• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

III.PERSIAPAN / FAKTOR LATIHAN

KEKUATAN

8 Jenis kekuatan menurut Bompa:

1.Kekuatan umum (general strength)

2.kekuatan khusus (specific strength)

3.kekuatan maksimal (maximum strength)

3.kekuatan maksimal (maximum strength)

4.daya tahan otot (muscular endurance)

5.daya ledak (power)

6.kekuatan absolut (absolut strength)

7.kekuatan relatif (relative strength)

(2)

Latihan Kekuatan

! " # $

KEKUATAN YANG CEPAT

DAYA TAHAN KEKUATAN

KEKUATAN MAKSIMAL

%

Kekuatan Maksimal ditingkatkan dengan 2 (dua) cara

% & & ' & $ !

& & % % ' & & & % & & % % % & (! &

% & & & & %

% && ) ) ' & %

(3)

KARAKTERISTIK KEKUATAN

Metode : Hypertropi

Intensitas : 30*60%

Irama Kontraksi : Perlahan/Lambat

Repetisi : Banyak

Metode : NEURAL

Intensitas : ≥ 80 %

Irama Kontraksi : Cepat

Repetisi : sedikit MENAMBAH

MASA OTOT

MEMPERBAIKI KOORDINASI INTRAMUSKULAR

KEKUATAN MAKSIMAL (MAXIMUM STERNGTH)

DAYA TAHAN KEKUATAN (STRENGTH ENDURANCE)

KEKUATAN YANG CEPAT (SPEED STRENGTH/POWER)

Intensitas : 30 – 60 %

Irama Kontraksi : lambat * sedang

Repetisi : Banyak (harus selesai)

Intensitas : 40 * 80%

Irama Kontraksi : Cepat

(4)

PARAMETER KEKUATAN

1 REP

INT 95 % 2*8 SET 2*3 MENIT

REP SET REST

INT 75 %

INT 50 %

5 REP

10 REP

3*5 SET

2*3 SET

1*2 MENIT

(5)

Skema Pembentukan Otot dan Kekuatan

& &

&& ) , !

&% &%

$

& & & &&

! ! $

%

% ! % '

! &%

% ! &%

% ! $ %

& ! $ %

(6)

Latihan Kekuatan yang Cepat (SPEED STRENGTH)

Didapat melalui memperbaiki kordinasi intramuskuler kemudian ditransformasikan ke Speed Strength (Power) melalui latihan :

Latihan Beban dengan Irama Cepat Latihan-latihan plyometrik

Latihan beban dengan Metode TCSS (Time Control Speed Strength)

(7)

Burn Out System

./ 0 . ! 1 / % & &

,

/ % % 234 &

% % 24 524 & &

& '

& '

246 & &

-& 534

24 24 6 24'

& & % %

& & & 7

Referensi

Dokumen terkait

• Monitor intensitas dan volume latihan agar menghasilkan perkembangan prestasi atlet tanpa resiko cedera.. • Akhir dari tingkatan ini tidak ada masalah berkenaan

organisme atlet agar secara fisiologis dan psikologis siap menerima beban latihan intiA. Secara garis besar bagian ini

tulang sendi) meningkatkan kekuatan dan lebih menyingkat waktu, tetapi memberikan kontribusi yang kecil terhadap waktu, tetapi memberikan kontribusi yang kecil terhadap

Prinsip beban berlebih dapat dilakukan dengan pembebanan dalam latihan harus lebih berat.. dibanding dengan kemampuan yang

Beri beban dengan intensitas 50% sampai terjadi kelelahan total Kurangi beban dengan 5% (intensitas jadi 45%) lakukan kerja otot lagi sampai terjadi lagi kelelahan total, kurangi

petunjuk bahwa latihan yang bertujuan mengembangkan kekuatan maksimum, interval istirahat antara 2-5 menit.  untuk pengembangan daya

badan, misalnya untuk latihan leg curl dengan beban 40% , bent-over rowing 50% , squat 75% dan calf raises 40% dari

Semakin banyak latihan memasak pada siswa SMK, ternyata tidak berpengaruh pada kinerja memasak , tetapi setelah data jenis kelamin dipisah, jumlah latihan memasak