• Tidak ada hasil yang ditemukan

Regulasi BI – Perbarindo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Regulasi BI – Perbarindo"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1

FREQUENTLY ASKED QUESTION(FAQ)

PBI NOMOR 18/21/PBI/2016 TANGGAL7 OKTOBER 2016

TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA

NOMOR 9/14/PBI/2007 TENTANG SISTEM INFORMASI DEBITUR

1. Apa latar belakang dari penerbitan PBI Nomor 18/21/PBI/2016 tanggal 7 Oktober 2016

tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 9/14/PBI/2007 tentang Sistem

Informasi Debitur (Perubahan PBI SID)?

Perubahan ketentuan SID diperlukan dalam rangka meningkatkan kelancaran proses

penyediaan dana, penerapan manajemen risiko kredit yang efektif, dan ketersediaan

informasi kualitas Debitur yang diandalkan, serta untuk meningkatkan efektivitas dan

efisiensi penyelenggaraan Sistem Informasi Debitur yang menghasilkan informasi Debitur

yang lengkap, akurat, terkini_dan_utuh.

Selain itu, terdapat perubahan metode pengelolaan Credit Reporting System di Indonesia

dari sebelumnya single credit reporting system menjadi dual credit reporting system yang

melibatkan Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan.

2. Apa saja jenis penyampaian Laporan Debitur dan/atau koreksi Laporan Debitur?

Penyampaian Laporan Debitur dan/atau koreksi Laporan Debitur secara sentralisasi

(melalui kantor pusat atau kantor cabang lain), disamping penyampaian Laporan Debitur

dan/atau koreksi Laporan Debitur secara desentralisasi (melalui kantor Pelapor yang

bersangkutan), dengan tetap menggunakan sandi kantor Pelapor yang bersangkutan.

3. Siapa Pihak yang dapat memperoleh Informasi Debitur?

Pelapor, Debitur, Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan, atau pihak lain.

4. Apa saja jenis sanksi terkait pelanggaran yang diatur dalam perubahan PBI ini?

a. Batas maksimal sanksi kewajiban membayar terhadap Pelapor yang dinyatakan

terlambat menyampaikan koreksi Laporan Debitur.

b. Sanksi kewajiban membayar terhadap Pelapor yang dinyatakan terlambat

menyampaikan koreksi Laporan Debitur secara offlineyang melampaui batas waktu.

c. Sanksi teguran tertulis kepada Pelaporyang menolak permintaan Debitur yang ingin

memperoleh Informasi Debitur atas nama Debitur yang bersangkutan.

d. Sanksi teguran tertulis kepada Pelapor yang tidak menyampaikan informasi kepada

Debitur terkait pelaporan Penyediaan Dana ke dalam Sistem Informasi Debitur.

e. Sanksi teguran tertulis kepada Pelapor yang tidak menindaklanjuti dan menyelesaikan

pengaduan Debitur.

f. Pengenaan sanksi bagi Pelapor yang menggunakan Informasi Debitur tidak sesuai

dengan ketentuan mulai berlaku sejak diberikannya akses Web Sistem Informasi

(2)

2

5. Apa kewajiban baru bagi Pelapor terkait adanya pengaduan Debitur?

a. Pelapor wajib menindaklanjuti dan menyelesaikan pengaduan Debitur paling lama 20

(dua puluh) hari kerja.

b. Pelapor wajib menginformasikan batas waktu penyelesaian pengaduan kepada Debitur.

c. Pelapor wajib menginformasikan hasil penyelesaian pengaduan kepada Debitur secara

tertulis dan/atau menggunakan sarana teknologi informasi sesuai permintaan Debitur.

d. Pelapor wajib mengadministrasikan seluruh pengaduan yang diterima.

e. Pelapor wajib melaporkan pengaduan Debitur dan tindak lanjut penyelesaian

pengaduan Debitur kepad BI secara triwulanan paling lambat tanggal 10 (sepuluh)

setelah akhir triwulan.

6. Kapan pertama kali Pelapor menyampaikan Laporan pengaduan Debitur?

Penyampaian Laporan Debitur pertama kali disampaikan tanggal 10 (sepuluh) Januari 2016.

7. Apa saja yang dilaporkan dalam Laporan pengaduan Debitur?

Laporan pengaduan Debitur antara lain berupa nama Debitur, tanggal pengaduan,

ringkasan permasalahan dan penyelesaiannya, dan jangka waktu penyelesaian.

8. Selain hal-hal tersebut di atas, apakah ada perubahan lainnya dalam PBI ini jika

dibandingkan dengan pengaturan sebelumnya?

Terdapat penambahan definisi mengenai Informasi Debitur dan Lembaga Pengelola

Informasi Perkreditan. Selain itu, penambahan pengaturan mengenai perlindungan

konsumen, khususnya terkait information disclosure dan mekanisme penanganan

pengaduan Debitur. Di luar hal-hal yang telah dijelaskan di atas, secara umum substansi

pengaturan lainnya dalam PBI ini tidak berubah jika dibandingkan dengan PBI sebelumnya.

9. Kapan tanggal mulai berlaku Perubahan PBI SID ini?

Referensi

Dokumen terkait

Dalam Pelaksanaannya tergugat sesuai dengan pasal 12 ayat (2) PBI Nomor 9/14/PBI/2007 Tentang Sistem Informasi Debitur menyatakan pelapor dinyatakan

Sanksi Administratif berupa teguran tertulis adalah sanksi yang diterapkan kepada penganggung jawab usaha dan/atau kegiatan dalam hal penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan

(3) Pengenaan sanksi administratif berupa teguran tertulis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 huruf b dan huruf c untuk laporan LLD yang meliputi data dan

Kolom ini diisi dengan jumlah penyediaan dana yang diberikan oleh bank pelapor dan perusahaan anaknya kepada debitur dalam valuta asing setelah dijabarkan kedalam rupiah dengan

Sanksi yang diberikan kepada masyarakat yang membangun tanpa IMB adalah sanksi administratif yaitu: surat peringatan tertulis atau teguran serta penghentian sementara bangunan

Untuk debitur Warga Negara Indonesia (WNI) yang memperoleh fasilitas penyediaan dana dari kantor cabang Pelapor yang berada di wilayah Republik Indonesia, kolom ini

fakta/bukti pendukung tentang inti permasalahan. Memberi penjelasan kembali kepada pelapor, tentang inti masalah setelah dilakukan uji silang. Memberikan teguran dan atau sanksi

1) Implementor yaitu Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah lebih intensif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat umum terkait informasi penyediaan Rumah