• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRARANCANGAN PABRIK METHACROLEIN DARI PROSES OKSIDASI ISOBUTYLENE DAN UDARA KAPASITAS 70.000 TON/TAHUN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PRARANCANGAN PABRIK METHACROLEIN DARI PROSES OKSIDASI ISOBUTYLENE DAN UDARA KAPASITAS 70.000 TON/TAHUN."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

INTISARI

Saifuddin, Tomi Wijanarko Efendi, 2016, Prarancangan Pabrik Methacrolein Dari Proses Oksidasi Isobutylene Dan Udara Kapasitas 70.000 Ton/Tahun, Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Pabrik Methacrolein dengan kapasitas 70.000 ton/tahun direncanakan didirikan di kawasan industri Krakatau Industrial Estate Cilegon, Banten, pada tahun 2018 dan beroperasi pada tahun 2020 dengan bahan baku berupa isobutylene sebanyak 56.918,35 ton/tahun, dengan spesifik bahan baku (komposisi isobutylene 99% (w/w), 1-butena 0,5% (w/w), n-butana 0,5% (w/w)), yang diperoleh dari pabrik Songwon Industrial Co. Ltd. dan Daelim Industrial Yochon, Korea Selatan. Pabrik beroperasi selama 24 jam per hari, dan 330 hari per tahun dengan waktu shut down satu bulan.

Reaksi pembentukan isobutylene berlangsung menurut mekanisme reaksi oksidasi antara isobutylene dan O2 dengan bismuth molybdate sebagai katalisnya. Reaksi

fase gas didalam reaktor jenis fixed bed multitube pada suhu 373 – 387,72 oC dan tekanan

1,22 bar, reaksinya bersifat eksotermis dengan konversi 99%. Hasil keluaran reaktor didinginkan menggunakan pendingin Dowterm A, dan selanjutnya produk methacrolein

pada fase gas diserap menggunakan absorben air pada absorber dan dimurnikan di menara destilasi (MD-01). Produk methacrolein diperoleh pada hasil atas menara destilasi (MD-01) dengan kemurnian 99,8%.

Kebutuhan utilitas meliputi air pendingin sebanyak 93,58 L/kg produk yang diperoleh dari air laut, air proses sebanyak 3,47 L/kg produk yang diperoleh dari PT KTI, unit refrigerasi menggunakan amonia cair sebanyak 0,004 L/kg produk, pendingin

Dowterm A sebanyak 5,41 kg/kg produk, udara tekan (P = 6 bar, T = 30°C) sebanyak 0,008 m3/kg produk, listrik sebesar 0,045 kWh/kg produk, bahan bakar LPG sebesar 0,014 kg/kg

produk, dan bahan bakar IDO sebanyak 0,005 L/kg produk. Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku, produk dan air, serta bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non-shift. Pabrik beroperasi selama 24 jam per hari dan 330 hari per tahun. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 146 orang.

Harga jual methacrolein adalah US$ 1,70/kg dan harga bahan baku isobutylene

adalah US$ 0,90/kg. Hasil analisis ekonomi prarancangan pabrik diperoleh besarnya return on investment sebelum dan sesudah pajak adalah 52,30% dan 39,20%, pay out time sebelum dan sesudah pajak adalah 1,60 dan 2,00 tahun,

break even point sebesar 42,52%, serta shut down point sebesar 27,47% dan

Referensi

Dokumen terkait

Cairan dari cooler -02 masuk ke dalam menara destilasi-02 yang akan menghasilkan produk atas berupa etanol murni yang kemudian di recycle sebagai umpan dalam pembuatan

Produk keluar dari reactor berupa gas diembunkan dalam kondensor kemudian dimurnikan di dalam menara distilasi untuk menghasilkan produk dengan kemurnian 98%,

Lokasi pabrik di Cilegon ini sangat tepat mengingat sumber bahan baku utama pabrik mudah diperoleh, karena Cilegon merupakan kawasan industri terutama industri

Dengan berbagai pertimbangan antara lain ketersediaan bahan baku, pemenuhan kebutuhan asam akrilat di Indonesia, dan untuk tujuan ekspor, serta melihat dari kapasitas pabrik

Aryan Fathoni Amri, M.Probokusumo, 2016, Prarancangan Pabrik Ethylene Oxide dari Ethylene dengan Proses Oksidasi Menggunakan Udara Kapasitas 50.000 ton/tahun,

Asam benzoat merupakan senyawa kimia organik produk industri kimia yang dapat menjadi bahan baku untuk industri kimia lain, misalnya: bahan pengawet makanan,

Cilacap merupakan kawasan industri, jadi lahan di daerah tersebut sudah disiapkan untuk pendirian atau pengembangan suatu pabrik baru yang mengolah produk ini untuk penyediaan

Produk keluar dari reactor berupa gas diembunkan dalam kondensor kemudian dimurnikan di dalam menara distilasi untuk menghasilkan produk dengan kemurnian 98%,