• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. yang kecil maupun yang besar.dalam hal ini bengkel-bengkel tersebut bersaing

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. yang kecil maupun yang besar.dalam hal ini bengkel-bengkel tersebut bersaing"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dewasa ini persaingan bisnis bengkel sepeda motor semakin ketat,baik yang kecil maupun yang besar.Dalam hal ini bengkel-bengkel tersebut bersaing dalam hal harga dan kualitas pelayanan.Hal ini disebabkan jumlah sepeda motor dari tahun ke tahun terus bertambah.

Bengkel-bengkel sepeda motor tetap ramai pengunjung meskipun dengan keadaan persaingan yang ketat.Banyaknya jumlah pengendara sepeda motor menjadi salah satu penyebabnya.Yang memiliki harga yang bersaing dan kualitas pelayanan yang terbaiklah yang paling ramai pembeli dan pelanggan tetap.Hal ini mencakup penyediaan produk berupa spare part yang berkualitas dan orisinil,dengan harga yang kompetitif serta yang memperkerjakan mekanik- mekanik yang mempunyai skill dan kemampuan yang baik tentang sepeda motor dengan segala merek.

Anshari Motor adalah salah satu usaha bengkel motor yang juga menyediakan produk berupa sparepart dan aksesoris sepeda motor.Usaha tersebut didirikan pada tahun 2002 dan berlokasi di jalan Karya No.116 Medan.Persaingan bengkel motor di jalan Karya cukup ketat karena sudah banyaknya bengkel motor dengan jarak yang cukup dekat.Anshari Motor juga termasuk bengkel yang berumur relatif muda di jalan Karya Medan.

Anshari Motor menyediakan jasa servis dan perbaikan sepeda motor dan

(2)

mempekerjakan dua orang mekanik.Tetapi mekanik-mekanik yang bekerja pada bengkel tersebut cenderung tidak dalam waktu yang lama dan berganti-ganti.Hal ini juga yang membuat pelanggan yang menggunakan jasa servis cenderung berkurang pada beberapa waktu.Pada umumnya pengguna sepeda motor melakukan servis kendaraannya pada mekanik yang sama pada jangka waktu tertentu.

Keputusan untuk menggunakan jasa pada suatu bengkel adalah jawaban dari masalah kebutuhan yang dirasakan pengguna sepeda motor pada saat ini.Pada saat ini sangat menjamur bengkel motor di Medan dan khususnya di jalan Karya.Mereka membutuhkan bengkel-bengkel tersebut yang sebagai manifestasi dari kepedulian mereka terhadap kendaraannya.Para pemilik sepeda motor harus merawat kendaraannya secara berkala serta perbaikan atas segala kerusakan yang terjadi.Maka dari itu mereka harus memilih bengkel motor mana yang baik untuk kendaraannya dan dirinya.

Jasa adalah tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak yang lain yang pada dasarnya bersifat intangible(tidak berwujud fisik) dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu(Kotler dalam Tjiptono(2005:16)),sedangkan Pyne (2000:8) menyatakan bahwa jasa adalah”sesuatu kegiatan yang memiliki beberapa unsur ketakberwujudan yang berhubungan dengannya,melibatkan berapa interaksi dengan konsumen atau dengan properti dalam kepemilikannya,dan tidak menghasilkan transfer kepemilikan”.

Pelanggan dalam memutuskan untuk menggunakan jasa pada suatu usaha tidak selalu menggunakan pemikiran yang logis,pelanggan menggunakan jasa

(3)

bukan sekedar untuk mendapatkan fungsi utamanya ,tetapi juga untuk mendapatkan nilai sosial dan emosionalnya.

Usaha Anshari Motor Medan dalam meningkatkan pelanggan yang menggunakan jasanya dapat dilihat dari tabel 1.1 berikut ini :

Tabel 1.1

Jumlah pelanggan Bengkel di Anshari Motor Pada tahun 2006

NO BULAN JUMLAH PELANGGAN

1 Januari 65

2 Februari 75

3 Maret 66

4 April 69

5 Mei 63

6 Juni 58

7 Juli 72

8 Agustus 80

9 September 65

10 Oktober 85

11 Nopember 80

12 Desember 90

Sumber : Anshari Motor, 2006

Berdasarkan dari tabel 1.1 pada tahun 2006 Anshari Motor Medan memiliki jumlah pelanggan yang naik turun setiap bulannya dan mendapatkan jumlah pelanggan tertinggi di penghujung tahun 2006. Berdasarkan uraian tersebut, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dan perilaku pengguna jasa di bengkel Anshari Motor,maka penulis memilih judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pelanggan Menggunakan Jasa Bengkel Anshari Motor Medan”.

(4)

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah maka dapat dirumuskan dua masalah pokok dalam penelitian ini,yaitu:

1.Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pelanggan dalam memutuskan menggunakan jasa pada bengkel Anshari Motor.

2.Faktor manakah yang memiliki pengaruh dominan terhadap keputusan penggunaan jasa pada bengkel Anshari Motor.

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

a. Mengetahui variabel-variabel apa sajakah yang mempengaruhi pelanggan dalam memutuskan menggunakan jasa bengkel Anshari Motor Medan.

b. Mengetahui variabel manakah yang memiliki pengaruh dominan terhadap keputusan penggunaan jasa pada bengkel Anshari Motor Medan.

2. Manfaat Penelitian.

a. Menambah wawasan pengetahuan di bidang Manajemen Usaha Kecil dan Pemasaran Jasa, khususnya bagi peneliti.

b. Sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pihak pengelola bengkel yang diharapkan dapat bermanfaat dalam pengembangan usaha ke depannya.

c. Sebagai bahan rujukan bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian sejenis.

(5)

D. Kerangka konseptual

Kerangka konseptual bertujuan untuk mengemukakan secara umum mengenai objek penelitian yang dilakukan dalam kerangka dari variabel yang akan diteliti. Dengan demikian dalam kerangka penelitian ini dikemukakan variabel yang akan diteliti yaitu pendapatan, harga, pelayanan sebagai variabel bebas dan keputusan menggunaan jasa variabel terikat.

Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah dapat di susun sebuah kerangka konseptual sebagai berikut:

Gambar 1.1 Kerangka Pemikiran Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pelanggan Menggunakan Jasa Anshari Motor Medan

E. Hipotesis

Merupakan jawaban sementara terhaap objek permasalahan (Sugiyono, 2003 :47). Berdasarkan rumusan masalah maka hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut :

1. Faktor pendapatan, harga, pelayaan secara bersamaa – sama mempunyai pengaruh yang signifikasi dalam keputusan pelanggan menggunakan jasa bengkel Anshari Motor Medan

Pendapatan

Pelayanan

Harga Keputusan Pelanggan

Menggunakan jasa

(6)

2. Faktor harga merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi konsumen dalam keputusan pelanggan menggunakan jasa bengkel Anshari Motor Medan

F. Metode Penelitian

1. Batasan dan Identifikasi Variabel penelitian

Agar pembahsan skripsi terfokus pada pokok permasalahan maka batasan opersional penelitian yaitu pendapatan, harga, dan pelayanan. dalam penelitian pada pelnggan bengkel Anshari Motor.

2. Definisi Operasional 1. Faktor (Pendapatan X1)

Yaitu jumlah upah/gaji yang di diterima oleh pelanggan perbulan.

2. Faktor Harga (X2)

Harga adalah nilai nominal yang ditetapkan oleh produsen sebagai imbalan atas produk atau jasa yang dihasilkannya untuk konsumen.

Indikatornya :

a. Tingkat harga yang ditetapkan,

b. Perbandingan harga dengan pesaing sejenis,

c. Potongan harga maupun bonus yang diberikan, dan d. Kesesuaian harga dengan fasilitas yang diberikan.

3. Faktor Pelayanan (X3)

Pelayanan adalah suatu aktivitas atau serangkaian aktivitas yang bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan atau hal-hal lain yang

(7)

disediakan oleh perusahaan pemberi pelayanan yang dimaksudkan untuk memecahkan permasalahan konsumen / pelanggan.

4. Keputusan Pelanggan Menggunakan Jasa (Y)

Didefenisikan sebagai keputusan atau tindakan orang-orang yang menggunakan jasa bengkel Anshari Motor.

Tabel 1.1

Defenisi Operasional Variabel

No. Variabel Indikator Variabel Bentuk

Data 1. Pendapatan

(X1)

1.Anggaran khusus untuk perawatan sepeda motor setiap bulan.

2. Pendapatan yang disisihkan tidak memberatkan 3.Jumlah pendapatan setiap bulan.

4.Pendapatan mempengaruhi pelanggan untuk memilih bengkel resmi atau bengkel kecil.

Likert

2. Harga (X2) 1. Harga produk di bengkel Anshari Motor Medan sesuai dengan harga-harga secara umum.

2. Produk tersedia dengan berbagai pilihan harga.

3. Harga sesuai dengan fasilitas dan pelayanan yang disediakan.

4. Harga lebih murah dibandingkan dengan bengkel lain di jalan Karya Medan.

Likert

3. Pelayanan(X3) 1. Anshari Motor Medan menyediakan informasi yang siap melayani pelanggan.

2. Para mekanik dapat menangani masalah dengan cepat dan tepat.

3. Mekanik dapat merespon setiap keluhan pelanggan dengan baik.

4. Anshari Motor Medan menganjurkan produk berkualitas.

Likert

4. Keputusan Penggunaan Jasa(Y)

1. Keputusan untuk menggunakan jasa bengkel Anshari Motor Medan.

Likert

Sumber : Sugiyono (Metode Penelitian Bisnis, 2003) dimodifiksi oleh penulis

3. Skala Pengukuran Variabel

Variabel dalam penelitian ini yang diukur yaitu variabel kualitas pelayanan yang terdiri dari variabel bukti fisik, kehandalan, ketanggapan,

(8)

skala Likert (Sugiono, 2004 : 86) adalah suatu alat ukur yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam melakukan penelitian terhadap variabel- variabel yang akan diuji pada setiap jawaban akan diberi skor.

Skala Likert menggunakan 5 (lima) tingkatan jawaban yang dapat dilihat dari tabel 1.3 berikut ini :

Tabel 1.3 Instrumen Skala Likert

No. Pertanyaan Skor

1. Sangat Setuju (ST) 5

2. Setuju (S) 4

3. Kurang Setuju (KS) 3 4. Tidak Setuju (TS) 2 5. Sangat Tidak Setuju (STS) 1

4. Lokasi dan Waktu Penelitian

Lokasi penelitian berada di Bengkel Anshari Motor Jalan Karya 105 Medan. Penelitian ini dimulai dari bulan Mei sampai dengan Desember 2007 5. Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang menggunakan jasa di Ansari Motor .Tehnik pengambilan sampel yang digunakan untuk memperoleh data mengenai keputusan pelanggan mengunakan jasa Ansari Motor adalah dengan metode quota sampling.

Dimana metode quota sampling adalah jenis kedua dari porposive sampling. Metode ini digunakan untuk memastikan bahwa berbagai subgrup dalam populasi telah terwakili dengan berbagai karakteristik

(9)

sampel sampai batas tertentu seperti yang dikehendaki oleh peneliti.

(Kuncoro, 2003:120).

Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebesar 32 orang pelanggan yang terdiri dari 8 orang pelajar SMU, 8 orang Mahasiswa, 8 orang karyawan Swasta, 8 orang PNS, dengan kriteria sebagai berikut :

1. responden yang berusia > 15 tahun

2. responden yang telah menggunakan jasa di Ansari Motor lebih dari 2 kali.

6. Teknik Pengumpulan Data a. Wawancara

Wawancara adalah kegiatan untuk mengumpulkan data pada objek penelitian dengan cara melakukan tanya jawab secara langsung kepada responden. Tujuan wawancara adalah untuk mendukung tekhnik kuesioner, terutama bila ada yang kurang jelas.

b. Kuesioner

Kuesioner adalah pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan melalui daftar pertanyaan pada objek penelitian yang sesuai dengan variabel yang diteliti, yaitu keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, bukti fisik c. Studi Dokumentasi

Yaitu pengumpulan data dan informasi dari buku-buku, jurnal, internet dan sumber data lain yang berhubungan dengan objeck penelitian, yang nantinya data tersebut digunakan sebagai acuan dan bahan pertimbangan terhadap apa yang ada dilapangan.

(10)

7. Jenis dan Sumber Data

Di dalam penelitian yang dilakukan, penulis mempergunakan dua jenis data untuk memecahkan masalah :

a. Data Primer yaitu data yang berasal langsung dari objek penelitian, yaitu berupa kuisioner yang diberikan secara langsung kepada responden untuk memperoleh informasi tentang keputusan untuk menggunakan jasa bengkel di Anshari Motor.

b. Data sekunder yaitu data yang berisikan informasi dan teori-teori yang digunakan untuk mendukung penelitian yang dilakukan. Penulis mendapatkan data sekunder dari buku-buku literatur, dokumentasi dan sumber-sumber lainnya.

8. Teknik Analisis Data a. Metode Analisis Deskriptif

Metode analisis deskriptif merupakan cara merumuskan dan menafsirkan data yang ada sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenai persepsi konsumen tentang faktor pendapatan, harga, dan pelayanan. Menggunakan jasa bengkel di Anshari Motor.

b. Uji Validitas dan Reliabilitas

Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk mengukur apakah data yang telah didapat setelah penelitian merupakan data yang valid dan dapat disebarkan kepada responden sebagai instrumen penelitian ini dengan alat ukur yang digunakan (kuesioner). Uji validitas adalah valid berarti instrument tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. Uji reliabilitas adalah

(11)

instrument yang digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama akan menghasilkan data yang sama (Sugiono, 2005 : 109).

c. Analisis Regresi Berganda

Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam penelitian ini digunakan untuk mengentahui pengaruh dari pendapatan, harga dan pelayanan terhadap keputusan pembelian. Metode persamaan regresi berganda yang digunakan sebagai berikut :

Keterangan : b0 = Konstanta

Y = Keputusan menggunakan jasa X1 = Faktor pendapatan

X2 = faktor harga X3 = faktor pelayanan e = Tingkat Kesalahan b1,2,3,4,5 = Koefesien Regresi d. Pengujian Hipotesis

a. Pengujian Koefisien Regresi secara Simultan (uji F)

Digunakan untuk mengetahui pengaruh seluruh vqariabel bebas (pendapatan, harga, pelayanan) secara bersama – sama terhadap variabel terikat (keputusan pembelian) dengan hipotesis sebagai berikut ;

H0 : bi = o, artinya tidak terdapat pengaruh signifikan secara bersama – sama bariabel bebes terhadap variabel terikat.

Y=b0+b1x1+b2x2+b3x3+e(Sugiyono, 2003:2110)

(12)

Ho : bi ≠ 0, artinya terdapat pengaruh signifikan secara bersama – sama variabel bebas terhadap variabel terikat.

f-hitung dibandingkan dengan Ftabel dengan menggunakan derajat signifikansi 5%.

Bila F-hitung > F-tabel H0 ditolak dan Ha diterima Bila F-hitung < F-tabel maka Ha ditolak

b. Pengujian Koefisien Regresi secara parsiap (Uji t)

Untuk mengetahui pengaruh masing – masing variabel bebas terhadap variabel terikat, dengan rumusan hipotesis H0 :bi = o, artinya variabel bebas secara parsial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel terikat.

H0 :bi ≠ 0, artinya vaeiabel bebas secara parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel terikat.

Pengujian dilakukan dengan membandingkan bilai t-hitung masing – masing variabel dengan t-tabel dengan signifikansi 5%.

Pengambilan keputusan :

Jika –ttable(α/2) <thitung <ttabel(α/2) maka H9 diterima

Jika thitung <t-table(α/2) atau thitung >tabel(α/2) maka Ho ditolak c. Kuefisiensi Determinasi (R2)

Koefisien determinasi menunjukkan besar kecilnya sumbangan variabel (pendapatan, harga, pelaynan) terhadap variabel terikat (keputusan pembelian), dimana 0 <R2 <1. bila nilai R2 semakin mendekati nilai 1 maka menunjukkan semakin kuatnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Pengolahan data dengan menggunakan bantuan sofwere SPSS 12.0 for windows.

Gambar

Gambar 1.1 Kerangka Pemikiran Faktor –  faktor Yang Mempengaruhi Keputusan  Pelanggan Menggunakan Jasa Anshari Motor Medan
Tabel 1.3  Instrumen Skala Likert

Referensi

Dokumen terkait

Bentuk ini memberikan skema evaluasi yang terstruktur bahwa pemeriksa dapat menggunakan grup untuk setiap item ke evaluasi yang terstruktur bahwa pemeriksa dapat menggunakan

Orientalis tidak hanya mempelajari berbagai kitab suci dari dunia belahan Timur, tetapi juga mempelajari seluruh tokoh yang mempengaruhi perkembangan setiap kitab suci tersebut,

Dengan demikian seba- gian besar dari data yang terkumpul dapat menunjuk- kan bahwa tes SPM sebagai alat pengukur kecerdasan anak-anak SMA di Yogya- karta

Sarana prasarana atau fasilitas RS terkait K3 yang diberikan belum lengkap, fasilitas yang sudah disediakan oleh rumah sakit berupa Alat Pelindung Diri, pegelolaan limbah

[r]

Beberapa saran yang dapat diajukan peneliti untuk mengoptimalkan pemanfaatan model project based learning berbantuan media virtual yaitu: (1) kemampuan awal hendaknya

Pada bab ini akan dijelaskan tahapan implementasi dengan menjelaskan proses-proses instalasi perangkat lunak penunjang voip, mulai dari instalasi asterisk server

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kualitas dari layanan VoIP antara yang menggunakan protokol H.323 dengan protokol Session Initiation Protocol