s
PENANGANAN ANAK KORBAN
KEKERASAN SEKSUAL
Sumber: Skynews.com.au
Oleh
PENANGANAN ANAK KORBAN
KEKERASAN SEKSUAL
STUDI PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (UPT P2TP2A) KOTA
BANDUNG
Oleh
VIQA NANDA PRAJATAMI SANTOSO TRI RAHARJO EVA NURIYAH HIDAYAT MEILANNY BUDIARTI S
Copyright @2016,
Viqa Nanda Prjatami, Santoso Tri Raharjo, Eva Nuriyah Hidayat, Meilanny Budiarti S.
Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip atau meperbanyak sebagian atau seluruh isi buku tanpa izin tertulis dari Penerbit.
Cetakan ke-1, Juli 2016 Diterbitkan oleh Unpad Press Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Lantai IV
Jl. Ir. Soekarno KM 21 Bandung 45363 Telp. (022) 84288867/ 84288812
Fax : (022) 84288896
e-mail : [email protected] /[email protected] . http://press.unpad.ac.id
Anggota IKAPI dan APPTI
Editor : Nurliana Cipta Apsari Tata Letak : Santoso Tri Raharjo Desainer Sampul : Santoso Tri Raharjo Perpustakaan Nasional : Katalog Dalam Terbitan (KDT) Prajatami, VN, Raharjo, ST., Hidayat, EN., Santoso, MB.
Penanganan Anak Korban Kekerasan Seksual Prajatami dkk. Penyunting, Apsari, NC.
--Cet. Ke-1– Bandung; Unpad Press; 2016 ___h.; 21 cm
ISBN : 978-602-6308-21-4
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang tidak hentinya memberikan rahmat dan karunia kepada penulis sehingga pada akhirnya penyusunan buku dengan judul Penanganan Anak Korban Kekerasan Seksual Oleh Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (UPT P2TP2A) Kota Bandung dapat terselesaikan.
Penanganan dalam kasus kekerasan sesksual terhadap anak memiliki peran yang penting dalam upaya penyelesaian masalah anak korban kekerasan seksual yang rentan akan adanya dampak yang ditimbulkan akibat tindak kekerasan seksual tersebut seperti halnya penyakit menular seksual, kerusakan organ reproduksi, kurangnya motivasi/harga diri, tidak terkontrolnya emosi dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penanganan anak korban kekerasan seksual tersebut yang dilakukan oleh UPT P2TP2A mulai dari proses assessment, plan of treatment,
treatment, hingga proses evaluasi dan terminasi.
Hasil kajian terhadap layanan UPT P2TP2A Kota Bandung telah melaksanakan penanganan dengan baik hanya saja belum cukup optimal dikarenakan adanya keterbatasan sarana dan prasarana juga sumber daya sehingga terdapat peran-peran ganda yang secara tidak langsung dilakukan oleh konselor di UPT P2TP2A. Penulis memberikan saran berupa rekruitment
caseworker yang berlatar belakang pekerja sosial yang sudah
DAFTAR ISI
I PENDAHULUAN ... 1 2 KEKERASAN TERHADAP ANAK ... 11 3 PEKERJAAN SOSIAL BERHADAPAN DENGAN ANAK KORBAN KASUS
KEKERASAN ... 29 4 GAMBARAN UMUM LEMBAGA UPT P2TP2A KOTA BANDUNG .... 52 5 PROSES PELAYANAN ANAK KORBAN TINDAK KEKERASAN ... 64 6 PENUTUP ... 107 DAFTAR PUSTAKA ... 122
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Bentuk-bentuk Kekerasan ... 15
Tabel 2 Jadwal Piket UPT P2TP2A ... 55
Tabel 3 Sarana dan Prasarana... 58
DAFTAR DIAGRAM DAN GAMBAR
Grafik 1 Grafik Jumlah Kekerasan Anak Tahun 2011-2014 ... 3
Gambar 2 Alur Penanganan Korban ... 52
Gambar 3 Alur Pelayanan Hukum... 53
I
PENDAHULUAN
Anak merupakan seorang individu yang masih berada dalam proses pertumbuhan serta perkembangan, yang mana harus dirawat dengan baik dan diperhatikan untuk pemberian asupan-asupan yang menunjang tumbuh kembang anak. Dilihat dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Pasal (1) Ayat (1), yaitu “anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan”, hingga anak berusia 18 tahun maka ia berhak mendapatkan perlindungan akan tumbuh kembangnya. Hal tersebut juga diperkuat dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 B Ayat (2) yang mengatakan bahwa “Setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi”.
PENULIS
Viqa Nanda Prajatami lahir, S.Kesos di Bandung pada tanggal 19 September 1994. Beralamat di Jl. Margawangi VIII No.102, Bandung. Pendidikan penulis dimulai dari TK Dewi Sartika lulus tahun 2000, kemudian melanjutkan pendidikan dasar di SDN Pelita Bandung lulus tahun 2006, SMPN 28 Bandung lulus tahun 2009. Selanjutnya melanjutkan ke SMA BPI 1 – Bandung lulus tahun 2012. Pada tahun 2012 diterima di Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Viqa Lulus dengan predikat DENGAN PUJIAN dan memperoleh gelar Sarjana Kesejahteraan Sosial (S.Kesos) pada tahun 2016, lulus tepat waktu.
Santoso Tri Raharjo, lahir di Bandung pada hari Jumat 5 Februari 1971 dari pasangan Mishan dan Marinah. Penulis beragama Islam, dan memiliki istri bernama Nurliana Cipta Apsari, dengan dikaruniai dua orang putra Arya Muhammad Rafi Raharjo dan Aslam Aulia Raharjo. Penulis beralamat di Puri Cipageran Indah I Blok A-277, RT.01/RW.26 Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Alamat email: [email protected]; [email protected]. Riwayat pendidikan penulis dimulai dari SDN Angkasa V Lanud Sulaiman Bandung lulus tahun 1984, SMPN 8 (SMPN 1) Margahayu Bandung lulus tahun tahun 1987, SMAN 4 Bandung lulus tahun 1990. Pada tahun 1996 penulis menyelesaikan S-1 Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP-Univeristas Padjadjaran, kemudian melanjutkan studi S-2 Sosiologi Kekhususan Ilmu Kesejahteraan
Kesejahteraan Sosial FISIP-UNPAD. Tahun 2014 penulis diberi amanah menjadi Koordinator Program Studi Kesejahteraan Sosial FISIP Unpad, selanjutnya di awal tahun 2016 Penulis dilantik untuk mengemban amanah menjadi Wakil Dekan I Bidang Akademik Kemahasiswaan, Inovasi dan Kerjasama, Inovasi FISIP Unpad. Selain itu penulis juga aktif sebagai anggota Dewan Pembina di LSM Bahana Karya Insani. Penulis pernah memperoleh penghargaan ‘Satyalencana Kesetiaan 10 tahun’ dari Presiden RI tahun 2012.
Beberapa karya penulis antara lain ‘No Nganggur No Cry’, tahun 2009 (menulis bersama), Penerbit Oase Bandung; ‘Dasar-dasar Pekerjaan Sosial’, tahun 2010 (menulis bersama), Penerbit: Mitra Padjadjaran Bandung; ‘Social Enterprise, Social Entrepreneurship, and
Corporate Social Responsibility’, tahun 2011 (menulis bersama), Penerbit
Mitra Padjadjaran; ‘CSR: Relasi Dinamis Antara Perusahaan dengan Masyarakat Lokal’, tahun 2015 Penerbit Unpad Press; ‘Pengantar Pekerjaan Sosial’(menulis bersama), tahun 2015 Unpad Press. ‘Pekerjaan Sosial Generalis, Suatu Pengatar”, tahun 2015 Penerbit Unpad Press. “Keterampilan Pekerjaan Sosial, Dasar-dasar”, tahun 2015 Penerbit Unpad Press. “Dasar Pengetahuan Pekerjaan Sosial” tahun 2015, Penerbit Unpad Press. “Panduan Praktikum dan Bahan Ajar Keterampilan Dasar Pekerjaan Sosial” 2015, Penerbit Unpad Press. “Rasanya Tinggal di Desa” Editor, 2016, Penerbit Unpad Press. “Profil Pondokan Mahasiswa Jatinangor” Editor 2016, Penerbit Unpad Press. “Poster Masalah Kesejahteraan Sosial, Pekerjaan Sosial dan Pekerja Sosial, 2”, Anggota Penulis, 2016. ISBN: 978-602-6242-02-0 Unpad Press. Self Driving Learning System: Model Pembelajaran Terpadu, Mandiri dan Memandirikan, 2016. Unpad Press, ISBN: 978-602-0810-77-5.
Dr. Hj Eva Nuriyah Hidayat, S.Sos., M.Si, lahir di Bandung 13 Maret 1972. Pendidikan dari SD, SLTP dan SLTA diselesaikan di Bandung. Kemudian meneruskan pendidikan S-1 di Jurusan Kesejahteraan Sosial Unpad, S-2 Sosiologi Antropologi Unpad, kemudian memperoleh gelar Doktor (Dr.) Kesejahteraan Sosial pada Program Studi Pasca Sarjana (S3) Kesejahteraan Sosial FISIP Unpad. Saat ini beliau aktif sebagai staf pengajar dengan jabatan Lektor di Departemen Kesejahteraan Sosial FISIP Unpad.
Meilanny Budiarti Santoso, lahir di Bandung 13 Mei 1981 dan beralamat di Jl. Arta Bahana No.12 Rt.02 Rw.02 Cihanjuang Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Alamat email: [email protected]. Riwayat pendidikan penulis dimulai dari SDN Pasirkaliki 96/II Bandung, SMPN 9 Bandung, SMAN 4 Bandung, S-1 Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Padjadjaran, S-1 Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan S-2 Sosiologi Universitas Padjadjaran.
Riwayat pekerjaan penulis dimulai sejak tahun 2006 menjadi dosen luar biasa pada Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Padjadjaran hingga awal tahun 2016. Pada tahun 2016 menjadi dosen tetap Universitas Padjadjaran. Beberapa karya penulis lainnya antara lain: ‘No Nganggur No Cry’, tahun 2009 (menulis bersama), Penerbit Oase Bandung; ‘Dasar-dasar Pekerjaan Sosial’, tahun 2010 (menulis bersama), Penerbit Widya Padjadjaran; ‘Social Enterprise, Social Entrepreneurship, and Corporate Social Responsibility’, tahun 2011 (menulis bersama), Penerbit Mitra Padjadjaran; ‘Pengantar Pekerjaan Sosial’(menulis bersama), tahun 2015 Penerbit Unpad Press; ‘Asesmen Spiritualitas Dalam Praktik Pekerjaan Sosial’, tahun 2016 (menulis bersama) Penerbit Unpad Press; ‘Kesehatan Mental’, tahun 2016 (menulis
Anak merupakan seorang individu yang masih berada dalam proses pertumbuhan serta perkembangan, yang mana harus dirawat dengan baik dan diperhatikan untuk pemberian asupan-asupan yang menunjang tumbuh kembang anak. Dilihat dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Pasal (1) Ayat (1), yaitu “anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan”, hingga anak berusia 18 tahun maka ia berhak mendapatkan perlindungan akan tumbuh kembangnya. Hal tersebut juga diperkuat dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28 B Ayat (2) yang mengatakan bahwa “Setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi”.
Anak merupakan sebuah aset bangsa di masa depan, oleh karenanya pemerintah telah menyadari bahwa penting adanya perlindungan anak supaya ketika anak tersebut telah beranjak dewasa ia dapat membantu negara dalam permasalahan sosial. Akan tetapi situasi anak pada kenyataannya belum cukup baik karena masih terdapat sisi buruk yang dialami oleh beberapa anak di Indonesia. Permasalahan sosial mengenai anak pada saat ini mulai marak salah satunya ialah kasus kekerasan yang dilakukan terhadap anak-anak.
Ditinjau dari kasus mengenai kekerasan anak di Indonesia yang mulai meningkat dilihat dari banyaknya berita yang ada pada saat ini, berita tersebut pun tidak seluruhnya dapat terekspos oleh media karena ternyata masih banyak anak yang mengalami kekerasan dan tidak diketahui oleh media ataupun tidak dilaporkan kepada pihak yang berwajib.