• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III modul corel memilih objek gambar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB III modul corel memilih objek gambar"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

bidang kerja CorelDRAW dapat dikatakan aktif apa bila objek tersebut dilingkari

oleh beberapa kotak hitam yang melingkari objek. perintah ini dapat dilakukan

dengan berbagai media yang tersedia pada box toolbar. Pilihan dapat dilakukan

terhadap objek yang terlihat maupun objek-objek yang tersembunyi. Objek pada

gambar dibawah ini merupakan salah satu bentuk objek yang diaktifkan oleh

[image:1.595.188.467.369.617.2]

Pick tool dengan mengklikan mouse 1 kali pada salah satu garis objek.

(2)
[image:2.595.208.445.112.339.2]

Gambar 20. Objek aktif

Selain secara lansung menuju objek tertentu dengan menggunakan media pick

tool, objek juga dapat dipilih dengan menggunakan kotak marguee (garis

berwarna biru seperti pada gambar dibawah ini:

Gambar 21. Mengaktifkan objek dengan kotak marguee

Untuk dapat mengaktifkan objek yang lebih dari satu didalam lembar kerja

dapat dilakukan dengan berbagai cara:

a. Aktifkan objek dengan menyorot semua areal objek dengan pick tool seperti

yang dilakukan pada gambar di atas.

b. Pilih objek dengan pick tool secara satu persatu dengan menggunakan alat

bantu Shift yang ada pada keyboard, dengan langkah-langkah seperti

[image:2.595.247.390.430.537.2]
(3)
[image:3.595.205.432.180.455.2]

Gambar 22. Pilihan objek yang aktif

2. Mengatur Letak objek

a. Mengubah urutan letak objek

Objek yang berdempetan dari urutan yang terdepan sampai urutan yng

paling belakang dapat diubah atau disusun berdasarkan posisi objek. perlu

diketahui bahwa objek yang akan berada pada posisi paling belakang

adalah objek yang dibuat paling awal. Jika ada objek selanjutnya maka

akan menempati urutan didepannya.

Posisi objek tersebut bukalah suatu hal yang menyulitkan dalam

menempatkannya. Semua objek yang ada dalam lembaran kerja dapat

ditempatkan dimana posisi semestinya walaupun dalam urutan pembuatan

(4)
[image:4.595.150.491.110.270.2]

Gambar 23. Urutan objek sebelum dipindah

Pada gambar di atas objek yang dibuat pertama kali adalah objek A, kedua

objek B, ketiga objek C, dan ke empat objek D. pada bagian objek yang

bertumpuan akan tampak bahwa objek yang pertama dibuat menepati

posisi paling belakang dan objek yang dibuat paling akhir yaitu objek D

akan menempati urutan paling depan.

Untuk dapat melakukan perubahan posisi penempatan urutan objek dapat

dilakukan langkah berikut :

1) aktifkan objek yang akan menempatkan posisi paling depan

2) Pilih menu arrange dan selanjutnya pilih to front di kelompok order

[image:4.595.152.474.479.726.2]
(5)

Gambar 25. Urutan objek setelah dipindah

b. Mengatur perataan objek

Berkarya desain grafis banya hal yang perlu dilakukan dari membuat objek

sampai pengaturan tata letak objek itu sendiri. Untuk itu berikut ini akan kira

urai pula proses terciptanya susunan objek. objek gambar yang sudah

dibuat dapat diratakan kembali atau sisusun dengan beberapa pilihan

diantaranya untuk meratakan objek sebelah kiri, sebelah kanan, rata bagian

atas, rata bagian bawah atau dapat juga objek tersebut di letakan pada

posisi centre.

Objek sebenarnya dapat di ratakan secara manual yaitu dengan menyusun

atas dasar penglihatan mata, namun upaya yang dilakukan akan menjadi

sia-sia saja karena belum tentu objek yang dipandang sudah rata pada saat

di cetak akan kelihatan perbedaannya. Untuk ada media bantu dalam

operasional program CorelDRAW untuk komputer grafis dengan

memanfaatkan menu Align dan Distribute yang terletak pada menu arrange.

Dengan demikian upaya untuk meratakan posisi objek dapat dilakukan

dengan cepat dan profesional. Langka yang dilakukan:

1) Pilih beberapa objek yang akan diratakan termasuk text.

2) Klik menu Arrange > Aling and Distribute - Aling and Distribute,

maka akan tampil kotak dialog Aling and Distribute seperti pada

gambar di bawah 27.

[image:5.595.139.523.111.280.2]
(6)
[image:6.595.189.449.113.286.2]

Gambar 26. Kotak dialog Align and Distribute

3) pada kota dialog Align and Distribute terdapat pilihan perataan objek

secara vertikal maupun horizontal. Selanjutnya berikan tanda centang

pada posisi yang kita ingginkan, misalnya untuk meratakan objek pada

sisi kiri secara maka berikan centang pada kotak Left. Untuk pilihan

dapat dilakukan ganda asalkan posisi yang diinginkan satu horizontal

dan satu vertikal seperti contoh memberi centang pada kotak Left dan

Botton. Berikut beberapa bentuk pertaan objek dengan Align:

[image:6.595.252.384.469.694.2]

Gambar

Gambar 19. Objek yang tidak aktif
Gambar 20. Objek aktif
Gambar 22. Pilihan objek yang aktif
Gambar 23. Urutan objek sebelum dipindah
+3

Referensi

Dokumen terkait

melalui menu Arrange – shaping seperti yang tampak pada gambar berikut:..

Proses yang terakhir adalah melakukan penyesuaian dimana sebuah pixel dalam gambar telah dilakukan pengelompokan ke dalam objek dan hubungan diantara objek yang berbeda

 Berikutnya aktifkan Pick Tool untuk merubah posisi dari text KABUPATEN KUDUS dengan klik pilihan pada. Vertical Placement yang

keyboard  pada komputer sebenarnya merupakan  interface  yang bisa dipakai ulang  karena tombol­tombol  keyboard 

Operasionalisasi variabel diperlukan untuk menentukan jenis, indikator, serta skala dari variabel-variabel yang terkait dalam penelitian, sehingga pengujian hipotesis dengan

Click menu Effects kemudian pilih Add Perspective sehingga pointer berubah dan pada objek akan tampak garis putus-putus dan 4 buah kotak kecil (handle) yang akan digunakan

Dapat dikatakan bahwa multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu

Dalam Gambar 3.13 disajikan tampilan user melakukan perjalanan awal dengan menggerakkan objek tikus pada aplikasi dengan menekan tombol arah ke bawah pada keyboard