• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perilaku Kerja Untuk Maju

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perilaku Kerja Untuk Maju"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

PERILAKU

KERJA

UNTUK MAJU

SOSIALISASI PENILAIAN

PERILAKU KERJA PEGAWAI

NEGERI SIPIL

PEMERINTAHAN KOTA

(2)

SELAMAT ATAS TERPILIH

KEMBALI

IBU TRI

RISMAHARINI

dan

BP

WHISNU SAKTI BUANA

Walikota dan Wakil Walikota

(3)

Pidato Risma: Mulai Besok,

Mari Bangun Surabaya Lebih

Baik

(4)
(5)

VISI :

SURABAYA KOTA

SENTOSA YANG

BERKARAKTER DAN

BERDAYA SAING GLOBAL

BERBASIS EKOLOGI

DR. (H.C) IR. TRI RISMAHARINI,

M.T. – WHISNU SAKTI BUANA,

(6)

MISI

1.

Mewujudkan sumber daya masyarakat yang

berkualitas

2.

Memberdayakan masyarakat dan menciptakan

seluas-luasnya kesempatan berusaha

3.

Memelihara keamanan dan ketertiban umum

4.

Mewujudkan penataan ruang yang terintegrasi

dan memperhatikan daya dukung kota

5.

Memantapkan sarana dan prasarana

(7)

MISI

6.

Memperkuat nilai-nilai budaya lokal dalam

sendi-sendi kehidupan masyarakat

7.

Mewujudkan Surabaya sebagai pusat penghubung

perdagangan dan jasa antar pulau dan

internasional

8.

Memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik

9.

Memantapkan daya saing usaha-usaha ekonomi

lokal, inovasi produk dan jasa, serta

pengembangan industri kreatif

10.

Mewujudkan infrastruktur dan utilitas kota yang

(8)

Visi Misi Kota Surabaya

2011-2015

Menuju Surabaya sebagai Kota Jasa dan

Perdagangan yang Cerdas, Manusiawi,

(9)

MISI KOTA SURABAYA

2011-2015

1.

Membangun kehidupan kota yang lebih

CERDAS

melalui peningkatan sumber daya manusia yang

didukung oleh peningkatan kualitas intelektual,

mental-spiritual, keterampilan, serta kesehatan

warga secara terpadu dan berkelanjutan;

2.

Menghadirkan suasana kota yang

MANUSIAWI

melalui peningkatan aksesibilitas, kapasitas, dan

kualitas pelayanan publik, reformasi birokrasi,

(10)

3.

Mewujudkan peri kehidupan warga yang

BERMARTABAT

melalui pembangunan ekonomi

berbasis komunitas yang mengutamakan perluasan

akses ekonomi demi mendukung peningkatan daya

cipta serta kreativitas segenap warga Kota Surabaya

dalam upaya penguatan struktur ekonomi lokal yang

mampu bersaing di kawasan regional dan internasional;

4.

Menjadikan Kota Surabaya semakin layak-huni melalui

(11)

APAKAH ANDA

BANGGA SEBAGAI

WARGA KOTA

SURABAYA?

APAKAH ANDA BANGGA SEBAGAI

(12)

RAJIN PANGKAL

PANDAI, HEMAT

(13)

ETOS KERJA WARGA JEPANG

KAIZEN (5-R)

1.

RINGKAS

2.

RAPI

3.

RESIK

4.

RAWAT

(14)

SLOGAN KOTA

1. Bari (Bersih, Aman, Rapi, dan Indah) » Palembang

2. Satria (Sejahtera Tertib Indah dan Aman) » Banyumas 3. Gilar-gilar » Banjarnegara

4. Perwira (Pengabdian Ramah Wibawa Indah Rapi dan

Aman) » Purbalingga

5. Bersuci, Bercahaya (bersih elok rapi ceria hijau aman jaya) »

Cilacap

6. Beriman (Bersih Indah Lestari Aman dan Nyaman)»

Kebumen

7. Berseri (BERsih>> SEhat Rapi Indah) >>Solo

8. Berhati nyaman (bersih sehat indah nyaman) >> Yogyakarta 9. Bermartabat (BESIH-MAKMUR-TAAT-BERSAHABAT) >>

(15)
(16)
(17)

WAJAH KOTA SURABAYA

Hidup sehat dengan taman kota Surabaya

Kota Surabaya adalah ibukota provinsi Jawa Timur dengan

penduduk kurang lebih 3 juta jiwa. Dulu surabaya terkenal dengan slogan “Surabaya-ku hijau dan bersih", namun slogan hanya kata-kata, Surabaya adalah kota yang panas, kotor, dan tidak teratur.

Tapi itu dulu. Sekarang Surabaya telah menjelma menjadi

kota pertamanan terbaik di Indonesia. Mau tau taman-taman yang ada di Surabaya? Yuk kita lihat.

Taman Bungkul

(18)

PERILAKU KERJA

(KINERJA) UNTUK

MAJU

1 (Orientasi Pelayanan)

2 Integritas

3 Komitmen

4 Disiplin

5 Kerjasama

6 Kepemimpinan

7 Inisiatif

(19)
(20)
(21)

PENILAIAN PERILAKU

KERJA PANGKAL UNTUK

MAJU

SEJAHTERA LAHIR-BATIN BAGI

WARGA KOTA SURABAYA &

PEGAWAI PEMKOT

(22)

SURABAYA-KU

HIJAU & BERSIH

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa faktor ekonomi dan akses, faktor interpersonal, faktor karakteristik dan persepsi persalinan, serta faktor dukungan yang menjadi alasan

Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa faktor ekonomi dan akses, faktor interpersonal, faktor karakteristik dan persepsi persalinan, serta faktor dukungan yang menjadi alasan