”

Merry Riana : “ How Much Mrs. Noor ? Mrs. Noor : One Hundred thousand dollar.

Klasifikasi Tanda

1. Qualisign : kerja sama dua pihak

2. Sinsign : eksistensi Merry Riana dalam mempresentasikan materinya dan meyakinkan Mrs.Noor

3. Lesign : kode dibalik komunikasi Merry Riana.

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visualisasi : Icon, pada gambar pertama memperlihatkan sebuah rumah mewah dengan kolam renang. seorang wanita (Merry Riana) sedang memegang dokumen dihadapan seorang wanita separuh baya (Mrs. Noor). Terlihat wanita separuh baya tersebut memperhatikan wanita

Suasana rumah mewah dengan kolam renang menandakan harga rumah yang mahal, dan pemilik rumah yang kaya raya. Seorang wanita yang sedang memegang dokumen menandakan dia sedang melakukan presentasi. Perhatian yang diberikan oleh wanita separuh baya terhadap wanita yang memegang dokumen tersebut, menandakan dirinya

(25)

yang sedang memegang dokumen tersebut. Pada gambar kedua memperlihatkan kedua orang yang sedang berpelukan.

sedang mendengarkan dengan serius apa yang dipresentasikan oleh wanita tersebut. Dialog yang disampaikan Merry Riana menandakan usahanya untuk meyakinkan Mrs. Noor dan kejujurannya dalam bekerja.Pelukan yang terjadi pada gambar kedua adalah index kesepakatan terhadap presentasi. tersebut, dan rasa terimakasih keduanya. Gambar diatas merupakan merupakan symbol kerja sama

Analisa

Pada gambar ini menggambarkan perjuangan Merry Riana yang sedang bertugas sebagai agen asuransi yang mencoba menawarkan jaminan asuransi terhadap calon investornya. Terlihat presentasi Merry Riana yang sedang mencoba untuk memprospek calon investornya (Mrs. Noor). kesuksesan Merry Riana dalam memprospek investornya (Mrs.Noor) merupakan buah dari perjuangannya dan buah dari kejujurannya dalam bekerja. Kerja keras dalam perjuangan Merry Riana , baru berbuah setelah dirinya mendapatkan kepercayaan orang lain. Mendapatkan kepercayaan dari orang lain merupakan hal yang sangat susah, perlu kerja keras dan integritas yang yang baik.

(26)

Terbangunnya suatu kepercayaan pada gambar ini terlihat dari terbentuknya suatu relasi antara Merry Riana (agen asuransi) dan Mrs. Noor (investor) yang saling mempercayai satu sama lain dalam bekerja sama. Perasaan takutnya akan resiko ditanggapi oleh Merry Riana dengan meyakinkannya. Terlihat dari komuikasi verbal Merry saat mengatakan “bisnis ini bukan tentang kebutuhan saya. Tentu saja saya butuh uang, tapi diatas itu semua kebutuhan Mrs. Noor lebih penting.”

Sign (tanda)

Dialog

“Beri tepuk tangan untuk Merry Riana. Tanpa Merry Riana acara ini tidak akan terjadi”

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visualisasi : icon tanda diatas adalah kebahagiaan manusia dalam menghadiri acara valentine. Index tanda diatas adalah tepuk tangan orang banyak sambil

acara valentine merupakan acara hari kasih sayang yang merupakan tradisi barat. Tepuk tangan orang banyak kearah Merry Riana menandakan Merry Riana menjadi orang

(27)

menghadap kearah Merry Riana.

Symbol diatas adalah symbol

kebahagiaan valentine.

berpengaruh dalam acara tersebut. dialog yang disampaikan dalam acara tersebut menandakan Merry Riana sebagai penyumbang (donasi) uang terbesar dalam acara tersebut hingga acara tersebut terimplementasi.

Analisa

Scene ini menceritakan donasi Merry Riana dalam acara yang diadakan oleh kampus NTU. Menyumbang merupakan peranan sosial dan merupakan prilaku prososial. Dalam hal ini, untuk Merry Berpikir dalam sebuah perjuangan dan kesuksesan, bukan hanya diri sendiri yang harus diperhatikan, akan tetapi orang lain juga. Hal itu dibuktikannya ketika sebuah acara hampir gagal, akan tetapi Merry menjadi sosok penyelamat acara tersebut.

(28)

4.2.7 Kesuksesan Versi Merry Riana

Sign (tanda)

Klasifikasi Tanda

1. Qualisign : kebahagiaan sepasang kekasih.

2. Sinsign : Merry Riana dan Alva berpegangan tangan dan saling menatap.

3. Lesign : kode dibalik pegangan tangan, senyuman, dan tatapan mata.

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visualisasi : icon, pada gambar tersebut menggambarkan dua orang pasangan yang sedang berbahagia. Terlihat keduanya saling menatap satu sama lain

Pasangan yang sedang berbahagia menandakan semua perencanaan berjalan sesuai rencana dan berbagai rintangan mampu dilewati. tatatapan mesra , pegangan tangan serta

(29)

dengan mesra, saling berpegangan tangan, dan saling tersenyum satu sama lain.

senyuman yang mereka tampilkan merupakan index perasaan cinta yang terungkap diantara mereka. Gambar diatas merupakan symbol kasih sayang sepasang kekasih.

Analisa

Pada scene ini, menceritakan tentang hari jadiannya antara Merry Riana bersama Alva. Rasa cinta Merry Riana terhadap Alva, tumbuh berdasarkan cinta altruistik, yaitu berdasarkan perhatian dan pengorbanan Alva yang tulus disaat dirinya mengalami kesulitan. Merry yang sebelumnya tidak sadar bahwa yang selalu ada disaat dirinya sulit dan butuh motivasi dalam perjuangannya, adalah alva. Kebahagiann mereka seolah semua perencanaan berjalan sesuai dengan rencana.

Kesuksesan dalam gambar diatas adalah kesuksesan Merry Riana dalam menemukan dambaan hatinya. Kesuksesan dalam menemukan orang yang peduli kepada dirinya disaat perjuangannya diselimuti dengan kegagalan. Kesuksesan lain dari gambar diatas adalah kesuksesannya dalam memberikan harapan kepada Alva untuk bisa memilikinya. Bagi Merry Riana ketika orang lain mempunyai harapan, disitulah kebahagiaan bisa kita dapatkan.

(30)

Sign (tanda)

Dialog Intraperonal Merry Riana

Merry Riana : sukses itu ketika orang lain punya harapan, dari sana kebahagiaan bisa kita dapatkan.

Klasifikasi Tanda

1. Qualisign : momen kebahagiaan yang diabadikan.

2. Sinsign : berfoto dalam seremonial wisuda.

3. Lesign : kode dibalik dialog internal Merry Riana.

Object (objek/denotatif) Interpretant (interpretasi)

Visualisasi : icon, pada gambar tersebut menggambarkan sekelompok orang yang sedang berfoto. Terlihat ada dua orang yang sedang menggunakan toga. terlihat icon ekspresi senyuman

Toga merupakan symbol kelulusan mahasiswa/mahasiswi. Foto-foto yang dilakukan sekelompok tersebut merupakan index pengabadian momen bahagia. Ekspresi senyuman yang terpancar menandakan pengungkapan

(31)

yang terpancar dari gambar tersebut.

bahagia melalui komunikasi non verbal. Dialog internal Merry Riana yang mengatakan “sukses itu ketika orang lain punya harapan, dari sana kebahagiaan bisa kita dapatkan” mengisyaratkan kelulusannya dalam kuliah adalah jawaban terhadap harapan orang tua dan kekasihnya.

Analisa

Pada scene ini, bercerita tentang kesuksesan Merry Riana dalam konteks kelulusannya dalam perkuliahan. Terlihat ibu Merry, ayah Merry, Alva (kekasih Merry) menghadiri seremonial wisuda Merry Riana dan Irene (teman Merry). Wisuda merupakan hari bahagia karena terselesaikannya suatu tugas dalam dunia akademik.

Kesuksesan terkait dengan kelulusan kuliahnya merupakan buah dari perjuangannya selama bekerja mencari uang untuk membiayai kuliahnya. Hal ini menjadi sebuah jawaban atas harapan orang tua dan Alva (kekasih Merry Riana).

Menurut dialog intrapersonal Merry Riana, kesuksesan adalah ketika orang lain punya harapan. Dalam hal ini, Merry Berhasil membuktikannya

(32)

dengan memberikan harapan kebahagiaan terhadap orang tuanya, dan alva. Rasa ikut bahagia yang terpancar dari kedua orang tuanya dan alva, merupakan konfirmasi atas harapan mereka yang tercapai.

4.3 Pembahasan

Berdasarkan segitiga makna Charles Sanders Peirce yang telah dipaparkan pada bab III yang meliputi sign, object, dan interpretan, kemudian tanda-tanda tersebut diolah oleh penulis untuk menemukan makna yang terkandung. Sesuai hasil penelitian diatas, maka dapat ditemukan konsep diri Merry Riana untuk mencapai kesuksesan yang terkandung dalam film “Mimpi Sejuta Dollar”

Dalam proses perjalanan hidup Merry Riana, menggambarkan sebuah perjuangan pantang menyerah seseorang walaupun ia hidup di negeri orang. Perjuangan tanpa menyerah itu yang coba penulis telaah sebagai sebuah kajian komunikasi bagaimana sosok Merry Riana menjadi sebuah symbol atau ketandaan dari proses pantang menyerah. Tanda pantang menyerah yang ada pada film “ Mimpi Sejuta Dollar”, dipengaruhi oleh formatur konsep dirinya. Adapun tanda-tanda konsep diri yang dipaparkan dalam hasil penelitian, akan dibahas. pembahasan yang didapat dari indikator konsep diri hasil penelitian, adalah :

(33)

1. Peran motivasi orang tua, sebagai donasi kepercayaan diri terhadap latar belakang konsep diri Merry Riana

pada tabel 2, terlihat bagaimana symbol kasih sayang orang tua disaat Merry Riana mengalami depresi dan trauma akibat kerusuhan 98 yang menimpanya. Pelukan sang ayah yang merupakan index kasih sayang sekaligus mengurangi rasa ketakutan yang terjadi dalam diri Merry Riana, dan untuk memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan diri dan merupakan proses formatur konsep diri untuk memandang bahwa kehilangan penghargaan bukan berarti akhir dari segalanya.

Hal ini merupakan motivasi yang menghindarkan dirinya dari harga diri rendah akibat kehilangan penghargaan terhadap etnisnya. Perintah kemandirian disaat kondisi sulit yang dilontarkan ayahnya, seakan membuatnya harus kuat seperti laki-laki (index). Dalam hal ini kekuatan akan kepercayaan diri, melatar belakangi konsep diri Merry Riana.

2. Hasrat untuk berhasil dan terhindar dari kegagalan merupakan ideal diri bagi konsep diri Merry.

Pada tabel 3, Antusias kerja yang yang lebih menonjol dibandingkan karyawan lain merupakan loyalitas, rasa hormat dan kontribusinya terhadap perusahaan agar eksistensi perusahaan tetap terjaga. Peneliti melihat adanya index dibalik antusias kerjanya. Yaitu ketakutannya akan pemecatan (menghindari kegagalan) yang akan

(34)

berdampak buruk bagi kebutuhan hidupnya. Merry seakan mempersepsikan orang-orang yang tidak serius bekerja akan kena pemecatan. Baginya untuk memecahkan persoalan hidup yang mendesaknya saat itu, keseriusan dalam bekerjalah kunci utamanya.

3. Konsep diri positif Merry Riana dalam mempersepsi kegagalan merupakan bagian dari proses pantang menyerah

Dalam proses melewati rintangan hidup, cobaan merupakan sahabat yang tidak pernah terpisahkan. Pada tabel 4, Merry Riana mendapatkan cobaan saat dirinya tertipu oleh sebuah perusahaan berkedok MLM. Namun apa yang menimpanya dijadikan sebuah pembelajaran hidup bahwa setiap orang yang ingin sukses, pasti akan melewati kegagalan terlebih dahulu.

Pemikiran tersebut ia dapatkan setelah melihat Alva yang pernah gagal, akan tetapi masih tetap bertahan dan mau berjuang. Merry memandang bahwa hidup merupakan suatu proses penemuan, dan kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Memandang sesuatu yang rumit akan mengakibatkan pesimis, dan mengkontruksi konsep diri negatif.

4. Tangga kebahagiaan dan keberhasilan Merry Riana adalah buah dari kerja kerasnya, dan keyakinan dirinya akan kesuksesan (konsep diri positif)

Hidup memang bergandengan dengan rintangan dan duka seperti ketika Merry Riana bekerja sebagai agen asuransi. Setiap penolakan dari

(35)

calon investor memotivasi dirinya untuk memperbaiki diri dalam bekerja. Buah dari evaluasi dirinya tersebut terbukti ketika Merry Riana berhasil membuktikan keyakinan akan kemampuan dirinya dalam bekerja menjadi seorang agen asuransi.

Pada table 5, terlihat kemampuan dirinya dalam bekerja ketika dirinya mendapatkan suatu kepercayaan dari seorang ibu-ibu kaya yang bernama Mrs. Noor. Merry berhasil bekerja sama dengan Mrs. Noor setelah dirinya mampu membangun suatu kepercayaan dalam presentasi kerjanya. Merry Riana berhasil memprospek Mrs. Noor dengan total investasi senilai 100.000 dollar. Keberhasilan Merry Riana didapat melalui kerja kerja keras, kejujuran, dan kesabaran. Baginya untuk mendapatkan kepercayaan, perlu kerja keras dan integritas yang tinggi.

Keberhasilan yang dia dapatkan tidak hanya dari segi bekerja di perusahaan, akan tetapi keberhasilannya dalam menemukan kekasih. Pada tabel 6, Merry Riana yang selama ini tidak menyadari bahwa Alva selama ini adalah sosok yang berpengaruh pada keberhasilannya, membuatnya sadar akan pengorbanan tulus yang dia terima. Hal ini menumbuhkan cintanya terhadap Alva yang selama ini mengejar cintanya.

Perjuangan Merry Riana dalam mencari uang untuk biaya kuliah terbayar lunas dengan kelulusannya di Nanyang Technological University (NTU). Terlihat kebahagiaannya seakan membayar semua keringatnya selama ini. Harapan besar orang tua Merry Riana terhadap dirinya, dibayar

(36)

sudah dengan pembuktiannya berhasil lulus kuliah. Kebahagiaan orang tua dan kekasihnya ketika melihat Merry Riana lulus kuliah, adalah kebahagiaannya.

Dari pembahasan di bab ini yang mengacu pada indikator penelitian, semakin terlihat keterkaitan antara teori yang dikemukanan oleh Charles Sanders Peirce akan tangga dramatik yang dilalui oleh Merry Riana yang membentuk konsep dirinya akan pantang menyerah dalam proses kehidupan. Dimulai dari latar belakangnya yang pahit, perjuangannya yang bergandengan dengan cobaan, hingga mendapatkan kebahagiaannya. Semua itu ia lewati dengan berbagai kepedihan, penulis melihat banyak icon, index, dan symbol yang berporos pada kepedihan hidupnya dalam melewati masa rintangan tersebut. Diawali dengan symbol kekerasan yang melatar belakangi konsep dirinya, symbol dan index perjuangan dengan berbagai cobaan, hingga pada tahap symbol kebahagiaan.

Referensi

Dokumen terkait

berfurngsi untuk mengukur nilai kerusakan dan nilai pelemahan pada sistem transmisi pemancar frekuensi (antenna, konektor, feeder).. Di dalam alat ini terdapat beberapa

Koperasi ketika berdiri menghadapi banyak sekali hambatan-hambatan yang terkadang membuat pengurus dan anggotanya berhenti di tengah jalan ( bubar ). Sebagian besar

Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik

Melalui pendekatan struktural, Irwan B menganalisis tokoh utama dengan menghubungkan unsur-unsur intrinsik yang membangun dalam sebuah novel, yaitu hubungan tokoh utama dengan

Segala puji Syukur hanyalah untuk Allah swt, Dzat yang telah memberikan serta melimpahkan berbagai nikmat dan karunia khususnya kepada penulis, sehingga bisa terselesaikan

Pada penelitian ini telah berhasil dirancang kit percobaan konservasi momentum dengan cara mengukur waktu benda yang melintas dengan menggunakan sensor fotodioda dan

Garapan iringan Ni Kantri I Santru merupakan kreasi yang terinspirasi dari.. fenomena kejadian nyata dalam masyarakat desa

Hasil penelitian menunjukan bah- wa dengan adanya kolam dasar bu- atan pada kolam berpengaruh nya- ta terhadap biomasa lele masamo, Penggunaan 1,5x luas dasar kolam buatan dan 2x