• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMA NEGERI KOTA MEDAN PADA MATA PELAJARAN FISIKA (MEKANIKA) DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMA NEGERI KOTA MEDAN PADA MATA PELAJARAN FISIKA (MEKANIKA) DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  Tabel  Spesifikasi  Tes  Pada  Materi  Pokok Kinematika  Keterangan : C1  : Pengetahuan C3 : Aplikasi C5 : Sintesis C2 : Pemahaman C4 : Analisis C6 :Evaluasi
Tabel  ketentuan  untuk  membedakan  antara  tahu  konsep,  miskonsepsidan  tidak  tahu  konsep  untuk  responden  secara  individu  Kreteria  jawaban  CRI rendah (<2,5)  CRI tinggi (>2,5)  Jawaban  benar  Jawaban  benar tapi  CRI rendah  berarti tid
Gambar 4.2 Grafik profil miskonsepsi yang terjadi  pada SMAN di kota Medan

Referensi

Dokumen terkait

Peserta didik mengalami miskonsepsi atau tidak paham konsep dapat dibedakan dengan melihat benar atau tidaknya jawaban suatu butir soal dan melihat tinggi atau

Umumnya konsep dengan cara ini di pelajari secara non formal. Misalnya, anak mempempelajari konsep “mobil” dengan mendengarkan kendaraan tertentu yang disebut

Hasil data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan Certainty of Respond Index (CRI), dimana analisis terhadap data dibedakan kedalam tiga kategori yaitu tahu konsep, tidak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase mahasiswa yang mengalami miskonsepsi, tahu konsep, dan tidak tahu konsep pada pembelajaran konsep

Soal nomor 1 menguji penguasaan konsep siswa tentang konsep hidrolisis garam, yaitu mengenai asal mula pembentukan garam barium klorida dan barium nitrat dari larutan asam

Hasil data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan Certainty of Respond Index (CRI), dimana analisis terhadap data dibedakan kedalam tiga kategori yaitu tahu konsep, tidak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase mahasiswa yang mengalami miskonsepsi, tahu konsep, dan tidak tahu konsep pada pembelajaran konsep

Data dianalisis secara kualitatif, dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan : Tingkat miskonsepsi pada materi suhu dan kalor sebanyak 47 % yang merupakan miskonsepsi