• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkembangan Pergerakan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perkembangan Pergerakan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Perkembangan Pergerakan

Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

www.ajiajaya.wordpress.com

Rizki Aji, S.Sos.I

SMA Future Gate Bekasi

www.smafuturegate.com

(2)

Asal Usul Nama ‘Indonesia’

 Berasal dari bahasa Latin ‘Indus’ (Hindia/India) dan dalam bahasa

Yunani ‘Nesos’ (Pulau-pulau). Kepulauan yang berada di Hindia.

 Nama lain Indonesia sebelumnya ialah, Eastern Seas (Lautan Timur),

The Eastern Island (Kepulauan Timur), Indian Archipelago (Kepulauan Hindia, dan Insulinde (Pulau-pulau India).

 Ketika dikuasai Belanda namanya berubah menjadi Nederlands-Indie

(Hindia-Belanda).

 Nama Indonesia menjadi sebuah identitas politik untuk membedakan

diri dari kolonial Belanda sebagai sebuah bentuk perlawanan.

 Ide penamaan Indonesia juga dilakukan para mahasiswa Indonesia di

Negeri Belanda yang menggalinya dari sumber etno dan geografi.

 Mahasiswa Belanda tersebut mendirikan Indische Vereniging yang

kemudia berganti menjadi Indonesische Vereneging.

 Di Mesir, Abdul Kahar Muzakkar bersama dengan kawan lainnya

membentuk Jama’ah Chairiah Al-Talabijja Al Azhariah Al Djawiah (Jamaah Kesejahteraan Mahasiswa ‘Jawa’ Al Azhar).

(3)

Teori Faktor Pemersatu Bangsa

 Terdapat beberapa teori yang dilakukan oleh sejarawan terkait

asal-usul persatuan bangsa Indonesia.

1. Teori Sriwijaya dan Majapahit, keduanya merupakan kerajaan

nasional di Indonesia yang pernah mempersatukan Nusantara. Majapahit melalui Sumpah Palapa, Sriwijaya karena penyatuan Sumatera dan Semenanjung Malaka. Pendapat ini didukung oleh Muhammad Yamin,W.F. Stutterheim dan Bernard H.M Vlekke.

2. Teori Kolonial, berpendapat bahwa Indonesia ada karena jasa

kolonialisme Belanda. Argumen yang dibangun ialah; ide kemerdekaan muncul dari kalangan terdidik yang dibentuk oleh pendidikan gaya Eropa, sentimen anti kolonial merupakan perekat efektif, wilayah yang sekarang menjadi Indonesia adalah wilayah yang dikuasai Belanda, sistem jaringan kolonial telah terbentang dari Sumatera hingga Papua.

(4)

Gerakan Transisi Kolonialisme

 Berkembangnya berbagai ajaran baru setelah kolonialisme

diantaranya sisa budaya primitif yang terpengaruh ajaran Hindu-Budha.

 Masih banyaknya penganut Aliran Kebatinan seperti Kejawen maupun

Sunda Wiwitan.

 Munculnya westernisasi yang membawa gerakan Theosofi yang

dipengaruhi oleh Yahudi-Kristen dengan gaya Barat.

 Kolonialisme membawa agama Kristen melalui berbagai akses

pendidikan, kesehatan, dan liberalisme-sekularisme.

 Islam masih bersifat massif sebelum abad ke-20 , proses dakwah dan

purifikasi ajaran tetap dilaksanakan di berbagai tempat secara perlahan.

 Ide pergerakan Islam di berbagai tempat di inspirasi oleh Jamalludin

Al Afghani, Muhammad Abduh, dan Muhammad Rasyid Ridha dalam sebuah bingkai Pan-Islamisme di abad ke 19.

(5)

Faktor Pendorong Lahirnya Nasionalisme

Indonesia

Faktor Intern

1.

Kejayaan bangsa Indonesia sebelum kedatangan bangsa Barat

2.

Penderitaan rakyat akibat politik drainage (pengerukan

kekayaan)

3.

Adanya diskriminasi rasial

4.

Munculnya golongan terpelajar

Faktor Ekstern

1.

Kemenangan Jepang terhadap Rusia (1904-1905)

2.

Kebangkitan nasionalisme negara-negara Asia-Afrika

3.

Masuknya paham-paham baru

(6)

“Pergerakan Islamlah yang lebih dulu membuka jalan medan

politik kemerdekaan di tanah ini, yang mula-mula menanam

bibit persatuan Indonesia, yang menyingkirkan sifat kepulauan

dan kepropinsian, yang mula-mula menanam persaudaraan

dengan kaum yang senasib di luar batas Indonesia dengan tali

keislaman.”

(Mohammad Natsir)

“Jika tidak karena sikap dan semangat perjuangan para ulama,

sudah lama patriotisme di kalangan bangsa kita mengalami

kepunahan”

(7)

Spirit Pergerakan Islam

Terdapat beberapa faktor landasan perjuangan umat Islam

dalam menghadapi penjajah:

1.

Perang melawan penjajah diserukan oleh Allah Ta’ala

2.

Adanya keyakinan bahwa perang mengusir penjajah adalah

Jihad fii Sabilillah, untuk menegakkan keadilan dan kebenaran,

menyingkirkan penjajah dzhalim yang ingin merampas

kedaulatan suatu negara

3.

Adanya doktrin bahwa membela tanah air adalah Jihad fii

Sabilillah sehingga meniupkan jiwa patriotisme dan spirit

untuk meraih mati syahid

4.

Adanya slogan yang menggentarkan yang tercermin dalam

semangat untuk berkorban seperti pekik Bung Tomo dalam

berucap “Allahu Akbar”

(8)

Siasat Jahat Belanda Terhadap Islam

 Kebencian Belanda terhadap Islam sudah ada sejak kedatangan bangsa

Belanda menginjakkan kaki pertama kali di Banten.

 Siasat misi kristenisasi Belanda sudah ada melalui berbagai akses. Dengan

3G –Gold (emas/kekayaan), Glory (kejayaan), Gospel (penyebaran

agama)- Belanda melakukan Politik Belah Bambu di beberapa tempat seperti Kaum

Padri VS Kaum Adat di Minangkabau.

 Belanda mengkhawatirkan dan mewaspadai ide persatuan Islam dalam dua

keadaan:

1. Dalam pelaksanaan ritual ibadah haji dimana hal tersebut merupakan

puncak berkumpulnya umat Islam dari berbagai negara.

2. Ide-ide khilafah Islamiyah (satu kepemerintahan Islam, seperti di masa

daulah Utsmaniyah yang hancur pada 1924) dimana ide tersebut selalu digagas dalam ritual ibadah haji.

 Dengan demikian Belanda sangat ketat dan membatasi pelaksanaan ibadah

haji bagi yang ingin melakukannya melalui tarif yang dikenakan lebih tinggi.

 Mereka yang pulang dari ibadah haji pun diawasi Belanda secara ketat baik

(9)

Sarekat Islam

 Diawali oleh berdirinya Sarekat Dagang Islam (SDI) 16 Oktober 1905 di

Surakarta, dengan pendiri H. Samanhudi seorang pengusaha batik.

 Pada saat bersamaan di Batavia berdiri sekolah modern bernama Jami’at

Khair didirikan oleh pribumi keturunan Arab.

 SDI dan Jami’at Khair lebih dulu ada dibandingkan dengan Budi Utomo,

sebab keduanya berdiri pada rentang waktu 1904-1905. Sedangkan Budi Utomo pada 1908.

 Dua tiang utama Sarekat Islam adalah semangat dagang dalam melawan

hegemoni kapitalis asing dan semangat keislaman.

 Sarekat Islam melakukan kongres pada 1912 dan kepemimpinan diampu

oleh HOS Tjokroaminoto.

 HOS Tjokroaminoto, memiliki dua macam kemerdekaan yang harus dimiliki

umat Islam yakni kemerdekaan politik dengan terlepasnya umat Islam dari penjajahan dan dari kemerdekaan politik akan hasilkan kemerdekaan sejati dengan terwujudnya kemakmuran dan keadilan.

 SI memiliki 5 paradigma perjuangan yakni kemauan, kekuatan, kemenangan,

kekuasaan, dan kemerdekaan.

(10)

 Dalam kongres tahun 1917, SI mempertegas komitmen untuk menghalau kapitalisme

jahat (zondig kapitalisme) dengan 8 program kerja:

1. Bidang politik, SI menuntut berdirinya dewan daerah dan perluasan hak-hak

volksraad (dewan rakyat).

2. Bidang pendidikan, SI menuntut penghapusan peraturan yang bermuatan

diskriminatif di sekolah-sekolah, pelaksanaan wajib belajar 15 tahun, perbaikan lembaga pendidikan, penambahan jumlah sekolah, pemberian beasiswa, dan perluasan jenjang sekolah.

3. Bidang agama, SI menuntut dihapuskannya segala macam UU dan peraturan yang

menghambat tersebarnya Islam, pemberian gaji pada tokoh agama, penghormatan atas hari besar Islam, dan pembentukan lembaga pendidikan Islam.

4. Bidang hukum, menegakkan keadilan dan pemisahan eksekutif-yudikatif, hak yang

sama dalam hukum, dan kesetaraan di muka hukum.

5. Bidang pertanian, SI menuntut penghapusan particulere landerijen (milik tuan

tanah) dan dengan mengadakan ekspansi serta perbaikan irigasi.

6. Bidang industri, SI menuntut nasionalisasi industri.

7. Bidang keuangan, SI menuntut pemberlakuan pajak secara proporsional dan

bantuan pemerintah dalam koperasi.

8. Menuntut adanya pelarangan yang tegas bagi narkoba, judi, prostitusi, penggunaan

(11)

Muhammadiyah

 Berdiri pada 18 November 1912 oleh Muhammad Darwis atau yang

dikenal dengan nama Ahmad Dahlan.

 Berdiri karena keprihatinan atas kondisi kaum muslimin khususnya di

wilayah Jogjakarta.

 Keprihatinan tersebut antara lain; banyaknya praktik ajaran Islam

yang tak sesuai syariat Islam (TBC), dan munculnya kristenisasi yang dilakukan pemerintah kolonial karena Belanda sukses mendesak keraton untuk mencabut larangan penginjilan.

 Maka tak heran, sejak itu misionaris gencar melakukan pemurtadan

dari tahun 1850-an dan menuai hasil di awal 1900-an dengan munculnya kamp kristen di Yogyakarta dan Jateng.

 Ahmad Dahlan melawan kristenisasi dengan mendirikan sekolah,

poliklinik, rumah yatim, dan pemberian santunan kepada fakir miskin.

 Pendirian tersebut karena melihat pemerintah kolonial melakukan

(12)

Muhammadiyah dalam perkembangannya memiliki beberapa

tujuan, antara lain:

1.

Melindungi umat dari jeratan misionaris yang mendapat

dukungan dari Belanda.

2.

Membimbing umat untuk berakidah dan beribadah sesuai

dengan ajaran Rasulullah.

3.

Mendirikan lembaga pendidikan bagi kaum muslimin yang bisa

menyelamatkan mereka dari ancaman kesesatan akidah kaum

misionaris.

4.

Mendakwahkan Islam dengan cara santun dan berbudi namun

tetap tegas membela akidah umat.

5.

Melakukan pembaharuan (tajdid) di tengah umat.

6.

Mencerdaskan kaum muslimin, dan

7.

Berkontribusi aktif dalam mempersiapkan perjuangan

(13)

KH. Ahmad Dahlan melakukan perjalanan ibadah haji

sebanyak dua kali.

Di Mekkah pemikirannya banyak dipengaruhi oleh gelora

Pan-Islamisme yang digagas oleh Muhammad Abduh dan

Jamalludin Al Afghani. Ia pun belajar dari Syaikh Ahmad

Khathib saat bermukim di sana selama 1 tahun.

Muhammadiyah memiliki sayap organisasi semisal PKU

(Penolong Kesengsaraan Umum), dan untuk wanita

memiliki organisasi Aisiyah yang sebelumnya merupakan

perubahan dari pengajian ibu-ibu Sopotrisno.

Muhammadiyah pada 1927 telah membentuk Majelis Tarjih

dan Majelis Tabligh.

Muhammadiyah tumbuh besar dan tersebar di seluruh

wilayah Indonesia dengan aset organisasi yang cukup

banyak hingga saat ini.

(14)

Al Irsyad

 Didirikan di Jakarta oleh masyarakat Arab yang telah menetap sejak 1913.

 Tujuan organisasi ditujukan untuk masyarakat Arab yag eksistensinya diakui

pemerintah sejak tahun 1915.

 Embrio pergerakan ini berawal dari Jamiat Khair yang sudah ada sejak 1901 dan

diakui pada 1905. Tujuan awal Jamiat Khair adalah pendirian sekolah dan pengiriman pelajar ke Turki.

 Jamiat Khair merupakan jawaban atas diskriminasi belanda terhadap etnis Arab di

Indonesia. Lain halnya perlakuan Belanda terhadap etnis Cina yang diberikan hak istimewa, salah satunya adalah didirikan sekolah Tiong Hoa Hwen Koan dan Hollandse Chinese School.

 Berdiri sekolah Jamiat Khair untuk umum dengan bahasa pengantar

Melayu-Indonesia yang merupakan lingua franca dan memberikan pelajaran agama Islam secara memadai.

 Guru didatangkan dari dalam dan luar negeri seperti H. Muhammad Mansur, Ahmad

Surkati, Muhammad Thaib, dan Muhammad Abdul Hamid.

 Perpecahan di tubuh Jamiat Khair terjadi karena adanya pengkotakan antara klan

sayyid dan non-sayyid.

 Hingga akhirnya pecah dan kelompok yang berseberangan membentuk Jam’iyyat Al

Islam wal Irsyad Al Arabiyya. Didirikan oleh Syaikh Umar Manqus dan didukung oleh Ahmad Surkati.

(15)

Kegiatan yang dilakukan oleh Al Irsyad tidak jauh berbeda

dengan

Jamiat

Khair, seperti

melakukan

aktivitas

pendidikan tingkat dasar (HIS/MULO) dan sekolah guru

(kweekschool)

dan

juga

program

takhasus

agama/pendidikan/bahasa selama 2 tahun.

Al Irsyad juga bekerjasama dengan Muhammadiyah dan

Persis. Al Irsyad juga melebarkan sayap di berbagai wilayah

seperti Cirebon, Bumiayu, Tegal, Pekalongan, Surabaya, dan

Lawang.

Al Irsyad juga bergabung dalam Majelis Islam A’la Indonesia

pada saat organisasi tersebut berdiri pada 1937.

Melalui AL Irsyad ini, masyarakat Arab di Indonesia

(16)

Persatuan Islam (Persis)

Persis didirikan oleh beberapa pedagang di Bandung dari

sebuah diskusi intensif sekitar tahun 1920-an. Dikukuhkan

secara resmi pada 12 September 1923.

Diskusi dilakukan oleh 3 keluarga besar, yang paling

menonjol adalah Haji Zamzam, A. Hassan, dan Haji M.

Yunus.

Persis berdiri dengan maksud memperluas diskusi

keagamaan yang selama ini diselenggarakan oleh pendiri.

Persis berbeda dengan organisasi modern Islam lainnya.

Persis hadir sebagai sebuah klub studi di tengah maraknya

organisasi nasional lain semisal PNI dan Jong Islamiten

Bond di tahun 1920-1930an.

(17)

 Persis memiliki karakter khas dibanding organisasi Islam lainnya,

karakter tersebut:

1. Konsistensi dalam pengembangan wacana pemikiran keagamaan 2. Menghendaki adanya purifikasi ajaran Islam

3. Mempublikasikan hasil diskusi di tengah masyarakat Islam

4. Keberanian melakukan diskusi atau debat terhadap pihak yang

berseberangan pemikiran

5. Menggagas persatuan dan kesatuan umat dilandasi dengan akidah

yang shahihah dan ibadah sunnah

 Tokoh Persis yang populer antara lain A. Hassan, Isa Anshary, dan M.

Natsir.

 Persis pun tak pernah ragu untuk menantang diskusi dan berdebat

tokoh nasionalis, sehingga muncul serial Soekarno-A. Hassan atau Soekarno-M. Natsir tentang politik Islam.

 Penetrasi Persis lebih banyak terjadi di wilayah Jawa Barat.

 Persis pun diawal pernah pecah, sebab terjadi pergulatan sengit

antara pihak purifier dan tradisonal. Sehingga pihak tradisional dari kalangan Persis memisahkan diri menjadi Pemoefakatan Islam.

(18)

Nahdlatul Ulama

 Organisasi bercorak tradisional yang berdiri di Surabaya 31 Januari

1926 oleh KH. Hasyim Asy’ari (Tebu Ireng, Jombang), KH. Mas Alwi Abdul Aziz (yang menggagas nama NU), dan KH. Bisyri (Denanyar, Jombang). Dengan motor penggerak KH. Abdul Wahab Hasbullah (Tambak Beras, Jombang).

 NU berdiri karena muncul ketidakpuasan kaum tradisionalis atas

kongres Al-Islam di Bandung 6 Februari 1926 yang memutuskan Tjokroaminoto (SI) dan KH. Mas Mansyur (Muhammadiyah) yang diutus menjadi perwakilan Kongres Khilafah di Mekkah.

 Kekecewaan itu muncul karena NU menginginkan agar kebiasaan

agama seperti membangun kuburan, membaca do’a seperti dalaailul khairat, dan ajaran mazhab agar kesemuanya dihormati oleh penguasa Arab yang baru (Ibnu Saud). Akan tetapi usul ini tak mendapat respon dari peserta Kongres yang di dominasi kalangan modernis dan pembaharu.

 Akhirnya NU mundur dari Kongres Khilafah yang sudah ada sejak

1924 dan membentuk Komite Hijaz (31 Januari 1926) bersama dengan para tokoh Pesantren Jawa Timur lainnya yang namanya berubah menjadi Nahdlatul Ulama.

(19)

Komite Hijaz mengusulkan kepada Raja Saudi terkait

dengan keinginannya yang tidak diakomodir pada Kongres

Khilafah. Akan tetapi usulan tersebut dibalas oleh Raja

Saudi dengan tidak memuaskan Komite Hijaz.

Raja Saudi berpendapat bahwa “Melakukan perbaikan di

Hijaz merupakan tanggung jawab siapa saja yang

memerintah negeri itu. Ia juga berjanji akan memperbaiki

keadaan perjalanan haji sejauh perbaikan tidak melanggar

ketentuan Islam. Ia juga sependapat bahwa pada umumnya

kaum muslimin bebas dalam menjalankan praktik agama

dan keyakinan mereka kecuali urusan yang diharamkan

Allah dan urusan yang tidak ada dalilnya, baik dalam Al

Qur’an, Sunnah Nabi, pendapat Salafush Shalih, dan

madzhab Imam yang 4.

(20)

Kegiatan utama yang dilakukan NU pada awalnya ialah:

1.

Pada tahun awal lebih concern terhadap urusan Komite

Hijaz.

2.

Kegiatan

lain adalah terkait masalah keagamaan

terutama mengeluarkan fatwa sesuai dengan Mazhab

Imam Syafii. Pembahasan agama ini dilakukan oleh

Bahtsul Masaail yang sama dengan Majelis Tarjih

Muhammadiyah.

3.

Masalah lain ialah masalah ekonomi terkait dengan

kepengurusan wakaf kaum muslimin.

4.

Dalam masalah politik, NU selalu terlibat di dalamnya.

NU menyebar ke seluruh P. Jawa melalui jaringan

(21)

Organisasi Berhalauan Sekuler

Terdapat beberapa organisasi non-Islam atau sekuler yang

mengatasnamakan nasionalisme, mereka berdiri karena satu

faktor dan lain hal. Organisasi tersebut antara lain:

1.

Budi Utomo

2.

Perhimpunan Indonesia (Indische Vereeniging)

3.

Indische Partij

4.

Partai Komunis Indonesia

5.

Partai Nasionalis Indonesia

6.

Parindra

7.

Gerindo

8.

Organisasi Kewanitaan

9.

Organisasi Kepemudaan

(22)

Budi Utomo

 Berdiri di Batavia tepatnya di STOVIA (School Tot Opleiding Voor

Inlandsche Artsen) atau sekolah kedokteran pribumi pada 20 Mei 1908. nama lengkap dari organisasi ini adalah het Jong Javaansch Verbond.

 Nama Budi diambil dari kata Buddhi (keterbukaan jiwa, pikiran,

kesadaran, akal, pengadilan) dan kata Uttama yang berarti tingkat pertama. Sehingga bisa diartikan sebagai kesadaran atau kebajikan atau keutamaan.

 Pencetusnya adalah dr. Wahidin Sudiro Husodo. Dengan tokohnya

antara lain R. Soetomo, Tjipto Mangunkoesoemo, Oewarno, R. Angka, M. Soewarno, M. Soeradji, M. Gembroek, M. Soeleman, Moehammad Saleh.Yang mereka semua adalah murid-murid dari STOVIA.

 Tujuan Budi Utomo adalah memperluas dan meningkatkan

pendidikan bagi bangsa Indonesia melalui Studiefonds (Dana Pelajar). Selain itu bertujuan untuk meningkatkan derajat bangsa Indonesia.

(23)

Budi Utomo ialah organisasi bercorak Jawa sebab para

pendirinya adalah keturunan bangsawan Jawa. Organisasi

ini juga sangat kental menampakkan wajah Barat dari sifat

maupun tujuan.

Budi Utomo memiliki kedekatan dengan Theosofi dan

Freemasonry dimana keduanya digerakkan oleh aktivis

Zionis-Yahudi.

Budi Utomo yang bercorak jawa megedepankan asas

universalitas seperti Theosofi dan Freemasonry. Sehingga

Budi Utomo dianggap tidak berpihak pada Islam.

Budi Utomo juga ditunggangi oleh Belanda karena

organisasi tersebut dipelopori oleh para priyai yang

menjabat sebagai bupati kolonial Belanda.

(24)

Perhimpunan Indonesia

Didirikan oleh Mahasiswa Indonesia di Belanda pada 1908.

Tujuan awal adalah menghilangkan pengaruh kolonial di

Indonesia.

Ide-ide mereka ditumpahkan dalam majalah Indonesia Merdeka

yang juga terbit di Indonesia selain di Belanda.

Tokohnya antara lain ialah Mohammad Hatta.

PI dianggap radikal oleh Belanda sebab acapkali bicara pada

forum internasional semisal di Prancis dan Belgia soal

penjajahan Belanda yang tak manusiawi.

PI tamat riwayatnya setelah Belanda melakukan penangkapan

kepada para aktivis PI seperti M. Hatta dan Ali Sastroamijoyo.

Akhirnya sisa perjuangan PI melebur ke organisasi lain semiisal

(25)

Indische Partij

Didirikan pada 25 Desember 1912 di Bandung oleh E.F.E

Douwes Dekker.

Para aktivisnya ialah Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo,

dan Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara).

Organisasi ini memiliki keberanian untuk menyatakan sebagai

sebuah partai yang bergerak di bidang politik praktis.

Tujuan pendirian partai tersebut adalah agar dapat berusaha

menentukan kebijakan bersama pemerintah.

Organisasi ini bersifat kejawaan dan elitis sehingga hanya di

akses oleh kalangan masyarakat tertentu saja.

Peminat pergerakan ini hanya berasal dari kalangan Indo

keturunan Belanda sebab memang itu target awalnya sebagai

kendaraan untuk mendapatkan kesetaraan dengan bangsa

Belanda asli. Serta kalangan pribumi yang menjadi barisan sakit

hati karena kecewa terhadap Budi Utomo,

(26)

Partai Komunis Indonesia

 Menganut paham komunisme yang menolak agama dalam kehidupan publik.

Sehingga tidak boleh ada kaitan antara agama dengan politik pada suatu kepemerintahan/kepemimpinan.

 Pembawa ajaran komunisme di Indonesia ialah H.J.F.M Sneevlit dari Partai

Buruh Sosial Demokrat Belanda pada 1913 yang awalnya bekerja pada surat kabar Soerabajaasch Handelsblad. Yang akhirnya berkerja sebagai pegawai Vereniging Van Spoor en Traaveg Personeel yaitu perusahaan kereta api pada 1908.

 Mei 1914 ia membentuk ISDV (De Indische Sociaal Demokratische Vereniging)

yang menyebarkan paham Marxisme hasil pemikiran Karl Marx.

 ISDV berhasil menunggangi Sarekat Islam yang menjadi gerakan Islam terbesar.

SI Semarang menjadi tujuan yang dipimpin oleh Semaun dan Darsono.

 Lambat laun SI Semarang berhalauan Marxis-Komunis yang menyebabkan

pemisahan diri SI di Semarang menjadi SI-Merah atau Si Afdeling B. Adapun SI yang masih mempertahankan ideologi Islam menjadi SI Putih.

 Akhirnya SI Merah dikeluarkan dari organ SI secara umum dan mengubah nama

menjadi Persarekatan Islam lalu kemudian berubah lagi menjadi Sarekat Rakyat.

 Tokoh Sarekat Rakyat banyak memelintir Al Quran sebagai propaganda seperti

yang dilakukan oleh Haji Misbach dan Kyai Samin.

(27)

1924 di deklarasikan PKI namun 1926-1927 PKI goyah karena

mencoba melakukan pemberontakan terhadap Belanda akan

tetapi mengalami kekalahan sebab tak mendapat dukungan

rakyat.

Pemberontakan tersebut diimpin oleh Alimin dan Darsono.

Tokoh PKI banyak yang dibuang ke Boven Digul.

Rentang waktu 10 tahun PKI vakum, dan hidup kembali oleh

Muso pada 1935.

Muso adalah tokoh yang diselamatkan saat pemberontakan PKI

terhadap Belanda.

Muso diselamatakan oleh Komintern (Komunis Internasional)

Rusia.

Aktivitas tokoh PKI sejak dibubarkan kedua kalinya banyak

yang bergabung ke Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo) yang

digawangi oleh Amir Syarifudin yang hendak dihukum mati oleh

Jepang karena bekerjasama dengan Belanda membentuk

jaringan intelejen,tapi dilindungi oleh Soekarno Hatta.

(28)

Partai Nasional Indonesia

 Berdiri pada 4 Juli 1927 dengan nama Perserikatan Nasional Indonesia dan

berubah pada Mei 1928 dengan nama Partai.

 PNI dapat dikatakan sebagai kepanjangan tangan dari PI sebab tokoh-tokohnya

diantaranya ialah tokoh PI. Tokoh paling karismatik di PNI ialah pendirinya yakni Soekarno.

 Soekarno menawarkan ideologi baru yakni nasionalisme (terkonsentrasi pada

negeri sendiri) sebagai jalan tengah antara Islamisme dan komunisme.

 Bagi Soekarno agama adalah baik bila terkonsentrasikan pada kepentingan

duniawi yakni kemerdekaan dan kesejahteraan, padahal prinsip beragama ialah bersifat menyeluruh menyentuk aspek ruhiyah dan jasmaniyah.

 PNI melakukan aksi dengan menyelenggarakan rapat-rapat umum

(demonstrasi) dan menerbitkan surat kabar.

 PNI acapkali melakukan pemberontakan dan Belanda sangat menyoroti kiprah

PNI dengan mengawasi tindak-tanduknya.

 Puncaknya, 29 Desember 1926 para aktivis PNI diberbagai kota ditangkap

secara serempak.

 PNI dibubarkan pada 25 April 1931 secara terpaksa.

 Keadaan tersebut menjadikan adanya perpecahan di PNI dengan adanya

(29)

Parindra (Partai Indonesia Raya)

Merupakan hasil fusi antara Budi Utomo dengan

Persatuan Bangsa Indonesia yang sama-sama dipimpin oleh

dr. Sutomo.

Parindra berhasil mendudukkan wakilnya di Volksraad

Parindra bersifat kooperatif dengan Belanda dan berlaku

moderat.

Parindra bergerak pada bidang pemberantasan buta huruf

dan perbaikan pelajaran.

Parindra membentuk organisasi Rukun Tani, membentuk

serikat pekerja, menganjurkan kemandirian ekonomi, dan

mendirikan BNI (Bank Nasional Indonesia).

(30)

Gerindo (Gerakan Rakyat Indonesia)

Partindo pecah dan kadernya mendirikan Gerindo pada

24 Mei 1937. Tokoh yang terkenal adalah M. Yamin dan

Amir Syarifudin.

Gerindo kooperatif terhadap kolonial dan mendudukkan

wakilnya di Volksraad.

Tujuan Gerindo adalah mencapai pemerintahan negara

yang berdasarkan kemerdekaan politik, ekonomi, politik,

dan sosial.

Gerindo bersifat terbuka untuk semua ras dan golongan.

Gerindo pun pecah, karena M. Yamin dipecat dan

(31)

Pergerakan Kaum Wanita

Terdapat beberapa gerakan kaum wanita antara lain:

1.

Organisasi wanita Indonesia Putri Mardiko di Jakarta

2.

Kartini Fonds (Dana Kartini)

3.

Keutamaan Istri di Tasikmalaya

4.

Kerajinan Aman Setia di Sumatra Barat

5.

Serikat Kaum Ibu Sumatra di Bukittinggi

6.

Perkumpulan Ina Tani di Ambon

Di Indonesia pernah juga dilaksanakan Kongres Perempuan

Indonesia sebanyak 3 kali di Bandung dan Jakarta.

Sebagian besar pergerakan kaum wanita tersebut terilhami

oleh R.A Kartini dan Dewi Sartika serta Rohana Kudus.

(32)

Gerakan Pemuda

 Organisasi besar yang ada di Indonesia juga memicu kaum muda untuk

mendirikan organisasi kepemudaan. Beberapa organisasi kepemudaan yang ada antara lain:

1. Tri Koro Darmo yang berdiri pada 7 Mei 1915 di Jakarta. Merupakan

sebuah wadah persatuan pemuda-pemudi Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok.

2. Jong Sumatranen Bond berdiri pada 9 Desember 1917 di Jakarta dan

Bukit Tinggi, Sesuai dengan namanya ialah mendorong pemuda Sumatera dalam satu wadah.Tokohnya antara lain Moh. Hatta dan M.Yamin.

3. Jong Islamiten Bond berdiri pada 1 Januari 1925, dengan tujuan

mempererat persatuan di kalangan pemuda Islam berumur 14-30 tahun. Bukan sebuah organisasi politik.

4. Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia, berdiri pada September 1926 di

Jakarta dengan tujuan memperjuangkan Indonesia mereka melalui pendidikan dan menghilangkan sekat fanatisme apapun.

5. Pemuda Indonesia, berdiri di Bandung pada 20 Februari 1927 dengan

(33)

Daftar Pustaka

Herimanto, Sejarah Untuk Kelas XI SMA dan MA,

Platinum Grup Tiga Serangkai, Surakarta : 2012.

I Wayan Badrika, Sejarah Untuk SMA Kelas XI, Penerbit

Erlangga. Jakarta : 2006.

M. Habib Mustopo, Sejarah 2 Untuk SMA dan MA Kelas

XI, Penerbit Yudhistira, Jakarta : 2011.

Tiar Anwar Bachtiar, dkk, Sejarah Nasional Indonesia;

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Seperti contoh dengan musik anak dapat mengembangkan kemampuan anak dalam mencoret-coret di buku mereka, ketika anak melakukan pekerjaan tersebut anak sambil bernyanyi

50.000.000 lima puluh juta rupiah sebagai dana talangan melalui pembicaraan telepon terdakwa berjanji akan mengembalikan uang tersebut selama 1 satu bulan dan uang tersebut

Konsep transfer unit dibangun dg menganalisis transfer massa yang melewati bagian perbedaan ketinggian dalam kolom packing dan mengintegrasikan hasil ekspresi ketinggian packing,

[r]

Praktik kerja profesi dilaksanakan di Rumah Sakit Pusat Haji Adam Malik. Medan pada tanggal 28 November 2011 - 5 Januari 2012 dengan

penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan

signifikan kepada DPR dengan arah negatif menjelaskan bahwa kenaikan total aset perusahaan yang dibiayai oleh hutang jangka panjang akan berdampak pada