• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BOKS PEKDA

Tantangan Pengembangan Sub Sektor Perkebunan di Maluku

Ratusan tahun lalu wilayah Maluku terkenal sebagai wilayah penghasil

rempah-rempah utama di dunia. Reputasi ini lah yang akhirnya mengundang bangsa-bangsa eropa

menjejakkan kakinya di bumi Maluku.

Sayangnya, seiring dengan berjalannya waktu, keistimewaan Maluku sebagai

daerah penghasil rempah-rempah dunia menjadi semakin memudar. Salah satu kendala

utama pengembangan sub sektor perkebunan di wilayah ini adalah luas daratan Maluku

yang relatif kecil yaitu hanya 54.185 km2

jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan luas

lautan Maluku yang mencapai 527.191 km2

. Sempitnya wilayah daratan Maluku ini

diperparah dengan kondisi geografis yang terdiri dari pulau-pulau kecil dengan luas

daratan terbatas dan sebagian besar berupa tanah adat. Hal ini semakin mempersulit

pengembangan industri perkebunan dengan skala besar yang membutuhkan lahan yang

sangat luas.

Seiring dengan perkembangan jaman, daerah-daerah lain saat ini telah berhasil

mengembangkan sub sektor perkebunan pada skala industri yang tadinya merupakan

produk andalan Maluku. Hal ini berakibat pangsa produk perkebunan Maluku menjadi

semakin tergerus dan mengecil. Ironisnya, ditengah persaingan dengan produksi daerah

lain, produk perkebunan Maluku saat ini bahkan memiliki kecenderungan menurun yang

tercermin dari semakin menurunnya tingkat produksi beberapa perkebunan di wilayah

Maluku. Masalah pendanaan, peremajaan, SDM dan cuaca lagi-lagi menjadi sebab utama.

Untuk mengembalikan kejayaan Maluku di sub sektor perkebunan ini, revitalisasi sub

sektor perkebunan melalui ekstensifikasi dan diversifikasi berupa program peremajaan,

penyediaan bibit dan pupuk, pembukaan lahan baru dan berbagai teknik lainnya menjadi

suatu keharusan.

Ditengah kemerosotan produk perkebunan, kabar gembira justru datang dari

usaha rumput laut. Usaha gencar dari berbagai pihak –termasuk Bank Indonesia- untuk

mengembangkan produksi rumput laut kini telah membuahkan hasil. Bahkan musim timur

yang sering menjadi momok bagi para nelayan justru menjadi berkah bagi para petani

rumput laut. Kini tiap minggunya ratusan ton rumput laut berhasil dipanen oleh para

petani rumput laut.

Namun demikian, setelah usaha memproduksi rumput laut berjalan dengan sukses,

kini masalah baru timbul. Harga rumput laut ditingkat petani terus jatuh dari

(2)

BOKS PEKDA

tersebut, ratusan ton rumput laut tidak dapat terserap oleh pasar selama satu tahun

terakhir ini.

Kini para petani rumput laut membutuhkan crash program mengingat kebutuhan

untuk mempertahankan daya beli akan mendorong para petani rumput laut untuk beralih

usaha ke sektor lain yang lebih menjanjikan. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara

lain :

1. Memberdayakan BUMD untuk menjadi pengumpul rumput laut (dan hasil komoditas

lainnya) langsung dari para petani.

2. Memberdayakan koperasi-koperasi untuk menjadi pengumpul rumput laut (dan hasil

komoditas lainnya) dari para petani. Untuk itu perlu peningkatan modal koperasi baik

melalui kredit perbankan (KUR/kredit lainnya) maupun melalui bantuan pemerintah

(instansi terkait).

3. Mendorong koperasi dan BUMD yang berfungsi sebagai pengumpul hasil komoditas

untuk mengolah hasil komoditas menjadi bentuk setengah jadi atau bahan jadi guna

meningkatkan nilai tambah hasil komoditas. Pengolahan ini selain berpotensi

meningkatkan nilai hasil komoditas menjadi beberapa kali lipat, juga akan berdampak

pada pengurangan volume (berat) hasil akhir produk komoditas sehingga akan

mendorong penurunan biaya transportasi.

4. Pemberdayaan koperasi dan BUMD sebagai pengumpul dan pengolah hasil komoditas

akan membuat produk hasil perkebunan menjadi tercatat dan teradministrasi dengan

baik, yang selanjutnya akan mampu menyumbang kepada pendapatan daerah serta

Referensi

Dokumen terkait

Konsep- konsepnya tentang person (Roy menjelaskan bahwa person bisa berarti individu, keluarga, kelompok atau masyarakat luas dan masing-masing sebagai

PERATURAN BERSAMA MENTERI KEUANGAN, JAKSA AGUNG, KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA DAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PAKSA

Sedangkan data testing adalah data masyarakat yang akan di diagnose, untuk memutuskan pasien tersbut benar-benar kerna hepatitis atau tidak, data training dan data

Judul Skripsi :“Penggunaan Model Whole Language untuk meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Percaya Diri dalam Pembelajaran Membaca Intensif di Kelas III SDN

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, serta karunia-Nya,karena atas Ridho-Nya penulis telah menyelesaikan

Dilihat dari segi promosi, iklan-iklan yang ditampilkan oleh Telkom Speedy penting bagi konsumen. Iklan Telkom Speedy yang menarik mampu memberikan pengalaman khusus bagi

Pertama , tentang penetapan tanggal 07 September didasarkan pada peninjauan fakta sejarah bahwa pada tanggal 07 September 1921, masyarakat Kota Ambon diberikan hak yang sama

Gangguan psikiatrik seperti delirium, depresi, kecemasan dan sindrom disequilibrium sering dialami oleh pasien dengan gagal ginjal kronis.. Kemampuan untuk mengenali