32 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Perancangan Aplikasi
Perancangan Aplikasi e-voting ini menggunakan metode SDLC(Software Development Life Cycle) Waterfall dengan tahapan sebagai berikut yaitu Analysis, Design, Implementation, Testing, Maintenance. Pelaksanaan keseluruhan prosedur pengembang penelitian ini dapat dilihat sebagai berikut:
4.1.1 Analysis
Pada tahap ini mengumpulkan kebutuhan atau keperluan secara lengkap lalu dianalisis serta didefinisikan kebutuhan atau keperluan yang harus dipenuhi pada suatu program yang akan mulai dibangun.
4.1.1.1 Objek Penelitian
Objek penelitian merupakan tempat permasalahan yang diteliti oleh peneliti. Objek penelitian yang peneliti pilih adalah MA Masalikil Huda yang berada di Kelurahan Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.
1) Gambaran Umum Objek Penelitian
MA Masalikil Huda adalah pendidikan menengah yang formal di Jepara, setara dengan sekolah-sekolah menengah atas, yang dikelola Kementerian Agama.
Pendidikan pada madrasah aliyah ditempuh selama waktu 3 tahun, dari kelas 10 hingga kelas 12 dengan jumlah 193 siswa.
2) Visi dan Misi MA Masalikil Huda Tahunan
Ada pun visi dan misi dari MA Masalikil Huda Tahunan adalah sebagai Berikut:
1. Visi
Meningkat dalam standar mutu, santun dalam perilaku, berpijak pada iman dan taqwa.
2. Misi
Menumbuhkan semangat belajar secara intensif sehingga tercipta pembelajaran dan bimbingan yang efektif untuk meningkatkan mutu dan prestasi.
Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan agama serta menegakan budaya santun dalam perilaku untuk menjunjung tinggi norma-norma agama dan berakhlakul karimah.
Berpijak pada iman dan taqwa kepada Allah SWT dalam mengembangkan potensi dan kemampuan untuk mengilhami lahirnya generasi muslim.
3) Struktur Kepengurusan IPNU-IPPNU Komisariat MA Masalikil Huda Jepara
Struktur organisasi sangatlah penting dalam sebuah satu kesatuan kerja yang digunakan untuk mempermudah pengawasan pekerjaan dan mengukur tanggung jawab pada setiap bagian yang telah ditentukan.
Ada pun struktur pengurus IPNU-IPPNU dari MA Masalikil Huda Tahunan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1 Struktur Kepengurusan IPNU-IPPNU MA Masalikil Huda Tahunan
No Jabatan Nama
1. Pelindung Drs. H. Ali Ridho
2. Pembina Kusmiyoto Rohmah S.Pd
3. Ketua IPNU M. Yusril Nor Fais
4. Ketua IPPNU Nurfatihah Sarmin Landa
5. Sekertaris 1. Ilham Maulana F
2. Melly Amalya S
6. Bendahara 1. M. Alfand
2. Zumala Awalul L 7. Seksi Pendidikan dan Agama - M.Rama Esa Muktillah
- Ahmad Khoirur Mustaqfirin - Innayatul Mufida
- Fatihah Rahmatun Nisa’
8. Seksi Humas - Achmad Choirul hakim - Mahfud Juli’an Eka P - Mar’atus Sholiha - Kinanthi Eripnata
9. Seksi K5 - Farid Ilmi
- Rusli Rahmat Hidayah - Ika Mukafa Nur Aini - Nilna Illiyyina B 10. Seksi Informasi Komunikasi - M.Alfinnur
- M. Dimas Prasetyo - Novita Ardiani putrid - Sania Ainus Shifa 11. Seksi PHBN-PHBI - M. Sendi Kurniawan
- Mychelda Isng Pratiwi - Hilyi Iramila Salsabila 12. Koor. Ekstra Rebana - Thariq Abdul A
- Amillatus Sabila 13. Koor. Ekstra Teater - A. Syaicul Ummam
- Retno Puspita Sari 14. Koor. Ekstra Olahraga - Dicky Dwi Setiawan
- Shokhiyatul Kutsiyah 15. Koor. Ekstra Pramuka - M. Sendi Kurniawan
- Mar’atus Sholikhah 16. Koor. Ekstra Pencak Silat - Isnia
- M. Rizal Choiruddin 17. Koor. Ekstra Bola Voli - Dwi AJi Firmanta
- Fentia Dwi Marinta 18. Koor. Ekstra Tata Boga - Riza A’Yunil A’la
- Marwa Maulida Husna
4.1.1.2 Analisis Kebutuhan Masalah 1) Analisis Sistem yang Berjalan
Pemilihan ketua IPNU dan IPPNU merupakan suatu kegiatan pembentukan komite sekolah yang berada di MA Masalikil Huda yang dilakukan setiap tahun pada bulan November, di mana kegiatan mereka meliputi peninjauan SK, pembentukan kepanitiaan, dan penyusunan jadwal tahapan pemilihan.
2) Kelemahan Sistem yang Berjalan
Berdasarkan analisa dari sistem yang berjalan di atas, didapat kelemahan dari sistem yang berjalan yaitu sistem pemilihan ketua IPNU dan IPPNU pada MA Masalikil Huda masih memakai sistem pemilihan konvensional yaitu proses pemungutan serta penghitungan suara masih banyak memiliki kelemahan di antaranya adalah pengumuman hasil suara dan pemilihan yang lama karena harus melalui perhitungan secara manual. Kemudian, penggunaan media cetak berdampak pada pemakaian kertas yang berlebihan yang dirasa kurang efektif dan efisien karena waktu dan biaya yang dipakai tidak sesuai dengan kebutuhan.
3) Solusi Pemecahan Masalah
Ada pun solusi dari pemecahan masalah yang peneliti lakukan dalam menyelesaikan masalah yaitu untuk mempermudah pemungutan suara pada pemilihan ketua IPNU dan IPPNU di MA Masalikil Huda Jepara, peneliti membuat suatu aplikasi e-voting berbasis android yang dapat membantu mempercepat proses penghitungan suara, menghasilkan data yang akurat, serta mencegah terjadinya kesalahan(error), dan menekan potensi kecurangan(cheating) yang menjadikan pemilihan ketua IPNU dan IPPNU di MA Masalikil Huda Jepara lebih transparan.
Proses berlangsungnya pemilihan diadakan di Lab. Komputer di mana setiap kelas bergantian dari kelas 10 hingga kelas 12. Setiap siswa masuk atau login menggunakan nama pemakai (username) dan kata sandi (password) yang telah diberikan pada masing-masing kelas. Kemudian, setiap siswa memilih calon ketua IPNU dan IPPNU, lalu keluar atau logout. Setelah sesi pemungutan suara selesai, hasilnya bisa langsung dilihat melalui aplikasi.
4) Analisis Sistem Usulan
Dengan adanya aplikasi e-voting ini, pengurus dapat mempercepat proses persiapan sampai pemilihan ketua IPNU dan IPPNU serta menghemat anggaran, sedang untuk pemilih dapat mempercepat dan mempermudah pemilihan IPNU dan IPPNU di MA Masalikil Huda Jepara serta menambah wawasan tentang aplikasi e- voting berbasis android.
Tabel 4.2 Perbandingan sistem yang berjalan dengan sistem yang diusulkan No. Sistem Berjalan Sistem Usulan Hasil yang Ingin Dicapai
1. Sistem pemilihan ketua IPNU dan IPPNU pada MA Masalikil Huda masih memakai sistem pemilihan konvensional.
Penerapan aplikasi E-voting berbasis Android untuk pemelihan ketua IPNU dan IPPNU di MA Masalikil Hida.
Mempermudah proses persiapan sampai saat pemilihan ketua IPNU dan IPPNU serta menghemat waktu dan biaya.
4.1.1.3 Analisis Data
Setelah melakukan observasi dan wawancara dengan kepala pengurus pemilihan IPNU dan IPPNU MA Masalakil Huda kemudian dilakukan analisa untuk mengetahui kebutuhan fitur-fitur dari aplikasi. Peneliti melakukan analisa mengenai data-data yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi seperti data pemilih, dan data mengenai prosess apa saja yang dilakukan ketika mengerjakan suatu pemilihan. Data tersebut kemudian diolah menggunakan bahasa pemrograman untuk ditampilkan dalam aplikasi selanjutnya dimasukkan ke dalam database sistem.
4.1.1.4 Analisis Kebutuhan Alat
Peralatan yang digunakan dalam membuat aplikasi e-voting berbasis android ini antara lain:
1. Perangkat Keras
Ada pun perangkat keras (hardware) yang digunakan dalam membantu pembuatan aplikasi e-voting berbasis android ini yaitu:
a. Laptop degan spesifikasi sebagai berikut:
- Processor : Inter(R) Core(TM) i3 CPU M370 @ 2.40 GHz - RAM : 4,00 GB
- SSD : 120 GB
b. Smartphone dengan spesifiasi sebagai berikut:
- CPU : Octa-core Max 2.20 GHz - RAM : 4,00 GB
c. Kabel data untuk smartphone.
2. Perangkat Lunak
a. Perangkat lunak yang digunakan laptop
- Operating System Windows 7 Ultimate (64bit) - Android Studio 3.5.3 (64bit)
- Java(TM) SE Development Kit 9.0.4 (64bit) b. Perangkat lunak yang digunakan smartphone
- Operating System Android 9.0 4.1.1.5 Analisis Pengguna
Analisis pengguna dimaksudkan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat beserta karakteristiknya sehingga dapat diketahui tingkat pengalaman dan pemahan pengguna terhadap android.
Untuk mengoperasikan smartphone atau ponsel cerdas dengan sistem operasi android tidak membutuhkan keahlian khusus karena sistem operasi android mempunyai tampilan graphic user interface yang berarti tampilan tersebut berupa grafis atau berupa gambar. Kebanyakan siswa di MA Masalikil Huda sudah memiliki smartphone atau ponsel cerdas sehingga pada pemilihan ketua IPNU dan IPPNU berbasis android ini bisa cepat dipahami.
Tabel 4.3 Karakteristik pengguna
Pengguna Tanggung Jawab Hak Akses Syarat
Pemilih Mengelola data pemilih.
Melihat, mengubah data pemilih, dan dapat memilih calon kandidat.
Minimal mampu mengoperasikan ponsel cerdas atau smartphone
android
Admin Megelola data
user atau
pengguna.
Menambah, melihat, menghapus, mengubah data user atau pengguna.
Minimal mampu mengoperasikan ponsel cerdas atau smartphone
android
Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa karakteristik user atau pengguna yang ada telah memenuhi kreteria untuk dapat menggunakan program aplikasi yang akan dibangun.
4.1.2 Design
4.1.2.1 Desksripsi Sistem Aplikasi
Aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah pemilihan ketua IPNU dan IPPNU periode selanjutnya di MA Masalikil Huda Jepara..
Untuk dapat menjelaskan aplikasi e-voting secara mudah dan sederhana, maka pada tahap ini peneliti membuat perancangan sistem dengan menggunakan diagram UML (Unified Modeling Language) yang digambarkan melalui perancangan diagram seperti Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, serta melakukan perancangan database dan perancangan tampilan.
4.1.2.2 Perencanaan Berorientasi Objek 1) Use Case Diagram
Use Case Diagram merupakan diagram yang menunjukkan hubungan atau interaksi antara sistem aplikasi dan aktor. Pada aplikasi ini terdapat 2 aktor yang berinterkasi dengan sistem yaitu pemilih dan admin.
Use Case Diagram dapat dilihat pada Gambar 4.2 dan penjelasan dari proses Use Case dapat dilihat pada Tabel 4.4 berikut:
Gambar 4.1 Use Case Diagram
Tabel 4.4 Deskripsi Use Case
No Aktor Proses Use Case Keterangan
1. Admin Sign in Admin dapat melakukan sign in atau masuk ke dalam sistem dengan menginput username dan password.
2. Admin Change password Admin dapat mengganti password.
3. Admin Kelola data pemilih Admin dapat mengelola data pemilih mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data.
4. Admin Kelola data periode Admin dapat mengelola data perode mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data.
5. Admin Kelola data kandidat Admin dapat mengelola data kandidat mulai dari tambah
data, lihat data, edit data, dan hapus data.
6. Admin Lihat hasil voting Admin dapat melihat hasil voting
7. Pemilih Sign in Pemilih dapat sign in ke sistem aplikasi dengan menginput username atau NIS dan password yang dibuatkan dari Admin.
8. Pemilih Voting Pemilih dapat memilih
kandidat ketua IPNU dan IPPNU dengan cara menginput salah satu kandidat yang ingin dipilih.
9. Pemilih Lihat hasil voting Pemilih dapat melihat hasil voting
2) Activity Diagram
Activity diagram merupakan diagram yang memperlihatkan aliran dari suatu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam suatu sistem. Berikut adalah activity diagram atau diagram aktivitas dari aplikasi e-voting.
1. Activity Diagram Sign In
Activity diagram sign in berfungsi sebagai sistem keamanan, sehingga untuk bisa mengakses sistem, user atau penngguna harus melakukan sign in terlebih dahulu. Setelah sign in sistem akan masuk pada dashboard atau halaman utama.
Gambar 4.2 Activity Diagram Sign In
2. Activity Diagram Change Password
Activity diagram change password menjelaskan tentang aliran proses jika user atau pengguna ingin mengubah/mengganti password.
Gambar 4.3 Activity Diagram Change Password
3. Activity Diagram Kelola Data Pemilih
Activity diagram kelola data pemilih menjelaskan tentang alur proses mengelola data pemilih mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data yang nantinya akan digunakan pemilih untuk sign in ke dalam sistem.
Gambar 4.4 Activity Diagram Kelola Data Pemilih
4. Activity Diagram Kelola Data Periode
Activity diagram kelola data periode menjelaskan tentang alur proses mengelola data periode mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data. Tujuan dari pembuatan dari data periode ini menentukan periode masa jabatan dan sebagai wadah kandidat yang akan dipilih.
Gambar 4.5 Activity Diagram Kelola Data Periode
5. Activity Diagram Kelola Data Kandidat
Activity diagram kelola data kandidat menjelaskan tentang alur proses mengelola data kandidat mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data.
Gambar 4.6 Activity Diagram Kelola Data Kandidat
6. Activity Diagram Voting
Activity diagram voting menjelaskan proses data pemilih memilih kandidat ketua IPNU dan IPPNU, jika pemilih telah memilih salah satu kandidat maka tidak bisa memilih kandidat lain dan tidak dapat membatalkannya.
Gambar 4.7 Activity Diagram Voting
7. Activity Diagram Lihat Hasil Voting
Activity diagram lihat hasil voting menjelaskan proses user melihat hasil dari pemilihan ketua IPNU dan IPPNU.
Gambar 4.8 Activity Diagram Lihat Hasil Voting
3) Sequence Diagram
Sequence Diagram berfungsi untuk menggambarkan perilaku objek dengan use case, menggunakan diagram ini kita mengetahui objek-objek yang terlibat di dalam use case. Berikut ini sequence diagram aplikasi e-voting berbasis androind.
1. Sequence Diagram Sign In
Sequence diagram ini menggambarkan proses sign in yang dilakukan oleh user.
Gambar 4.9 Sequence Diagram Sign In
2. Sequence Diagram Change Password
Sequence diagram ini menggambarkan proses pengguna mengubah kata sandi atau password.
Gambar 4.10 Sequence Diagram Change Password
3. Sequence Diagram Kelola Data Pemilih
Sequence diagram ini menggambarkan proses mengelola data pemilih mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data yang nantinya akan digunakan pemilih untuk sign in ke dalam sistem.
Gambar 4.11 Sequence Diagram Tambah Data Pemilih
Gambar 4.12 Sequence Diagram Edit Data Pemilih
Gambar 4.13 Sequence Diagram Hapus Data Pemilih
4. Sequence Diagram Kelola Data Periode
Sequence diagram ini menggambarkan proses proses mengelola data periode mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data. Tujuan dari pembuatan dari data periode ini menentukan periode masa jabatan dan sebagai wadah kandidat yang akan dipilih.
Gambar 4.14 Sequence Diagram Tambah Data Periode
Gambar 4.15 Sequence Diagram Edit Data Periode
Gambar 4.16 Sequence Diagram Hapus Data Periode
5. Sequence Diagram Kelola Data Kandidat
Sequence diagram ini menggambarkan proses mengelola data kandidat mulai dari tambah data, lihat data, edit data, dan hapus data.
Gambar 4.17 Sequence Diagram Tambah Data Kandidat
Gambar 4.18 Sequence Diagram Edit Data Kandidat
Gambar 4.19 Sequence Diagram Hapus Data Kandidat
6. Sequence Diagram Voting
Sequence diagram ini menggambarkan proses data pemilih memilih kandidat ketua IPNU dan IPPNU, jika pemilih telah memilih salah satu kandidat maka tidak bisa memilih kandidat lain dan tidak dapat membatalkannya.
Gambar 4.20 Sequence Diagram Voting
7. Sequence Diagram Lihat Hasil Voting
Sequence diagram ini menggambarkan proses user melihat hasil dari pemilihan ketua IPNU dan IPPNU.
Gambar 4.21 Sequence Diagram Lihat Hasil Voting
4.1.2.3 Perancangan Database
Untuk membangun aplikasi e-voting ini harus terintegrasi dengan database.
Peneliti menggunakan firebase sebagai database untuk membangun aplikasi e- voting dengan nama databse daftarpemilih, firebase tersebut meliputi authentication, database, dan storage.
1) Struktur Database
Gambar 4.22 Struktur Database
2) Kamus Data
Dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan firebase authentication dengan metode email dan realtime database, serta menggunakan storage untuk menyimpan file.
a. Authentication
Pada aplikasi ini menggunakan authentication dengan metode email yang berarti user dapat sign in menggunakan email.
Authentication tersebut berisi field sebagai berikut : Tabel 4.5 Field Authentication
Field Keterangan
Identifier Identitas email Providiers Jenis metode Created Tanggal pembuatan Signed in Tanggal sign in terakhir User UID Identitas dari user
b. Realtime Database
Dalam realtime database memiliki reference sebagai berikut : 1. Reference User
Pada Reference User ini menampung data user, dengan struktur child sebagai berikut :
Tabel 4.6 Child User Admin
Nama Child Tipe Data Keterangan
-idAdmin String Child induk, yang menunjukkan data diri dari admin disimpan di child ini
email String Child, yang digunakan untuk menyimpan data email dari admin
id String Child, yang merupakan identitas dari data yang disimpan oleh admin
password_lama String Child, yang digunakan untuk menyimpan data password lama dari admin
Status String Child, yang digunakan untuk menyimpan data status dari admin
Tabel 4.7 Child User Pemilih
Nama Child Tipe Data Keterangan
-idPemilih String Child induk, yang menunjukkan data diri dari pemilih disimpan di child ini
email String Child, yang digunakan untuk menyimpan data email dari pemilih
idPemilih String Child, yang merupakan identitas dari data yang disimpan oleh pemilih
nama String Child, yang digunakan untuk menyimpan data nama dari pemilih
nis_baru String Child, yang digunakan untuk menyimpan data nis baru dari pemilih
nis_lama String Child, yang digunakan untuk menyimpan data nis lama dari pemilih
password_baru String Child, yang digunakan untuk menyimpan data password baru dari pemilih
password_lama String Child, yang digunakan untuk menyimpan data password lama dari pemilih
status String Child, yang digunakan untuk menyimpan data status dari pemilih
type String Child, yang digunakan untuk menyimpan data type dari pemilih
2. Reference Periode
Reference ini digunakan untuk menyimpan data periode, dengan menggunakan struktur child sebagai berikut :
Tabel 4.8 Child Periode
Nama Child Tipe Data Keterangan
-id String Child induk, yang menunjukkan data diri dari periode disimpan di child ini
id String Child, yang merupakan identitas dari data yang disimpan oleh periode
keterangan String Child, yang digunakan untuk menyimpan data keterangan dari periode
nama String Child, yang digunakan untuk menyimpan data nama dari periode
status String Child, yang digunakan untuk menyimpan data status dari periode
3. Reference Pemilih
Reference ini digunakan untuk menyimpan data pemilih, dengan menggunakan struktur child sebagai berikut :
Tabel 4.9 Child Pemilih
Nama Child Tipe Data Keterangan
-idKandidat String Child induk, yang menunjukkan data diri dari kandidat disimpan di child ini
-idPemilih String Child induk, yang menunjukkan identitas(UID) dari data pemilih
id String Child, yang digunakan untuk menyimpan data identitas dari kandidat
idPeople String Child, yang digunakan untuk menyimpan data identitas dari pemilih
idPeriode String Child, yang digunakan untuk menyimpan data identitas dari periode
Tabel 4.10 Child Kandidat
Nama Child Tipe Data Keterangan
-id String Child induk, yang menunjukkan data diri dari kandidat disimpan di child ini
id String Child, yang merupakan identitas(UID) dari data yang disimpan oleh kandidat
idPeriode String Child, yang digunakan untuk menyimpan data identitas dari periode
misi String Child, yang digunakan untuk menyimpan data misi dari kandidat
nama String Child, yang digunakan untuk menyimpan data nama dari kandidat
namaimg String Child, yang digunakan untuk menyimpan data nama gambar dari gambar kandidat yang tersimpan di storage
nilai String Child, yang digunakan untuk menyimpan data nilai dari kandidat
status String Child, yang digunakan untuk menyimpan data status dari kandidat
urlImg String Child, yang digunakan untuk menyimpan data alamat URL dari gambar kandidat yang tersimpan di storage
visi String Child, yang digunakan untuk menyimpan data visi dari kandidat
c. Storage
Storage merupakan tempat untuk menyimpan data yang berupa file seperti gambar, dokumen, video. Storage dalam aplikasi ini mempunyai fungsi untuk meyimpan data gambar. Pada aplikasi ini mempunyai reference storage sebagai berikut :
Kandidat
Kandidat merupakan reference yang menyimpan data gambar kandidat ketua IPNU-IPPNU MA Masalikil Huda.
Gambar 4.23 Storage Kandidat
4.1.2.4 Perancangan Interface (Antarmuka)
Perancangan interface(atarmuka) dilakukan melakukan implemntasi agar hasil yang didapat lebih maksimal. Rancangan interface atau antarmuka terdiri dari halaman sign in, sign out, change password, halaman home, halaman voting, halaman tambah pemilih, halaman tambah periode, halaman tambah kandidat.
1. Rancangan Halaman Sign In
Gambar 4.24 Rancangan Halaman Sign In
2. Rancangan Halaman Sign Out dan Change Password
Gambar 4.25 Rancangan Halaman Sign Out dan Change Password
3. Rancangan Halaman Home
Gambar 4.26 Rancangan Halaman Home
4. Rancangan Halaman E-voting
Gambar 4.27 Rancangan Halaman E-voting
5. Rancangan Halaman Tambah Pemilih
Gambar 4.28 Rancangan Halaman Tambah Pemilih
6. Rancangan Halaman Tambah Periode
Gambar 4.29 Rancangan Halaman Tambah Periode
7. Rancangan Halaman Tambah Kandidat
Gambar 4.30 Rancangan Halaman Tambah Kandidat
4.1.3 Implementation
Implementasi sistem merupakan tahap penerapan sistem yang akan dilakukan sesuai dengan perancangan database dan interface yang telah peneliti buat sebelumnya dengan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin.
4.1.3.1 Build System (Membangun Sistem)
Pada tahap ini peneliti membangun sistem aplikasi sesuai dengan perancangan sistem yang telah peneliti lakukan sebelumnya. Peneliti membangun sistem sesuai dengan perancangan database dan perancangan tampilan yang sudah peneliti buat.
1. Kode Tambah Periode
Gambar 4.31 Kode Tambah Periode
2. Kode Tambah Kandidat
Gambar 4.32 Kode Tambah Kandidat
3. Kode Tambah Pemilih
Gambar 4.33 Kode Tambah Pemilih
4. Kode Lihat Hasil Voting
Gambar 4.34 Kode Lihat Hasil Voting
5. Kode Voting Kandidat
Gambar 4.35 Kode Voting Kandidat
4.1.3.2 Implementation System (Implementasi Sistem)
Implementasi sistem merupakan tahap penerapan sistem yang akan dilakukan sesuai dengan perancangan database dan interface yang telah peneliti buat sebelumnya dengan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin. Berikut adalah implementasi sistem aplikasi e-voting untuk pemilihan ketua IPNU dan IPPNU :
1. Halaman Sign In
Gambar 4.36 Halaman Sign In Admin
Gambar 4.37 Halaman Sign In Pemilih
2. Halaman Hasil Voting (Home)
Gambar 4.38 Halaman Hasil Voting Admin
Gambar 4.39 Halaman Hasil Voting Pemilih
3. Halaman Kelola Periode
Gambar 4.40 Halaman Periode
Gambar 4.41 Tambah Periode
Gambar 4.42 Edit Periode
Gambar 4.43 Hapus Periode
4. Halaman Kelola Kandidat
Gambar 4.44 Halaman Kandidat
Gambar 4.45 Tambah Kandidat
Gambar 4.46 Edit Kandidat
Gambar 4.47 Hapus Kandidat
5. Halaman Kelola Pemilih
Gambar 4.48 Halaman Pemilih
Gambar 4.49 Tambah Pemilih
Gambar 4.50 Edit Pemilih
Gambar 4.51 Hapus Pemilih
6. Halaman Voting Kandidat
Gambar 4.52 Halaman Voting Kandidat
4.1.4 Testing
Pada tahapan ini dilakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat oleh peneliti. Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui apakah program aplikasi yang telah dibuat menerima input dengan baik atau tidak, serta untuk mengetahui apakah output yang dihasilkan sudah sesuai atau belum. Dalam pengujian ini, peneliti menggunakan metode black box testing untuk ahli pemrograman, metode kuesioner untuk ahli media, kepala pengurus, dan masyarakat sekolah pemilihan ketua IPNU dan IPNNU di MA Masalikil Huda Jepara.
Tabel 4.11 Tabel Pengujian
No. Modul Prasyarat Hasil yang
diharapkan
Hasil Pengujian 1. Sign in Admin atau pemilih
sudah ada akun.
Admin atau pemilih dapat masuk ke sistem
Valid
2. Tambah data periode
Admin sudah berhasil sign in
Admin dapat menambah periode
Valid
3. Tambah data kandidat
Admin sudah berhasil sign in
Admin dapat menambah kandidat
Valid
4. Tambah data pemilih
Admin sudah berhasil sign in
Admin dapat menambah pemilih
Valid
5. Voting kandidat
Pemilih sudah berhasil sign in
Pemilih dapat memilih kandidat
Valid
6. Melihat hasil voting
Admin atau pemilih sudah berhasil sign in
Admin atau pemilih dapat melihat hasil voting
Valid
7. Edit data periode/
kandidat/
pemilih
Admin sudah berhasil sign in
Admin dapat mengubah data periode, kandidat, dan pemilih
Valid
8. Sign out Admin atau pemilih sudah berhasil sign in
Admin atau pemilih keluar dari sistem
Valid
4.2 Evaluasi dan Validasi Hasil 4.2.2.1 Evaluasi Sistem Aplikasi
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan menggunakan metode black box testing yang menguji fitur-fitur halaman aplikasi e-voting didapat hasil pengujian bahwa aplikasi dapat berjalan sesuai keinginan. Jadi disimpulkan bahwa aplikasi e-voting sudah valid dan berjalan sesuai harapan.
4.2.2.2 Validasi Kelayakan Aplikasi
Tabel 4.12 Penilaian Ahli Media
No. Indikator Skor
1. Apakah fitur sign in dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
2. Apakah fitur tambah periode dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
3. Apakah fitur tambah kandidat dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
4. Apakah fitur tambah pemilih dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
5. Apakah fitur voting dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
6. Apakah fitur melihat hasil voting dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
7. Apakah fitur edit/kelola data dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
8. Apakah fitur sign out dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
Skor Total 24
4.2.2.3 Validasi Ahli
Validasi yang dilakukan oleh ahli media adalah untuk mengumpulkan saran dan pendapat untuk selanjutnya dilakukan revisi terhadap aplikasi ini.
Tabel 4.13 Penilaian Kelayakan Berdasarkan Persentase
No. Persentase Kriteria
1. 75%-100% Sangat Layak
2. 50%-75% Layak
3. 25%-50% Cukup Layak
4. 1%-25% Kurang Layak
Tabel 4.14 Hasil Penilaian Ahli Media Ahli
Media
Skor Tertinggi
( 𝑥 )
Skor
Total Persentase Kriteria
1 24 24 2424 × 100% = 100% Sangat Layak
4.2.2.4 Hasil Angket Kepala Pengurus IPNU dan IPPNU
Penilaian aplikasi aplikasi untuk kepala pengurus juga dilakukan dengan menyebar angket yang berisi 5 pernyataan, berikut rekapitulasi hasil nilai sesuai butir pernyataan.
Tabel 4.15 Penilaian Kepala Pengurus IPNU dan IPPNU
No. Pernyataan Skor
1. Apakah fitur sign in dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
4
2. Apakah fitur tambah periode dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
4
3. Apakah fitur tambah kandidat dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
3
4. Apakah fitur tambah pemilih dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
4
5. Apakah fitur voting dari aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik.
4
Skor Total 19
Tabel 4.16 Penilaian Kelayakan Berdasarkan Persentase
No. Persentase Kriteria
1. 75%-100% Sangat Layak
2. 50%-75% Layak
3. 25%-50% Cukup Layak
4. 1%-25% Kurang Layak
Tabel 4.17 Hasil Penilaian Kepala Pengurus IPNU dan IPPNU Kepala
Pengurus
Skor Tertinggi
( 𝑥 )
Skor
Total Persentase Kriteria
1 25 19 1925 × 100% = 76% Sangat Layak
4.2.2.5 Hasil Angket Responden
Tabel 4.18 Penilaian Angket Responden
No. Pernyataan Skor
1. Aplikasi e-voting berbasis android ini mudah untuk dipelajari.
116
2. Bahasa dan kalimat yang digunakan dalam aplikasi e-voting berbasis android ini mudah dipahami.
116
3. Aplikasi e-voting berbasis android ini menarik dan tidak membosankan.
108
4. Apakah Anda setuju diterapkannya aplikasi e- voting untuk pemilihan ketua IPNU dan IPPNU berbasis android di MA Masalikil Huda Jepara.
114
5. Apakah Anda setuju aplikasi e-voting ini dapat meningkatkan minat siswa dalam pemilihan ketua IPNU dan IPPNU di MA Masalikil Huda Jepara.
113
Skor Total 567
Tabel 4.19 Penilaian Kelayakan Berdasarkan Persentase
No. Persentase Kriteria
1. 75%-100% Sangat Layak
2. 50%-75% Layak
3. 25%-50% Cukup Layak
4. 1%-25% Kurang Layak
Tabel 4.20 Hasil Penilaian Angket Responden Jumlah
Respoden
Skor Tertinggi
( 𝑥 )
Skor
Total Persentase Kriteria
30 750 567 567750 × 100% = 75,6% Sangat Layak