KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK SURAT EDARAN. Nomor : SE-42/PJ/2013 TENTANG
Teks penuh
Dokumen terkait
4) Apabila petugas TPT belum bisa memberikan jawaban yang memadai dan Wajib Pajak harus menemui petugas lain dalam menatausahakan permasalahannya, petugas TPT diharapkan
Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak dan Kantor Pelayanan Pajak yang terkait dalam proses pelaksanaan penilaian untuk menganalisis
pengawasan atas pemenuhan kewajiban pemberian IBK dan dapat ditindaklanjuti dengan penerbitan klarifikasi, teguran tertulis, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan
Surat Edaran Direktur Jenderal ini ditujukan untuk memberikan kemudahan dan keseragaman bagi Fungsional Pemeriksa Pajak, Petugas Pemeriksa Pajak, atau gabungan antara Fungsional
Apabila kerugian tersebut menyebabkan menurunnya laba dan masih akan terutang Pajak Penghasilan, maka tidak diberikan SKB dari pemotongan/pemungutan pajak oleh pihak lain, tetapi
Berdasarkan hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa terdapat objek PPh Pasal 23 berupa consultant fee yang belum dilakukan pemotongan oleh Wajib Pajak. Pasal 12 ayat (3) UU KUP
kembali seluruh Dokumen Pengampunan Pajak ke dalam amplop bersegel yang sudah diberikan barcode. 3) Subtim Penerima dan Peneliti di Tempat Tertentu menyimpan Dokumen
(4) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak atau Kantor Pelayanan Pajak Pratama menindaklanjuti keputusan keberatan BPHTB dan keputusan permohonan pelayanan BPHTB lainnya