• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN BREAK EVENT POINT (BEP) (Studi Kasus Di Lumbung Stroberi Kecamatan Bumiaji Kota Batu)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN BREAK EVENT POINT (BEP) (Studi Kasus Di Lumbung Stroberi Kecamatan Bumiaji Kota Batu)"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN BREAK EVENT POINT (BEP) (Studi Kasus Di “Lumbung Stroberi” Kecamatan Bumiaji Kota Batu)

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata 1 (S1) Pada Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Peternakan Universitas

Muhammadiyah Malang

Oleh : Sahrul Arifin 201810210311056

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2022

(2)

i

(3)

ii

(4)

iii ABSTRAK

Stroberi adalah salah satu komoditas buah-buahan subtropic, dimana buah stroberi sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu merupakan sentra usahatani sayuran dan buah-buahan.

Salah satu buah-buahan yang banyak diusahakan oleh para petani di Desa Pandanrejo adalah buah stroberi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis Struktur biaya dan pendapatan serta Break Event Point (BEP) di Lumbung Stroberi. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive) di Lumbung Stroberi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Struktur biaya dan pendapatan di analisis menggunakan analisis biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan serta Break Event Point (BEP) menggunakan analisis Break Event Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Struktur biaya usahatani di “Lumbung Stroberi” meliputi biaya variabel dan biaya tetap. Biaya variabel meliputi biaya bibit, biaya polybag, biaya tenaga kerja, biaya pupuk, dan biaya pestisida. Biaya tetap meliputi biaya pajak usaha dan biaya penyusutan alat. Komponen biaya tertinggi yang dikeluarkan oleh Lumbung Stroberi yaitu biaya bibit stroberi dengan nilai sebesar 38 % untuk lahan terbuka dan 35 % untuk lahan Green House. Total biaya yang dikeluarkan oleh Lumbung Stroberi sebesar Rp.5.189.667 untuk lahan terbuak dan Rp.4.659.777 untuk lahan Green House, dengan pendapatan bersih sebesar Rp.6.810.333 untuk lahan terbuka dan Rp.9.340.223 untuk lahan Green House. (2) Break Event Point (BEP) dalam unit pada BUMDES Lumbung Stroberi adalah 4,2 kg Untuk lahan Green House dan 4,1 kg untuk Lahan Terbuka.

Break Event Point (BEP) dalam rupiah sebesar Rp.253.739 untuk lahan Green House dan Rp.249.605 untuk lahan terbuka.

Kata Kunci : Struktur Biaya, Break Event Point (BEP)

(5)

iv ABSTRACT

Strawberries are one of the subtropical fruit commodities, where strawberries have the potential to be developed in Indonesia. Pandanrejo Village, Bumiaji District, Batu City is a center for vegetable and fruit cultivation. One of the fruits that are widely cultivated by farmers in Pandanrejo Village is strawberry fruit.

The purpose of this study was to analyze the structure of costs and revenues as well as the Break Event Point (BEP) at Strawberry Barn. The location determination was carried out purposively at Strawberry Barn. This research was conducted with a quantitative approach. The structure of costs and revenues was analyzed using cost analysis, revenue analysis, revenue analysis and Break Event Point (BEP) using Break Event Point (BEP) analysis. The results showed that (1) The cost structure of

"Lumbung Strawberry" farming includes variable costs and fixed costs. Variable costs include seed costs, polybag costs, labor costs, fertilizer costs, and pesticide costs. Fixed costs include business taxes and equipment depreciation costs. The highest cost component incurred by Strawberry Barn is the cost of strawberry seeds with a value of 38% for open land and 35% for Green House land. The total cost incurred by Strawberry Barn is Rp. 5,189,667 for open land and Rp. 4,659,777 for Green House land, with a net income of Rp. 6,810,333 for open land and Rp. 9,340,223 for Greenhouse land. (2) Break Event Point (BEP) in units at BUMDES Lumbung Strawberry is 4.2 kg for Green House land and 4.1 kg for Open Land. Break Event Point (BEP) in rupiah is IDR 253,739 for Green House land and IDR 249,605 for open land.

Kewords : Cost Structure, Break Event Point (BEP)

(6)

v

(7)

vi

BIODATA PENULIS

Sahrul Arifin dilahirkan di Blitar tanggal 06 Desember 1999.

Sahrul Arifin merupakan anak pertama dari dua bersaudara, terlahir dari pasangan Bapak Suparjo dan Ibu Mistiyah. Berkebangsaan Indonesia dan beragama Islam. Beralamat di Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Riwayat Pendidikan, penulis menempuh Pendidikan sekolah dasar di SDN Sokobanah Tengah 1 dan tamat tahun 2012. Pendidikan menengah pertama ditempuh di SMPN 1 Sokobanah dan tamat tahun 2015. Pendidikan menengah atas ditempuh di SMAN 1 Ketapang dan tamat tahun 2018, dan melanjutkan Pendidikan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Peternakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2018.

(8)

vii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb,

Alahamdulillahirobbil’alamin, segenap rasa puji syukur penulis panjatkan

kehadirat Allah SWT, atas berkah dan rahmatNya sehingga skripsi dengan judul

“Analisis Struktur Biaya dan Break Event Point (BEP) Studi Kasus Di “Lumbung Stroberi” Kecamatan Bumiaji Kota Batu” dapat terselesaikan pada waktu yang telah direncanakan. Teriring do’a, sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan ke hadirat Nabi Muhammad SAW. Rasul akhir zaman, penutup para Nabi yang membawa kesempurnaan ajaran tauhid dan keutamaan budi pekerti. Sehubung dengan hal tersebut, maka dalam kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Ary Baktiar, SP., M.Si selaku Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang.

2. Ibu Dr. Ir. Istis Baroh, MP. selaku dosen pembimbing utama yang telah dengan sabar membimbing dan mengarahkan penulis hingga skripsi ini selesai.

3. Ibu Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM. selaku dosen pembimbing pendamping yang telah memberikan bimbingan serta membantu proses penyelesaian skripsi penulis.

4. Bapak / Ibu dosen yang telah memberikan pengetahuan selama masa perkuliahan.

(9)

viii

(10)

ix DAFTAR ISI

HALAMAN PERSETUJUAN ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

ABSTRAK ... iii

ABSTRACT ... iv

PERNYATAAN ORISINILITAS ... v

BIODATA PENULIS ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 3

1.4 Manfaat Penelitian ... 3

1.5 Definisi Operasional ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6

2.1 Penelitian Terdahulu ... 6

2.2 Landasan Teori ... 10

2.2.1 Stroberi (Fragaria chiloensis L) ... 10

2.2.2 Total Biaya ... 10

2.2.3 Penerimaan ... 11

2.2.4 Pendapatan ... 12

2.2.5 Analisis Break Event Point (BEP) ... 12

2.2.7 Kerangka Berpikir ... 14

BAB III METODE PENELITIAN ... 15

(11)

x

3.1 Desain Penelitian ... 15

3.2. Jenis Data ... 15

3.3 Waktu dan Tempat ... 15

3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 15

3.5 Metode Analisis Data ... 16

3.5.1 Analisis Biaya (Total Biaya/TC) ... 16

3.5.2 Analisis Penerimaan (Total Revenue/TR) ... 16

3.5.3 Analisis Pendapatan ... 17

3.5.4 Analisis Break Event Point (BEP) ... 17

3.6 Pengukuran Variabel ... 19

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN ... 20

4.1 Kondisi Umum ... 20

4.1.2 Letak Geografis Lokasi Penelitian ... 20

4.1.2 Kondisi Demografis Lokasi Penelitian ... 21

4.2 Lumbung Stroberi ... 22

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 23

5.1 Analisis Struktur Biaya ... 23

5.1.1 Analisis Biaya (Total Biaya/TC) ... 23

5.1.2 Analisis Penerimaan ... 25

5.1.3 Analisis Pendapatan ... 27

5.2 Analisis Break Event Point (BEP) ... 28

5.2.1 BEP (Unit) Lahan Green House ... 28

5.2.2 BEP (Rupiah) Lahan Green House ... 29

5.2.3 BEP (Unit) Lahan Terbuka ... 30

5.2.3 BEP (Rupiah) Lahan Terbuka ... 30

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN... 32

6.1 Kesimpulan ... 32

6.2 Saran ... 32

DAFTAR PUSTAKA ... 32

LAMPIRAN ... 36

(12)

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 5. 1 Tabel Biaya Usahatani di Lumbung Stroberi/Ha Lahan Terbuka ... 23

Tabel 5. 2 Biaya usahatani stroberi Lumbung Stroberi/Ha Lahan Green House... 24

Tabel 5. 3 Penerimaan Usahatani Stroberi Lahan Terbuka... 25

Tabel 5. 4 Penerimaan Usahatani Stroberi Lahan Green House ... 26

Tabel 5. 5 Analisis Pendapatan dan Penerimaan Lahan Terbuka ... 27

Tabel 5. 6 Analisis Pendapatan dan Penerimaan Lahan Green House ... 28

(13)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Kuisioner Penelitian ... 36

Lampiran 2. Data Lahan ... 37

Lampiran 3. Biaya Tenaga Kerja ... 37

Lampiran 4. Penggunaan Bibit ... 39

Lampiran 5. Penggunaan Pupuk ... 39

Lampiran 6. Penggunaan Pestisida ... 41

Lampiran 7. Total Variabel Cost (VC) ... 42

Lampiran 8. Total Revenue (TR) Usahatani di Lumbung Stroberi ... 42

Lampiran 9. Penyusutan Alat ... 43

Lampiran 10. Total Fix Cost (FC)... 44

Lampiran 11. Total Cost (TC) ... 44

Lampiran 12. Pendapatan Usahatani di Lumbung Stroberi ... 45

Lampiran 13. Break Event Point (BEP) ... 45

(14)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Penyerahan Surat Izin Penelitian... 47

Gambar 2. Proses Wawancara... 47

Gambar 3. Proses Survei Lokasi Lahan Terbuka ... 47

Gambar 4. Proses Survei Lahan Green House ... 47

(15)

xiv

DAFTAR PUSTAKA

A’yunin, N. Q., Achdiyat, A., & Saridewi, T. R. (2020). Preferensi Anggota Kelompok Tani Terhadap Penerapan Prinsip Enam Tepat (6T) Dalam Aplikasi Pestisida.

Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 253–264. https://doi.org/10.47492/jip.v1i3.73 Angelina, S., & Suprianto, S. (2020). Analisis Pendapatan Usaha Tani Stoberi Di

Tempat Wisata D’mooat Desa Moat Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. AgrisosioEkonomi Unsrat, 16, 227–234.

Cecilia, R. A., Wiyono, S. N., Saidah, Z., & Pardian, P. (2021). Struktur Biaya Produksi Usahatani Paprika Dengan Teknik Pengairan Irigasi Tetes. 7(2), 1363–1376.

Gaston, A., Osorio, S., Denoyes, B., & Rothan, C. (2020). Applying the Solanaceae Strategies to Strawberry Crop Improvement. Trends in Plant Science, 25(2), 130–

140. https://doi.org/10.1016/j.tplants.2019.10.003

Geasti, Haryono, D., & Affandi, M. I. (2019). Struktur Biaya, Titik Impas, Dan Pendapatan Usahatani Padi Di Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Jiia, 7(3), 292–297.

Imama, I., & Hidayati, I. (2018). Analisa Pendapatan Usaha Tani Apel (Malus Sylvester Mill) Di Kabupaten Pasuruan (Studi Kasus Desa Andonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan). Jurnal Agromix, 8(1), 18–26.

Intisari. (2017). Analisis Break Even Point Usaha Tani Terung Di Desa Tulungsari Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. Journal TABARO, 1(1), 59–66.

Jayusman, I., & Shavab, O. A. K. (2020). Aktivitas Belajar Mahasiswa Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Learning Management System (Lms) Berbasis Edmodo Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 7(1), 13.

https://doi.org/10.25157/ja.v7i1.3180

Joesyiana, K. (2018). Penerapan Metode Pembelajaran Observasi Lapangan (Outdor Study) Pada Mata Kuliah Manajemen Operasional (Survey Pada Mahasiswa Jurusan Manajemen Semester III Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Beserta Persada Bunda). PeKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi FKIP UIR, 6(2), 90–103.

Ma’ruf, M. I., Kamaruddin, C. A., & Muharief, A. (2019). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Padi Di Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidrap. Jurnal

Sosial Ekonomi Pertanian, 15(3), 193.

https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/download/7021/pdf/20826 Nurjaman, T., Soerto, & Yusuf, N. (2017). Analisis Biaya, Penerimaan, Pendapatan,

Dan R/C Usahatani Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L) (Suatu Kasus Di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran). 4, 281–289.

(16)

xv

Nurmala, L., Soetoro, S., & Noormansyah, Z. (2017). Analisis Biaya, Pendapatan Dan R/C Usahatani Kubis (Brassica Oleraceal) (Suatu Kasus Di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 2(2), 97. https://doi.org/10.25157/jimag.v2i2.64

Nurnimah, I., Prasetyo, E., & Santoso, I. Si. (2019). Analisis Break Even Point Usahatani Jambu Air Di Desa Tempuran Kecamatan Demak Kabupaten Demak.

Oktarina, D. O., Armaini, & Ardian. (2017). Pertumbuhan Dan Produksi Stroberi (Fragaria Sp) Dengan Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair (Poc) Secara Hidroponik Substrat. Jom Aperta, 4(1), 1–12.

Saeri, M. (2018). Usahatani & Analisisnya. Universitas Wisnuwardhana Malang Press.

Setiawan, A., Kartika, A. M., & Wardika. (2018). Pengaruh rekayasa iklim terhadap pertumbuhan tanaman stroberi di dataran rendah. Teknologi Terapan, 4(1), 19–

26.

Suratman, A., & Santosa, A. (2021). Analisis Break Even Point Usahatani Tomat Di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kota Banjarbaru. Ziraa’Ah Majalah Ilmiah Pertanian, 46(2), 241. https://doi.org/10.31602/zmip.v46i2.4131

Wibowo, P., Zakaria, A., & Lestari, D. (2021). Analisis Efisiensi Produksi Dan Struktur Biaya Pada Usahatani Nanas Di Desa Astomulyo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah. JIIA (Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis), 9, 364–372.

http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/36494

Wiryanata, I. W. G., Hut, S., & Suharjo, A. (2021). Analisis Pendapatan Usahatani Stroberi (Fragaria Chiloensis L) Di Desa Candikuning Kecamatan Baturiti

Kabupaten Tabanan. DwijenAGRO, 11(1), 1–11.

http://103.207.99.162/index.php/dwijenagro/article/view/1078

(17)

xvi

Referensi

Dokumen terkait

Memberikan imbalan ( reward ) pada kelompok bukan pada individu tertentu. Reenginering berarti pula terjadi perubahan mendasar, konfigurasi struktur organisasi dari satuan

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan pasa tahun 2010 tidak memenuhi target penerimaan. Diantaranya usaha yang tidak memenuhi target adalah penerimaan

Judgement sampling (purposive sampling) adalah teknik penarikan sampel yang dilakukan berdasarkan karakteristik yang ditetapkan terhadap elemen populasi target yang

Dilakukan beberapa pengerjaan yang parallel, Rf nya tidak boleh berbeda lebih dari ± 0,02 (Khopkar, 1990). Bila permukaan pelarut telah mengembang atau bergerak pada batas

Setiap karya sastra yang diciptakan, selalu memiliki pesan dan kritik terhadap keadaan di dalam masyarakat, Nurgiyantoro berpendapat bahwa “sastra yang mengandung pesan

Matrik asal tujuan hasil estimasi diperoleh dengan urutan pertama adalah memasukkan basis data jaringan jalan yang berupa jenis moda, node, link, koordinat, kapasitas arus, lebar

Kriteria informan dalam penelitian ini adalah pria/wanita penderita penyakit kanker tulang, pendidikan minimal SMA/SMK/sederajat, sedang dirawat/rawat jalan di RSUD

Segala puji syukur bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah mencurahkan kasih-Nya kepada seluruh umat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul