BAB V
APLIKASI HASIL EKSPERIMEN PADA PRODUK AKSESORIS
Bentuk-bentuk yang didapat dari hasil eksperimen yang telah dilakukan kemudian dikonsepkan untuk dapat dijadikan suatu produk yang sesuai dengan karakter material tersebut dan tahapan serta proses desain yang dilakukan adalah mencakup hal-hal berikut:
5.1 Konsep Desain
Pengaplikasian hasil eksperimen yang kemudian menjadi suatu bentuk kulit ikan tiga dimensi dengan struktur yang lebih kuat dibandingkan bentuk lembaran ini menerapkan konsep eksklusif dan elegan. Selain ditujukan pada pasar menengah atas, material juga diproses dengan detail dan difinishing dengan baik (fine
finishing). Aplikasi dari bentuk-bentuk yang dihasilkan adalah sebagai aksesoris
bagi wanita karir seperti, namecard case (tempat kartu nama), gadget accessories (tempat laptop, handphone, Ipod, flashdisk, dan digital camera), kacamata beserta tempatnya, jam tangan beserta tempatnya, binder (buku jurnal), dan lain-lain.
5.1.1 Latar Belakang Desain
Material kulit ikan kakap sebagai salah satu limbah yang dihasilkan dalam proses pengolahan ikan menjadi bentuk filet belum dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, kulit ikan kakap tersebut tertimbun dan malah mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat di sekitar kota Tegal. Oleh karena itu eksperimen ini dilakukan dalam usaha peningkatan nilai material.
Hasil eksperimen yang telah dilakukan memungkinkan kulit ikan menjadi material yang solid, kaku, lebih kuat, semi transparan, dan dapat dibentuk sesuai cetakan. Aplikasi dari hasil eksperimen adalah berupa produk yang dipilih
berdasarkan tingkat kesesuaiannya dengan karakter material. Untuk mengetahui tingkat kesesuaian maka dibuatlah tabel pemilihan produk (Tabel 5.1). Tujuan dibuatnya tabel ini adalah mengkuantitatifkan hal-hal yang sifatnya kualitatif. Dari tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa produk yang paling sesuai dengan karakter material kulit ikan ini adalah produk aksesoris.
Karakter kulit ikan kakap Aspek desain
Alternatif produk
Ukuran kecil kantung sisik Semi transp
aran
Dapat dibentuk & kaku Tembus cahaya Human interface Image ku
lit ikan
Bobot desain Jumlah
Meja 1 1 4 4 3 4 1 4 22 Sofa 1 1 2 1 2 4 1 4 16 Furnitur Kursi 3 3 3 4 2 4 1 4 24 Tas 2 4 1 2 2 3 1 4 19 Sepatu 1 1 2 1 2 3 1 4 15 Aksesoris 4 4 3 3 3 4 2 3 26 Produk fesyen Jewelry 4 3 3 4 3 1 1 2 21 Lampu 3 4 4 3 4 2 2 3 25 Jam dinding 3 3 3 3 2 1 2 2 19 Asbak 4 1 2 4 2 2 1 2 23 Elemen estetis interior Vas 2 2 4 4 2 1 2 2 19 Pen case 3 2 3 4 2 2 2 2 20 Table calendar 3 1 3 3 2 1 2 2 17 Stationery
Tempat kartu nama 4 3 3 3 2 1 2 2 20
1 = sangat tidak baik/sesuai 2 = tidak baik/sesuai 3 = baik/sesuai 4 = sangat baik/sesuai Tabel 5.1 Tabel pemilihan produk
5.1.2 Gagas
Dari permasalahan dan latar belakang yang ada maka muncul beberapa gagas, antara lain:
- Membuat suatu produk dengan material kulit ikan kakap dengan image eksklusif dan elegan sehingga dapat meningkatkan nilai bambu.
- Memanfaatkan sifat-sifat yang dimiliki oleh kulit ikan kakap tersamak untuk kemudian dijadikan suatu produk.
- Mengekspose karakter kulit ikan yang unik dan tidak dimiliki oleh material lain sehingga dapat meningkatkan nilai material tersebut.
5.1.3 Peluang
- Material kulit ikan memiliki ketersediaan yang berlimpah dan terus menerus (kontinu) di sepanjang pantai utara Jawa, khususnya Tegal.
- Peningkatan nilai guna material ini memberi solusi bagi limbah industri filet ikan yang selama ini merugikan masyarakat di sekitar kota Tegal.
- Gerakan ”back to nature”, ”green design”, dan gerakan-gerakan sejenis tengah menjadi tren di kalangan masyarakat. Masyarakat semakin menyukai produk-produk dengan bahan alami namun unik dan berkesan eksklusif, sehingga produk berbahan dasar material kulit ikan meiliki peluang besar disukai masyarakat.
- Kulit ikan memiliki karakteristik yang unik dan menarik dengan adanya tekstur kantung sisik yang tidak dimiliki material lain.
5.1.4 Tujuan Desain
Memunculkan dan memaksimalkan penggunaan sifat material dari hasil eksperimen untuk kemudian diterapkan dalam desain aksesoris yang bernilai eksklusif .
5.1.5 Deskripsi Produk
Nama produk : Fleather
Merupakan suatu set aksesoris yang terbuat dari material kulit ikan kakap yang dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat berdiri sendiri maupun digabung dengan material lain.
Fungsi : Sebagai pelengkap fesyen wanita karir Pengguna : Wanita karir (usia 25-50 tahun)
Dimensi produk : beragam, masing-masing berukuran kurang dari 40cm Keunggulan : - Terbuat dari material limbah
- Memiliki karakter yang unik dan berbeda dari material lain.
5.1.6 Sasaran
- Dengan aplikasinya sebagai aksesoris bagi wanita karir diharapkan dapat meningkatkan nilai material di mata masyarakat
- Dicapainya pemanfaatan suatu karakter kulit ikan melalui bentuk yang solid, kaku, dan kuat sesuai cetakan.
5.1.7 Pendekatan Desain
Pendekatan desain dalam pembuatan produk ini adalah citra (image) produk yang eksklusif dan elegan. Selain itu keseluruhan proses kerja pembuatan produk ini juga harus memiliki standar produksi sehingga dapat dikerjakan dengan baik oleh pengrajin dan dapat diproduksi secara massal. Konfigurasi desain dari produk ini lebih mempertimbangkan sisi estetika daripada sisi fungsinya.
estetikal murah
fungsional
mahal
Gambar 5.1 Market positioning
Gambar 5.2 Aksesoris wanita karir estetikal yang ada di pasaran
5.1.8 Target Pengguna Produk
Target utama pengguna produk ini adalah: • Jenis kelamin : wanita
• Usia : 25-50 tahun (usia puncak4) • Pekerjaan : businesswoman, wanita karir
• Penghasilan : > Rp.5.000.000 per bulan
4
Usia berdasarkan tingkat psikis seseorang (Teori Buhler), Psikologi Perkembangan, Gadjah
• Kelas : menengah atas
• Gaya (style) : berkelas (classy), anggun (elegant)
Usia puncak (25-50 thn) Usia akhir (>50 thn) Kelas bawah (low class) Kelas menengah bawah
(middle low class)
kelas menengah atas
(middle high class)
Kelas atas (high class) Pria Wanita Usia permulaan (<25 thn)
Gambar 5.3 Target pengguna
5.1.9 Citra Desain
Citra desain yang dapat dilihat pada Gambar 5.4 digunakan agar desain yang dihasilkan sesuai dengan sasaran pasar pengguna produk ini. Citra desain tersebut adalah eksklusif, elegan, classy dan stylish.
5.1.10 Kendala Desain
- Proses penyamakan kulit ikan yang menunjang proses eksperimen dilakukan sepenuhnya dibawah lembaga BBKKP, sehingga ketepatan waktu penyamakan bergantung pada kebijakan BBKKP.
- Kualitas kulit ikan bergantung pada proses penyesetan (pemisahan kulit dari daging ikan) yang terjadi pada proses produksi filet.
- Keseluruhan proses produksi hanya dapat dilakukan dengan cara manual, hasil dapat kerjakan secara detail, namun sulit memproduksi dalam skala banyak dalam waktu singkat.
5.1.11 Aspek Desain
- Material
Batasan dari desain yang dihasilkan ini adalah sifat-sifat material kulit ikan hasil eksperimen. Oleh karena itu pertimbangan kulit ikan dengan segala sifatnya menjadi sangat penting agar desain dapat diaplikasikan dan diproduksi secara masal atau tidak.
- Pengguna
Karena aplikasi dari konfigurasi produk ini adalah sebagai aksesoris yang penggunanya manusia, maka aspek pengguna menjadi penting. Pada produk ini terdapat human interface yang cukup tinggi, mulai dari produk ini dikemas
(packing), digunakan, hingga disimpan.
- Perawatan
Karena konfigurasi dari produk ini ditujukan sebagai aksesoris yang dipakai sehari-hari maka produk ini harus mudah dirawat, tidak mudah rusak sehingga jangka usia pakainya panjang.
- Antropometri
Karena banyak bersentuhan langsung dengan pengguna maka harus dipertimbangkan ukuran-ukuran yang sesuai dengan pengguna, termasuk juga berat produk.
- Gaya (style)
Karena produk ini merupakan produk fesyen, maka harus mempertimbangkan
style/gaya yang sedang atau akan tren di kalangan pengguna.
- Lingkungan
Karena produk ini bertujuan untuk mengurangi dampak pencemaran, maka harus mempertimbangkan proses pengerjaan dan siklus produk (product cycle) agar tidak lagi menghasilkan limbah dan dapat terus konsisten terhadap tema lingkungan.
5.2 Alternatif Desain
Sebagai aplikasi dari eksperimen yang telah dilakukan, dibuat empat desain aksesoris bagi wanita karir. Setiap desain terdiri dari tiga alternatif yang dibagi berdasarkan mix media yang digunakan, media-media pelengkap tersebut adalah kayu, kulit, dan logam.
Gambar 5.6 Alternatif Desain Tempat Kaca Mata
Gambar 5.8 Alternatif Desain Tempat Jam Tangan
5.3 Final Desain
Desain terpilih adalah desain dengan mix media kayu. Selain karena kecocokan secara visual, kayu juga merupakan material yang mudah dibentuk dan memiliki citra yang paling dekat dengan alam dibanding media pembanding lain. Kayu yang dipilih adalah kayu dengan warna gelap seperti kayu ebony atau kayu sonokeling agar warna kulit ikan terlihat lebih menonjol.