• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Tangerang Selatan, 20 Januari 2022 Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia. Ghufron Zaid

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Tangerang Selatan, 20 Januari 2022 Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia. Ghufron Zaid"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 2

KATA PENGANTAR

Laporan Kinerja (LKj) merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah. Laporan Kinerja juga merupakan komponen dari prinsip "good governance" yang menjadi persyaratan bagi setiap instansi, dalam upaya mewujudkan visi dan misi Lembaga yang selaras dengan visi dan misi Presiden.

Sejalan dengan itu, penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021 dimaksudkan untuk melaporkan secara transparan penggunaan seluruh sumber daya yang menjadi kewenangan Badan Standardisasi Nasional (BSN) kepada semua pihak yang berkepentingan.

Laporan Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021 merupakan Laporan Kinerja tahun kedua Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024. Penyusunan Laporan Kinerja Tahun 2021 telah mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, dan Surat Keputusan Sekretaris Utama BSN Nomor 22/KEP/SESTAMA/11/2019 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di lingkungan BSN, serta Rencana Strategis BSN Tahun 2020-2024.

Laporan Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021 ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat dan umpan balik bagi perbaikan dan peningkatan kinerja bagi organisasi dan seluruh Unit Kerja di lingkungan BSN di masa yang akan datang.

Tangerang Selatan, 20 Januari 2022 Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia

Ghufron Zaid

(3)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 3

RINGKASAN EKSEKUTIF

Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia memiliki tugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, evaluasi dan pelaporan serta pemenuhan kewajiban internasional di bidang pengelolaan standar nasionsd satuan ukuran dan sistem ketertelusuran pengukuran termoelektrik dan kimia. Dalam melaksanakan tugas dimaksud, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia telah menetapkan Perjanjian Kinerja Tahun 2021 dengan 3 (tiga) sasaran dan 5 (indikator) indikator kinerja. Sasaran dan indikator kinerja tersebut merupakan perwujudan pelaksanaan Program Pengembangan Standardisasi Nasional yang diamanatkan kepada Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia.

Berikut disajikan tabel capaian perjanjian kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021 menurut Sasaran:

Tabel Sasaran, Indikator Kinerja, Target dan Capaian Tahun 2021

Sasaran Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian*) % 1. Meningkatnya

ketertelusuran pengukuran nasional

Termoelektrik dan kimia ke sistem Internasional

1. Jumlah kemampuan

pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global

74.00 CMC 78.00 CMC 105.41 %

2. Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global

54.80 % 57.76 % 105.40 %

2. Meningkatnya kualitas kebijakan standar nasional satuan ukuran termoelektrik dan kimia berbasis penelitian dan pengkajian

3. Persentase kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional

85.00 % 85 % 100 %

3. Meningkatnya 4. Jumlah layanan 440 579 131.59 %

(4)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 4

Sasaran Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian*) % layanan

ketertelusuran pengukuran di bidang termoelektrik dan kimia

kemetrologian di bidang termoelektrik dan kimia

sertifikat sertifikat

5. Persentase alat standar kalibrasi di bidang

termoelektrik dan kimia pada laboratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU

67.10 % 67.10 % 100 %

4. Meningkatnya Kualitas pengelolaan anggaran

6. Persentase realisasi anggaran Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia

≥97 % 99.61% 102.69%

Rata-rata capaian Tahun 2021 107.52 %

*) untuk kepentingan perhitungan rata-rata capaian, batas toleransi maksimal % capaian kinerja adalah 120%.

Dari 5 (lima) indikator kinerja di Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia 2 (dua) indikator kinerja mencapai target yang ditetapkan yaitu terkait persentase kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional dan Persentase alat standar kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia pada labiratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU. Untuk ke depannya, penyediaan kebijakan ini akan terus dilakukan dengan didasarkan pada kebutuhan nasional sehingga dapat membantu stakeholder dalam hal ini laboratorium kalibrasi untuk memperoleh panduan terkait bagaimana melakukan kalibrasi secara tepat, baik dan benar dan lebih meningkatkan persentase alat standar kalibrasi termoelektrik dan kimia pada laboratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU. Kemudian terdapat 3 (tiga) indikator kinerja lainnya melebihi target yang ditetapkan, yaitu pada indicator kinerja no 1, 2 dan 4. Untuk indikator kinerja no 1 dan 2 dapat terealisasi melebihi target dengan terbitnya pengakuan internasional terkait kemampuan pengukuran dan kalibrasi (CMC) di BIPM hasil dari pelaksanaan peer review LAB SNSU tahun 2019 sebagai salah satu syarat pengajuan CMC yang menambah Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global sehingga menaikkan Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global. Dengan demikian Untuk tahun 2021 tidak ada indikator kinerja yang capaiannya di bawah 100%. Sedangkan indikator no 4 capaian dapat melebihi target dikarenakan semakin membaiknya sistem layanan SPARTA untuk

(5)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 5 meningkatkan efektifitas layanan. Sistem SPARTA memudahkan pelanggan untuk mendaftarkan dan memantau proses layanan kalibrasi. Secara umum, untuk indikator kinerja lainnya yang telah tercapai sesuai target atau yang melebihi target tetap akan terus ditingkatkan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

Dalam rangka mendukung pencapaian kinerja, pada tahun 2021 Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia mengelola pagu awal sebesar Rp. 22.660.767.000 dan pagu telah direvisi sampai di akhir tahun 2021 menjadi Rp 21.320.141.000 dengan realisasi sebesar Rp 21.236.919.701 atau mencapai 99.61%.

Sebagai langkah efisiensi sumber daya pada tahun 2021 telah dilakukan pemanfaatan layanan pelanggan berbasis web yaitu SPARTA yang memudahkan pelanggan melakukan pendaftaran dan pemantauan pelaksanaan kegiatan kalibrasi dan mengurangi penggunaan kertas dalam pembuatan sertifikat dan laporan kalibrasi

(6)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 6

DAFTAR ISI

Halaman Cover ... 1

Kata Pengantar ... 2

Ringkasan Eksekutif ... 3

Daftar Isi ... 5

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang ... 7

I.2 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi ... 7

I.3 Sumber Daya Manusia ... 9

I.4 Peran Strategis ... 10

BAB II PERENCANAAN KINERJA II.1 Perencanaan Strategis ... 12

II.1.1 Visi dan Misi ... 12

II.1.2 Tujuan dan Sasaran ... 14

II.2 Perjanjian Kinerja ... 16

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA III.1 Capaian Kinerja ... 19

III.2 Capaian Kegiatan ... 29

III.3 Capaian di Luar Perjanjian Kinerja (jika ada) ... 30

III.4 Realisasi Anggaran ... 31

BAB IV PENUTUP Penutup ... 34

LAMPIRAN

Perjanjian Kinerja Tahun 2021

(7)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 7

S

BAB I PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG

etiap instansi Pemerintah mempunyai kewajiban menyusun Laporan Kinerja pada akhir periode anggaran. Hal ini telah diatur dalam Perpres Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan PermenPANRB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi. Laporan Kinerja tersebut merupakan laporan kinerja tahunan yang berisi pertanggungjawaban kinerja suatu instansi dalam mencapai tujuan/sasaran strategis instansi. Penyusunan Laporan Kinerja (LKj) tersebut juga menjadi kewajiban Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia, sebagai salah satu unit kerja di lingkungan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Capaian kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia memberikan kontribusi khususnya pada kinerja Deputi Bidang Standar Nasional Satuan Ukuran dan secara keseluruhan terhadap BSN. Oleh karena itu, penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia merupakan bahan masukan dalam penyusunan Laporan Kinerja Deputi Standar Nasional Satuan Ukuran Tahun 2021.

I.2 TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI

Berdasarkan Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional, tugas Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia adalah melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, evaluasi dan pelaporan serta pemenuhan kewajiban internasional di bidang pengelolaan standar nasionsd satuan ukuran dan sistem ketertelusuran pengukuran termoelektrik dan kimia

Untuk menjalankan tugas pokok tersebut, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia menyelenggarakan fungsi:

(8)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 8 1. Penyiapan penyusunan kebijakan di bidang pengelolaan standar

nasional satuan ukuran dan sistem ketertelusuran pengukuran suhu, fotometri dan radiometri, kelistrikan dan waktu, serta kimia;


2. Penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan standar nasional satuan ukuran dan sistem ketertelusuran pengukuran suhu, fotometri dan radiometri, kelistrikand an waktu, serta kimia

3. Penyiapan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pengelolaan standar nasional satuan dan sistem ketertelusuran pengukuran suhu, fotometri dan radiometri, kelistrikandan waktu, serta kimia; dan

4. Penyiapan pelaksanaan pemenuhan kewajiban internasional di bidang pengelolaan standar nasional satuan ukuran dan sistem ketertelusuran pengukuran suhu, fotometri dan radiometri, kelistrikan dan waktu, serta kimia

Struktur Struktur Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia dapat dilihat pada gambar berikut.

(9)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 9 Bagan Struktur Organisasi

Gambar I.1

Struktur Organisasi Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia

Badan Standardisasi Nasional melakukan reorganisasi pada bulan Desember 2020, sebagaimana dikeluarkannya Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional. Hal ini diikuti dengan transformasi pejabat struktural pada level eselon III dan IV ke jabatan fungsional tertentu.

I.3 SUMBER DAYA MANUSIA

Untuk mendukung pelaksanaan operasional organisasi, sampai dengan 31 Desember 2021 Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia memiliki personel berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 10 (sepuluh) orang, dengan rincian sesuai tabel berikut:

(10)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 10 Tabel I.1

Personel ASN Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia juga didukung oleh personel ASN Peneliti sejumlah 32 (tiga puluh dua) orang. Di samping PNS, ada pula 1 pegawai berstatus PPNPN (pegawai pemerintah non-pegawai negeri) sebagai sekretaris.

I.4 PERAN STRATEGIS

Dengan ditetapkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK), BSN diharapkan memberikan kontribusi dalam pemecahan masalah yang dihadapi selama ini.

Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia mempunyai peran strategis dalam mendukung pelaksanaan fungsi BSN, yaitu menyediakan ketertelusuran pengukuran dalam kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian untuk bidang pengukuran termoelektrik dan kimia berdasarkan rencana pembangunan nasional. Untuk itu, sesuai dengan tugas dan fungsinya Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia telah mengidentifikasi potensi, permasalahan yang dihadapi, dan tindak lanjut yang telah dilakukan dalam mendukung pelaksanaan fungsi BSN.

Tabel I.2

Potensi/Isu Strategis dan Permasalahan Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia

No Uraian Jenjang Pendidikan Jumlah

Orang

> S1 S1 S2 S3

1. Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia .. … … 1 1 2. Kelompok Substansi SNSU Kelistrikan dan

Waktu - 1 1 2

3. Kelompok Substansi SNSU Fotometri dan

Radiometri 1 - - 1 2

4. Kelompok Substansi SNSU Suhu 2 1 3

5. Kelompok Substansi SNSU Kimia .. 1 1 2

Jumlah 1 4 3 2 10

(11)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 11 POTENSI/

ISU STRATEGIS PERMASALAHAN TINDAK LANJUT

1. Kebutuhan layanan kalibrasi dari laboratorium kalibrasi terakreditasi dan industry yang terus meningkat

- Masih mewabahnya pandemi COVID 19

- Kurang tersedianya peralatan laboratorium

- Kurangnya tenaga teknisi

- Melakukan perubahan strategi pelayanan dan pelaksanaan kegiatan dengan

mempertimbangkan protocol Kesehatan

- Berkoordinasi dengan Biro PKU untuk pengadaan peralatan dan perbaikan perlatan serta sistem pengkondisian udara

- Pengadaan PNS

2. Kebutuhan nasional akan Certified Reference Material (CRM) sebagai sumber ketertelusuran pengukuran di bidang Kimia

- Kurang tersedianya peralatan laboratorium

- Berkoordinasi dengan Biro PKU untuk pengadaan peralatan

3. Pengembangan Kemampuan melalui kerjasama dengan lembaga metrologi luar negeri - Masih mewabahnya pandemi

COVID 19

- Membutuhkan sponsor pelatihan dan kerjasama

- Mencari Kerjasama dengan luar negeri

- Pelatihan Online

(12)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 12

B

BAB II PERENCANAAN KINERJA

II.1 PERENCANAAN STRATEGIS II.1.1 Visi dan Misi

adan Standardisasi Nasional (BSN) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari satu kesatuan pemerintah Republik Indonesia yang harus bekerja secara bersama-sama dan saling bersinergi dengan seluruh Kementerian/Lembaga sesuai dengan tanggung jawab, tugas dan kewenangannya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024.

Berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia, Kementerian/Lembaga (K/L) hanya memiliki 1 (satu) visi, yaitu visi Presiden Republik Indonesia 2020- 2024 yaitu “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”. Hal ini berarti bahwa visi BSN harus selaras dengan visi Presiden Republik Indonesia, sehingga visi BSN sebagaimana yang tertuang dalam Renstra BSN Tahun 2020-2024 adalah sebagai berikut:

VISI

“Badan Standardisasi Nasional yang Andal, Profesional, Inovatif, dan Berintegritas dalam Pelayanan Kepada Presiden dan Wakil Presiden

untuk Mewujudkan Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden:

Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.”

Secara umum, visi ini bermakna bahwa 5 (lima) tahun ke depan, semua upaya strategis yang dilakukan BSN harus bermuara untuk menggerakkan sektor pembangunan nasional melalui penerapan standardisasi dan penilaian kesesuaian secara komprehensif dan terintegrasi untuk menciptakan produk Indonesia terstandardisasi nasional dan berdaya saing global sehingga dapat turut serta dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri.

(13)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 13 Presiden Republik Indonesia memiliki 9 (sembilan) misi yang dikenal dengan Nawacita Kedua yang harus dilakukan dalam pembangunan Indonesia 5 (lima) tahun (2020-2024) yaitu:

1. Peningkatan kualitas manusia indonesia.

2. Penguatan struktur ekonomi yang produktif, mandiri dan berdaya saing.

3. Pembangunan yang merata dan berkeadilan.

4. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.

5. Memajukan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa.

6. Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.

7. Perlindungan bagi segenap bangasa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.

8. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya.

9. Sinergi pemerintah daerah dalam kerangka negara kesatuan.

Dalam konteks standardisasi dan penilaian kesesuaian, BSN berkontribusi secara langsung terhadap misi nomor 2, yaitu Penguatan Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri dan Berdaya Saing. Oleh karena itu, misi Badan Standardisasi Nasional yang tertuang dalam Renstra BSN Tahun 2020-2024 yaitu:

MISI

“Penguatan Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri dan Berdaya Saing melalui Pengelolaan Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian”

Pengelolaan standardisasi dan penilaian kesesuaian ini meliputi tahapan : 1. Mengembangkan Standar Nasional Indonesia yang berkualitas dan

responsif terhadap perubahan,

2. Menyelenggarakan tata kelola penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara komprehensif dan menyeluruh,

3. Mengelola sistem akreditasi Lembaga Penilaian Kesesuaian dengan berorientasi pada kompetensi, konsistensi dan imparsialitas serta keberterimaan global.

4. Mengelola standar nasional satuan ukuran untuk menjamin ketertelusuran pengukuran nasional ke Sistem Internasional.

5. Mengelola sumber daya manusia di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian berbasis modal manusia.

6. Menerapkan reformasi birokrasi BSN sesuai roadmap reformasi birokrasi nasional.

(14)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 14 II.1.2 Tujuan dan Sasaran

Tujuan merupakan sesuatu apa yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai dengan lima tahunan. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisis strategis, serta mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program, dan kegiatan dalam rangka merealisasi misi. Tujuan yang dirumuskan berfungsi juga untuk mengukur sejauh mana visi dan misi telah dicapai mengingat tujuan dirumuskan berdasarkan visi dan misi organisasi.

Tujuan Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia mengacu pada tujuan pada Renstra Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2020-2024 yang telah selaras dengan Renstra BSN 2020-2024 adalah sebagai berikut:

TUJUAN

Tujuan Indikator Tujuan

Terwujudnya produk Indonesia terstandardisasi nasional dan berdaya saing global

1. Persentase produk Indonesia ber-SNI yang diterima negara tujuan ekspor, dengan target s.d 2024 sebesar 20%.

2. Persentase produk ber-SNI, dengan target s.d 2024 sebesar 20%.

3.Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi yang mendapatkan pengakuan global sebesar 167 kemampuan pengukuran

4. Persentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi yang mendapatkan pengakuan global sebesar 42,4%

Sasaran disini merupakan sasaran di lingkungan Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia selaku Unit Teknis di lingkungan BSN. Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia dituntut agar dapat mengikuti perkembangan dan dinamika di lingkungan BSN untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan kinerja pelaksanaan fungsi BSN. Untuk itu, pencapaian kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia harus dapat dinilai dari aspek ketepatan penentuan sasaran strategis, indikator kinerja, ketepatan target dan keselarasan antara kinerja output dan kinerja outcome.

(15)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 15 Sasaran Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia mengacu pada sasaran yang tertuang dalam Renstra Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2020-2024 dan Indikator Kinerja Utama (IKU) di lingkungan BSN adalah sebagai berikut:

SASARAN

Sasaran Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia sesuai Renstra Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2020-2024 dan IKU di lingkungan BSN terkait Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia.

Sasaran Indikator Kinerja Utama (IKU) 1. Meningkatnya

ketertelusuran pengukuran nasional Termoelektrik dan kimia ke sistem

Internasional

1. Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global

2. Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global 2. Meningkatnya kualitas

kebijakan standar nasional satuan ukuran

termoelektrik dan kimia berbasis penelitian dan pengkajian

3. Persentase kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional

3. Meningkatnya layanan ketertelusuran pengukuran di bidang termoelektrik dan kimia

4. Jumlah layanan kemetrologian di bidang termoelektrik dan kimia

5. Persentase alat standar kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia pada laboratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU

4. Meningkatnta kualitas pengelolaan anggaran

6. Persentase realisasi anggaran Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia

(16)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 16 II.2 PERJANJIAN KINERJA

Perjanjian Kinerja merupakan Pernyataan Kinerja atau Perjanjian Kinerja antara atasan dan bawahan untuk mewujudkan target kinerja tertentu berdasarkan pada sumber daya yang dimiliki oleh instansi. Perjanjian kinerja dimanfaatkan oleh pimpinan instansi pemerintah untuk menilai keberhasilan organisasi pada akhir tahun.

Berikut adalah Perjanjian Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021 yang telah selaras dengan IKU di lingkungan BSN terkait Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia berdasarkan sasaran, indikator kinerja dan target.

Tabel II.1

Perjanjian Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021

Sasaran Indikator Kinerja Target

2021 1. Meningkatnya

ketertelusuran

pengukuran nasional Termoelektrik dan kimia ke sistem Internasional

1. Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global

74.00 CMC

2. Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global

54.80 %

2. Meningkatnya kualitas kebijakan standar nasional satuan ukuran termoelektrik dan kimia berbasis penelitian dan pengkajian

3. Persentase kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional

85.00 %

3. Meningkatnya layanan ketertelusuran pengukuran di bidang termoelektrik dan kimia

4. Jumlah layanan kemetrologian di bidang termoelektrik dan

kimia 440 sertifikat

5. Persentase alat standar kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia pada laboratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU

67.10 %

(17)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 17

Sasaran Indikator Kinerja Target

2021 4. Meningkatnya

Kualitas pengelolaan anggaran

6. Persentase realisasi anggaran Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik fan Kimia

≥97 %

Sebagaimana tercantum dalam tabel di atas, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia pada tahun 2021 menetapkan sebanyak 3 (tiga) sasaran dimana setiap sasaran memiliki indikator kinerja sebagai acuan untuk mengukur keberhasilan atau kegagalan pada setiap pelaksanaannya.

Dalam rangka mencapai sasaran yang telah ditetapkan, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia melaksanakan 1 (satu) kegiatan dalam 1 (satu) program. Adapun keseluruhan program dan kegiatan tersebut termasuk RO (Rincian Output) yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

A. Program Standardisasi Nasional melalui:

1. Kegiatan: Peningkatan Standar Nasional Satuan ukuran yang terdiri dari:

Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (diisi Klasifikasi Rincian Output (KRO)

Rincian Output (RO): Skema SNSU Termoelektrik dan Kimia Akreditasi Produk (diisi Klasifikasi Rincian Output (KRO)

Rincian Output (RO): Akreditasi Layanan Diseminasi SNSU Termoelektri dan Kimia

Penyidikan dan Pengujian Peralatan

Rincian Output (RO): Penyidikan dan Pengujian Peralatan SNSU Termoelektrik

Rincian Output (RO): Penyidikan dan Pengujian Peralatan SNSU Kimia (sesuai RKAKL

Konferensi dan Event (diisi Klasifikasi Rincian Output (KRO)

Rincian Output (RO): Sidang Umum BIPM-Termoelektrik dan Kimia

Rincian Output (RO): Sidang Umum APMP-Termoelektrik dan Kimia

Rincian Output (RO): Sidang Umum SMIIC-Termoelektrik dan Kimia(

(18)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 18 Forum

Rincian Output (RO): Sidang komisi teknis APMP - TK Rincian Output (RO): Sidang komisi teknis APMP - TK

Rincian Output (RO): Sidang Komisi Metrologi SMIIC APMP - TK Rincian Output (RO): Sidang Komisi GAWG - TK

Sarana Industri dan Perdagangan

Rincian Output (RO): Peralatan Laboratorium SNSU Termoelektrik Rincian Output (RO): Peralatan Laboratorium SNSU Kimia

(19)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 19

A

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

kuntabilitas kinerja adalah pertanggungjawaban kinerja instansi dalam mencapai tujuan dan sasaran strategis instansi dan digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi lembaga.

Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia berkewajiban untuk melaporkan akuntabilitas kinerja melalui penyajian Laporan Kinerja. Laporan Kinerja tersebut menggambarkan tingkat keberhasilan dan kegagalan selama kurun waktu 1 (satu) tahun berdasarkan sasaran, program dan kegiatan yang telah ditetapkan. Untuk mendukung pencapaian kinerjanya, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia telah melaksanakan beberapa aktivitas kegiatan yang disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsinya. Pelaksanaan aktivitas kegiatan tersebut selanjutnya dituangkan dalam Laporan Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021.

III.1 CAPAIAN KINERJA

Pencapaian kinerja adalah hasil kerja yang dicapai organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran organisasi. Untuk mewujudkan visi dan misi Lembaga yang mendukung visi dan misi presiden, maka telah ditetapkan sasaran dan target kinerja. Sasaran dan target kinerja tersebut dicapai melalui pelaksanaan program dan kegiatan serta aktivitas kegiatan sebagaimana telah disampaikan pada Bab II. Pencapaian masing-masing sasaran dan target yang terkait Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia yang direncanakan dalam Tahun 2021 berdasarkan Perjanjian Kinerja, dapat dilihat pada tabel berikut.

(20)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 20 Tabel III.1

Pencapaian Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021

Sasaran Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian% 1. Meningkatnya

ketertelusuran pengukuran nasional Termoelektrik dan kimia ke sistem Internasional

1. Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang

mendapat pengakuan global

74.00 CMC 78.00 105.41 %

2. Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang

mendapat pengakuan global

54.80 % 57.76 105.40 %

2. Meningkatnya kualitas

kebijakan standar nasional satuan ukuran termoelektrik dan kimia berbasis penelitian dan pengkajian

3. Persentase kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional

85.00 % 85 100 %

3. Meningkatnya layanan ketertelusuran pengukuran di bidang

termoelektrik dan kimia

4. Jumlah layanan

kemetrologian di bidang

termoelektrik dan kimia 440

sertifikat 579 131.59 %

5. Persentase alat standar kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia pada laboratorium

kalibrasi yang tertelusur ke SNSU

67.10 % 67.10 100 %

Berdasarkan tabel di atas, berikut diuraikan capaian kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia untuk masing- masing sasaran yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja.

(21)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 21 Pencapaian kinerja tersebut dijelaskan sebagai berikut.

SASARAN

1 Meningkatnya ketertelusuran pengukuran nasional Termoelektrik dan kimia ke sistem Internasional

Tabel III.2

Capaian Kinerja Sasaran 1

Indikator Kinerja Satuan

Realisasi Capaian 2021 Capaian Renstra s.d 2024 (kumulatif)

2020 Target Realiasi % *) Target

2024 capaian % 1. Jumlah

kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat

pengakuan global

CMC 100 % 74.00 78.00 105.41 88 91.76 %

2. Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat

pengakuan global

% 100 % 54.80 57.76 105.40 64.2 89.96 %

*) untuk kepentingan perhitungan rata-rata capaian, batas toleransi maksimal % capaian kinerja adalah 120%.

Indikator kinerja untuk mengukur terwujudnya sasaran Meningkatnya ketertelusuran pengukuran nasional Termoelektrik dan kimia ke sistem Internasional terdiri dari 2 (dua) indikator kinerja. Capaian kinerja untuk indikator kinerja tersebut rata-rata capaian sebesar 105.405 %. Untuk indikator kinerja no 1 dan 2 dapat terealisasi melebihi target dengan terbitnya pengakuan internasional terkait kemampuan pengukuran dan kalibrasi (CMC) di BIPM hasil dari pelaksanaan peer review LAB SNSU tahun 2019 yang menambah Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global sehingga menaikkan Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global. Berikut disampaikan rincian capaian indikator kinerja sasaran 1.

(22)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 22 1. Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik

dan kimia yang mendapat pengakuan global Analisa Capaian Kinerja

Pengakuan internasional atas kemampuan pengukuran dan kalibrasi merupakan jaminan atas kualitas output kegiatan kalibrasi dan pengukuran yang dihasilkan oleh Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia. Pengakuan tersebut merupakan prasyarat diakuinya skema akreditasi secara nasional, sehingga pada gilirannya hasil pengukuran dan kalibrasi yang dilakukan oleh laboratorium kalibrasi dan pengujian di Indonesia dapat diakui secara internasional.

Dampak dari hasil pengukuran dan kalibrasi yang diakui tersebut adalah meningkatnya mutu produk dan keberterimaannya di pasar domestik dan pasar global.

Pada indikator kinerja ini, perolehan jumlah pengakuan internasional atas kemampuan pengukuran dan kalibrasi dilakukan dengan menghitung proses perolehan pengakuan tersebut yaitu yang tediri dari kegiatan uji banding, peer review dan Calibration and Measurement Capability (CMC) Submission.

Untuk indikator ini realisasi dapat melebihi target dengan terbitnya pengakuan internasional terkait kemampuan pengukuran dan kalibrasi (CMC). Sejumlah 4 CMC baru, yang terdiri dari 2 lingkup tegangan AC dan 2 lingkup arus AC, berhasil mendapatkan kesepakatan saling pengakuan antar negara yang diwadahi dalam CIPM-MRA (Perjanjian Saling Pengakuan-Komite Internasional untuk Ukuran dan Timbangan). CMC tersebut dipublikasikan oleh Bureau International des Poids et Mesures (BIPM) atau Biro Internasional untuk Ukuran dan Timbangan pada laman https://www.bipm.org/kcdb/. Penambahan pengakuan tersebut adalah hasil dari pelaksanaan peer review Lab SNSU pada tahun 2019.

2. Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global Analisa Capaian Kinerja

Dengan terbitnya pengakuan internasional terkait kemampuan pengukuran dan kalibrasi (CMC) di BIPM, menambah Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global sehingga menaikkan Presentase

(23)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 23 kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global.

Indikator kinerja ini juga dihitung berdasarkan rata-rata nilai indikator kinerja yang sama pada masing-masing Laboratorium di bawah Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia, yang

SASARAN 2

Meningkatnya kualitas kebijakan standar nasional satuan ukuran termoelektrik dan kimia berbasis penelitian dan pengkajian

Tabel III.3

Capaian Kinerja Sasaran 2

Indikator Kinerja Satuan

Realisasi Capaian 2021 Capaian Renstra s.d 2024 (kumulatif)

2020 Target Realiasi % *) Target

2024 capaian % 3. Persentase

kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional

% 100 % 85.00 85 100 100 85 %

Indikator kinerja untuk mengukur terwujudnya sasaran Meningkatnya kualitas kebijakan standar nasional satuan ukuran termoelektrik dan kimia berbasis penelitian dan pengkajian terdiri dari 1 (satu) indikator kinerja.

Capaian kinerja untuk indikator kinerja tersebut adalah sebesar 100%.

3. Indikator kinerja : Persentase kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional

Analisa Capaian Kinerja

Capaian indikator kinerja di tahun 2021 tidak dapat secara langsung dibandingkan dengan indikator kinerja terkait di tahun 2020 karena adanya perbedaan cara perhitungan. Indikator kinerja ini menggambarkan persentase kebijakan SNSU Termoelektrk dan Kimia yang dijadikan acuan nasional. Hal ini berdasarkan pada persentase penggunaan kebijakan SNSU Termoelektrk dan Kimia yang dibuat pada tahun 2020 dan dijadikan acuan nasional untuk laboratorium kalibrasi. Hasil yang dicapai pada indikator

(24)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 24 kinerja ini diperoleh dari survey laboratorium kalibrasi tentang penggunaan panduan kalibrasi yang telah dibuat oleh SNSU Termoelektrk dan Kimia pada tahun 2020.Di tahun 2021, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia mentargetkan 3 (tiga) buah kebijakan di lingkup Kelistrikan dan Waktu, Suhu serta Fotometri dan Radiometri. Target indikator kinerja ini sama dengan yang ditargetkan pada tahun 2020, dan baik di tahun 2020 maupun di 2021, target indikator kinerja ini tercapai sebesar 100%.

Kemudian berdasarkan Rencana Strategis Badan Standardisasi Nasional Tahun 2020-2024 yang tertuang dalam Peraturan Badan Standardisasi Nasional Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia mentargetkan dapat menghasilkan kebijakan sebanyak 18 buah kebijakan selama periode 2020 s.d 2024.

Dengan demikian, di tahun 2020 ini, capaian indikator kinerja ini telah tercapai sebesar 33.33% terhadap capaian kumulatif hingga akhir periode Rencana Strategis.

Penyusunan kebijakan ini dilakukan dalam beberapa tahapan meliputi:

1. pemetaan kebutuhan kalibrasi

2. penyusunan draft kebijakan melalui diskusi kelompok terpumpun (FGD) dengan mengundang praktisi dari laboratorium kalibrasi, asesor KAN, praktisi laboratorium pengujian, serta tim ahli dari SNSU

3. sosialisasi draft dokumen kebijakan yang dilakukan melalui online webinar dengan mengundang stakeholder terkait.

4. penyelesaian dokumen kebijakan menyesuaikan dengan masukan yang didapatkan pada tahap kedua dan ketiga.

Kebijakan yang dihasilkan oleh Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia di tahun 2021 ini adalah:

1. Panduan Kalibrasi Luxmeter

2. Panduan Kalibrasi Termometer Digital, dan 3. Panduan Digital Multimeter (DMM)

Dokumen kebijakan yang dikeluarkan oleh Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia berupa panduan kalibrasi yang bersifat terbuka dan dapat diunduh melalui laman BSN,

Selama pelaksanaan kegiatan penyusunan dokumen panduan ini tidak banyak hambatan yang dihadapi. Pandemi COVID-19 yang muncul pada awal tahun merupakan hambatan terbesar dalam pelaksanaan kegiatan.

(25)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 25 Kebutuhan untuk melakukan koordinasi dan diskusi menjadi sangat terbatas, terutama perubahan kebiasaan dari pertemuan langsung ke bentuk pertemuan daring. Hambatan ini dapat diminimalkan dengan melakukan kegiatan secara daring dengan bantuan dari pihak PUSDATIN BSN dalam mempersiapkan semua kegiatan daring menggunakan aplikasi zoom meeting.

(26)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 26

SASARAN

3 Meningkatnya layanan ketertelusuran pengukuran di bidang termoelektrik dan kimia

Tabel III.4

Capaian Kinerja Sasaran 3

Indikator Kinerja Satuan

Realisasi Capaian 2021 Capaian Renstra s.d 2024 (kumulatif)

2020 Target Realiasi % *) Target

2024 capaian % 4. Jumlah layanan

kemetrologian di bidang

termoelektrik dan kimia

sertifikat 100 % 440 579 131.59 492 100 %

5. Persentase alat standar kalibrasi di bidang

termoelektrik dan kimia pada laboratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU

% 67.10 67.10 100 69 %

Indikator kinerja untuk mengukur terwujudnya sasaran Meningkatnya layanan ketertelusuran pengukuran di bidang termoelektrik dan kimia terdiri dari 2 (dua) indikator kinerja. Capaian kinerja untuk indikator kinerja tersebut rata-rata capaian sebesar 115,79 %. Indikator no 4 dalam realisasinya melebihi target diatas 100 % sedangkan untuk indicator no 5 realisasinya mencapai target 100 %.

4.

Indikator kinerja : Jumlah layanan kemetrologian di bidang termoelektrik dan kimia

Analisa Capaian Kinerja

Indikator kinerja ini dihitung berdasarkan rata rata nilai indikator kinerja yang sama pada masing-masing laboratorium dibawah Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia, yang merupakan rasio jumlah layanan kalibrasi yang laboratorium telah berikan dibandingkan terhadap jumlah permintaan yang datang selama tahun 2021 jumlah sertifikat yang dikeluarkan oleh Laboratorium di bawah Direktorat Standar

(27)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 27 Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia selama tahun 2021, Dalam pelaksanaan pemberian layanan ketertelusuran pengukuran, terdapat beberapa kendala yang dihadapi khususnya berkenaan dengan masih kondisi pandemi Covid-19. Namun demikian, dilakukan pengaturan agar pelaksanaan layanan kalibrasi tetap dapat berjalan secara efektif dengan memperhatikan protokol kesehatan. Meskipun sempat mengalami hambatan di awal, target di akhir tahun tetap dapat tercapai. Hal tersebut dapat terpenuhi diantaranya karena adanya perbaikan sistem layanan Sparta untuk meningkatkan efektifitas layanan. Sistem Sparta memudahkan pelanggan untuk mendaftarkan dan memantau proses layanan kalibrasi.

Disamping itu, terealisasinya indikator kinerja ini tentunya juga dari adanya integritas serta kerja keras staf laboratorium serta adminisrasi dalam melaksanakan layanan.

Apabila dibandingkan dengan capaian di tahun 2020, terdapat perbedaan perhitungan dalam pemenuhan kebutuhan ketertelusuran pengukuran nasional ini. Pada tahun 2020, pemenuhan kebutuhan ketertelusuran nasional dihitung berdasarkan rasio layanan kalibrasi yang diberikan terhadap permintaan yang masuk. Jika membandingkan jumlah sertifikat yang dihasilkan, tahun 2020 jumlah sertifikat yang dihasilkan adalah sebanyak 430 sertifikat, sedangkan di 2021 ini dihitung sebagai jumlah sertifikat yang dikeluarkan oleh Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan kimia,

Jika membandingkan jumlah sertifikat yang dihasilkan, tahun 2021 jumlah sertifikat yang dihasilkan adalah sebanyak 579 sertifikat, yang bertambah bila dibandingkan di tahun 2020 yaitu sebanyak 430 sertifikat.

Pada Rencana Strategis Badan Standardisasi Nasional Tahun 2020 – 2024, target Jumlah sertifikat di tahun 2021 adalah sebanyak 440 sertifikat.

Sehingga capaian dalam bentuk jumlah sertifikat di tahun 2021 adalah sebesar 131.59 %. Adapun target kumulatif jumlah sertifikat berdasarkan Rencana Strategis Badan Standardisasi Nasional Tahun 2020 – 2024 sampai dengan 2024 adalah sebanyak 2.883 sertifikat yang artinya di tahun 2021 ini, capaian kumulatifnya terhadap target kumulatif hingga 2024 adalah sebesar 34.99 %.

5. Persentase alat standar kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia pada laboratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU

Analisa Capaian Kinerja

(28)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 28 Indikator kinerja ini dihitung berdasarkan rata-rata nilai indikator kinerja yang sama pada masing-masing Laboratorium di bawah Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia, yang merupakan rasio jumlah layanan kalibrasi yang laboratorium telah berikan dibandingkan terhadap jumlah permintaan yang datang selama tahun 2021. Indikator kinerja ini juga dihitung berdasarkan jumlah alat standar kalibrasi yang terdapat di laboratorium kalibrasi dan dilayani oleh SNSU dibagi dengan jumlah peralatan standar laboratorium kalibrasi yang dikalibrasi ke SNSU dan jumlah peralatan standar laboratorium kalibrasi yang dikalibrasi ke luar negeri. Capaian indikator ini, pada tahun 2021 merupakan survey pada laboratorium kalibrasi tentang peralatan standarnya yang tertelusur ke SNSU Termoelektrik dan Kimia dah hasilnya sesuai dengan yang ditargetkan. Jika dibandingkan dengan akumulatif target renstra s.d. tahun 2024, maka hasil yang sudah dicapai adalah sebesar 97 %.

Dalam pelaksanaan pemberian layanan ketertelusuran pengukuran, terdapat beberapa kendala yang dihadapi khususnya berkenaan dengan kondisi pandemi Covid-19 tetapi dapat ditangani dengan dilakukan pengaturan agar pelaksanaan layanan kalibrasi tetap dapat berjalan secara efektif dengan memperhatikan protokol Kesehatan. Dan layanan dapat terpenuhi diantaranya karena adanya perbaikan sistem layanan Sparta untuk meningkatkan efektifitas layanan. Sistem Sparta memudahkan pelanggan untuk mendaftarkan dan memantau proses layanan kalibrasi.

Disamping itu, terealisasinya indikator kinerja ini tentunya juga dari adanya integritas serta kerja keras staf laboratorium serta adminisrasi dalam melaksanakan layanan.

SASARAN

4 Meningkatnya Kualitas pengelolaan anggaran

Tabel III.5

Capaian Kinerja Sasaran 4

Indikator Kinerja Satuan

Realisasi Capaian 2021 Capaian Renstra s.d 2024 (kumulatif)

2020 Target Realiasi % *) Target

2024 capaian % 6. Persentase realisasi

anggaran

Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran

Termoelektrik dan Kimia

% 100 % 97 99,61 102,69 100 %

(29)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 29 Analisa Capaian Kinerja

Indikator kinerja ini dihitungberdasarkan persentase penggunaan anggaran.

Realisasi anggaran sejumlah 99.61 % ini sudah melebihi target yang ditetapkan yaitu 97%. Hal tersebut disebabkan karena sudah mulai berjalannya kegiatan kegiatan yang pada tahun 2020 tertunda karena pandemi Covid 19

III.2 CAPAIAN KEGIATAN

Pencapaian kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia tidak lepas dari capaian Rincian Output (RO) di Unit Kerja. Adapun realisasi dari RO disampaikan sebagai berikut:

Tabel III.5

Capaian Rincian Output (RO)

Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia TA.

2021

Kode Kegiatan/KRO/RO 2021

Target Realisasi % AFA 002 Skema SNSU

Termoelektrik dan Kimia

3 NSPK 3 NSPK 100 %

ADB 002 Akreditasi Layanan Diseminasi SNSU

Termoelektrik dan Kimia

1 kegiatan 1 kegiatan 100 %

BJB 002 Penyidikan dan Pengujian SNSU Termoelektrik

440 Sertifikat 579 Sertifikat 131.59 %

BJB 003 Penyidikan dan Pengujian SNSU Kimia

40 Sertifikat 13 Sertifikat 32,5 %

AEG 004 Sidang Umum BIPM – TK 1 Kegiatan 1 Kegiatan 100 % AEG 005 Sidang Umum APMP – TK 1 Kegiatan 1 Kegiatan 100 % AEG 006 Sidang Umum SMIIC - TK 1 Kegiatan 1 Kegiatan 100 % AEB 003 Sidang komisi teknis

APMP - TK

4 Forum 4 Forum 100 %

AEB 004 Sidang Komisi Metrologi SMIIC APMP - TK

1 Forum 1 Forum 100 %

AEB 005 Sidang Komisi GAWG - TK

1 Forum 1 Forum 100 %

(30)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 30 RAH 003 Peralatan Laboratorium

SNSU Termoelektrik

1 Unit 1 Unit 100 %

RAH 004 Peralatan Laboratorium SNSU Kimia

2 Unit 2 Unit 100 %

III.3 CAPAIAN DI LUAR PERJANJIAN KINERJA

Selain capaian sesuai dengan yang tertera dalam Perjanjian Kinerja, Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia juga melakukan berbagai hal dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran organisasi, antara lain:

1. Peningkatan Implementasi layanan berbasis web

Terjadinya wabah pandemi covid-19 telah memaksa semua pihak untuk mengurangi kontak langsung dan mengalihkannya dengan pertemuan atau komunikasi secara daring. Untuk memfasilitasi komunikasi yang baik dengan pelanggan, telah diimplementasikan sistem pelayanan terpadu secara eletronik melalui aplikasi SPARTA.

Dengan aplikasi ini, seluruh komuniksai dengan pelanggan dilakukan tanpa tatap muka dan tanpa kertas. Penggunaan aplikasi SPARTA ini telah membantu meningkatkan efektifitas komunikasi dan memudahkan pemantauan pelaksanaan kegiatan layanan kalibrasi dan pengukuran. Pada tahun 2021 pada aplikasi ini dilakukan beberapa aperbaikan yang meningkatkan kinerjanya yang memudahkan pelanggan.

Aplikasi SPARTA ini dibagun dan digunakan secara bersama-sama dengan Direktorat SNSU Mekanika, Radiasi dan Biologi.

2. Peningkatan pemahaman dan kemampuan metrologi nasional melalui Sosialisasi secara daring.

Masa pandemi COVID-19 telah memaksa banyak pihak untuk bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) dan membuat banyak pihak untuk menggunakan aplikasi online untuk melakukan pertemuan- pertemuan. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Direktorat SNSU TK untuk melakukan sosialisasi secara daring dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penting pengukuran yang benar.

DIrektorat SNSU TK mejadi nara sumber pada Forum Masyarakat Metrologi Indonesia.

(31)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 31 3. Pengembangan sistem kalibrasi pengukuran Thermogun.

Untuk meningkatkan kebutuhan terhadap alat Kesehatan pada masa pandemi terutama Thermogun, Direktorat SNSU TK melakukan kegiatan pengembangan sistem kalibrasi untuk ketertelusuran pengukuran termogun. Kegiatan ini dilakukan dengan penyelenggaraan uji profisiensi kalibrasi thermogun bekerja sama dengan stakeholder yang bertanggung jawab terhadap alat Kesehatan yaitu Balai Pengaman Fasilitas Kesehatan Jakarta (BPFK) Surabaya. BPFK Jakarta, Loka Pengamanan Fasilitas Kesehatan (LPFK) Solo dan LPFK Banjarbaru kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran hasil kalibrasi termogun yg banyak digunakan di masa pandemi.

III.4 REALISASI ANGGARAN

Berdasarkan DIPA induk BSN Nomor SP DIPA-084.01-0/2021 tanggal 23 November 2020, pagu awal Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia TA. 2021 adalah sebesar Rp 22.660.767.000 dan telah direvisi sampai dengan akhir Desember 2021 sehingga pagu menjadi Rp 21.320.141.000 dengan realisasi anggaran sebesar Rp 21.236.919.701 atau 100%.

Pagu dan realisasi anggaran Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia TA. 2021 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

(32)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 32 Tabel III.6

Pagu dan Realisasi Anggaran

Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia TA.

2021

Dalam rupiah

Kode Kegiatan/KRO/RO 2021

Pagu Realisasi % 6177.AFA.002 Skema SNSU

Termoelektrik dan Kimia

27,916,000 27,885,000 99.89

6177.ADB.002 Akreditasi layanan 137,837,000 137,483,318 99.74

6177.BJB.002 Penyidikan dan

pengujian TE 757,779,000 696,382,353 91.90

6177.BJB.003 Penyidikan dan pengujian Kimia

180,307,000 180,253,530 99.97

6177.AEB.003 Sidang Komtek APMP 1,568,000 1,566,000 99.87

6177.AEB.004 SMIIC 834,000 828,000 99.28

6177.AEB.005 Sidang Komisi GAWG 1,524,000 1,524,000 100

6177.AEG.004 Sidang BIPM 1,568,000 1,560,500 99.52 6177.AEG.005 Sidang APMP 1,568,000 1,564,000 99.74 6177.AEG.006 Sidang SMIIC 768,000 759,000 98.83 6177.RAH.003 Pengadaan alat TE 5.589.366.000 5.579.820.000 99.83 6177.RAH.004 Pengadaan alat kimia 14.619.106.000 14.607.294.000 99.92 Jumlah 21.320.141.000 21.236.919.701 99.61

(33)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 33 Analisa Sumber Daya

Dengan keterbatasan sumber daya, maka pada tahun 2021 Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia telah melakukan efisiensi sumber daya antara lain:

1. Pemanfaatan layanan pelanggan berbasis web yaitu SPARTA yang memudahkan pelanggan melakukan pendaftaran dan pemantauan pelaksanaan kegiatan kalibrasi dan mengurangi penggunaan kertas dalam pembuatan sertifikat dan laporan kalibrasi

(34)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 34

L

BAB IV PENUTUP

aporan Kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021 menyajikan pertanggungjawaban dan pencapaian Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021 dalam mendukung pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran organisasi.

Berdasarkan hasil pengukuran capaian kinerja kegiatan Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Tahun 2021, seluruh kinerja kegiatan telah terlaksana sesuai Perjanjian Kinerja Tahun 2021 yaitu , dengan 3 (tiga) sasaran dan 5 (indikator) indikator kinerja.

Dari 5 (lima) indikator kinerja di Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia 2 (dua) indikator kinerja mencapai target yang ditetapkan yaitu terkait persentase kebijakan SNSU termoelektrik dan kimia yang dijadikan acuan nasional dan Persentase alat standar kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia pada labiratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU. Untuk ke depannya, penyediaan kebijakan ini akan terus dilakukan dengan didasarkan pada kebutuhan nasional sehingga dapat membantu stakeholder dalam hal ini laboratorium kalibrasi untuk memperoleh panduan terkait bagaimana melakukan kalibrasi secara tepat, baik dan benar dan lebih meningkatkan persentase alat standar kalibrasi termoelektrik dan kimia pada laboratorium kalibrasi yang tertelusur ke SNSU. Kemudian terdapat 3 (tiga) indikator kinerja lainnya melebihi target yang ditetapkan, yaitu pada indicator kinerja no 1, 2 dan 4. Untuk indikator kinerja no 1 dan 2 dapat terealisasi melebihi target dengan terbitnya pengakuan internasional terkait kemampuan pengukuran dan kalibrasi (CMC) di BIPM hasil dari pelaksanaan peer review LAB SNSU tahun 2019 yang menambah Jumlah kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global sehingga menaikkan Presentase kemampuan pengukuran dan kalibrasi di bidang termoelektrik dan kimia yang mendapat pengakuan global.

Dengan demikian Untuk tahun 2021 tidak ada indikator kinerja yang capaiannya di bawah 100%. Secara umum, untuk indikator kinerja lainnya yang telah tercapai sesuai target atau yang melebihi target tetap akan terus ditingkatkan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

(35)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 35 LAMPIRAN

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021

Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran

Termoelektrik dan Kimia

(36)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 36

(37)

2021| Laporan Kinerja Direktorat SNSU Termoelektrik dan Kimia 37

Gambar

Tabel II.1
Tabel III.2
Tabel III.3
Tabel III.4
+3

Referensi

Dokumen terkait

Indikator Kinerja Utama sebagaimana dimaksud pada Diktum Kesatu merupakan acuan ukuran kinerja yang digunakan oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah

Capaian indikator kinerja utama ini dihitung dari rata-rata prosentase capaian indikator pada sasaran stategis “terwujudnya pelaksanaan administrasi perkantoran,

marbuthah, alif, waw dan alif dan nun. Kelima : Proses pembentukan jamak taksir melalui pengurangan dan perubahan bunyi.. Kata مكبلأا al-abkam di dalam al-Munjid

Kolom (1) diisi nomor urut, kolom (2) diisi diisi rencana tanggal penarikan, kolom (3) pilih angka 1 untuk penarikan tunai, angka 2 untuk penarikan dalam bentuk barang dan angka

Penerapan pendidikan karakter melalui budaya sekalah 3S tersebut dilakukan dengan cara guru berdiri di pintu gerbang sekolah untuk menunggu kedatangan peserta didik

Berbeda dengan sepuluh penelitian sebelumnya, penulis lebih memfokuskan pada penggunaan strategi penyuluhan yang dilakukan oleh penyuluh agama dalam upaya

MAHASISWA PROGRAM PERCEPATAN APK MAHASISWA - FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS TANJUNGPURA SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2016/2017... SUWIGNYO

Jika diasumsikan bahwa kandungan nitrat dan nitrit daun Chromolaena setelah in vitro sebesar 20 ppm, maka dapat dikatakan bahwa inkubasi dan fermentasi daun Chromolaena