• Tidak ada hasil yang ditemukan

Elemen Perubahan DAN Kurikulum 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Elemen Perubahan DAN Kurikulum 2013"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

Das

Das

Salirawati

(2)

Standar

Kompetensi

Lulusan

Standar Proses

(3)

Elemen

Elemen

Deskripsi

Deskripsi

SD

SD

SMP

SMP

SMA

SMA

SMK

SMK

Kompetens

i Lulusan

Adanya peningkatan dan keseimbangan

hard skills

yang meliputi aspek kompetensi sikap,

soft skills

dan

keterampilan, dan pengetahuan

Kedudukan

mata

pelajaran

(ISI)

Kompetensi yang semula diturunkan dari matapelajaran

berubah menjadi mata pelajaran dikembangkan dari

kompetensi.

Pendekatan

(ISI)

Kompetensi dikembangkan melalui:

Tematik

terpadu

dalam semua

mata

pelajaran

Mata

pelajaran

(4)

Elemen

Elemen DeskripsiDeskripsi

SD

Holistik berba-sis sains (alam, sosial, dan

budaya)

Jumlah mapel dari 10 mjd 6

Jumlah jam bertambah 4 JP/mgg akibat perubahan pendekatan pembelajaran

TIK mjd media semua mapel

Pengembangan diri terintegrasi pd setiap mapel & ekstrakuri-kuler

Jumlah mapel dari 12 mjd 10

Jumlah jam bertambah 6 JP/ mgg akibat

perubahan pendekatan pembelajaran

Perubahan sistem: ada mapel wajib dan ada mapel pilihan

Tjd pengu-rangan mapel yang harus diikuti siswa

Jumlah jam bertambah 1 JP/mgg akibat perubahan pendekatan pembelajaran

Penambahan jenis keahlian berdasarkan spektrum kebu-tuhan (6 pro-gram keahlian, 40 bidang

keahlian, 121 kompetensi keahlian)

Pengurangan adaptif dan normatif, penambahan produktif

(5)

Elemen

Elemen

Deskripsi

Deskripsi

SD

SD

SMP

SMP

SMA

SMA

SMK

SMK

Proses

pembelajar-an

Standar Proses yang semula terfokus pada Eksplorasi, Elabo-rasi, dan Konfirmasi dilengkapi dengan Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta.

Belajar tdk hanya terjadi di ruang kelas, tp juga di lingkungan sekolah dan masyarakat

Guru bukan satu-satunya sumber belajar.

Sikap tdk diajarkan scr verbal, tetapi melalui contoh & teladan

Tematik &

terpaduIPA & IPS masing-2 diajarkan secara terpadu

Adanya

mapel wajib dan pilihan sesuai dgn bakat dan minatnya

Kompetensi kete-rampilan yang sesuai dgn

(6)

Elemen

Elemen

Deskripsi

Deskripsi

SD

SD

SMP

SMP

SMA

SMA

SMK

SMK

Penilaian hasil

belajar

Penilaian berbasis kompetensi

Pergeseran dari penilain melalui tes (mengukur kompetensi

pengetahuan berdasarkan hasil saja), menuju penilaian oten-tik (mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan

pengetahuan berdasarkan proses dan hasil)

Memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajar didasarkan pada posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal)

Penilaian tdk hanya pd level KD, tp juga kompetensi inti & SKL

Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaian

Ekstraku-• Bahasa Inggris

(7)

KTSP 2006

KTSP 2006

Kurikulum 2013

Kurikulum 2013

Ket

Ket

Mapel tertentu mendu-kung kompetensi

tertentu

Tiap mapel mendukung semua kompetensi

(sikap, keterampilan, pengetahuan) JenjangSemua

Mapel dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri

Mapel dirancang terkait satu dgn yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas

Semua Jenjang

Bahasa Indonesia

sejajar dgn mapel lain Bahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain (sikap dan keterampilan berbahasa) SD Tiap mata pelajaran

diajarkan dengan pendekatan berbeda

Semua mapel diajarkan dengan pendekatan yang sama [saintifik] melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar,....

Semua Jenjang

Tiap jenis konten pembelajaran

diajarkan terpisah [separated

curriculum]

Bermacam jenis konten pembelajaran dia-jarkan terkait dan terpadu satu sama lain (cross curriculum/integrated curriculum)

SD

Konten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten

pembelajaran lainnya

(8)

KTSP 2006

KTSP 2006

Kurikulum 2013

Kurikulum 2013

Ket

Ket

Tematik untuk kelas I – III (blm integratif)

Tematik Integratif untuk Kelas I – VI SD

TIK adalah mata pelajaran sendiri

TIK mrpk sarana pembelajaran, diperguna-kan sebagai media pembelajaran mapel lain

SMP

Bahasa Indonesia sbg` pengetahuan

Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge

SMP/ SMA/ SMK Untuk SMA, ada

penjurusan sejak kelas XI

Tidak ada penjurusan di SMA. Ada mata pelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat

SMA/SMK

SMA dan SMK tanpa kesamaan

kompetensi

SMA dan SMK memiliki mapel wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

SMA/SMK

Penjurusan di SMK sangat detil (sampai keahlian)

Penjurusan di SMK tdk terlalu detil (sampai bidang studi), di dlmnya tdpt pengelompok-kan peminatan dan pendalaman

(9)

No

No

Implementasi

Implementasi

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

1

Materi disusun

untuk memberikan

pengetahuan

kepada siswa

Materi disusun seimbang mencakup

kompetensi sikap, pengetahuan, dan

keterampilan

2

Pendekatan

pembelajaran

adalah siswa

diberitahu tentang

materi yang harus

dihafal (siswa diberi

tahu).

Pendekatan pembelajaran berdasarkan

pengamatan, pertanyaan, pengumpulan

data, penalaran, dan penyajian hasilnya

melalui pemanfaatan berbagai

sumber-sumber belajar (siswa mencari tahu)

3

Penilaian pada

pengetahuan

melalui ulangan

dan ujian

(10)

Beberapa Contoh

Beberapa Contoh

Perbedaan

Perbedaan

Kurikulum Baru d

Kurikulum Baru d

gn

gn

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

pada

pada

Beberapa Mapel

(11)

Ilmu Pengetahuan Sosial

Ilmu Pengetahuan Sosial

No

No

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

1 Materi disajikan

terpisah menjadi Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi

Materi disajikan terpadu, tidak dipisah dalam kelompok Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi.

2 Tidak ada platform,

semua kajian berdiri sejajar

Menggunakan Geografi sbg platform kajian dgn pertimbangan semua kejadian & kegiatan terikat dgn lokasi. Tujuannya adalah menekankan pen-tingnya konektivitas ruang dalam memperkokoh NKRI. Kajian sejarah, sosiologi, budaya, & ekono-mi disajikan utk mendukung terbentuknya konek-tivitas yang lebih kokoh.

3 Diajarkan oleh guru

berbeda (team teaching) dengan

sertifikasi berdasarkan mata kajian

Diajarkan oleh satu orang guru yang memberikan wawasan terpadu antar mata kajian tsb sehingga peserta didik dpt memahami pentingnya keterpa-duan antar mata kajian tsb sblm mendalaminya scr terpisah & lbh mendlm pd jenjang selanjutnya

11

(12)

Ilmu Pengetahuan Alam

Ilmu Pengetahuan Alam

No

No

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

1

Materi disajikan

terpisah antara Fis,

Kim, & Biologi

Materi disajikan terpadu, tidak dipisah

dalam kelompok Fisika, Kimia, Biologi

2

Tidak ada platform,

semua kajian berdiri

sejajar

Menggunakan Biologi sbg platform

kajian dgn pertimbangan semua

kejadi-an dkejadi-an fenomena alam terkait dengkejadi-an

benda beserta interaksi diantara

benda-benda tsb. Tujuannya adalah

menekan-kan pentingnya interaksi biologi, fisika,

kimia & kombinasinya dlm membentuk

ikatan yang stabil.

3

Materi ilmu bumi &

anta-riksa msh blm

memadai (sebagian

dibahas di IPS)

Diperkaya dgn materi ilmu bumi dan

antariksa sesuai dengan standar

internasional

12

(13)

No

No

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

4

4

Materi kurang

Materi kurang

mendalam dan

mendalam dan

cenderung hafalan

cenderung hafalan

Materi diperkaya d

Materi diperkaya d

gn

gn

kebutuhan

kebutuhan

pesdik

pesdik

u

u

tk

tk

ber

ber

p

p

ikir kritis

ikir kritis

&

&

anali

anali

-

-tis sesuai d

tis sesuai d

gn

gn

standar internasi

standar internasi

-

-onal

onal

5

5

Diajarkan oleh

Diajarkan oleh

guru berbeda

guru berbeda

(

(

team teaching

team teaching

)

)

dengan sertifikasi

dengan sertifikasi

berdasarkan mata

berdasarkan mata

kajian

kajian

Diajarkan oleh satu orang guru

Diajarkan oleh satu orang guru

yg memberikan wawasan terpa

yg memberikan wawasan terpa

-

-du antar mata kajian t

du antar mata kajian t

sb shg

sb shg

pe-

pe-serta didik

serta didik

dpt memahami pen

dpt memahami pen

-

-tingnya keterpaduan antar mata

tingnya keterpaduan antar mata

kajian t

kajian t

sb

sb

s

s

blm

blm

mendalaminya

mendalaminya

s

s

cr

cr

terpisah

terpisah

&

&

lebih mendalam

lebih mendalam

pada jenjang selanjutnya

(14)

Matematika

Matematika

No

No

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

1

Langsung masuk

ke materi abstrak

Mulai dr pengamatan permslhan

konkret, kmd ke semi kon-kret, &

akhirnya abstraksi permslhan

2

Banyak rumus yg

hrs dihafal untuk

menyelesaikan

permasalahan

(hanya bisa

menggunakan)

Rumus diturunkan oleh siswa dan

permasalahan yg diajukan harus

dpt dikerjakan siswa hanya dgn

rumus-rumus & pengertian dasar

(tdk hanya bs menggunakan tp

juga memahami asal-usulnya)

3

Permasalahan

matematika selalu

diasosiasikan

dengan (direduksi

menjadi) angka

Perimbangan antara matematika

dengan angka dan tanpa angka

(gambar, grafik, pola, dsb)

14

(15)

No

No

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

4 Tdk membiasakan

siswa utk berpikir

kritis (hny mekanistis)

Dirancang supaya siswa hrs

berpikir kritis utk

menyelesai-kan permasalahan yg diajumenyelesai-kan

5 Metode penyelesaian

mslh yg tdk terstruktur

Membiasakan siswa berpikir

algoritmis

6 Data dan statistik

dikenalkan di kelas IX

saja

Memperluas materi mencakup

peluang, pengolahan data, dan

statistik sejak kelas VII serta

materi lain sesuai dengan

standar internasional

7 Matematika adalah

(16)

Bahasa Indonesia/Inggris

Bahasa Indonesia/Inggris

N

N

o

o

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

1 Materi yang diajarkan

ditekankan pada

tatabahasa/struktur bahasa

Materi yg dijarkan ditekankan pd kompeten-si berbahasa sebagai alat komunikakompeten-si untuk menyampaikan gagasan dan pengetahuan

2 Siswa tidak dibiasakan

membaca dan memahami makna teks yang disajikan

Siswa dibiasakan membaca dan memahami makna teks serta meringkas & menyajikan ulang dengan bahasa sendiri

3 Siswa tidak dibiasakan

menyusun teks yg siste-matis, logis, dan efektif

Siswa dibiasakan menyusun teks yang

sistematis, logis, dan efektif melalui latihan-latihan penyusunan teks

4 Siswa tidak dikenalkan ttg

aturan-aturan teks yg sesuai dgn kebutuhan

Siswa dikenalkan dgn aturan-2 teks yg sesuai shg tdk rancu dlm proses penyu-sunan teks (sesuai dgn situasi & kondisi: siapa, apa, dimana)

5 Kurang menekankan pada

pentingnya ekspresi &

spontanitas dlm berbahasa

Siswa dibiasakan utk dpt mengekspresikan dirinya dan pengetahuannya dengan

bahasa yang meyakinkan secara spontan

16

(17)

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegara

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegara

a

a

n

n

No

No

Kurikulum Lama

Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Kurikulum Baru

1 Materi disajikan

berdasarkan empat pilar dengan pembahasan yang terpisah-pisah

Materi disajikan tidak berdasarkan pada pengelompokkan menurut empat pilar

kebangsaan tetapi berdasarkan keterpaduan empat pilar dalam pembentukan karakter bangsa

2 Materi disajikan

berdasarkan pasokan yang ada pada empat pilar kebangsaan

Materi disajikan berdasarkan kebutuhan untuk menjadi warga negara yang bertanggung

jawab (taat norma, asas, dan aturan)

3 Tidak ada penekanan

pada tindakan nyata sebagai warga negara yang baik

Adanya kompetensi yang dituntut dari siswa untuk melakukan tindakan nyata sebagai warga negara yang baik

4 Pancasila dan

Kewarganegaraan disajikan sebagai

pengetahuan yang harus dihafal

Pancasila dan Kewarganegaraan bukan hanya pengetahuan, tetapi ditunjukkan melalui

tindakan nyata dan sikap keseharian.

17

(18)

HASRAT UNTUK MENGUBAH DIRI

HASRAT UNTUK MENGUBAH DIRI

Ketika aku masih muda serta bebas berfkir

Ketika aku masih muda serta bebas berfkir

dengan khayalanku, Aku bermimpi untuk

dengan khayalanku, Aku bermimpi untuk

mengubah dunia

mengubah dunia

Seiring dengan bertambahnya usia dan

Seiring dengan bertambahnya usia dan

kearifanku, Kudapati bahwa dunia tidak kunjung

kearifanku, Kudapati bahwa dunia tidak kunjung

berubah,

berubah,

Maka cita-cita itupun kupersempit

Maka cita-cita itupun kupersempit

Dan kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.

Dan kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.

Namun tampaknya itupun tiada hasilnya.

Namun tampaknya itupun tiada hasilnya.

Ketika usia senja mulai kujelang,

Ketika usia senja mulai kujelang,

Lewat upaya terakhir yang penuh keputusasaan,

Lewat upaya terakhir yang penuh keputusasaan,

Kuputuskan untuk mengubah hanya keluargaku,

Kuputuskan untuk mengubah hanya keluargaku,

orang-orang yang paling dekat denganku, namun

orang-orang yang paling dekat denganku, namun

alangkah terkejutnya aku, merekapun tak kunjung

alangkah terkejutnya aku, merekapun tak kunjung

berubah!!!

(19)

Dan kini, sementara berbaring di

Dan kini, sementara berbaring di

tempat tidur Menjelang kematianku,

tempat tidur Menjelang kematianku,

baru kusadari:

baru kusadari:

Andaikan yang pertama-tama ku ubah

Andaikan yang pertama-tama ku ubah

adalah diriku sendiri, maka lewat

adalah diriku sendiri, maka lewat

memberi contoh sbg panutan, mungkin

memberi contoh sbg panutan, mungkin

keluargaku dpt kuubah,

keluargaku dpt kuubah,

dan berkat inspirasi dan dorongan

dan berkat inspirasi dan dorongan

mereka, kemudian aku menjadi mampu

mereka, kemudian aku menjadi mampu

memperbaiki negeriku dan siapa tahu,

memperbaiki negeriku dan siapa tahu,

bahkan aku juga bisa mengubah dunia”

bahkan aku juga bisa mengubah dunia”

(20)

Mulai dari

:

SAYA,

SEKARANG,

SEKECIL APAPUN

(21)
(22)

Separuh langkahku ku jalani

Separuh langkahku ku jalani

Jadi seorang guru sampai kini

Jadi seorang guru sampai kini

Hari-hariku haruslah berarti

Hari-hariku haruslah berarti

Untuk masa depan nanti

Untuk masa depan nanti

Diriku mencoba siap diri

Diriku mencoba siap diri

Dengan menumbuhkan motivasi

Dengan menumbuhkan motivasi

Karna hanya itu ku percaya diri

Karna hanya itu ku percaya diri

Majukan pendidikan ini

Majukan pendidikan ini

Reff: Kini ku menemukanmu

Reff: Kini ku menemukanmu

Kurikulum baru yang bermutu

Kurikulum baru yang bermutu

untuk mencoba maju

untuk mencoba maju

Tunjukkan jati bangsaku

Tunjukkan jati bangsaku

Kini ku ikut saranmu

Kini ku ikut saranmu

Pak Mentri pastilah tak’kan ragu

Pak Mentri pastilah tak’kan ragu

Karna semua guru

Karna semua guru

Mau mengerti yang dimau

(23)

Namaku memang Wati

Namaku memang Wati

Tepatnya Das Salirawati

Tepatnya Das Salirawati

Seorang dosen Kimia di FMIPA tercinta

Seorang dosen Kimia di FMIPA tercinta

Asalku dari Solo

Asalku dari Solo

Rumahku di Kaliurang

Rumahku di Kaliurang

Di Banteng Jaya II Jakalnya di km 8

Di Banteng Jaya II Jakalnya di km 8

Anakku ada 2

Anakku ada 2

Pria juga wanita

Pria juga wanita

Semua di kelas 3

Semua di kelas 3

SMP juga SMA

SMP juga SMA

Aku suka bercanda

Aku suka bercanda

Tapi serius juga

Tapi serius juga

Tergantung situasinya

Tergantung situasinya

Menginginkan bagaimana

Menginginkan bagaimana

Mau serius aku bisa

Mau serius aku bisa

Bercandaan boleh juga

Bercandaan boleh juga

Asal kamu tahu saja

Asal kamu tahu saja

Bayarannya itu beda

Referensi

Dokumen terkait

glaberrima 101297 ber- umur sangat genjah, tanaman pendek, dan daya tembus akar tinggi sehingga diharapkan dapat men- jadi tetua dalam persilangan untuk mendapatkan

Pada Gambar 7, terlihat bahwa konduktivitas stabil pada dosis 0 kGy sampai dengan 30 kGy pada daerah frekuensi kedua, sedangkan pada dosis 0 kGy hingga 30 kGy konduktivitas naik

Setelah itu dilakukan penurunan suhu hingga mencapai suhu 15-10ºC, kemudian dilakukan homogenisasi menggunakan mixer dengan kecepatan 1 selama 30 menit dan

(SOFC).Elektrolitpadat SOFC dibuatdaribahanCalsia Stabilized Zirconia (CSZ) dan Magnesium Oxide.Kandungan Magnesium Oxide dalam % berat yang.. bervariasiyaitu 0%, 0.1%,

Adapun kriteria responden yang dijadikan sampel adalah pelanggan BPPT Hadji Kalla Urip Sumoharjo yang telah menggunakan jasa pelayanan BPPT Hadji Kalla Urip dengan

1) Saran lebih ditujukan kepada pemerintah sebagai penentu kebijakan yang dapat mengendalikan implementasi pembangunan yang ada di koridor jalan Babarsari yang sudah mulai

Ciri-ciri subjek dalam penelitian ini yaitu : lanjut usia yang telah berumur 60 tahun ke atas, lanjut usia tinggal dalam lingkungan UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana

Pada dasarnya perusahaan dapat mengoperasikan sistem informasi akuntansi tanpa menggunakan komputer, akan tetapi kemampuan komputer untuk menangani tugas-tugas