• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN YURIDIS KONTRAK KERJASAMA PENJUALAN DENGAN SISTEM PENITIPAN PRODUK DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TINJAUAN YURIDIS KONTRAK KERJASAMA PENJUALAN DENGAN SISTEM PENITIPAN PRODUK DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

iv

Tinjauan Yuridis Kontrak Kerja Sama Penjualan Dengan Sistem

Penitipan Produk Dihubungkan Dengan Buku Iii Kitab

Undang-Undang Hukum Perdata

Ivan Muhammad Giovanni

110110110368

ABSTRAK

Kontrak kerjasama penjualan dengan penitipan atau pola konsinyasi merupakan perjanjian dimana salah satu pihak berperan sebagai pemilik barang (consignor) dan pihak lain mengusahakan penjualan barang (consignee). Pola

konsinyasi ini memungkinkan terjadinya keadaan dimana cosignee tidak

bertanggung jawab atas kerusakan dan/atau kehilangan barang milik consignor sebagai akibat tidak tercantumnya klausul mengenai tanggung jawab atas barang tersebut. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat memahami akibat hukum dari suatu perbuatan yang tidak dicantumkan dalam perjanjian konsinyasi serta mengentahui bagaimana bentuk tanggung jawab terhadap kerusakan dan kehilangan barang konsinyasi.

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis menganalisis masalah hukum, fakta, dan gejala hukum lainnya yang berkaitan. Analisis dilakukan sehingga diperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai permasalahan yang akan diteliti.

Referensi

Dokumen terkait

Aminudin, hukum Penanaman Modal Asing di Indonesia, (Ujung Pandang: Lembaga Penerbit Universitas Hasanudin, 1990), hlm.. memberikan kekuatan hak pada suatu pihak untuk memperoleh

Kedua tindakan hukum yang dapat ditempuh oleh klien yang dirugikan terdiri dari dua jalur yakni melalui jalur litigasi dengan gugatan atas dasar perbuatan melawan hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum dari pemberian reward terhadap deposito nasabah serta perlakuan reward dalam norma di Industri perbankan

Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Perjanjian sewa-menyewa antar Distro Moruka dengan Perusahaan Clothing yang dibuat secara lisan,

Perjanjian adalah suatu perbuatan hukum mengenai harta benda kekayaan antara dua pihak, dalam mana satu pihak berjanji atau dianggap tidak berjanji untuk melakukan

Keberatannya adalah akibat hukum pada peristiwa hukum yang berasal dari bukan perbuatan hukum pada dasarnya tidak didasarkan pada kehendak pihak-pihak yang

Sehingga permasalahan yang muncul bagaimanakah pengaturan tentang perjanjian sewa menyewa rahim dengan mempergunakan ibu pengganti serta bagaimanakah status hukum anak

Kepastian Hukum Terhadap Hak Bank Dalam Penyelesaian Kredit Macet Dengan Corporate Guarantee Perjanjian jaminan atau penanggungan sebagaimana dijelaskan dalam ketentuan Pasal 1820