• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. Maka indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain, terutama

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. Maka indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain, terutama"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan dunia bisnis di zaman era global menuntut seluruh perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.

Maka indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain, terutama dalam sistem informasi akuntansi yang dipergunakan secara efektif dan efisien.

Setiap perusahaan dalam menjalankan tugasnya selalu membutuhkan kas. Kas diperlukan baik untuk membiayai operasional perusahaan sehari-hari maupun untuk mengadakan investasi baru atau pengembangan bisnis yang dijalankan.

Karena sifatnya yang mudah dipindah tangankan dan tidak dapat dibuktikan kepemilikannya, kemungkinan penyelewengan akan besar, maka perlu adanya pengawasan yang di lakukan oleh manajemen (Tokan 2017).

Setiap perusahaan haruslah mempuyai sistem pengendalian intern yang direncanakan dengan baik guna memastikan akurasi, kejujuran, penanganan sumber-sumber daya, dan pencatatan transaksi-transaksinya. Pengendalian intern adalah rencana organisasi dan metoda yang digunakan untuk menjaga atau melindungi aktiva, menghasilkan informasi yang akurat, dapat dipercaya, memperbaiki efesiensi, dan untuk mendorong ditaatinya kebijakan manajemen (Krismiaji, 2002:218). Sistem informasi akuntansi dirancang untuk membantu manajemen dalam fungsi pengawasan dan dukungan manajemen dalam operasional sehari-hari dan banyak pula manajer sekarang menyadari bahwa

(2)

mereka membutuhkan informasi yang lebih relevan dan akurat untuk melakukan pengambilan keputusan (Taiwo, 2016).

Sistem informasi akuntansi merupakan serangkaian sistem yang dapat digunakan oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk mengambil suatu keputusan yang berpegaruh pada aktifitas perusahaan sehingga perusahaan mampu menghadapi tantangan dari perusahaan perusahaan sejenis. Sistem informasi akuntasi mampu memberikan perubahan yang cukup bagi perusahaan yang menggunakan sistem informasi akuntansi. Penggunaan sistem informasi akuntasi merupakan keharusan bagi perusahaan yang menjalankan kegiatan kegiatan secara lebih cepat, akurat,efesien dan efektif, walaupun informasi yang diterima merupakan olahan dari komputer (Romney 2016). Sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas merupakan sistem utama yang sangat berpengaruh besar terhadap keberhasilan suatu perusahaan.

Perusahaan yang menerapkan sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas sangat membantu manajemen dalam mengambil keputusan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Analisis sistem informasi akuntansi terutama pada fungsi penerimaan kas sangat dibutuhkan. Karena sebagai tolak ukur keberhasilan suatu perusahaan dapat dilihat dari penerimaan kas perusahaan tersebut. Sehingga dapat dikatakan pula pada keefektifan fungsi penjualan akan berbanding lurus dengan laba yang diperoleh. Kemudian laba yang diperoleh dapat terkelola dengan baik jika fungsi penerimaan kas berjalan dengan baik pula.

Oleh kerena itu dibutuhkan pengendalian yang tepat dan pengawasan fungsi penjualan (Hikmawati 2013).

(3)

Dalam pengendalian internal yang baik, fungsi penjualan (operasi) harus terpisah dengan fungsi kas yang merupakan fungsi penyimpanan. Begitu juga fungsi penerimaan kas harus terpisah dari fungsi akuntasi. Hal ini dimaksud untuk mencegah penyelewengan yang dilakukan karyawan sehingga nantinya akan menimbulkan kerugian pada perusahaan. Kondisi tersebut dapat menunjukkan pemisahan tugas dan tanggung jawab fungsional secara tegas terkait dengan sistem wewenang prosedur pencatatan yang baik, adanya pelaksaan kerja yang sehat dalam melalukan tugas dan fungsi setiap unit organisasi serta adanya karyawan yang berkualitas Widjajanto (2008).

Sistem informasi akuntansi mendukung berbagai pekerjaan tingkat operasional perusahaan dengan informasi sangat terperinci meliputi informasi mengenai kegiatan penerimaan kas pada perusahaan. Pihak manajemen perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mendukung berbagai perencanaan dan fungsi pengendaliannya

Penerimaan kas adalah kas yang diterima perusahaan baik berupa uang tunai maupun surat-surat berharga yang memiliki sifat yang dapat digunakan.

Diperoleh dari transaksi perusahaan maupun pendapatan jasa, penerimaan bunga investasi, penjualan tunai, pelunasan piutang, atau transaksi lainnya yang dapat menambah kas perusahaan. Kas dalam neraca merupakan kas yang paling liquid, karena hampir setiap transaksi dilakukan oleh fungsi yang berwenang atau fungsi yang terkait di dalam perusahaan maupun dengan pihak luar sehingga sebagian besar akan mempengaruhi kas (Krisnawati, dkk 2013)

(4)

Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti menggunakan pendekatan sistem informasi akuntansi penjualan bertujuan untuk mengetahui apakah adanya kemungkinan dari perangkapan fungsi dalam struktur organisasi perusahaan dan penerapan sistem informasi akuntansi yang digunakan pada PT. Honda Prospect Motor Malang. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pemilik perusahaan dapat mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang perlu diperbaiki. Berdasarkan latar belakang, maka peneliti akan membahas tentang “SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT. HONDA PROSPECT MOTOR MALANG”.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang penelitian diatas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana penerapan sistem informasi akuntansi penjualan pada PT. Honda Prospect Motor Malang ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah :

Menganalisis sistem informasi akuntansi penjualan pada perusahaan PT.

Honda Prospect Motor Malang.

2. Manfaat Penelitian a. Akademis

Hasil penelitian diharapkan mampu menjadi referensi tambahan mengenai sistem informasi akuntansi penjualan yang sudah diterapkan perusahaan.

(5)

Dapat dijadikan sebagai rujukan teoritis dan memberikan wawasan informasi tentang analisis sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas bagi peneliti selanjutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini merupakan pengalaman berharga yang dapat menambah wawasan pengetahuan serta memberikan gambaran tentang aplikasi ilmu teori yang penulis peroleh di bangku

Berdasarkan hasil regresi diketahui bahwa Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Penduduk, Investasi, Tingkat Upah, dan Inflasi di Indonesia secara bersama - sama memberikan

Almasdi Syahza., 2012, Pemberdayaan Ekonomi Daerah Melalui Penataan Kelembagaan dan Pengembangan Industri Hilir Berbasis Kelapa Sawit (Penelitian MP3EI), DP2M Direktorat

Soalan yang ditanyakan kepada tiga informan yang juga pengarah filem tersebut berkisar mengenai situasi sebenar industri untuk meneroka permasalahan tenaga modal insan dalam

Berdasarkan uraian tersebut dan memahami pentingnya evaluasi tunggakan setelah 2 tahun diterapkannya PPOB sebagai gambaran bagi perusahaan untuk dapat meningkatkan

PLN (Persero) APJ Kota Bandung terlebih lagi PPOB yang diharapkan dapat menurunkan tunggakan telah diberlakukan kepada seluruh loket pembayaran listrik sejak

Menurut Ngapon, Pasar modal di indonesia terdapat beberapa kendala berkembangnya, yaitu pertama, belum meratanya sosialisasi mengenai pemahaman dan pengetahuan

Model pembelajaran yang lebih mengutamakan pada keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan juga melatih keterampilan sosial adalah model pembelajaran kooperatif, yaitu