PENGARUH PENAMBAHAN LARUTAN GARAM DAPUR
DAN NaCl 2% TERHADAP
SETTING TIME
DAN
KEKUATAN KOMPRESI GIPS TIPE III
SEBAGAI BAHAN MODEL KERJA
GIGITIRUAN
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi
syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi
Oleh : CHRISTINE NIM : 080600125
DEPARTEMEN PROSTODONSIA
FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Fakultas Kedokteran Gigi
Departemen Prostodonsia
Tahun 2012
Christine
Pengaruh Penambahan Larutan Garam Dapur dan NaCl 2% terhadap Setting Time
dan Kekuatan Kompresi Gips Tipe III sebagai Bahan Model Kerja Gigitiruan
xii + 60 Halaman
Model gigitiruan yang berfungsi sebagai media pembuatan gigitiruan baik
gigitiruan penuh maupun sebagian umumnya terbuat dari gips tipe III. Gips dapat
ditambahkan aselerator untuk memperpendek setting time. Bila ditinjau dari aspek klinis,
pada kasus pembuatan gigitiruan cekat (GTC) yang membutuhkan banyak gigi
penyangga, dokter gigi memerlukan model kerja untuk menganalisa kesejajaran preparasi
gigi yang telah dilakukan. Selain pada kasus GTC yang membutuhkan banyak gigi
penyangga, kecepatan pengerasan model kerja juga dibutuhkan pada kasus GTC
sementara agar pasien dapat dengan segera menggunakan mahkota sementara sehingga
estetis atau fungsi pengunyahannya dapat kembali untuk sementara waktu sambil
menunggu selesainya pembuatan mahkota gigi permanen. Bila ditinjau dari aspek
laboratoris, kecepatan pengerasan model kerja juga dibutuhkan oleh tekniker gigi di
laboratorium untuk mempercepat proses pengisian kuvet sehingga dapat mempersingkat
waktu pembuatan gigitiruan. Salah satu bahan aselerator adalah NaCl, NaCl selain
berfungsi sebagai aselerator juga dapat menurunkan kekuatan kompresi gips. Konsentrasi
NaCl yang paling baik digunakan sebagai aselerator adalah 2%. NaCl 2% dapat diperoleh
harga yang lebih mahal dibandingkan dengan garam dapur dan menurut standar SNI,
garam dapur mengandung NaCl minimal 94,7%. Dari pertimbangan tersebut, maka
peneliti merasa perlu melakukan penelitian untuk mengetahui setting time dan kekuatan
kompresi gips tipe III sebagai bahan model kerja gigitiruan dengan penambahan larutan
garam dapur dan NaCl 2% dan pengaruh penambahan larutan garam dapur dan NaCl 2%
terhadap setting time dan kekuatan kompresi gips tipe III sebagai bahan model kerja
gigitiruan serta korelasi yang terjadi antara setting time dan kekuatan kompresi setelah
penambahan larutan garam.
Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Penelitian ini
dilakukan pada gips tipe III tanpa penambahan larutan garam, dengan penambahan
larutan garam dapur Dolphin® 2% dan larutan garam NaCl 2% yang dicetak dalam
silinder stainless steel dengan ukuran diameter 25 mm x tinggi 25 mm untuk uji setting
time dan diameter 20 mm x tinggi 40 mm untuk uji kekuatan kompresi. Jumlah total
sampel sebanyak 54 sampel yang terdiri dari 27 sampel uji setting time dan 27 sampel uji
kekuatan kompresi. Setiap sampel dilakukan pengujian setting time dan kekuatan
kompresi kemudian dianalisis dengan uji ANOVA satu arah untuk mengetahui pengaruh
penambahan larutan garam terhadap setting time dan kekuatan kompresi gips tipe III lalu
dilanjutkan dengan uji LSD untuk mengetahui pasangan perlakuan mana yang bermakna
dan uji Korelasi Pearson untuk mengetahui korelasi antara setting time dan kekuatan
kompresi pada gips tipe III setelah penambahan larutan garam.
Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penambahan larutan garam dapur dan
NaCl 2% pada gips tipe III sebagai bahan model kerja gigitiruan terhadap setting time
hasil uji Korelasi Pearson, diperoleh signifikansi p=0,141 (p>0,05) yang menunjukkan
bahwa tidak ada korelasi antara setting time dengan kekuatan kompresi pada gips tipe III
yang ditambah larutan garam dapur dan garam NaCl 2%.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan larutan garam
dapur Dolphin® 2% pada gips tipe III dapat menurunkan setting time dan meningkatkan
kekuatan kompresi, sedangkan penambahan larutan garam NaCl 2% dapat menurunkan
setting time dan kekuatan kompresi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah
dengan penambahan larutan garam dapur Dolphin® 2% pada gips tipe III akan terjadi
penurunan setting time dan peningkatan kekuatan kompresi sehingga waktu pembuatan
model kerja gigitiruan menjadi lebih singkat dan dihasilkan model kerja yang lebih kuat
dan tahan terhadap abrasi yang berguna saat dilakukannya pengukiran malam,
penanaman model kerja dalam kuvet serta pencocokan kembali gigitiruan pada model
kerja dalam proses pembuatan gigitiruan.
PERNYATAAN PERSETUJUAN
Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan
di hadapan tim penguji skripsi
Medan, 9 Juli 2012
Pembimbing: Tanda Tangan
1. Prof. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp.Pros (K) ……… NIP: 19480831 19702 1 002
TIM PENGUJI SKRIPSI
Skripsi ini telah dipertahankan di hadapan tim penguji
pada tanggal 9 Juli 2012
TIM PENGUJI
KETUA : Prof. Haslinda Z. Tamin, drg., M.Kes., Sp.Pros (K)
ANGGOTA : 1. Prof. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp.Pros (K)
2. Syafrinani, drg., Sp.Pros (K)
3. Siti Wahyuni, drg
PENGARUH PENAMBAHAN LARUTAN GARAM DAPUR
DAN NaCl 2% TERHADAP
SETTING TIME
DAN
KEKUATAN KOMPRESI GIPS TIPE III
SEBAGAI BAHAN MODEL KERJA
GIGITIRUAN
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi
syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi
Oleh : CHRISTINE NIM : 080600125
DEPARTEMEN PROSTODONSIA
FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2012
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi di Universitas
Sumatera Utara.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis menyampaikan rasa hormat dan ucapan
terima kasih yang tak terhingga kepada orangtua tercinta, Ayahanda Benly dan Ibunda
Meiliaty yang telah membesarkan serta memberikan kasih sayang yang tak terbatas, doa,
semangat dan dukungan baik moril maupun materil kepada penulis.
Dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan skripsi ini, penulis telah banyak
mendapatkan bimbingan, pengarahan, saran dan bantuan dari berbagai pihak. Pada
kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati, penulis ingin menyampaikan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada:
1. Prof. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp.Pros (K)., selaku pembimbing utama
penulis dalam penulisan skripsi ini yang telah meluangkan waktu untuk membimbing dan
memberikan pengarahan serta memberikan saran, nasehat dan dorongan semangat kepada
penulis selama penulisan skripsi ini hingga selesai.
2. Siti Wahyuni, drg., selaku pembimbing kedua penulis dalam penulisan skripsi ini
yang telah meluangkan waktu untuk membimbing dan memberikan pengarahan serta
memberikan saran, nasehat dan dorongan semangat kepada penulis selama penulisan
3. Prof. Haslinda Z. Tamin, drg., M.Kes., Sp.Pros (K)., selaku ketua tim penguji
skripsi penulis dan sekaligus koordinator skripsi yang telah memberikan banyak saran
dan masukan yang berguna dalam penelitian dan penulisan skripsi ini.
4. Rika Mayasari Alamsyah, drg., M.Kes., selaku penasehat akademik atas motivasi
dan bantuan selama masa pendidikan di FKG-USU.
5. Prof. Nazruddin, drg., C.Ort., Ph.D., Sp.Ort., selaku Dekan FKG-USU atas
kesempatan dan dukungan yang diberikan sehingga skripsi ini dapat berjalan lancar.
6. Syafrinani, drg., Sp.Pros (K)., selaku Ketua Departemen Prostodonsia FKG-USU
dan anggota tim penguji skripsi atas kesempatan dan dukungan yang diberikan sehingga
skripsi ini dapat berjalan lancar serta memberikan banyak saran dan masukan yang
berguna dalam penelitian dan penulisan skripsi ini.
7. Hubban Nasution, drg., selaku anggota tim penguji skripsi yang telah memberikan
banyak saran dan masukan yang berguna dalam penelitian dan penulisan skripsi ini.
8. Eddy Dahar, drg., M.Kes., Dwi Tjahyaning Putranti, drg., MS., M.
Zulkarnain, drg., M.Kes., Ariyani, drg., Ika Andryas, drg., dan Putri
Welda Utami Ritonga., drg., selaku staf pengajar FKG-USU di Departemen Prostodonsia
atas masukan, saran dan dukungan yang sangat bermanfaat dalam penulisan skripsi ini.
9. Seluruh pegawai di Departemen Prostodonsia dan di Unit UJI Laboratorium
Dental FKG-USU atas dukungan dan masukan yang bermanfaat kepada penulis.
10.Drs. Abdul Jalil AA., M.Kes., atas bantuannya dalam analisis statistik.
11.Prof. Dr. Drs. Harry Agusnar, M.Sc., M.Phil., selaku Kepala Laboratorium Pusat
Penelitian FMIPA-USU dan Pak Sukirman selaku pegawai Laboratorium yang telah
12.Pribadi Bangun, M.Si., atas segala masukan, saran dan dukungan semangat yang
sangat bermanfaat dalam penulisan skripsi ini.
13.Teman-teman yang melaksanakan penulisan skripsi di Departemen Prostodonsia:
Okta, Yenny, Jennifer, Margo, Darius, Looi, Edwin, Bernike, Riya, Rora, Feri, Shanta,
Mina, Ira atas dukungannya dan bantuannya selama penulis mengerjakan skripsi.
14.Sahabat-sahabat terbaikku Dewi Halim, Steffi R, Fensuny, Merry, Monika, Jesica,
Jessica H., Jesika, Stephani T., Fifin, dan seluruh teman-teman angkatan 2007, 2008,
2009 atas bantuan, doa dan dukungan yang diberikan dalam suka dan duka.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih terdapat banyak
kekurangan, oleh karena itu penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila
terdapat kesalahan selama penulis melakukan penelitian dan penyusunan skripsi ini.
Semoga skripsi ini dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan ilmu
pengetahuan, masyarakat dan FKG-USU.
Medan, 9 Juli 2012 Penulis,
(Christine
NIM : 080600125
DAFTAR ISI
2.2.2 Karakteristik Gips... 12
2.3 Setting Time... 14
2.3.1 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Setting Time... 14
2.4.1.1 Waktu dan Kecepatan Pengadukan... 18
2.4.1.2 Rasio Bubuk dan Air (W/P)... 19
2.4.1.3 Aselerator dan Retarder... 20
2.4.1.4 Suhu dan Tekanan Atmosfer... 20
2.4.1.5 Kemurnian Bubuk Gips... 21
2.4.2 Cara Pengukuran Kekuatan Kompresi... 21
2.5 Natrium Klorida (NaCl)... 21
2.5.1 NaCl 2%... 22
2.5.2 Proses Pembuatan NaCl... 22
2.5.3 Garam Dapur... 26
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian... 28
3.2 Sampel dan Besar Sampel Penelitian... 28
3.2.1 Sampel Penelitian... 28
3.2.2 Besar Sampel Penelitian... 29
3.3 Variabel Penelitian... 30
3.3.1 Klasifikasi Variabel... 30
3.3.1.1 Variabel Bebas... 30
3.3.1.2 Variabel Terikat... 30
3.3.1.3 Variabel Terkendali... 30
3.3.1.4 Variabel Tidak Terkendali... 30
3.3.2 Definisi Operasional... ... 30
3.4 Waktu dan Lokasi Penelitian... 32
3.4.1 Waktu Penelitian... 32
3.4.2 Lokasi Pembuatan Sampel... 33
3.4.3 Lokasi Pengujian Sampel... 33
3.5 Bahan dan Alat Penelitian... 33
3.6.2.1 Pembuatan Sampel Kelompok A dan B untuk Mengukur Setting Time... 36
3.6.2.2 Pembuatan Sampel Kelompok A dan B untuk Mengukur Kekuatan Kompresi……….. 36
3.6.3 Pengujian Setting Time dan Kekuatan Kompresi……… 37
3.6.3.1 Pengujian Setting Time ... 37
3.6.3.2 Pengujian Kekuatan Kompresi……… 37
3.7 Analisis Data... 38
Garam Dapur dan NaCl 2%... 40
4.3 Pengaruh Penambahan Larutan Garam Dapur dan NaCl 2% pada Gips Tipe III terhadap Setting Time dan Kekuatan
Kompresi... 41 4.4 Korelasi antara Setting Time dan Kekuatan Kompresi pada Gips Tipe III yang Ditambahkan Larutan Garam Dapur dan NaCl 2% 43
BAB 5 PEMBAHASAN
5.1 Metodologi Penelitian... 45 5.2 Hasil Penelitian... 45
5.2.1 Setting Time Gips Tipe III dengan Penambahan Larutan
Garam Dapur dan NaCl 2%... 45 5.2.2 Kekuatan Kompresi Gips Tipe III dengan Penambahan
Larutan Garam Dapur dan NaCl 2%... 47 5.2.3 Pengaruh Penambahan Larutan Garam Dapur dan
NaCl 2% pada Gips Tipe III terhadap Setting Time dan Kekuatan Kompresi... 49 5.2.4 Korelasi antara Setting Time dan Kekuatan Kompresi
pada Gips Tipe III yang Ditambahkan Larutan Garam
Dapur dan NaCl 2%... 52 5.3 Kelemahan Penelitian... 53
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan... .... 54 6.2 Saran... 55
DAFTAR RUJUKAN ... 56
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1 Tabel Karakteristik Gips……… 13
2 Setting Time Gips Tipe III dengan Penambahan Larutan Garam Dapur dan NaCl 2% dalam Menit ………... 40
3 Kekuatan Kompresi Gips Tipe III dengan Penambahan Larutan Garam Dapur dan NaCl 2% dalam kgf MPa………... 41
4 Hasil Uji ANOVA Satu Arah pada Setting Time……….. 42
5 Uji LSD pada Setting Time………. 43
6 Hasil Uji ANOVA Satu Arah pada Kekuatan Kompresi……… 43
7 Uji LSD pada Kekuatan Kompresi………. 44
8 Analisis Statistik Korelasi antara Setting Time dan Kekuatan Kompresi
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
1 Ukuran Sampel untuk Mengukur Setting Time ……… 28
2 Ukuran Sampel untuk Mengukur Kekuatan Kompresi ………… 28
3 Timbangan Digital (Sartorius)………... 34
4 Mixer (Mixyvac)……… 34
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran
1 Kerangka Konsep Skripsi
2 Kerangka Operasional Penelitian