• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KEMAJUAN PENERAPAN GREEN COMPUTING DI PROVINSI JAWA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KEMAJUAN PENERAPAN GREEN COMPUTING DI PROVINSI JAWA BARAT"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KEMAJUAN

PENERAPAN GREEN COMPUTING DI PROVINSI JAWA BARAT

(PERSPEKTIF DAN KESADARAN PENEREPAN GREEN COMPUTING

DI LINGKUNGAN AKADEMISI, BISNIS DAN PEMERINTAHAN)

INSENTIF RISET: REKOMENDASI

Bidang Fokus : Teknologi Informasi dan Komunikasi

Peneliti Utama : Dra. Haryati, M.I.Kom

Tim Peneliti:

Dr. Ir. H., Wawan Wardiana, M.T C. Suprapti D.T., SH, M. Si

Drs., Mulyono Yalia Didit Praditya, ST, MT

BALAI PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA (BPPKI) BANDUNG

BALITBANG KEMKOMINFO

(2)

DAFTAR ISI Bab I – Pendahuluan ... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 2 1.3 Metodologi Pelaksanaan ... 2 1.3.1 Lokus Kegiatan ... 2 1.3.2 Fokus Kegiatan ... 3 1.3.3 Bentuk Kegiatan ... 3

1.4 Tahapan Pelaksanaan Kegiatan ... 4

Bab II – Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan ... 5

2.1 Pengelolaan Administrasi Manajerial ... 5

2.1.1 Perencanaan Anggaran ... 5

2.1.2 Pengelolaan Anggaran ... 5

2.1.3 Rancangan Pengelolaan Aset ... 6

2.2 Metode-Proses Pencapaian Target Kinerja ... 6

2.2.1 Kerangka Metode-Proses Pencapaian Target Kinerja ... 6

2.2.2 Indikator Keberhasilan Pencapaian Target Kinerja ... 7

2.2.3 Perkembangan Pencapaian Target Kinerja ... 7

2.3 Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program ... 7

2.3.1 Kerangka Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program ... 7

2.3.2 Indikator Keberhasilan Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program ... 8

2.3.3 Perkembangan Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program ... 8

2.4 Kerangka Pemanfaatan Hasil Litbangyasa ... 8

2.4.1 Kerangka Pemanfaatan Hasil Litbangyasa ... 8

2.4.2 Strategi Pemanfaatan Hasil Litbangyasa ... 8

(3)

ii

2.4.4 Perkembangan Pemanfaatan Hasil Litbangyasa ... 9

Bab III – Rencana Tindak Lanjut... 10

3.1 Rencana Pelaksanaan Pencapaian Target Kinerja ... 10

3.2 Rencana Koordinasi Kelembagaan-Program ... 10

3.3 Rencana Pemanfaatan Hasil Litbangyasa ... 10

3.4 Rencana Pengembangan ke Depan ... 10

(4)

Bab I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Saat ini perkembangan teknologi telah berhasil memudahkan manusia dalam berbagai seperti: berkomunikasi, bekerja, belajar, berbisnis, berbagi, serta memudahkan aktifitas lain dalam kesehariannya. Secara tidak langsung pemanfaatan teknologi yang memudahkan tersebut mampu menarik banyak minat manusia yang menggunakannya. Semakin banyak masyarakat yang menjadi pengguna perangkat teknologi informasi seperti laptop, komputer dan printer sebagai perangkat yang membantu aktifitasnya. Bila dilihat lebih lanjut dan dikaitkan dengan kelestarian lingkungan, tentunya semakin banyaknya perangkat komputasi yang digunakan akan meningkatkan pula konsumsi daya listrik dari tahun ke tahun. Peningkatan konsumsi daya listrik inilah yang perlu dicermati bagi setiap elemen masyarakat tentunya apabila komputasi tidak dilakukan secara bijak maka hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor pembentukan emisi gas rumah kaca yang berdampak pada pemanasan global (global warming).

Konsep kegiatan ramah lingkungan dalam kegiatan sehari-hari yang telah dikenal dengan kampanye Go Green / Green Life menjadi salah satu bentuk perwujudan kesadaran bagi setiap elemen masyarakat agar peduli terhadap lingkungannya. Salah satu perwujudan diantara banyak program ramah lingkungan yang menitik beratkan pada produksi serta pemanfaatan perangkat teknologi informasi dan komunikasi serta infrastrukturnya adalah Green Computing. Konsep Green Computing telah dikenalkan pada tahun 1992 oleh U.S. Environmental Protection Agency (EPA) yang mengeluarkan program Energy Star untuk mempromosikan dan menghargai penerapan efisiensi energi pada monitor, perangkat pengontrol iklim, dan teknologi lainnya. Secara umum Energy Star telah membentuk standar sendiri akan perangkat-perangkat elektronik yang ramah lingkungan. Disisi lain, Green Computing juga tidak terlalu menitik beratkan dari segi perangkat dan standarisasinya, dari sisi perilaku pemanfaatan perangkat elektronik tersebut juga berperan penting dalam implementasi konsep Green Computing. Dalam penelitian ini, digunakan istilah “green computing” mewakili beberapa istilah lain seperti: green IT, eco-friendly computing, komputasi hijau serta istilah lainnya yang berarti komputasi ramah lingkungan.

Dibutuhkan sinkronisasi antara faktor eksternal dari perangkat teknologi yang ramah lingkungan dengan faktor internal berupa kesadaran serta pengetahuan tentang optimalisasi

(5)

2

pemanfaatan teknologi yang dapat mengurangi daya dan menghemat sumber daya alam lainnya untuk mendapat suatu model / konsep Green Computing yang ideal. Dari penelitian ini akan dikaji beberapa aspek dari beberapa sudut pandang tentang penerapan Green Computing yang terjadi di beberapa kota di Indonesia.

Pentingnya kesadaran dan upaya dalam memanfaatkan teknologi yang selaras dengan kelestarian alam merupakan kewajiban dari semua pihak. Peran pemerintah dalam memulai suatu konsep teknologi yang ramah lingkungan serta dengan membentuk suatu kebijakan teknologi ramah lingkungan, dan pemanfaatan perangkat teknologi secara optimal oleh pelaku bisnis dan kesadaran dari masyarakat untuk memanfaatkan perangkat teknologi informasi secara bijak menjadi landasan dilakukannya penelitian ini. Dari penelitian ini, dilakukan pengambilan data dari tiga sudut pandang pelaku TIK yang berbeda, yaitu dari sisi pemerintah selaku regulator dan pelaksana, dari sisi akademisi (perguruan tinggi) yang seringkali menjadi inisiator serta perwakilan dari masyarakat, serta dari sisi bisnis yaitu penyedia jasa TIK yang memanfaatkan perangkat teknologi informasi dalam melakukan usahanya.

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana perspektif penerapan green computing dari sisi akademisi, bisnis dan pemerintahan di Provinsi Jawa Barat?

2. Bagaimana kesadaran penerapan konsep green computing yang dilakukan di lingkungan perguruan tinggi, bisnis dan pemerintahan di Provinsi Jawa Barat?

1.3 Metodologi Pelaksanaan 1.3.1 Lokus Kegiatan

Penelitian yang dilakukan mengambil beberapa lokasi di Jawa Barat yang dijadikan sampel dengan karakteristik kota atau kabupaten dengan perkembangan TIK yang sudah maju di Jawa Barat. Dari kota dan kabupaten di Jawa Barat diambil 2 perwakilan kota yang dijadikan sampel penelitian yaitu: Kota Bandung dan Kota Bogor, serta 1 perwakilan dari kabupaten yaitu: Kabupaten. Pertimbangan pengambilan kota dan kabupaten tersebut adalah keterwakilan kota dan kabupaten serta ketiga elemen dari sisi pemerintah, perguruan dan sektor bisnis dari segi TIK-nya telah berkembang pesat.

(6)

1.3.2 Fokus Kegiatan

Kegiatan penelitian ini berbentuk penelitian kualitatif, dengan mengambil rumusan masalah yang telah dikemukakan. Mengambil objek penelitian dari tiga elemen yaitu:

 Pemerintah selaku regulator dan pengguna

 Perguruan tinggi selaku akademisi dan pengguna

 Pengelola bisnis selaku pemanfaat media TIK dan pengguna

Yang menjadi fokus dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana perspektif dan kesadaran penerapan Green Computing dari masing-masing instansi tersebut. Adapun instrumen perspektif yang ingin diketahui adalah:

 Pengetahuan tentang green computing (knowledge)

 Infrastruktur dan sumber daya manusia

 Regulasi (kebijakan)

 Tantangan dalam penerapan green computing

 Sudut pandang umum tentang green computing

Sedangkan dari aspek kesadaran penerapan green computing adalah untuk mengetahui sejauh mana kesadaran dari penerapan TIK yang mengarah pada komputasi ramah lingkungan dilaksanakan di masing-masing instansi.

1.3.3 Bentuk Kegiatan

Secara garis besar dilakukan beberapa kegiatan dalam pelaksanaan penelitian ini, antara lain:

1) Studi literatur: melakukan pengumpulan materi dan literatur tentang green computing. 2) Desain instrumen penelitian: menentukan instrumen apa saja yang menjadi bahan

penelitian.

3) Pengumpulan data: melaksanakan pengumpulan data di lapangan dengan cara FGD dan observasi.

4) Analisa: melakukan analisa / pembahasan dari data yang didapat.

5) Dokumentasi laporan: dokumentasi laporan dari pelaksanaan penelitian yang terbagi dalam beberapa tahapan (laporan awal, laporan antara, laporan akhir).

(7)

4

1.4 Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan penelitian dilaksanakan dalam 8 bulan dengan jadwal kegiatan sebagai berikut:

No Jenis Kegiatan

Tahun 2012 Bulan Ke-

1 2 3 4 5 6 7 8

1 Studi Literatur 2 Desain instrumen 3 Laporan Pendahuluan

4 Pengambilan Data Provinsi Jawa Barat Tahap Pertama dan Observasi

5 Laporan Antara

6 Pengambilan Data Provinsi Jawa Barat Tahap Kedua dan Observasi

7 Analisa

(8)

Bab II

Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan

2.1 Pengelolaan Administrasi Manajerial 2.1.1 Perencanaan Anggaran

Pada pelaksanaan penelitian ini dianggarkan dana penelitian sebesar Rp. 250.000.000,- yang diberikan pada tiga termin waktu penelitian. Adapun anggaran tersebut mencakup beberapa kegiatan antara lain:

1. Belanja gaji dan upah (honorarium) yang diberikan kepada peneliti, pembantu peneliti, sekretariat, narasumber dan pakar seminar, moderator FGD dan narasumber FGD.

2. Biaya perjalanan yang mencakup perjalanan di tiga lokasi penelitian serta koordinasi penelitian yang dilaksanakan di Jakarta.

3. Belanja bahan (operasional) mencakup biaya dari pembuatan seminar KIT, konsumsi rapat-rapat pembahasan, paket meeting peserta seminar, kebutuhan komputer, konsumsi FGD dan konsinyasi.

4. Belanja non-operasional mencakup biaya dari pencetakan laporan, penggandaan bahan konsinyasi, penggandaan laporan akhir, penggandaan laporan administrasi keuangan, penggandaan bahan FGD dan penggandaan bahan seminar.

Dari keseluruhan dana penelitian tersebut, dana diberikan pada 3 termin: termin 1 sebesar 30%, termin 2 sebesar 50% dan termin 3 sebesar 20%. Sehingga pada kegiatan di termin 1 didapatkan dana penelitian sebesar Rp. 75.000.000,-

2.1.2 Pengelolaan Anggaran

Pengelolaan anggaran secara keseluruhan dilakukan dengan pembagian dana untuk honorarium penelitian sebesar 60% dan biaya operasional dan non-operasional sebesar 40%. Berikut ini adalah pengelolaan anggaran secara umum yang direncanakan dalam kegiatan penelitian ini:

No. Kegiatan Sub Kegiatan Total Biaya

1. Belanja Bahan Rp. 28.110.000

2. Belanja Perjalanan

Perjalanan Koordinasi Rp. 21.130.000

Perjalanan Penelitian Rp. 50.310.000

Total Biaya Perjalanan Rp. 71.440.000

3. Belanja Pegawai

Honorarium Pegawai Rp. 133.650.000

Honorarium Narasumber dan Moderator Rp. 16.800.000

Total Biaya Belanja Pegawai Rp. 150.450.000

(9)

6

Sedangkan pada kegiatan termin 1 dimana dana yang didapatkan adalah Rp.75.000.000,- (30% dari keseluruhan) dianggarkan penggunaannya secara umum sebagai berikut:

No. Kegiatan Sub Kegiatan Total Biaya

1. Belanja Bahan Rp. 11.170.000

2. Belanja Perjalanan

Perjalanan Koordinasi Rp. 3.130.000

Perjalanan Penelitian Rp. 3.850.000

Total Biaya Perjalanan Rp. 6.980.000

3. Belanja Pegawai

Honorarium Pegawai Rp. 52.650.000

Honorarium Narasumber dan Moderator Rp. 4.200.000

Total Biaya Belanja Pegawai Rp. 56.850.000

4. Jumlah Rp. 75.000.000

2.1.3 Rancangan Pengelolaan Aset

Dalam penelitian ini tidak dilakukan pembelanjaan aset atau inventaris lainnya sehingga tidak dilakukan pengelolaan asset dalam kegiatan penelitian ini.

2.2 Metode-Proses Pencapaian Target Kinerja

2.2.1 Kerangka Metode-Proses Pencapaian Target Kinerja

Dilakukan penajaman fokus penelitian pada awal kegiatan dengan melakukan diskusi dan penyusunan instrumen penelitian. Kegiatan yang terkait dengan penajaman fokus penelitian ini antara lain:

1. Diskusi penajaman fokus penelitian tentang Green Computing dari literatur-literatur yang ada serta penyusunan kerangka analisa SWOT.

2. Penyempurnaan riset desain penelitian oleh tim peneliti

3. Penyusunan kisi-kisi materi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan tiga elemen instansi penelitian (akademisi, bisnis, dan pemerintahan) serta aspek-aspek yang diangkat dalam FGD terkait dengan perspektif penerapan Green Computing seperti: knowledge (pengetahuan), infrastuctures and human resources (infrastruktur ICT dan sumber daya manusia), regulation (regulasi / kebijakan), challenges (tantangan-tantangan), dan general point of view (sudut pandang secara umum) serta aspek awareness (kesadaran) dari penerapan TIK yang mengarah pada komputasi ramah lingkungan.

4. Rapat teknis pengumpulan data (pra FGD dan observasi).

5. Pengumpulan data dengan Focus Group Discussion dan Observasi di tiga lokasi penelitian.

6. Dokumentasi kegiatan penelitian berupa penulisan laporan.

(10)

2.2.2 Indikator Keberhasilan Pencapaian Target Kinerja

Indikator keberhasilan pencapaian target kinerja yang diinginkan adalah:

1. Terbentuknya instrumen penelitian yang meliputi aspek-aspek dari pelaksanaan green computing.

2. Terdapat arah penelitian yang jelas dari riset desain penelitian. 3. Tersusunnya kisi-kisi materi pelaksanaan FGD dan observasi.

4. Adanya rapat teknis ketika akan dilaksanakannya FGD dan observasi sehingga proses pengumpulan data berjalan dengan baik.

5. Terlaksananya kegiatan FGD dan observasi di tiga lokasi penelitian 6. Tersusunnya laporan hasil kegiatan penelitian.

7. Terselenggaranya seminar hasil penelitian.

2.2.3 Perkembangan Pencapaian Target Kinerja

Dari akhir kegiatan termin 1 ini, target kinerja yang telah dicapai adalah sebagai berikut:

1. Telah terbentuk instrumen penelitian yang akan menjadi landasan dalam kegiatan pengambilan data serta dokumentasi laporan.

2. Telah dilaksanakan diskusi tentang riset desain penelitian.

3. Telah tersusun kisi-kisi pelaksanaan FGD dan observasi yang nantinya seragam dilaksanakan di masing-masing lokus penelitian.

4. Telah dilaksanakan rapat pra FGD dan observasi untuk kegiatan pengumpulan data di kota Bandung.

5. Telah dilaksanakan FGD dan observasi tahap awal di kota Bandung. 6. Telah tersusun laporan awal penelitian.

2.3 Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program

2.3.1 Kerangka Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program

Dari penelitian yang dilaksanakan, hasil yang diinginkan adalah didapatkannya rekomendasi kebijakan serta gambaran secara umum tentang penerapan Green Computing di Jawa Barat dengan data berupa infrastruktur, kebijakan sampai dengan pandangan secara umum dari instansi yang melaksanakan FGD tentang penerapan Green Computing.

Dari hasil tersebut, dilaksanakan koordinasi dengan dua kelembagaan pemerintah terkait sebagai penyusun kebijakan yaitu: Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat. Adapun latar belakang dilakukannya koordinasi dengan dua lembaga tersebut adalah:

1. Dirjen Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika: koordinasi dilakukan dengan tujuan untuk mendukung program kerja / kegiatan prioritas Dirjen Aptika. Hasil dari penelitian ini juga diharapkan bisa menjadi bahan untuk menyusun kebijakan tentang green computing oleh Dirjen Aptika.

2. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat: dari wilayah (propinsi) penelitian yang dilaksanakan di Jawa Barat, sehingga hasil penelitian tersebut bisa

(11)

8

menjadi gambaran bagi Diskominfo Jawa Barat tentang penerapan Green Computing di 2 kota serta 1 kabupaten di Jawa Barat (Kota Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Garut)

2.3.2 Indikator Keberhasilan Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program

Indikator keberhasilan sinergi koordinasi kelembagaan-progam yang diharapkan adalah:

1. Hasil dari penelitian dapat mendukung program kerja / kegiatan prioritas Dirjen Aptika, serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Dirjen Aptika untuk menyusun kebijakan tentang green computing di Indonesia.

2. Adanya gambaran tentang penerapan green computing di provinsi Jawa Barat dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan bagi Diskominfo Provinsi Jawa Barat.

2.3.3 Perkembangan Sinergi Koordinasi Kelembagaan-Program

Dari akhir kegiatan termin 1 ini, perkembangan sinergi koordinasi kelembagaan-program yang telah dicapai adalah sebagai berikut:

1. Adanya masukan dari Dirjen Aptika berupa informasi terkait dengan kondisi penerapan green computing di Indonesia dapat menjadi masukan untuk mempertajam arah penelitian ketika penelitian akan dilaksanakan.

2. Adanya masukan dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat tentang penerapan TIK yang mengarah pada green computing ketika pengumpulan data tahap awal dilaksanakan.

2.4 Kerangka Pemanfaatan Hasil Litbangyasa 2.4.1 Kerangka Pemanfaatan Hasil Litbangyasa

Dari penelitian yang telah dilakukan nantinya, diharapkan hasil penelitian dapat mendukung strategi pembangunan daerah di bidang TIK, mendukung pengembangan ilmu-metode, sebagai rekomendasi tentang green computing di Indonesia.

2.4.2 Strategi Pemanfaatan Hasil Litbangyasa

Strategi pemanfaatan hasil litbangyasa yang direncanakan adalah sebagai berikut: 1. Dilaksanakannya pembahasan berupa seminar hasil penelitian dengan tujuan

mendapatkan perbaikan dari laporan hasil penelitian yang telah tersusun sehingga didapatkan laporan akhir yang dapat menjadi bahan masukan untuk penyusunan kebijakan serta gambaran penerapan green computing.

2. Dilaksanakan publikasi hasil akhir penelitian dalam bentuk penulisan naskah / artikel ilmiah tentang penerapan green computing di Jawa Barat pada jurnal ilmiah setelah dilaksanakannya seminar hasil penelitian.

2.4.3 Indikator Keberhasilan Pemanfaatan Hasil Litbangyasa

Indikator keberhasilan pemanfaatan hasil litbangyasa yang diharapkan adalah:

1. Dari hasil penelitian nantinya yang telah dilaksanakan sepenuhnya akan dihasilakan rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat menjadi acuan kepada pemerintah

(12)

pusat maupun pemerintah daerah untuk membentuk kebijakan ataupun sosialisasi dalam penerapan green computing.

2. Dari hasil tulisan / dokumentasi laporan penelitian yang telah dilaksanakan sampai dengan dilaksanakannya seminar hasil penelitian, akan dituliskan artikel ilmiah dari laporan tersebut yang diharapkan dicetak ke dalam jurnal ilmiah.

2.4.4 Perkembangan Pemanfaatan Hasil Litbangyasa

Hingga tahap akhir termin 1 penelitian sedang dilaksanakan, pengumpulan data tahap 1 (FGD dan Observasi) dilaksanakan pada tanggal 16-17 April 2012 dengan lokasi kota Bandung. Serta saat ini telah didokumentasikannya laporan awal dari kegiatan pengumpulan data di Kota Bandung.

(13)

10

Bab III

Rencana Tindak Lanjut

3.1 Rencana Pelaksanaan Pencapaian Target Kinerja

Kelanjutan pelaksanaan dari target kinerja yang ada, diharapkan pada kegiatan di termin selanjutnya, sudah terlaksana pengambilan data pada tahap kedua di dua lokasi selanjutnya, tersusunnya laporan dan pelaksanaan seminar, dan dilanjutkan dengan perbaikan isi laporan penelitian setelah dilaksanakannya seminar.

3.2 Rencana Koordinasi Kelembagaan-Program

Koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah tetap dilakukan, hal ini terkait dengan pelaksanaan penelitian yang dilakukan dimana juga melibatkan unsur pemerintah daerah serta hasil penelitian yang berupa rekomendasi untuk disampaikan ke pemerintah pusat.

3.3 Rencana Pemanfaatan Hasil Litbangyasa

Pada saat ini, hasil litbangyasa masih berupa laporan awal dari sebagian kegiatan penelitian. Adapun dokumentasi laporan awal tersebut mencakup laporan substansi dari kegiatan FGD dan observasi di Kota Bandung. Untuk selanjutnya, setelah dilaksanakannya kegiatan pada termin 2 akan disusun laporan antara serta seminar hasil penelitian dan perbaikan laporan berupa laporan akhir.

3.4 Rencana Pengembangan ke Depan

Direncanakan ke depan dapat dilaksanakan penelitian-penelitian serupa tentang green computing yang menjadi kelanjutan dari penelitian ini. Belum adanya kebijakan tentang green computing di Indonesia menjadi latar belakang agar pada penelitian-penelitian berikutnya mampu memperkaya bahan bagi pemerintah pusat untuk menyusun kebijakan tersebut.

(14)

Bab IV Penutup

Dari laporan perkembangan kegiatan penelitian Penerapan Green Computing di Provinsi Jawa Barat ini dapat disimpulkan antara lain:

1. Pencapaian target kinerja pada termin 1: penelitian sedang berjalan dan proses pengumpulan data berupa kegiatan FGD dan observasi telah dilaksanakan di Kota Bandung, untuk selanjutnya kegiatan pada termin 2 direncanakan dapat berlangsung kegiatan serupa di dua lokasi penelitian selanjutnya serta dilakukan seminar setelah proses pengumpulan data tersebut dilaksanakan.

2. Koordinasi kelembagaan-program pada termin 1: telah diupayakan koordinasi dengan Dirjen Aptika dan Diskominfo Provinsi Jawa Barat yang kedepannya hasil penelitian dapat memberikan manfaat pada kedua instansi tersebut dalam hal penyusunan kebijakan tentang green computing serta memberikan gambaran tentang penerapan green computing di tiga lokasi di Jawa Barat.

3. Pemanfaatan hasil litbangyasa sampai pada termin 1: hasil yang saat ini dicapai masih belum sepenuhnya tersusun (masih berbentuk laporan awal). Untuk kedepannya setelah dilaksanakannya pengumpulan data tahap kedua dan seminar, akan didapatkan laporan akhir hasil penelitian yang dapat mendukung strategi pembangunan daerah terutama di bidang TIK, mendukung pengembangan ilmu-metode dan menjadi rekomendasi tentang penyusunan kebijakan green computing di Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. © Nabil Amer Thabit 2014

Menindahkan variabel Persepsi Guru tentang Supervisi Akademik Kepala Sekolah (X 1 ) dan Kinerja Mengajar Guru (Y) ke kolom Variables, pada kotak. Correlation Coefficient

Pada bagian lain dikatakan bahwa filsafat dalam usahanya mencari jawaban atas pertanyaan- pertanyaan pokok yang kita ajukan harus memperhatikan hasil-hasil ilmu pengetahuan. Ilmu

keterlibatan konsumen dan tidak adanya perbedaan merek yang signifikan. Jika mereka tetap mengambil merek yang sama, hal itu karena kebiasaan, bukan karena kesetiaan

Laporan Kebijakan Moneter - Triwulan II-2007..

– Setiap sistem tertutup (mis: sistem yang dibuat oleh manusia) akan mencapai tujuan yang berbeda, meskipun berasal dari “tempat” yang sama. Open systems

Aplikasi Pengajuan Kredit Melalui Koperasi Simpan Pinjam merupakan aplikasi yang membantu dalam pengisian formulir pengajuan kredit, serta menyediakan tempat penyimpanan data yang

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN INDUKTIF MATEMATIS SISWA SMP MENGGUNAKAN MODEL BRAIN-BASED LEARNING1. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |