ANALISA KRITIS SILA KETUHANAN YANG MAHA
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Usulan penulis tersebut dapat dijadikan amandemen bagi pemerintah untuk mengubah sila pertama dari Pancasila menjadi sila yang lebih membawa kedamaian, tidak ada
Sila pertama dari Pancasila NKRI ini tidak bersifat arogan dan penuh paksaan bahwa rakyat Indonesia harus beragama yang percaya pada satu Tuhan saja, tetapi membuka diri bagi
Dasar pemikiran kenapa Ketuhanan Yang Maha Esa dijadikan sila pertama dari Pancasila dikarenakan pencetus ide Pancasila – Bung Karno – mempunyai keyakinan bahwa
Dengan adanya sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan YangMaha Esa”, maksud dari para pendiri republik ini yang berasal dari golongan agama tetap terakomodir. Kepemimpinan
Usulan penulis tersebut dapat dijadikan amandemen bagi pemerintah untuk mengubah sila pertama dari Pancasila menjadi sila yang lebih membawa kedamaian, tidak ada
❷ Prinsip ini sebanding dengan sila “Ketuhanan Yang Maha Esa”, yang tidak identik dengan agama tertentu, tetapi menaungi semua agama dan kepercayaan yang berbeda-beda.. ❸
masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya. Oleh karena itu di dalam negara Indonesia tidak boleh ada pertentangan dalam hal Ketuhanan
Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi sumber pokok nilai kehidupan bangsa Indonesia, menjiwai dan mendasari serta membimbing perwujudan kemanusiaan yang adil dan beradab, menggalang persatuan