MANAJEMEN
MANAJEMEN
PELAKSANAAN KBK
A. Pendahuluan
A. Pendahuluan
1.
1. Beberapa pengertian Beberapa pengertian a. Manajemen:
b. Pendidikan berbasis materi (ilmu): b. Pendidikan berbasis materi (ilmu):
materi ajar semakin banyak karena Ilmu terus materi ajar semakin banyak karena Ilmu terus
berkembang. berkembang.
c. Pendidikan berbasis kompetensi, c. Pendidikan berbasis kompetensi,
KBM diarahkan pd pembentukan kompetensi KBM diarahkan pd pembentukan kompetensi untuk melakukan suatu kegiatan, penerapan untuk melakukan suatu kegiatan, penerapan
d. Implikasi penerapan pendidikan berbasis d. Implikasi penerapan pendidikan berbasis
kompetensi (KBK) kompetensi (KBK)
- Kurikulum berorientasi pada kompetensi yang Kurikulum berorientasi pada kompetensi yang
harus dikuasai siswa/lulusan. harus dikuasai siswa/lulusan. - S
- Standar kompetensi harus dirumuskan secara tandar kompetensi harus dirumuskan secara
cermat cermat - S
- Standar kompetensi dijabarkan menjadi tandar kompetensi dijabarkan menjadi sejumlah komp. dasar (kemampuan minimal sejumlah komp. dasar (kemampuan minimal
yang harus dikuasai siswa) yang harus dikuasai siswa) - P
- Pembelajaran dengan pendekatan embelajaran dengan pendekatan pembelajaran tuntas
pembelajaran tuntas - S
- Siswa yang belum kompeten di remidi iswa yang belum kompeten di remidi - P
B. Kebijakan Pendidikan Terkait
B. Kebijakan Pendidikan Terkait
Di samping KBK, kebijakan lain yang harus diikuti
Di samping KBK, kebijakan lain yang harus diikuti
sekolah:
sekolah:
PP, SPM, TUPOKSI unit/lembaga terkait, dan
PP, SPM, TUPOKSI unit/lembaga terkait, dan
MBS
wewenang, dan tanggung jawab Pemerintah wewenang, dan tanggung jawab Pemerintah
(pemerintah pusat) dan Pemda, termasuk (pemerintah pusat) dan Pemda, termasuk
pengaturan tentang penyelenggaraan pengaturan tentang penyelenggaraan
Dalam hal pelaksanaan KBK, pemerintah memiliki
Dalam hal pelaksanaan KBK, pemerintah memiliki
wewenang:
wewenang:
(1)
(1) menetapkan kebijakan dasar yaitu: standar menetapkan kebijakan dasar yaitu: standar
kompetensi lulusan, kompetensi dasar, silabi, kompetensi lulusan, kompetensi dasar, silabi,
dan materi pokok secara nasional dan materi pokok secara nasional (2)
(2) pedoman pelaksanaan seperti pedoman pedoman pelaksanaan seperti pedoman
penilaian hasil belajar, pola pembelajaran, penilaian hasil belajar, pola pembelajaran,
manajemen pelaksanaan, kalender manajemen pelaksanaan, kalender
pendidikan, dan waktu belajar efektif.pendidikan, dan waktu belajar efektif. (3)
(3) Dinas Pendidikan daerah kabupaten/ kota Dinas Pendidikan daerah kabupaten/ kota
memiliki wewenang mengembangkan indikator memiliki wewenang mengembangkan indikator
pencapaianpencapaian kompetensi, kompetensi, merumuskanmerumuskan
kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan
Untuk melaksanakan KBK secara optimal, sekolah dituntut memahami standar kompetensi dan silabi yang sudah ditetapkan pemerintah maupun
pemerintah daerah dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia, baik di sekolah maupun di luar
sekolah, serta mengembangkan materi ajar yang sesuai dengan kondisi siswa dan lingkungan
sekolah.
SPM yg ditetapkan Depdiknas, tetap berlaku pd pelaksanaan KBK, namun ada penyesuaian yg terkait dg pembelajaran secara tuntas, yaitu ttg : Tujuan, standar kompetensi siswa, strategi
pembelajaran, penilaian, bimbingan belajar, dan layanan siswa.
Bimbingan
Siswa berprestasi:
Bimbingan akademik untuk memperkaya pengalaman belajar atau mempercepat penyelesaian jenjang
pendidikannya (lulus lebih awal).
Siswa bermasalah:
Bimbingan belajar (akademik), psikologis, dan sosial untuk membantu siswa memecahkan masalah yang dihadapi
supaya mencapai kompetensi tertentu, bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya.
Lembaga Pelaksana di Tingkat Sekolah yaitu: Komite Sekolah, Pengelola Sekolah, dan Guru
1) Peran Komite Sekolah:
a) memberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di sekolah, b) memberi dukungan (finansial, pemikiran dan tenaga) dalam penyelenggaraan pendidikan disekolah,
c) mengontrol transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran sekolah, d) menjadi mediator antara pemerintah dan masyarakat di sekitar sekolah.
2) Peran Sekolah adalah sebagai berikut:
a) meningkatkan komunikasi dengan semua warga sekolah (guru, karyawan, siswa, orang tua siswa, warga masyarakat sekitar sekolah, dan komite sekolah)
b) mensosialisasikan konsep dan pelaksanaan KBK serta implikasinya terhadap siswa dan sekolah, dan
c) menetapkan tahap dan administrasi pelaksanaan KBK, antara lain: - memahami standar kompetensi serta yang ditetapkan secara
nasional dan daerah;
Tugas unsur-unsur yang ada di sekolah a) Kepala Sekolah
- menjamin tersedianya dokumen kurikulum,
- membantu guru memahami dan melaksanakan kurikulum, - mengatur jadwal pertemuan guru dengan orang tua siswa,
- menjalin hubungan dengan Dinas Pend. Kab./Kota/Prop.,dan perguruan tinggi, - menyusun laporan kpd stakeholders ttg hasil evaluasi perencanaan,
pelaksanaan KBK di sekolah.
b) Guru
- mempelajari dan memahami kurikulum,
- menyusun silabus dan mengembangkan materi ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa dan sekolah,
- melaksanakan KBM yang berorientasi pada pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan,
- mengumpulkan dan berbagi gagasan dengan sesama guru mengenai perencanaan KBM sesuai dengan prinsip KBK,
- menghadiri pertemuan di tingkat sekolah, KKG/MGMP, tingkat kecamatan, dan kabupaten atau kota, dan
C. Manajemen Pelaksanaan KBK di SekolahC. Manajemen Pelaksanaan KBK di Sekolah
Manajemen pelaksanaan KBK di sekolah merupakan bagian dari program peningkatan mutu pendidikan didukung oleh MBS
MBS: model manajemen yg memberi
otonomi lebih besar kepada sekolah dan
mendorong pengambilan keputusan
partisipatif dengan melibatkan semua warga
sekolah (kepala sekolah, guru, karyawan,
Manajemen pelaksanaan KBK di sekolah meliputi
Manajemen pelaksanaan KBK di sekolah meliputi
pembuatan kurikulum satuan pendidikan, perencanaan
pembuatan kurikulum satuan pendidikan, perencanaan
KBM, penyampaian kurikulum (
KBM, penyampaian kurikulum (curriculum deliverycurriculum delivery), ),
PBM, evaluasi, dan idealnya termasuk akuntabilitas
PBM, evaluasi, dan idealnya termasuk akuntabilitas
sekolah, yaitu kemampuan sekolah menyediakan
sekolah, yaitu kemampuan sekolah menyediakan
informasi kepada pihak lain tentang rencana yang sudah
informasi kepada pihak lain tentang rencana yang sudah
disusun dan tingkat pencapaiannya, keberhasilan dan
disusun dan tingkat pencapaiannya, keberhasilan dan
kegagalan, serta pendukung dan penghambatnya.
kegagalan, serta pendukung dan penghambatnya.
Berdasar informasi tersebut pihak luar menetapkan
Berdasar informasi tersebut pihak luar menetapkan
derajat akuntabilitas sekolah.
derajat akuntabilitas sekolah.
Secara operasional, pelaksanaan KBK di sekolah
Secara operasional, pelaksanaan KBK di sekolah
KOMPETENSI dan SILABI NASIONAL
SILABI SEKOLAH SEKOLAH
PERGURUAN TINGGI
TIM PENGEMBANG
KURIKULUM MGMP
SEKOLAH KOMPETENSI dan
SILABI LOKAL
Materi Ajar
Satuan Pelajaran Fasilitas yang
Diperlukan
SDM yang Diperlukan
Penyusunan Rencana Kegiatan Belajar-Mengajar KOMPETENSI AWAL
Yang dipersyaratkan
SATUAN PELAJARAN
RENCANA KEGIATAN SISWA RENCANA KEGIATAN GURU FASILITAS & WAKTU
Yang diperlukan
POLA PENILAIAN HASIL BELAJAR
KompetensiKognitif/ Afektif/Psikomotor
SATUAN
PELAJARAN Identifikasi Indiktor
Kompetensi
INSTRUMEN PENILAIAN TES TERTULIS/ UNJUK KERJA
Penyusunan Jadwal Kegiatan Belajar-Mengajar
JUMLAH PESERTA DIDIK
RENCANA KEGIATAN KURIKULER
JADWAL KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR (KBM) SUMBER DAYA
TERSEDIA
PENGAYAAN REMIDI HASIL BELAJAR PENILAIAN
Tiga kemungkinan Hasil Penilaian
Tiga kemungkinan Hasil Penilaian
KOMPETEN 75 - 85 % PENILAIAN
KBM
Waktu Terjadwal Sisa KOMPETENSI > 85 % Waktu Terjadwal Habis
Manajemen Kegiatan Pembelajaran Tuntas dan waktu habis
Kompetensi > 85 % dan waktu Tersisa
Kompetensi 75 – 85 % dan waktu tersisa
Jenis dan Sasaran Evaluasi
EVALUASI Proses
Masukan
Hasil Evaluasi oleh Pihak
Dalam (guru/kep.sek)
Laporan Guru
Laporan Guru
Hambatan dan Upaya Mengatasi
Wali Kelas LAPORAN
Laporan Wali Kelas
Pencapaian
Kompetensi per Siswa
Kepala Sekolah
ORTU & Siswa Laporan
Wali Kelas
Pola Laporan Kepala Sekolah
AKREDITAS I
KOMITE SEK. SISWA
ORTU SISWA LAPORAN
EVALUASI DIRI
PENGAKUAN PENGGUNA
LULUSAN