PERATURAN KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 4 TAHUN 2022 TENTANG
STANDAR PELAYANAN DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa untuk menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik dalam bidang pelayanan publik yang mengutamakan prinsip kemudahan, kecepatan, dan keterbukaan, dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan, perlu menetapkan Peraturan terkait Standar Pelayanan di Lingkungan Badan Standardisasi Nasional;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Standardisasi Nasional tentang Standar Pelayanan di Lingkungan Badan Standardisasi Nasional;
- 2 -
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846);
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 216, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5584);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 99, Tambahan Lembaran Republik Indonesia Negara Nomor 5149);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 215, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5357);
6. Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2018 tentang Badan Standardisasi Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 10);
7. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 615);
8. Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1037) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 29 Tahun 2021 tentang Perubahan
- 3 -
atas Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1459);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL TENTANG STANDAR PELAYANAN DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL.
Pasal 1
(1) Standar pelayanan di Lingkungan Badan Standardisasi Nasional merupakan implementasi dari pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Standardisasi Nasional;
(2) Standar pelayanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan sebagai pedoman dalam penilaian ukuran kualitas dan kinerja pelayanan bagi penyelenggara, masyarakat, maupun aparat pengawasan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Pasal 2
(1) Standar pelayanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) termasuk kategori pelayanan, meliputi:
a. layanan akreditasi;
b. layanan pelatihan standardisasi;
c. layanan otoritas sponsor;
d. layanan informasi standardardisasi;
e. layanan kalibrasi dan pengukuran; dan
f. layanan penerbitan surat persetujuan penggunaan tanda SNI.
(2) Penerapan standar pelayanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi tanggung jawab:
a. Direktur Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi dan Direktur Akreditasi Laboratorium untuk layanan akreditasi.
-4-
b. Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya
Manusia Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
untuk layanan pelatihan standardisasi.
c. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi untuk layanan otoritas sponsor dan layanan informasi standardardisasi.
d. Direktur Standar Nasional Satuan Ukuran
Mekanika, Radiasi dan Biologi dan dan Direktur
Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik
dan Kimia untuk layanan kalibrasi dan pengukuran.
e. Direktur Sistem Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian untuk layanan penerbitan surat persetujuan penggunaan tanda SNL
(3) Standar pelayanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran I sampai dengan
Lampiran VI yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan ini.
Pasal 3
Peraturan Kepala Badan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 26 April 2022
KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL REPUBLIK^INDONESIA,
CHMAD
- 5 - LAMPIRAN I
PERATURAN KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL NOMOR : 4
TENTANG :
STANDAR PELAYANAN DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL
STANDAR PELAYANAN AKREDITASI
No Komponen Uraian
PENYAMPAIAN PELAYANAN 1. Persyaratan A. Persyaratan umum:
LPK yang bermaksud mendapatkan akreditasi dari KAN harus mengajukan permohonan akreditasi sesuai dengan format yang ditetapkan oleh KAN. Informasi mengenai proses akreditasi, formulir yang harus dilengkapi dan dokumen pendukung yang harus dilampirkan serta biaya dapat diperoleh melalui laman www.kan.or.id atau dapat menghubungi Sekretariat KAN via alamat email: [email protected] dan [email protected].
Permohonan akreditasi harus diajukan oleh pimpinan atau personil di dalam organisasi yang diberikan kewenangan untuk bertindak atas nama organisasi melalui Sistem Informasi KAN (aplikasi KANMIS) dengan alamat https://akreditasi.bsn.go.id.
Permohonan akreditasi harus lengkap dengan dilampiri informasi mengenai legalitas LPK atau organisasi induknya, dokumen dan rekaman LPK sesuai KAN U-01 Syarat dan Aturan Akreditasi Lembaga Penilaian Kesesuaian dan dokumen persyaratan tambahan sesuai skema akreditasi yang diajukan (lihat butir 2 bagian persyaratan khusus).
LPK yang bermaksud mendapatkan akreditasi harus bersedia melakukan pembayaran layanan akreditasi melalui sistem lnformasi PNBP online (SIMPONI) sesuai ketentuan yang berlaku.
B. Persyaratan Khusus:
Untuk setiap skema akreditasi berlaku persyaratan tambahan yang dijelaskan dalam dokumen persyaratan khusus sebagai berikut:
1. Akreditasi laboratorium penguji : KAN K-01 2. Akreditasi laboratorium kalibrasi : KAN K-02 3. Akreditasi laboratorium medik : KAN K-03
4. Akreditasi penyelenggara uji profisiensi : KAN K-04 5. Akreditasi lembaga inspeksi : KAN K-06
6. Akreditasi lembaga sertifikasi sistem manajemen :
- 6 -
No Komponen Uraian
KAN K-07
7. Akreditasi lembaga sertifikasi produk/proses/jasa : KAN K-08
8. Akreditasi lembaga sertifikasi personil : KAN K-09 9. Akreditasi lembaga validasi dan/atau verifikasi : KAN
K-10 2. Sistem,
Mekanisme dan Prosedur
Mekanisme dan prosedur layanan akreditasi terhadap LPK di Deputi Bidang Akreditasi adalah sebagai berikut:
- 7 -
No Komponen Uraian
- 8 -
No Komponen Uraian
3. Jangka Waktu Pelayanan
Proses akreditasi secara online melalui aplikasi KANMIS dapat dilakukan selama 24 jam.
Informasi mengenai proses akreditasi terhadap LPK yang hendak datang langsung ke kantor KAN dilakukan pada hari dan jam kerja (hari senin - kamis pukul 07.00-15.30 WIB dan hari jumat pukul 07.00 – 16.00 WIB).
- 9 -
No Komponen Uraian
Layanan akreditasi terhadap LPK sesuai tahapan dan batasan jangka waktu penyelesaian layanan proses akreditasi sesuai syarat dan aturan akreditasi KAN U-01 dengan ilustrasi bagan alur waktu proses sebagai berikut:
4. Biaya/Tarif Ketentuan mengenai biaya (tarif) layanan akreditasi ditetapkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang berlaku pada BSN (PP No.40 Tahun 2018).
5. Produk
Pelayanan Produk layanan akreditasi terhadap LPK adalah sebagai berikut:
1. Akreditasi laboratorium berbasis SNI ISO/IEC 17025 (laboratorium penguji dan laboratorium kalibrasi);
2. Akreditasi laboratorium berbasis SNI ISO 15189 (laboratorium medik);
3. Akreditasi lembaga inspeksi berbasis SNI ISO/IEC 17020;
4. Akreditasi lembaga sertifikasi produk/proses/jasa berbasis SNI ISO/IEC 17065;
5. Akreditasi lembaga sertifikasi personil berbasis SNI ISO/IEC 17024;
6. Akreditasi lembaga sertifikasi sistem manajemen berbasis SNI ISO/IEC 17021;
7. Akreditasi lembaga validasi dan/atau verifikasi berbasis SNI ISO/IEC 17029;
8. Akreditasi penyelenggara uji profisiensi berbasis SNI ISO/IEC 17043; dan
9. Akreditasi produsen bahan acuan berbasis SNI ISO 17034.
6. Penanganan Pengaduan, Sarana, dan Masukan/Ap resiasi
A. Penyampaian Pengaduan, Saran dan Masukan
Penyampaian pengaduan, saran dan masukan dapat dilakukan melalui:
1. Pengaduan masyarakat dapat disampaikan melalui saluran telepon, surat elektronik, atau aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-LAPOR!;
2. Pengaduan dari LPK terakreditasi menggunakan mekanisme pengaduan di KAN sesuai PSM-06 Prosedur Penanganan Keluhan yang dapat diakses di laman www.kan.or.id.
3. Mengisi form kesan dan pesan yang tersedia di buku tamu elektronik ketika proses check out setelah selesai menerima layanan secara langsung. Buku tamu elektronik juga memberikan fasilitas bagi pengguna untuk memberikan penilaian terhadap
- 10 -
No Komponen Uraian
layanan akreditasi terhadap LPK, dengan memilih puas atau tidak puas;
4. Mengisi survey kepuasan pelanggan yang dilakukan setelah LPK selesai mendapatkan layanan akreditasi.
B. Penanganan Pengaduan
Semua pengaduan akan ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait di lingkungan BSN. Tindakan yang merupakan respon langsung kepada pengguna akan segera dilakukan oleh petugas dengan berkonsultasi kepada kepala unit terkait, sedangkan tindakan korektif yang memerlukan persetujuan pimpinan akan dibawa ke rapat khusus Deputi Bidang Akreditasi untuk mendapatkan saran dan persetujuan pimpinan setingkat Eselon II. Secara rinci prosedur penanganan pengaduan pada layanan akreditasi terhadap LPK dilaksanakan sebagai berikut:
1. Pengguna layanan akreditasi terhadap LPK mengajukan pengaduan melalui media yang tersedia (surat elektronik, telepon atau datang langsung);
2. Sekretariat penanganan pengaduan masyarakat menerima dan merespon aduan pengguna sesuai media yang digunakan (surat elektronik, telepon atau datang langsung);
3. Sekretariat mencatat dan melakukan verifikasi berkas pengaduan ke dalam daftar aduan (logbook). Apabila berkas tidak lengkap, pengguna akan diminta untuk melengkapi dokumen aduan. Apabila berkas lengkap, pengaduan diteruskan untuk proses selanjutnya;
4. Sekretariat melakukan verifikasi terkait materi muatan pengaduan dan kemudian diteruskan kepada unit teknis terkait untuk ditindaklanjuti;
5. Unit teknis terkait menyusun dan menyampaikan jawaban atas aduan kepada pengguna dengan memberikan tembusan ke Biro HKLI c.q. Kepala Subbagian Layanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat; dan
6. Pengguna menerima hasil jawaban dalam bentuk surat jawaban.
PENGELOLAAN PELAYANAN 1. Dasar
Hukum 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 216, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5584)
2. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6225);
3. Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2018 tentang Badan
- 11 -
No Komponen Uraian
Standardisasi Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 10);
4. Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1037) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 29 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1459).
2. Sarana dan Prasarana, dan /atau Fasilitas
Layanan akreditasi terhadap LPK di Deputi Bidang
Akreditasi secara optimal, tersedia fasilitas, sebagai berikut:
1. Aplikasi online (Informasi Publik melalui Situs Resmi KAN, Aplikasi Proses Akreditasi Online, Layanan Digital Kania Chat Robotik, Aplikasi Administrasi Online serta layanan online lainnya);
2. Ruang tunggu klien;
3. Ruang rapat daring dan luring;
4. Business center;
5. Internet hotspot;
6. Studio podcast;
7. Tempat ibadah;
8. Kamera pengawas;
9. Customer service;
10. Petugas Keamanan;
11. APAR;
12. Sprinkle;
13. Smoke detector;
14. Petugas darurat bencana;
15. Toilet untuk umum dan difabel;
16. Papan survey elektronik.
3. Kompetensi
Pelaksana Layanan akreditasi terhadap LPK dilaksanakan oleh petugas layanan akreditasi dan analis proses akreditasi.
Petugas tersebut memiliki kompetensi, pengetahuan, keterampilan dan sikap yang menunjang dalam melaksanakan layanan akreditasi terhadap LPK, diantaranya sebagai berikut:
A. Pengetahuan
1) informasi seputar standardisasi dan penilaian kesesuaian;
2) informasi yang berkaitan dengan dokumen standar penilaian kesesuaian;
3) kebijakan BSN; dan
4) kebijakan pemerintah terkait regulasi teknis standar terkait.
B. Keterampilan
1) pelayanan prima;
2) literasi informasi;
- 12 -
No Komponen Uraian
3) klasifikasi/katalogisasi/pengindeksan; dan 4) teknologi informasi.
C. Sikap
1) keramahan;
2) kesopanan;
3) ketelitian;
4) komunikatif;
5) kerjasama; dan
6) pengendalian informasi.
4 Pengawasan
Internal Monitoring atas pelaksanaan pelayanan akreditasi terhadap LPK dilakukan oleh unit kerja BSN yang mempunyai tugas dan tanggung jawab di bidang pengawasan. Deputi Bidang Akreditasi juga secara konsisten melakukan pengawasan internal melalui SPIP. Selain itu, juga dilakukan audit internal secara berkala.
5. Jumlah
Pelaksana Jumlah sumber daya manusia Deputi Bidang Akreditasi yang dialokasikan sebagai pelaksana layanan akreditasi yaitu 99 (Sembilan puluh sembilan) orang.
6. Jaminan
Pelayanan Untuk memberikan jaminan pelayanan serta meningkatkan kepuasan pelanggan, kami memberikan jaminan kompensasi, serta sanksi dan reward layanan akreditasi sebagai berikut:
A. Kompensasi kepada penerima layanan
Untuk layanan informasi tertutup apabila penerima layanan tidak terdapat petugas yang melayani selama lebih dari 15 menit maka penerima layanan berhak mendapatkan souvernir.
B. Sanksi dan reward kepada petugas layanan
1) Apabila petugas layanan terbukti tidak memberikan pelayanan secara memuaskan maka petugas layanan akan menerima sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis atau mengikuti sanksi yang berlaku di BSN.
2) Apabila petugas layanan dinilai memberikan pelayanan yang memuaskan maka akan diberikan reward berupa piagam penghargaan.
7. Jaminan Keamanan dan
Keselamatan Pelayanan
1. Ruang layanan dilengkapi dengan kamera pengawas dan tersedia petugas keamanan di area lobi gedung dan lobi lantai layanan.
2. Petugas layanan akreditasi terhadap LPK tidak menerima pembayaran dengan uang tunai untuk menghindari adanya pungutan liar;
3. Petugas tidak memungut biaya lainnya di luar tarif resmi.
4. Pengguna dapat melaporkan bila terjadi praktek korupsi dalam pemberian pelayanan melalui saluran pengaduan yang tersedia.
5. Pelaksanaan layanan akreditasi dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku
8. Evaluasi Kinerja Pelaksana
Evaluasi pelayanan dilakukan secara berkala dalam bentuk rapat dan laporan. Setiap bulan disusun laporan pelaksanaan dan evaluasi berisi capaian kinerja Deputi Bidang Akreditasi ke Kepala BSN.
-13-
No Komponen Uraian
Evaluasi pelayanan juga dilakukan oleh pengguna dengan mengisi kuesioner kepuasan pengguna layanan. Survei dilakukan berkala setiap tahun untuk mendapatkan nilai Indeks Kepuasan Pengguna (IKP) serta dalam rangka menjaring saran dan masukan untuk peningkatan layanan akreditasi terhadap LPK yang berkelanjutan.
Selain itu, setiap tahun dilaksanakan evaluasi layanan melalui Rapat Kaji Ulang Manajemen dan tindak lanjutnya.
KEPALA.BADAN STANDARDISASI NASIONAL
REPyBpIKTNDQHp^IA,
/ -v' / \ 'C}
CHMAD
- 14 - LAMPIRAN II
PERATURAN KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL NOMOR : 4
TENTANG :
STANDAR PELAYANAN DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL
STANDAR PELAYANAN PELATIHAN STANDARDISASI Daftar Istilah
In House Training adalah pelatihan standardisasi yang diselenggarakan di tempat pelanggan atau atas permintaan pelanggan.
Public Training adalah pelatihan standardisasi yang diselenggarakan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan oleh BSN.
Instruktur adalah orang yang bertugas mengajarkan sesuatu dan sekaligus memberikan latihan dan bimbingan; pengajar; pelatih; pengasuh. (kbbi.web.id) Asisten Instruktur adalah orang yang bertugas mendampingi instruktur dalam melaksanakan tugas profesional pada Public Training maupun IHT yang meliputi proses persiapan, pelaksanaan, termasuk penyampaian materi sampai dengan penyusunan laporan pelatihan.
Sekretariat Pelatihan adalah tim yang bertugas melakukan rangkaian kegiatan penataan untuk menunjang terlaksananya kegiatan pelatihan standardisasi seperti memberikan informasi pelatihan, mempersiapkan (sarana dan prasarana) pelaksanaan pelatihan dan melakukan pengarsipan serta Menyusun laporan tahunan pelaksanaan layanan pelatihan.
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah data/informasi tingkat kepuasan yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif/kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan/kebutuhannya.
- 15 -
No Komponen Uraian
PENYAMPAIAN PELAYANAN
1. Persyaratan Untuk mendapatkan jasa pelatihan standardisasi, maka pemohon pelatihan :
a. Mengisi formulir pendaftaran pelatihan standardisasi secara online melalui website http://diklat.bsn.go.id;
b. Membayar biaya jasa pelatihan standardisasi sesuai Peraturan Pemerintah yang berlaku tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak;
c. Khusus untuk layanan In House Training, sebelum melakukan pembayaran biaya pelatihan standardisasi, pemohon harus mengisi dan menyetujui dokumen kesepakatan penyelenggaraan In House Training, (lihat LAMPIRAN I); dan
d. Mengisi form identifikasi peserta pelatihan standardisasi. Form identifikasi peserta diisi dan dikembalikan ke sekretariat pelatihan sebelum pelaksanaan pelatihan, (lihat LAMPIRAN II);
e. Untuk Public Training setiap instansi hanya dapat mendaftarkan maksimal 5 (lima) orang peserta, kecuali untuk pelatihan teknis terkait metrologi;
f. Jumlah peserta Public Training dalam 1 (satu) kelas, minimal 8 (delapan) orang dan maksimal 25 (dua puluh lima) orang;
g. In House training akan diselenggarakan dengan ketentuan jumlah maksimal peserta 25 (dua puluh lima) orang;
h. Maksimal jumlah sertifikat yang diterbitkan untuk 1 (satu) kelas adalah 25 (dua puluh lima) buah dan dikirimkan ke alamat pemohon yang terdaftar pada http://diklat.bsn.go.id.
- 16 - 2. Sistem,
Mekanisme dan Prosedur
a. Sistem Jasa Pelatihan Standardisasi
Sistem Jasa Pelatihan Standardisasi dilakukan dengan cara :
1. Pendaftaran peserta pelatihan standardisasi menggunakan sistem Registrasi Online.
Registrasi Online memfasilitasi informasi terkait mekanisme pendaftaran pelatihan standardisasi beserta formulir yang harus dilengkapi;
2. Untuk informasi terkait jasa pelatihan standardisasi dapat mengunjungi Layanan Informasi Terpadu (LITe) Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Gedung I BPPT Lantai G, Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat atau ke Sekretariat Jasa Pelatihan Standardisasi - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia SPK, Gedung 1 BSN, Kawasan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan 15314, Banten.
b. Mekanisme dan Prosedur Jasa Pelatihan Standardisasi
Tahapan yang harus dilalui oleh pemohon untuk mendapatkan layanan Public Training ataupun In House Training adalah sebagai berikut :
1. Public Training
a. Lakukan pendaftaran online melalui website:
http://diklat.bsn.go.id;
b. Pemohon melakukan cek email untuk mengetahui status kepesertaan, apakah pemohon masuk dalam daftar peserta atau daftar tunggu (waiting list);
c. Apabila jumlah peserta Public Training tidak sesuai dengan ketentuan jumlah minimal peserta, maka penyelenggaraan Public Training dibatalkan dan akan diinformasikan kepada peserta paling
- 17 -
lambat 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan pelatihan.
Adapun alur proses pendaftaran Public Training sebagai berikut:
- 18 -
2. In House Training
a. Lakukan pendaftaran melalui website http://diklat.bsn.go.id;
b. Pemohon melakukan cek email untuk mengetahui status pendaftaran In House Training;
c. Sekretariat pelatihan akan mengirimkan surat balasan permohonan yang meliputi dokumen kesepakatan penyelenggaraan In House Training (lihat LAMPIRAN I) dan surat penawaran biaya In House Training (lihat LAMPIRAN III) ke email pemohon;
d. Permohonan pelatihan standardisasi dapat ditindaklanjuti apabila pemohon telah menandatangani dan mengembalikan dokumen kesepakatan penyelenggaraan In House Training;
e. Sekretariat pelatihan akan berkoordinasi dengan Person In Charge (PIC) pemohon In House Training untuk menyepakati pelaksanaan In House Training;
Adapun alur proses pendaftaran In House Training dapat dilihat sebagai berikut :
- 19 -
Setelah melakukan pendaftaran secara online, pemohon melakukan tahapan selanjutnya yaitu proses pembayaran dengan ketentuan sebagai berikut :
Pembayaran Public Training dan In House Training:
Pelaksanaan pembayaran Jasa Pelatihan standardisasi oleh pemohon, dilaksanakan sesuai dengan mekanisme sebagai berikut:
a. Pemohon membayar biaya pelatihan standardisasi sesuai dengan surat yang disampaikan oleh sekretariat pelatihan;
- 20 -
b. Pembayaran dilakukan langsung oleh pemohon melalui Sistem Informasi Pembayaran Online (SIMPONI) kepada bank-bank yang telah ditunjuk dengan menunjukkan kode billing yang ada;
c. Pemohon memiliki batas waktu pembayaran paling lambat 7 (tujuh) hari kalender;
d. Apabila pemohon melewati batas waktu yang telah ditentukan, maka kode billing yang telah disampaikan tidak berlaku;
e. Apabila telah melewati batas waktu pembayaran, maka:
1) Public Training: sekretariat pelatihan akan mengkonfirmasi keikutsertaan peserta tersebut. Jika meminta perpanjangan waktu maka sekretariat pelatihan akan membuatkan kode billing yang baru, jika tidak maka akan digantikan peserta lain dari daftar tunggu dengan kode billing yang baru;
2) In House Training: sekretariat pelatihan akan mengkonfirmasi kepada PIC pemohon In House Training tersebut. Jika meminta perpanjangan waktu maka sekretariat pelatihan akan membuatkan kode billing yang baru, jika tidak maka pelaksanaan In House Training dibatalkan.
f. Bukti pembayaran disampaikan ke sekretariat pelatihan;
g. Sekretariat pelatihan akan mencatat pembayaran tersebut dalam penerimaan jasa pelatihan standardisasi;
h. Sekretariat pelatihan akan memproses lebih lanjut kepada Bendahara Penerima terkait permohonan jasa pelatihan standardisasi dengan melampirkan bukti bayar dari pemohon;
i. Layanan Public Training tidak termasuk biaya transportasi dan akomodasi bagi peserta;
j. Layanan In House Training tidak termasuk biaya
- 21 -
konsumsi, transportasi dan akomodasi bagi tim pengajar.
3. Jangka Waktu Pelayanan No Jenis
Pelatihan
Proses Batas Waktu
1. Public Training 1. Pendataan calon peserta pelatihan
a. Pada saat menerima data peserta
2. Konfirmasi kepada peserta pelatihan (mengirim undangan pelatihan, agenda kepada peserta pelatihan)
b. Paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sebelum pelatihan dilaksanakan, kecuali bagi peserta waiting list paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelatihan dilaksanakan
3. Pembayaran biaya pelatihan
c. Paling lambat 7 (tujuh) hari setelah kode billing dikirimkan kepada peserta pelatihan 4. Pengiriman sertifikat
pelatihan
d. Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelatihan selesai, dibuktikan dengan nomor resi pengiriman
2. In House Training a. Pengiriman surat balasan permohonan dan draft perjanjian kerjasama pelaksanaan pelatihan
a. Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah mendapat surat permohonan dari pemohon pelatihan
b. Pembayaran In House b. Pembayaran
- 22 -
Training dilakukan paling
lambat 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan
pelatihan c. Pengiriman materi
pelatihan dalam format file pdf kepada PIC pemohon pelatihan
c. Paling lambat 3 (tiga) hari kerja sebelum pelatihan dilaksanakan d. Pengiriman sertifikat
pelatihan
d. Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelatihan selesai dan semua persyaratan
administratif terpenuhi,
dibuktikan dengan
nomor resi
pengiriman Waktu Layanan
Sekretariat pelatihan melayani pemohon pelatihan dengan jam buka layanan sebagai berikut:
1. Datang langsung ke :
Layanan Informasi Terpadu (LITe) :
Senin - Kamis : 08:30 WIB – 15:00 WIB
Jumat : 08:30 WIB – 15:30 WIB
Hari Sabtu, Minggu dan Libur Nasional : TUTUP 2. Permohonan melalui Online : Setiap waktu
Permohonan melalui online yang diajukan pada hari Sabtu-Minggu dan Hari Libur Nasional akan diproses pada hari kerja
4. Biaya/Tarif
Pemberlakuan tarif penyelenggaraan jasa pelatihan standardisasi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2018 (Peraturan Pemerintah Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Standardisasi Nasional), dengan ketentuan sebagaimana berikut:
- 23 -
No Jenis Pelatihan Satuan Tarif (Rp)
1 LAYANAN PELATIHAN PUBLIK (Public Training)
a. Standardisasi Umum untuk:
1. Umum
2. Anggota Masyarakat Standardisasi
Indonesia/Usaha Mikro dan Kecil/ Mahasiswa b. Standardisasi Khusus
untuk:
1. Umum
2. Anggota Masyarakat Standardisasi
Indonesia/Usaha Mikro dan Kecil/Mahasiswa
Per Orang/ Hari Per Orang/ Hari
Per Orang/ Hari Per Orang/ Hari
900.000,00 800.000,00
1.000.000,00 900.000,00
2 LAYANAN PELATIHAN DI TEMPAT WAJIB BAYAR (In House Training)
a. Standardisasi Umum untuk:
1. Umum
2. Anggota Masyarakat Standardisasi
Indonesia/Usaha Mikro dan Kecil/Lembaga Pendidikan
b. Standardisasi Khusus untuk:
1. Umum
2. Anggota Masyarakat Standardisasi
Indonesia/Usaha Mikro dan Kecil/Lembaga Pendidikan
Per Paket/ Hari Per Paket/ Hari
Per Orang/ Hari Per Orang/ Hari
10.000.000,00 9.000.000,00
10.500.000,00 10.050.000,00
Kriteria Pemohon Jasa Pelatihan Standardisasi dengan Tarif Khusus bagi Lembaga Pendidikan, Anggota MASTAN, UMK, dan Mahasiswa:
No Pemohon Persyaratan Data Pendukung
1. Lembaga a. Berstatus Lembaga a. Akte pendirian
- 24 -
Pendidikan Pendidikan Formal, dengan lingkup :
(1) Jenjang Pendidikan Dasar (2) Jenjang Pendidikan
Menengah
(3) Jenjang Pendidikan Tinggi
dan susunan personel
b. Peserta merupakan bagian dari lembaga pendidikan tersebut
Kartu Mahasiswa/
surat penugasan
2. Anggota Masyarakat Standardisa si Indonesia
Memiliki dan mampu menunjukkan kartu keanggotaan aktif.
Kartu anggota
3. Mahasiswa Memiliki dan mampu
menunjukkan kartu mahasiswa aktif.
Kartu mahasiswa
4. UMK Memiliki Surat Ijin Usaha IUI/TDI/TDP/SIUP Catatan :
- Untuk Public Training, biaya pelatihan di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi;
- Untuk In House Training, biaya konsumsi, transportasi dan akomodasi dibebankan kepada pemohon In House Training sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketentuan terkait biaya konsumsi, transportasi dan akomodasi untuk In House Training sebagai berikut :
1. Biaya transportasi, meliputi :
a. Biaya ditujukan bagi instruktur dan asisten instruktur;
b. Jenis Transportasi :
- Transportasi darat, seperti: transport lokal, tiket kereta api/bus;
- Transportasi sungai/laut, seperti: tiket kapal/perahu;
dan/atau
- Transportasi udara, seperti: tiket pesawat dan airport tax
c. Untuk transportasi darat dan/atau sungai, pemohon memberikan
- 25 -
dalam bentuk tiket kereta api/bus atau kapal/perahu, atau kode booking tiket kereta api/bus/kapal kelas Eksekutif;
d. Untuk transportasi pesawat dengan menggunakan maskapai nasional (Garuda Indonesia) sepanjang tersedia rute penerbangannya, pemohon memberikan dalam bentuk tiket pesawat atau kode booking pesawat;
e. Pemohon wajib mengganti uang transport lokal instruktur dan asisten instruktur. Transport lokal yang dimaksud adalah transportasi dari rumah/kantor instruktur dan asisten instruktur menuju bandara atau stasiun atau terminal bus atau pelabuhan dan sebaliknya (PP). Besarnya penggantian uang transport lokal merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan RI perihal Standar Biaya Masukan yang berlaku;
f. Pemohon wajib menyediakan transportasi atau mengganti biaya transportasi dari bandara atau stasiun atau terminal atau pelabuhan menuju penginapan dan/atau lokasi pelatihan serta transportasi selama pelaksanaan pelatihan.
2. Akomodasi : Biaya akomodasi instruktur dan asisten instruktur, meliputi :
a. Uang harian perjalanan dinas
Jika pelatihan dilaksanakan di luar wilayah Jakarta, pemohon wajib membayarkan uang harian perjalanan dinas instruktur dan asisten instruktur sehari sebelum dan/atau sehari setelah pelaksanaan pelatihan dengan merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan terkait Standar Biaya Masukan yang berlaku.
b. Penginapan
Jika lokasi pelatihan berada di luar wilayah Jakarta, pemohon wajib menyediakan penginapan untuk instruktur dan asisten instruktur minimal hotel bintang 3 atau yang terbaik di daerahnya.
Penginapan untuk instruktur dan asisten instruktur masing- masing satu kamar untuk satu orang pada hotel yang sama.
3. Konsumsi
Untuk In House Training pemohon wajib menyediakan konsumsi yang terdiri atas :
- Konsumsi bagi instruktur dan asisten instruktur selama berada di
- 26 - lokasi pemohon;
- Konsumsi pada saat pelatihan.
5. Produk Pelayanan dan Kriteria Peserta a. Produk Pelayanan
Produk layanan adalah jasa pelatihan standardisasi. Jenis pelatihan standardisasi paling sedikit meliputi:
No. JENIS LAYANAN PELATIHAN DURASI WAKTU
PELATIHAN STANDARDISASI (UMUM)
Pelatihan standardisasi yang bersifat pemahaman
1 Pelayanan Prima Laboratorium 1 (satu) hari 2 Pemahaman SNI ISO 22000
(Sistem Manajemen Keamanan Pangan – Persyaratan untuk Organisasi dalam Rantai Pangan)
2 (dua) hari
3 Pemahaman SNI ISO 14001
(Sistem Manajemen Lingkungan – Persyaratan dengan Panduan Penggunaan)
2 (dua) hari
4 Pemahaman SNI ISO/IEC 17025
(Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Penguji dan Kalibrasi)
2 (dua) hari
5 Pemahaman SNI ISO 9001
(Sistem Manajemen Mutu – Persyaratan)
2 (dua) hari
6 Pemahaman SNI ISO/IEC 17020
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan untuk Pengoperasian Berbagai Tipe Lembaga Inspeksi)
2 (dua) hari
7 Pemahaman SNI ISO/IEC 17021-1 dan ISO/IEC 17021-3
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Lembaga Penyelenggara Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Bagian 1 : Persyaratan dan Bagian 3:
Persyaratan Kompetensi untuk Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu)
2 (dua) hari
8 Pemahaman SNI ISO 19011
(Pedoman Audit Sistem Manajemen)
2 (dua) hari
9 Pemahaman SNI ISO/IEC 17021-2
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Lembaga
2 (dua) hari
- 27 -
Penyelenggara Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen serta Bagian 2: Persyaratan Kompetensi untuk Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan)
10 Pemahaman SNI ISO/IEC 17065
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan untuk Lembaga Sertifikasi Produk, Proses dan Jasa)
2 (dua) hari
11 Pemahaman SNI ISO/IEC 17067
(Penilaian Kesesuaian – Fundamental Sertifikasi Produk dan Panduan Skema Sertifikasi Produk)
2 (dua) hari
12 Pemahaman SNI ISO 15189
(Laboratorium Medik – Persyaratan Khusus untuk Mutu dan Kompetensi)
2 (dua) hari
13 Pemahaman SNI ISO/IEC 17043
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Umum Uji Profisiensi)
2 (dua) hari
14 Pemahaman SNI ISO/IEC 17024
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Umum untuk Lembaga Sertifikasi Person)
2 (dua) hari
15 Pemahaman SNI ISO 37001
(Sistem Manajemen Anti Penyuapan – Persyaratan dengan panduan penggunaan)
2 (dua) hari
16 Pemahaman SNI ISO 45001
(Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) - Persyaratan dan pedoman penggunaan)
2 (dua) hari
17 Pemahaman SNI ISO 31000 (Manajemen Risiko - Pedoman)
2 (dua) hari
18 Pemahaman SNI ISO/IEC 27001
(Teknologi informasi-Teknik keamanan-Sistem manajemen keamanan informasi-Persyaratan)
2 (dua) hari
19 Pemahaman SNI ISO 21001
(Organisasi Pendidikan - Sistem Manajemen untuk Organisasi Pendidikan – Persyaratan dengan Panduan Penggunaan)
2 (dua) hari
20 SNI ISO 35001 (Sistem Manajemen Biorisiko 2 (dua) hari
- 28 - Laboratorium)
21 SNI ISO/IEC 17029 (Prinsip dan Persyaratan Umum Lembaga Validasi dan Verifikasi)
2 (dua) hari
PELATIHAN STANDARDISASI (KHUSUS)
Pelatihan standardisasi yang memililki durasi pelatihan 3 hari dan/atau bersifat aplikasi dan praktek
22. Validasi Metode Pengujian Kimia 2 (dua) hari 23. Validasi Metode Pengujian Mikrobiologi 2 (dua) hari 24. Metode Statistik Pada Uji Profesiensi SNI ISO
13528
2 (dua) hari
25. Penerapan Quality Control Pada Laboratorium Medik
2 (dua) hari
26. Sistem Dokumentasi SNI ISO/IEC 17025 3 (tiga) hari 27. Penyusunan Informasi Terdokumentasi
Berdasarkan SNI ISO 9001
3 (tiga) hari
28. Penyusunan Dokumentasi SNI ISO/IEC 17020 3 (tiga) hari 29. Audit Internal SNI ISO/IEC 17025 Berbasis SNI
ISO 19011
3 (tiga) hari
30. Audit Internal SNI ISO/IEC 17020 Berbasis SNI ISO 19011
3 (tiga) hari
31. Audit Internal SNI ISO 9001 Berbasis SNI ISO 19011
3 (tiga) hari
32. Audit Internal SNI ISO/IEC 15189 Berbasis SNI ISO 19011
3 (tiga) hari
33. Audit Internal SNI ISO/IEC 17043 Berbasis SNI ISO 19011
3 (tiga) hari
34. Estimasi Ketidakpastian Pengukuran Laboratorium Pengujian Kimia
3 (tiga) hari
35. Sistem Manajemen LSPro (SNI ISO/IEC 17065 dan SNI ISO/IEC 17067)
3 (tiga) hari
36. Pengukuran dan Kalibrasi Termometer Cairan dalam Gelas dan Tahanan Platina
3 (tiga) hari
37. Pengukuran dan Kalibrasi Termometri Termokopel 3 (tiga) hari 38. Pengukuran dan Kalibrasi Enclosure (Dry block,
Oven, dan Liquid bath)
3 (tiga) hari
39. Pengukuran dan Kalibrasi Termometer Radiasi 3 (tiga) hari
- 29 -
40. Pengukuran dan Kalibrasi Hygrometer 3 (tiga) hari 41. Pengukuran dan Kalibrasi Mistar dan Jangka
Sorong
3 (tiga) hari
42. Pengukuran dan Kalibrasi Micrometer dan Dial Gauge
3 (tiga) hari
43. Pengukuran dan Kalibrasi Gauge Block, Ring Gauge, dan Plug Gauge
3 (tiga) hari
44. Pengukuran dan Kalibrasi Tegangan, Arus dan Resistansi
5 (lima) hari
45. Pengukuran dan Kalibrasi Kapasitansi dan Induktansi
3 (tiga) hari
46. Pengukuran dan Kalibrasi Radio Frequency Power 3 (tiga) hari 47. Pengukuran dan Kalibrasi Anak Timbangan dan
Timbangan Analitik
3 (tiga) hari
48. Pengukuran dan Kalibrasi Pressure Gauge dan Test Gauge
3 (tiga) hari
49. Pengukuran dan Kalibrasi Load Cell dan Torque Wrench
3 (tiga) hari
50. Pengukuran dan Kalibrasi Volumetrik Glass Ware dan Micropipet
3 (tiga) hari
51. Pengukuran dan Kalibrasi Universal Testing Machine (UTM)
3 (tiga) hari
52. Pengukuran dan Kalibrasi Sound Level Meter dengan Metode Coupler
3 (tiga) hari
53. Pengukuran dan Kalibrasi Instrumen Vibrasi 3 (tiga) hari 54. Pengukuran dan Kalibrasi Luxmeter 3 (tiga) hari 55. Pengukuran dan Kalibrasi Waktu dan Frekuensi 3 (tiga) hari 56. Ketidakpastian Pengukuran Laboratorium Kalibrasi 2 (dua) hari 57. Teknik Kalibrasi Pengukuran pH 3 (tiga) hari Catatan :
1. Pelatihan Standardisasi dapat bertambah sesuai dengan perkembangan standar terbaru dan kebutuhan pelanggan;
2. Apabila ada pengembangan jenis pelatihan baru, daftar pelatihan di atas akan dimutakhirkan secara terpisah dari dokumen ini.
- 30 - b. Kriteria Peserta Pelatihan
Kriteria peserta pelatihan standardisasi paling sedikit meliputi : No. Nama Pelatihan Kriteria Peserta
1. Pelayanan Prima
Laboratorium
Personel laboratorium yang terlibat langsung dalam pengelolaan laboratorium pengujian dan /atau Kalibrasi;
Mengetahui SNI ISO/IEC 17025.
2. Pemahaman SNI ISO 22000 (Sistem Manajemen Keamanan Pangan – Persyaratan untuk Organisasi dalam Rantai Pangan)
Masyarakat umum yang ingin mempelajari persyaratan dari standar ISO 22000
3. Pemahaman SNI ISO 14001 (Sistem Manajemen Lingkungan – Persyaratan
dengan Panduan
Penggunaan)
Masyarakat umum yang ingin mempelajari persyaratan dari standar SNI ISO 14001;
Memiliki pengalaman kerja terkait dengan bidang lingkungan;
Mengetahui Sistem Manajemen Lingkungan.
4. Pemahaman SNI ISO/IEC 17025
(Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Penguji dan Kalibrasi)
Personel yang bekerja di laboratorium pengujian dan/atau kalibrasi serta pihak yang berkepentingan;
Mengenal SNI ISO/IEC 17025.
5. Pemahaman SNI ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu – Persyaratan)
Masyarakat umum yang ingin mempelajari persyaratan dari standar SNI ISO 9001
6. Pemahaman SNI ISO/IEC 17020
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan untuk Pengoperasian Sistem berbagai Jenis Lembaga Inspeksi)
Personel lembaga inspeksi serta pihak-pihak yang berkepentingan dengan kegiatan inspeksi;
Mengenal SNI ISO/IEC 17020.
- 31 - 7. Pemahaman SNI ISO/IEC
17021-1 dan ISO/IEC 17021-3
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Lembaga Penyelenggara Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen dan Bagian 3:
Persyaratan Kompetensi Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu)
Personel lembaga penyelenggara audit dan sertifikasi sistem manajemen dan/atau manajemen mutu serta pihak-pihak yang berkepentingan;
Mengenal SNI ISO/IEC 17021-1 dan ISO/IEC 17021-3.
8. Pemahaman SNI ISO 19011 (Panduan Audit Sistem Manajemen)
Masyarakat umum yang ingin mempelajari standar SNI ISO 19011 dan memiliki kepentingan kegiatan audit Sistem Manajemen.
9. Pemahaman SNI ISO/IEC 17021-2
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Lembaga Penyelenggara Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen serta Bagian 2:
Persyaratan Kompetensi Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan)
Personel lembaga penyelenggara audit dan sertifikasi sistem manajemen dan atau manajemen lingkungan serta pihak-pihak yang berkepentingan;
Mengenal SNI ISO/IEC 17021-2.
10. Pemahaman SNI ISO/IEC 17065
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan untuk Lembaga Sertifikasi Produk, Proses dan Jasa)
Personel yang bekerja di lembaga sertifikasi produk, dan pihak yang berkepentingan;
Mengetahui regulasi terkait sertifikasi produk.
Mengenal SNI ISO /IEC 17065;
11. Pemahaman SNI ISO/IEC 17067
(Penilaian Kesesuaian – Fundamental Sertifikasi Produk dan Panduan untuk
Personel dalam Lembaga Sertifikasi Produk, regulator (pemilik skema untuk SNI Wajib)serta pihak-pihak yang berkepentingan.
Mengetahui SNI ISO/IEC 17067;
- 32 - Skema Sertifikasi Produk) 12. Pemahaman SNI ISO 15189
(Laboratorium Medik – Persyaratan Khusus untuk Mutu dan Kompetensi)
Personel yang bekerja di laboratorium medik, analis kesehatan, patologi klinik, konsultan dibidang lab klinik, analis kimia, personel balai kesehatan, pengawasan obat dan makanan, serta pihak yang bekerja dengan sampel pemeriksaan yang berasal dari manusia serta pihak-pihak yang berkepentingan;
Mengenal SNI ISO 15189;
Memahami hubungan keterkaitan antara SNI ISO 9001 dan/atau SNI ISO 15189.
13. Pemahaman SNI ISO/IEC 17043
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Umum untuk Uji Profisiensi)
Personel dalam laboratorium, serta pihak-pihak yang berkepentingan;
Mengenal persyaratan SNI ISO/IEC 17025.
14. Pemahaman SNI ISO/IEC 17024
(Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Umum untuk Lembaga Sertifikasi Person)
Personel lembaga sertifikasi person serta pihak-pihak yang berkepentingan;
Mengenal SNI ISO/IEC 17024.
15. Pemahaman SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan – Persyaratan)
Masyarakat umum yang ingin mempelajari persyaratan dari standar SNI ISO 37001
16. Pemahaman SNI ISO 45001 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Masyarakat umum yang ingin mempelajari persyaratan dari standar SNI ISO 45001
17. Pemahaman SNI ISO 31000 (Manajemen Risiko)
Masyarakat umum yang ingin mempelajari persyaratan dari standar SNI ISO 31001
18. Pemahaman SNI ISO/IEC 27001
Masyarakat umum yang ingin mempelajari persyaratan dari standar
- 33 - (Sistem Manajemen Keamanan Informasi)
SNI ISO 27001
19. Pemahaman SNI ISO 21001:2018
(Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan)
Personel yang bekerja di organisasi Pendidikan dan pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan organisasi pendidikan
20. SNI ISO 35001 (Sistem Manajemen Biorisiko Laboratorium)
Personel dalam laboratorium, serta pihak-pihak yang berkepentingan
21. SNI ISO/IEC 17029 (Prinsip dan Persyaratan Umum Lembaga Validasi dan Verifikasi)
Personel yang memiliki kepentingan dengan kegiatan verifikasi dan validasi di berbagai sektor
22. Validasi Metode Pengujian Kimia
Personel laboratorium pengujian mikrobiologi;
Mengenal SNI ISO/IEC 17025.
23. Validasi Metode Pengujian Mikrobiologi
Personel laboratorium pengujian mikrobiologi;
Mengenal SNI ISO/IEC 17025.
24. Metode Statistik Pada Uji Profesiensi SNI ISO 13528
Personel laboratorium yang ingin mempelajari metode statistik pada uji profesiensi berdasarkan SNI ISO 13528;
Mengenal SNI ISO/IEC 17025 dan SNI ISO/IEC 17043.
25. Penerapan Quality Control Pada Laboratorium Medik
Personel teknis yang bekerja di laboratorium medik, dan pihak yang berkepentingan;
Mengenal konsep statistik deskriptif yang digunakan dalam pemeriksaan di laboratorium medik.
Mengenal SNI ISO 15189;
26. Sistem Dokumentasi SNI ISO/IEC 17025
Personel laboratorium dan pihak yang berkepentingan;
Memahami elemen atau klausul persyaratan SNI ISO/IEC 17025
- 34 - 27. Penyusunan Informasi
Terdokumentasi
Berdasarkan SNI ISO 9001
Masyarakat umum yang memahami elemen-elemen atau klausul persyaratan SNI ISO 9001
28. Penyusunan Dokumentasi SNI ISO/IEC 17020
Personel lembaga inspeksi serta pihak-pihak yang berkepentingan 29 Audit Internal SNI ISO/IEC
17025 Berbasis SNI ISO 19011
Personel laboratorium dan pihak yang berkepentingan;
Memahami elemen atau klausul persyaratan SNI ISO/IEC 17025;
Mengenal dokumentasi sistem manajemen laboratorium pengujian dan kalibrasi berdasarkan SNI ISO/IEC 17025.
30 Audit Internal SNI ISO/IEC 17020 Berbasis SNI ISO 19011
Personel lembaga inspeksi serta pihak-pihak yang berkepentingan;
Memahami elemen atau klausul persyaratan SNI ISO/IEC 17020;
Mengenal dokumentasi sistem manajemen SNI ISO/IEC 17020.
31. Audit Internal SNI ISO 9001 Berbasis SNI ISO 19011
Personel organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu;
Mengenal dokumentasi sistem manajemen mutu.
32. Audit Internal SNI ISO/IEC 15189 Berbasis SNI ISO 19011
Personel laboratorium dan pihak yang berkepentingan;
Memahami elemen atau klausul persyaratan SNI ISO 15189;
Mengenal dokumentasi sistem manajemen laboratorium medik berdasarkan SNI ISO 15189.
33. Audit Internal SNI ISO/IEC 17043 Berbasis SNI ISO 19011
Personel laboratorium serta pihak- pihak yang berkepentingan;
Memahami elemen atau klausul persyaratan SNI ISO/IEC 17025.
34. Estimasi Ketidakpastian Pengukuran Laboratorium
Personel laboratorium dan pihak yang berkepentingan;
- 35 -
Pengujian Kimia Personel laboratorium pengujian yang terlibat dalam penerapan SNI ISO/IEC 17025.
35. Sistem Manajemen LSPro (SNI ISO/IEC 17065 dan SNI ISO/IEC 17067)
Mengenal SNI ISO/IEC 17067 dan SNI ISO/IEC 17065;
Personel dalam Lembaga Sertifikasi Produk, regulator serta pihak-pihak yang berkepentingan;
Mengetahui regulasi terkait sertifikasi produk.
36. Pengukuran dan Kalibrasi Termometer Cairan dalam Gelas dan Tahanan Platina
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran suhu dan praktisi pengukuran suhu di industri
37. Pengukuran dan Kalibrasi Termometri Termokopel
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran suhu dan praktisi pengukuran suhu di industri
38. Pengukuran dan Kalibrasi Enclosure (Dry block, Oven, dan Liquid bath)
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran suhu dan praktisi pengukuran suhu di industri
39. Pengukuran dan Kalibrasi Termometer Radiasi
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran suhu dan praktisi pengukuran suhu di industri
40. Pengukuran dan Kalibrasi Hygrometer
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran suhu dan praktisi pengukuran suhu di industri
41. Pengukuran dan Kalibrasi Mistar dan Jangka Sorong
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran panjang dan praktisi pengukuran panjang di industri.
- 36 - 42. Pengukuran dan Kalibrasi
Micrometer dan Dial Gauge
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran panjang dan praktisi pengukuran panjang di industri yang sudah pernah mengikuti pelatihan jangka sorong.
43. Pengukuran dan Kalibrasi Gauge Block, Ring Gauge, dan Plug Gauge
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran panjang dan praktisi pengukuran panjang di industri yang sudah pernah mengikuti pelatihan micrometer dan dial gauge.
44. Pengukuran dan Kalibrasi Tegangan, Arus dan Resistansi
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran kelistrikan dan praktisi pengukuran kelistrikan di industry
45. Pengukuran dan Kalibrasi Kapasitansi dan Induktansi
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran kelistrikan dan praktisi pengukuran kelistrikan di industri
46. Pengukuran dan Kalibrasi Radio Frequensy Power
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran kelistrikan dan praktisi pengukuran kelistrikan di industri
47. Pengukuran dan Kalibrasi Anak Timbangan dan Timbangan Analitik
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran massa dan satuan turunannya
48. Pengukuran dan Kalibrasi Pressure Gauge dan Test Gauge
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran massa dan satuan
- 37 -
turunannya 49. Pengukuran dan Kalibrasi
Load Cell dan Torque Wrench
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran massa dan satuan turunannya
50. Pengukuran dan Kalibrasi Volumetrik Glass Ware dan Micropipet
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran massa dan satuan turunannya
51. Pengukuran dan Kalibrasi Universal Testing Machine (UTM)
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran massa dan satuan turunannya
52. Pengukuran dan Kalibrasi Sound Level Meter dengan Metode Coupler
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran akustik dan getaran
53. Pengukuran dan Kalibrasi Instrumen Vibrasi
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran akustik dan getaran
54. Pengukuran dan Kalibrasi Luxmeter
Manajer mutu, manajer teknis, praktisi pengukuran dan personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran radiometri dan fotometri 55. Pengukuran dan Kalibrasi
Waktu dan Frekuensi
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran waktu &
frekuensi dan praktisi pengukuran waktu & frekuensi di industri
56. Ketidakpastian Pengukuran Laboratorium Kalibrasi
Manajer mutu, manajer teknis, personel laboratorium kalibrasi
57 Teknik Kalibrasi dan Manajer mutu, manajer teknis,
- 38 -
Pengukuran pH personel laboratorium kalibrasi lingkup pengukuran kimia
Catatan :
Apabila ada pengembangan jenis pelatihan baru, kriteria peserta akan menyesuaikan dengan jenis pelatihan tersebut dan ditentukan secara terpisah dari dokumen ini.
6. Penanganan Pengaduan,
Sarana, dan Masukan/Apresia si
Pengguna jasa pelatihan standardisasi dapat menyampaikan pengaduan, saran dan/atau masukan secara langsung menggunakan formulir evaluasi pelatihan maupun melalui media elektronik (www.lapor.bsn.go.id; email [email protected]; atau diklat.bsn.go.id).
PENGELOLAAN PELAYANAN
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 216, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5584);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6225);
3. Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2018 tentang Badan Standardisasi Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 10);
4. Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1037) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 29 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik
- 39 -
Indonesia Tahun 2021 Nomor 1459);.
2. Sarana dan Prasarana, dan /atau Fasilitas
a. Public Training
Sarana yang diperlukan untuk penyelenggaraan Public Training adalah:
1. Materi pelatihan;
2. Ruangan pelatihan;
3. Peralatan pelatihan (Laser pointer, laptop, proyektor, printer, microphone dan speaker aktif);
4. Training Kits;
5. Konsumsi pelatihan;
6. Sertifikat pelatihan.
b. In House Training
Sarana yang diperlukan untuk penyelenggaraan In House Training adalah:
1. Materi pelatihan;
2. Ruangan pelatihan disediakan pihak pelanggan, (ruangan ber AC, tersedia meja dan kursi, penerangan baik, ruangan yang memadai);
3. Peralatan pelatihan disediakan pihak pelanggan (Laser pointer, laptop, proyektor, printer, microphone dan speaker aktif);
4. Konsumsi pelatihan disediakan pihak pelanggan;
5. Sertifikat pelatihan.
Tempat Layanan
Pelayanan jasa pelatihan standardisasi dilakukan di Ruang Layanan Informasi Terpadu (LITe) - BSN Lantai G Gedung I BPPT, Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta dan/atau Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia SPK, Gedung 1 BSN, Kawasan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan 15314, Banten.
3. Kompetensi Pelaksana
Pelaksana dan pendukung layanan jasa pelatihan standardisasi terdiri dari Instruktur, Asisten Instruktur serta sekretariat pelatihan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman di bidang
- 40 -
standardisasi dan penilaian kesesuaian, serta sikap dan perilaku yang baik dalam melayani pelanggan.
Kriteria kompetensi pelaksana dan pendukung layanan jasa pelatihan dapat dilihat sebagai berikut : a. Instruktur
Persyaratan umum instruktur adalah sebagai berikut:
1. Memahami UU No. 20 Tahun 2014;
2. Memiliki pengalaman mengajar minimal 3 kali pelatihan di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian (diutamakan);
3. Mendapatkan rekomendasi sebagai instruktur berdasarkan hasil microteaching;
4. Mendapatkan rekomendasi mengajar praktek dari personel yang berwenang.
Sedangkan untuk persyaratan kompetensi teknis, sesuai tabel terlampir :
No. Bidang Pelatihan Jenis Pelatihan Persyarakatan Kompetensi Teknis/Substansi
1. SNI ISO/IEC 17025
(Persyaratan umum
kompetensi laboratorium penguji dan kalibrasi)
a. Pemahaman S1 Eksakta
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17025 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi laboratorium penguji/kalibrasi
Memahami substansi KAN U dan KAN K
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi /penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
Memahami implementasi persyaratan
- 41 -
pengujian/kalibrasi (SNI ISO/IEC 17025) di laboratorium;
Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis akreditasi laboratorium
penguji/kalibrasi;
b. Penyusunan Informasi
Terdokumentasi
S1 Eksakta
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17025 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi laboratorium penguji/kalibrasi
Memahami substansi KAN U dan KAN K
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi /penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi persyaratan
pengujian/kalibrasi (SNI ISO/IEC 17025) di laboratorium;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis/ sekretariat akreditasi laboratorium penguji/kalibrasi.
c. Audit Internal Berbasis SNI ISO 19011
S1 Eksakta
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17025 (sesuai
- 42 -
dengan standar versi terbaru)
Memahami substansi SNI ISO 19011 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi laboratorium penguji/kalibrasi
Memahami substansi KAN U dan KAN K
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi /penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi persyaratan
pengujian/kalibrasi (SNI ISO/IEC 17025) di laboratorium;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis akreditasi laboratorium
penguji/kalibrasi.
d. Estimasi
Ketidakpastian Pengukuran Laboratorium Pengujian Kimia/Mikrobi ologi
S1 Eksakta, diutamakan Kimia/Teknik Kimia, Biologi/Mikrobiologi atau yang sesuai
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17025 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi laboratorium penguji/kalibrasi
- 43 -
Memahami substansi KAN U dan KAN K
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi /penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Memahami tentang perhitungan statistik, atau metode perhitungan lain yang dibutuhkan
Memahami metode uji yang relevan (kimia/mikrobiologi)
Diutamakan berpengalaman bekerja di laboratorium bidang pengujian yang relevan minimal 3 tahun e. Validasi
Metode Pengujian Kimia/
Mikrobiologi
S1 Eksakta, diutamakan Kimia/Teknik Kimia, Biologi/Mikrobiologi, atau yang sesuai
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17025 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi laboratorium penguji/kalibrasi
Memahami substansi KAN U dan KAN K
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi /penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Memahami tentang perhitungan statistik, atau metode perhitungan lain
- 44 -
yang dibutuhkan
Memahami metode uji yang relevan (kimia/mikrobiologi)
Diutamakan
berpengalaman bekerja di laboratorium bidang pengujian yang relevan minimal 3 tahun
f. Jaminan Mutu Hasil Pengujian Laboratorium Pengujian Kimia/Mikrobi ologi
S1 Eksakta, diutamakan Kimia/Teknik Kimia, Fisika/Teknik Fisika, Biologi/Mikrobiologi, atau yang sesuai
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17025 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi laboratorium pengujian/kalibrasi
Memahami substansi KAN U dan KAN K
Memahami tentang perhitungan statistik, atau metode perhitungan lain yang dibutuhkan
Memahami metode uji yang relevan
(kimia/mikrobiologi/fisika)
Pernah bekerja/konsultan di bidang standardisasi /penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi persyaratan
- 45 -
pengujian/kalibrasi (SNI ISO/IEC 17025) di laboratorium;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis akreditasi laboratorium
pengujian/kalibrasi.
2 SNI ISO/IEC 17065 (Penilaian kesesuaian-
Persyaratan
untuk lembaga sertifikasi
produk, proses dan jasa)
Pemahaman S1 Eksakta
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17065 dan SNI ISO/IEC 17067 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi dan sertifikasi produk serta skema sertifikasi produk yang terbaru
Memahami substansi KAN U dan KAN K serta regulasi teknis yang relevan
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi/penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi sertifikasi produk di organisasi;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis akreditasi sertifikasi produk.
3 SNI ISO/IEC 17020 (Penilaian
a. Pemahaman S1 Eksakta
Memahami substansi SNI
- 46 - kesesuaian-
Persyaratan untuk
pengoperasian berbagai jenis lembaga inspeksi)
ISO/IEC 17020 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi lembaga inspeksi
Memahami substansi KAN U dan KAN K serta regulasi teknis yang relevan
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi/penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi persyaratan inspeksi teknis di organisasi;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis akreditasi lembaga inspeksi.
b. Penyusunan Informasi
Terdokumentasi
S1 Eksakta
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17020 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi lembaga inspeksi
Memahami substansi KAN U dan KAN K serta regulasi teknis yang relevan
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi/penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi
- 47 -
persyaratan untuk pengoperasian berbagai tipe lembaga inspeksi;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis/akreditasi lembaga inspeksi.
c. Audit Internal Berbasis SNI ISO 19011
S1 Eksakta
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17020 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami substansi ISO 19011 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi lembaga inspeksi
Memahami substansi KAN U dan KAN K serta regulasi teknis yang relevan
Pernah bekerja atau konsultan di bidang standardisasi /penilaian kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi persyaratan untuk pengoperasian berbagai tipe lembaga inspeksi;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/panitia teknis akreditasi lembaga inspeksi.
4 SNI ISO/IEC 17021-1 dan SNI ISO/IEC 17021-3
Pemahaman S1 Umum
Memahami substansi SNI ISO/IEC 17021-1 (sesuai
- 48 - (Penilaian
Kesesuaian –Persyaratan Lembaga Penyelenggara Audit dan
Sertifikasi Sistem Manajemen – Bagian 1:
Persyaratan dan Bagian 3:
Persyaratan Kompetensi untuk Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen
Mutu)
dengan standar versi terbaru)
dan/atau SNI ISO/IEC 17021-3 (SMM) (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami substansi SNI ISO 19011 (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami persyaratan akreditasi dan sertifikasi sistem manajemen
Memahami substansi IAF MD, KAN U dan KAN K serta regulasi teknis yang relevan
Pernah bekerja atau konsultan di bidang sistem manajemen/penilaian
kesesuaian minimal 2 tahun
Diutamakan:
a. Memahami implementasi persyaratan sistem manajemen di organisasi;
b. Berpengalaman menjadi auditor/asesor/evaluator sertifikasi sistem manajemen.
5 SNI ISO/IEC 17021-2
(Penilaian
Kesesuaian – Persyaratan Lembaga Penyelenggara
Audit dan
Sertifikasi Sistem
Pemahaman S1 Umum
Memahami substansi ISO/IEC 17021-2 (sesuai dengan standar versi terbaru)
(lingkungan) (sesuai dengan standar versi terbaru)
Memahami substansi SNI ISO 19011 (sesuai dengan