• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Mengawali tahun 2015 yang lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing atau PT YIMM mulai menunjukkan agresivitasnya di pasar otomotif Tanah Air. Tercatat, beberapa produk baru telah melengkapi deretan motor baru racikan Yamaha. Di segmen bebek sport, pecinta otomotif Indonesia baru saja dimanjakan dengan kehadiran Yamaha Jupiter MX King yang menjadi idola baru bebek 150 cc. Kini, setelah Yamaha Jupiter MX King sukses mendobrak dominasi Suzuki Satria F150 di kelas bebek sport, PT YIMM kembali memperkenalkan unit motor baru di kelas sport low-entry 150 cc. Produk baru pabrikan Garpu Tala tersebut adalah Yamaha Vixion untuk versi 2016 yang merupakan versi facelift dari Yamaha New Vixion Lightning. Tampil dengan desain bodi lebih segar dan agresif, Yamaha Vixion 2016 diprediksi akan melanjutkan kejayaan Yamaha sebagai penguasa segmen motor sport kelas pemula di Indonesia. Secara umum, Yamaha Vixion 2016 memang tak mengalami perubahan signifikan di sektor mekanis. Meski dapur pacunya sama, Yamaha mencoba menawarkan suasana baru kepada penggemar Vixion melalui Yamaha Vixion 2016 yang nampak lebih macho dan sporty ini (Semisena ; 2016)

PT YIMM sendiri merilis Yamaha Vixion versi 2016 secara resmi pada akhir Mei 2015 kemarin. Sempat beredar foto-foto versi snapshot-nya, akhirnya kini para pecinta kuda besi Tanah Air benar-benar sudah bisa melihat penampakan asli Yamaha Vixion 2016 ini. Sekilas, versi facelift dari NVL ini memang nampak lebih sporty dengan desain headlamp baru serta adanya cover engine yang menutupi blok mesinnya. Selain itu, Yamaha Vixion 2016 juga memiliki bentuk tail yang lebih enak dipandang jika dibandingkan dengan Vixion generasi lama. Spatboard pada Vixion 2016 ini lebih kecil dan semkin menguatkan aroma sporty yang dibawanya. Jika pada tampilan luar Yamaha memberikan sentuhan-sentuhan

(2)

baru yang membuat Yamaha Vixion 2016 lebih terlihat sporty, tak demikian halnya dengan sektor dapur pacu. Pabrikan asal Jepang tersebut tetap mengandalkan mesin SOHC 4-valve berkapasitas 149,8 cc dengan pendingin cairan. Mesin yang digunakan oleh Yamaha pada motor sport kelas pemula ini sudah terbukti tangguh karena mampu merajai kelas low-entry motor sport di jalanan Indonesia (Semisena ; 2016).

Perkembangan penjualan sepeda motor di Indonesia memang suatu hal yang cukup menjanjikan. Dilihat dari penjualannya saja, dari tahun 2005 sampai 2015, produksi dan konsumsi motor terus berkembang. Tahun 2005 di mana total penjualan motor saat itu mencapai 5,074,186 unit, dan saat ini terus berkembang searah dengan perkembangan ekonomi di Indonesia. Sampai pada tahun 2015, penjualan motor di Indonesia meningkat hingga mencapai 6,480,155 unit. Dilihat dari angka yang fantastis tersebut maka Indonesia merupakan pasar penting untuk sepeda motor baik dengan kelas matik, bebek, bahkan sampai kelas motor sport.

Periode Honda Yamaha Suzuki Kawasaki TVS Total Jan-2005 208,204 83,114 83,846 7,701 4,218 387,083 Feb-2005 192,320 78,640 82,381 6,821 3,244 363,406 Mar-2005 217,344 79,752 96,876 4,147 2,601 400,720 Apr-2005 205,691 94,465 100,507 3,911 3,170 407,744 Mei-2005 219,358 104,530 87,016 5,496 3,208 419,608 Jun- 241,295 120,029 104,493 7,435 3,703 476,955

(3)

2005 Jul-2005 238,044 117,049 106,515 7,140 3,499 472,247 Agu-2005 256,591 120,293 115,136 9,879 2,888 504,787 Sep-2005 237,039 101,159 102,252 10,152 2,225 452,827 Okt-2005 283,672 108,008 90,829 5,727 2,318 490,554 Nov-2005 188,506 95,897 60,217 3,457 1,990 350,067 Des-2005 160,126 121,659 61,894 2,262 2,247 348,188 Total 2,648,190 1,224,595 1,091,962 74,128 35,311 5,074,186 Gambar 1.1 Tabel penjualan motor di Indonesia Tahun 2005

Sumber : Rudi Triatmono (2015)

Periode Honda Yamaha Suzuki Kawasaki TVS Total Jan-2015 339,850 140,243 11,389 10,782 519 502,783 Feb-2015 376,973 150,840 11,010 16,968 300 556,091 Mar-2015 376,571 145,609 9,009 14,736 244 546,169 Apr-2015 371,001 139,978 8,604 5,089 103 524,775 May-2015 304,900 150,745 7,355 6,330 300 469,630

(4)

Jun-2015 361,767 191,965 12,097 8,636 249 574,714 Jul-2015 278,754 124,875 10,234 7,706 269 421,838 Aug-2015 430,953 169,277 10,155 11,518 186 622,089 Sep-2015 425,458 158,101 9,050 10,251 242 603,102 Oct-2015 453,944 131,463 7,242 10,105 128 602,882 Nov-2015 394,726 125,472 7,600 7,804 80 535,682 Dec-2015 338,991 170,062 6,137 5,083 127 520,400 Total 4,453,888 1,798,630 109,882 115,008 2,747 6,480,155 Gambar 1.2 Tabel penjualan motor di Indonesia Tahun 2015

Sumber : Rudi Triatmono (2015)

Kota Bandung merupakan salah satu kota besar yang ada di Indonesia, walaupun berbeda dengan kota lain seperti Jakarta, Yogyakarta dan Bali karena belum memiliki akar budaya yang kuat karena Bandung masih berumur relatif lebih muda deibandingkan kota-kota tersebut. Dengan keadaan kota Bandung yang sekarang banyak sekali orang-orang pendatang atau mungkin orang-orang asli Bandung yang menempati setiap sudut dari kota Bandung yang dimana orang-orang tersebut ada yang memiliki hobi yang sama sehingga terciptalah suatu komunitas, salah satunya adalah komunitas motor yang mulai banyak bermunculan di kota Bandung. Salah satu komunitas motor tersebut adalah Komunitas motor Yamaha Vixion Club Bandung (YVCB) berdiri pada tanggal 07 Juli 2007, komunitas ini terbentuk berdasarkan hobi yang sama yaitu mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Komunitas Motor Yamaha Vixion club Bandung (YVCB) mempunyai anggota atau member kurang lebih 300 personil. Komunitas motor Yamaha Vixion Club Bandung (YVCB) merupakan salah satu komunitas yang sering melakukan kopdar (kopi daratan) antar membernya. Kopdar

(5)

komunitas ini rutin dilakukan Jl. Merdeka tepatnya di Dealer Resmi Yamaha yaitu Berlian Merdeka setiap malam minggu jam 20.30 wib. Kopdar rutin ini dilaksanakan untuk mempererat tali persaudaraan antar member komunitas motor YVCB. Komunitas motor Yamaha Vixion Club Bandung (YVCB) menggenggam erat rasa brotherhood dalam kesamaan maupun perbedaan akan tetapi perbedaan itu di anggap sama karena “kita satu karena kita saudara” (One Heart One Soul). Komunitas motor Yamaha Vixion Club Bandung (YVCB) juga tidak menutup pendaftaran bagi semua kalangan pecinta motor Vixion yang ingin bergabung. Menurut Wahit (2005), komunitas merupakan sekelompok individu yang tinggal pada wilayah tertentu, memiliki nilai-nilai keyakinan dan minat yang relatif sama, serta adanya interaksi satu sama lain untuk mencapai tujuan. Hal ini berbanding lurus dengan banyaknya penggemar dan pengguna motor Yamaha Vixion yang berkeinginan membentuk suatu komunitas demi terciptanya solidaritas sesama pengguna dan penggemar motor Yamaha Vixion. Komunitas ini dibentuk untuk mewadahi para pecinta motor Yamaha Vixion yang dimana tujuannya adalah untuk saling berkumpul, bertukar informasi, menjadi sarana jual-beli antar sesama anggota komunitas hingga mengadakan kerja sama dengan pecinta Yamaha Vixion di Indonesia untuk membuat suatu acara dengan skala nasional.

Perkembangan komunitas motor Yamaha Vixion khususnya di kota Bandung semakin pesat sejalan dengan perkembangan produk dari Yamaha Vixion di Indonesia. Mulai dari produk awal Yamaha Vixion yaitu Yamaha Vixion generasi pertama yang didatangkan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing hingga Yamaha Vixion yang terbaru yaitu Yamaha Vixion generasi ketiga dengan mengusung teknologi yang lebih canggih dan modern dengan kapasitas mesin yang berkode 1PA dimana power pada motor new vixion ini maksimal bisa menembus di angka 16,59 PS sedangkan untuk versi old vixion hanya 14,88 PS. Berikut merupakan perbandingan bentuk, dan spesifikasi dari Yamaha old Vixion dengan Yamaha new Vixion:

(6)

Tabel 1.1

Perbandingan bentuk, dan spesifikasi dari Yamaha Old Vixion dengan Yamaha New Vixion

Yamaha Old Vixion (2007-sekarang) Yamaha New Vixion (2015-sekarang) Bentuk Spesifikasi MESIN

 Tipe Mesin : Liquid Cooled, 4T, SOHC  Diameter x Langkah : 57 x 58,7 mm  Volume Silinder : 149.8 cc  Perbandingan Kompresi : 10.4 : 1

 Sistem Starter Kick & Electric Starter

 Putaran Langsam 1300 – 1500 rpm

 Power 11.10 kw (14.88 HP) /

Mesin

 Tipe Mesin : 4-stroke, 4 valve SOHC Fuel Injection, liquid cooled

 Silinder : Silinder tunggal/tegak

 Kapasitas : 149,8 cc  Diameter x Langkah : 57.0 mm x 58.7 mm  Perbandingan kompresi : 10.4 : 1  Daya Maksimum : 12.2 kW (16,59 PS)/8.500 rpm  Torsi Maksimum : 14.5 Nm

(7)

8,500 rpm  Torsi 13.10 nm (1.34 Kgf.m)/ 7,500 rpm  Busi : CR 8 E (NGK) / U 24 ESR-N (DENSO)  Gap Busi : 0.7 – 0.8 mm

 Filter Udara : Tipe Kering

 Cam Chain : Silent Chain / 96

 Tensioner Automatic

 Celah katup masuk / buang : 0.10 – 0.14 mm / 0.20 – 0.24 mm KELISTRIKAN  Timing Pengapian : 100 / 1,400 rpm  Fuse : 20 Ampere

 Bulb Lampu Depan : 12V 35/35W, 12V 5W (Lampu Senja)

 Bulb Lampu Belakang : 12V 5/21W

 Battery YTZ5S MF BATTERY

 Kapasitas : 12V 3.5 AH

DIMENSI

 Panjang x Lebar x Tinggi :

(1.48 kgf-m)/7.500 rpm

 Sistem Starter Elektrik & Kick starter

 Sistem Pelumasan : Basah

 Sistem Suplai BBM : Fuel Injection

 Kapasitas Oli Mesin : Total = 1.15 L

Berkala = 0.95 L Ganti filter oli = 1 L

 Tipe Kopling : Basah, kopling manual, multiplat

 Tipe Transmisi : Return 5-speed (1-N-2-3-4-5)

Dimensi

 Panjang x Lebar x Tinggi : 1.925 x 705 x 1.030 mm

 Jarak Sumbu Roda : 1.300 mm

 Jarak Terendah ke Tanah : 165 mm

 Tinggi Tempat Duduk : 790 mm

 Berat Isi : 129 kg

 Kapasitas Tangki Bensin : 12 L Rangka

 Tipe : Diamond, Pressed backbone (Deltabox)

(8)

1,035mm x 705 mm x 2,000 mm

 Tinggi Tempat Duduk : 790 mm

 Jarak Sumbu Roda : 1,282 mm

 Sudut Caster : 260

 Trail : 100 mm

 Jarak terendah ke tanah : 167 mm

 Berat Bersih : 114 Kg

 Berat Kotor (+ cairan) : 125 Kg

 Kapasitas Tangki : 12 ltr

 Suspensi Belakang : Lengan ayun, link suspensi monocross

 Ban Depan : 90/80-17M/C 46P

 Ban Belakang : 120/70-17M/ C 58P

 Rem Depan : Cakram hidrolik, single disc brake

 Rem Belakang : Cakram hidrolik, single disc brake

Kelistrikan

 Sistem Pengapian : TCI / Transistorized Control Engine (Digital)

 Baterai : YTZ4V/GTZ4V (MF Battery 3Ah)

 Tipe Busi : CR8E (NGK) / U24ESR (DENSO)

Sumber : motorvixion.com (2016)

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa kualitas Yamaha new Vixion lebih unggul baik dalam teknologi maupun performa pada mesin. Mesin memang masih memakai mesin Vixion lawas, menggunakan mesin SOHC 1 silinder 4 tak berkapasitas 150 cc. Namun pada Yamaha new Vixion, ditambah perangkat-perangkat lain seperti sensor oksigen. Sensor oksigen ini akan selalu bekerja melihat kandungan oksigen yang tercampur di sistem injeksi yang membuat takaran oksigen yang masuk selalu pas dengan yang dibutuhkan. Tidak kurang dan tidak lebih, fitur ini diharapkan bisa membuat pembakaran selalu sempurna. Lalu dari segi bentuk dan desain, bentuk headlamp Yamaha new Vixion sangat berbeda dengan Yamaha old Vixion yang dimana Yamaha old Vixion berbentuk seperti segitiga meruncing dibagian bawahnya, Yamaha new Vixion terlihat lebih kotak dengan ujung atas seperti dibuat meruncing. Tangki bahan bakar didesain

(9)

baru dengan tambahan fairing samping yang lebih besar dari sebelumnya. Jika dilihat dari depan maka fairing akan terlihat lebih mekar. Memberi kesan kekar pada new Vixion ini. Tutup tangki Vixion lawas masih model kunci putar tetapi di new Vixion tutup tangkinya sudah seperti motor-motor sport modern yang dimana bentuknya rata dan mudah dibuka. Bagian buritan pun lebih baru yang dimana tidak adanya handle pegangan untuk standart 2. Sebagai gantinya, bagian bawah jok sepeda motor dibuat ada coakan yang mungkin berfungsi untuk mengganti handle itu. Bagi peggemar touring yang ingin memasang givi box tentu akan kesulitan memasang givinya. Lampu belakang sepertinya hanya ada perubahan sedikit. masih seperti model lama tetapi dengan sedikit perubahan. Ban new Vixion ini juga memiliki ukuran lebih lebar daripada Vixion lama. Ukuran ban motor new Vixion lebih besar di ciptakan untuk kenyamanan berkendara jarak jauh dan motor menjadi terlihat lebih kekar lagi daripada sebelumnya. Speedometer new vixion dibuat lebih canggih dengan banyak indikator dan layar digital yang bisa menyapa "HI BRO" ketika kunci kontak digeser ke posisi ON. Anak kunci Vixion modern berbentuk kecil memanjang terbuat dari logam yang dipotong memakai laser. Anak kunci seperti ini sangat sulit untuk diduplikasi dan sangat sulit untuk dibobol dengan kunci T yang membuat keamanan sangat terjaga.

Motor Yamaha Vixion lahir pertama kali pada tahun 2007 yang lalu, sudah membawa gebrakan yang lumayan cukup luar biasa dikarenakan sudah menganut sistem injeksi. Motor Yamaha Vixion hadir dengan mengobrak abrik pasar di kelas mesin 150 cc yang waktu itu masih di kuasai oleh motor pabrikan honda yaitu megapro. Untuk mesin yamaha vixion sendiri yaitu basisnya dari Yamaha Jupiter MX yang sudah dikembangkan lagi sehingga menjadi lebih power full dan bertenaga. Pemilihan sistem injeksi ini dilakukan oleh yamaha untuk meningkatkan performa pada mesin yang menggunakan kapasitas 149,8 cc yang sudah menggunakan kode 3C1. Generasi Yamaha Vixion pertama kali yaitu menggunakan mesin yang berkode 3c1 yang mempunyai ciri khas yitu bentuk lampu depan yang desainya bulat dan menggunakan kerangka deltabox warna

(10)

silver. Kelebihan mesin pada motor Vixion ini dibandingkan dengan kompetitor yaitu sudah menggunakan sistem pendingin radiator dan pengapian injeksi. Teknologi dan style memang sangat cocok untuk menggambarkan motor Yamaha Vixion ini. Sudah beberapa tahun setelah peluncuran motor ini yaitu ditahun 2007 sampai dengan sekarang ini Yamaha Vixion sudah mengalami beberapa perubahaan, untuk new Vixion sekarang ini sudah semakin keren, gagah dan agresif. Yamaha Vixion ini ditahun 2009 dari informasi yang didapat pernah mendapatkan 2 awards sekaligus. Untuk beberapa perubahaan yang terjadi pada vixion ini dari tahun ke tahun yaitu pada bagian deltaboxnya yang sudah tidak berwarna putih lagi, melainkan sudah menggunakan warna hitam dan terlihat memiliki kesan yang kokoh dan elegan. Desain striping pun berubah menjadi lebih keren, modern dan terlihat dinamis. Kecanggihan teknologi dan performa pada motor ini cukup hebat yang mumpuni untuk kegiatan sehari hari.

Grafik 1.1

68% 32%

Memilih Yamaha old Vixion Memilih Yamaha new Vixion

(11)

Preferensi Terhadap Yamaha old Vixion dan Yamaha new Vixion pada Lima Puluh Pengguna Yamaha Vixion yang Tergabung Dalam Komunitas

Yamaha Vixion di Kota Bandung.

Sumber : Hasil wawancara dengan lima puluh pengguna Yamaha new Vixion. Hasil Pra-survey yang dilaksanakan kepada lima puluh pengguna Yamaha new Vixion yang tergabung dalam anggota komunitas Yamaha Vixion di Kota Bandung pada saat mengadakan kopdar rutin menyatakan bahwa 34 pengguna Yamah new Vixion lebih memilih membeli kembali Yamaha old Vixion dibandingkan membeli kembali produk Yamaha new Vixion. Padahal melihat dari perbandingan bentuk, Yamaha new Vixion memiliki bentuk yang lebih gagah dan lebih bergaya serta modern dibandingkan Yamaha old Vixion. Perbandingan spesifikasi antara Yamaha old Vixion dengan Yamaha new Vixion pun jauh lebih unggul Yamaha new Vixion dibandingkan dengan Yamaha old Vixion. Dilihat dari performa mesin pun Yamaha new Vixion lebih unggul dari Yamaha old Vixion dan bahkan mesinnya pun sudah memenuhi standar yang ditentukan dengan memakai injeksi yang berkualitas dan modern. Menariknya hanya 16 pengguna Yamaha new Vixion yang berniat membeli kembali produk terbaru dari jenis Yamaha Vixion tersebut. Beberapa pengguna Yamaha new Vixion yang memilih kembali untuk memakai Yamaha old Vixion mengatakan bahwa Yamaha old Vixion memiliki bentuk yang lebih menarik dan dari segi kekuatan mesin yang dimana Yamaha old Vixion lebih mudah untuk mencapai kecepatan tinggi dan harga jual dari Yamaha old Vixion masih dibilang cukup tinggi dibandingkan nilai jual dari Yamaha new Vixion dan keberadaan Yamaha old Vixion sudah mulai langka yang dimana akan memberikan kesan kebersamaan antar pengendara Yamaha Vixion terdahulu.

Melihat permasalahan tersebut, selain kualitas produk terdapat nilai pelanggan yang menjadikan faktor lain untuk mempengaruhi proses pembelian suatu produk. Menurut Vanessa (2007), nilai pelanggan yaitu persepsi pelanggan terhadap nilai dimana perusahaan harus mempertimbangkan nilai dalam

(12)

mengembangkan produk dan jasanya sehingga sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan. Sedangkan menurut Supadiyono (2008), nilai pelanggan merupakan taksiran konsumen secara keseluruhan terhadap manfaat suatu produk berdasarkan persepsinya terhadap apa yang diterima oleh konsumen dan yang berdasarkan pesepsinya terhadap apa yang diterima konsumen dan yang diberikan oleh produsen dengan demikian nilai merupakan faktor-faktor yang mempertimbangkan konsumen dalam pembelian.

Mengacu pada hal yang terjadi pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen Yamaha Vixion oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Yamaha new Vixion menawarkan kualitas produk yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan Yamaha old Vixion, tetapi Yamaha old Vixion tetap menjadi motor yang lebih diinginkan oleh para pengguna Yamaha Vixion. Hal ini membuktikan bahwa walaupun dengan kualitas produk yang lebih tinggi, keputusan memilih Yamaha old Vixion tetap lebih tinggi dari keputusan memilih Yamaha new Vixion. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis tertarik melakukan penelitian untuk mengkaji dan memecahkan masalah tersebut. 1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang penelitian yang telah dijabarkan sebelumnya, maka penulis mengidentifikasi masalah penelitian sebagai berikut :

1. Seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha Old Vixion secara parsial.

2. Seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha Old Vixion secara simultan.

3. Seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha New Vixion secara parsial.

4. Seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha New Vixion secara simultan.

5. Apakah terdapat perbedaan persepsi yang signifikan pada Nilai Pelanggan terhadap Kualitas Produk Yamaha Old Vixion dan Yamaha New Vixion

(13)

1.3 Tujuan Penelitian

1. Untuk mendapatkan hasil analisis mengenai seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha Old Vixion secara Parsial.

2. Untuk mendapatkan hasil analisis mengenai seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha Old Vixion secara Simultan.

3. Untuk mendapatkan hasil analisis mengenai seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha New Vixion secara Parsial.

4. Untuk mendapatkan hasil analisis mengenai seberapa besar pengaruh Kualitas Produk dan Nilai Pelanggan terhadap Minat Beli Yamaha New Vixion secara Simultan.

5. Untuk mendapatkan hasil analisis mengenai seberapa signifikan perbedaan persepsi Nilai Pelanggan terhadap Kualitas Produk Yamaha Old Vixion dan Yamaha New Vixion

1.4 Manfaat Penelitian

Dilaksannakannya penelitian yang kemudian dituliskan dalam tugas akhir ini, diharapkan dapat membawa banyak manfaat yang dapat dipergunakan untuk pihak yang terkait, yaitu:

1. Implikasi Akademik

Melalui proses dalam kegiatan dan penyusunan tugas akhir ini, diharapkan dapat menjadi sarana bagi penulis untuk mengembembangkan teori-teori perkuliahan, pada mata kuliah manajemen pemasaran dengan aplikasi di dunia bisnis secara nyata. Khususnya terkait proses keputusan pembelian dengan kinerja kualitas produk dan penentuan nilai pelanggan.

2. Implikasi Manajerial

Penelitian ini diharapkan dapat menambah gagasan pemikiran, ide-ide, dan bahan masukan untuk perusahaan dalam pengambilan keputusan

(14)

khususnya dalam pengembangan dari factor kualitas produk dan nilai pelanggan dari produk Yamaha new Vixion.

1.5 Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif-verifikatif. Menurut Sugiyono (55:2012) metode deskriptif verifikatif “merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih.”

Disamping itu penulis dalam memperoleh data yang diperlukan menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut :

1. Penelitian lapangan

Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data dengan turun langsung untuk meninjau dan meneliti ke objek penelitian yang diteliti oleh penulis serta melakukan:

a. Observasi

Yaitu pengamatan langsung pada objek penelitian dengan jalan mengamati objek penelitian tersebut guna kelengkapan data dan memperoleh gambaran mengenai perusahaan sehingga diharapkan data yang diperoleh dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. b. Wawancara

Yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan langsung dengan pihak-pihak yang berkepentingan, sehingga dapat diperoleh keterangan dan data-data yang diperlukan.

c. Kuesioner

Yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menyebarkan suatu daftar pertanyaan/pernyataan yang cukup terperinci dan lengkap tentang objek yang diteliti pada responden.

(15)

2. Penelitian Pustaka

Dalam mengumpulkan data ini peneliti memperoleh data melalui leteratur yang sesuai dengan pokok-pokok masalah untuk mendapatkan landasan teori sebagaidasar dalam melakukan penelitian.

Referensi

Dokumen terkait

Menganalisis alih fungsi lahan pertanian di Desa Tambak Suro Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto di mana pendirian perumahan tersebut apakah sudah membawa kemaslahatan atau

Pada 26 Mac 2005, dalam Konvensyen Pendidikan Orang Melayu II, satu usul meminta kerajaan mengkaji semula pelaksanaan PPSMI telah diluluskan atas sebab pelaksanaannya bukan

Selain faktor yang disebabkan oleh siswa sendiri, faktor dari luar siswa sebenarnya ada misalnya suasana kelas yang kurang kondusif, teknik dan metode yang digunakan guru

Hasil dari survey di lapangan dan hasil analisis maka tingkat pelayanan dan pemanfaatan simpang bersinyal Suprapto–Imam Bonjol sudah cukup baik, namun untuk

Perihal : Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi untuk paket pekerjaan Penyusunan RDTRK Perkotaan Kabupaten Buol Panitia Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2013.. Dengan

Aspek yang dievaluasi terkait implementasi program tridarma perguruan tinggi yaitu ketepatan waktu seperti proses belajar men- gajar, evaluasi belajar dan penyelesaian studi

untuk pembuatan lapisan tipis dari bahan padat yang mempunyai titik leleh tinggi harus dengan teknik sputtering yaitu dengan cara bahan padat yang akan dilapiskan ditembak

Namun, dalam Praktek penyalurannnya Program Rastra di Desa Pelita Jaya Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat masih belum sesuai harapan karena masih