• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN HUKUM TENTANG MODEL MODEL KERJASAMA LINKAGE PROGRAM ANTARA BANK UMUM DENGAN KOPERASI DITINJAU DARI PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH NO. 03/PER/M.KUKM/III/2009 TENTAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KAJIAN HUKUM TENTANG MODEL MODEL KERJASAMA LINKAGE PROGRAM ANTARA BANK UMUM DENGAN KOPERASI DITINJAU DARI PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH NO. 03/PER/M.KUKM/III/2009 TENTAN."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

iv

KAJIAN HUKUM TENTANG MODEL – MODEL KERJASAMA LINKAGE PROGRAM ANTARA BANK UMUM DENGAN KOPERASI DITINJAU

DARI PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH NO. 03/PER/M.KUKM/III/2009 TENTANG PEDOMAN UMUM LINKAGE PROGRAM ANTARA BANK UMUM

DENGAN KOPERASI

Husnun Arif 110110110533

ABSTRAK

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama ini telah menunjukkan peran strategis dalam perkembangan perekonomian nasional melihat peran UMKM dalam menyerap tenaga kerja serta kemampuannya dalam bertahan dari krisis ekonomi global. Bank sebagai

lembaga intermediasi (financial intermediaries) memiliki peran penting

dalam memberikan akses kredit kepada UMKM. Salah satu program yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan akses kredit perbankan

terhadap UMKM adalah melalui Linkage Program. Linkage Program

merupakan kerjasama saling menguntungkan antara bank dengan koperasi. Kerjasama ini diatur dalam Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah No. 03/Per/M.KUKM/III/2009 tentang

Pedoman Umum Linkage Program Antara Bank Umum Dengan Koperasi.

Akan tetapi, dalam kerjasama Linkage Program ini dibutuhkan kerjasama

dengan koperasi yang menaungi pelaku UMKM untuk dapat menerima kredit. Masalah yang timbul adalah bagaimana jika kelompok UMKM yang ingin diberikan kredit melalui kerjasama ini tidak tergabung kedalam badan hukum koperasi.

Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis empiris, yaitu menganalisis fakta hukum yang ada dilapangan untuk kemudian dijadikan solusi atau penyelesaian terhadap suatu permasalahan. Dalam penulisan penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif analitis, dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/melukiskan keadaan subyek/obyek penelitian (seorang, lembaga, masyarakat, dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak, atau bagaimana adanya. Sehingga dapat menuliskan fakta dan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai masalah hukum, fakta, dan dampak dari

penerapan Linkage Program terhadap penyaluran kredit atau pembiayaan

dalam rangka pengembangan UMKM.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, ditemukan kelompok UMKM yang tidak bergabung atau berbadan hukum koperasi yakni kelompok UMKM Lembaga Inkubasi Bisnis Cipacing. Agar dapat memperoleh kredit melalui program ini, alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah dengan ditumpangkan atau ditandemkan dengan koperasi yang telah ada yang selanjutnya akan bekerjasama dengan bank

umum penyelenggara Linkage Program. Dalam hal ini, Lembaga Inkubasi

(2)

v

LEGAL STUDY ON MODELS OF LINKAGE PROGRAM BETWEEN COMMERCIAL BANK AND COOPERATION IN TERMS OF MINISTERIAL REGULATION OF COOPERATIVES AND SMALL-MEDIUM ENTERPRISES NO. 03/PER/M.KUKM/III/2009 ON GENERAL

GUIDELINES FOR LINKAGE PROGRAM BETWEEN COMMERCIAL BANK AND COOPERATION

Husnun Arif 110110110533

ABSTRACT

Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) has been demonstrated strategic role in the development of the national economy saw the role of SMEs in absorbing labor force and its ability to withstand the global economic crisis. Bank as an intermediary institution (financial intermediaries) have an important role in providing access to credit to SMEs. One of the programs conducted by the government to improve access to bank credit for SMEs is through the Linkage Program. Linkage Program is a mutually beneficial cooperation between banks and cooperatives. This cooperation stipulated in the Regulation of Ministerial of Cooperatives and Small-Medium Enterprises No. 03/Per/M.KUKM/III/2009 on General Guidelines Linkage Program Between Commercial Bank and Cooperation. However, cooperation is needed Linkage Program in cooperation with the cooperative that overshadow SMEs in order to receive credit. The problem that arises is what if a group of SMEs who wish to be given credit through this partnership is not incorporated into a legal entity cooperative.

The method used in this research is empirical juridical approach, which analyzes the legal facts that exist in the field and then will be used as a solution to a problem. In the writing of this study, the authors used descriptive analytical method, that can be interpreted as a troubleshooting procedure was investigated by describing / depicting the state of the subject / object of the research (a, institutions, communities, etc.) at the present time based on the facts that appear, or how it is. So as to write down the facts and obtain an overall picture of the legal issues, the facts, and the impact of the application of Linkage Program for loans credit or financing for the development of SMEs.

Referensi

Dokumen terkait

Tesis yang berjudul: “ TINGKAT KESEHATAN KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH DALAM PERSPEKTIF PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR

ilmu mengenai tingkat kesehatan Koperasi Jasa Keuangan Syariah sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia

Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor: 35.. berdasarkan jatidiri koperasi dan pola syariah secara profesional sesuai

(6) Pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e meliputi kompetensi yang diperuntukkan bagi jabatan kerja bidang Koperasi

Auditor independen adalah akuntan publik atau koperasi jasa audit yang melakukan tugas pemeriksaan terhadap laporan keuangan KJKS dan UJKS Koperasi wajib audit sesuai

Berdasarkan permasalahan dan tujuan yang telah dirumuskan maka yang menjadi focus dalam penelitian ini dapat dirinci sebagai berikut : Kinerja Kesehatan Keuangan Koperasi Primer

bahwa dalam rangka pemberdayaan Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil anggota koperasi, diperlukan upaya melalui pemberian bantuan dana yang bersumber dari bantuan sosial

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tomohon bisa melakukan turun lapangan langsung dalam mendata para pelaku- pelaku UMKM yang sebenarnya masih aktif atau tidak, tujuannya agar tidak lagi ada