• Tidak ada hasil yang ditemukan

Potensi Integrasi Beberapa Unsur Bahasa Indonesia dalam Bahasa Bali- Sebuah Studi Kasus.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Potensi Integrasi Beberapa Unsur Bahasa Indonesia dalam Bahasa Bali- Sebuah Studi Kasus."

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadapan Tuhan Yang Mahaesa karena berkat rahmat-Nya penelitian ini dapat dilakukan dan hasilnya dapat diwujudkan seperti sekarang.

Penelitian ini dilakukan atas tugas yang dibebankan oleh Ketua Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Sastra dan Budaya Univrsitas Udayana pada awal tahun 2015.

Penelitian semacam ini sangat menarik dilakukan karena hasilnya akan sangat bermanfaat dan dapat dijadikan pelajaran dalam menjaga kelestarian bahasa Bali di masa-masa mendatang.

Menjaga kelestarian bahasa Bali bukanlah berarti mengisolasikan bahasa Bali sehingga tidak dipengaruhi oleh bahasa lain. Hal ini di zaman sekarang tidak mungkin dan tidak perlu dilakukan. Lebih-lebih terhadap bahasa Indonesia yang merupakan bahasa serumpun dan sekarang hidup berdampingan Yang perlu dilakukan adalah menerima pengaruh dan mampu mengadakan seleksi, mana dari unsur bahasa lain itu menguntungkan dan mana pula yang merugikan dalam menjaga kelestarian bahasa. Unsur yang menguntungkan kita terima.

Atas pemikiranan itu pulalah yang dijadikan dasar sehingga penelitian ini diberi judul:Potensi Integrasi beberapa Unsur bahasa Indoneia dalam bahasa Bali.

Hal hasil tentu masih banyak yang kurang.Untuk ini, penulis mohonkan kritik dari pembaca

(3)

DAFTAR PUSTAKA

Adnyana, Ida Bagus, 1987. ”Interferensi Bahasa Indonesia dalam Bahasa Bali pada Media Massa Lisan” Skripsi Fakultas Sastra Universitas Udayana, Denpasar.

Halim, Amran (ed.) 1978. Politik Bahasa Nasional. Jakarta Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Hymes, Dell. 1972 “Model of Interaction of Language and Social Life” dalam Gumperz&Dell Hymes. Direction in Sociolinguistics, New York: Holt, Rinehart and Winston, Inc.

Poedjosoedarmo, Soepomo. 1983. “Interferensi dan Integrasi dalam situasi Keanekabahasaan” dalam Amran Holim, Kongres Bahasa Indonesia III. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembanan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Purna. 1985. ” Interferensi Leksikal Bahasa Indonesia dalam Karya Tulis Bahasa Bali oleh murid-murid kelas III Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di Kota Gianyar.

Rinjin, I Ketut dkk. 1981. Interferensi Gramatikal Bahasa Bali dalam Pemakaian Bahasa Indonesia Murid Sekolah Dasar di Bali..

Referensi

Dokumen terkait

yen Jepang sekarang hanya mampu • Penjelasan: membeli lebih sedikit mata a lihat penjelasan kategori metafora pada kolom TSu dan uang AS ...’ merupakan sebuah TSa di sebelah

Walaupun demikian, usaha pemertahanan tersebut perlu dikembangkan dan dilengkapi dalam beberapa aspek kebahasaan, seperti pada proses penerjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa

yang dapat diperbaiki agar penutur asing dapat lebih mudah mempelajari bahasa Indonesia adalah perbaikan tata bahasa yang belum taat asas, khususnya pembentukan kata

Dengan adanya penelitian ini, penulis menyarankan agar generasi muda sekarang dapat lebih mempertahankan budaya bahasa daerah yang dalam hal ini bahasa Sanger

Berdasarkan data yang telah diperoleh, dapat dinyatakan bahwa kosakata bahasa Sunda banyak yang berpeluang menjadi kosakata bahasa Indonesia, terutama kosakata

Dengan adanya penelitian ini, penulis menyarankan agar generasi muda sekarang dapat lebih mempertahankan budaya bahasa daerah yang dalam hal ini bahasa Sanger

Dengan demikian, baik bahasa daerah maupun bahasa Indonesia perlu dipertahankan, dibina, dan dikembangkan untuk sarana membangun karakter bangsa. Masyarakat Indonesia

Berdasarkan jenis predikatnya, kalimat dasar bahasa Indonesia dan bahasa Bali sama-sama bisa berpredikat frasa verbal, adjektival, nominal termasuk pronominal, numeral, dan