Oleh
NAMA : ALI RIDHO, S.Pd.,M.M NIP : 197601072005011010 MATPEL : GEOGRAFI
KELAS : XII IPS
SMA NEGERI 02 BATU
Jl. Hasanudin Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu PROVINSI JAWA TIMUR
Telepon / Fax : (0341) 465454
Website: sman2batu.sch.id, Email: [email protected]
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Batu Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi : Kerja Sama Negara Maju dan Berkembang Alokasi Waktu : 2 X 40 menit (2 JP)
KD : 3.3 Menganalisis karakteristik negara maju dan negara berkembang dalam konteks
pasar bebas.
4.3 Membuat makalah tentang interaksi Indonesia dengan Negara maju dan Negara berkembang dalam konteks pasar bebas yang dilengkapi dengan peta, tabel, grafik, dan/atau diagram
Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu Menganalisis karakteristik negara maju dan negara berkembang dalam konteks pasar bebas, Membuat makalah tentang interaksi Indonesia dengan negara maju dan negara berkembang dalam konteks pasar bebas yang dilengkapi dengan peta, tabel, grafik, dan/atau diagr melalui model discovery learning dengan penuh tanggung jawab. Siswa berperan aktif dalam berkomunikasi, berkolaborasi, menyimak secara langsung.
Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
Pendahuluan 1. Memberi salam, berdo’a dan memberi motivasi serta mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan
2. Menyampaikan garis besar cakupan materi sesuai dengan KD 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini
4. Membuat apersepsi mengenai Kerja Sama Negara Maju dan Berkembang
10’
Kegiatan Inti 1. Pemberian stimulus mengenai Kerja Sama Negara Maju dan Berkembang berupa gambar melalui PPT yang telah ditayangkan di layer LCD
2. Guru memberikan sumber belajar tentang karakteristik, persebaran, dan kerja sama negara maju dan negara berkembang berupa link E- book melalui google classroom dan siswa diminta mengumpulkan informasi dari sumber bahan ajar, lalu mempelajarinya antara lain:
a. Menjelaskan karakteristik dan persebaran negara maju dan berkembang di dunia.
b. Menganalisis regionalisasi kawasan dunia berdasarkan pusat pertumbuhan ekonomi
c. Menjelaskan bentuk-bentuk kerja sama negara maju dan berkembang di dunia.
d. Menganalisis dampak pasar bebas terhadap indonesia.
e. Menganilisis strategi pembangunan indonesia untuk menjadi negara maju.
60’
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
3. Berdiskusi tentang karakteristik, persebaran, dan kerja sama negara maju dan negara berkembang melalui Diskusi Kelompok
Penutup 1. Membuat simpulan pembelajaran hasil diskusi
2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan 3. Guru menutup pelajaran
10’
Penilaian 1. Sikap: Observasi keaktifan siswa 2. Pengetahuan: Tes Lisan
3. Keterampilan:
a. Menyajikan laporan hasil diskusi tentang karakteristik, persebaran, dan kerja sama negara maju dan negara berkembang dilengkapi peta, tabel, grafik, dan/atau diagram
b. Membuat makalah tentang interaksi Indonesia dengan negara maju dan negara berkembang dalam konteks pasar bebas yang
dilengkapi dengan peta, tabel, grafik, dan/atau diagram melalui googleclassroom, WA grup atau dikumpulkan disekolah.
Refleksi dan konfirmasi
•
Penilaian Pengetahuan
Menganalisis karakteristik negara maju dan negara berkembang dalam konteks pasar bebas
Keterampilan 1. Menyusun makalah tentang
interaksi Indonesia dengan negara maju dan negara berkembang 2. Membuat peta, tabel, grafik,
dan/atau diagram
3. Mempresentasikan hasil kerja kelompok
Sikap
Observasi sikap disiplin dan tanggung jawab.
Batu, 19 April 2022
Kepala Sekolah, Guru Mata pelajaran,
Anto Dwi Cahyono, S.Pd.,M.M Ali Ridho, S.Pd, M.M
NIP. 19671023 199001 1 001 NIP. 19760107 200501 1 010
Lembar Penilaian
a. Penilaian Pengetahuan
Guru memberikan Tes tertulis berupa soal uraian, mengerjakan 5 kriteria negara maju dan negara berkembang pada google form.
No Skor Jawaban Keterangan
0-20 20-40 40-60 60-80 80-100 1
2 3 Jumlah
Nilai
Petunjuk Pensekoran
➢ Skor akhir menggunakan skala 20 sampai 100
➢ Penghitungan skor menggunakan rumus (jumlah skor :5 soal)
➢ Peserta didik memperoleh nilai
• 75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
• 50,01 – 75,00 = Baik (B)
• 25,01 – 50,00 = Cukup (C)
• 00,00 – 25,00 = Kurang (K) b. Penilaian Sikap
Lembar Penilaian Sikap Nama Peserta Didik :
Kelas / No Absen : Mata Pelajaran :
KD :
NO Aspek Prilaku Skor
0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kehadiran
2. Keaktifan dalam proses pembelajaran 3. Tanggung jawab rehadap tugasnya 4. Disiplin dalam mengerjakan tugas 5. Mengumpulkan tugas tepat waktu
Jumlah Skor Max Nilai & Keterangan
Petunjuk Pensekoran
➢ Sekor akhir menggunakan skala 20 sampai 100
➢ Penghitungan skor menggunakan rumus (jumlah skor :5)
➢ Peserta didik memperoleh nilai
• 75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
• 50,01 – 75,00 = Baik (B)
• 25,01 – 50,00 = Cukup (C)
• 00,00 – 25,00 = Kurang (K) c. Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
No Nama Siswa Aspek Perilaku yang Dinilai Jumlah
Skor Skor
Sikap Kode Nilai
BS JJ TJ DS
1 Candra As’arie 75 75 50 75 275 68,75 C
2 ... ... ... ... ... ... ...
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik 75 = Baik
50 = Cukup 25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400 3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat:
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai.
d. Penilaian Keterampilan
No Ketepatan Pengumpulan 100
1 Tepat waktu 100
2 Terlambat 1 hari 90
3 Terlambat 2 hari 80
4 dst -10
No Kemampuan Menjawab Pertanyaan 100 90 80 75 70 0 1 Kebenaran Jawaban
2 Kelengkapan Jawaban 3 kerapian
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 02 BATU
Jalan Hasanudin Junrejo Telp./Fax. (0341) 465454 E-mail: [email protected] BATU Kode Pos 65321
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1 Bacalah wacana berikut!
IMF: Potensi Pertumbuhan Ekonomi Negara Maju Dan Berkembang Menurun
Washington, 8/4 (Selasar) - Potensi pertumbuhan ekonomi negara-negara maju dan berkembang utama telah menurun dalam beberapa tahun terakhir dan tak mungkin bangkit kembali ke tingkat sebelum krisis dalam lima tahun berikutnya, menurut sebuah studi yang dirilis IMF, Selasa.
Tidak seperti krisis sebelumnya, krisis keuangan global pada 2008 telah dikaitkan tidak hanya dengan penurunan potensi tingkat "output" global, tetapi juga dengan penurunan terus-menerus dalam tingkat pertumbuhannya.
Potensi pertumbuhan pengukur bagaimana ekonomi-ekonomi dengan cepat dapat tumbuh dari waktu ke waktu tanpa inflasi atau tekanan deflasi. Studi, bagian dari laporan World Economic Outlook Dana Moneter Internasional (IMF) dua kali setahun, bisa memberikan dukungan teoritis untuk diskusi tentang cara meningkatkan pertumbuhan ketika para pembuat kebijakan ekonomi dunia berkumpul di Washington pekan depan untuk pertemuan musim semi IMF dan Bank Dunia.
Studi ini menemukan bahwa potensi pertumbuhan di negara maju diperkirakan akan meningkat dari sekitar 1,3 persen selama 2008-2014 menjadi 1,6 persen selama 2015-2020, namun jauh di bawah tingkat sebelum krisis rata-rata naik 2,25 persen selama 2001-2007.
Di negara-negara berkembang, potensi pertumbuhan mereka diperkirakan menurun dari 6,5 persen selama 2008-2014 menjadi 5,2 persen selama 2015-2020, karena populasi menua, investasi lemah, dan pertumbuhan produktivitas rendah akibat kesenjangan teknologi antara negara-negara ini dengan negara maju menyempit.
Dengan Tiongkok menyeimbangkan kembali ekonominya dari didorong investasi ke pola pertumbuhan yang didorong konsumsi, negara ini juga akan melihat penurunan potensi pertumbuhan selama lima tahun ke depan. IMF menyatakan negara-negara maju harus meningkatkan permintaan mereka, mendorong reformasi struktural dan meningkatkan dukungan untuk penelitian dan
pengembangan.
Sementara itu, negara-negara berkembang perlu meningkatkan belanja infrastruktur dan melaksanakan reformasi struktural yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi bisnis dan pasar produk serta mendorong akumulasi modal sumber daya manusia.
Sumber:www.selasar.com Bentuklah kelompok dalam satu kelas menjadi tiga kelompok besar. Selanjutnya setiap kelompok
mendapatkan bagian dari tugas berikut:
a. Kelompok pertama mewakili negara miskin b. Kelompok kedua mewakili negara berkembang c. Kelompok ketiga mewakili negara maju
Setiap kelompok mendiskusikan masalah dan strategi pengembangan wilayah di negaranya masing- masing. Kemudian, setiap kelompok menganalisis keterkaitan negara yang diwakilinya terhadap negara lain di dunia. Keterkaitan tersebut bisa berupa kerjasama internasional, konflik atau persaingan ekonomi.
Hasil diskusi dan analisis kelompok dipresentasikan di kelas. Gunakan referensi dari media massa, buku dan internet.
LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK 2
Kajian Regional dan Interaksi antara Negara Berkembang dan Negara Maju
Mata Pelajaran : Geografi Alokasi Waktu : 1 × 30 Menit
A. Kompetensi Dasar
3.5 Menyusun kajian regional Negara maju dan Negara berkembang untuk terjalinnya hubungan yang saling menguntungkan
B. Petunjuk
Kerjakan lembar kegiatan siswa (job sheet) 1 berikut dengan kelompokmu!
1. Identifikasi Negara- Negara yang termasuk dalam Negara maju dan Negara berkembang 2. Tempelkan warna merah apabila Negara tersebut termasuk maju, dan warna biru
termasuk Negara berkembang.
3. Jawablah pertanyaan dibawah ini:
Peta dunia terdiri dari benua Afrika, Benua Amerika bagian selatan, Benua Asia, Benua Eropa, Benua Amerika bagian utara dan tengah. Suatu Negara dapat
diklasifikasikan Negara maju atau Negara berkembang dikaitkan dengan pembangunan fisik dan perkembangan sumber daya manusianya. Di belahan dunia terdapat beberapa Negara yang dikatakan sebagai Negara maju dan Negara berkembang.
1) Mengapa sebagian besar Negara maju berada di belahan bumi utara?
2) Mengapa sebagian besar Negara berkembang berada di belahan bumi selatan?
3) Apa penyebabnya Benua Afrika dikategorikan termasuk Negara yang kurang berkembang?
Kelompok:
Kelas :
Nama : 1. ……… 4. ………
2. ……… 5. ………
3. ……… 6. ………
PETA NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
LAMPIRAN
= Negara maju
= Negara berkembang
Jawaban
PETA NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
1. Sebagian Negara maju berada di belahan bumi utara dan di bagian selatan berdominasi oleh Negara berkembang disebabkan karena disebabkan oleh beberapa faktor seperti budaya, lokasi, dan lingkungan alamnya. Salah satu contoh Negara Inggris yang terletak pada posisi jalur perdagangan utama di dunia, sehingga hal tersebut menguntungkan bagi perkembangan ekonominya. Sedangkan contoh di Negara berkembang yaitu Negara Afrika yang lokasinya kurang menguntungkan bagi perkembangan ekonomi dan perdagangan.
2. Negara berkembang didominasi di belahan bumi bagian selatan diakibatkan terhalang oleh beberapa Negara sehingga akses jalur perdagangan sedikit sulit diakses. Selain itu sumber daya manusianya kurang, sehingga kurang mampu mengelola sumber daya alam meskipun disuatu Negara sumber daya alamnya melimpah tetapi penduduknya belum mampu
memanfaatkan sumber daya alam tersebut menjadi salah satu tolak ukur.
3. Benua Afrika digolongkan termasuk Negara berkembang dikarenakan pada daerah ini penduduknya dalam memenuhi kebutuhan hidup dibawah rata-rata, sumber daya alamnya melimpah namun masyarakatnya kurang mampu mengelola sumber daya alam tersebut, penduduk bergantung di sektor pertanian, manajemen pemerintah yang kurang baik, dan daerah ini masih rawan konflik.