PENILAIAN PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI
Dr. Budhi Akbar, M.Si
Pasal 5
(1) Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian Pembelajaran lulusan
(2) Standar kompetensi lulusan yang dinyatakan dalam rumusan capaian Pembelajaran lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi Pembelajaran, standar proses Pembelajaran, standar penilaian Pembelajaran, standar Dosen dan Tenaga Kependidikan, standar sarana dan prasarana Pembelajaran, standar pengelolaan Pembelajaran, dan standar pembiayaan Pembelajaran.
Standar Kompetensi Lulusan
Pasal 6
(1) Sikap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) merupakan perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, Penelitian dan/atau Pengabdian kepada Masyarakat yang terkait Pembelajaran.
(2) Pengetahuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) merupakan
penguasaan konsep, teori, metode, dan/atau falsafah bidang ilmu tertentu
secara sistematis yang diperoleh melalui penalaran dalam proses
pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, Penelitian dan/atau Pengabdian
kepada Masyarakat yang terkait Pembelajaran
Pasal 6
(3) Keterampilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) merupakan
kemampuan melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep, teori,
metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui Pembelajaran,
pengalaman kerja mahasiswa, Penelitian dan/atau Pengabdian kepada
Masyarakat yang terkait pembelajaran, mencakup: [1] keterampilan umum
sebagai kemampuan kerja umum yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan
dalam rangka menjamin kesetaraan kemampuan lulusan sesuai tingkat
program dan jenis Pendidikan Tinggi; dan [2] keterampilan khusus sebagai
kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan sesuai
dengan bidang keilmuan Program Studi.
SASARAN PENILAIAN
KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK
KEMAMPUAN BELAJAR
KOGNITIF
LOTS
HOTS
AFEKTIF
PSIKOMOTOR
PROSES PRODUK
ATRIBUT LAIN
MINAT
MOTIVASI
TANGGUNG JAWAB KREATIFITAS,
DSB.
PRINSIP PENILAIAN
Standar Penilaian Pembelajaran
(Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang SN Dikti)
EDUKATIF OTENTIK OBJEKTIF
AKUNTABEL TRANSPARAN
Prinsip edukatif : Penilaian yang memotivasi mahasiswa agar mampu:
(1) memperbaiki perencanaan dan cara belajar; dan (2) meraih capaian Pembelajaran lulusan.
Prinsip otentik: Penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses Pembelajaran berlangsung.
Prinsip objektif : Penilaian yang didasarkan pada standar yang
disepakati antara Dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai.
Prinsip akuntabel : Penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah, dan dipahami oleh mahasiswa.
Prinsip transparan : Penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya
dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan.
• Teknik penilaian yang digunakan terdiri atas observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, tes lisan, dan angket.
• Instrumen penilaian terdiri atas penilaian proses dalam bentuk rubrik dan/atau penilaian hasil dalam bentuk portofolio atau karya desain.
• Penilaian sikap dapat menggunakan teknik penilaian observasi.
• Penilaian penguasaan pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus dilakukan dengan memilih satu atau kombinasi dari berbagi teknik dan instrumen penilaian
• Hasil akhir penilaian merupakan integrasi antara berbagai teknik dan instrumen penilaian yang digunakan.
TEKNIK PENILAIAN
TEKNIK
PENILAIAN
TEKNIK
TES
TERTULIS
OBYEKTIF
BENAR SALAH PILIHAN
GANDA
MENJODOHKAN
ISIAN JAWABAN
SINGKAT
SUBYEKTIF
TERBATAS LUAS LISAN
PERBUATAN
NONTES
OBSERVASI WAWANCARA
KUISIONER DOKUMENTASI
KOMPETENSI PENILAIAN PEMBELAJARAN
Melaksanakan PENILAIAN
Mengolah/
Menindaklanjuti PENILAIAN Merencanakan
PENILAIAN
TUJUAN PENILAIAN PEMBELAJARAN
ü Mengetahui kemajuan belajar peserta didik
ü Mengetahui kemampuan dan kelemahan peserta didik
ü Memberikan bantuan belajar kepada peserta didik
ü Meningkatkan motivasi belajar peserta didik
ü Memberi umpan balik bagi proses pembelajaran
ü Mengetahui hasil belajar peserta didik ü Memberikan bukti untuk laporan kepada
orang tua/masyarakat
KEDUDUKAN
PENILAIAN/ASESMEN/EVALUASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN
INPUT OUTPUT
TUJUAN
MATERI ALAT
BAHAN STRATEGI
METODE
ASESMEN/
EVALUASI
KONTEKS INPUT PROSES PRODUK OUTCOME
BAGAIMANA PROSES PELAKSANAAN PENILAIAN?
SASARAN PENILAIAN
PENETAPAN TEKNIK
PENILAIAN PENETAPAN INSTRUMEN
PENILAIAN TUJUAN
PENGEMBANGAN INSTRUMEN
PELAKSANAAN
PENILAIAN PENGOLAHANHASIL PENILAIAN
KESIMPULAN TINDAK
LANJUT
BAGAIMANA PROSES MENGEMBANGKAN INSTRUMEN PENILAIAN?
SASARAN
KONSEP
TEORI INDIKATOR
(KISI-KISI) BUTIR-BUTIR
INSTRUMEN INSTRUMEN PENILAIAN TUJUAN
DIMENSI
SUDAH VALID BELUM
SIAP DIGUNAKAN PENGUMPULAN DATA VALIDASI INSTRUMEN
ANALISIS CONTENT
UJI COBA EMPIRIK
Program Studi : ... Alokasi Waktu : ...
Mata Kuliah : ... Jumlah soal : ...
Kelas/Sem : ... Penulis : ...
UrutNo. CPL CP
Matakuliah Materi Indikator Bentuk Tes No. Soal
FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL
16/75
No.
Urut
CPL Pengetahuan
CP
Matakuliah Materi Indikator
Bentuk Tes
No.
Soal 1. Menguasai
konsep, prinsip, dan teori
biologi dan kependidikan serta
terapannya dalam
pembelajaran di sekolah
Mahasiswa dapat
memahami proses
gametogenesis
Spermato- genesis dan
Oogenesis
• Peserta didik dapat menjelaskan fase pada proses spermatogenesis.
• Peserta didik dapat menganalisis peran hormonal dalam proses spermatogenesis.
• Peserta didik dapat menjelaskan fase pada proses oogenesis.
• Peserta didik dapat menganalisis peran hormonal dalam proses oogenesis
PG
PG
PG PG
24
25
26 27
Program Studi : Pendidikan Biologi Alokasi Waktu : 60 menit Mata Kuliah : Perkembangan Hewan Jumlah soal : 50
Kelas/Sem : B/V Penulis : Budhi Akbar
CONTOH KISI-KISI PENULISAN SOAL
PRINSIP PENULISAN SOAL
1. VALID: Menguji Materi/Kompetensi yang tepat (UKRK + Measurable)
2. RELIABLE : Konsisten hasil pengukurannya 3. FAIR (Tidak merugikan pihak tertentu):
a. JUJUR (HONESTY):
ü Tingkat kesukaran soal = kemampuan peserta didik
ü Tidak menjebak
ü Materi yang diujikan sesuai dengan jenis tes dan bentuk soal yang digunakan
ü Menetapkan penskoran yang tepat
PRINSIP PENULISAN SOAL
b. SEIMBANG (BALANCE):
ü Materi yang diujikan = materi yang diajarkan ü Waktu untuk mengerjakan soal sesuai
ü Mengurutkan soal dari yang mudah – sukar ü Mengurutkan level kognitif dari yang rendah –
tinggi
ü Mengurutkan/mengelompokkan jenis bentuk soal yang digunakan
c. ORGANISASI:
ü Jelas petunjuk dan perintahnya
ü Urutan materi dalam tes = urutan materi yang diajarkan
ü Layout soal jelas dan mudah dibaca
ü Penampilan profesional.
PRINSIP PENULISAN SOAL
4. TRANSPARAN : Jelas yang diujikan, perintah, dan kriteria penskorannya
5. AUTENTIK : Berhubungan dengan pengalaman
belajar peserta didik dan sesuai dengan dunia
riil/nyata
1 Berhubungan dengan kondisi pembelajaran di kelas atau di luar kelas
2 Berhubungan erat antara proses, materi, kompetensi dan pengalaman belajar
3 Mengukur kompetensi peserta didik 4 Mengukur kemampuan berpikir kritis 5 Mengandung pemecahan masalah
KAIDAH PENULISAN SOAL KOMPETENSI
Diberikan dasar pertanyaan/
Stimulus
Mengukur kemampuan berpikir kritis
Mengukur keterampilan
pemecahan masalah
Pokok Soal (stem) pertanyaan Diakhiri tanda ? Pokok Soal (stem) pernyataan Diakhiri tanda ….
Pokok Soal (stem)
Pilihan jawaban (Option)
SOAL PILIHAN GANDA
KOMPONEN SOAL PG
Komponen SOAL PG
Perhatikan iklan berikut!
Dasar pert (stimulus)
Pokok soal
Option
Dijual sebidang tanah di kota Metro, luas 4 ha. Baik untuk industri. Hubungi telp. 7777777.
Iklan di atas termasuk jenis iklan ... . A. permintaan
B. propaganda
C. pengumuman
D. penawaran
E. pembelian
Indikator soal:
Disajikan grafik yang menggambarkan hubungan pH dengan kecepatan reaksi, peserta didik dapat menyimpulkan keterkaitan aktivitas enzim dan pH larutan dengan tepat .
Soal Pilihan ganda
Perhatikan gambar berikut!
Kunci: D
Contoh Stimulus Berbentuk Gambar
Kesimpulan yang tepat berdasar grafik tersebut, adalah ... .
A. semakin tinggi pH kerja enzim semakin meningkat B. setelah pH optimum kerja enzim terus meningkat C. ketiga enzim bekerja dengan baik pada kisaran pH
yang sama
D. ketiga enzim mempunyai pH optimum yang berbeda
E. kerja enzim dipengaruhi oleh pH dan suhu
1
Soal harus sesuai dengan indikator2
Pengecoh harus berfungsi3
Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar4
Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.6
Pokok soal tidak mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda.7
Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi.5
Pokok soal tidak memberi petunjuk ke arah jawaban yang benarKAIDAH PENULISAN SOAL PG
8
Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama9
Pilihan jawaban tidak mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”.10
Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusunberdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya
11
Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi12
Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya, umumnya, kadang-kadangKAIDAH PENULISAN SOAL PG
13
Butir soal tidak bergantung pada jawaban soal sebelumnya14
Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.15
Bahasa yang digunakan harus komunikatif, sehingga pernyataannya mudah dimengerti peserta didik.16
Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional17
Pilihan jawaban tidak mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada pokok soal.KAIDAH PENULISAN SOAL PG
Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 33 – 36!
33. Hormon yang paling berperan untuk terjadinya proses ovulasi adalah ... .
A. estrogen B. FSH C. LH D. progesteron
34. Manakah pernyataan yang tepat terkait deskripsi hubungan siklus hormonal dan siklus ovarium?
A. FSH merangsang folikel telur untuk berkembang dan menghasilkan estrogen B. LH merangsang folikel telur untuk berkembang dan menghasilkan progesteron C. FSH merangsang korpus luteum untuk bertahan dan menghasilkan progesteron D. LH merangsang korpus luteum untuk bertahan dan menghasilkan sel telur
35. Hormon yang paling dominan untuk membuat kondisi endometrium lebih tebal dan kaya dengan kelenjar adalah ... .
A. estrogen B. FSH C. LH D. progesteron
36. Deskripsi kondisi hormonal yang paling tepat saat datangnya menstruasi adalah ... . A. kadar FSH dan LH rendah, sedangkan kadar estrogen dan progesteron tinggi B. kadar FSH dan estrogen rendah, sedangkan kadar LH dan progesteron tinggi C. kadar LH dan estrogen rendah, sedangkan kadar FSH dan progesteron tinggi D. kadar FSH, LH, estrogen, dan progesteron mengalami penurunan yang tajam
1. Tumbuhan banyak menghasilkan oksigen pada siang hari, karena ....
A. malam hari tumbuhan tidur
B. untuk menghasilkan oksigen membutuhkan sinar matahari C. pada siang hari banyak diproduksi CO2
D. uap air yang dibutuhkan tumbuhan terbentuk siang hari 2. Hukum Newton II dikemukakan oleh ....
A. Louis Pasteur B. Charles Darwin C. Isaac Newton D. Michael Jackson
3. Di bawah ini tumbuhan yang tidak memiliki akar tunggang, kecuali ....
A. wortel B. jagung C. rumput D. padi
4. Faktor yang mengakibatkan terjadinya polusi udara adalah ....
A. gunung meletus B. limbah rumah tangga C. asap kendaraan
D. pilihan A dan B benar
2
5
6
9
5. Proses ekskresi melibatkan banyak faktor, diantaranya suhu, kadar air dalam tubuh, dan faktor hormonal. Urin lebih banyak dihasilkan pada saat udara dingin. Suhu lingkungan itulah yang membuat air tertahan di dalam tubuh dan menghambat produksi hormone anti diuretic.
Apa yang dimaksud dengan filtrasi dalam proses ekskresi?
A. penyaringan darah melalui pori-pori glomerulus
B. penyerapan kembali sebagian hasil proses penyaringan C. pengumpulan filtrat di duktus kolektivus
D. penyaringan urine sebelum keluar dari vesika urinaria
6. Janin yang tumbuh dari zigot hasil pembuahan sel telur oleh sperma di bagian anterior tuba falopii dan berkembang di dalam rahim induk betina dengan waktu yang bervariasi tergantung jenis hewannya dipelajari dalam bidang ilmu … .
A. anatomi B. ekologi C. embriologi D. entomologi
11
4
SOAL URAIAN adalah soal yang jawabannya menuntut peserta tes untuk mengorganisasikan gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan
gagasan tersebut dalam bentuk
tulisan.
1 Soal harus sesuai dengan indikator
2 Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sesuai
3 Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas
5 Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal 6 Ada pedoman penskorannya
4 Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian
KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN
7 Tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca
8 Rumusan kalimat soal komunikatif
9 Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku
10 Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian
12 Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan peserta didik
11 Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu
KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN
CONTOH SOAL URAIAN HOTS
1. Mengapa kelelawar dikelompokkan sama dengan harimau, tidak dengan burung? (C4)
2. Dari lima kelompok peserta didik yang laporannya diterima tepat waktu, tentukan dua kelompok yang terbaik! (C5)
3. Berdasarkan data yang tersedia pada tabel, buatlah
grafik hubungan antar variabel! (C6)
CONTOH SOAL URAIAN HOTS
1. Sebagai peneliti Anda diminta untuk meneliti efektivitas dari model pembelajaran Problem Based Learning terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS) peserta didik pada mata pelajaran IPA di kelas V di SD X. Selain itu Anda diminta melihat pengaruh jender terhadap HOTS, melalui penelitian tersebut. Di SD X, terdapat lima kelas paralel (VA, VB, VC, VD dan VE), masing-masing terdiri atas 36 orang peserta didik, dengan perbandingan jumlah peserta didik laki-laki dan perempuan yang relatif sama di setiap kelas. Seluruh peserta didik di kelas VB, VC, VD, dan VE memiliki prestasi yang merata pada mata pelajaran IPA. Peserta didik di kelas VA memiliki prestasi yang lebih menonjol karena merupakan kelas unggulan. Berdasarkan paparan di atas, jawablah pertanyaan berikut.
a.Bagaimanakah rumusan permasalahan penelitiannya? [6]
b.Identifikasi variabel bebas, variabel terikat dan dua variabel terkendalinya! [ 5]
c.Pokok-pokok teori apa yang harus dikaji untuk menjadi landasan dalam membuat hipotesis? [10]
d.Bagaimana bunyi hipotesis yang harus diajukan? [6]
e.Desain penelitian apa yang akan digunakan, sertakan alasannya? [5]
f.Tentukan populasi dalam penelitian ini, serta identifikasi karakteristiknya! [5]
g.Tentukan teknik sampling yang digunakan, dan berapa ukuran sampel yang diperoleh? [4]
h.Jenis instrumen apa yang dibutuhkan untuk penelitian tersebut? [2]
i.Jelaskan teknik dan urutan analisis data yang harus dilakukan? [7]
NO KUNCI JAWABAN SKOR
1a ü Apakah terdapat pengaruh Model PBL terhadap HOTS peserta didik?
ü Apakah terdapat pengaruh jender terhadap HOTS peserta didik?
ü Apakah terdapat pengaruh interaksi antara Model Pembelajaran dan jender terhadap HOTS peserta didik?
6
1b ü Variabel Bebas/Atribut : Model Pembelajaran dan Jender ü Variabel Terikat : HOTS
ü Variabel Terkendali : Guru dan Materi Pelajaran
5
1c ü HOTS (Pengertian, Indikator, dan Faktor yang mempengaruhi pembentukannya) ü PBL (Pengertian, Sintak, Keunggulannya terkait pembentukan HOTS)
ü Materi Pelajaran (SK/KD, Ruang lingkup)
ü Dua penelitian yang relevan terkait PBL dan HOTS
10
1d ü Terdapat pengaruh Model PBL terhadap HOTS peserta didik ü Terdapat pengaruh jender terhadap HOTS peserta didik
ü Terdapat pengaruh interaksi antara Model Pembelajaran dan jender terhadap HOTS peserta didik
6
NO KUNCI JAWABAN SKOR
1e ü Desain Penelitian yang digunakan adalah Desain Faktorial 2 x 2
ü Pada Variabel Bebas Model Pembelajaran terdapat dua Model yang hendak dibandingkan, yakni Model PBL dan Model Konvensional sebagai control. Adapun pada Variabel Atribut Jender, terdapat dua jenis kelamin, yakni peserta didik laki-laki dan perempuan
5
1f ü Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik yang berada di Kelas VB, VC, VD, dan VE yang berjumlah 144 orang
ü Karakteristik utama yang menjadikan mereka sebagai sebuah populasi adalah prestasi pada mata pelajaran IPA yang relatif sama
5
1g ü Sampling menggunakan Teknik Cluster Random Sampling, dimana subjek penelitian diambil di dalam kelompoknya
ü Diperoleh dua kelas yang secara total berjumlah 72 orang, sesuai dengan kebutuhan desain penelitian
4
1h ü Tes Kognitif pada level C4, C5, dan C6 atau Tes HOTS 2
1i 1. Melakukan Uji normalitas distribusi dengan Uji Chi Kuadrat atau sejenisnya 2. Melakukan Uji homogenitas variansi dengan menggunakan Uji Barrlett 3. Menguji Hipotesis dengan menggunakan :
• Uji Anava dua jalur apabila syarat no. 1 dan 2 terpenuhi
• Uji t’ satu-satu apabila syarat no. 1 terpenuhi, namun no. 2 tidak terpenuhi
• Uji Kruskal Wallis apabila syarat no. 1 tidak terpenuhi
7
PENILAIAN KETERAMPILAN
🍀 Menilai perolehan,
penerapan pengetahuan dan keterampilan melalui proses belajar
🍀 Jika penggunaannya
digabung dengan asesmen tradisional (misal respon
terbatas) akan memberikan
gambaran utuh mengenai
pencapaian hasil siswa
KOMPETENSI LULUSAN PERGURUAN TINGGI PADA RANAH KETERAMPILAN UMUM (SARJANA)
Setiap lulusan program sarjana wajib memiliki keterampilan umum sebagai berikut :
a. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya
b. mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
c. mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
d. menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
e. mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks
penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
KOMPETENSI LULUSAN PERGURUAN TINGGI PADA RANAH KETERAMPILAN UMUM (SARJANA)
f. mampu memelihara dan mengembang-kan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
g. mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi
terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah
tanggungjawabnya;
h. mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung
jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan
i. mampu mendokumentasikan, menyimpan,
mengamankan, dan menemukan kembali data untuk
menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
Praktek/
Praktikum
Produk
Penilaian terhadap keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu tertentu sesuai dengan kriteria yang telah
ditetapkan baik dari segi proses maupun hasil akhir. Penilaian produk dilakukan terhadap kualitas suatu produk yang
dihasilkan berupa produk teknologi dan seni
Proyek
Suatu kegiatan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam mempraktekkan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu proyek
dalam periode / waktu tertentu. Instrumen berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengumpulan data, pengorganisasian data, pengolahan dan penyajian data, serta
pelaporan.
Portfolio
Penilaian berkelanjutan berdasarkan kumpulan informasi yang bersifat reflektif-integratif yang menunjukkan perkembangan kemampuan peserta didik dalam satu periode tertentu untuk mengukur capaian kompetensi dasar dan indikator yang telah
ditetapkan
Penilaian Proyek
1. Tahap persiapan
•
Kemampuan merencanakan dan mengorganisasikan tugas proyek;
•
Kemampuan memperoleh informasi awal (data-data awal)
2. Tahap pelaksanaan
•
kemampuan bekerja dalam kelompok;
•
kemampuan untuk melaksanakan tugas secara mandiri;
•
kemampuan mengidentifikasi dan mengumpulkan informasi;
•
kemampuan menganalisis permasalahan.
3. Tahap pelaporan
•
kemampuan menganalisis dan menginterpretasikan data;
•
kemampuan membuat laporan;
•
kemampuan menyampaikan hasil.
Perencanaan Penilaian
Keterampilan
1. Penyusunan kisi-kisi
•
menentukan kompetensi yang penting untuk dinilai, dan menyusun indikator berdasarkan kompetensi yang akan dinilai
2. Penyusunan instrumen,
•
Instrumen yang disusun mengarah kepada pencapaian
indikator capaian pembelajaran, dapat dikerjakan, memuat materi yang sesuai dengan cakupan kurikulum, bersifat adil (tidak bias gender dan latar belakang sosial ekonomi); dan menetapkan batas waktu penyelesaian
1. Penyusunan rubrik penilaian.
•
Rubrik penilaian hendaknya (1) memuat seperangkat
indikator untuk menilai kompetensi tertentu, (2) memiliki indikator yang diurutkan berdasarkan urutan langkah kerja pada instrumen atau sistematika pada hasil kerja
mahasiswa, (3) dapat mengukur kemampuan yang diukur (valid), (4) dapat digunakan untuk menilai kemampuan
mahasiswa, (5) dapat memetakan kemampuan mahasiswa,
dan (6) disertai dengan penskoran yang jelas.
PERANGKAT PENILAIAN KETERAMPILAN
TASK
RUBRIK
Penentuan tugas kinerja (TASK)
🌿
Menentukan kompetensi dasar yang sesuai dengan konteks kinerja yang diharapkan, indikator pencapaian kompetensi, tujuan penilaian, dan kriteria/patokan capaian standar yang akan digunakan untuk mengukur kompetensi.
🌿
Menentukan bentuk penilaian (praktik, produk, proyek)
🌿
Membuat indikator yang sesuai dengan bentuk penilaian
🌿
Membuat tugas kinerja yang relevan dengan kemampuan yang hendak diukur
🌿
Memberi penjelasan tentang prosedur pelaksanaan penilaian kinerja sesuai dengan tugas kinerja.
🌿
Membuat rubrik penilaian baik untuk individu maupun kelompok yang mudah
🌿
dipahami
KRITERIA YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENYUSUNAN TASK (TUGAS)
🐓 Mengacu pada tujuan
🐓 Terstruktur dan terintegrasi dalam pembelajaran
🐓 Tugas adil
🐓 Tugas yang baik bersifat nyata/real world situations
🐓 Menantang dan menimbulkan rasa ingin tahu
🐓 Petunjuk jelas dan ada pengerjaan tugas
🐓 Mengemukakan batasan waktu pengerjaan tugas
🐓 Mengemukakan kriteria tampilan tugas yang diharapkan
RUBRIK PENILAIAN
🦚 Panduan yang digunakan untuk menilai kinerja peserta didik.
🦚 Daftar kriteria yang menunjukkan kinerja, aspek-aspek atau konsep- konsep yang akan dinilai
🦚 Terdapat gradasi nilai, mulai dari tingkat paling sempurna sampai
yang paling rendah
Komponen Rubrik Penilaian
🐄 Format 1, terdiri dari aspek, kriteria, dan level skala kinerja.
🐄 Format 2, terdiri dari aspek, kriteria, dan level rentang
skor.
Komponen Rubrik Penilaian
🐄 Format 1, terdiri dari aspek, kriteria, dan level skala kinerja.
No Aspek Tingkat Kemampuan
0 1 2 3 4 5
1 Aspek 1 Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria 2 Aspek 2 Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria
3 …
4 …
Komponen Rubrik Penilaian
🐄Format 2, terdiri dari aspek, kriteria, dan level rentang skor.
No. Aspek/Kriteria Skor/Rentang
1 Aspek 1 0 - 5
• Kriteria = Rincian dari aspek 1 0
• Kriteria = Rincian dari aspek 1 1
• Kriteria = Rincian dari aspek 1 2
• Kriteria = Rincian dari aspek 1 3
• Kriteria = Rincian dari aspek 1 4
• Kriteria = Rincian dari aspek 1 5
2 Aspek 2 0 - 2
• Kriteria = Rincian dari aspek 2 0
• Kriteria = Rincian dari aspek 2 1
• Kriteria = Rincian dari aspek 2 2
3 …
4 …
Komponen Rubrik
Penilaian
🦀
Aspek merupakan komponen, lingkup atau dimensi yang akan dinilai, misalnya ketika kita akan menilai kualitas suatu
karangan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, aspek yang dinilai meliputi tata bahasa, koherensi kalimat, kesesuaian isi dengan judul, dan sebagainya.
🦀
Kriteria merupakan deskripsi atau jabaran yang
mencerminkan hubungan aspek dengan level skala kinerja atau rentang skor.
🦀
Level skala kinerja menunjukkan tingkat capaian kinerja peserta didik yang bisa dituliskan dalam bentuk angka,
misalnya 0, 1, 2, dan seterusnya, atau 1, 2, 3, dan seterusnya, atau kurang, cukup, baik, dan seterusnya, atau istilah lain yang menunjukkan gradasi kinerja.
🦀
Rentang skor merupakan gambaran yang menunjukkan gradasi level kemampuan.
🦀
Perumusan deskripsi pada aspek/kriteria menggunakan kata
kerja operasional yang mengukur kemampuan keterampilan
bukan pengetahuan.
Langkah-langkah yang perlu
diperhatikan dalam menyusun rubrik
🕷
Mengidentifikasi semua aspek penting yang akan memengaruhi hasil penugasan.
🕷
Menentukan dan mengurutkan aspek-aspek penting tersebut untuk menyelesaikan tugas dan menghasilkan hasil yang terbaik.
🕷
Mengusahakan aspek kinerja yang akan diukur tidak terlalu banyak sehingga semuanya dapat diobservasi selama peserta didik melaksanakan tugas.
🕷
Mendefinisikan dengan jelas setiap aspek kinerja menjadi indikator yang lebih spesifik sehingga dapat diamati.
🕷
Menentukan level kemampuan pada berbagai tingkat penguasaan untuk pemberian skor/nilai.
🕷
Menentukan pemberian bobot pada setiap aspek atau kelompok aspek yang akan dinilai jika diperlukan didasarkan pada tahapan proses pengerjaan, kompleksitas, dan urgensi dari setiap aspek.
🕷
Memeriksa dan membandingkan kembali semua aspek kinerja yang sudah dibuat sebelumnya oleh
orang lain di lapangan (jika ada pembandingnya), untuk melihat validitas dan reliabilitas rubrik.
Pelaksanaan Penilaian Kinerja dan Penilaian Hasil Kinerja
🦌 Pelaksanaan Penilaian Kinerja, menggunakan Metode Observasi terhadap kinerja individu atau kelompok
🦌 Metode pemberian skor dalam Pelaksanaan Penilaian Kinerja dapat dilakukan secara holistik dan analitik.
🦌 Penilaian Hasil Kinerja dapat berbentuk penilaian formatif atau penilaian sumatif.
🦌 Pada penilaian formatif proses umpan balik harus lebih banyak dilakukan
🦌 Penilaian sumatif, dilakukan untuk melihat capaian hasil kinerja yang dikuasai peserta didik.
Setiap angka dari setiap aspek atau kriteria harus mencerminkan telah seluruh atau sebagian
atau ada kriteria dicapai. Oleh karena itu, angka pada rubrik harus jelas kriterianya, dapat
diukur dan tidak multitafsir.
CONTOH PENILAIAN KETERAMPILAN (Praktik)
Mapel : Fisika
Kelas X
Kurikulum 2013
Kompetensi Dasar 4.11 Melakukan percobaan getaran harmonis pada ayunan sederhana
Materi Ayunan Bandul Sederhana
Indikator Soal Peserta didik dapat melakukan percobaan untuk menentukan besar percepatan gravitasi
menggunakan cara ayunan bandul sederhana
Tugas
Penilaian
Praktik (Task)
1. Dengan menggunakan alat dan bahan yang telah
disediakan lakukan percobaan ayunan bandul sederhana!
2. Pilihlah alat dan bahan yang digunakan, susunlah menjadi percobaan ayunan bandul sederhana!
3. Ayunkan bandul pada jarak simpangan tertentu, hitung jumlah ayunan yang terjad untuk waktu N sekon, catat dalam tabel untuk beberapa kali pengukuran!
4. Ulangi langkah nomor 2 dengan mengubah ukuran jarak simpangan yang berbeda- beda dalam waktu yang sama N sekon, catat semua hasil dalam tabel!
5. Dari data yang didapat, hitung perioda T dan perioda kuadrat T2.
6. Buat grafik T2 terhadap L.
7. Hitung percepatan gravitasi g dengan menghitung gradient pada grafik.
8. Apa kesimpulan dari percobaan ini?
Rubrik Penilaian Praktik
ASPEK SKOR DESKRIPSI
PERSIAPAN
Alat dan bahan:
1) Alat ukur waktu, 2) Beban/benda, 3) Benang,
4) Statif, 5) Busur, 6) Penggaris
2 Lengkap (enam alat dan bahan pada daftar dipilih) 1 kurang lengkap (salah satu atau beberapa
alat dan bahan yang dipilih tidak tepat) 0 Salah total dalam memilih
PELAKSANAAN 1) Merangkai percobaan
(setting alat/bahan)
1 Ayunan sederhana dirangkai dengan menggantung beban/benda pada statif dengan menggunakan benang.
0 Tidak menggantung beban/benda pada statif menggunakan benang
Rubrik Penilaian Praktik
ASPEK SKOR DESKRIPSI
2) Mengayunkan
bandul 1 Bandul diayunkan dengan sudut kurang dari
15 derajat
0 Bandul diayunkan dengan sudut 15 derajat atau lebih
3) Menghitung jumlah ayunan
bandul
1 Tepat menghitung jumlah ayunan bandul
0 Tidak tepat menghitung jumlah ayunan bandul 4) Menggunakan alat
ukur waktu (stopwatch) 1 Tepat membaca N detik pada stopwatch
0 Tidak tepat membaca N detik pada stopwatch 5) Menggunakan
penggaris 1 Mengukur panjang benang yang digunakan
dengan tepat
0 Salah dalam mengukur panjang benang 6) Variasi panjang
benang 1 Percobaan diulang untuk panjang benang
yang berbeda-beda
0 Percobaan tidak diulang (menggunakan satu ukuran panjang tali)
Rubrik Penilaian Praktik
ASPEK SKOR DESKRIPSI
7) Membuat tabel
pengamatan 2 Membuat tabel pengamatan besaran panjang, waktu getaran, periode getaran, dan data lebih dari satu untuk panjang benang yang berbeda
1 Tabel pengamatan tidak lengkap 0 Tidak membuat tabel pengamatan
Skor Maksimum 10
Rubrik Pengetahuan
ASPEK SKOR DESKRIPSI
Membuat grafik hubungan besar panjang benang dan kuadrat periode ayunan
2 Membuat grafik dengan tepat 1 Membuat grafik kurang tepat 0 Tidak membuat grafik
Menghitung besar percepatan gravitasi
berdasarkan grafik yang dibuat 1 Cara menghitung dan hasilnya benar 0 Cara menghitung dan hasilnya salah Hasil
Membuat kesimpulan hasil
percobaan 2 Membuat kesimpulan dengan tepat
1 Membuat kesimpulan kurang tepat 0 Salah atau tidak membuat kesimpulan
CONTOH PENILAIAN KETERAMPILAN (Produk)
Mapel : IPA SD
Kelas V
Kurikulum 2013
Kompetensi Dasar 4.8 Membuat karya tentang skema siklus air berdasarkan informasi dari berbagai sumber
Materi Siklus Air
Indikator Soal Peserta didik dapat membuat skema macam-macam siklus air
Tugas Penilaian Produk
💧 Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air dari bumi menuju atmosfer dan kembali lagi ke bumi yang
berlangsung secara terus menerus. Proses inilah yang
membuat ketersediaan air di bumi tetap terjaga. Siklus air dibagi menjadi 3 macam yaitu siklus air pendek, siklus air sedang, dan siklus air panjang.
💧 Buatlah sebuah gambar di kertas A3 yang memuat 3 skema siklus air pendek, sedang, dan panjang lengkap dengan
istilah-istilah pada siklus air dan keterangan istilah tersebut.
Rubrik Penilaian Produk
PENILAIAN SIKAP
KATEGORI
SIKAP
SIKAP SOSIAL
SIKAP
KEAGAMAAN
SIKAP ILMIAH,
DLL
KOMPETENSI LULUSAN
PERGURUAN TINGGI PADA RANAH SIKAP
Setiap lulusan program pendidikan akademik, vokasi, dan profesi harus memiliki sikap sebagai berikut:
a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
i. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan
j. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
KISI-KISI PENULISAN INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
NO RUMUSAN SIKAP INDIKATOR JENIS BUTIR INSTRUMEN
1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius
Menjalankan
perintah Allah + Saya melaksanakan shalat tepat waktu
- Saya shalat kalau diingatkan orang lain
Menjauhi larangan Allah
- Saya minum minuman yang dapat memabukkan
+ Saya menolak minum minuman yang dapat memabukkan
2 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas
berdasarkan agama, moral, dan etika
Ketulusan + Saya bersedekah karena dorongan hati nurani
- Saya bersedekah karena sedang menjadi perhatian orang banyak
Cinta damai + Saya cepat memaklumi kesalahan orang lain
- Bagi saya masalah belum selesai bila orang lain tidak meminta maaf
Melindungi yang
kecil + Terlepas dari pelanggaran yang dilakukannya, saya tidak tega melihat gerobak tukang cendol diangkut mobil satpol PP
- Bagi saya pedagang kaki lima adalah gangguan bagi terciptanya kenyamanan dan keindahan kota
CONTOH PENILAIAN SIKAP:
SELF ASSESMENT (PENILAIAN DIRI)
NO PERNYATAAN SS S TS STS
1 Saya melaksanakan shalat tepat waktu
2 Saya shalat kalau diingatkan orang lain
3 Saya minum minuman yang dapat memabukkan
4 Saya menolak minum minuman yang dapat memabukkan
5 Saya bersedekah karena dorongan hati nurani
6 Saya bersedekah karena sedang menjadi perhatian orang banyak
7 Saya cepat memaklumi kesalahan orang lain
8 Bagi saya masalah belum selesai bila orang lain tidak meminta maaf
9 Terlepas dari pelanggaran yang dilakukannya, saya tidak tega melihat gerobak tukang cendol diangkut mobil satpol PP
10 Bagi saya pedagang kaki lima adalah gangguan bagi terciptanya kenyamanan dan keindahan kota
JUMLAH :
Keterangan
SS : Sangat Setuju S : Setuju
TS : Sangat Tidak Setuju STS : Tidak Setuju
CONTOH PENILAIAN SIKAP:
PEER ASSESMENT (PENILAIAN TEMAN)
CONTOH FORMAT PENILAIAN ANTAR TEMAN (PEER ASSESSMENT)
NAMA TEMAN : ………..
KELAS : ………..
SEMESTER : ………..
Petunjuk : Berilah tanda centang () pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (jarang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai dengan keadaan teman Anda yang sebenarnya
NO PERNYATAAN 1 2 3 4
1 Melaksanakan shalat tepat waktu
2 Tidak minum minuman yang dapat memabukkan 3 Bersedekah tanpa pamrih
4 Cepat memaafkan kesalahan orang lain
5 Mudah trenyuh melihat kesengsaraan orang lain .. …
JUMLAH
CONTOH PENILAIAN SIKAP:
📄 LEMBAR OBSERVASI
ANALISIS HASIL
UJIAN
NO SISWA 1 2 3 .... 50 SKOR
1 2 3
A B C
B B C D B A D C A C B B
45 43 41
... ... ... ...
33 34 35
P Q R
A A B A C D E E D E E E
27 26 25 KUNCI B B D D
27% KA
27% KB
CONTOH ANALSIS BUTIR SECARA KUANTITATIF
SOAL KEL A B C D E OMIT KEY TK DP
1 KA
KB
0 1
10 7
0 1
0 1
0 0
0 0
B 0,85 0,30
2 KA
KB
0 2
5 3
5 3
0 1
0 1
0 0
B 0,40 0,20
3 KA
KB
0 0
1 2
9 3
0 3
0 2
0 0
D 0,15 -0,30
50 KA
KB
1 1
2 2
3 3
3 2
1 2
0 0
D 0,25 0,10
ANALISIS SOAL PG
TK1=(BA+BB): N
= (10+7) : 20
= 0,85
DP1= (BA-BB):½N
= (10-7) : ½ x 20
= 0,30
KRITERIA TK:
0,00 – 0,30 = sukar 0,31 - 0,70 = sedang 0,71 – 1,00 = mudah
KRITERIA DAYA PEMBEDA:
0,40 – 1,00 = soal baik
0,30 – 0,39 = terima & perbaiki 0,20 – 0,29 = soal diperbaiki 0,19 – 0,00 = soal ditolak
ALTERNATIF LAIN
KRITERIA DAYA BEDA
> 0,3:
Diterima
0,1- 0,29:
Direvisi < 0,10:
ditolak
Siswa yang Menjawab
benar
Jumlah skor keseluruhan
Siswa yang menjawab
salah
Jumlah skor keseluruhan
A B C D E F G H I J K L M
19 18 18 16 16 16 15 13 13 13 12 12 11
N O P Q R S T U V W
X Y Z AA AB AC AD
17 16 15 14 14 12 12 12 12 12 11 11 10 9 8 8 7
CONTOH MENGHITUNG DP DENGAN KORELASI POINT BISERIAL (rpbis)
Jumlah = 192 200 Nb=13, ns=17, N=30, Stdv= 3,0954
Meanb - Means
Rpbis = --- √ pq Stdv skor total
Keterangan:
b=skor siswa yang menjawab benar s=skor siswa yang menjawab salah p=proporsi jawaban benar thd semua
jawaban siswa q= 1-p
Meanb = 192:13=14,7692 Means = 200:17= 11,7647
14,7692 – 11,7647
Rpbis= --- √ (13:30) (17:30) 3,0954
= (0,9706338) (0,4955355)
= 0,4809835 = 0,48
Artinya butir soal nomor 1 adalah DITERMA atau BAIK.
KRITERIA DAYA PEMBEDA:
0,40 – 1,00 = soal baik
0,30 – 0,39 = terima & perbaiki 0,20 – 0,29 = soal diperbaiki 0,19 – 0,00 = soal ditolak
DAFTAR SKOR SISWA SOAL NOMOR 1
ANALISIS SOAL URAIAN DAN TES PRAKTIK
NO. SISWA Soal 1
(Skor maks 6)
Soal 2 (Skor maks 5)
1 2 3 4 5
A B C D E
6 5 3 3 2
5 4 2 2 1 Jumlah
Rata-rata TK
DP
19 3,80 0,63 0,47
14 2,80 0,56 0,56
TK1 = Rata-rata : skor maks
= 3,8 : 6 = 0,63 TK2 = 2,8 : 5 = 0,56
DP1= (Rata-rata KA – Rata-rata KB) : skor maks.
= [(11:2) – (8:3) ] : 6 = (5,5-2,7):6 = 0,47 DP2= [ (9:2) – (5:3) ] : 5 = (4,5-1,7) : 5 = 0,56