Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Penyusunan RDTR di Sekitar
Kawasan Industri Prioritas
Tanggamus
Lampung, 18 Juni 2015
Oleh:
Kementerian PPN/Bappenas
Kawasan Industri Prioritas dalam
Tataran Kebijakan Nasional
Nawa Cita
Nawa Cita
•
Prioritas 6: Menghadirkan Kembali Negara untuk Melindungi
Segenap Bangsa dan Memberikan Rasa Aman pada Seluruh
Warga Negara), salah satunya melalui
Pembangunan
Sekurang-kurangnya 10 Kawasan Industri Baru
berikut
pengembangan untuk hunian buruhnya
RPJMN 2015-2019
RPJMN 2015-2019
•
Arah Kebijakan Pembangunan Industri 1: Pengembangan
Perwilayahan Industri di luar Pulau Jawa, dengan salah satu
strategi
memfasilitasi pembangunan 14 kawasan
industri
.
Kementerian PPN/Bappenas
Peta Sebaran 14 Kawasan Industri
Prioritas dalam RPJMN 2015 – 2019
Kementerian PPN/Bappenas
Dasar Penyusunan RDTR
di Sekitar Kawasan Industri Prioritas
Nawacita
Nawacita
RPJMN
2015-2019
RPJMN
2015-2019
Diperlukan Penyusunan RDTR di Sekitar Kawasan Industri
Prioritas (SKIP)
sebagai antisipasi perubahan guna lahan daerah sekitar kawasan dari
perubahan yang tidak sesuai dengan tata ruang
Diperlukan Penyusunan RDTR di Sekitar Kawasan Industri
Prioritas (SKIP)
sebagai antisipasi perubahan guna lahan daerah sekitar kawasan dari
perubahan yang tidak sesuai dengan tata ruang
Pengembangan 14 Kawasan Industri
Prioritas
Pengembangan 14 Kawasan Industri
Prioritas
Timbulnya bangkitan untuk wilayah sekitar
kawasan industri
Timbulnya bangkitan untuk wilayah sekitar
kawasan industri
RENCANA RINCI TATA RUANG
RENCANA RINCI TATA RUANG
PERENCANAAN TATA RUANG
PERENCANAAN TATA RUANG
W
RENCANA UMUM TATA RUANG
RENCANA UMUM TATA RUANG
RTR KWS METROPOLITAN
RTR PULAU / KEPULAUAN
RTR KWS STRATEGIS
NASIONAL
RTR KWS STRATEGIS
KABUPATEN
RTR KWS PERKOTAAN DLM WIL
KABUPATEN
RTR BAGIAN WIL KOTA
RTR KWS STRA KOTA
RDTR WIL KABUPATEN
RTR KWS STRATEGIS.
PROVINSI
RDTR WIL KOTA
RTRW NASIONAL
RTRW PROVINSI
RTRW KABUPATEN
Menghasilkan rencana umum tata ruang dan rencana rinci tata ruang
Menghasilkan rencana umum tata ruang dan rencana rinci tata ruang
sebagai perangkat
operasional rencana umum tata ruang
sebagai perangkat
operasional rencana umum tata ruang
Sebagai dasar penyusunan peraturan zonasi
Sebagai dasar penyusunan peraturan zonasi
a. Rencana umum tata ruang belum dapat dijadikan dasar dalam pelaksanaan pemanfaatan ruang dan pengendalian
pemanfaatan ruang; dan/atau
b. Rencana umum tata ruang mencakup wilayah
perencanaan yang luas dan skala peta dalam rencana umum tata ruang tersebut memerlukan perincian sebelum dioperasionalkan
a. Rencana umum tata ruang belum dapat dijadikan dasar dalam pelaksanaan pemanfaatan ruang dan pengendalian
pemanfaatan ruang; dan/atau
b. Rencana umum tata ruang mencakup wilayah
perencanaan yang luas dan skala peta dalam rencana umum tata ruang tersebut memerlukan perincian sebelum dioperasionalkan
disusun apabila
RTRW KOTA
Kementerian PPN/Bappenas
Sebagai alat kendali dalam pembebasan lahan
untuk pengembangan di sekitar kawasan industri
Meminimalisir terjadinya konflik sosial di
masyarakat lokal kawasan akibat pengembangan
kawasan industri
Sebagai upaya perwujudan pembangunan
berkelanjutan melalui kontrol pengembangan
wilayah di sekitar kawasan industri
Menciptakan perekonomian inklusif di sekitar
kawasan industri melalui pelibatan masyarakat
lokal dalam pengembangan ekonomi wilayah
6
Kementerian PPN/Bappenas
Kedudukan RDTR Kawasan Industri
dalam Konstelasi Rencana Tata
Ruang
Opsi 1: Menjadi KSN
Implikasi:
1.
Harus terakomodasi dalam RTRWN
2.
Pendanaan Penyusunan RDTR SKIP berasal dari pusat
(APBN)
Opsi 2: Menjadi KSP/KSK
Implikasi:
1.
Harus terakomodasi dalam RTRW Provinsi atau RTRW
Kab/Kota
2.
Pendanaan Penyusunan RDTR SKIP berasal dari daerah
(APBD)
Kementerian PPN/Bappenas
Kebutuhan Data Terkait Penyusunan
RDTR Kawasan Industri
1.
Delineasi Spasial: Kawasan industri dan
RDTR SKIP
2.
Kesiapan Penyediaan Peta: Foto Udara,
Citra Satelit, dan Peta Dasar Skala Besar
3.
Status kawasan industri dalam RTR Pulau,
1. Delineasi Spasial
RDTR SKIP
Tanggamus
Kawasan Industri Tanggamus
•
Lokasi: Kec. Kota Agung Timur, Kec. Limau dan
Kec. Cukuh Balak; Kabupaten Tanggamus
•
Luas Lahan: ±3500 Ha
•
Fokus Pengembangan: Industri Maritim dan
Logistik
Kawasan Industri Tanggamus
•
Lokasi: Kec. Kota Agung Timur, Kec. Limau dan
Kec. Cukuh Balak; Kabupaten Tanggamus
•
Luas Lahan: ±3500 Ha
•
Fokus Pengembangan: Industri Maritim dan
Logistik
•
Delineasi baru sebatas
Kawasan Industri (data
.jpeg).
•
Delineasi spasial
untuk cakupan
RDTR SKIP
Tanggamus???
•
Delineasi baru sebatas
Kawasan Industri (data
.jpeg).
•
Delineasi spasial
untuk cakupan
RDTR SKIP
Tanggamus???
2. Kesiapan Penyediaan
Peta
RDTR SKIP
Tanggamus
Kawasan Industri Tanggamus
•
Lokasi: Kec. Kota Agung Timur, Kec. Limau dan
Kec. Cukuh Balak; Kabupaten Tanggamus
•
Luas Lahan: ±3500 Ha
•
Fokus Pengembangan: Industri Maritim dan
Logistik
Kawasan Industri Tanggamus
•
Lokasi: Kec. Kota Agung Timur, Kec. Limau dan
Kec. Cukuh Balak; Kabupaten Tanggamus
•
Luas Lahan: ±3500 Ha
•
Fokus Pengembangan: Industri Maritim dan
Logistik
Data Ketersediaan Peta di BIG
•
Foto Udara: belum tersedia
•
Citra Satelit: belum tersedia
•
Peta Dasar Skala Besar: belum
tersedia
Data Ketersediaan Peta di BIG
•
Foto Udara: belum tersedia
•
Citra Satelit: belum tersedia
•
Peta Dasar Skala Besar: belum
tersedia
Data dari Kementerian ATR (Juni 2015):
14 Kawasan Industri Prioritas sudah masuk ke dalam
Area
of Interest
(AOI) Penyedian Peta Dasar Skala Besar untuk
Tahun 2015
Data dari Kementerian ATR (Juni 2015):
14 Kawasan Industri Prioritas sudah masuk ke dalam Area
of Interest (AOI) Penyedian Peta Dasar Skala Besar untuk
Tahun 2015
3. Status dalam RTR
RDTR SKIP
Tanggamus
RTR
Pulau
Sumater
a
RTR
Pulau
Sumater
a
•
Tidak disebutkan dalam RTR Pulau
Sumatera
RTRWP
Lampung
RTRWP
Lampung
•
Kawasan Industri Teknologi Tinggi
RTRWK
Tanggam
us
RTRWK
Tanggam
us
•
Kawasan Strategis Kabupaten (Kawasan
Strategis Batu Balai, untuk
pengembangan Industri Maritim di
Kecamatan Kota Agung Timur)
Kawasan Industri Tanggamus
•
Lokasi: Kec. Kota Agung Timur, Kec. Limau dan
Kec. Cukuh Balak; Kabupaten Tanggamus
•
Luas Lahan: ±3500 Ha
•
Fokus Pengembangan: Industri Maritim dan
Logistik
Kawasan Industri Tanggamus
•
Lokasi: Kec. Kota Agung Timur, Kec. Limau dan
Kec. Cukuh Balak; Kabupaten Tanggamus
•
Luas Lahan: ±3500 Ha
•
Fokus Pengembangan: Industri Maritim dan
Logistik
Cheklist Kebutuhan
Data
1.
Delineasi Spasial: Kawasan industri dan RDTR SKIP
2.
Kesiapan Penyediaan Peta: Foto Udara, Citra Satelit,
dan Peta Dasar Skala Besar
3.
Status kawasan industri dalam RTR Pulau, RTRW
Provinsi, dan RTRW Kabupaten
RDTR SKIP
Tanggamus
1. Delineasi
Spasial 2. Kesiapan Penyediaan eta 3. Status dalam RTR
Delinea si Kawasa
n Industr
i
Delineas i RDTR
SKIP
Foto
Udara SatelitCitra
Peta Dasar Skala Besar
AOI Penyediaan
Peta Dasar Skala Besar
2015
RTR Pulau
RTRW Provinsi (sebaga i KSP)
RTRW Kab/Kot
a (sebagai
KSK)
v (masih
.jpeg)
?
x x x v x x v
Kementerian PPN/Bappenas
Poin-poin Diskusi
Perlu konfirmasi kepada daerah terkait:
o
Apakah daerah telah menentukan delineasi spasial
cakupan RDTR SKIP Tanggamus?
o
Apakah daerah telah terinformasikan terkait masuknya
Kawasan Industri Tanggamus dalam AOI Penyediaan Peta
Dasar Skala Besar 2015?
Hal-hal apa saja yang telah disiapkan daerah
terkait penyusunan RDTR SKIP Tanggamus
(termasuk pendanaan)?
Kementerian PPN/Bappenas
No
.
Kegiatan
Hasil Pertemuan
1.
Rapat Pembahasan
Penyusunan RDTR 14
Kawasan Industri
Prioritas (KIP):
•
Terselenggara 11 Maret 2015
•
Perlu identifikasi sebaran lokasi kawasan industri prioritas
•
Perlu koordinasi penyediaan peta skala besar untuk
penyusunan RDTR SKIP
2.
Konsolidasi Teknis
Pembahasan
Penyusunan RDTR
SKIP
•
Terselenggara pada 26 Maret 2015, 10 April 2015, dan 7 Mei
2015
•
Teridentifikasinya delineasi spasial KIP
•
Teridentifikasinya ketersediaan peta skala rinci untuk KIP
oleh BIG
•
Teridentifikasinya status kawasan industri prioritas dalam
RTRW oleh Kemen ATR
•
Telah terpilih 7 (tujuh) lokasi prioritas dari 14 KIP, yaitu:
1. Kawasan Industri Kuala Tanjung;
2. Kawasan Industri Sei Mangke;
3. Kawasan Industri Bantaeng;
4. Indonesia Morowali Industrial Park;
5. Kawasan Industri Konawe
6. Kawasan Indutri Buli (RDTR disusun daerah); dan
7. Kawasan Industri Bintuni
Inisiasi Percepatan Penyusunan
RDTR SKIP di Tingkat Pusat..(1)
Kementerian PPN/Bappenas
No
.
Kegiatan
Hasil Pertemuan
3.
Rapat Koordinasi
BKPRN Tingkat Eselon
II:
•
Terselenggara pada 13 Mei 2015
•
Dibutuhkan delineasi kawasan SKIP. Kemen ATR akan
menyampaikan delineasi cakupan wilayah RDTR SKIP untuk
ketujuh KI prioritas.
•
Dibutuhkan
peta
skala
1:5.000
untuk
percepatan
penyusunan RDTR SKIP. BIG diminta agar dapat
memprioritaskan peta dasar skala besar di tujuh KI prioritas.
•
Diperlukan kesepakatan posisi RDTR SKIP di dalam
perencanaan ruang (termasuk legalitas dan pendanaan)
•
Diusulkan pembentukan tim percepatan penyusunan RDTR
SKIP yang ditetapkan melalui SK Kemenperin.
Inisiasi Percepatan Penyusunan
RDTR SKIP di Tingkat Pusat..(2)
Kementerian PPN/Bappenas
TERIMA KASIH
Situs BKPRN: www.bkprn.org
Situs TRP: www.trp.or.id
Portal TRP: www.tataruangpertanahan.com
Pustaka Virtual TRP: www.scribd.com/tata ruang dan pertanahan
Kementerian PPN/Bappenas
LAMPIRAN
Kesiapan Data dan Informasi
Kementerian PPN/Bappenas
1. Kesiapan Data dan Informasi
Kawasan
Industri Prioritas ..(1)
No. Kawasan Industri Delineasi Spasial
Ketersediaan Peta Status dalam RTR
Foto Udara
Citra Satelit Resolu
si Tinggi
Peta Dasar Ket. ProvinsiRTRW Kab/KotaRTRW
Tahap Penyusuna
n RDTR
1. Kawasan Industri Kuala Tanjung
.jpeg Tidak
Tersedia TersediaTidak •• 1:250.0001:50.000
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodi r:
Kawasan Industri
Terakomodi r:
KSK
Tahap: 1 RDTR Kawasan Kecamatan Sei Suka 2. Kawasan
Industri Sei Mangke
.jpeg Tidak
Tersedia TersediaTidak •• 1:50.000Skala besar tidak tersedia
delineasi spasial
tidak tersedia
dari Kemenperi
n
Terakomodi r:
Kawasan industri Industri Tanggamus
.jpeg Tidak
Tersedia TersediaTidak •• 1:250.0001:50.000
• 1:25.000
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodi r:
Kawasan Indutri
Terakomodi r:
KSK
Tahap: 1 RDTR Kawasan Industri
Note: Peta Dasar Skala Besar yang dibutuhkan untuk penyusunan RDTR berdasarkan Permen PU No. 20 Tahun 2011 minimal berskala 1:5.000
Kementerian PPN/Bappenas
1. Kesiapan Data dan Informasi
Kawasan
Industri Prioritas..(2)
No. Kawasan Industri Delineasi Spasial
Ketersediaan Peta Status dalam RTR
Foto Udara
Citra Satelit Resolu
si Tinggi
Peta Dasar Ket. ProvinsiRTRW Kab/KotaRTRW PenyusunaTahap n RDTR
4. Kawasan Industri Ketapang
.jpeg Tidak
Tersedia TersediaTidak •• 1:250.0001:50.000 (masih data lama)
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodi r: Kawasan Industri dan KSP
Belum terakomodi r
Tahap: 1 RDTR Kec. Matan Hilir Selatan (Target Penyusunan Tahun 2017) 5. Kawasan
Industri Landak
.jpeg Tidak Tersedia
Tidak
Tersedia •• 1:250.0001:50.000 (masih data lama)
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodi r:
Kawasan Industri dan KSP
Terakomodi r:
Kawasan Industri
Tahap: 1 RDTR Kec. Mandor (Target Penyusunan Tahun 2016)
Note: Peta Dasar Skala Besar yang dibutuhkan untuk penyusunan RDTR berdasarkan Permen PU No. 20 Tahun 2011 minimal berskala 1:5.000
Kementerian PPN/Bappenas
1. Kesiapan Data dan Informasi
Kawasan
Industri Prioritas..(3)
No. Kawasan Industri
Delineas i Spasial
Ketersediaan Peta Status dalam RTR
Foto Udar
a
Citra Satelit Resolusi
Tinggi
Peta Dasar Ket. ProvinsiRTRW Kab/KotaRTRW PenyusunaTahap n RDTR
6. Kawasan Industri Batulicin
.jpeg Tidak Tersedia
Tidak
Tersedia •• 1:250.0001:50.000
• 1:5.000 (2d dari citra – disusun Pemda)
• Skala besar tidak tersedia
Daerah melakukan pengadaan citra satelit resolusi tinggi sendiri, dan saat ini sedang dalam kegiatan pendamping an BIG
Terakomo dir:
Kawasan industri dan KSP
Terakomodi r:
Kawasan Industri dan KSK
-7. Kawasan Industri Jorong
.jpeg Tidak
Tersedia TersediaTidak
• 1:250.000
• 1:50.000
• Skala besar tidak
tersedia
Target tahun ini:
pengadaan citra tegak resolusi tinggi oleh Pemda)
Terakomo dir:
Kawasan Industei dan KSP
Terakomodi r:
Kawasan Industri
-Note: Peta Dasar Skala Besar yang dibutuhkan untuk penyusunan RDTR berdasarkan Permen PU No. 20 Tahun 2011 minimal berskala 1:5.000
Kementerian PPN/Bappenas
1. Kesiapan Data dan Informasi
Kawasan
Industri Prioritas..(4)
No. Kawasan Industri
Delineas i Spasial
Ketersediaan Peta Status dalam RTR
Foto Udar
a
Citra Satelit Resolusi
Tinggi
Peta Dasar Ket. ProvinsiRTRW Kab/KotaRTRW PenyusunaTahap n RDTR
8. Indonesi a
Morowali Industria l Park
.shp Tidak Tersedia
Tidak Tersedia • 1:250.000
• 1:50.000
• 1:25.000
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodi r:
KSP
(pendayag unaan SDA dan/atau tek.tinggi)
Terakomodi r:
Kawasan Industri dan KSK (pendayag unaan SDA dan/atau tek.tinggi)
Tahap: 1 RDTR Kec. Bahodopi
9. Kawasan Industri Bantaen g
.shp Tidak
Tersedia Tidak Tersedia •• 1:250.0001:50.000
• 1:25.000
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodi r:
Kawasan Industri dan KSP (ekonomi dan
pendayagu naan SDA dan/atau tek.tinggi)
Terakomodi r:
Kawasan Industri
Tahap: 1 RDTR Kec. Pajukukang
Note: Peta Dasar Skala Besar yang dibutuhkan untuk penyusunan RDTR berdasarkan Permen PU No. 20 Tahun 2011 minimal berskala 1:5.000
Kementerian PPN/Bappenas
1. Kesiapan Data dan Informasi
Kawasan
Industri Prioritas Terpilih..(5)
No. Kawasan Industri
Delineas i Spasial
Ketersediaan Peta Status dalam RTR
Foto Udar
a
Citra Satelit Resolusi
Tinggi
Peta
Dasar Ket. ProvinsiRTRW Kab/KotaRTRW
Tahap
• 1:250.000
• 1:50.000
• 1:25.000
• 1:10.000
• Skala besar digunakan untuk menghasilk an peta skala 1:5.000 dengan proses digitasi ulang
Terakomodi r:
Kawasan Industri dan KSP (ekonomi)
Terakomodi r:
Kawasan Industri dan KSK
-11. Kawasan Industri Konawe
.shp Tidak
Tersedia TersediaTidak
• 1: 250.000
• 1:50.000
• 1:25.000
• 1:10.000 (namun sebagian besar area tidak tercakup)
• Skala besar tidak
tersedia
Terdapat data foto udara dan peta skala besar di sebagian lokasi tsb dan Kota
Kawasan Industri dan KSK (ekonomi)
-Note: Peta Dasar Skala Besar yang dibutuhkan untuk penyusunan RDTR berdasarkan Permen PU No. 20 Tahun 2011 minimal berskala 1:5.000
Kementerian PPN/Bappenas
1. Kesiapan Data dan Informasi
Kawasan
Industri Prioritas Terpilih..(6)
No. Kawasan Industri Delineasi Spasial
Ketersediaan Peta Status dalam RTR
Foto Udara
Citra Satelit Resolusi
Tinggi
Peta Dasar Ket. ProvinsiRTRW RTRW Kab/ Kota PenyusunTahap an RDTR
12. Kawasan Industri Bitung
.shp Tidak Tersedia
Tidak Tersedia
• 1:250.000
• 1:50.000
• 1:25.000
• 1:10.000 (namun
sebagian area Barat tidak tercakup)
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodir :
KSP (ekonomi)
Terakomodir: Kawasan Industr dan KSK
(ekonomi)
-13. Kawasan Industri Buli (RDTR disusun daerah)
.shp Tidak
Tersedia TersediaTidak •• 1:250.0001:50.000
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodir :
Kawasan Industri dan KSP
Terakomodir: Kawasan Industri dan KSK
(ekonomi)
-14 Kawasan Industri Bintuni
.shp Tidak Tersedia
Tidak Tersedia
• 1:250.000
• 1:50.000
• Skala besar tidak tersedia
- Terakomodir :
KSP (ekonomi)
Terakomodir: Kawasan Industri dan KSK(pendaya -gunaan SDA dan/atau tek.tinggi)
-Note: Peta Dasar Skala Besar yang dibutuhkan untuk penyusunan RDTR berdasarkan Permen PU No. 20 Tahun 2011 minimal berskala 1:5.000