• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prarancangan Pabrik Metil Tersier Butil Eter dari Metanol dan Isobutilena Kapasitas 60.000 Ton/Tahun.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Prarancangan Pabrik Metil Tersier Butil Eter dari Metanol dan Isobutilena Kapasitas 60.000 Ton/Tahun."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

viii INTISARI

Agatha Prastika K. dan Fransisca Anita S., 2016, Prarancangan Pabrik Metil Tersier Butil Eter dari Metanol dan Isobutilena Kapasitas 60.000 Ton/Tahun, Program Studi S1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Pabrik Metil Tersier Butil Eter dengan kapasitas 60.000 ton/tahun direncanakan didirikan di kawasan industri Bontang, pada tahun 2018 dan beroperasi pada tahun 2020 dengan bahan baku metanol sebanyak 39014,633 ton/tahun, dengan kebutuhan spesifik metanol 0,65 ton/ton produk diperoleh dari PT. Kaltim Metanol Industri, Bontang dan isobutilena sebanyak 23061,179 ton/tahun, dengan kebutuhan spesifik isobutilena 0,384 ton/ton produk diperoleh dari Linan Euro-China Co. Ltd, China. Pabrik beroperasi selama 24 jam per hari dan 330 hari per tahun dengan waktu shut down 1 bulan.

Reaksi pembentukan Metil Tersier Butil Eter berlangsung menurut reaksi eterifikasi isobutilena dan methanol dengan Amberlyst 15 sebagai katalis. Reaksi fase cair di dalam reaktor jenis fixed bed adiabatic pada suhu 333,15-338,43 K dan tekanan 6,06 bar. Reaksi bersifat eksotermis dengan konversi 95%. Produk keluar reaktor dimurnikan secara berturut-turut pada menara distilasi MD-01 dan menara distilasi MD-02. Produk Metil Tersier Butil Eter diperoleh pada hasil atas menara distilasi MD-02 dengan kemurnian 99,9% (w/w).

Kebutuhan utilitas meliputi air sebanyak 60,59 m3/ton produk, steam

sebanyak 1,04 ton/ton produk, udara tekan sebanyak 5,92 m3/ton produk, listrik sebesar 21,97 kWh/ton produk, bahan bakar batu bara sebesar 0,1 ton/ton produk, dan bahan bakar IDO sebesar 2,37 L/ton produk. Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku, produk, dan air, serta bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) meliputi pencegahan terhadap bahaya kebakaran, mekanik, listrik, dan bahaya terhadap kesehatan manusia.

Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi fungsional. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 136 orang, yaitu karyawan non-shift dan karyawan shift.

Harga jual Metil Tersier Butil Eter adalah Rp. 19.582,-/kg dan harga bahan baku isobutilena adalah Rp. 13.505,-/kg dan metanol adalah Rp. 3.646,-/kg. Hasil analisis ekonomi prarancangan pabrik diperoleh besarnya return on investment

sebelum dan sesudah pajak adalah 48,64% dan 36,48%, pay out time sebelum dan sesudah pajak adalah 1,71 tahun dan 2,15 tahun, break even point (BEP) sebesar 48,48%, serta shut down point (SDP) sebesar 34,71%, dan discounted cash flow

Referensi

Dokumen terkait

Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta peluang ekspor yang besar terhadap jenis produk ini, maka dirancang pendirian pabrik MTBE dari isobutene dan metanol

Maka dari itu, direncanakan pendirian pabrik metil metakrilat dengan kapasitas 50.000 ton/tahun3. Metil metakrilat dibuat melalui reaksi hidrolisis aseton sianohidrin

Judul Tugas Akhir : Prarancangan Pabrik Metil Salisilat dari Metanol dan Asam Salisilat Kapasitas 20.000 Ton/Tahun Menyatakan dengan sebenarnya bahwa hasil Tugas Akhir

Dimetil eter adalah suatu senyawa eter paling sederhana dengan. rumus molekul CH 3

Dalam perancangan pabrik isobutilena dari TBA dengan kapasitas 15.000 ton/tahun dapat diambil kesimpulan bahwa Pabrik Isobutilena ini berbentuk Perseroan terbatas (PT) didirikan

Salah satu upaya untuk mengurangi jumlah impor serta menanggulangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil maka didirikan pabrik Metil Ester dari minyak jarak pagar dan

Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta peluang ekspor yang besar terhadap jenis produk ini, maka dirancang pendirian pabrik MTBE dari isobutene dan metanol

Sebagian zat cair di alirkan ke unit pengolahan lanjut, Sedangkan uap masuk ke menara distilasi I untuk dipisahkan dan didapatkan Metilamin sebagai produk utama dengan kemurnian 99%