• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS HUBUNGAN INTERNASIONAL DI INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS HUBUNGAN INTERNASIONAL DI INDONESIA"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS HUBUNGAN INTERNASIONAL

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Hubungan Internasional

Yang dibina oleh Bapak Dr. Hermawan, S.IP, M.SI

Disusun Oleh :

AOLYA SOFINISA (115030107113006)

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

JURUSAN ILMU ADMINISTRASI PUBLIK

(2)

1. Apa yang dimaksud dengan Ekspor dan Impor ?

Ekspor:

Pengertian Ekspor barang pada umumnya adalah kegiatan mengeluarkan / mengirim barang ke luar negeri, biasanya dalam jumlah besar untuk tujuan perdagangan, dan melibatkan Custom (Bea Cukai) baik di negara asal maupun negara tujuan. Bea Cukai bertugas sebagai pengawas keluar masuknya / lalu lintas barang dalam suatu negara.

Impor:

Pengertian Impor barang pada umumnya adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam negeri, biasanya dalam jumlah besar untuk tujuan perdagangan, dan melibatkan Custom (Bea Cukai) sebagai pengawas keluar masuknya / lalu lintas barang dalam suatu negara.

2. Bagaimana langkah-langkah atau cara Ekspor dan Impor (garis besarnya) ?

Berikut langkah-langkah yang biasa dilakukan dalam proses Ekspor :

 Mencari tahu terlebih dahulu apakah barang yang akan kita ekspor tersebut termasuk barang yang dilarang untuk di ekspor, diperbolehkan untuk diekspor tetapi dengan pembatasan, atau barang yang bebas diekspor (Menurut undang-undang dan peraturan di Indonesia). Untuk mengetahuinya bisa dilihat di www.insw.go.id

 Memastikan juga apakah barang kita diperbolehkan untuk masuk ke negara tujuan ekspor.

 Jika kita sudah mendapatkan pembeli (buyer), menentukan sistem

(3)

selanjutnya kita mempersiapkan barang yang akan kita ekspor dan dokumen-dokumennya sesuai kesepakatan dengan buyer.

 Melakukan pemberitahuan pabean kepada pemerintah (Bea Cukai) dengan menggunakan dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) beserta dokumen pelengkapnya.

 Setelah eksportasi kita disetujui oleh Bea Cukai, maka akan

diterbitkan dokumen NPE (Nota Persetujuan Ekspor). Jika sudah terbit NPE, maka secara hukum barang kita sudah dianggap sebagai barang ekspor.

 Melakukan stuffing dan mengapalkan barang kita menggunakan

moda transportasi udara (air cargo), laut (sea cargo), atau darat.  Mengasuransikan barang / kargo kita (jika menggunakan term CIF)

 Mengambil pembayaran di Bank (Jika menggunakan LC atau pembayaran di akhir)

Beberapa Tahapan Prosedur Ekspor Indonesia :

diatur oleh Departemen Perdagangan Republik Indonesia. Peraturan perdagangan luar negeri mencakup tata niaga barang ekspor, bea keluar barang dan surat izin kegiatan ekspor. Tahapan prosedur ekspor harus dipenuhi oleh pelaku usaha. Tata niaga barang ekspor berupa pemeriksaan barang yang dilakukan oleh surveyor dan tata cara pengiriman barang. Bea keluar barang berupa pengenaan tarif beserta pengenaan pajak ekspor atau pajak ekspor tambahan. Surat izin kegiatan ekspor meliputi tata cara pengisian formulir, surat pemberitahuan ekspor barang atau surat pemberitahuan ekspor barang tertentu.

(4)

resmi Departemen Perdagangan Republik Indonesia. Metode kedua, pelaku usaha mendatangi langsung ke loket pelayanan perdagangan luar negeri. Sebelum mengisi formulir registrasi eksportir, pelaku usaha sudah mempersiapkan kelengkapan dokumen dan data. Kelengkapan dokumen dan data diperlukan oleh departemen perdagangan untuk pemrosesan penerbitan berkas perizinan.

Isi dokumen dan data tersebut antara lain surat izin usaha perdagangan, nomor pokok wajib perusahaan, surat keterangan lokasi perusahaan, surat akta pendirian perusahaan dan surat akta perubahan terakhir yang telah disahkan oleh kementerian hukum dan hak asasi manusia, sertifikat tanah perusahaan, laporan keuangan perusahaan, nama-nama penanggung jawab perusahaan beserta NPWP masing-masing penanggung jawab perusahaan, tanda pengenal perusahaan eksportir.

Dokumen dan data akan dikembalikan kepada pelaku usaha apabila dokumen data tersebut dinilai oleh petugas di departemen perdagangan terdapat unsur pelanggaran (tracking). Departemen perdagangan tidak akan memproses lebih lanjut surat permohonan izin eksporter tersebut. Sebaliknya, jika dokumen dan data dinyatakan valid akan diterbitkan surat izin ekspor. Bersamaan dengan itu, departemen perdagangan akan memberikan data elektronik perizinan ekspor ke Indonesia National Single Window (INSW) atau Foreign Trade Association (FTA). Pelaku usaha dapat mengambil langsung berkas perizinan ekspor di loket pelayanan perdagangan luar negeri.

(5)

perindustrian dan perdagangan setempat. Departemen Perdagangan Republik Indonesia akan mengeluarkan peraturan terbaru terkait dengan barang ekspor yang diatur dan diawasi tata niaganya. Oleh karena itu, pelaku usaha harus sering memeriksa status barang ekspornya.

Selama pelaku usaha mengikuti prosedur ekspor, pelaku usaha akan dilibatkan oleh banyak instansi. Sejak barang ekspor tiba di pelabuhan atau bandara, kelengkapan dokumen dan data yang berkaitan dengan barang ekspor merupakan harga mati. Dokumen dan data yang tidak sesuai dengan keadaan barang ekspor akan ditolak oleh departemen perdagangan dan kepabeanan. Jika terdapat unsur pelanggaran (tracking) dapat melibatkan institusi lain seperti Kepolisian Republik Indonesia.

Pada dasarnya jika kita ingin melakukan impor barang dari luar negeri, ada beberapa hal yang wajib kita ketahui :

 Apakah barang yang akan kita impor tersebut diperbolehkan oleh

pemerintah untuk masuk ke Indonesia (tidak termasuk barang larangan). Untuk mengetahui barang tersebut termasuk barang larangan atau tidak, bisa dilihat di www.insw.go.id

 Dokumen atau perijinan yang harus disiapkan jika barang tersebut masuk ke Indonesia

 Informasi tentang no HS (Harmonized System) barang tersebut

(Berkaitan dengan pembayaran Pajak dan Bea Masuk)

Ketika kita sudah mengetahui hal-hal tersebut, maka yang harus kita lakukan selanjutnya adalah :

 Mengapalkan barang impor dari negara asal ke Indonesia.

 Melunasi Bea Masuk dan Pajak sesuai dengan jenis barang yang

(6)

 Melakukan pemberitahuan pabean kepada pemerintah (Bea Cukai) dengan menggunakan dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) beserta dokumen pelengkapnya. Setelah itu Bea Cukai akan menetapkan jalur hijau, kuning, merah, atau jalur prioritas terhadap proses impor kita (terdapat prosedur dan kriteria tertentu untuk masing-masing jalur).

 Setelah importasi kita disetujui oleh Bea Cukai, maka akan

diterbitkan dokumen SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang). Yang dimaksud pengeluaran disini adalah pengeluaran barang dari kawasan pabean (port). Jika sudah terbit SPPB, maka secara hukum barang impor tersebut sudah “diijinkan” untuk memasuki daerah pabean Indonesia.

 Mengangkut barang impor dari kawasan pabean (port) ke tempat kita, biasanya menggunakan moda transportasi truk atau kereta api.

3. Apa yang dimaksud Devisit Neraca Perdagangan ?

(7)

Selisih bersih antara nilai ekspor suatu negara dan impor barang dagangan, dengan ekspor yang tercantum di sisi aset dan impor pada sisi kewajiban. Neraca perdagangan adalah positif (surplus) jika ekspor melebihi impor, dan negatif (defisit) jika sebaliknya yang terjadi.

(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)

Referensi

Dokumen terkait

Saya mohon Ibu berkenan memberikan gambaran kepada saya tentang gaji yang pantas untuk posisi saya.. Sebab, bagi saya yang terpenting adalah bekerja

Kenaikan ekspor, jika modal asing yang masuk memproduksi barang dengan potensi ekspor maka negara dapat menggunakannya untuk mendapatkan mata uang luar negeri,

Program berikut adalah program untuk mencari nilai rata-rata sekelompok bilangan, dimana bilangan yang akan dirata-rata dimasukkan terlebih dahulu ke dalam array.. Tulis dan jalankan

Kapal yang membawa barang untuk di import di pelabuhan Belawan harus transit terlebih dahulu di dermaga Singapura dan Malaysia, biasanya kapal yang bersandar disana

Seorang konsumen tidak dengan sendirinya memiliki keputusan dalam pembelian barang atau jasa. Terlebih dahulu konsumen mencari informasi dari orang terdekat atau orang

Dapat disimpulkan apabila terjadi guncangan (shock) pada ekspor jahe India, maka ekspor jahe Indonesia akan merespon secara fluktuasi dengan nilai positif, yang artinya

Setiap negara, termasuk Indonesia, sulit untuk menutup diri dari hubungan dengan bangsa lain� Seperti halnya manusia, negara mempunyai berbagai macam kebutuhan yang

Seharusnya Staff Receptionis setelah tamu CO menghubungi HK terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada barang tamu yang tertinggal atau barang hotel yang berkurang, sembari di cek oleh