• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR MUTU PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS NGUDI WALUYO. Ungaran, Februari 2015 LEMBAGA PENJAMIN MUTU UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROSEDUR MUTU PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS NGUDI WALUYO. Ungaran, Februari 2015 LEMBAGA PENJAMIN MUTU UNIVERSITAS NGUDI WALUYO"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

PROSEDUR MUTU PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Ungaran, Februari 2015

LEMBAGA PENJAMIN MUTU

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

(2)

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pembelajaran sebagai core bussiness perguruan tinggi harus mendapat perhatian serius dengan jaminan mutu yang jelas. Setiap perguruan tinggi, seperti dinyatakan oleh Depdiknas (2004) dalam buku Praktik Baik dalam Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi : Buku I tentang Proses Pembelajaran, melalui aktivitas pembelajarannya akan melahirkan generasi yang memiliki kompetensi yang meliputi pengetahuan (ranah kognitif), nilai / sikap hidup yang baik (ranah afektif), ketrampilan (ranah psikomorik), dan kemampuan bekerja sama (ranah kooperatif) yang berkualitas sesuai bidang keilmuannya.

Universitas Ngudi Waluyo (UNW), sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia dan sekaligus sebagai salah satu perguruan tinggi yang bertanggung jawab pada pembentukan manusia muda melalui proses pembelajaran. Kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa seperti yang dicanangkan oleh Depdiknas diselaraskan dengan visi dan misi Universitas Ngudi Waluyo.

Pertanggungjawaban UNW bukan hanya dalam penyelenggaraan pembelajaran saja, namun juga menjamin bahwa proses pembelajaran harus berkualitas. Kualitas dinyatakan dalam bentuk pencapaian standar-standar dalam pembelajaran. Standar-standar tersebut disusun dalam sebuah manual mutu pembelajaran.

Manual mutu pembelajaran ini akan menjadi pedoman seluruh aktivitas proses pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring serta evaluasi yang diperuntukkan bagi mahasiswa, dosen, Ketua Program Studi, Dekan, Wakil Rektor I, Rektor, dan pihak-pihak yang terkait. Dengan adanya pedoman ini diharapkan fakultas sebagai penjamin mutu dan program studi sebagai pengendali mutu proses pembelajaran dapat menjalankan fungsinya dalam rangka peningkatan kualitas proses pembelajaran secara berkelanjutan. Pada gilirannya pencapaian standar mutu proses pembelajaran ini akan memberikan kontribusi bagi percepatan pencapaian misi UNW.

.

Buku pedoman ini dibuat sebagai pedoman penjaminan mutu dalam bentuk buku akan memudahkan pimpinan UNW dalam memantau dan mengetahui kinerja UNW sebagai institusi pendidikan tinggi yang menghasilkan lulusan melalui proses pembelajaran yang dijalankan di program studi-program studi.

B. Tujuan

Tujuan penyusunan manual mutu pembelajaran sebagai:

1. Pedoman bagi dosen dalam merencanakan, melaksanakan pembelajaran, dan memperbaiki proses pembelajaran secara terus-menerus.

2. Pedoman bagi Kaprodi, Dekan, Wakil Rektor I, dan Rektor dalam memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran yang telah direncanakan oleh para dosen 3) Pedoman menentukan tolok ukur pencapaian standar dalam pelaksanaan pembelajaran.

C. Landasan Normatif

Landasan penyusunan manual mutu pembelajaran adalah: Pasal 1 butir 20 UU.No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mendefinisikan pembelajaran sebagai proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

(3)

BABbbbBBBAB II. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP BAB II

PENGERTIAN & RUANG LINGKUP

A. Pengertian Pembelajaran

Pembelajaran dalam pasal 1 butir 20 UU.No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Di dalam lingkungan perguruan tinggi, interaksi tersebut terjadi antara mahasiswa dengan dosen. Dalam proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa terjadi proses perubahan dalam empat ranah, yang disebut ranah kognitif, yaitu kemampuan berkenaan dengan pengetahuan, penalaran atau pikiran; ranah afektif yaitu kemampuan yang mengutamakan perasaan, emosi dan reaksi-reaksi yang berbeda berdasarkan penalaran, misalnya penerimaan, partisipasi, penentuan sikap; ranah psikomotorik yaitu kemampuan yang mengutamakan ketrampilan jasmani., Interaksi dosen- mahasiswa tersebut adalah dalam rangka mengkonstruksi pengetahuan (competence) dan mengeksplorasi nilai-nilai budaya akademik dan organisasi melalui mata kuliah. Dosen memahami konteks setiap pertemuan dengan dasar pemahaman dosen tentang situasi mahasiswa dan konteks belajar sebagai hasil pertemuan-pertemuan sebelumnya. Hal ini dimaksudkan agar dicapai suatu koherensi dalam seluruh perjalanan belajar mahasiswa dan menanamkan kebiasaan berefleksi sebelum bertindak atau menjalani pengalaman baru.

Di Universitas Ngudi Waluyo, pembelajaran dikembangkan oleh dosen dengan dilandasi prinsip-prinsip itu dirumuskan sebagai berikut:

1. Dosen berperan melayani mahasiswanya, peka terhadap bakat dan kesulitan mahasiswa, terlibat secara pribadi, dan membantu pengembangan kemampuan internal setiap mahasiswa.

2. Mahasiswa perlu secara aktif terlibat dalam studi, penemuan, dan kreativitas pribadi.

3. Hubungan antara dosen dan mahasiswa bersifat pribadi dan berkelanjutan.

4. Silabus dan pengajaran disesuaikan dengan tingkat kemampuan mahasiswa.

5. Isi dan bahan (pendidikan) diatur dalam urutan yang bersifat logis.

6. Pengulangan dan perbaikan (preview and review) sungguh-sungguh diupayakan demi penguasaan yang lebih baik, asimilasi yang lebih baik, dan pandangan yang lebih mendalam.

B. Ruang Lingkup

Manual mutu pembelajaran ini menjadi pedoman bagi universitas, fakultas, jurusan/prodi, dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran

1. Bagi universitas

a. Pedoman monitoring dan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan oleh para dosen.

b. Hasil monitoring dan evaluasi menjadi dasar menyusun dan mendorong program pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran pada tingkat universitas.

(4)

2. Bagi fakultas

a. Pedoman monitoring dan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan oleh para dosen bagi dekan

b. Hasil monitoring dan evaluasi menjadi dasar menyusun dan mendorong program pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran pada tingkat fakultas.

c. Tolok ukur pembelajaran yang berkualitas pada tingkat fakultas.

3. Bagi program studi

a. Pedoman perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas bagi dosen-dosen di suatu program studi.

b. Pedoman monitoring dan evaluasi bagi Ketua Program Studi untuk melakukan program-program peningkatan kualitas pembelajaran.

4. Bagi dosen

a. Pedoman perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas.

b. Tolok ukur pembelajaran yang berkualitas sehingga para dosen dapat mengetahui kinerjanya.

5. Bagi mahasiswa

a. Pedoman monitoring dan evaluasi pembelajaran dosen pengampu matakuliah tertentu.

b. Tolok ukur pembelajaran yang berkualitas bagi dosen.

(5)

BAB III

KEBIJAKAN MUTU DAN ORGANISASI A. Kebijakan Mutu Pembelajaran

Universitas Ngudi Waluyo (UNW) menyelenggarakan pembelajaran berdasarkan kesadaran bahwa mahasiswa memiliki bakat, kemampuan, dan kepribadian yang unik.

Melalui pembelajaran yang berpusat pasa mahasiswa (student centered learning), UNW membantu ke arah perkembangan sepenuh-penuhnya setiap pribadi agar menguasai bidang ilmu (competence)

B. Organisasi Penjaminan Mutu Pembelajaran

Struktur organisasi penjaminan mutu pembelajaran Universitas Ngudi Waluyo digambarkan dalam Gambar 1. Pada gambar tersebut, dipetakan struktur yang terkait dengan pembelajaran baik di tingkat universitas, fakultas, maupun jurusan/prodi. Berdasarkan struktur tersebut, pelaksanaan proses pembelajaran diorganisasi dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Jumlah mahasiswa per kelas

2. Beban mengajar maksimal per dosen 3. Rasio maksimal buku per mahasiswa 4. Prasarana dan sarana perkuliahan

(6)

STRUKTUR ORGANISASI PENJAMINAN MUTU PEMBELAJARAN

UNIVERSITAS REKTOR

WAKIL REKTOR I

FAKULTAS

BSP LPPM PERPUSTAKAAN Ko. MKU DEKAN Ka. Lab.

Universitas

LPM P3MP KAPRODI/

JURUSAN

Ko. MKK Ka. TU Ka.Jurusan/

Kaprodi

Ka. Lab.

Fakultas

Koordinator PPL

Dosen Ka. Lab. Prodi Kooordinator

PPL Prodi Keterangan :

1. BSP = Bagian Sarana & Prasarana

2. LPPM = Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat 3. MKU = Mata Kuliah Umum

4. LPM = Lembaga Jaminan Mutu

5. P3MP = Pusat Pengembangan & Penjaminan Mutu Pembelajaran

6. PPL = Program Pengalaman Lapangan

(7)

BAB IV

STANDAR DAN MEKANISME

Standar Mutu Pembelajaran merupakan ukuran kualitas terhadap kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan monitoring dan evaluasi dalam pembelajaran.

A. STANDAR MUTU PERENCANAAN PEMBELAJARAN

1. Dosen merencanakan pembelajaran yang disusun berdasarkan prinsip-prinssip pembelajaran reflektif yang disusun dalam RPP.

2. Dosen menyusun bahan ajar dan disosialisasikan pada mahasiswa

3. Dosen mampu memilih metode pembelajaran yang paling cocok untuk mencapai outcome pembelajaran yang dikehendaki

4. Sumber belajar disediakan sesuai dengan tujuan pembelajaran

5. Sarana dan prasarana pembelajaran mampu mendukung pembelajaran B. STANDART PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

1. Dosen harus disiplin dalam melaksanakan pembelajaran di kelas

2. Beban mengajar maksimal dosen diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan terselenggaranya pembelajaran yang efektif

3. Jumlah mahasiswa per kelas disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah

4. Mahasiswa terlibat secara aktif sehingga tercipta interaksi yang mendukung pembelajaran 5. Dosen harus menjadi pribadi yang patut diteladani secara pedagogi, personal, sosial dan

profesional dalam proses pembelajaran

6. Dosen harus berperan sebagai fasilitator yang mendorong kemandirian belajar

7. Metode pembelajaran yang diterapkan harus dapat mengembangkan pembelajaran semaksimal mungkin

8. Sarana da prasarana pembelajaran harus dimanfaatkan secara optimal

9. Metode pembelajaran harus mengarahkan mahasiswa untuk belajar mandiri maupun kelompok

10. Dosen mampu mengembangkan dan menggunakan berbagai media pengajaran 11. Sumber belajar bisa diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan

12. Administrasi kegiatan pendukung pembelajaran dilakukan secara transparan dan akuntabel C. STANDAR MONITORING DAN EVALUASI

1. Ada mekanisme monitoring dan evaluasi proses pembelajaran oleh pihak yang diberi wewenang

2. Penilaian hasil belajar dilaksanakan secara transparan

3. Evaluasi pembelajaran harus mampu mengukur capaian Kognitif,Afektif dan Psikomotor 4. Dosen memanfaatkan umpan balik dari mahasiswa untuk perbaikan proses pembelajaran.

5. Dosen dan mahasiswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran untuk perbaikan berkelanjutan.

6. Proses pembelajaran dievaluasi setiap akhir semester.

D. MEKANISME PEMENUHAN STANDAR

Mekanisme pemenuhan standar mutu pembelajaran terdiri 3 bagian yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring dan evaluasi. Masing-masing bagian terdiri dari beberapa tahapan.

(8)

1. Perencanaan Pembelajaran

Pada tahap ini diasumsikan telah tersedia silabus mata kuliah tertentu yang mengandung standar kompetensi Kognitif ,Afektif, dan psikomotor yang dihasilkan oleh tim dosen.

Berikut adalah tahap-tahap dalam perencanaan pembelajaran.

a. Dosen mengembangkan silabus ke dalam Rencana Program Pembelajaran (RPP) dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk setiap kelas dalam satu mata kuliah tertentu yang disetujui oleh Kaprodi. Dalam RPS telah memuat standar kompetensi, kompetensi dasar, pokok-pokok materi perkuliahan, pengalaman pembelajaran, metode, media, rancangan evaluasi dan sumber materi.

b. Sekretariat menyiapkan formulir laporan kegiatan perkuliahan dan presentasi kehadiran dosen dan mahasiswa. Sekretariat berkoordinasi dengan BSP dan kepala laboratorium (bila perkuliahan dilaksanakan di alboratorium) untuk menyediakan media pembelajaran yang diperlukan oleh dosen.

2. Pelaksanaan Pembelajaran

Dalam pelaksanaan pembelajaran diasumsikan telah tersedia RPS, bahan ajar serta media pembelajaran yang diperlukan oleh dosen. Pelaksanaan pembelajaran dapat terjadi di dalam kelas dan laboratorium yang terkait dengan mata kuliah tertentu.

a. Pada awal perkuliahan dosen membagikan silabus dan RPS kepada para mahasiswa.

Pembelajaran akan dilaksanakan sesuai dengan kontrak yang disepakati oleh dosen dan mahasiswa yang berpedoman pada silabus dan RPS.

b. Dalam setiap pertemuan atau minimal dalam setiap pokok bahasan, pembelajaran dilaksanakan sesuai siklus pedagogi yaitu konteks-pengalaman-refleksi-tindakan- evaluasi dan melibatkan partisipasi aktif mahasiswa.

c. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode dan media yang mendukung pencapaian Kognitif, Afektif dan Psikomotor mahasiswa.

d. Dalam setiap pertemuan mahasiswa dan dosen menandatangani daftar hadir dan setiap akhir perkuliahan mahasiswa dan dosen mengisi dan menandatangani laporan kegiatan perkuliahan.

e. Pengukuran terhadap pencapaian Kognitif, Afektif dan Psikomotor dengan menggunakan berbagai jenis evaluasi.

3. Monitoring dan Evaluasi

Monitoring. Monitoring pembelajaran dilaksanakan oleh kaprodi dan mahasiswa.

a. Ketua Program Studi memonitor pembelajaran para dosen dengan memeriksa laporan kegiatan perkuliahan sebanyak 3 kali yaitu awal, pertengahan, dan akhir semester.

b. Mahasiswa menyampaikan masukan terhadap pembelajaran yang diselenggarakan oleh dosen baik langsung maupun tidak langsung melalui Ka. Prodi.

Evaluasi. Evaluasi pembelajaran dilaksanakan oleh Ka. Prodi dan P3MP-LPM

a. Ka. Prodi mengevaluasi pembelajaran dengan cara memantau jumlah pertemuan perkuliahan dalam satu semester minimal 14 kali s/d 16 kali dimana 1 jam pertemuan setara dengan 50 menit.

b. Pusat pengembangan dan Penjaminan Mutu pembelajaran (P3MP) yang berada di bawah Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengevaluasi pembelajaran dosen. Kegiatan evaluasi meliputi penyiapan instrumen, koordinasi dengan Wakil Rektor I, Dekan, Ketua Jurusan/Keatua Program Studi, dan dosen, menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa, menganalisa dan membat laporan evaluasi kepada Rektor, Wakil Rektor I, Dekan, Ketua Jurusan/Ka.Prodi dan dosen.

c. Hasil laporan evaluasi perkuliahan setiap dosen ditindaklanjuti oleh pejabat terkait di tingkat program studi atau fakultas.

(9)

E. PROSES PEMBELAJARAN

MONITORING DAN EVALUASI 1. Kaprodi memonitor laporan 2. Mahasiswa menyampaikan

masukan secara langsung maupun tidak langsung 3. Kaprodi mengevaluasi

tingkat kehadiran dosen dalam perkuliahan

4. Evaluasi perkuliahan oleh P3MP-LPM

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Pengisian presensi oleh

mahasiswa dan dosen 2. Interaksi dosen-mahasiswa 3. Mengisi laporan kegiatan

perkuliahan EVALUASI

1. Pengisian presensi oleh mahasiswa dan dosen 2. Mahasiswa mengerjakan

soal

3. Mengisi laporan kegiatan perkuliahan

HASIL PEMBELAJARAN

Laporan hasil penilaian PERSIAPAN

1. Silabus

2. Daftar presensi 3. Formulir laporan

kegiatan 4. Bahan Ajar 5. Media

pembelajaran 6. Sarana &

Prasarana

(10)

BAB V

PROSEDUR OPERASI STANDAR A. SOP Perencanaan Pembelajaran

Dokumen Level

STANDAR OPERATING PROCEDURE

KODE

PERENCANAAN PEMBELAJARAN TANGGAL DIKELUARKAN :

AREA : REKTORAT, P3MP, FAKULTAS, JURUSAN/PRODI REVISI 00 Kegiatan Sekretariat Bag. Sarana

& Prasarana

Dosen Kaprodi Dokumen Waktu

Penjadwalan Kuliah

Jadwal Kuliah

Jadwal Kuliah

Pemberitahuan ke dosen tentang jadwal perkuliahan

Jadwal Kuliah

Sebelum perkuliahan

Mempersiapkan RPS & Bahan Ajar

Bahan Ajar RPS Silabus

Sebelum perkuliahan

Bahan Ajar & RPS tersusun

Bahan Ajar RPS Silabus

Sebelum perkuliahan

Persetujuan RPS

RPS

Sebelum perkuliahan

RPS disetujui ya

RPS

Sebelum perkuliahan Permintaan media

pembelajaran

Surat Permohonan

Sebelum perkuliahan

Persiapan Sebelum

perkuliahan

Formulir

permintaan media, presensi, formulir kegiatan

perkuliahan

Presensi, laporan kegiatan perkuliahan,

media

Sebelum perkuliahan

Cek ketersediaan media & sarana prasarana

Sebelum perkuliahan

Peminjaman media dan sarana & pra sarana kepada Bag.

Sarana &

prasarana

Sebelum perkuliahan

Persetujuan

peminjaman Ya ya Sebelum

perkuliahan Menyediakan

media

Sebelum perkuliahan

Sebelum perkuliahan

Prodi

?

tidak

A

(11)

B. SOP Pelaksanaan Pembelajaran

Dokumen Level

STANDAR OPERATING PROCEDURE

KODE

PERENCANAAN PEMBELAJARAN TANGGAL DIKELUARKAN :

AREA : DOSEN, MAHASISWA, SEKRETARIAT REVISI 00

Keterangan Sekretariat Dosen Mahasiswa Dokumen Waktu

Ketersediaan RPS, Silabus, Bahan Ajar, dan Media, sarana &

Prasarana

RPS, Silabus, Bahan Ajar

Sebelum minggu I

Pembagian silabus dan RPS

Silabus, RPS, Bahan Ajar

Minggu I

Membuat kesepakatan kontrak

perkuliahan dalam 1 semester

tidak Bahan Ajar, Tugas Kelp,

Tugas pribadi

Minggu I

Proses Pembelajaran

Presensi, Laporan kegiatan perkuliahan

Minggu 2 s/d 16

Penandatanganan presensi & laporan kegiatan

perkuliahan oleh mahasiswa &

dosen

Presensi, laporan daftar hadir

Setiap pertemuan

Mengarsip presensi dan laporan kegiatan perkuliahan

Presensi, laporan daftar hadir

Setiap selesai perkuliahan A

C B

(12)

C. SOP Evaluasi Pembelajaran oleh Dosen

Dokumen Level

STANDAR OPERATING PROCEDURE

KODE

PERENCANAAN PEMBELAJARAN TANGGAL DIKELUARKAN :

AREA : DOSEN, SEKRETARIAT, MAHASISWA REVISI 00

Keterangan Sekretariat Dosen Mahasiswa Dokumen Waktu

Melanjutkan proses-proses pembelajaran

Mempersiapkan jadual ujian oleh sekretariat

Jadual ujian dan soal

ujian

Pertengahan

& akhir semester

Menyiapkan perangkat ujian berupa

penggandaan soal, presensi, berita acara

Soal ujian, presensi dan

berita acara

Pertengahan

& akhir semester

Proses evaluasi

Soal ujian, presensi dan

berita acara

Pertengahan

& akhir semester

Pengumpulan dokumen

Lembar jawab, presensi, &

berita acara

Setelah ujian berakhir

Mengarsip presensi dan berita acara

Presensi dan berita acara

Setelah ujian berakhir

Menerima laporan hasil penilaian

Laporan penilaian &

lembar jawaban yang telah

dikoreksi

Akhir Semester

Mengarsip penilaian

B B

B

(13)

D. SOP Monitoring Pembelajaran oleh Kaprodi dan Mahasiswa

Dokumen Level

STANDAR OPERATING PROCEDURE

KODE

PERENCANAAN PEMBELAJARAN TANGGAL DIKELUARKAN :

AREA : KAPRODI/KAJUR,SEKRETARIAT,MAHASISWA REVISI 00

Kegiatan Sekretariat Dosen Kaprodi/Kajur Mahasiswa Dokumen Waktu

1. Proses lanjutan 2. Mahasiswa

mengerti masukan

Satu semester

Kaprodi/Kajur dan mahasiswa memonitor pelaksanaan pembelajaran

ya Laporan kegiatan perkuliahan

& presensi

Awal, tengah dan

akhir semester

Membuat surat yang berisi masukan

Surat berisi masukan

Satu semester

Mengirim surat untuk memberi masukan

Surat berisi masukan

Satu semester

Membuat laporan monitoring

Laporan hasil monitor

Awal, tengah dan

akhir semester Mengarsip

laporan monitoring

Laporan hasil monitor

Awal, tengah dan

akhir semester Merefleksikan

masukan dari Kaprodi

Laporan hasil monitor

Awal, tengah dan

akhir semester Memperbaiki

proses pembelajaran

Setelah berefleksi

Proses monitoring selesai

C

A End

1 2

langsung

(14)

E. SOP EVALUASI PEMBELAJARAN OLEH KAPRODI

Dokumen Level

STANDAR OPERATING PROCEDURE

KODE

PERENCANAAN PEMBELAJARAN TANGGAL DIKELUARKAN :

AREA : KAPRODI/KAJUR,SEKRETARIAT, DOSEN REVISI 00

Kegiatan Sekretariat Dosen Kaprodi/Kajur Dokumen Waktu

Proses lanjutan Akhir semester

Kaprodi/Kajur mengevaluasi tingkat kehadiran dalam perkuliahan

Laporan kegiatan perkuliahan &

presensi

Akhir semester

Membuat laporan evaluasi

Surat berisi masukan

Akhir semester

Mengarsip laporan evaluasi

Laporan hasil evaluasi

Akhir semester

Merefleksikan

hasil evaluasi Laporan hasil

evaluasi

Akhir semester

Memperbaiki proses pembelajaran

Laporan hasil evaluasi

Akhir semester

Proses monitoring selesai

Laporan hasil evaluasi

Akhir semester C

A End

1 2

(15)

F. SOP EVALUASI PEMBELAJARAN OLEH PUSAT PENGEMBANGAN & PENJAMINAN MUTU PEMBELAJARAN

Dokumen Level

STANDAR OPERATING PROCEDURE

KODE

PERENCANAAN PEMBELAJARAN TANGGAL DIKELUARKAN :

AREA : P3MP, LPM, REKTORAT/WAREK 1, DEKAN, DOSEN, KAPRODI, MAHASISWA

REVISI 00

Kegiatan P3 MP

LPM REKTORAT /WR 1

DEKAN KAPRO DI

DOSEN MAHA SISWA

DOKUME N

WAK TU

Penyiapan form evaluasi PBM

Daftar nama dosen

Ming gu ke 8

Koordinasi pertemuan dosen &

mata kuliah

Kuesioner evaluasi perkuliahan

Persetujuan dosen &

mata kuliah yang dievaluasi

Daftar nama dosen &

mata kuliah

Pemberita huan kepada dosen

Surat pemberita

huan

Penyebaran kuesioner pada mahasiswa

Kuesioner evaluasi perkuliahan

Rekapitula si hasil evaluasi Analisis data evaluasi PBM

Laporan hasil analiasis evaluasi perkuliahan Penyerahan

hasil evaluasi PBM &

pengarsi pan

Laporan hasil analiasis evaluasi perkuliahan

Proses tindak lanjut

Laporan hasil analiasis evaluasi perkuliahan

End

(16)

DAFTAR RUJUKAN

1. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, 2004. Praktik Baik dalam Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi : Buku I tentang Proses Pembelajaran. Jakarta

2. Pedoman Pembelajaran universitas Ngudi Waluyo. 2014 3. Peraturan Akademik Universitas Ngudi Waluyo.2014 4. Renstra Universitas Ngudi Waluyo 2015-2025. 2014 5. Visi dan Misi Universitas Ngudi Waluyo . 2014

(17)

LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Rencana Pembelajaran Semester

2. Rencana Program Pembelajaran 3. Kuesioner Evaluasi Perkuliahan 4. Checklist AMAI proses pembelajaran

(18)

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO Fakultas ...

Program Studi ...

1. IDENTITAS MATA KULIAH :

KODE MATA KULIAH : ...

MATA KULIAH : ...

SKS : ...

SEMESTER : ...

MATA KULIAH PRASYARAT : ...

DOSEN : ...

2. DESKRIPSI MATA KULIAH :

Deskripsi mata kuliah adalah pernyataan yang mengandung ruang lingkup materi dan garis- garis besar atau pokok-pokok materi perkuliahan yang akan diajarkan.

3. TUJUAN PEMBELAJARAN :

Tujuan pembelajaran menjelaskan tentang hasil belajar yang akan dicapai pada akhir perkuliahan yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotor.

4. CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Capaian pembelajaran menjelaskan tentang kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap, ketrampilan, kompetensi dan akumulasi pengalaman kerja.

a. Pengetahuan :

penguasaan teori dan keterampilan oleh seseorang pada suatu bidang keahlian tertentu atau pemahaman tentang fakta dan informasi yang diperoleh seseorang melalui pengalaman atau pendidikan untuk keperluan tertentu.

b. Sikap :

penguasaan teori dan keterampilan oleh seseorang pada suatu bidang keahlian tertentu atau pemahaman tentang metodologi dan keterampilan teknis yang diperoleh seseorang melalui pengalaman atau pendidikan untuk keperluan tertentu.

c. Ketrampilan/skill :

kemampuan psikomotorik (termasuk manual dexterity dan penggunaan metode, bahan, alat dan instrumen) yang dicapai melalui pelatihan yang terukur dilandasi oleh pengetahuan (knowledge) atau pemahaman (know-how) yang dimiliki seseorang mampu menghasilkan produk atau unjuk kerja yang dapat dinilai secara kualitatif maupun kuantitatif.

d. Afektif :

sikap (attitude) sensitif seseorang terhadap aspek-aspek di sekitar kehidupannya baik ditumbuhkan oleh karena proses pembelajarannya maupun lingkungan kehidupan keluarga atau mayarakat secara luas.

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP) LAMPIRAN 1

(19)

5. MATRIX RPP :

N O

Ming guKe

TUJUAN (Kemamp

uan ygDihara

pkan)

BahanKajian (Materi

Ajar)

METODE (BentukPe mbelajaran

)

Krite riaPe nilai an (Indi kator )

BOBO T NILAI

(%)

StandarKompet ensiProfesional

(20)

LAMPIRAN 2

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO Fakultas ...

Program Studi ...

1. IDENTITAS MATA KULIAH :

KODE MATA KULIAH : ...

MATA KULIAH : ...

SKS : ...

SEMESTER : ...

MATA KULIAH PRASYARAT : ...

DOSEN : ...

2. DESKRIPSI MATA KULIAH :

Deskripsi mata kuliah adalah pernyataan yang mengandung ruang lingkup materi dan garis- garis besar atau pokok-pokok materi perkuliahan yang akan diajarkan.

3. TUJUAN PEMBELAJARAN :

Tujuan pembelajaran menjelaskan tentang hasil belajar yang akan dicapai pada akhir perkuliahan yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotor.

4. CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Capaian pembelajaran menjelaskan tentang kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap, ketrampilan, kompetensi dan akumulasi pengalaman kerja.

a. Pengetahuan :

penguasaan teori dan keterampilan oleh seseorang pada suatu bidang keahlian tertentu atau pemahaman tentang fakta dan informasi yang diperoleh seseorang melalui pengalaman atau pendidikan untuk keperluan tertentu.

b. Sikap :

penguasaan teori dan keterampilan oleh seseorang pada suatu bidang keahlian tertentu atau pemahaman tentang metodologi dan keterampilan teknis yang diperoleh seseorang melalui pengalaman atau pendidikan untuk keperluan tertentu.

c. Ketrampilan/skill :

kemampuan psikomotorik (termasuk manual dexterity dan penggunaan metode, bahan, alat dan instrumen) yang dicapai melalui pelatihan yang terukur dilandasi oleh pengetahuan (knowledge) atau pemahaman (know-how) yang dimiliki seseorang mampu menghasilkan produk atau unjuk kerja yang dapat dinilai secara kualitatif maupun kuantitatif.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

(21)

d. Afektif :

sikap (attitude) sensitif seseorang terhadap aspek-aspek di sekitar kehidupannya baik ditumbuhkan oleh karena proses pembelajarannya maupun lingkungan kehidupan keluarga atau mayarakat secara luas.

5. METODE PENILAIAN & PEMBOBOTAN :

6. DAFTAR REFERENSI :

7. MATRIX RPS :

JadualPembelajaran Wa

ktu

Tujuan Bahan

Kajian/Sub BahanKajian

Metoda Media Dosen IndikatorPenilaian

(22)

LAMPIRAN 3

KUESIONER EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN PETUNJUK PENGISIAN :

Mohon kesediaan anda untuk mengisi kuesioner ini dengan baik guna pengembangan dan perbaikan proses pembelajaran di Universitas Ngudi Waluyo. Pilihlah bilangan yang sesuai dengan penilaian anda terhadap pernyataan yang disediakan dengan cara memberi tanda () lingkaran dibawahnya. Pernyataan No. 1 s/d 10 dipakai untuk menentukan Inekd kinerja Dosen dalam pembelajaran. Pernyataan No 17-17 menyangkut pratisipasi mahasiswa, dan pernyataan No. 18 menyangkut kepuasan mahasiswa atas keseluruhan proses belajar mengajar.

No. Pernyataan 1 2 3 4 5 6 7

1. Penguasaan dosen atas materi perkuliahan

Tidak menguasai

Menguasai 2. Kesempatan mahasiswa berpartisipasi

aktif melalui bertanya dan diskusi

Sedikit Banyak

3. Tanggapan dosen atas pertanyaan mahasiswa tentang materi perkuliahan

Kurang perhatian

Penuh perhatian 4. Kesesuaian antara materi yang

disampaikan dengan silabus

Tidak sesuai

Sesuai 5. Penggunaan metode perkuliahan

untuk mencapai tujuan pembelajaran

Tidak sesuai

Sesuai 6. Kepedulian dosen atas tingkat

pemahaman mahasiswa pada materi perkuliahan

Tidak peduli

Peduli

7. Kedisiplinan dosen secara umum Tidak displin

Disiplin 8. Kemampuan dosen membangkitkan

minat belajar mahasiswa

Tidak mampu

Mampu 9. Dosen telah memberikan

PR/tugas/kuis dengan frekuensi yang cukup untuk meningkatkan pemahaman materi perkuliahan

Tidak setuju

Setuju

10. Penilaian dosen atas hasil belajar mahasiswa

Tidak obyektif

Obyektif 11. Saya dapat menarik manfaat dari

mata kuliah ini untuk mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan

Tidak setuju

Setuju

12. Tingkat pemahaman saya atas materi perkuliahan

Tidak memahami

Memahami 13. Partisipasi saya dalam perkuliahan Tidak aktif Aktif 14. Konsentrasi saya dalam mengikuti

perkuliahan

Rendah Tinggi

15. Kemauan saya dalam membaca buku referensi atau sumber belajar lain yang relevan

Rendah Tinggi

(23)

16. Saya telah mengalokasikan waktu yang cukup untuk belajar mandiri dalam rangka memahami materi mata kuliah ini

Tidak setuju

Setuju

17. Kedisiplinan saya dalam mengikuti perkuliahan (misal : kehadiran, pengumpulan tugas)

Tidak disiplin

Disiplin

18. Kepuasan saya dalam mengikuti proses belajar mengajar mata kuliah ini

Sangat Tidak puas

Sangat Puas

Refleksi (anda dapat menuliskannya juga dibalik kertas ini)

1. Sebutkan hambatan-hambatan apa yang dijumpai dalam pelaksanaan perkuliahan ini (dosen, mahasiswa, metode pembelajaran, sarana prasarana, dll) !

2. Hal-hal baik dari dosen yang perlu dipertahankan dalam perkuliahan ini (tuliskan)

3. Hal-hal yang masih perlu ditingkatkan pada diri saya dalam mengikuti perkuliahan ini (tuliskan)

(24)

LAMPIRAN 4

DOKUMEN LEVEL FORMULIR

KODE

LPM-AMAI-PEMBELAJARAN

AMAI PROSES PEMBELAJARAN

TANGGAL DIKELUARKAN : NO. REVISI :

AUDIR CHECKLIST PEMBELAJARAN

NO. PERNYATAAN/PERTANYAAN PILIHAN JAWABAN

1. Apakah program studi mengharuskan dosen untuk membuat RPP/RPS bagi mata kuliah yang diajarkan per semester?

a. Tidak b. Ya 2. Berapa persen (perkiraan) mata kuliah yang dilengkapi

RPP/RPS?

a. 10-25 % b. 25-50 % c. 50-75 % d.  75 % e. Tidak tahu 3. Berapa persen (perkiraan) dari buku teks yang

digunakan / dianjurkan dalam RPP/RPS tersedia di perpustakaan ?

a. 10-25 % b. 25-50 % c. 50-75 % d.  75 % e. Tidak tahu 4. Berapa persen (perkiraan) mata kuliah yang dilengkapi

dengan diktat/hand out ?

a. 10-25 % b. 25-50 % c. 50-75 % d.  75 % e. Tidak tahu 5. Berapa persen (perkiraan) dosen di prodi yang

menggunakan media pembelajaran (LCD,laptop, dll)

a. 10-25 % b. 25-50 % c. 50-75 % d.  75 % e. Tidak tahu 6. Berapa persen rata-rata tingkat kehadiran dosen per

semester?

a.  75 % b. 75 – 85 % c. 85 – 95 % d. 95 – 100%

e. Tidak terpantau 7. Apabila dosen tidak dapat memberikan kuliah, apakah

dosen memberikan kuliah diganti pada hari lain atau diganti dosen lain?

a. Tidak b. Ya

c. Tidak terpantau 8. Apakah program studi mengharuskan dosen

mengoreksi dan mengembalikan hasil ujian/kuis/tugas kepada mahasiswa?

a. Tidak b. Ya 9. Apakah program studi menganjurkan metode

pembelajaran student centered learning?

a. Tidak b. Ya 10. Apakah program studi menganjurkan kepada dosen

untuk menyediakan waktu bagi mahasiswa diluar jam

a. Tidak b. Ya

(25)

perkuliahan untuk diskusi materi mata kuliah yang diampu

11. Apakah ada perhatian khusus bagai mahasiswa yang prestasi akademiknya kurang?

a. Tidak b. Ya 12. Bagaimana proses monitoring kegiatan perkuliahan

(kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar ?

a. Monitoring kehadiran dilakukan untuk mahasiswa

& dosen dan evaluasi setiap semester

b. Monitoring kehadiran dilakukan untuk mahasiswa dan dosen, namun evaluasinya tidak kontinyu c. Monitoring kehadiran

dilakukan untuk mahasiswa dan dosen, namun tanpa ada evaluasi

d. Monitoring kehadiran hanya dilakukan untuk mahasiswa, berupa absensi namun tanpa ada evaluasi

e. Tidak ada mekanisme monitoring kehadiran, baik untuk dosen maupun mahasiswa

13. Bagaimana mekanisem penyusunan materi perkuliahan

?

a. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu dengan memperhatikan masukan dari dosen lain atau dari pengguna lulusan.

b. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu dengan memperhatikan masukan dari dosen lain.

c. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu

d. Materi kuliah hanya disusun oleh dosen pengajar tanpa melibatkan dosen lain.

e. Tidak ada mekanisme monitoring

14. Apakah program studi memiliki prosedur penilaian hasil belajar mahasiswa mencakup aspek :

i. Prosedur penyerahan soal ujian ii. Prosedur analisis soal ujian iii. Prosedur ujian tugas akhir iv. Prosedur penilaian tugas akhir v. Lainnya ...

i. a. Tidak b. Ya ii. a. Tidak b. Ya iii. a. Tidak b. Ya iv. a. Tidak b. Ya v. a. Tidak b. Ya

(26)

15. Apakah program studi melakukan uji tingkat kesulitan soal pada ujian akhir semester

a. tidak dilakukan b. kadang-kadang c. dilakukan 16. Apakah program studi melakukan uji kesahihan

(validity) dan kehandalan (reliability) soal ujian ?

a. tidak dilakukan b. kadang-kadang c. dilakukan 17. Apakah program studi menginformasikan hasil ujian

tengah semester (UTS) dan akhir semester (UAS) ke mahasiswa ?

a. Tidak b. Ya 18. Apakah program studi telah melakukan evaluasi

keberhasilan/kepuasan proses belajar mengajar setiap semester berdasarkan hasil dari P3MP?

a. Tidak, mengapa ....

b. Ya 19. Apakah program studi mempunyai kebijakan sebagai

tindak lanjut hasil evaluasi ?

a. Tidak, mengapa ....

b. Ya 20. Berapa skor rata-rata hasil evaluasi P3MP dalam 3

tahun terakhir ? Tuliskan rata-rata 3 tahun dalam kolom sebelah

21. Apakah program studi melakukan pengkajian (review) soal ujian oleh teman sejawat ?

a. Tidak dilakukan b. Kadang-kadang c. Selalu

22. Berapa rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen pembimbing akademik (PA) per semester ?

a.  20

b. Antara 21 – 30 c. Antara 31 – 40 d. Antara 41 – 50 e. Lebih dari 50 23. Bagaimana pelaksanaan kegiatan pembimbingan

akademik ?

a. Perwalian dilakukan oleh seluruh dosen PA dengan panduan tertulis

b. Perwalian dilakukan oleh seluruh dosen PA tetapi tidak seluruhnya menurut panduan tertulis

c. Perwalian dilakukan oleh sebagian dosen PA dan sebagian oleh Tenaga Administrasi

d. Perwalian tidak dilakukan oleh tenaga dosen PA tetapi oleh tenaga Administrasi e. Tidak ada pembimbingan

hanya ada pengesahan dokumen akademik oleh pegawai administrasi

24. Berapa rata-rata pertemuan pembimbingan per mahasiswa per semester (=PP) ?

a. PP lebih dari 3,0

b. PP lebih dari 2.3 tetapi kurang atau sama dengan 3.0

c. PP lebih dari 1.5 tapi kurang atau sama dengan 2.3

d. PP lebih dari 0.5 tapi kurang atau sama dengan 1.5

e. Tidak ada

(27)

pertemuan/pembimbingan 25. Bagaimana dengan ketersediaan panduan penulisan

tugas akhir/skripsi, sosialisasi dan penggunaannya ?

a. Ada panduan tertulis yang disosialisasikan dan dilaksanakan dengan konsisten

b. Ada panduan tertulis dan disosialisasikan dengan baik, tetapi tidak dilaksanakan secara konsisten

c. Ada panduan tertulis tetapi tidak disosialisasikan dengan baik, serta tidak dilaksanakan secara konsisten

d. Tidak ada panduan tertulis 26. Berapa rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen

pembimbing tugas akhir (TA) ?

a. 1-4 mahasiswa per dosen pembimbing TA

b. 5-8 mahasiswa per dosen pembimbing TA

c. 9-12 mahasiswa per dosen pembimbing TA

d. 13-16 mahasiswa per dosen pembimbing TA

e. ≥ 17 mahasiswa per dosen pembimbing TA

27. Berapa rata-rata jumlah pertemuan/pembimbingan selama penyelesaian TA ?

a. ≥ 8 kali b. 5-7 kali c. 3-4 kali d. 1-2 kali

e. Tidak ada pertemuan f. Tidak terpantau

28. Kualifikasi akademik dosen pembimbing tugas akhir a. Seluruh dosen pembimbing berpendidikan minimal S2 dan sesuai dengan bidang ilmunya b. Seluruh dosen pembimbing

berpendidikan minimal S2, tetapi sebagian kecil tidak sesuai dengan bidang ilmunya c. Sebagian besar dsoen

pembimbing berpendidikan S2, tetapi sebagian kecil tidak sesuai dengan bidang ilmu d. Sebagian besar dosen

pembimbing belum

berpendidikan S2 dan tidak sesuasi dengan bidang ilmunya

29. Berdasarkan kurikulum, berapa (bulan) target penyelesaian tugas akhir mahasiswa?

a. 1 semester b. 2 semester c. 3 semester 30. Berapa (bulan) rata-rata waktu penyelesaian penulisan

tugas akhir dalam 3 tahun terakhir?

(28)
(29)

Referensi

Dokumen terkait

Dari sisi tenaga pendidik dan kependidikan Smp Mardi Surabaya memiliki tenaga pendidik yang profesional dan dapat dipertanggung jawabkan keilmuannya karena hal

 Untuk mengetahui hama penyakit dan gulma yang menyerang tanaman jagung..

Pada dua indikator tertentu konsumen puas akan kinerja yang diberikan oleh CV Palem Craft Jogja dan pada satu indikator lainnya konsumen merasa tidak puas terhadap

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kotamadya Jakarta Barat khususnya dalam melakukan pencatatan dan pembuatan Akta Kelahiran bagi anak

Bahwa sanksi harta buang termasuk dalam norma larangan dan norma gabungan versi Coleman, maka sanksi harta buang ini tidak sekedar berupaya membatasi dan melarang perceraian dalam

Kemudian setelah Thailand mengganti dari monarki absolut menjadi Demokrasi, dengan ada Pridi Banomyong sebagai Menteri Dalam Negeri telah mencetus kembali proyek

Modul training yang ada saat ini sudah tidak sesuai dengan keadaan yang ada di lantai produksi sehingga perlu dilakukan beberapa perbaikan, salah satunya adalah

Mahkamah Agung melalui Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 10 Tahun 2009 juga memberi petunjuk kepada Ketua Pengadilan Tingkat Pertama untuk tidak menerima