T U G A S P E R T E M U A N 3
A.DIVA SANNI IFTTITAH L021191064
INDERAJA DAN SIG KELAS A
P e n g i n d e r a a n P a s i f d a n A k t i f
A.Diva Sanni Iftittah _L021191064
Pengindraan Pasif
u Penginderaan jauh pasif beroperasi dengan sumber energi alami yaitu pantulan dari sinar matahari.
u Penginderaan jauh pasif menggunakan sensor multispektral atau hiperspektral.
u Contoh perangkat penginderaan jauh pasif yang paling populer adalah berbagai jenis radiometer atau
spektrometer.
u Perangkat terdiri dari : Spektrometer,
Spektroradiometer, Radiometer hiperspektral,
Radiometer pencitraan , Accelerometer, dan sounder.
Pengindraan Aktif
u Penginderaan jauh aktif beroperasi dengan sumber emisi atau cahayanya sendiri.
u Setiap sensor aktif dalam penginderaan jauh mengarahkan sinyalnya ke objek dan kemudian memeriksa respons – kuantitas yang diterima.
Sebagian besar perangkat menggunakan gelombang mikro karena relatif kebal terhadap kondisi cuaca.
u Perangkat terdiri dari : Radar, Lidar, Altimeter, Instrumen rentang, Scatterometer, Sounder
S u m b e r E n e r g i a t a u P e n e r a n g a n
A.Diva Sanni Iftitah_L021191064 Semua radiasi elektromagnetik memiliki sifat fundamental dan
berperilaku dengan cara yang dapat diprediksi sesuai
dengan dasar-dasar teori gelombang. Radiasi elektromagnetik terdiri dari medan listrik (E) yang besarnya
bervariasi dalam arah tegak lurus terhadap arah perjalanan radiasi, dan medan magnet (M) yang berorientasi tegak lurus terhadap medan listrik. Kedua medan ini bergerak dengan kecepatan cahaya (c).
Gelombang Elektromagnetik
Panjang gelombang adalah panjang satu siklus gelombang, yang dapat diukur sebagai jarak antara puncak
gelombang yang berurutan. Panjang gelombang biasanya dilambangkan dengan huruf Yunani lambda (&lambda).
Panjang gelombang diukur dalam meter (m) atau beberapa faktor meter seperti nanometer (nm, 10-9 meter),
mikrometer (µm, 10-6 meter) (m, 10-6 meter) atau sentimeter (cm, 10-2 meter).