• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengecoran Logam Alloy

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengecoran Logam Alloy"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang

Gigi karies sangat mengganggu aktifitas seseorang. Gigi yang karies yang Gigi karies sangat mengganggu aktifitas seseorang. Gigi yang karies yang dilaku

dilakukan rehabilkan rehabilitasi dengan cara melakuitasi dengan cara melakukan tumpatakan tumpatan. n. TuTumpatampatan adalah sesuatun adalah sesuatu yang digunakan untuk menutup bagian yang rusak sehingga bentuk dan fungsinya yang digunakan untuk menutup bagian yang rusak sehingga bentuk dan fungsinya dapat kembali seperti semula.

dapat kembali seperti semula. TumTumpatan ada 2 yaitu tumpatan patan ada 2 yaitu tumpatan langsung dan tumplangsung dan tumpatanatan tidak langsung. T

tidak langsung. Tumpatan tidak langsung umpatan tidak langsung biasanya menggunakan logam, resin akrilik biasanya menggunakan logam, resin akrilik  dan komposit. Tumpatan jenis ini biasanya diindikasikan untuk gigi premolar dan dan komposit. Tumpatan jenis ini biasanya diindikasikan untuk gigi premolar dan molar karena memerlukan jenis tumpatan yang lebih kuat untuk menahan tekanan. molar karena memerlukan jenis tumpatan yang lebih kuat untuk menahan tekanan. Logam

Logam merupamerupakan skan substanubstansi kimsi kimia opia opak ak (tidak (tidak tembutembus cahays cahaya) a) mengmengkilap ykilap yangang merupakan penghantar (konduktor) panas atau listrik yang baik serta bila merupakan penghantar (konduktor) panas atau listrik yang baik serta bila dipo

dipoles, les, merupamerupakan kan pemanpemantul tul atau atau reflektreflektor or sinar sinar yang yang baik. baik. LogamLogam merupakan

merupakan elektropositif elektropositif yakni yakni memberi memberi ion ion positif positif dalam dalam larutan. larutan. Selain Selain ituitu logam juga

logam juga mempunyai sifat yang keras dan kuat. Sifat tersebut sangatmempunyai sifat yang keras dan kuat. Sifat tersebut sangat mendukung untuk 

mendukung untuk  dilakukan pada tumpatan tuang. amun logam tetap memilikidilakukan pada tumpatan tuang. amun logam tetap memiliki kekur

kekurangan antara angan antara lainlain tidatidak k esteestetis tis dan dan berbersifasifat t to!to!ic ic sehsehingingga ga harharus us dicdicampampur ur  dengan logam lain yang dapat

dengan logam lain yang dapat menghilangkan sifat buruknya.menghilangkan sifat buruknya.

Logam sangat berguna untuk kedokteran gigi. Logam dapat digunakan untuk  Logam sangat berguna untuk kedokteran gigi. Logam dapat digunakan untuk  tumpa

tumpatan inlaytan inlay, onlay, onlay, mahkot, mahkota, gigi tiruan kerangka logama, gigi tiruan kerangka logam, dsb. , dsb. "ari banyak"ari banyaknyanya aplikasi dari logam dalam #edokteran Gigi ini sehingga sangat diperlukan aplikasi dari logam dalam #edokteran Gigi ini sehingga sangat diperlukan  pengetahuan

 pengetahuan dari dari segala segala aspek aspek tentang tentang logam logam terutama terutama sifat$sifatnya sifat$sifatnya sehingga sehingga akanakan membantu dan memudahkan kita dalam proses manipulasi, serta diharapkan dapat membantu dan memudahkan kita dalam proses manipulasi, serta diharapkan dapat menghasilkan suatu hasil manipulasi yang optimal. %alaupun untuk mengoptimalkan menghasilkan suatu hasil manipulasi yang optimal. %alaupun untuk mengoptimalkan sifat logam itu sendiri, kebanyakan dari

sifat logam itu sendiri, kebanyakan dari logam yang biasa digunakan adalah campuranlogam yang biasa digunakan adalah campuran dari dua atau lebih energi logam atau pada beberapa keadaan, logam dari dua atau lebih energi logam atau pada beberapa keadaan, logam den

dengan gan nonnonloglogam. am. &on&ontohtohnynya a niknikel el bilbila a dicdicampampur ur dendengan gan krokrom m akaakan n berberubaubahh menjadi keras atau emas harus dicampur dengan logam yang keras supaya tidak  menjadi keras atau emas harus dicampur dengan logam yang keras supaya tidak  terl

terlalu alu lemlembek bek jikjika a digdigunaunakan kan padpada a ronrongga gga mulmulut. ut. SelSelain ain itu itu loglogam am jugjuga a dapdapatat

1 1

(2)

di

dicamcampupur r dedengngan an kekeramramik ik sehsehiningggga a lelebibih h kukuat at dadan n tatangngguguh. h. &o&ontntohohnynya a papadada  pembuatan implant atau pasak pada gigi.

 pembuatan implant atau pasak pada gigi. 'lloy bany

'lloy banyak digunaak digunakan dalam kedoktkan dalam kedokteran gigi. eran gigi. 'll'lloy adalah suatu bahanoy adalah suatu bahan yang diproses dengan jalan mencampur beberapa jenis logam menjadi bahan baru yang diproses dengan jalan mencampur beberapa jenis logam menjadi bahan baru melalui proses peleburan pada suhu tinggi. Sifat dari alloy ini diharapkan dapat lebih melalui proses peleburan pada suhu tinggi. Sifat dari alloy ini diharapkan dapat lebih unggul daripada sifat unsur logam munrinya. Sebagai contoh adalah besi (e) yang unggul daripada sifat unsur logam munrinya. Sebagai contoh adalah besi (e) yang  bersifat keras tetapi tidak stabil karena mudah berkarat. #alau besi dicampur dengan   bersifat keras tetapi tidak stabil karena mudah berkarat. #alau besi dicampur dengan  * karbon (&) maka akan diperoleh besi baja dengan kekerasan yang berlipat dari besi * karbon (&) maka akan diperoleh besi baja dengan kekerasan yang berlipat dari besi murninya. +nsur kimia baik logam maupun non logam dapatsaling dicampur dengan murninya. +nsur kimia baik logam maupun non logam dapatsaling dicampur dengan su

suatatu u ununsusur r lologagam m ununtutuk k memembmbenentutuk k allalloyoy. . TTuujujuan an pepencncamampupuran ran inini i sepsepertertii disebutkan di atas, adalah untuk mencari sifat bahan baru yang memiliki sifat lebih disebutkan di atas, adalah untuk mencari sifat bahan baru yang memiliki sifat lebih unggul. &ontoh alloy yang digunakan di kedokteran gigi adalah dental alloy untuk  unggul. &ontoh alloy yang digunakan di kedokteran gigi adalah dental alloy untuk   pembetulan

 pembetulan atau atau penambalan penambalan gigi$gigi gigi$gigi belakang belakang dan dan untuk untuk penambalan penambalan bagianbagian lingual gigi anterior dengan caitas kecil.

lingual gigi anterior dengan caitas kecil.

'loy emas digunakan untuk casting inlay dan mahkota. -katan alloy emas 'loy emas digunakan untuk casting inlay dan mahkota. -katan alloy emas dengan porselen terjadi karena  faktor yaitu

dengan porselen terjadi karena  faktor yaitu .

. -k-kataatan n /ek/ekananis is 0 0 poporserselen len memengngalalir ir didianantartara a babagigian an yayang ng titidadak k rarata ta papadada  permukaan

 permukaan logam logam sehingga sehingga menghasilkan menghasilkan mechanical mechanical interlocking.interlocking. 2.

2. -ka-katan #imitan #imia a 0 'll0 'lloy yang menoy yang mengangandundung Sn g Sn atau indatau indium terium terdapdapat lapisat lapisan oksian oksidd  pada permukaan alloy yang akan beraksi atau berikatan dengan o

 pada permukaan alloy yang akan beraksi atau berikatan dengan oksid porselen.ksid porselen. .

. -katan #o-katan #ompresi 0 kompresi 0 kontrakntraksi porselsi porselen lebih been lebih besar dari allosar dari alloy pd 1aky pd 1aktu pendtu pendingininginanan sehingga terjadi kompresi pada alloy sehingga menambah kekuatan lekat pada sehingga terjadi kompresi pada alloy sehingga menambah kekuatan lekat pada logam.

logam. 1.2 Skenario 1.2 Skenario

Pengecoran Logam/ Pengecoran Logam/ Alloy Alloy

Skill Lab

Skill Lab mahasis1a semester -- #G +3 membuat bentukan lingkaran diameter mahasis1a semester -- #G +3 membuat bentukan lingkaran diameter  cm dengan ketebalan 2 cm dari bahan logam4

cm dengan ketebalan 2 cm dari bahan logam4alloy. /ahasis1a dibagi menjadi  kelompok,alloy. /ahasis1a dibagi menjadi  kelompok, kelompok - menggunakan bahan

kelompok - menggunakan bahan alloyalloy dari &o&r, kelompok -- menggunakandari &o&r, kelompok -- menggunakan alloyalloy 'g&u dan'g&u dan kelompok --- menggunakan logam 'g. 5ada saat

kelompok --- menggunakan logam 'g. 5ada saat casingcasing suhu pembakaran tiap$tiap kelompok suhu pembakaran tiap$tiap kelompok   berbeda

 berbeda tergantung tergantung dari dari komposisi komposisi dan dan tipe tipe logam logam maupunmaupun alllloa oyy yayang ng dipdipakaakai. i. 6il6ilaa manip

manipulasinyulasinya a dilakdilakukan dengan benarukan dengan benar, maka , maka hasilnhasilnya tidakya tidak  porou porous,s,  permukaan  permukaan rata rata dandan 2

(3)

mengkilap. 7al ini diperlukan karena logam4alloy di bidang kedokteran gigi merupakan salah satu bahan restorasi gigi.

(4)

STEP 1

. 'lloy0

/enurut  Kamus Kedokteran Gigi, alloy adalah campuran beberapa jenis logam menjadi bahan baru melalui proses peleburan pada suhu tinggi, bertujuan untuk  mendapatkan sifat yang lebih unggul daripada sifat unsur logam murninya.

2. &asting0

/enurut  Jablowsy, S ., 892, yang dimaksud dengan casting adalah suatu  proses untuk membuat 4 membentuk restorasi atau rehabilitasi gigi dengan bahan logam. &asting juga merupakan suatu teknik yang sering dilakukan di kedokteran gigi dalam pembuatan tempatan gigi, mahkota gigi tiruan, jembatan rangka gigi tiruan dan lain$lain dengan bahan logam.

/enurut Kamus Kedokteran Gigi Harty dan Ogston, casting atau yang sering disebut proses pengecoran atau penuangan dalam kedokteran gigi dapat diartikan suatu proses pendorongan logam yang sedang mencair ke dalam mould sehingga menjadi suatu tuangan yang sering disebut logam tuang. Sehingga pada akhir dari casting alloy dapat dihasilkan suatu bentukan yang terbentuk dari logam yang terjadi di dalam mould. (#amus #edokteran Gigi$.3 7arty : ;.<gston).

. &o&r0

'lloy (logam campuran) yang terdiri dari &obalt dan &hromium. "igunakan terutama untuk membuat implant gigi.

=. 'g&u0

'g&u disebut juga amalgam modern. 'lloy (logam campuran) yang terdiri dari 5erak dan Tembaga. "engan meningkatkan kandungan tembaga di dalam amalgam dapat menghasilkan tumpatan amalgam yang mempunyai sifat$sifat klinis yang -ebih baik.

>. ;estorasi gigi0

/enurut Kamus Kedokteran Gigi Harty dan Ogston, restorasi gigi adalah hasil  prosedur kedokteran gigi yang memiliki tujuan mengembalikan bentuk, fungsi, dan  penampilan gigi seperti semula (7arty dan <gston, 88>).

STEP 2

. 6agaimana klasifikasi logam4alloy? 2. 'pa saja komposisi logam4alloy?

. 6agaimana sifat dan syarat logam4alloy?

=. 'pa saja aplikasi logam4alloy pada bidang kedokteran gigi?

(5)

STEP 3

. /enurut 5hilips dalam bukunya yang berjudul 6uku 'jar -lmu 6ahan #edokteran Gigi, alloy dapat diklasifikasikan berdasarkan 0

a. 5enggunaan, yaitu dapat digunakan sebagai inlay logam penuh, mahkota dan  jembatan, restorasi logam$keramik, gigi tiruan sebagian lepasan, dan implan  b. +nsure utamanya, seperti emas, palladium, perak, nikel, kobalt atau titanium

c. #andungan logam mulianya, yaitu sangat mulia, mulia, atau dominan logam dasar.

/enurut '"', alloy dapat diklasifikasikan berdasarkan angka kekerasan dan !ngsin"a, yaitu sebagai berikut 0 (Saunders. 88@ A2)

#lasifikasi alloy berdasarkan angka kekerasannya dan fungsinya 0 a. Ti#e I $l!nak% angka kekerasan &ickers $&HN% '()*(

untuk restorasi yang hanya terkena sedikit tekanan contoh0 inlay kecil +. Ti#e II $se,ang% angka kekerasan &ickers $&HN% *()12(

untuk restorasi yang terkena tekanan sedang contoh0 mahkota B, abutment,  pontik, dan mahkota penuh.

c. Ti#e III $keras% angka kekerasan &ickers $&HN% 12()1'(

untuk restorasi dengan tekanan besar contoh0 mahkota B yang tipis, abutment,  pontik, mahkota penuh, basis gigi tiruan, gigi tiruan sebagian cekat yang  pendek

,. Ti#e I& $ekstra keras% angka kekerasan &ickers $&HN% -1'(.

untuk keadaan dengan tekanan yang sangat besar. &ontoh0 inlay yang terkena tekanan sangat besar, termasuk lempeng basis dan cengkeram gigi tiruan, gigi tiruan sebagian rangka logam, dan gigi tiruan sebagian cekat yang panjang.

#lasifikasi alloy berdasarkan komposisinya 0

a. Hig no+le komposisi logam mulianya lebih dari =C*  b. No+le komposisi logam mulianya D2>*

c. Base metal, komposisi logam mulianya E2>* dan sisanya ialah logam dasar. 2. #omposisi logam4alloy

a. &o$&r

&o$&r alloy digunakan dalam aplikasi keokteran gigi0 1ire orthodontic, structural prosthodonsi (frame 1ork). #omposisi 0 &o (AC*), &r (2>*), i (*), /o (>*) & (C,*). i untuk mengeraskan dan meningkatkan ductility /o untuk  mengeraskan dan menguatkan alloy.

 b. Stainless steel

(6)

Stainless steel0 5enggunaan0 sebagai material instrument dan untuk aplikasi di kedokteran gigi (cro1n, band, bracket, 1ire dli). #omposisi0 $ -ron base alloy dengan fraksi & kurang dari ,2* sedangkan bila kadar & lebih dari 2,>* disebut cast iron.

c.ickel$chromium alloy

5enggunaan alloi ini terutama untuk 5/ restoration dengan alasan0 harga lebih murah dibanding noble metal 1alaupun lebih sukar dalam proses casting dan adjustment. #omposisi0 i (9C*), &r >*) dan dalam kadar kecil 'l, /n dan 6e. Tambahan unsure 6e memudahkan proses casting serta peningkatan pengikatan logam dengan porcelain. Sifatnya seperti stainlesssteel dan &o$&r alloy.

d. Titanium : Titanium alloy

Titanium digunakan dalam bentuk murni yang dikenal dengan commercial  pure Titanium (cp$Ti) atau dalam bentuk alloi. 5enggunaan Ti : Ti alloy untuk0 (a)

instrument implant (b 'pplication in dentistry misalnya casting alloy, 1ire, material implant dll. 5enggunaan alloi ini memerlukan alat furnace khusus dalam rangka proses casting. #omposisi0 -mplant materials 0 Ti (98*), 'l (A*), Fd (=*) %ire 0 Ti (=>*),i (>>*) dikenal sebagai i$Ti alloy. i$Ti alloy untuk 1ire mempunyai sifat super elastis.

. Sifat dan syarat logam4alloy

 Titik leleh dan titik didih

Sifat logam4alloy adalah sebagu berikut0a. "aya hantar listrik 

Logam menghantarkan listrik. lektron yang terdelokalisasi bebas bergerak di seluruh bagian struktur tiga dimensi. lektron$elektron tersebut dapat melintasi batas butiran kristal. /eskipun susunan logam dapat terganggu pada  batas butiran kristal, selama atom saling bersentuhan satu sama lain, ikatan

logam masih tetap ada.&airan logam juga menghantarkan arus listrik, hal ini menunjukkan bah1a meskipun atom logam bebas bergerak, elektron yang terdelokalisasi masih memiliki daya yang tersisa sampai logam mendidih.  b. "aya hantar panas

Logam adalah konduktor panas yang baik. nergi panas diteruskan oleh elektron sebagai akibat dari penambahan energi kinetik (hal ini menyebabkan

(7)

elektron bergerak lebih cepat). nergi panas ditransferkan melintasi logam yang diam melalui elektron yang bergerak.

c. Titik didih dan titik leleh

Logam$logam cenderung memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena kekuatan ikatan logam. #ekuatan ikatan berbeda antara logam yang satu dengan logam yang lain tergantung pada jumlah elektron yang terdelokalisasi  pada lautan elektron, dan pada susunan atom$atomnya.

d. "apat ditempa dan diregangkan (/alleability dan "uctility)

Logam mempunyai sifat yang mampu dibentuk dengan suatu gaya, baik dalam keadaan dingin maupun panas tanpa terjadi retak pada permukaannya, misalnya dengan hammer (palu).

e. Toughness

Logam dapat dibengkokan beberapa kali tanpa mengalami retak.

Syarat logam4alloy adalah sebagai berikut0 a Sifat kimia

Tahan terhadap korosi, tidak larut dalam cairan rongga mulut atau dalam segala macam cairan yang dikonsumsi dan tidak luntur dan berkarat atau korosi

 b Sifat 6iologi

Tidak beracun terhadap pasien, dokter gigi, pera1at maupun tekniker, tidak mengiritasi rongga mulut dan jaringan pendukungnya, tidak menghasilkan reaksi alergi dan tidak bersifat mutagen maupun karsinogen.

c 6iokompatibel

Tidak mengandung substansi toksik yang dapat larut dalam salia, tidak  membahayakan pulpa dan jaringan lunak, bebas dari bahan yang berpotensi dalam menimbulkan sensitifitas atau respon alergi dan tidak memiliki potensi karsinogen.

d Syarat /ekanis

6erkekuatan tinggi dan tahan terhadap tekanan. e Syarat stetik 

memberikan penampilan natural pada gigi.

(8)

Logam

Klasifkasi

Campuran (Allo!

"urni

Komposisi

#i$at

#arat

Aplikasi Kedokteran %igi

&roses "anipulasi

f Secara isik  

memiliki konduktiitas thermal dan kuat

g 6ahan bahannya tersedia dalam jumlah besar dan mudah didapat, biaya tidak mahal baik biaya harga bahan maupun laborat.

h Titik cairnya tinggi, tahan terhadap korosi. i Sebagai klamer atau cengkram.

 j /odulus elastis yang tinggi. k 5ertahanan terhadap abrasi baik. l /udah disolder dan dipoles.

=. 'plikasi logam4alloy dalam bidang kedokteran gigi

Logam ataupun alloy dalam kedokteran gigi dapat digunakan untuk berbagai kegunaan dalam bidang prosthodonsia, orthodonsia ataupun konserasi gigi. 'plikasi tersebut dapat dibedakan berdasarkan bahan penyusunnya maupun berdasarkan klasifikasi tipenya.

'plikasi logam atau alloy berdasarkan +aan #en"!s!nn"a yaitu0

 mas 0 inlay, onlay, mahkota dan gigi tiruan jembatan 2 'g  5d, i  &u 0 inlay, onlay, mahkota dan jembatan

 mas, u  &r, &o  &r 0 digunakan dalam bentuk ka1at = &o  &r 0 gigi tiruan sebagian tuangan.

Sedangkan aplikasi logam atau alloy berdasarkan klasiikasi ti#en"a yaitu 0

 Tipe - 0 inlay satu permukaan

2 Tipe -- 0 inlay beberapa permukaan, contoh 0 bukal dan lingual  Tipe --- 0 digunakan untuk semua mahkota dan jembatan

= Tipe -F 0 kerangka gigi tiruan sebagian. STEP 0

APPIN

(9)

STEP '

LEANIN 4B5E6TI&E

1 /ahasis1a mampu mengetahui, memahami, dan menjelaskan klasifikasi logam4alloy.

 /ahasis1a mampu mengetahui, memahami, dan menjelaskan komposisi, sifat, syarat dan ikatan antar atom pada logam4alloy.

! /ahasis1a mampu mengetahui, memahami, dan menjelaskan proses manipulasi logam4alloy.

" /ahasis1a mampu mengetahui, memahami, dan menjelaskan aplikasi logam4alloy dalam bidang kedokteran gigi.

# /ahasis1a mampu mengetahui, memahami, dan menjelaskan kelebihan dan kekurangan logam4alloy.

(10)

BAB II

PEBAHASAN

2.1 aasis7a mam#! mengeta!i memaami ,an men8elaskan klasiikasi logam/alloy

#lasifikasi logam4alloy berdasarkan fungsi0 (Saunders. 88@ A2)

. Tipe - (lunak) untuk restorasi yang terkena sedikit tekanan contoh0 inlay kecil 2. Tipe -- (sedang) untuk restorasi yang terkena tekanan sedang contoh0 mahkota

4= , abutment, pontik dan mahkota penuh.

. Tipe --- (keras) untuk restorasi dengan tekanan besar contoh0 mahkota B yang tipis, abutment, potik, mahkota penuh, basis gigi tiruan, gigi tiruan sebagian cekat yang pendek.

=. Tipe -F (ekstra keras) untuk keadaan dengan tekanan yang sangat besar  contoh0 inlay yang terkena tekanan sangat besar, termasuk lempeng basis dan cengkeram gigi tiruan, gigi tiruan sebagian rangka logam dan gigi tiruan sebagian cekat yang panjang.

>. 'lloy untuk mahkota dan jembatan cocok digunakan untuk restorasi inir  dental porselen, coping, gigi tiruan cekat dengan span pendek.

A. 'lloy untuk gigi tiruan sebagian lepasan.

#lasifikasi logam4alloy berdasarkan kekerasannya0 ('nnusaice.2CC=@ >>) a Tipe - (lunak) angka kekerasan Fickers (F7) >C$8C

 b Tipe -- (sedang) angka kekerasan Fickers (F7) 8C$2C c Tipe --- (keras) angka kekerasan Fickers (F7) 2C$>C d Tipe -F (ekstra keras) angka kekerasan Fickers (F7) D>C

#lasifikasi logam4alloy berdasarkan komposisinya0 (Saunders. 88@ A2)

a Hig no+le $HN% komposisi logam mulianya lebih dari =C*. 7igh nobel atau logam sangat mulia dengan komposisi logam mulia D AC* dan kandungan emas D=C*. 'u$5t 'lloy untuk full casting, porcelen dan fuse to metal.

 b No+le  komposisi logam mulianya D2>*. oble atau logam mulia dengan komposisi logam mulia D2>* 'g$'u$&u alloy untuk full casting sedangkan 5d$&u alloy untuk full casting dan 5/ begitu juga engan 'g$5d alloy untuk  casting dan 5/.

c Base metal, komposisi logam mulianya E2>* dan sisanya ialah logam dasar.  i$based alloy untuk full casting, 5/, 1rought dan partial denture.

(11)

Sedangkan &o$based alloy juga digunakan untuk full casting, 5/, 1rought dan partial denture. Ti$based alloy untuk full casting, 5/, 1rought dan implant.

#lasifikasi logam4alloy berdasarkan sifat0

a Tipe - (lunak) $$$$ inlay kecil, mudah diadaptasi (burnish) dan hanya mendapat sedikit tekanan.

 b Tipe -- (sedang) $$$$ inlay yang terkena tekanan sedang termasuk mahkota tiga  perempat yang tipis, backing logam cor yang tipis, abutment, pontik dan

mahkota penuh.

c Tipe --- (keras) $$$$ inlay yang terkena tekanan besar, termasuk mahkota gigi tiga perempat yang tipis, backing logam cor yang tipis, abutment, pontik dan mahkota penuh, basis gigi tiruan dan gigi tiruan sebagian cekat yang pendek. 6eberapa logam campuran emas tipe --- biasanya semakin keras dengan  bertambahnya usia, terutama yang mengandung tembaga sekurangnya 9* %t.

2.2. aasis7a mam#! mengeta!i memaami ,an men8elaskan kom#osisi siat s"arat ,an ikatan antar atom #a,a logam/alloy.

9om#osisi logam/alloy a,ala se+agai +erik!t +er,asarkan ti#e: a Dental casting logam ti#e I $L!nak% 0

"ental casting logam emas tipe - ini merupakan logam campur emas dengan H8$82.> * emas. #omposisi dari logam ini terbatas dari emas, perak, tembaga, dan seng ditambah platinum. Titik cair logam emas tipe - ini relatif  tinggi berkisar 8=CC & (22>C ).

Logam emas tipe - memiliki kekerasan antara =C$H> 6rinell 7ard  umber (67). Logam ini pada umumnya sedikit sedikit ductil, menunjukan  proportional limit yang rendah, dengan nilai elongasi yang berkisar 2>* $ C*. Iield strength dari logam emas ini berkisar antara CC$C /pa, yang menunjukan bah1a aloi tipe ini dapat langsung dibentuk dengan tekanan dari instrument kedokteran gigi.

+ Dental casting logam ti#e II

(12)

"ental casting logam tipe -- merupakan logam campur emas dengan kandungan emas H>$H9* emas. 5ada aloi ini mempunyai komposisi tembaga lebih banyak dari tipe - dengan titik cair yang berkisar antara 8CCC & (A>CC ). Logam emas tipe -- memiliki kekerasan berkisar antara 8C $=C 67.

Logam ini memiliki nilai elongasi hampir sama dengan alloy tipe -, yang menunjukan bah1a logam ini mempunyai ductility yang cukup baik. Logam emas ini mempunyai yield strength yang lebih tinggi dari logam emas tipe -. #emampuan dari aloi tipe -- ini untuk dibentuk dan dimanipulasikan langsung dengan instrument kedokteran gigi tidak semudah tipe -.

c Dental casting logam emas ti#e III

"ental casting logam emas tipe --- merupakan logam campur emas dengan kandungan A2$H9* emas. #omposisi dari logam emas ini memiliki  persentasi yang tinggi dari elemen pengeras seperti platinum dan palladium,

karena logam ini memerlukan kekuatan yang besar. Logam emas tipe --- ini lebih keras dari kedua tipe di atas, sehingga dapat menggantikan penggunaan logam emas tipe - dan tipe --. Logam emas tipe --- memiliki kekerasan 8C$=C 67. Logam emas ini memiliki titik lebur sama dengan tipe -- yaitu berkisar  antara 8CCC & (A>CC ). "engan proportional limit sebesar 28C /pa.

, Dental casting logam emas ti#e I&

"ental casting logam emas tipe -F ini merupakan logam campur emas dengan kandungan AC $H.>*. emas. #omposisi dari tipe -F ini mengandung jumlah logam murni sedikit sekali. Logam campur emas ini mempunyai sifat yang sangat keras sekali dengan kekerasan diatas C 67. Titik cair dari tipe -F ini diba1ah dari tipe tipe lainnya 9HCC & (A>CC ).

(13)

#omposisi Gold 'lloy ('"') dan sifat0

#lasifikasi 'u* &u* 'g* 5d* F7 longasi %arna Tipe -Tipe --Tipe ---Tipe -F /edium$'u Lo1$'u 'g$5d 9 HH H> HC =A > $ A H 8 C 9 = $ C =   =C => HC C,> ,C ,> ,> A 2> 2> AC$8C 8C$2C 2C$>C >C$2CC 9C$288 HC$2CC >C C 2> C$2C >$C >$C >$C >$C Gold Gold Gold Gold Gold %hite %hite

Siat logam/alloya,ala se+agai +erik!t:

Kekuatan dan kemampuan

ker*a

("allea+ilit! dan si$at

dapat diregang (,u-tilit!

. "aya hantar listrik Logam menghantarkan listrik. lektron yang terdelokalisasi bebas bergerak di seluruh bagian struktur tiga dimensi. lektron$elektron tersebut dapat melintasi batas butiran kristal. /eskipun susunan logam dapat terganggu pada  batas butiran kristal, selama atom saling bersentuhan satu sama lain, ikatan

logam masih tetap ada.&airan logam juga menghantarkan arus listrik, hal ini menunjukkan bah1a meskipun atom logam bebas bergerak, elektron yang terdelokalisasi masih memiliki daya yang tersisa sampai logam mendidih. 2. "aya hantar panas

Logam adalah konduktor panas yang baik. nergi panas diteruskan oleh elektron sebagai akibat dari penambahan energi kinetik (hal ini menyebabkan elektron bergerak lebih cepat). nergi panas ditransferkan melintasi logam yang diam melalui elektron yang bergerak.

. Titik didih dan titik leleh

Logam$logam cenderung memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena kekuatan ikatan logam. #ekuatan ikatan berbeda antara logam yang satu dengan logam yang lain tergantung pada jumlah elektron yang terdelokalisasi  pada lautan elektron, dan pada susunan atom$atomnya.

=. "apat ditempa dan diregangkan (/alleability dan "uctility) 13

(14)

Logam mempunyai sifat yang mampu dibentuk dengan suatu gaya, baik dalam keadaan dingin maupun panas tanpa terjadi retak pada permukaannya, misalnya dengan hammer (palu).

>. Toughness

Logam dapat dibengkokan beberapa kali tanpa mengalami retak. A. Logam merupakan elektropositif

yakni memberi ion positif dalam larutan. "ari lebih CC elemen dalam tabel  periodic sebanyak A9 adalah logam, 9 menyerupai logam (metalloid) dalam  berbagai aspek (misal silikon, arsenik, dan boron) dan sisa lainnya berupa non logam. Logam murni sangat jarang dipergunakan di kedokteran gigi. 5ada umumnya logam murni terlalu lunak dan terlalu liat untuk dipergunakan dalam  pemakaian di kedokteran gigi.

Logam$logam tersebut mempunyai sifat sifat pada umumnya adalah 0  #eras

 6erkilat

 5enghantar panas dan penghantar listrik yang baik disebabkan sifat ikatan logam

 <paJue karena elektron$elektron bebas mengabsorbsi energi elektromagnetik 

 Liat dan dapat dibentuk  (&ombe, 882)

H. #ekuatan dan kemampuan kerja

o Sifat dapat ditempa (malleability) dan sifat dapat diregang (ductility) maksudnya bah1a logam itu mempunyai suatu sifat yang mampu dibentuk  dengan suatu gaya, baik dalam keadaan dingin maupun panas tanpa terjadi retak pada permukaannya, misalnya dengan hammer (palu).

o Logam juga dapat diregang, dapat ditarik menjadi ka1at, maksudnya bah1a suatu logam itu dapat dibentuk dengan tarikan sejumlah gaya tertentu tanpa menunjukan gejala$gejala putus.

o Toughness (sifat ulet) yakni kemampuan suatu logam untuk dibengkokan  beberapa kali tanpa mengalami retak.

o 7ardness (kekerasan) yakni ketahanan suatu logam terhadap penetrasi atau  penusukan indentor yang berupa bola baja, intan piramida dan lain$lain.

o Strenght (kekuatan)

/erupakan kemampuan suatu logam untuk menahan deformasi.  %eldability

(15)

/erupakan kemampuan suatu logam untuk dapat dilas, baik dengan menggunakan las listrik maupun dengan las karbit (gas).

 &orrosion resisten (tahan korosi)

merupakan kemampuan suatu logam untuk menahan korosi atau karat akibat kelembaban udara, Kat$Kat kimia, dan lain$lain.

 Tahan -mpact

/erupkan sifat yang dimiliki oleh suatu logam untuk dapat tahan terhadap  beban kejut.

 /odulud lastis

/erupakan ukuran kekakuan suatu bahan. 3adi semakin tinggi nilainya semakin sedikit perubahan bentuk pada suatu benda apabila diberi gaya

 #ekerasan Logam

5enggelimpangan lapisan atom antara yang satu dengan yang lain ini dihalangi oleh batas butiran karena baris atom tidak tersusun sebagai mana mestinya. 7al ini mengakibatkan semakin banyak batas butiran (butiran$  butiran kristal lebih kecil), menyebabkan logam lebih keras. +ntuk 

mengimbangi hal ini, karena batas butiran merupakan suatu daerah dimana atom$atom tidak berkaitan dengan baik satu sama lain, logam cenderung retak pada batas butiran. #enaikan jumlah batas butiran tidak hanya membuat logam menjadi semakin kuat, tetapi juga membuat logam menjadi rapuh.

Sifat fisis$mekanis alloy0 #lasifikasi 'lloy 'S-$'"' /elting range (o&) "ensity (Gn4cm) Iield Strength (/pa) 7ardness (kg4mm2) 7igh oble o Gold platinum o Gold$copper siler   oble o Siler$gold$copper  o 5alladium$copper  o Siler$palladium 6ase /etal o  i$based o &o$based o Ti$based C=>$=C 8C$C=> 9A>$82> CC$8C C2C$CC 2H> =CC$>CC 9,= >,A 2,= C,A C,A H,> H,> =2C4=HC 2HC4=CC 2>4>2C => 2AC42> HC 9HC H>48> >48> 2>42> =2> =C4>> =C 9C 15

(16)

HCC = CC $

S"arat logam/alloy a,ala se+agai +erik!t:

a. Sifat kimia

Tahan terhadap korosi, tidak larut dalam cairan rongga mulut atau dalam segala macam cairan yang dikonsumsi dan tidak luntur dan berkarat atau korosi

 b. Sifat 6iologi

Tidak beracun terhadap pasien, dokter gigi, pera1at maupun tekniker, tidak mengiritasi rongga mulut dan jaringan pendukungnya, tidak menghasilkan reaksi alergi dan tidak bersifat mutagen maupun karsinogen.

c. 6iokompatibel

Tidak mengandung substansi toksik yang dapat larut dalam salia, tidak  membahayakan pulpa dan jaringan lunak, bebas dari bahan yang berpotensi dalam menimbulkan sensitifitas atau respon alergi dan tidak memiliki potensi karsinogen.

d. Syarat /ekanis

6erkekuatan tinggi dan tahan terhadap tekanan. e. Syarat stetik 

memberikan penampilan natural pada gigi. f. Secara isik 

memiliki konduktiitas thermal dan kuat

g. 6ahan bahannya tersedia dalam jumlah besar dan mudah didapat, biaya tidak mahal baik biaya harga bahan maupun laborat.

h. Titik cairnya tinggi, tahan terhadap korosi. i. Sebagai klamer atau cengkram.

 j. /odulus elastis yang tinggi. k. 5ertahanan terhadap abrasi baik. l. /udah disolder dan dipoles.

Ikatan antar atom #a,a logam/alloy

#ulit terluar unsur logam relatif kosong karena elektron alensinya berjumlah sedikit. 7al ini memungkinkan berpindahnya elektron dari satu atom ke atom lain. lektron alensi mengalami penyebaran yang cukup berarti karena kemudahan untuk berpindah sangat besar. 'kibat penyebaran tersebut, elektron alensi menjadi berbaur dan menyerupai a1an elektron atau lautan elektron yang membungkus ion positif di dalam atom. Sehingga struktur logam dapat

(17)

dibayangkan sebagai pembungkusan ion$ion positif oleh a1an atau lautan elektron.

Pem+ent!kan Ikatan Logam

Struktur yang demikian dapat digunakan untuk menjelaskan sifat$sifat khas logam seperti daya hantar listrik, daya tempa dan kuat tarik. 'kibat a1an elektron alensinya mudah mengalir maka logam juga bersifat sebagai konduktor yang  baik. 5enyebaran dan pergerakan elektron alensi yang cukup besar membuat

logam ketika ditempa atau ditarik hanya mengalami pergeseran pada atom$atom  penyusunnya sedangkan ikatan yang terbentuk tetap.

Sifat$sifat suatu logam tergantung dari perlakuan termis dan mekanis yang dikenakan. Sifat suatu alloy tidak hanya tergantung dari dua faktor ini, tetapi juga  pada komposisinya. Sifat$sifat mekanis suatu alloy dapat sangat berbeda dengan

komponen logam atau metalloid asalnya. Sebagai contoh, suatu alloy yang terdiri dari >C* emas ('u) dan >C* kuningan (&u) mempunyai ultimate tensile strength yang lebih besar dari baik emas maupun kuningan. (&ombe, 882)

2.3aasis7a mam#! mengeta!i memaami ,an men8elaskan #roses mani#!lasi logam/alloy.

Proses mani#!lasi :

 Taa# #em+!atan mo,el s#r!e ;entilasi ,an ka7a

'dapun tujuan dari pembuatan sprue adalah menyediakan saluran melalui mana logam cair akan mengalir ke cetakan yang sudah ada didalam cincin cor setelah model malamnya dibuang, untuk tambalan yang besar 4 protesa misalnya gigi tiruan sebagian lepasan dari logam dan untuk gigi tiruan cekat. Sedangkan tujuan diberikannya entilasi adalah untuk menghindari terjadinya back pressure, sehingga mengurangi dari hasil tuangan dan mungkin juga akan menghindari ledakan, sehingga aman bagi operator. 5ada ujung sprue dibuat bentukan yang disebut reseroir. ;eseroir pada ujung sprue bertujuan untuk mencegah terjadinya porositas yang dapat

(18)

terbentuk oleh karena adanya kontraksi bila ruangan untuk reseroir yang ditempati oleh malam mempunyai ukuran melintang sebesar atau lebih besar dari ukuran ruangan, maka alloy yang ada dalam reseroir akan lebih lambat mengeras dari pada ruangan utama dan berlaku sebagai cadangan alloy cair yang siap untuk mengisi ruangan atau mould space.

5emilihan sprue seringkali bersifat empiris tetapi ada lima prinsip utama dalam menentukan pilihan, sebagai berikut 0

 5ilihlah sprue dengan diameter yang kira  kira sama dengan ukuran daerah yang paling tebal dari model malamnya. 3ika model malamnya kecil, tangkai sprue juga harus kecil karena tangkai sprue yang besar yang direkatkan pada model yang kecil dan halus dapat menyebabkan perubahan bentuk. Tetapi,  jika diameter sprue terlalu kecil, daerah ini akan memadat terlebih dahulu

sebelum tuangannya sendiri dan bisa terbentuk porositas penyusutan setempat (porositas  tersedot ). +ntuk mengatasi masalah ini diperlukan area cadangan pada sprue.

 3ika mungkin, tangkai sprue harus direkatkan pada bagian model malam yang penampang melintangnya terluas. 'kan lebih baik bagi logam cair  untuk mengalir dari bagian yang tebal ke daerah $ daerah tipis di sekelilingnya. ;ancangan ini mengurangi risiko aliran logam ke daerah mendatar dari bahan tanam atau daerah  daerah kecil seperti garis sudut.  5anjang sprue harus cukup panjang untuk memposisikan model malam

dengan tepat didalam cincin cor dengan jarak sekitar A mm dari tepi ujung cincin tetapi cukup pendek sehingga logam campur cair tidak memadat sebelum mengisi penuh mold.

 3enis sprue yang dipilih mempengaruhi teknik pembakaran yang digunakan. Tangkai sprue yang terbuat dari malam lebih sering digunakan daripada yang  plastik. 3ika digunakan sprue atau model dari plastik, dianjurkan untuk 

menggunakan teknik pembakaran 2 tahap untuk memastikan pembuangn karbon yang sempurna, karena sprue plastik melunak pada temperatur diatas titik cair malam inlay.

 /odel malam dapat diberi sprue secara langsung ataupun tidak langsung. 5ada pemberian sprue langsung, tangkai sprue akan menyediakan hubungan langsung antara daerah model dengan basis sprue atau daerah crucible former. 5ada yang tidak langsung, diletakkan sebuah penghubung atau

(19)

 batang cadangan diantar model atau crucible former. 5ada pembuatan sprue harus diperhatikan perlekatan tangkai sprue, posisi tangkai sprue panjang serta arah dari tangkai sprue dan pelepasan model malam. 5anjang sprue tergantung pada panjang cincin cor. 3ika tangkai sprue terlalu pendek, maka model malam akan terlalu jauh dari ujung luar cincin sehingga gas  gas tidak dapat dialirkan secara memadai untuk  memungkinkan logam cair mengisi seluruh ruang cincin.jika gas tidak dapat dikeluarkan secara menyeluruh, akan terjadi porositas. #arena itu, panjang harus disesuaikan sedemikian rupa sehingga ujung atas model malam berada sekitar A mm dari ujung terbuka dari cincin untuk bahan tanam gipsum.

Taa# Penanaman

5ada tahap penanaman model malam harus dibersihkan dari kotoran, debu, dan minyak. +ntuk itu dapat digunakan pembersih model malam komersial atau deterjen sintetik yang diencerkan. Sisa cairan dapat dihilangkan dengan dikibaskan dan model dibiarkan mengering diudara terbuka, sementar a  bahan tanam disiapkan. Lapisan tipis pembersih yang tertinggal pada  permukaan model malam dapat mengurangi tegangan permukaan dari malam dan pembasahan yang lebih baik dari bahan tanam sehingga terjadi perlekatan yang sempurna, termasuk pada bagian  bagian model yang kecil dan tipis. Sementara model malam dikeringkan di udara terbuka, jumlah air destilasi (bahan tanam gipsum) atau cairan silika koloiadal khusus (bahan tanam fosfat) diukur. &airan ini dituang kedalam mangkuk karet yang bersih dan kering, kemudian bubuk ditambahkan ke dalam cairan secara bertahap dan hati  hati untuk mencegah terjebaknya udara didalam adukan. 5engadukan dilakukan dengan lembut sampai semua bubuk basah, atau bubuk yang tidak tercampur  terdesak keluardari mangkuk secara tidak sengaja. 6ahan tanam ditunggu sampai mencapai final setting, lalu ka1ah di lepas dari bumbung tuang dan dibiarkan selama 2= jam.

Iang perlu diperhatikan dalam proses penanaman adalah 0

• 5engadukan hampa udara, berfungsi untuk mengeluarkan gelembung$

gelembung udara yang terbentuk selama pengadukan dan

(20)

mengeluarkan gas$gas berbahaya yang dihasilkan dari reaksi kimia yang digunakan sebagai bahan tanam

• kompensasi penyusutan, kadang$kadang perubahan dimensi mould

memang diperlukan terutama untuk mahkota cor penuh.

• Teknik pengendalian dengan peambahan air, ekspansi mikroskopik 

linear akan meningkat sejalan dengan jumlah air yang ditambahkan sampai tercapai ekspansi maksimal

Taa# +!rning o!t ,an Preeating

Tahap burning out dimulai dengan menghidupkan kompor gas dan letakkan bumbung tuang diatas dengan bagian ka1ah menghadap ke api,  biarkan hingga semua malam terbuang dan pastikan seluruh mould space  bersih dari malam. Sememtara itu siapkan furnice, lalu naikkan suhunya hingga mencapai HCC M & kemudian masukkan bumbung tuang kedalam furnice, lalu dilanjutkan dengan tahap preheating naikkan suhu furnice hingga mencapai suhu 8CCM &, pada saat bahan tanam sudah terlihat membara, model sudah siap di casting. Selama pembakaran, sejumlah malam yang mencair  akan diserap oleh bahan tanam dan sisa karbon akibat pembakaran malam cair  menjadi terperangkap di dalam bahan tanam yang berpori  pori. 6urning out akan mengubah karbon menjadi karbon monoksida atau karbon dioksida. Gas   gas ini akan keluar melalui celah sisa malam yang mencair.

Taa# 6asting

Logam campur dicairkan dengan semburan api dalam crucible yang terpisah. #emudian dituang kedalam mould dengan gaya centrifugal. Setelah bumbung tuang telah mencapai suhu normal, lalu logam dikeluarkan dengan cara membongkar bahan tanam. 7asil logam dicuci dan dibersihkan sampai sisa  bahan tanam tidak ada.

2.0 aasis7a mam#! mengeta!i memaami ,an men8elaskan a#likasi logam/alloy ,alam +i,ang ke,okteran gigi.

Logam ataupun alloy dalam kedokteran gigi dapat digunakan untuk berbagai kegunaan dalam bidang prosthodonsia, orthodonsia ataupun konserasi gigi. 'plikasi tersebut dapat dibedakan berdasarkan bahan penyusunnya maupun berdasarkan klasifikasi tipenya.

(21)

'plikasi logam atau alloy berdasarkan bahan penyusunnya yaitu0 . mas 0 inlay, onlay, mahkota dan gigi tiruan jembatan 2. 'g  5d, i  &u 0 inlay, onlay, mahkota dan jembatan . mas, u  &r, &o  &r 0 digunakan dalam bentuk ka1at =. &o  &r 0 gigi tiruan sebagian tuangan.

Sedangkan aplikasi logam atau alloy berdasarkan klasifikasi tipenya yaitu 0 . Tipe - 0 inlay satu permukaan

2. Tipe -- 0 inlay beberapa permukaan, contoh 0 bukal dan lingual . Tipe --- 0 digunakan untuk semua mahkota dan jembatan

=. Tipe -F 0 kerangka gigi tiruan sebagian.

Selain yang telah disebutkan diatas, aplikasi logam4alloy  yang lainnya adalah sebagai  berikut0

1. 9erangka Logam igi Tir!an

"alam bidang kedokteran gigi, logam dapat digunakan sebagai kerangka logam gigi tiruan (frame metal denture). 3enis logam yang biasa digunakan untuk kerangka logam gigi tiruan adalah alloy emas, 'lloy i $ &r, alloy &o  &r, alloy 'g  5d,  palladium dan titanium.

2. akota

"alam bidang kedokteran gigi, logam dapat juga digunakan sebagaimahkota tiruan. "an logam yang sering digunakan adalah logam jenis baja atau stainless steel. amun selain itu alloy emas, alloy 'g  5d, dan alloy i  &u juga digunakan untuk   pembuatan mahkota

3. Dental Im#ant

Logam dapat juga digunakan sebagai dental implant dan jenis logam yang bisa digunakan adalah titanium. Selain itu dapat juga digunakan a lloy &o $ &r, yang  berkomposisi 0

a. &obalt >  A> *  b. &rom 2C  >* 21

(22)

c. ikel C  C* d. /o C  H *

e. &arbon C  C,= *

0. estorasi akota Inla" ,an 4nla"

Logam juga dipergunakan sebagai inlay dan onlay, yang dipergunakan antara lain alloy emas, alloy 'g  5d, dan alloy i  &u.

'. 9lamer

#lamer merupakan ka1at yang digunakan di kedokteran gigi dalam berbagai bidang (prosthodonsia, orthodonsia dan periodonsia) yang secara umum berfungsi membantu  proses pera1atan. 'lloy yang dipergunakan untuk klamer yaitu 'lloy 'g  5d, yang  berkomposisi 0 a. 'g => *  b. 5d 2= * c. 'u > * d. &u > * e. Nn  * 22

(23)

<. Amalgam

'malgam merupakan bahan tambal gigi pada daerah yang mengalami abrasi yang kuat. 'malgam merupakan alloy campuran dari liJuid, yaitu logam mercury, dan  po1der, yaitu logam paduan@ perak timah@ dan lain$lain. ;asio dari campuran tersebut

yaitu mercury =C* dan po1der AC*.

2.4aasis7a mam#! mengeta!i memaami ,an men8elaskan kele+ian ,an kek!rangan logam/alloy.

#elebihan logam4alloy 0

• Lebih kuat • Tahan karat

• /udah dimanipulasi

• #etahanan terhadap keausan sangat tinggi

#ekurangan logam4alloy 0

• Tidak estetik karena 1arnanya yang kontras dengan gigi • /uncul rasa sensitie terhadap panas dan dingin

• /enimbulkan reaksi alergi

• ;eaksi toksisitas, contohnya kalau amalgam ada kandungan mercuri

(24)

BAB III 9ESIPULAN

. Logam4alloy adalah substansi kimia opaJue megkilap yang merupaka pengantar   panas dan listrik yang baik. 'pabila dipoles dengan baik dapat menjadi reflektor sinar 

yang baik.

2. #lasifikasi logam4alloy  berdasarkan komposisi logam mulia terbagi menjadi high noble, noble dan base metal.

. Syarat logam kedokteran gigi antara lain bikompatibilitas, tahan terhadap korosi dan suasana dalam salia, konduktiitas thermal cukup tinggi dan kuat, bahan tersedia dalam jumlah besar dan mudah didapat, tidak berpotensi sebagai bahan karsinogenik  (bahan yang dapat menyebabkan kanker), tahan terhadap coral, sebagai penghantar 

(25)

suhu yang baik dan memberikan penampilan natural serta estetik pada gigi dan  berkekuatan tinggi juga tahan terhadap tekanan.

=. 'plikasi di bidang kedokteran gigi untuk membuat inlay, onlay, mahkota, jembatan konensional, klamer, gigi tiruan, brachet dan bahan ta mbal.

(26)

DA=TA PUSTA9A

'nnusaice, #enneth 3. 2CC. 5hillips0 6uku 'jar -lmu 6ahan #edokteran Gigi. 3akarta0 G&

&ombe, &.882. Sari "ental /aterial. 5enerjemah0 Slamet Tarigan. 3akarta0 6alai 5ustaka

&raig, ;obert George anf 5o1ers. 2CC2. ;estoratie "ental /aterials . 7oughton 0 /osby

airhusrt &%. &ompresie 5roperties of "ental Gypsum. 3 "ent ;es 8AC, 8092$92=

7atrick, &arol "i!on. 2CC. "ental /aterial 0 clinical application for dental assistants and dental hygienist. 5hiladelphia 0 Saunders

;obert G. &raig, 5h.". 89. "ental /aterial 5roperties and /anipulation. The +niersity of  /ichigan School of "entistry@ the &.F. /osby &ompany

%ilson, 73.dkk. 89H. "ental Technology and /aterials for Students. 6lack1ell Scientific 5ublication.

ahan .mpa-t

logam sangat mulia dg

komposisi logam mulia /0 

logam sangat mulia dg

komposisi logam mulia /0

restorasi ang hana

terkena sedikit tekanan

-th inla ke-il

restorasi ang terkena

tekanan sedang -th

mahkota 

erdasarkan ungsi

restorasi ang hana

terkena sedikit tekanan

-th inla ke-il

restorasi ang terkena

tekanan sedang -th

mahko

restorasi dengan tekanan

+esar -th mahkota 

ang tipis a+utment

pontik mahkota penuh

+asis gigi tiruan gigi

tiruan se+agian -ekat ang

Referensi

Dokumen terkait