• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGADILAN TINGGI MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGADILAN TINGGI MEDAN"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 1 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

P U T U S A N

Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam pengadilan tingkat banding, telah menjatuhkan putusan seperti tersebut dibawah ini dalam perkara terdakwa :

Nama Lengkap : Zul Achir Syafuddin Harahap Tempat Lahir : Tarutung

Umur / Tanggal Lahir : 43 tahun / 30 September 1972 Jenis Kelamin : Laki - Laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Tempat Tinggal : Jln. Sutan Mhd. Arif Gg. Raya No 14 Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan

Agama : Islam

Pekerjaan : Anggota DPRD Padangsidimpuan

Terdakwa ditahan berdasarkan Surat Perintah/Penetapan Penahanan Oleh: 1. Penyidik tidak dilakukan Penahanan;

2. Penuntut Umum sejak tanggal 08 Desember 2016 sampai dengan tanggal 27 Desember 2016; (Tahanan Rumah)

3. Hakim Pengadilan Negeri sejak tanggal 16 Desember 2016 sampai dengan tanggal 14 Januari 2017; (Tahanan Rumah)

4. Perpanjangan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri sejak tanggal 15 Januari 2017 sampai dengan tanggal 15 Maret 2017; (Tahanan Rumah)

Bahwa Terdakwa didampingi Penasehat Hukum H. Ridwan Rangkuti, S.H., M.H dan Rafidah, S.H Advocad/Penaehat Hukum/Pembela Umum pada Law Office Ridwan Rangkuti, S.H., M.H & Associates, Advocates & Counsellors At Law, yang berkantor di Jl. Sudirman Eks Merdeka N0. 210 Telp (0634) 27814 Kota Padangsidimpuan, baik masing-masing, sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama, berdasarkan surat kuasa khusus Tertanggal 02 Juni 2017 yang didaftar di kepaniteraan dengan nomor 131/2017/SK, pada tanggal 05 Juni 2017;

(2)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 2 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

Pengadilan Tinggi tersebut ;

Telah membaca berkas perkara dan surat-surat yang bersangkutan serta turunan putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan tanggal 21 Juni 2017 Nomor 753/Pid.B/2017/PN Psp dalam perkara Terdakwa tersebut diatas;

Menimbang, bahwa berdasarkan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum tanggal Desember 2016 No.Reg. PDM-72 /G.Tua/12/2016 terdakwa didakwa sebagai berikut :

KESATU

Bahwa ia terdakwa ZUL ACHIR SYAFUDDIN HARAHAP, pada bulan Oktober 2013, atau setidak-tidaknya masih dalam tahun 2013 2016, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara, atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk didalam Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Padangsidimpuan yang bersidang di Gunung Tua, dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu, dengan martabat palsu, dengan tipu muslihat, atau rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, adapun perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Bahwa pada awalnya dimana pada hari dan tanggal tidak ingat lagi pada bulan Oktober 2013 saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN bertemu dengan terdakwa ZUL ACHIR SYAFUDDIN HARAHAP, dimana pada pertemuan tersebut terdakwa menyampaikan bahwa aka nada pembukaan penerimaan CPNS pada Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Utara, terdakwa mengatakan bahwa dirinya dapat mengurus peserta seleksi ujian CPNS agar lulus ujian dan menjadi CPNS di Kabupaten Padang Lawas Utara melalu rekannya yang akan mengurus di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) dan terdakwa mengatakan apabila ada keluarga saksi yang ingin mendaftar agar menghubungi terdakwa, setelah pertemuan tersebut saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN memberitahukan kepada saksi korban perihal pembicaraannya dengan terdakwa dan saksi korban pun tertarik untuk mengurus anaknya yang bernama EVIE JULIANTY HASIBUAN yang merupakan lulusan kedokteran agar menjadi PNS

(3)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 3 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

dengan jabatan dokter umum di Kabupaten Padang Lawas Utara, setelah itu saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN menghubungi terdakwa untuk memberitahukan hal tersebut dan menyarankan agar saksi korban berbicara langsung dengan terdakwa mengenai berapa uang yang harus disiapkan untuk mengurus kelulusan anaknya, selanjutnya pada bulan Oktober 2013, saksi korban, saksi MARWAN SIREGAR bersama saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN mendatangi terdakwa dikantornya Gedung DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara, dalam pertemuan terdakwa menjelaskan bahwa dirinya meluluskan peserta CPNS dengan biaya untuk mengurus kelulusan CPNS Kabupaten Paluta dengan lulusan kedokteran sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) sedangkan untuk peserta lulusan D3 kebidanan sebesar Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) dimana uang tersebut digunakan untuk mengurus di Kemenpan, setelah mendengar pernyataan terdakwa saksi korban dan saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN menyetujui biaya pengurusan yang disebutkan terdakwa untuk meluluskan anak dari saksi korban yaitu EVIE JULIANTI HASIBUAN dan keponakan dari saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN yang bernama IMA INDRIANI yang merupakan lulusan D3 kebidanan dan terdakwa mengatakan agar memfotocopy dan memberikan no ujian kepada dirinya, kemudian pada tanggal 18 Oktober 2013 saksi korban dan saksi MARWAN SIREGAR bersama saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN kembali bertemu dengan terdakwa di kantornya, pada pertemuan tersebut saksi korban membawa uang sebesar Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) untuk biaya pengurusan anaknya sementara untuk sisanya sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) saksi korban akan memberikannya pada tanggal 25 Oktober 2013, sementara saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN membawa uang sebesar Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) untuk biaya pengurusan keponakannya serta nomor ujian seleksi CPNS EVI JULIANY HASIBUAN dengan nomor ujian 5220.3-11124-5 dengan jabatan yang dilamar dokter umum serta ujian CPNS atas nama IMA INDRIANI dengan jabatan dilamar bidan, selanjutnya terdakwa menerima nomor ujian peserta yang diberikan para saksi namun untuk uang yang dibawa terdakwa mengatakan agar uang tersebut dikirim ke rekening Bank BNI miliknya dengan nomor 0260776122 atas nama terdakwa, setelah membuat kwintasi dalam bentuk penitipan uang terdakwa mengatakan kepada para saksi agar kedua peserta yang diurusnya untuk lulus ujian CPNS untuk mengikuti ujian pada hari yang ditentukan dan

(4)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 4 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

pada saat ujian cukup mengisi setahunya saja dan apabila ada yang tidak diketahui cukup dicoret-coret saja karena ujian tersebut hanyalah formalitas saja karena semuanya sudah diurus oleh terdakwa, setelah itu para saksi pun pergi menuju Bank BNI Gunungtua dan mengirimkan uang senilai Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dengan cara disetor ke rekening terdakwa atas nama pengirim MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN.

Pada tanggal 25 Oktober 2013 saksi korban bersama saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN menghubungi terdakwa dengan maksud menyerahkan sisa uang pengurusan anak saksi sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan terdakwa mengatakan agar uang tersebut dikirim ke rekening BNI milik terdakwa , selanjutnya pada tanggal 03 Nopember 2013 para peserta ujian seleksi CPNS Kabupaten Paluta diselenggarakan, anak dari saksi korban yaitu EVIE JULIANY HASIBUAN mengikuti ujian DI smpn 03 Padang Bolak dan setelah selesai mengikuti ujian saksi EVIE JULIANY HASIBUAN memberitahukan kepada ayahnya yaitu saksi korban bahwa dirinya telah selesai mengikuti ujian seleksi CPNS yang kemudian saksi korban memberitahukan kepada saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN agar memberitahukan kepada terdakwa, setelah menerima informasi tersebut terdakwa mengatakan kepada saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN bahwa yang terpenting adalah mengikuti ujian setelah itu terdakwa akan mengurus segalanya dan terdakwa berpesan agar para saksi menjahit pakaian dinas PNS untuk persiapan.

Pada tanggal 26 Desember 2013, saksi EVIE JULIANY HASIBUAN membuka website Kemenpan untuk melihat hasil ujian CPNS yang diikutinya pada tanggal 03 Nopember 2013 dalam pengumuman tersebut tidak tercantum nama saksi EVIE JULIANY HASIBUAN dan sdr IMA INDRIANI sebagai peserta yang dinyatakan lulus ujian seleksi CPNS tahun 2013 kemudian memberitahukan hal tersebut kepada terdakwa namun terdakwa menjawab bahwa pengumuan tersebut adalah pengumuman penilaian dan bukan merupakan pengumuman kelulusan CPNSdan nantinya pada pengumuman kelulusan CPNS nama keduanya yakni EVIE JULIANY HASIBUAN dan IMA INDRIANI akan disiapkan namun sampai saat ini keduanya tidak kunjung menjadi PNS pada Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Bahwa atas perbuatan terdakwa saksi korban yaitu SUTAN MARATUA HASIBUAN mengalami kerugian sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah)d dimana uang yang digunakan untuk mengurus anaknya tidak juga

(5)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 5 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

dikembalikan oleh terdakwa, sementara saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN mendapat pengembalian uang dari terdakwa sebesar Rp. 130.000.000,- (seratus tiga puluh juta rupiah).

Perbuatan terdakwa. ZUL ACHIR SYAFUDDIN HARAHAP, diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHPidana.

ATAU KESATU

Bahwa ia terdakwa ZUL ACHIR SYAFUDDIN HARAHAP, pada bulan Oktober 2013, atau setidak-tidaknya masih dalam tahun 2013 2016, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara, atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk didalam Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Padangsidimpuan yang bersidang di Gunung Tua, dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, adapun perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Bahwa pada awalnya dimana pada hari dan tanggal tidak ingat lagi pada bulan Oktober 2013 saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN bertemu dengan terdakwa ZUL ACHIR SYAFUDDIN HARAHAP, dimana pada pertemuan tersebut terdakwa menyampaikan bahwa aka nada pembukaan penerimaan CPNS pada Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Utara, terdakwa mengatakan bahwa dirinya dapat mengurus peserta seleksi ujian CPNS agar lulus ujian dan menjadi CPNS di Kabupaten Padang Lawas Utara melalu rekannya yang akan mengurus di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) dan terdakwa mengatakan apabila ada keluarga saksi yang ingin mendaftar agar menghubungi terdakwa, setelah pertemuan tersebut saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN memberitahukan kepada saksi korban perihal pembicaraannya dengan terdakwa dan saksi korban pun tertarik untuk mengurus anaknya yang bernama EVIE JULIANTY HASIBUAN yang merupakan lulusan kedokteran agar menjadi PNS dengan jabatan dokter umum di Kabupaten Padang Lawas Utara, setelah itu saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN menghubungi terdakwa untuk memberitahukan hal tersebut dan menyarankan agar saksi korban berbicara langsung dengan terdakwa mengenai berapa uang yang harus disiapkan untuk mengurus kelulusan anaknya, selanjutnya pada bulan Oktober 2013, saksi korban, saksi MARWAN SIREGAR bersama saksi MUHAMMAD ROZALI

(6)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 6 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

HASIBUAN mendatangi terdakwa dikantornya Gedung DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara, dalam pertemuan terdakwa menjelaskan bahwa dirinya meluluskan peserta CPNS dengan biaya untuk mengurus kelulusan CPNS Kabupaten Paluta dengan lulusan kedokteran sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) sedangkan untuk peserta lulusan D3 kebidanan sebesar Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) dimana uang tersebut digunakan untuk mengurus di Kemenpan, setelah mendengar pernyataan terdakwa saksi korban dan saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN menyetujui biaya pengurusan yang disebutkan terdakwa untuk meluluskan anak dari saksi korban yaitu EVIE JULIANTI HASIBUAN dan keponakan dari saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN yang bernama IMA INDRIANI yang merupakan lulusan D3 kebidanan dan terdakwa mengatakan agar memfotocopy dan memberikan no ujian kepada dirinya, kemudian pada tanggal 18 Oktober 2013 saksi korban dan saksi MARWAN SIREGAR bersama saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN kembali bertemu dengan terdakwa di kantornya, pada pertemuan tersebut saksi korban membawa uang sebesar Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) untuk biaya pengurusan anaknya sementara untuk sisanya sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) saksi korban akan memberikannya pada tanggal 25 Oktober 2013, sementara saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN membawa uang sebesar Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) untuk biaya pengurusan keponakannya serta nomor ujian seleksi CPNS EVI JULIANY HASIBUAN dengan nomor ujian 5220.3-11124-5 dengan jabatan yang dilamar dokter umum serta ujian CPNS atas nama IMA INDRIANI dengan jabatan dilamar bidan, selanjutnya terdakwa menerima nomor ujian peserta yang diberikan para saksi namun untuk uang yang dibawa terdakwa mengatakan agar uang tersebut dikirim ke rekening Bank BNI miliknya dengan nomor 0260776122 atas nama terdakwa, setelah membuat kwintasi dalam bentuk penitipan uang terdakwa mengatakan kepada para saksi agar kedua peserta yang diurusnya untuk lulus ujian CPNS untuk mengikuti ujian pada hari yang ditentukan dan pada saat ujian cukup mengisi setahunya saja dan apabila ada yang tidak diketahui cukup dicoret-coret saja karena ujian tersebut hanyalah formalitas saja karena semuanya sudah diurus oleh terdakwa, setelah itu para saksi pun pergi menuju Bank BNI Gunungtua dan mengirimkan uang senilai Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dengan cara disetor ke rekening terdakwa atas nama pengirim MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN.

(7)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 7 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

Pada tanggal 25 Oktober 2013 saksi korban bersama saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN menghubungi terdakwa dengan maksud menyerahkan sisa uang pengurusan anak saksi sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan terdakwa mengatakan agar uang tersebut dikirim ke rekening BNI milik terdakwa , selanjutnya pada tanggal 03 Nopember 2013 para peserta ujian seleksi CPNS Kabupaten Paluta diselenggarakan, anak dari saksi korban yaitu EVIE JULIANY HASIBUAN mengikuti ujian DI smpn 03 Padang Bolak dan setelah selesai mengikuti ujian saksi EVIE JULIANY HASIBUAN memberitahukan kepada ayahnya yaitu saksi korban bahwa dirinya telah selesai mengikuti ujian seleksi CPNS yang kemudian saksi korban memberitahukan kepada saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN agar memberitahukan kepada terdakwa, setelah menerima informasi tersebut terdakwa mengatakan kepada saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN bahwa yang terpenting adalah mengikuti ujian setelah itu terdakwa akan mengurus segalanya dan terdakwa berpesan agar para saksi menjahit pakaian dinas PNS untuk persiapan.

Pada tanggal 26 Desember 2013, saksi EVIE JULIANY HASIBUAN membuka website Kemenpan untuk melihat hasil ujian CPNS yang diikutinya pada tanggal 03 Nopember 2013 dalam pengumuman tersebut tidak tercantum nama saksi EVIE JULIANY HASIBUAN dan sdr IMA INDRIANI sebagai peserta yang dinyatakan lulus ujian seleksi CPNS tahun 2013 kemudian memberitahukan hal tersebut kepada terdakwa namun terdakwa menjawab bahwa pengumuan tersebut adalah pengumuman penilaian dan bukan merupakan pengumuman kelulusan CPNSdan nantinya pada pengumuman kelulusan CPNS nama keduanya yakni EVIE JULIANY HASIBUAN dan IMA INDRIANI akan disiapkan namun sampai saat ini keduanya tidak kunjung menjadi PNS pada Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Bahwa atas perbuatan terdakwa saksi korban yaitu SUTAN MARATUA HASIBUAN mengalami kerugian sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah)d dimana uang yang digunakan untuk mengurus anaknya tidak juga dikembalikan oleh terdakwa, sementara saksi MUHAMMAD ROZALI HASIBUAN mendapat pengembalian uang dari terdakwa sebesar Rp. 130.000.000,- (seratus tiga puluh juta rupiah).

Perbuatan terdakwa. ZUL ACHIR SYAFUDDIN HARAHAP, diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHPidana.

(8)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 8 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

Menimbang, bahwa tuntutan pidana Penuntut Umum tertanggal 31 Mei 2017 pada pokoknya sebagai berikut:

1. Menyatakan terdakwa Zul Achir Harahap telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak memakai nama palsu atau keadaan palsu baik dengan akal atau tipu muslihat”, sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan Pasal 378 KUHPidana.

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Zul Achir Harahap dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan rumah;

3. Menetapkan barang bukti berupa:

- 1 (satu) lembar Foto Copy slip setoran tunai atas nama Muhammad Rozali Hasibuan ke Rekening BANK BNI No 0260776122 an. Zul Achir Harahap tanggal 25 Oktober 2013 sebesar Rp. 300.000.00,- dan 1 (satu) lembar photo copy Slip Setoran dari Muhammad Rozali Hasibuan ke Rekening BNI No 0260776122 an. Zul Achir Syafuddin Harahap Tanggal 25 Oktober 2013 sebesar Rp. 50.000.000,- yang dilegalisir; - 1 (satu) lembar Foto Copy kwitansi tanda terima uang dari Sutan

Maratua Hasibuan sebesar Rp. 150.000.000,- kepada Zul Achir Syafuddin Harahap tanggal 18 Oktober 2013 berupa uang penitipan dan 1 (satu0 lembar kwitansi tanda terima uang dari Sutan Maratua Hasibuan sebesar Rp. 50.000.000,- kepada Zul Achir Syafuddin Harahap tanggal 25 Oktober 2013 berupa uang penitipan yang dilegalisir;

- 1 (satu) lembar Foto Copy surat penitipan uang dari Sutan Maratua Hasibuan kepada Zul Achir Syafuddin Harahap atas uang sebesar Rp. 150.000.000,- tanggal 18 Oktober 2013 yang dilegalisir;

- surat pengumuman sekretariat daerah Kab. Paluta nomor : 810/4990/2013, tanggal 20 September 2013;

- Surat Keputusan Bupati Kab. Paluta Nomor: 810/289/K/2013, tanggal 10 September 2014;

- Surat Kementrian Pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RI) nomor : R/594/M.PAN-RB/12/2013, tanggal 18 Desember 2013;

(9)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 9 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

- Surat Keputusan Bupati Padang Lawas Utara Nomor : 810/418/k/2013, tanggal 20 Desember 2013

Terlampir dalam berkas perkara;

4. Menetapkan agar terdakwa ditahan dalam penahanan Rutan;

5. Menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 3000,- (tiga ribu rupiah).

Menimbang, bahwa berdasarkan tuntutan pidana tersebut, Pengadilan Negeri Padang Sidempuan telah menjatuhkan putusan Nomor 753/Pid.B/2016/PN Psp tanggal 21 Juni 2017, yang amarnya sebagai berikut:

1. Menyatakan terdakwa Zul Achir Syafuddin Harahap telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “PENIPUAN”:

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh karena itu dengan pidana Penjara selama 10 (sepuluh) bulan;

3. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalankan terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

4. Menetapkan barang bukti berupa:

- 1 (satu) lembar Foto Copy slip setoran tunai atas nama Muhammad Rozali Hasibuan ke Rekening BANK BNI No 0260776122 an. Zul Achir Harahap tanggal 25 Oktober 2013 sebesar Rp. 300.000.00,- dan 1 (satu) lembar photo copy Slip Setoran dari Muhammad Rozali Hasibuan ke Rekening BNI No 0260776122 an. Zul Achir Syafuddin Harahap Tanggal 25 Oktober 2013 sebesar Rp. 50.000.000,- yang dilegalisir;

- 1 (satu) lembar Foto Copy kwitansi tanda terima uang dari Sutan Maratua Hasibuan sebesar Rp. 150.000.000,- kepada Zul Achir Syafuddin Harahap tanggal 18 Oktober 2013 berupa uang penitipan dan 1 (satu) lembar kwitansi tanda terima uang dari Sutan Maratua Hasibuan sebesar Rp. 50.000.000,- kepada Zul Achir Syafuddin Harahap tanggal 25 Oktober 2013 berupa uang penitipan yang dilegalisir;

- 1 (satu) lembar Foto Copy surat penitipan uang dari Sutan Maratua Hasibuan kepada Zul Achir Syafuddin Harahap atas uang sebesar Rp. 150.000.000,- tanggal 18 Oktober 2013 yang dilegalisir;

- Surat pengumuman sekretariat daerah Kab. Paluta nomor : 810/4990/2013, tanggal 20 September 2013;

- Surat Keputusan Bupati Kab. Paluta Nomor: 810/289/K/2013, tanggal 10 September 2014;

(10)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 10 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

- Surat Kementrian Pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RI) nomor : R/594/M.PAN-RB/12/2013, tanggal 18 Desember 2013;

- Surat Keputusan Bupati Padang Lawas Utara Nomor : 810/418/k/2013, tanggal 20 Desember 2013;

Terlampir dalam berkas Perkara;

5. Membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp. 3.000,- (tiga ribu rupiah);

Membaca, bahwa terhadap putusan tersebut Penasehat Hukum terdakwa telah menyatakan minta banding dihadapan Panitera Pengadilan Negeri Padang Sidempuan pada tanggal 22 Juni 2017 sebagaimana ternyata dari Akta Pernyataan Banding Nomor : 13/Akta.Pid/2017/PN Psp dan permintaan banding tersebut telah diberitahukan dengan cara seksama kepada Jaksa Penuntut Umum pada tanggal 6 Juli 2017 ;

Membaca surat Panitera Pengadilan Negeri Padang Sidempuan Nomor : W2.U5/1269/HN.01.10/VII/2017 tanggal 3 Juli 2017 telah memberi kesempatan kepada Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa untuk mempelajari berkas perkara di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan terhitung sejak tanggal 3 Juli 2017 sampai dengan tanggal 11 Juli 2017 sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi ;

Menimbang, bahwa sehubungan dengan permohonan banding tersebut Terdakwa tidak mengajukan memori banding sehingga Majelis tingkat banding tidak mengetahui latar belakang/alasan permohonan banding dimintakan ;

Menimbang, bahwa permintaan akan pemeriksaan dalam tingkat banding oleh Terdakwa telah diajukan dalam tenggang waktu dan cara serta syarat-syarat yang ditentukan Undang-Undang maka permintaan banding tersebut secara formal dapat diterima ;

Menimbang, bahwa Majelis Hakim Tingkat Banding berpendapat setelah membaca dan mencermati putusan Majelis Hakim Tingkat Pertama yang telah menjatuhkan pidana kepada Terdakwa selama 10 (sepuluh) bulan, Majelis Hakim Tingkat Banding tidak sependapat dengan pertimbangan hukum sebagai berikut :

(11)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 11 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

- Bahwa Terdakwa sebagai seorang Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Padang Sidempuan sudah sepantasnya tidak melakukan perbuatan sebagai perantara dalam penerima CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) pada Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi SumateraUtara untuk formasi lulusan kedokteran umum dan D3 Kebidanan ;

- Bahwa berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan ternyata modus operandi perbuatan Terdakwa dinilai tidak fair yang akan berdampak negatif kepada perilaku Calon Pegawai Negeri sipil sebagai calon aparatur negara sesuai maksud tujuan dilakukannya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil oleh Pemerintah ;

- Bahwa Terdakwa yang diharapkan sebagai seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah memberikan contoh/panutan terhadap masyarakat, justru sebaliknya berbuat tidak sesuai dengan program pemerintah yang berupaya antara lain meningkatkan kwalitas aparatur negara untuk mewujudkan pemerintah yang bersih (Clean Goverment). - Bahwa jumlah kerugian yang dialami saksi korban dinilai sangat besar ;

Menimbang, bahwa dengan memperhatikan pertimbangan tersebut diatas, maka Majelis Hakim Tingkat Banding akan mengubah Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan, tanggal 21 Juni 2017 Nomor : 753/Pid. B/2017/PN Psp, sekedar mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa yang menurut kepatutan, keadilan dalam masyarakat adalah telah tepat untuk dijatuhi hukuman sebagaimana tercantum dalam amar putusan dibawah ini ;

Menimbang, bahwa karena Terdakwa dijatuhi pidana, maka kepadanya dibebani membayar biaya perkara dalam kedua tingkat pengadilan ;

Mengingat, Pasal 378 KUHP dan Undang-undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, Undang-undang Nomor 2 Tahun 1986 jo Undang-Undang No.49 Tahun 2009 tentang Peradilan Umum, Undang-Undang No.8 Tahun 1981 Tentang KUHAP serta ketentuan-ketentuan lain yang bersangkutan :

M E N G A D I L I

(12)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 12 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

- Mengubah Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan, Nomor 753/Pid.B/2016/PN Psp, tanggal 21 Juni 2017 sekedar mengenai pemidanaannya yang dijatuhkan kepada Terdakwa sehingga amar selengkapnya sebagai berikut :

1. Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “ Penipuan" ;

2. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan penjara ;

- Menetapkan barang bukti berupa:

- 1 (satu) lembar Foto Copy slip setoran tunai atas nama Muhammad Rozali Hasibuan ke Rekening BANK BNI No 0260776122 an. Zul Achir Harahap tanggal 25 Oktober 201 n3 sebesar Rp. 300.000.00,- dan 1 (satu) lembar photo copy Slip Setoran dari Muhammad Rozali Hasibuan ke Rekening BNI No 0260776122 an. Zul Achir Syafuddin Harahap Tanggal 25 Oktober 2013 sebesar Rp. 50.000.000,- yang dilegalisir;

- 1 (satu) lembar Foto Copy kwitansi tanda terima uang dari Sutan Maratua Hasibuan sebesar Rp. 150.000.000,- kepada Zul Achir Syafuddin Harahap tanggal 18 Oktober 2013 berupa uang penitipan dan 1 (satu) lembar kwitansi tanda terima uang dari Sutan Maratua Hasibuan sebesar Rp. 50.000.000,- kepada Zul Achir Syafuddin Harahap tanggal 25 Oktober 2013 berupa uang penitipan yang dilegalisir;

- 1 (satu) lembar Foto Copy surat penitipan uang dari Sutan Maratua Hasibuan kepada Zul Achir Syafuddin Harahap atas uang sebesar Rp. 150.000.000,- tanggal 18 Oktober 2013 yang dilegalisir;

- Surat pengumuman sekretariat daerah Kab. Paluta nomor : 810/4990/2013, tanggal 20 September 2013;

- Surat Keputusan Bupati Kab. Paluta Nomor: 810/289/K/2013, tanggal 10 September 2014;

- Surat Kementrian Pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RI) nomor : R/594/M.PAN-RB/12/2013, tanggal 18 Desember 2013;

(13)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Halaman 13 dari 13 halaman Putusan Nomor 564/Pid/2017/PT MDN

- Surat Keputusan Bupati Padang Lawas Utara Nomor : 810/418/k/2013, tanggal 20 Desember 2013;

Terlampir dalam berkas Perkara;

3. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa dalam dua tingkat pengadilan, yang ditingkat banding sebesar Rp. 2.500,- ( dua ribu lima ratus rupiah) ;

Demikian diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim pada Pengadilan Tinggi Medan pada hari Selasa, tanggal 17 Oktober 2017 oleh kami Dharma E. Damanik, SH, MH sebagai Ketua Majelis dengan H. Dasniel, SH, MH dan Prasetyo Ibnu Asmara, SH, MH, masing-masing sebagai Hakim Anggota berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 23 Agustus 2017, Nomor 564/Pid/2017/PT MDN untuk memeriksa dan mengadili perkara ini dalam tingkat banding dan putusan tersebut pada hari Rabu, tanggal 18 Oktober 2017 diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua Majelis tersebut dengan didampingi hakim-hakim anggota, serta Hj. Eva Zahermi, SH, MH, Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi tersebut, akan tetapi tanpa dihadiri Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa.

Hakim Anggota ; Hakim Ketua ; TTD TTD

H. Dasniel, SH, MH Dharma E. Damanik, SH, MH TTD

Prasetyo Ibnu Asmara, SH,MH

Panitera Pengganti : TTD

Hj. Eva Zahermi,SH, MH

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan dengan tujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran berbasis dongeng digital untuk meningkat- kan kecerdasan

— Elakkan daripada memotong makanan yang beku atau terlalu keras (sebagai contoh, tulang), kerana ini boleh menyebabkan hujung pisau bengkok atau ketajaman mata pisau akan

Akan tetapi dalam penerapan pengintegrasian kurikulum 2013 dan.. kurikulum pondok pesantren agaknya kurang maksimal dan

Dalam hal ini prestasi belajar merupakan hasil belajar yang dapat dicapai siswa saat dilakukan evaluasi, akan tetapi, suatu permasalahan muncul pada saat ini di

Sistem horizontal adalah system pemipaan yang banyak digunakan untuk mengalirkan kebutuhan air pada suatu kompleks perumahan atau rumah-rumah tinggal yang tidak bertingkat.. Ada

Serat tebu digunakan sebagai bahan tambah pembuatan genteng beton karena memiliki kuat tarik yang tinggi , selain itu dapat memperdayakan serat tebu yang dibuang

Walaupun tidak semua avifauna teramati bersarang, ditemukan sarangberbagai bentuk yang sekaligus mencirikan spesies berbeda.Letaknya tersebar mulai dari yang langsung di

Faktor-faktor tersebut masing-masing terdiri dari beberapa atribut yang sudah dikelompokkan berdasarkan nilai korelasinya, antara lain: (1) faktor atribut produk