PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBENTUKAN
PANWASLU KECAMATAN
2017
DAFTAR ISI
KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM
REPUBLIK INDONESIA ... 1
KATA PENGANTAR ... 2
BAB I PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN PADA PEMILIHAN UMUM SERTA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI DAN/ATAU WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA ... 3
I. Kewenangan Pembentukan ... 3
II. Kelompok Kerja ... 3
III. Prinsip Umum Tata Kerja ... 3
IV. Tahapan Pembentukan ... 3
V. Penjaringan dan Penyaringan Secara Terbuka ... 4
VI. Penetapan Anggota Panwaslu Kecamatan ... 11
VII. Pelaporan ... 11
LAMPIRAN BAB I ... 13
BAB II PEDOMAN PEMBENTUKAN SEKRETARIAT PANWASLU KECAMATAN ... 37
I. Organisasi Sekretariat Panwaslu Kecamatan ... 37
II. Persyaratan ... 37
III. Tata Cara Pengangkatan ... 38
IV. Tata Cara Pelantikan ... 38
V. Tata Cara Pemberhentian ... 39
Kata Pengantar
Penyelenggaraan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018, serta Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 merupakan “hajatan” besar bagi Penyelenggara Pemilu, baik KPU maupun Bawaslu. Banyak pihak yang menilai bahwa penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017 sebelumnya berjalan dengan baik, namun tidak sedikit juga pihak yang mengkritik dan menilai bahwa penyelenggaraan pemilu masih ditemukan adanya kelemahan. Sebagai salah satu lembaga negara penyelenggara pemilu, khususnya dalam hal ini sebagai Pengawas Pemilu, Bawaslu terus melakukan evaluai kelembagaan khususnya pada aspek perekrutan Pengawas Pemilu.
Sesuai dengan amanat Pasal 132 ayat (5) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bahwa tata cara seleksi dan penetapan calon anggota Panwaslu Kecamatan diatur dalam Peraturan Bawaslu. Oleh karena itu, dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yang pada intinya mengamanatkan kepada Bawaslu melalui Panwaslu Kabupaten/Kota untuk segera membentukan Panwaslu Kecamatan agar dapat mengawasi Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 yang dimulai pada Bulan September 2017, serta Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 pada Bulan Oktober 2017, Bawaslu RI menerbitkan Pedoman ini untuk menjadi acuan bagi Panwaslu Kabupaten/Kota dalam melakukan pembentukan Panwaslu Kecamatan. Pedoman ini pada dasarnya disusun dengan mengedepankan pertimbangan kemudahan (simplicity), kecepatan proses, kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pembentukan Panwaslu Kecamatan. Aspek kemudahan dan kecepatan proses tak lain didasari oleh keterbatasan waktu yang tersedia dalam proses pembentukan Panwaslu Kecamatan.
Akhirnya, besar harapan kami agar Pedoman ini dapat diikuti dan diterapkan secara konsisten dan bertanggungjawab. Kami ingin menggarisbawahi dan sekaligus mengingatkan kepada Panwaslu Kabupaten/Kota bahwa pembentukan Panwaslu Kecamatan merupakan pintu gerbang yang akan menjadi penentu kesuksesan kinerja pengawas Pemilu. Kesalahan dan kegagalan dalam memilah dan memilih calon Panwaslu Kecamatan, akan menjadi titik awal bagi kegagalan dalam pelaksanaan tugas pengawasan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018, serta Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.
Jakarta, 7 September 2017
Ketua Bawaslu RI, ttd
ABHAN
BAB I
PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN PADA PEMILIHAN UMUM SERTA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI
DAN WAKIL BUPATI, DAN/ATAU WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA
I. KEWENANGAN PEMBENTUKAN
a. Panwaslu Kabupaten/Kota membentuk Panwaslu Kecamatan untuk Pemilihan Umum, Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota; dan
b. Dalam melaksanakan pembentukan Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kabupaten/Kota membentuk kelompok kerja (Pokja) pembentukan Panwaslu Kecamatan.
II. KELOMPOK KERJA
a. Pokja pembentukan Panwaslu Kecamatan terdiri dari unsur anggota Panwaslu Kabupaten/Kota dan Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota.
b. Pokja memilih ketua dan sekretaris kemudian dituangkan dalam Berita Acara Rapat Pokja sebagaimana dalam Lampiran i.
c. Pokja memiliki tugas:
1. Menyusun rencana kerja pembentukan Panwaslu Kecamatan; dan 2. Melaksanakan kegiatan pembentukan Panwaslu Kecamatan.
d. Pokja memiliki kewajiban menyampaikan laporan kegiatan pembentukan Panwaslu Kecamatan kepada pleno.
III. PRINSIP UMUM TATA KERJA
Dalam membentuk Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kabupaten/Kota:
a. berpedoman pada asas-asas penyelenggara pemilu yaitu mandiri, transparan, adil, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efesiensi dan efektivitas;
b. memperhatikan keterwakilan perempuan;
c. melaksanakan pembentukan berdasarkan hari kalender
d. melakukan seleksi dengan jumlah peserta minimal sebanyak 6 (enam) orang;dan e. melakukan pembentukan selama 1 (satu) bulan;
IV. TAHAPAN PEMBENTUKAN
Pembentukan Panwaslu Kecamatan, dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: 1. Penjaringan dan penyaringan secara terbuka;
2. Pemilihan; dan 3. Penetapan
V. PENJARINGAN DAN PENYARINGAN SECARA TERBUKA A. Persiapan
1. Kelompok kerja menyusun rencana kerja : b. administrasi pengumuman pendaftaran;
c. penerimaan berkas;
d. pemeriksaan keabsahan dan legalitas berkas administrasi; e. pengumuman hasil pemeriksanaan berkas administrasi; f. tes tertulis;
g. penilaian hasil tes tertulis; h. pengumuman hasil tes tertulis;
i. persiapan pelaksanaan tes wawancara; j. pelaksanaan tes wawancara;
k. penilaian hasil tes wawancara;
l. pengumuman hasil tes wawancara; dan
m. pengajuan calon anggota Panwaslu Kecamatan kepada Panwaslu Kabupaten/Kota untuk dipilih dan ditetapkan.
2.
Rencana kerja sebagaimana dimaksud angka 1 disertai dengan jadwal waktu pelaksanaan.3.
Pokja mempersiapkan berkas, formulir, dan bahan yang diperlukan terkait proses penjaringandan penyaringan calon Anggota Panwaslu Kecamatan meliputi: a) surat pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan;
b) pengumuman pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan; c) formulir penerimaan kelengkapan berkas pendaftaran;
d) formulir berita acara pemeriksaan keabsahan dan legalitas berkas calon anggota Panwaslu Kecamatan;
e) formulir laporan hasil pendaftaran, penerimaanberkas pendaftaran; f) formulir pengumuman hasil seleksi administrasi;
g) formulir penerimaan tanggapan dan masukan masyarakat; h) tata tertib tes tertulis;
i) berita acara penilaian hasil tes tertulis; j) formulir pengumuman hasil tes tertulis; k) formulir laporan pelaksanaan tes tertulis; l) pedoman penilaian tes wawancara; m) bahan/materi tes wawancara;
n) formulir berita acara penilaian hasil tes wawancara; o) laporan hasil pelaksanaan tes wawancara;
p) formulir pengumuman hasil tes wawancara; dan q) formulir hasil penjaringan dan penyaringan.
4.
Mengidentifikasi kebutuhan dan memfasilitasi yang diperlukan dalam rangka melaksanakan proses penjaringan dan penyaringan calon anggota Panwaslu Kecamatan, antara lain:a) ruang kerja pokja; b) peralatan kantor;
c) alamat email; serta
d) sarana dan prasarana lainnya secara proporsional dengan memperhatikan ketersediaan anggaran.
B. Pendaftaran, Persyaratan dan Pengumuman
Panwaslu Kabupaten/Kota mengumumkan pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan dengan ketentuan :
1. Paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum dimulainya waktu pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan;
2. Pengumuman pendaftaran memuat persyaratan, pengajuan surat pendaftaran, batas waktu pendaftaran, kelengkapan dokumen, tempat pengambilan formulir pendaftaran, cara pengiriman dokumen pendaftaran, dapat dilihat dalam (Lampiran ii);
3. Pengumuman pendaftaran dilakukan di media lokal setempat sekurang-kurangnya 1 (satu) kali di 2 (dua) media yang berbeda, dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran; 4. Media lokal meliputi antara lain koran, radio, website, buletin, papan pungumuman yang ada
di kantor Kecamatan atau kantor Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota;
5. Pokja dapat melakukan penjaringan calon-calon potensial untuk menjadi bakal anggota Panwaslu Kecamatan;
6. Penjaringan calon-calon potensial dilakukan dengan cara mengirimkan surat yang berisi pemberitahuan/himbauan pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan kepada masyarakat potensial antara lain akademisi, pemantau pemilu, mantan pengawas pemilu, tokoh masyarakat atau wartawan;
7. Bakal Calon anggota Panwaslu Kecamatan hasil proses penjaringan calon potensial melakukan pendaftaran dengan mekanisme sebagaimana diatur dalam peraturan Bawaslu, diproses secara bersamaan, dan mendapatkan perlakuan yang sama dengan calon anggota Panwaslu Kecamatan lainnya; dan
8. Pokja menyusun laporan hasil penjaringan calon potensial sebagaimana dalam Lampiran iii, dan disampaikan kepada Panwaslu kabupaten/Kota dan ditembuskan kepada Bawaslu Provinsi.
Persyaratan Pendaftaran Calon Panwascam:
(1)
Warga Negara Indonesia;(2)
Berusia Paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun;(3)
Setia Kepada Pancasila sebaga dasar negara, UUD 1945, Negara Kesatuan Rebublik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;(4)
Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil;(5)
Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, ketatanegaraan, kepartaian dan pengawasan pemilu.(6)
Berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas atau sederajat;(7)
Mampu secara jasmani dan rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;(8)
Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon(9)
Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah pada saat mendaftar sebagai calon;(10)
Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telahmemperoleh kekuatan hokum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
(11)
Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat perenyataan(12)
Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan atau BadanUsaha Milik Negara / Badan Usaha Milik Daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih; dan
(13)
Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengann sesama penyelenggara pemilu;
C. Pendaftaran dan penerimaan berkas
1. Pokja bekerjasama dengan pihak kecamatan menyediakan formulir pendaftaran di kantor Kecamatan dan/atau tempat-tempat yang dapat dijangkau oleh lapisan masyarakat;
2. Pokja menerima surat lamaran untuk mengikuti seleksi melalui pos kilat atau disampaikan langsung ke Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota;
3. Pokja menerima berkas persyaratan calon anggota Panwaslu Kecamatan paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibukanya pendaftaran yang meliputi:
a. surat pendaftaran yang ditujukan kepada Panwaslu Kabupaten/Kota (Lampiran iv); b. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
c. pas foto warna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 5 (lima) lembar;
d. Foto copy ijazah pendidikan terakhir yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
e. Daftar Riwayat Hidup (Lampiran v);
f. Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah, termasuk puskesmas disampaikan pada saat pendaftaran dan surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang yangdisampaikansebelum pelantikan
g. Surat pernyataan(Lampiran vi) yang memuat:
1) Setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan cita-cita proklamasi 17 Agustus Tahun 1945;
2) Tidak pernah menjadi anggota partai politik;
3) Tidak lagi menjadi anggota partai politikdalam jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir bagi yang pernah menjadi pengurus partai politik;
4) tidak sedang atau tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun;
5) Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
6) Bersedia bekerja penuh waktu;
7) Kesediaan untuk tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah/Badan Usaha Milik Desa selama masa keanggotaan apabila terpilih; dan
8) Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu.
4. Pokja memeriksa kelengkapan berkas persyaratan administratif yang disampaikan pendaftar dengan menggunakan formulir sebagaimana dalam (lampiran vii);
5. Penyampaian berkas pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan disampaikan kepada Pokja secara langsung, melalui pos kilat;
6. Dalam hal berkas dikirimkan melalui pos kilat, maka berkas yang dikirimkan, diterima oleh Pokja paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sejak dibukanya pendaftaran;
7. Dalam hal terdapat ketidaklengkapan berkas persyaratan administratif, Pokja menyampaikan kepada pendaftar untuk melengkapinya paling lambat 1 x 24 jam setelah berkas persyaratan diterima;
8. Calon anggota Panwaslu Kecamatan memperbaiki dan melengkapi kekurangan berkas persyaratan dalam waktu paling lambat 3 (tiga) hari kalender sejak berakhirnya pendaftaran;
9. Perbaikan berkas yang disampaikan lebih dari 3 (tiga) hari sejak berakhirnya pendaftaran, tidak dapat diterima;
10. Apabila jumlah peserta minimal tidak terpenuhi ( minimal 9 (Sembilan) orang) Pokja membuka kembali pendaftaran Panwaslu Kecamatan paling lama 5 (lima) hari kalender; 11. Panwaslu Kabupaten/Kota mengumumkan kepada masyarakat mengenai perpanjangan
masa pendaftaran;
12. Panwaslu Kabupaten/Kota mengirimkan informasi perpanjangan masa pendaftaran kepada calon potensial; dan
13. Apabila setelah masa perpanjangan jumlah pendaftar belum memenuhi batas minimal pendaftar, maka terhadap peserta yang sudah mendaftar dilanjutkan ke tahap selanjutnya;
14. Tata cara pendaftaran, penerimaan dan pemeriksaan kelengkapan berkas dalam masa perpanjangan dilaksanakan sesuai dengan tata cara yang disebutkan dalam angka 2 dan angka 3.
D. Pemeriksaan Keabsahan dan Legalitas Berkas
1. Pokja memeriksa keabsahan dan legalitas berkas persyaratan bakal calon anggota Panwaslu Kecamatan;
2. Penelitian administrasi dilakukan selama 5 (lima) hari kerja sejak penerimaan berkas; 3. Pemeriksaan keabsahan dan legalitas berkas dapat dilakukan dengan berkoordinasi dengan
pihak-pihak terkait;
4. Pemeriksaan berkas menggunakan formulir Daftar Hasil Pemeriksaan Administrasi Pendaftaran Seleksi Calon Panwaslu Kecamatan yang diisi sesuai dengan hasil penelitian terhadap berkas administrasi pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan;
5. Pokja melakukan rapat pleno untuk memutuskan nama-nama calon yang memenuhi syarat administratif untuk mengikuti proses selanjutnya;
6. Hasil rapat pleno sebagaimana dimaksud pada angka 5 dibuat dalam Berita Acara Hasil Pemeriksaan Administrasi Calon Anggota Panwaslu Kecamatan dan ditandatangani oleh Ketua dan Anggota Pokja untuk selanjutnya ditetapkan dalam keputusan Pokja dan dituangkan dalam Lampiran viii;dan
7. Pokja membuat laporan hasil pendaftaran, penerimaan, dan pemeriksaan berkas;
E. Pengumuman calon yang lulus penelitian administrasi
1. Panwaslu Kabupaten/Kota mengumumkan daftar nama calon anggota Panwaslu Kecamatan hasil penelitian administrasi, yang memenuhi syarat untuk mengikuti tes selanjutnya;
2. Pengumuman dilakukan 1 (satu) hari kerja setelah penelitian administrasi selesai dilakukan melalui media setempat;
3. Pengumuman berisi daftar nama calon anggota Panwaslu Kecamatan yang memenuhi persyaratan administrasi, meminta masyarakat untuk memberikan masukan dan tanggapan dan undangan kepada calon peserta untuk mengikuti tes tertulis dengan menggunakan lampiran ix; dan
4. Pengumuman ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Pokja Pembentukan PanwasluKecamatan.
F. Penerimaan dan pemeriksaan tanggapan dan masukan masyarakat
1. Masyarakat dapat memberikan tanggapan terkait keterpenuhan syarat, integritas, dan kecakapan bakal calon terhadap nama-nama yang telah diumumkan oleh Pokja sebagai calon anggota Panwaslu Kecamatan yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti tes tertulis/wawancara;
2. Tanggapan dan masukan disampaikan kepada Pokja paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak pengumuman bakal calon dilakukan melalui surat, email, sms atau datang langsung ke sekretariat Pokja;
3. Tanggapan dan masukan masyarakat dituangkan dalam Formulir Tanggapan dan Masukan Masyarakat sebagaimana dalam Lampiran x;
4. Dalam hal tanggapan masyarakat disampaikan melalui email, sms, Pokja menuangkan dalam formulir sebagaimana dimaksud pada angka 3 (tiga);
5. Tanggapan dan masukan dari masyarakat disertai dengan identitas yang jelas dan masih berlaku;
6. Pokja menjaga kerahasiaan identitas masyarakat yang memberikan masukan dan tanggapan; 7. Pokja wajib melakukan pemeriksaan atas tanggapan dan masukan masyarakatdengan
mengumpulkan keterangan dan/atau bukti lainnya; dan
8. Panwaslu Kabupaten/Kota melakukan klarifikasi kepada calon yang bersangkutan pada saat tes wawancara, dalam hal calon tersebut lulus seleksi tes tertulis;
G. Seleksi tertulis
a) Pokja melakukan seleksi tertulis kepada calon Panwaslu Kecamatan;
b) Tes tertulis dilaksanakan paling lambat 5 (lima) hari setelah pengumuman hasil seleksi administrasi dilaksanakan
c) Pokja menyampaikan permohonan soal tes tulis kepada Bawaslu Provinsi, materi utama seleksi tertulis tersebut tentang pengetahuan dan kesetiaan terhadap Pancasila, UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika serta pengetahuan mengenai pemilu, ketatanegaraan, dan kepartaian paling sedikit 100 (seratus) butir soal yang disiapkan oleh Bawaslu Provinsi berupa pertanyaan pilihan ganda;
d) Pokja menyelenggarakanTes tertulis berdasarkan tata tertib ujian yang ditetapkan oleh Bawaslu Provinsi;
e) Pokja menyusun BA pelaksanaan tes tertulis dengan mengacu pada formulir xi;
f) Pokja melakukan pemeriksaan dan memberikan penilaian terhadap lembar jawaban peserta tes tertulis dengan mengacu kepada kunci jawaban yang disediakan oleh Bawaslu Provinsi;
g) Pokja menyusun daftar nama calon berdasarkan ranking disertai dengan hasil tes tertulis dan dituangkan dalam Berita Acara Penilaian Hasil Tes Tertulis sebagaimana dalam Lampiran xii;
h) Pokja selanjutnya menyampaikan kepada Panwaslu Kabupaten/Kota daftar nama peringkat 1 (satu) s.d peringkat 6 (enam) untuk mengikuti tahapan tes wawancara;
i) Dalam hal terdapat nilai yang sama dalam peringkat 1 (satu) s.d 6 (enam) sehingga jumlah peserta lebih dari 6 (enam) orang, maka peserta yang nilainya sama tersebut diikutsertakan untuk mengikuti tes wawancara;
j) Pokja mengumumkan calon anggota Panwaslu Kecamatan yang lulus tes tertulis disertai dengan undangan untuk mengikuti tes wawancara, dengan menggunakan Lampiran xiii; k) Pokja mengumumkanhasil seleksi tertulis dilakukan melalui media lokal dan/atau website Bawaslu Provinsi yang dipilih oleh Pokja dengan memperhatikan ketersediaan anggaran dari Panwaslu Kabupaten/Kota;
l) Pengumuman sebagaimana dimaksud diatas dilakukan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan tes wawancara; dan
m) Pokja membuat laporan pelaksanaan tes tertulis yang dilampiri dengan seluruh berkas tes tertulis.
H. Pelaksanaan Tes wawancara
a. Panwaslu Kabupaten/Kota melakukan tes wawancara terhadap calon anggota Panwaslu Kecamatan yang dinyatakan lulus seleksi tertulis
b. Panwaslu Kabupaten/Kotamelakukan wawancara denganmateri wawancarameliputi: 1) Penguasaan materi dan strategi pengawasan pemilu, tugas dan wewenang Panwaslu
Kecamatan, serta peraturan perundang-undangan mengenai pemilu; 2) Integritas diri, komitmen dan motivasi;
3) Kemampuan kepemimpinan dan kerjasama tim;
4) Kualitas kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi; 5) Pengetahuan muatan lokal; dan
6) Klarifikasi atas tanggapan dan masukan masyarakat. c. Panwaslu Kabupaten/Kotamelakukan wawancara dengancara:
1) Presentasi oleh calon Panwaslu Kecamatan mengenai motivasi menjadi anggota Panwaslu Kecamatan; dan
2) Tanya jawab yang meliputi materi wawancara, presentasi dan klarifikasi atas tanggapan dan masukan dari masyarakat.
d. Panwaslu Kabupaten/Kota melakukan wawancara terhadap masing-masing calon anggota Panwaslu Kecamatan dilaksanakan paling lama 30 menit;
e. Panwaslu Kabupaten/Kotamenyusun materi dan metode wawancara yang akan digunakan setelah mendapat masukan dari Bawaslu Provinsi;
f. Dalam hal diperlukan Panwaslu Kabupaten/Kota dapat melakukan klarifikasi terhadap keterpenuhan syarat calon anggota Panwaslu Kecamatan;
g. Panwaslu Kabupaten/Kotamenuangkan pelaksanaan wawancara dalam Berita Acara Pelaksanaan Wawancara sebagaimana dalam Lampiran xiv;
h. Panwaslu Kabupaten/Kotamelakukan Penilaian hasil teswawancara berdasarkan pedoman penilaian sebagaimana tercantum dalam Lampiran xv;dan
i. Panwaslu Kabupaten/Kota menyusun 6 (enam) nama calon berdasarkan perolehan nilai tertinggi dan dibuatkan Berita Acara Penilaian Hasil Tes Wawancara dan dituangkan dalam Lampiran xvi;
VI. PENETAPAN ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN
Panwaslu Kabupaten/Kota melakukan rapat pleno untuk menetapkan anggota Panwaslu Kecamatan dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Panwaslu Kabupaten/Kota memeriksa berkas hasil tes wawancara calon anggota Panwaslu Kecamatan dari Pokja
2. Panwaslu Kabupaten/Kota memilih 3 (tiga) dari peringkat 1 (satu) s.d peringkat 6 (enam) nama calon Panwaslu Kecamatan yang memperoleh nilai tertinggi berdasarkan hasil tes wawancara untuk ditetapkan sebagai anggota Panwaslu Kecamatan.
3. Nama-nama anggota Panwaslu Kecamatan dipilih dan ditetapkan melalui rapat pleno Panwaslu Kabupaten/Kota dan ditetapkan dengan keputusan Panwaslu Kabupaten/Kota dengan dilampiri Berita Acara Penilaian Hasil Tes Wawancara.(lampiran xvii)
VII. PELAPORAN
Panwaslu Kabupaten/Kota menyampaikan laporan hasil kerja penjaringan dan penyaringan kepada Bawaslu Provinsi yang terdiri dari:
1. Laporan tahapan penjaringan dan penyaringan.
Laporan tahapan penjaringan dilaporkan paling lambat 3 (tiga) hari sejak berakhirnya tahapan penjaringan dan penyaringan yang terdiri dari:
a. Laporan hasil pendaftaran dan penerimaan pendaftaran yang dituangkan dalam Formulir sebagaimana dalam Lampiran xviii disertai dengan Berita Acara Pemeriksaan Keabsahan dan Legalitas Berkas Administrasi (Lampiran viii);
b. Laporan hasil pelaksanaan tes tertulis dituangkan dalam Formulir sebagaimana dalam Lampiran xix yang disertai dengan Berita Acara Pelaksanaan Tes Tertulis (Lampiran xi) dan Berita Acara Penilaian Hasil Tes Tertulis (Lampiran xii);dan
c. Laporan hasil pelaksanaan tes wawancara yang dituangkan dalam Formulir sebagaimana dalam Lampiran xx yang disertai dengan Berita Cara Penilaian Wawancara (Lampiran xvi)
2. Laporan Akhir proses Pembentukan Panwaslu Kecamatan.
Laporan akhir ini disampaikan oleh Panwaslu Kabupaten/Kota kepada Bawaslu Provinsi paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah proses pembentukan Panwaslu Kecamatan selesai dilaksanakan. Laporan Akhir ini disertai dengan uraian evaluasi dan saran rekomendasi penyempurnaan.
Lampiran BAB I Lampiran i BERITA ACARA Nomor:………
Pada hari…….., tanggal……, bertempat di sekretariat Panwaslu kabupaten/Kota……., Kelompok Kerja Pembentukan PanwasluKecamatan…* melakukan Rapat Pemilihan Ketua dan Sekretaris Kelompok Kerja Pembentukan Calon Anggota Panwaslu Kecamatan….*
Berdasarkan Rapat Kelompok Kerja tersebut, ditetapkan sdr….. sebagai ketua Kelompok Kerja, dan sdr…..sebagai Sekretaris Kelompok Kerja.
Demikian Berita Acara Rapat ini dibuat dengan semestinya.
Tanggal/Bulan/Tahun Nama Ttd 1. ……… (………...) 2. ……… (………...) 3. ……… (………...) 4. ……… (………...) 5. ……… (………...)
ii PANWASLU KABUPATEN/KOTA ………..*)
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN...**)
Alamat :……….. Telepon:……….
PENGUMUMAN
PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN Nomor :...
Dalam rangka pembentukan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslu Kecamatan), maka
Panwaslu Kabupaten/Kota…………*membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Panwaslu Kecamatan.
Adapun ketentuan pendaftaran adalah sebagai berikut:
1. Persyaratan calon anggota Panwaslu Kecamatan adalah sebagai berikut: a. Warga Negara Indonesia;
b. Berusia Paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun;
c. Setia Kepada Pancasila sebaga dasar negara, UUD 1945, Negara Kesatuan Rebublik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;
d. Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil;
e. Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, ketatanegaraan, kepartaian dan pengawasan pemilu.
f. Berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas atau sederajat;
g. Mampu secara jasmani dan rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika (yang dibuktikan dengan surat keterangan)
h. Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon
i. Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah pada saat mendaftar sebagai calon;
j. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hokum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5
(lima) tahun atau lebih;
k. Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat perenyataan
l. Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan atau Badan Usaha Milik Negara / Badan Usaha Milik Daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih; dan
m. Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengann sesama penyelenggara pemilu;
2. Mengajukan surat pendaftaran yang ditunjukan kepada Panwaslu Kabupaten/Kota …………*) dengan dilampiri:
Lampiran
b. Foto copy ijazah pendidikan terakhir yang sudah disahkan/dilegalisir oleh instansi yang berwenang;
c. Pas foto warna terbaru ukuran 4x6 sebanyak 3 (lima) lembar; d. Daftar Riwayat Hidup (DRH);
e. Surat pernyataan yang memuat:
1) Setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, Undang –Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;
2) Tidak menjadi anggota partai politik;
3) Tidak pernah menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir yang dinyatakan secara tertulis dalam surat pernyataan yang sah; 4) Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai
kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
5) Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah, termasuk puskesmas disampaikan pada saat pendaftaran dan surat keterangan bebas narkob dari instansi yang berwenang yang diserahkan sebelum pelantikan
6) Bersedia bekerja penuh waktu;
7) Kesediaan untuk tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah /Badan Usaha Milik Desa selama masa keanggotaan apabila terpilih;
8) Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu. 3. Pelamar dapat melampirkan keterangan atau bukti lain yang mendukung kompetensi calon. 4. Tempat pengambilan formulir pendaftaran dapat diperoleh di Sekretariat Panwaslu
Kabupaten………….* atau Kantor Kecamatan……….**;
5. Cara Pengiriman Dokumen pendaftaran dapat diantar langsung, dikirim melalui pos, email atau ke Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota…*, Jl…….
6. Dibuat masing-masing rangkap 3 (tiga) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) fotocopi. 7. Waktupenerimaanpendaftaranmulai tanggal ………..…s/d……… 8. Pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya.
………/………/20……
PANITIA PENGAWAS PEMILU KABUPATEN/KOTA...*) KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN...**)
(Ketua) (Sekretaris) (………) (………)
* diisi sesuai wilayah Kabupaten/Kota **diisi sesuai kecamatan
iii PANWASLU KABUPATEN/KOTA...*)
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN...**) Alamat Sekretariat :………
LAPORAN HASIL PENJARINGAN CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN Kelompok Kerja Pembentukan PanwasluKecamatan...*) telah melakukan penjaringan terhadap calon potensial untuk menjadi calon anggota Panwaslu Kecamatan.
Dari hasil penjaringan tersebut didapatkan calon yang memenuhi persyaratan dan selanjutnya akan mengikuti proses penyaringan.
Calon PanwasluKecamatan hasil penjaringan. NO NAMA CALON Pengalaman Kepemiluan Kelengkapan berkas Lengkap/Tidak Lengkap 1. Dst.. Tanggal/Bulan/Tahun KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN...*)
KETUA SEKRETARIS (………..) (………..)
*) Diisi sesuai wilayah Kabupaten/Kota **) Diisi sesuai wilayah Kecamatan
Lampiran
Lampiran iv
SURAT PENDAFTARAN SEBAGAI CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN …..*
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ………
Jenis Kelamin : ………
Tempat, Tanggal Lahir : ………
Usia : ………
Pekerjaan/Jabatan : ………
Alamat : ………
Dengan ini mendaftarkan diri sebagai calon anggota Panwaslu Kecamatan……..* berdasarkan pengumuman Tim Pokja Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota…..Nomor…..tanggal…….
Bersama ini dilampirkan dokumen persyaratan administrasi untuk memenuhi ketentuanUndang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yaitu:
1……… 2……… 3……… 4.dst Dibuat di : ……… Pada tanggal : ……… Pendaftar, (……….)
* diisi sesuai dengan wilayah
Lampiran
v DAFTAR RIWAYAT HIDUP
CALON ANGGOTAPANWASLUKECAMATAN ……….*
1. Nama : ………...
2. Jenis Kelamin : Laki –Laki / perempuan *)
3. Tempat Tgl. Lahir/Usia : ………... 4. Pekerjaan / Jabatan : ………... 5. Agama
: ………...
6. Alamat : ………...
7. Status Perkawinan : a. Belum /sudah/pernah kawin *) b. nama istri/suami *) ………... 8. Riwayat Pendidikan : a. ………... b. ………... c. ………... d. ………... e. ………... 9. Pengalaman Pekerjaan : a. ………... b. ………... c. ………... d. ………... e. ………... 10. Pengalaman Organisasi : a. ………... b. ………... c. ………... d. ………... e. ………...
11. Penghargaan yang : ..……….………...……….. pernah diperoleh terkait Kepemiluan (jika ada)
(disertai photo copy bukti-bukti)
12. Karya tulis terkait dengan : ..……….………...……….. kepemiluan disertai photo copy
bukti-bukti (jika ada)
Daftar Riwayat hidup ini dibuat dengan sebenarnya untuk digunakan sebagai bukti pemenuhan syarat calon anggota PanwasluKecamatan………
…………,………, 20….
Yang membuat pernyataan
………
Lampiran Catatan:
* Coret dan diisi sesuai dengan pilihan.
Halaman dapat ditambah sesuai dengan kebutuhan
vi
SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ………
Jenis Kelamin : ………
Tempat, Tanggal Lahir : ………
Usia : ………
Pekerjaan/Jabatan : ………
Alamat : ………
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa saya:
1) Setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan cita-cita proklamasi 17 Agustus Tahun 1945;
2) Tidak pernah menjadi anggota partai politik;
3) Tidak lagi menjadi anggota partai politik dalam jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir bagi yang pernah menjadi pengurus partai politik;
4) tidak sedang atau tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurangkurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun yang dinyatakan secara tertulis dalam surat pernyataan yang sah; dan
5) Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
6) Bersedia bekerja penuh waktu;
7) Kesediaan untuk tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah/Badan Usaha Milik Desa selama masa keanggotaan apabila terpilih; dan
8) Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, untuk dapat digunakan sebagai bukti pemenuhan syarat calon anggota Panwaslu Kecamatan …………
Dibuat di : ………
Pada tanggal : ……… Yang Membuat Pernyataan,
M
aterai
Rp.6.000
(……….)Lampiran vii DAFTAR ISIAN KELENGKAPAN BERKAS ADMINISTRASI
CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN ………
Nomor Pendaftaran : ... Nama Pendaftar : ... Tempat & tgl Lahir : ... Jenis Kelamin : ... Alamat : ... Tanggal Pendaftaran : ... No Dokumen Kelengkapan Keterangan Ada Tidak ada 1 Surat Lamaran
2 Lampiran Surat Lamaran
1) Fotokopi KTP
2) Pas Foto
3) Surat keterangan sehat jasmani, rohani dan narkotika
4) CV
5) Fotokopi Ijazah
6) Surat Pernyataan Bermaterai Rp.6.000,-
a. Setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 agusutus 1945
b. Tidak menjadi anggota partai politik;
c. Tidak pernah menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir
d. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara dengan ancaman 5 (lima) tahun atau lebih
e. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah, termasuk puskesmas disampaikan pada saat pendaftaran dan surat keterangan bebas narkob dari instansi yang berwenang yang diserahkan sebelum pelantikan
f. Bersedia bekerja penuh waktu
g. Kesediaan untuk tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan jabatan di
BUMN/BUMD/BUMDes selama masa keanggotaan
h. Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu
PENDAFTAR KETUA POKJA ttd Ttd
(...) (...)
Catatan:
Pedoman Pembentukan Panwaslu Kecamatan 20 2) 1 rangkap diberikajn kepada pendaftar.
*Coret dan diisi sesuai dengan pilihan
** Beri Tanda (√) untuk ADA, dan ( X) untuk TIDAK
Lampiran viii BERITA ACARA HASIL PEMERIKSAAN ADMINISTRASI CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN………..
Pada hari ………., tanggal…….., bertempat di………,Pokja Pembentukan Calon Anggota PanwasluKecamatan…….., melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas persyaratan bakal calon anggota Panwaslu Kecamatan ……dengan rincian sebagaimana dalam tabel di bawah ini
No NAMA Tgl Daftar Surat Pendaftaran (ADA/ TIDAK ADA**)
LAMPIRAN SURAT PENDAFTARAN (ADA/TIDAK ADA) *)
MS/T MS
DOKUMEN SURAT PERNYATAAN BERMATERAI RP.6.000,-
Fotocopi
KTP Pas Foto Fotokopi Ijazah
Daftar Riway at Hidup Surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba
a. Setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 agusutus 1945
b. Tidak pernah menjadi anggota partai politik c. Tidak lagi menjadi anggota partai politikdalam
jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir
d. tidak sedang atau tidak pernah menjadi anggota tim kampanye
e. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara dengan ancaman 5 (lima) tahun atau lebih
f. Bersedia bekerja penuh waktu
g. Kesediaan untuk tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan jabatan di BUMN/BUMD/BUMDes selama masa
keanggotaan
h. Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Pedoman Pembentukan Panwaslu Kecamatan 22
Demikian Berita Acara Penelitian kelengkapan Berita Acara Pemeriksaan Kelengkapan berkas pendaftaran calon Anggota Panwaslu Kecamatan ini dibuat dengan semestinya:
Tanggal/bulan/tahun
POKJA PEMBENTUKAN CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN 1……….. 2……….…. 3………... 4………..……… 5……….….
*Beri Tanda (√) untuk ADA, dan (X) untuk TIDAK
Lampiran ix PANWASLU KABUPATEN/KOTA...*)
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN ………**) Alamat :………..
PENGUMUMAN HASIL PENELITIAN BERKAS ADMINISTRASI CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN……*)
Nomor …...
Dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum No 10 Tahun 2012 tentang Pembentukan,
Pemberhentian, dan Pergantian Antar Waktu Badan Pemilihan Umum Provinsi, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan, dan Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri “Setelah melakukan pemeriksaan kelengkapan, keabsahan, dan legalitas berkas persyaratan calon anggota Panwaslu Kecamatan" bersama ini kami umumkan nama-nama Calon Anggota Panwaslu Kecamatan………*) yang lulus Penelitian Berkas Administrasi sebagai berikut:
NO. NOMOR
PENDAFTARAN
NAMA CALON KETERANGAN
1 2 3 4 dst.
Nama-nama yang lulus penelitian berkas administrasi agar mengikuti tes tertulis pada tanggal…………bulan………..tahun, pukul…., bertempat di…….
Tanggal/Bulan/Tahun
PANWASLU KABUPATEN/KOTA...*
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN ………**)
Ketua Sekretaris
(……….) (……….)
* )Disesuaikan dengan wilayah.
Lampiran x
FORMULIR TANGGAPAN/MASUKAN MASYARAKAT TERHADAP CALON ANGGOTA PANWASLU
KECAMATAN………….*
Tempat dibuatnya laporan, Tanggal/Bulan/Tahun
Kepada Yth.
Ketua Pokja Pembentukan Panwaslu Kecamatan…………*) di – ... 1. Pelapor • Nama : ………... • Nomor Identitas(KTP/Paspor/SIM) : ………... • Tempat/Tanggal Lahir : ………... • Jenis Kelamin : ………... • Pekerjaan : ………... • Kewarganegaraan : ………... • Alamat : ………... • No.Telp/HP : ………... • Fax : ………... • E-mail : ………... 2. Uraian tanggapan/masukan: ……… ……… ……… ………... . 3. Bukti-Bukti: 1. ……… 2. ……… 3. ………
(Identitas diri, tanggapan/masukkan, dan bukti diisi serta dilampirkan dengan lengkap dengan menggunakan tulisan tangan/komputer.)
Saya menyatakan bahwa isi laporan ini adalah yang sebenar-benarnya dan saya bersedia mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum.
Pelapor
……….. Catatan:
*) diisi sesuai dengan daerah
Lampiran xi BERITA ACARA PELAKSANAAN TES TERTULIS
Nomor:………
Pada hari…….., tanggal……, pukul…, bertempat di……. Pokja Pembentukan Calon Anggota Panwaslu Kecamatan……….*) melakukan tes tertulis terhadap calon Anggota Panwaslu Kecamatan…………. *) berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum No 10 Tahun 2012 tentang Pembentukan, Pemberhentian, dan Pergantian Antar Waktu Badan Pemilihan Umum Provinsi, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan, dan Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri.
Nama-nama calon anggota Panwaslu Kecamatan……. *) yang mengikuti tes tertulis adalah sebagai berikut:
NO NOMOR
PENDAFTARAN
NAMA CALON KETERANGAN
1 2 3 4 dst. dst.
Selama proses pelaksanaan tertulis terdapat kejadian khusus sebagai berikut:
……… ……… ……… ……… ………
Demikian pelaksanaan tes tertulis calon anggota Panwaslu Kecamatan…...*) tersebut dilaksanakan.
Tanggal/Bulan/Tahun PANWASLU KABUPATEN/KOTA...*
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN ………**) 1. ……… 2. ……… 3. ……… 4. ……… 5. ………
Catatan:
* diisi sesuai dengan wilayah
Lampiran xii BERITA ACARA PENILAIAN TES TERTULIS
Nomor:………
Pada hari…….., tanggal……, bertempat di Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota………….*), Kelompok Kerja Pembentukan calon anggota Panwaslu Kecamatan…….* melakukan penilaian hasil pelaksanaan tes tertulis terhadap calon Anggota Panwaslu Kecamatan…………. *)berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum No 10 Tahun 2012 tentang Pembentukan, Pemberhentian, dan Pergantian Antar Waktu Badan Pemilihan Umum Provinsi, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan, dan Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri.
Hasil penilaian tersebut sebagaimana tercantum dalam tabel dibawah ini:
NO NOMOR
PENDAFTARAN
NAMA CALON NILAI KETERANGAN
LULUS/TIDAK LULUS 1 2 3 4 dst.
Demikian Berita Acara Penilaian Hasil pelaksanaan tes tertulis tersebut dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Tanggal/Bulan/Tahun
PANWASLU KABUPATEN/KOTA...*
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN ………**) 1……… 2………
3……… 4……….. 5………
Catatan:
* diisi sesuai dengan wilayah
Lampiran
xiii PANWASLU KABUPATEN/KOTA...*
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN ………**) Alamat Sekretariat:………..
PENGUMUMAN HASIL TES TERTULIS CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN….*)
Nomor …...
Dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan setelah melakukan pemeriksaan dan penilaian atas hasil tes tertulis calon anggota Panwaslu Kecamatan, bersama ini kami umumkan nama-nama Calon Anggota Panwaslu Kecamatan ………*) yang lulus seleksi tes tertulis sebagai berikut:
NO. URUT NOMOR
PENDAFTARAN
NAMA CALON KETERANGAN
Nama-nama yang lulus tes tertulis, agar mengikuti tes wawancara pada
…….tanggal/……..bulan/……….tahun, pukul …., bertempat di……. dan kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan tertulis terhadap figur calon anggota Panwaslu Kecamatan……….*) yang ditujukan kepada Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota……….*) (Identitas pelapor akan dirahasiakan).
Tanggal/Bulan/Tahun KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN………*)
Lampiran
(………..) (………..)
* diisi sesuai dengan daerah
xiv BERITA ACARA PELAKSANAAN TES WAWANCARA
Nomor:………
Pada hari…….., tanggal……, bertempat di……., kelompok kerja pembentukan calon anggota Panwaslu Kecamatan…………. melakukan tes wawancara terhadap calon anggota Panwaslu Kecamatan……….* Nama-nama Calon Panwaslu Kecamatan ………. yang mengikuti tes wawancara adalah sebagai berikut:
NO. NOMOR
PENDAFTARAN
NAMA CALON KETERANGAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Selama proses tes wawancara ditemukan kejadian khusus sebagai berikut;
……… ……… ………Demikian Berita Acara pelaksanaan tes wawancara ini dilaksanakan.
Lampiran Tanggal/Bulan/Tahun
PANWASLU KABUPATEN/KOTA...*
KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN ………**) 1. ………. 2. ………. 3. ………. 4. ………. 5. ………. xv PEDOMAN PENILAIAN TES WAWANCARA
No Nama Aspek Penilaian Penilian (total) Penguasaan materi dan strategi pengawasan pemilu, system hukum, system politik serta peraturan perUU-an mengenai pemilu Integritas diri, komitmen dan motivasi Kemampuan komunikasi dan kerja sama tim Kualitas kepemimpinan dan kemampuan berorganisas Pengetahuan muatan lokal Klarifikasi tanggapan dan masukan masyarakat (baik/buruk) 30% 20% 20% 20% 10% Cara penilaian:
Nilai= hasil penilaian x bobot % Total = penjumlahan setiap nilai
Lampiran xvi
BERITA ACARA PENILAIAN HASIL TES WAWANCARA
Pada hari……….., tanggal……, tahun ... bertempat di Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota………..*,Panwaslu Kabupaten/Kota………..*,melakukan penilaian terhadap pelaksanaan tes wawancara terhadap calon anggota Panwaslu Kecamatan ....….* Hasil penilaian tersebut sebagaimana tercantum dalam Tabel di bawah ini:
Peringkat nilai mulai tertinggi sampai terendah No Nama Aspek Penilaian Penilian (total) Penguasaan materi dan strategi pengawasan pemilu, system hukum, system politik serta peraturan per-UU-an mengenai pemilu Integritas diri, komitmen dan motivasi Kemampuan komunikasi dan kerja sama tim Kualitas kepemimpinan dan kemampuan berorganisas Pengetahuan muatan lokal Klarifikasi tanggapan dan masukan masyarakat (baik/buruk) 30% 20% 20% 20% 10% Cara penilaian:
Nilai= hasil penilaian x bobot % Total = penjumlahan setiap nilai
Demikian penilaian tes wawancara tersebut dilaksanakan dengan semestinya.
Lampiran Tanggal/bulan/tahun PANWASLU KABUPATEN/KOTA…….* 1. ………. 2. ………. 3. ……….
Lampiran xvii
BERITA ACARA PENILAIAN HASIL TES WAWANCARA
Pada hari……….., tanggal……, tahun ... bertempat di Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota………..*,Panwaslu Kabupaten/Kota………..*,melakukan penilaian terhadap pelaksanaan tes wawancara terhadap calon anggota Panwaslu Kecamatan ....….* Hasil penilaian tersebut sebagaimana tercantum dalam Tabel di bawah ini:
Peringkat nilai mulai tertinggi sampai terendah No Nama Aspek Penilaian Penilian (total) Penguasaan materi dan strategi pengawasan pemilu, system hukum, system politik serta peraturan per-UU-an mengenai pemilu Integritas diri, komitmen dan motivasi Kemampuan komunikasi dan kerja sama tim Kualitas kepemimpinan dan kemampuan berorganisas Pengetahuan muatan lokal Klarifikasi tanggapan dan masukan masyarakat (baik/buruk) 30% 20% 20% 20% 10% Cara penilaian:
Nilai= hasil penilaian x bobot % Total = penjumlahan setiap nilai
Demikian penilaian tes wawancara tersebut dilaksanakan dengan semestinya. Tanggal/bulan/tahun PANWASLU KABUPATEN/KOTA…….* 1. ………. 2. ………. 3. ………. Lampiran xviii BERITA ACARA RAPAT PLENO PENETAPAN ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN
Kabupaten/Kota………..*,Panwaslu Kabupaten/Kota………..*,melakukan penetapan anggota Panwaslu Kecamatan ……...….*
Nama-nama Hasil penetapan sebagaimana di bawah ini: No Nama 1 2 3 4 5 6
Demikian berita acara ini ditetapkan PANWASLU KABUPATEN/KOTA…….* 1. ………. 2. ………. 3. ………. Pedoman Pembentukan Panwaslu Kecamatan 33
ampiran xix LAPORAN PELAKSANAAN TES TERTULIS PANWASLU KECAMATAN...*)
L
I. Data anggota Panwaslu :
b. Nama : ... Jabatan : ... c. Nama : ... Jabatan : ... d. Nama : ... Jabatan : ...
II. Menerangkan bahwa :
Telah melakukan tes tertulis yang terhadap bakal calon anggota Panwaslu Kecamatan………….*, yang dilakukan: Tempat : ...
Hari/Tgl/Bln/Tahun : ……../….../………./... Waktu : ...
Berdasarkan hasil pelaksanaan tes tertulis tersebut didapati nama-nama bakal calon yang sudah lulus tes tertulis sebagaimana tercantum dalam berita acara penilaian tes tertulis (Lampiran xii)
Demikian disampaikan untuk menjadi maklum.
Tanggal/Bulan/Tahun PANWASLU KABUPATEN/KOTA…….* 1. ….………. 2. ….………. 3. ….……….
L
ampiran xx LAPORAN HASIL PELAKSANAAN TES WAWANCARA
Alamat Sekretariat :……….
II. Data anggota Panwaslu :
1. Nama : ... Jabatan : ... 2. Nama : ... Jabatan : ... 3. Nama : ... Jabatan : ... II. Menerangkan bahwa :
Telah melakukan tes wawancara terhadap calon anggota Panwaslu Kecamatan………….*, yang dilakukan:
Tempat : ...
Hari/Tgl/Bln/Tahun : ……../….../………./... Waktu : ...
Dari hasil pelaksanaan tes wawancara tersebut didapatkan calon anggota Panwaslukecamatan yang lulus, sebagaimana tercantum dalam berita acara tes wawancara (Lampiran xvi) Demikian disampaikan untuk menjadi maklum. Tanggal/bulan/tahun PANWASLU KABUPATEN/KOTA…….* 1. ..………. 2. ..………. 3. ..………. ampiran xxi PANWASLU KABUPATEN/KOTA ………*) Alamat Sekretariat: ...
LAPORAN AKHIR PROSES PROSES PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN...**)
L xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxx
II. ISI LAPORAN
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxx
III. KESIMPULAN URAIAN EVALUASI DAN SARAN REKOMENDASI
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx IV. PENUTUP Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx Tanggal/Bulan/Tahun PANWASLU KABUPATEN/KOTA…….* 1. ………. 2. ………. 3. ……….
*diisi sesuai dengan daerah
BAB II
PEDOMAN PEMBENTUKAN SEKRETARIAT PANWASLU KECAMATAN
I. ORGANISASI SEKRETARIAT PANWASLUKECAMATAN
1. Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten/Kota, yang selanjutnya disebut Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota, adalah lembaga sekretariat yang menjalankan tugas, fungsi, dan wewenangnya di bawah dan bertanggung jawab kepada Panwaslu Kabupaten/Kota.
2. Sekretariat Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan, yang selanjutnya disebut Sekretariat Panwaslu Kecamatan, adalah lembaga sekretariat yang menjalankan tugas, fungsi, dan wewenangnya di bawah dan bertanggung jawab kepada Panwaslu Kecamatan.
3. Panwaslu Kabupaten/Kota dan/atau PanwasluKecamatan membentuk Sekretariat Panwaslupaling lambat 1(satu) bulan sejak pelantikan PanwasluKabupaten/Kota dan/atau PanwasluKecamatan.
4. Sekretariat Panwaslu menjalankan fungsi pemberian dukungan administratif dan teknis operasional pengawasan pemilu.
5. Pegawai Sekretariat PanwasluKecamatan berasal dari pegawai negeri sipil dan bukan pegawai negeri sipil.
9. Sekretariat PanwasluKecamatan terdiri atas Kepala Sekretariat, Bendahara Pembantu, dan staf pendukung. 10. Staf pendukung pada sekretariat PanwasluKecamatan membidangi tugas:
a. Dukungan teknis administratif Organisasi dan SDM;
b. Dukungan teknis administratif Pengawasan, Sosialisasi, dan Hubungan Antar Lembaga; dan c. Dukungan teknis administratif Penindakan Pelanggaran.
11. Jumlah pegawai Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota sekurang-kurangnya 6 (enam) orang dan jumlah pegawai Sekretariat Panwaslu Kecamatan sekurang-kurangnya 4 (empat) orang.
II. PERSYARATAN
Syarat untuk menjadi calon Kepala Sekretariat Panwaslu Kecamatan adalah: a. Pegawai Negeri Sipil;
b. Pada saat diusulkan berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun; c. Mempunyai Integritas, Pribadi yang kuat, jujur dan adil;
d. Berpendidikan paling rendah SLTA dan diutamakan berpendidikan S1; dan e. Mampu secara jasmani dan rohani;
f. Bersedia bekerja penuh waktu;
g. Bagi yang bersetatus dipekerjakan maka wajib melampirkan: 1. Surat persetujuan dari instansi induk;
2. Surat keputusan dipekerjakan. Pegawai Sekretariat Panwaslucam terdiri atas:
a. Pendukung administrasi; b. Teknisi;
d. Satpam.
Syarat Untuk menjadi Pegawai Sekretariat Panwaslucam adalah: Mempunyai Integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil; Berpendidikan:
1) Paling rendah SLTA diutamakan S-1 atau diploma bagi pendukung Administrasi, dan 2) Paling rendah SLTP diutamakan SLTA bagi teknisi, pramubakti, dan satpam.
III. TATA CARA PENGANGKATAN
A.
KEPALA SEKRETARIAT1. Kepala Sekretariat Panwaslucam dapat diangkat dan ditetapkan langsung oleh Kepala Sekretariat Panwaslulu Kabupaten/Kota atas nama Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi atau berdasarkan usulan Ketua Panwaslucam.
2. Ketua Panwaslucam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat mengusulkan paling sedikit 2 (dua) nama calon Kepala Sekretariat Panwaslucam kepada Kepala Sekretariat Panwaslulu Kabupaten/kota setelah konsultasi dengan Camat.
3. Pengusulan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan berdasarkan Keputusan Pleno Panwaslucam.
4. Calon Kepala Sekretariat Panwaslucam berdasarkan Keputusan Pleno Panwaslucam sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diangkat berdasarkan Keputusan Kepala Panwaslulu Kabupaten/Kota atas nama Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi.
5. Dalam hal Panwaslucam belum terbentuk, Kepala Sekretariat Panwaslulu Kabupaten/Kota mengangkat dan menetapkan Koordinator Sekretariat Panwaslucam setelah berkonsultasi dengan Camat.
6. Pengangkatan dan penetapan Koordinator Sekretariat Panwaslucam paling lama 2 (dua) bulan sebelum Panwaslucam dilantik.
7. Masa kerja Koordinator Sekretariat Panwaslucam sampai dengan dilantiknya Kepala Sekretariat Panwaslucam.
B.
PEGAWAI SEKRETARIAT1. Pegawai Panwaslucam yang berasal dari non pegawai negeri sipil diangkat sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan melalui sistem kontrak.
2. Pengangkatan pegawai Sekretariat Panwaslucam yang berasal dari non pegawai negeri sipil sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu) dilaksanakan oleh Kepala Sekretariat Panwaslucam.
3. Pengangkatan pegawai Sekretariat Panwaslucam yang berasal dari non pegawai negeri sipil sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu) didahului dengan uji kompetensi oleh Kepala Sekretariat Panwaslucam.
4. Dalam hal Kepala Sekretariat Panwaslucam belum ditetapkan, pengangkatan pegawai Sekretariat Panwaslucam dilaksanakan oleh Kepala Sekretariat Panwaslulu Kabupaten/Kota.
IV. TATA CARA PELANTIKAN
Kepala Sekretariat Panwaslucam dilantik oleh Kepala Sekretariat Panwaslulu Kabupaten/Kota atas nama Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi.
V. TATA CARA PEMBERHENTIAN
1. Kepala Sekretariat dan/atau pegawai Sekretariat Panwaslu Kecamatan berhenti apabila berakhir masa jabatan;
2. Kepala Sekretariat dan/atau pegawai Sekretariat Panwaslu Kecamatan diberhentikan apabila: a. Mengundurkan diri;
b. Berhalangan tetap;
c. Melakukan pelanggaran atas ketentuan peraturan perundang-undangan;
d. Melakukan pelanggaran atas kode etik penyelenggara Pemilu dan kode perilaku pegawai; e. Menjadi terdakwa suatu tindak pidana yang dapat menghalangi pelaksanaan tugas; dan /atau f. Melanggar kebijakan Bawaslu, Bawaslu Provinsi, Panwaslulu
Kabupaten/Kota atau Panwaslucam.
3. Kepala Sekretariat Panwaslulu Kabupaten/Kota dapat memberhentikan Kepala Sekretariat Panwaslucam setelah dilakukan klarifikasi dan/atau pengkajian ukuran kinerja.
4. Kepala Sekretariat Panwaslulu/Kota dapat memberhentikan Kepala Sekretariat Panwaslucam berdasarkan usulan Panwaslucam.
5. Usulan pemberhentian Kepala Sekretariat Panwaslucam oleh Panwaslucam sebagaimana dimaksud wajib memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam angka 2 (dua) diatas.
6. Pemberhentian Kepala Sekretariat Panwaslucam sebagaimana dimaksud pada angka 2 (dua) didahului dengan pemeriksaan dan klarifikasi.
7. Klarifikasi dilakukan untuk memastikan kecukupan alasan untuk memberhentikan Kepala SekretariatPanwaslucam dengan ketentuan :
a. Tim terdiri atas Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota dan Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota.
b. Tim melakukan klarifikasi kepada Kepala Sekretariat yang diusulkan untuk diberhentikan, serta kepada pihak-pihak terkait.
c. Dalam hal Kepala Sekretariat tidak memberikan klarifikasi maka tim membuat kajian dan rekomendasi tanpa keterangan atau pembelaan dari yang bersangkutan.
d. Tim membuat kajian terhadap hasil klarifikasi dan menyampaikan rekomendasi kepada Kepala Sekertariat Bawaslu Provinsi paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak dibentuknya tim klarifikasi. 8. Kepala Sekretariat dan/atau pegawai Sekretariat Panwaslu Kecamatan diberhentikan oleh Kepala
Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota berdasarkan usul Panwaslu Kecamatan dengan menyebutkan alasan pemberhentian.
9. Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota membentuk tim klarifikasi paling lambat 1 (satu) hari setelah menerima usul dari Panwaslu Kecamatan.
10. Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten/Kota menetapkan pemberhentian Kepala Sekretariat dan/atau berdasarkan rekomendasi tim klarifikasi sebagaimana dimaksud angka 9.