• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PELAKSANAAN - BAB IV revisi dari p rushendra.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB IV PELAKSANAAN - BAB IV revisi dari p rushendra.docx"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

4.1 Pemasangan Peralatan

SEA EduNet merupakan sebuah sistem yang tidak terlepas dari perangkat keras

dan perangkat lunak. Perangkat keras yang digunakan harus terlebih dahulu

terpasang dengan baik serta sesuai dengan peruntukkan dan persyaratannya.

Dalam pemasangan perangkat keras ini terdapat beberapa persyaratan, diantaranya

:

1. Harus tersedia jaringan tenaga listrik serta minimal 450 VA.

Gambar 13. Sumber listrik

(2)

2. Antena harus langsung berhadapan dengan langit.(Lihat spesifikasi pada

hal 64)

Gambar 14. Antena parabola bentuk padat

Kedua prasyarat tersebut harus ada secara mutlak. Disamping itu untuk

memudahkan perawatan dari perangkat tersebut, perangkat harus pula

ditempatatkan pada area terbuka dan mudah dijangkau. Khusus untuk perangkat

server dan modulator demodulator (modem) disarankan untuk ditempatkan pada

ruangan yang memilki pendingin udara dengan baik. Hal ini dimaksudkan untuk

lebih menjaga kestabilan dan keawetan dari perangkat tersebut. Dalam

pemasangan perangkat ada beberapa tahapan yaitu :

(3)

b) Bila lokasi sudah siap, buatlah tempat dudukan kaki parabola, biasanya

dengan melakukan pengecoran terlebih dahulu.

c) Pasang kaki parabola apabila dudukan kaki parabola sudah selesai

dilakukan pengecoran dan sudah kering.

d) Rakitlah piringan parabola satu demi satu sampai parabola menjadi utuh

sesuai dengan yang dibutuhkan.

e) Lakukan pemasangan piringan parabola ke dudukan parabola, usahakan

dengan sempurna.

f) Pasang LNB atau jantung parabola dengan sesuai.

g) Pasang kabel ke perangkat penerima satelit dengan terlebih dahulu

menyalakan perangkat satelit.

h) Lakukan pengaturan parabola terhadap satelit sehingga didapatka sinyal

satelit minimal 80-%.

i) Siapkan modem penerima satelit pada tempat yang sesuai untuk

(4)

Gambar 15. Urutan dalam melakukan perakitan parabola

Dalam melakukan perakitan dan pemasangan parabola diperlukan beberapa

peralatan yang dibutuhkan. Peralatan ini digunakan dalam rangka merakit,

mengatur posisi parabola serta sebagai penentu titik lokasi parabola yang akan

dipasang. Peralatan tersebut diantaranya:

1. Seperangkat toolkit set yang biasanya terdiri dari obeng kombinasi, kunci

Inggris, palu, pemotong, tang. ( dipakai oleh penulis tanpa merek )

2. Kompas (Yang digunakan penulis tanpa merk liaht gambar dibawah)

Peralatan ini berguna untuk menentukan arah mata angin

3. Sebuah Angle Level(Pengatur kemiringan, dipakai merk Acuangle 02 )

Peralatan ini dibutuhkan saat dilakukan pengaturan besaran sudut dari

parabola ke arah satelit. Alat ini berfungsi untuk mengetahui sudut

(5)

4. Sebuah GPS (Global Positioning Sistem)

Peralatan ini digunakan untuk mencari titik koordinat dari area yang akan

dipasang parabola, serta dapat juga difungsikan sebagai pencari letak

satelit yang diinginkan.(Penulis menggunakan Garmin Vista HCX Etrex)

Gambar 16. Peralatan yang digunakan

4.2 Instalasi

Yang dimaksud instalasi disini adalah melakukan pengaturan terhadap perangkat

yang ada agar perangkat tersebut dapat terhubung dengan sistem yang ada.

Instalasi yang dilakukan yaitu

1. Instalasi perangkat lunak (sistem operasi) pada server.

Pada bagian ini akan dijelaskan bagaimana cara melakukan instalasi sistem

operasi pada server yang menggunakan Digiserver versi 4.02

2. Instalasi kabel jaringan.

Pada bagian ini hanya membahas khusus tentang menghubungkan antar

(6)

4.2.1 Instalasi perangkat lunak

Didalam penggunaan SEA EduNet, haruslah ada sebuah komputer server yang

digunakan untuk sistem ini. Server inilah yang akan menjadi otak serta pengendali

dari sistem SEA EduNet ini. Agar server dapat digunakan dalam sistem SEA

EduNet ini diperlukan sebuah sistem opearasi yang mendukung pula pada sistem

tersebut.Sistem operasi yang digunakan dinamakan Digisever. Berikut tahap demi

tahap dari pengistalan komputer server untuk SEA EduNet.

1. Tancapkan atau colokkan kabel listrik komputer server dan monitor pada

colokan sumber listrik.

2. Sambungkan perangkat dari komputer server seperti keyboard

3. Nyalakan komputer yang akan digunakan sebagai server.

4. Persiapkan CD Installer DigiServer sesuai jenjang. Sebagai contoh, jika

pengguna ingin menginstall Server untuk sekolah SMP, maka sekolah

tersebut dapat menggunakan CD Installer DigiServer jenjang SMP, dan

sebaliknya.

5. Untuk mendapatkan CD Installer DigiServer dapat anda unduh di

http://repo.seamolec.org/

6. Pastikan hard disk yang akan diinstall sudah kosong. Jika hard disk yang

akan diinstall masih mempunyai operating system, maka pengguna dapat

menggunakan bantuan CD Windows untuk menghapus partisi terlebih

dahulu atau dapat menggunakan bantuan lainnya agar partisi dalam hard

(7)

7. Perlu diperhatikan untuk menginstall DigiServer, maka pengguna

diharapkan untuk menyesuaikan sesuai dengan hard disk masing-masing.

8. Jika hard disk pengguna menggunakan ATA (IDE) maka dapat

mengunakan CD Installasi kategori hda.

9. Jika hard disk pengguna menggunakan SATA (SCSI) maka dapat

menggunakan CD Installasi kategori sda

10. Setting boot computer yang akan diinstall menjadi CD ROOM, karena

untuk installasi akan menggunakan boot dengan CD Drive.

11. Kemudian masukkan CD Instaler dari sistem operasi server (digiserver).

12. Setelah itu biarkan saja dan tunggu proses penginstalan sampai selesai.

13. Apabila proses penginstalan telah selesai, keluarkan CD Installer dari

komputer server.

Sebelum penginstalan dilakukan pada komputer server, perlu diperhatikan syarat

dari komputer server yang dapat digunakan. Syarat tersebut meliputi :

1. Komputer server minimal Pentium IV dan memiliki celah untuk Jaringan

minimal 2 celah.

2. Hard disk yang tersedia pada komputer tersebut minimal adalah 80 GB.

3. Memory yang tersedia pada komputer tersebut minimal 512 MB.

(8)

Apabila semua perangkat sudah terpasang dan sudah siap, tahap selanjutnya

adalah dilakukan instalasi kabel antena kabel jaringan. Dalam melakukan instalasi

kabel antena perhatikan skema diagram berikut:

Gambar 17. Skema pengkabelan dari antena ke modem DVB S

Untuk instalasi jaringan lakukan hal berikut :

1. Hubungkan kabel jaringan dari port Ethernet yang ada di penerima satelit

ke port Ethernet yang ada pada server. Port ethernet pada penerima

satelit

(9)

Gambar 18. Cara menyambungkan kabel jaringan

2. Setelah itu pasangkan port ethernet yang lain yang ada pada server ke

komputer pengguna ataupun ke switch.

Gambar 19. Cara menghubungkan jaringan dari sever ke pengguna

Apabila semua telah terpasang lalkukan tes koneksi dari dari komputer pengguna

ke server. Dalam laporan ini penulis menggunakan sistem operasi Windows XP

profesional. Perintah yang harus dilakukan adalah : Port

ethernet ke pengguna

(10)

1. Klik start yang ada dipojok kiri bawah layar komputer.

2. Kemudian klik run, akan terbuka sebuah tampilan baru.

Gambar 20. Tampilan menu run

3. Lalu masukkan tulisan CMD, perintah ini untuk memunculkan menu

command prompt atau bisa dilakukan juga dengan menekan 2 tombol

yaitu tombal windows dan huruf r.

Gambar 21. Tampilan dari command promt

4. Kemudian ketikan perintah ping ke IP tujuan yaitu 10.17.1.1 dan

(11)

5. Lanjutkan perintah yang sama tetapi dengan memasukkan IP yang

berbeda yaitu 192.168.1.254.

Gambar 22. Tampilan tes koneksi ping ke IP modem

6. Dalam proses inipun harus muncul replay from...

Internet Protokol (IP) 10.17.1.1 adalah alamat dari server yang digunakan dalam

sistem ini, alamat tersebut sudah ada ketika telah dilakukan penginstalan sistem

operasi pada server.Sedangkan IP 192.168.1.254 adalah IP dari perangkat

penerima satelit. Semua IP yang ada didapatkan dari sistem perangkat yang

dipasang.

(12)

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Entikong, Kalimantan Barat adalah salah

satu sekolah yang terbaik didaerah tersebut. Selain terbaik sekolah ini juga

merupakan salah satu sekolah yang menyandang RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf

Internasional) sehingga dengan menyandang status tersebut, sekolah dituntut lebih

baik dari sekolah yang tidak menyandang status tersebut. Dalam pelaksanaan

kegiatan SEA EduNet di sekolah ini, menyacu pada pemanfaatan sistem yang

dipasang dalam memajukan dunia pendidikan. Dari sistem yang dipasang

diharapkan ada banyak manfaat yang dapat diambil dan dirasakan oleh

pelaksanana pendidikan serta murid yang ada di sekolah tersebut. Implementasi

yang dilakukan pada SEA EduNet di SMKN 1 Entikong, Kalimantan Barat,

ternyata membawa dampak yang sangat positif pada daerah tersebut. Bentuk

implementasi dari SEA EduNet di SMKN 1 Entikong Kalimantan Barat

diantaranya:

1. Diimplementasikan untuk laboratorium komputer

SMKN 1 Entikong Kalimantan Barat tahun 2007 mendapatkan bantuan

berupa perangkat komputer sebanyak 20 unit. Komputer tersebut

diperuntukan dalam pendukung pembelajaran Teknik Informasi dan

Komunikasi (TIK). Dalam perjalananya, ternyata sejumlah komputer

tersebut hanya disimpan dan belum termanfaatkan. Sejumlah komputer

belum tersambung dengan komputer lain atau hanya bisa digunakan untuk

komputer yang berdiri sendidri. Sehingga pembelajaran yang bersifat

(13)

tersebut serta memudahkan dalam pembelajaran dan saling berbagi data

dan informasi, perlu dipasang sebuah server untuk melayani semua

komputer yang ada. Untuk melayani hal tersebut, SEA EduNet salah satu

sistem yang mampu memberikan pelayanan itu. Server SEA EduNet atau

yang dikenal dengan digiserver. Digiserver ini mampu diimplementasikan

untuk jaringan lokal (Intranet ) berbasis Internet Protokol (IP). Server ini

mampu memberikan IP sekitar 200 untuk komputer pengguna. Dengan

model ini semua komputer bisa berkomunikasi dengan server dan bisa

saling berbagi data pada server. Dengan demikian komputer yang selama

ini hanya disimpan dan didiamkan, sekarang sudah beroperasi dengan

aplikasi server intranet SEA EduNet.

Gambar 21. Aktifitas belajar siswa didalam laboratorium komputer

2. Dimanfaatkan untuk pendidikan jarak jauh

Selain dimanfaatkan untuk laboratorium komputer, SEA EduNet di

SMKN 1 Entikong juga dimanfaatkan untuk perkuliahan jarak jauh

(14)

mengirimkan tugas dan materi kepada mahasiswa di SMKN 1 Entikong.

Selain untuk perkuliahan, fasilitas ini juga dipergunaan untuk menerima

data tentang buku-buku sekolah elektronik untuk jenjang SMK. Sehingga

siswa SMKN 1 Entikong tidak perlu lagi membeli buku pelajaran tetapi

tinggal mengunduh pada sever. Dalam mengambil atau mengunduh file ini

tidak dikenakan biaya sama sekali atau gratis. Untuk para guru juga sangat

berguna dalam ilmu praktikum, karena di SMKN 1 Entikong ini banyak

sekali alat yang canggih tetapi belum ada yang bisa mengoperasikan.

Dengan sistem ini para guru bisa belajar terkait ilmu tersebut dalam

bentuk video pembelajaran.

Gambar 22. Tampilan video pembelajaran melalui SEA EduNet

(15)

Selain sebagai salah satu sumber belajar, SEA EduNet juga memberikan

fasilitas lain yaitu siaran televisi. Siaran ini mungkin bagi warga perkotaan

merupakan hal yang biasa, akan tetapi di SMKN 1 Entikong siaran televisi

Indonesia menjadi luar biasa. Hal disebabkan karena kebanyakan siaran

televisi yang ada disana adalah siaran televisi dari negara tetangga yaitu

Malaysia. Dengan adanya siaran televisi Indonesia ini, warga SMKN 1

Entikong dapat dengan cepat mengikuti perkembangan yang ada di pusat

(Jakarta) serta dapat melihat daerah lain dalam hal pendidikan, pariwisata,

pembangunan dan sebagainya.

Gambar 23. Beberapa siaran televisi satelit yang dapat diterima.

4.4 Cara Mengoperasikan sistem SEA EduNet

Apabila seluruh penginstalan sudah berhasil dilakukan, tahap berikutnya

adalah tata cara untuk mengoperasikan SEA EduNet. Untuk dapat

(16)

1. Pastikan bahwa semua peralatan telah terhubung dalam satu jaringan

sesuai gambar instalasi, maka pengguna dapat menyalakan Komputer

(Server) yang sudah terinstall DigiServer.

2. Pada saat menyalakan DigiServer akan tampil seperti proses berikut ini.

Gambar 24. Tampilan awal saat server dinyalakan (booting)

3. Setelah proses diatas selesai maka akan tampil seperti gambar berikut.

(17)

4. Setelah tampil seperti gambar diatas lalu tekan Enter, kemudian akan

tampil tampilan login, kemudian ketikkan user rootdan password

rahasia.

5. Kemudian nyalakan konfigurasi untuk database dan web portal Elearning

SEAEduNet dengan cara mengetikkan ./startmoodle

6. Proses menyalakan konfigurasi startmoodle hanya dilakukan 1 kali

sesudah proses installasi DigiServer. Jika sudah menyalakan proses

startmoodle,diharapkan pengguna tidak menyalakan proses itu kembali.

7. Kemudian aktifkan routing multicast dari Server DigiServer cara

mengetikkan ./startrouting

8. Setelah itu akan muncul seperti gambar berikut.

Gambar 26. tampilan dari menjalankan service routing multicast pada

(18)

9. Proses tersebut bukan error dari DigiServer, namun proses tersebut adalah

proses routing multicast. Dimana routing tersebut berfungsi untuk

meneruskan paket dari Server ke client-client yang terhubung dengan

DigiServer.

10. Setelah semua proses diatas dilakukan, berarti server siap dipergunakan

baik untuk menerima data ataupun menerima siaran Video.

4.5 Cara mengakses SEA EduNet

SEA EduNet merupakan sebuah sistem yang menggunakan layanan berupa

web portal. Dalam mengakses fasilitas yang ada pada SEA EduNet haruslah

diperhatikan terlebih dahulu bahwa perangkat adalah dalam keadaan

menyala atau siap pakai. Dan sebelm dilakukan pengaksesan semua proses

pengoperasian haruslah sudah dilaksanakan dengan benar. Ada 2 cara dalam

melakukan sambungan dengan SEA EduNet yaitu :

1. Sambungan dengan menggunakan kabel jaringan.

Yaitu dengan mencolokkan kabel jaringan yang sudah terhubung dengan

server ke port ethernet yang ada pada komputer atau pada laptop.

Pastikan pengaturan IP sudah diatur dalam posisi otomatis. Hal ini

dilakukan agar memperoleh IP dari server SEA EduNet.

2. Sambungan dengan menggunakan jaringan tanpa kabel (wireles).

Untuk dapat menggunakan sambungan ini, pastikan bahwa perangkat

yang digunakan memiliki fasilitas wireles. Maka aktifkan fasilitas

(19)

Untuk dapat mengakses SEA EduNet baik dengan kabel atau wireles harus

dipastikan bahwa komputer pengguna sudah terhubung dengan sistem SEA

EduNet. Cara mengakses SEA EduNet lakukan langkah berikut:

1. Untuk mengakses data dan untuk melakukan pengunduhan berkas adalah :

a. Buka aplikasi pencari atau web browser yang sudah terinstal di

komputer.

b. Kemudian ketikkan alamat http://digiserver.seaedunet.local atau

ketikkan IP 10.17.1.1 dari computer pengguna yang terhubung ke

DigiServer . Maka akan tampil tampilan perpustakaan digital seperti

berikut

Gambar 27. Tampilan perpustakaan digital

c. Klik pada folder data, kemudian pilih data yang pengguna inginkan,

untuk mengundauh berkas langsung di klik saja nama berkas yang

diinginkan.

(20)

(http://visibel.siap-online.com)

e. Folder backupmoodle adalah tempat untuk menerima data dari

Elearning SEAEduNet (http://elearning.seamolec.org)

2. Untuk dapat mengakses siaran video dapat dilakukan langkah seperti

berikut :

a. Buka aplikasi VLC Player yang sudah terinstal pada perangkat

pengguna.

Gambar 28. Tampilan VLC Player

b. Kemudian ikuti langkah berikut

Gambar 29. Tampilan menu VLC Player

(21)

Gambar 30. Tampilan network protokol VLC Player

d. Kemudian klik OK yang ada dibagian bawah. Tunggu proses video

ditampilkan. Setelah itu akan tampil sebagai berikut

Gambar 31. Tampilan video pembelajaran dari SEA EduNet

4.6 Kendala yang dihadapi

Kendala utama yang dihadapi dari pelaksanaan kegiatan ini adalah

gangguan dari faktor sumber tenaga listrik. Dimana sumber tenaga listrik ini

sering mengalami penurunan tegangan. Sehingga server dan perangkat

lainnya kadang – kadang mati dengan sendirinya.

4.7 Spesifikasi perangkat

(22)

Receiver

Signal-to-Noise Level 12 dB max. DBS-Tuner Input Connector F-Type

female

Input Impedance 75 Ohm AFC +/- 3 MHz

Demodulation Shaped QPSK FEC Viterbi and Reed-Solomon Viterbirate 1/2, 2/3, 3/4, 5/6, 7/8 Roll-off Factor 35 %

Demultiplexing according ISO 13818-1 Video Compression MPEG-2 and

MPEG-1 compatible

Video Standard PAL G/ 25 Hz Video Formats 4: 3 / 16: 9 Letterbox for 4: 3 TV-Device

Audiokompression MPEG-1 & MPEG-2

Layer I and II

Audio Mode Dual (main/sub), Stereo Frequency: 32 KHz, 44.1 KHz, 48 KHz,

16 KHz, 22.05 KHz, 24 KHz

Output Level L/R 0, 5 Vss on 600 Ohm THD > 60 dB (1 KHz)

Crosstalk < -65 dB

Output Level 0, 5 Vss on 75 Ohm Sampled Data Filtering 32 KHz, 44.1

KHz, 48 KHz

S/PDIF-Output optical (AC3)

Input Level FBAS 1 Vss +/- 0.3 dB on 75

Ohm

Teletext filter in conformity with ETS

300 472 Standard TV-Scart:

(23)

2 PC Server Intern for connect 2, 5" HDD

LNB Current 500mA max.;

Short-circuit-protected

LNB Voltage vertical < 14V no load, >

11, 5V at 400mA

LNB Voltage horizontal < 20V no load, >

17, 3V at 400mA

LNB shut-off at Standby-Mode

DiSEqC 1.0/1.2 SAT POSITION / SAT

OPTION

Use Smcroute/Mrouted for multicast

routing

Home Multimedia Desktop PC (buildup) Setara Intel Pentium Dual Core E 5200 -

2.50 GHz (2 MB L2 Cache - 800 MHz

FSB)

(24)

3 Parabolic

Intel Graphic Media Accelerator 3100 6-CH High-Definition Audio CODEC Integrated LAN 10/100/1000

Mbps minimal 3 unit terpasang Optional

kabel kabel listrik dan kabel data/utp

C-band (3700 - 4200 Ghz) 35 dBi

3600 Continuous Fine Adjustment 50 - 900 Continuous Fine Adjustment 6 feet minimal

Solid

C-band (3700 - 4200 Ghz) L-band (950 Mhz - 1450 Mhz) 60 dB

+ 18 vdc (output from modem) 500 Khz

RG6 (75 Ohm) atau RG11(75 Ohm)

(25)

4 Switch

iron or metal min 1,75 M length

8-port 10/100Mbps Auto-sensing

WPA, WEP Encryption 64/128-bit, MAC

Filtering, SSID Broadcast enable/disable 2.4 GHz 1 Years Limited Warranty

* IEEE 802.11g Supports Data Rates

up to 54Mbps

* Backwards Compatible with Existing

IEEE 802.11b Devices

(26)

Warranty

Features * Supports WPA Security, 64/ 128-bit WEP Encryption

* Built in Web UI Configuration for

easy configuration from any

Web-browser

* Firmware upgradable through

Web-browser

* Supports Wireless Bridging, MAC

Address Filtering, and Event Logging

4.8 Troubleshoting

Sebuah sistem yang dikembangkan yang bernama SEA EduNet ini memiliki

beberapa hal permasalahan terkait teknis didalam pelaksanaan di lapangan.

Untuk mengatasi beberapa masalah terkait teknis pengoperasian sistem,

pasti dibutuhkan sebuah panduan untuk membenahi permasalahan yang

biasa muncul saat sistem dijalankan. Untuk mempermudah teknisi dilokasi

terpasang berikut beberapa masalah yang sering dihadapi dilapangan dan

tahap-tahap penyelesaiannya.

A. Pada perangkat penerima sinyal satelit (Modem).

1. Tidak Dapat Menerima Data pada saat selesai melihat siaran

(27)

Setelah melihat siaran televisi dengan waktu yang cukup

lama, kemudian ingin menerima data dari sistem multicast, dan

data tersebut tidak bisa diterima di komputer yang terhubung ke

perangkat penerima satelit, bagaimanakah untuk solusi kejadian

berikut ?

Gunakan cara berikut ini untuk mengatasi masalah diatas.

a) Tekan tombol plugin yang berwarna kuning pada remote

penerima satelit

Gambar 32. Remote kontrol penerima satelit

b) Kemudian pilih Bantuan Multicast pada halaman utama menu

plugin.

c) Tekan Tombol OK pada remote perangkat penerima. Maka akan

tampil pada layar televisi seperti berikut.

(28)

Gambar 33. Tampilan layar pada bantuan multicast

a. Jika sudah tampil “ Bantuan multicast telah di start ulang “.

Tekan tombol Exit (lihat Gambar 32) kemudian akan kembali

ke menu utama perangkat penerima satelit.

b. Kemudia tunggu sekitar 2 menit, lalu jalankan kembali program

VLC pada komputer penerima, maka gambar dan data akan

diterima kembali.

2. Tiba-tiba lampu power pada perangkat penerima satelit tidak

menyala …?

Jika menghadapi masalah tiba-tiba lampu power dibagian

depan perangkat penerima satelit tidak menyala, dan di layar

televisi tidak tampil apa-apa. Maka gunakan langkah berikut ini:

a. Cabut kabel power adaptor perangkat penerima satelit.

b. Hubungkan kembali kabel power adaptor perangkat penerima

satelit.

c. Maka perangkat penerima satelit akan hidup kembali.

(29)

Masalah ini sering sekali dihadapi oleh pengguna SEA EduNet.

Pada kebanyakan pengguna mengidentifikasi bahwa kerusakan

terjadi pada perangkat penerima. Untuk masalah ini memang

terjadi pada perangkat penerima satelit. Untuk mengatasi hal ini

lakukan langkah-langkah berikut :

a. Matikan perangkat penerima satelit.

b. Diamkan beberapa saat, kemudian nyalakan lagi seperti biasa.

c. Apabila langkah ini tidak berhasil dan sinyal masih belum juga

menunjukkan perkembangan yang baik, lakukan pointing ulang

pada antena penerima.

B. Pada perangkat server

Untuk perangkat server SEA EduNet masalah yang paling sering

dihadapi adalah tidak dapat tersambung pada penerima satelit dan tidak

dapat terhubung dengan pengguna. Untuk mengatasi 2 hal tersebut

lakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Lakukan penggantian kabel jaringan yang menuju ke perangkat

penerima satelit dari model straight ke model crossover, atau

sebaliknya.

2. Lakukan tes koneksi kembali ke penerima satelit, bila sudah

terhubung yang ditandai dengan munculnya tulisan replay from

(30)

3. Apabila langkah tersebut sudah dilakukan tetapi belum juga

terhubung dengan perangkat penerima satelit, gantilah kartu

jaringan yang berada pada server.

4. Apabila sudah berulang ulang diganti kartu jaringan tetapi

masih juga belum berhasil terhubung, gantilah server dengan

komputer lain.

Hal diatas dilakukan apabila server tidak terhubung dengan perangkat

penerima satelit. Untuk mengatasi pada masalah server tidak

terhubung dengan komputer pengguna, lakukan hal berikut :

1. Lakukan penggantian pada kabel jaringan yang menuju ke

komputer pengguna.

2. Lakukan tes koneksi dari komputer pengguna ke IP

server,danpastikan terkoneksi dengan baik.

3. Apabila langkah tersebut sudah dilakukan tetapi belum juga

terkoneksi, gantilah kartu jaringan yang ada pada server.

4.9 Evaluasi

Evaluasi yang dilakukan berdasarkan lembar tanya jawab terkait

pengetahuan tentang seputar Teknologi Informasi. Lembar yang terkait

dibagikan kepada guru dan pengajar yang berkecimpung dalam dunia

teknologi informasi. Format yang dipakai untuk mendapatkan data tersebut

(31)

langsung ke beberapa responden. Responden yang menjadi objek sebagian

besar adalah guru dan para pengajar.

1. apakah yang anda ketahui tentang komputer ? ...

...

...

2. Apakah anda sudah dapat mengoperasikan komputer ?...

...

3. Program komputer apa yang anda kuasai ?...

...

4.Apakah manfaat SEA EduNet untuk anda ?...

...

...

5. apakah anda dapat mengakses SEA EduNet ?...

...

...

Diatas merupakan sebagian dari pertanyaan yang disampaikan kepada

Gambar

Gambar 13. Sumber listrik
Gambar 14. Antena parabola bentuk padat
Gambar 15. Urutan dalam melakukan perakitan parabola
Gambar 17. Skema pengkabelan dari antena ke modem DVB S
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kandungan klorofil TBM-2 kelapa sawit menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata terhadap perlakuan pemupukan unsur Ca pada 15– 26 BST, hal ini sesuai dengan

Kebijakan puritanisme oleh sultan Aurangzeb dan pengislaman orang-orang Hindu secara paksa demi menjadikan tanah India sebagai negara Islam, dengan menyerang berbagai praktek

PREDIKAT KINERJA DARI SELURUH PROGRAM (PROGRAM

dana mati narkotika itu, karena Indonesia me- ngalami situasi darurat Narkotika, dimana aki- bat dari peredaran narkotika, banyak warga masyarakat Indonesia yang

Pada penutup acara, sang pendeta mempersilakan para hadirin saat itu untuk menghubungi gereja jika mereka ingin membicarakan apa yang telah mereka lihat dan dengar dalam

Berdasarkan hasil wawancara dengan informan TH bahwa, pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Makassar menjalin hubungan yang baik dengan pihak sekolah. Karena

Kontestasi Pilkada memang berjalan dengan efektif ketika adanya pengaturan cuti kampanye bagi kepala daerah, namun tata kelola pemerintahan daerah menjadi tidak

Perceraian, meskipun diizinkan, namun tetaplah menjadi suatu perbuatan yang tidak dianjurkan dalam agama, terutama agama Islam yang menganggap perceraian sebagai