• Tidak ada hasil yang ditemukan

HALAMAN PENGESAHAN KARYA TULIS MAHASISWA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "HALAMAN PENGESAHAN KARYA TULIS MAHASISWA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

HALAMAN PENGESAHAN KARYA TULIS MAHASISWA

1. Judul Kegiatan : ANALISIS DAMPAK PEMILU 2009 DI TENGAH KRISIS GLOBAL TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-AI (√) PKM-GT 3. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : Dhida Praja Sukmawan

b. NIM : H34061998

c. Departemen : Agribisnis

d. Institut : Institut Pertanian Bogor

e. Alamat Rumah/HP : Jalan Kampung Bubulak No. 19 RT/RW. 01/04 Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat / 08561667777

f. Alamat e-mail : [email protected] 4. Anggota Pelaksana Kegiatan: 2 orang

5. Dosen Pendamping

a. Nama Lengkap dan Gelar : Yeka Hendra Fatika, SP

b. NIP : 132 310 806

c. Alamat Rumah/HP : Perumahan Bukit Kayu Manis Blok. A No. 9, Bogor, Jawa Barat / 081213773333

Bogor, 7 April 2009

Menyetujui

Ketua Departemen Agribisnis Ketua Pelaksana Kegiatan

Dr. Ir. Nunung Kusnadi, MS Dhida Praja Sukmawan

NIP.131 415 082 NIM. H34061998

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dosen Pendamping Kemahasiswaan,

Prof. Dr.Ir. Yonny Koesmaryono, MS Yeka Hendra Fatika, SP NIP. 131 473 999 NIP. 132 310 806

(2)

ii KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan limpahan berkah, rahmat, dan ridho-Nya sehingga dapat terselesaikannya sebuah Karya Tulis dengan format Program Kreativitas Mahasiswa bidang Gagasan Tertulis berjudul ANALISIS DAMPAK PEMILU 2009 DI TENGAH KRISIS GLOBAL TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA dengan baik dan lancar.

Pentingnya menganalisis dampak positif maupun negatif yang terjadi pada saat pemilihan umum yang diadakan setiap lima tahun sekali di negara Indonesia ini terhadap pertumbuhan dan perkembangan perekonomian negara. Pada satu sisi, pemilihanan umum dapat memberikan dampak yang positif bagi penerimaan agregat bagi negara Indonesia. Akan tetapi, pada sisi lain, pemilihan umum juga dapat memberikan dampak negatif bagi pertumbuhan perekonomian yang ada di Inonesia ini. Oleh sebab itu, penulisan karya tulis ini bertujuan untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan dari pemilihan umum pada tahun 2009 ini terhadap perokonomian negara Indonesia.

Penulis bermaksud untuk menggagaskan ide-ide kreatif terhadap permasalahan yang terjadi di bangsa ini dengan memaparkan fakta-fakta yang ada, serta penawarkan solusi atas permasalahan tersebut.

Mengingat keterbatasan yang ada, kami menyadari bahwa penulisan ini masih belum sempurna. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan kritik terhadap penulisan karya tulis ini untuk perbaikan dan kesempurnaan dalam penulisan selanjutnya. Kami pun berharap gagasan tertulis ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh pembaca.

Bogor, 7 April 2009

Tim Penulis

(3)

DAFTAR ISI

Daftar Tabel………..……. iv

Daftar Gambar………..……. v

Ringkasan………. vi

Pendahuluan………. 1

Latar belakang………...………. 1

Perumusan masalah………...…. 1

Tujuan ………. 2

Telaah Pustaka………. 3

Metode Penulisan……… 5

Analisis dan Sintesis……… 6

Kesimpulan dan Saran………... 15

Daftar Pustaka………. 16

Daftar Riwayat Hidup………. viii

(4)

iv DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

1. Pertumbuhan ekonomi-sisi penawaran ... 10 2. Pertumbuhan ekonomi-sisi permintaan ... 12

(5)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Halaman

1. Kerangka pemikiran ... 5 2. Kurva pertumbuhan PDB Indonesia ... 8 3. Derivasi kurva IS dan money supply ... 9

(6)

vi RINGKASAN

Mengadakan pesta demokrasi di tengah krisis global, merupakan tantangan yang cukup berat bagi pemerintah dan rakyat Indonesia. Lesunya pertumbuhan dunia usaha yang mengancam terjadinya PHK besar-besaran. Negara-negara lain sibuk merencanakan serta mencari solusi menghadapi krisis global. Indonesia, sibuk menyiapkan pesta demokrasi, apakah pemilu akan menggangu stabiltas ekonomi atau membantu menjadi pendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Pemilu memerlukan dana yang besar, sehingga expenditure government mempengaruhi pendapatan total, pemilu pula merangsang masyarakat melakukan konsumsi saat proses pemilu berlangsung. Akibatnya akan terjadi multifier effect domestic yang tinggi.

Berdasarkan perhitungan pendapatan agregat, pemilu dapat menjadi penolong Indonesia dalam mempertahankan pertumbuhan ekonominya. Melalui instrument konsumsi, pengeluaran pemerintah, investasi serta net ekspor (Y=C+G+I+(X-M)), konsumsi serta belanja pemerintah dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi. Pemilu diharapkan menjadi stimulus dalam meningkatkan pendapatan nasional. Hal ini dibuktikan dengan data peningkatan konsumsi saat menjelang pemilu, laju pertumbuhan ekonomi bakal bertambah besar seiring dengan meningkatnya konsumsi, terutama yang berasal dari pengeluaran partai, rumahtangga maupun pemerintah. Melalui pemilu pertumbuahan dapat ditopang dari konsumsi swasta, pemerintah.

Selama triwulan I-2009, pertumbuhan ekonomi diprakirakan sebesar 4,6%. Dari sisi pengeluaran, seluruh komponen pertumbuhan mengalami perlambatan terutama ekspor. Namun demikian, aktivitas ekonomi selama berlangsungnya pesta demokrasi yang ditandai oleh kampanye partai politik dan pelaksanaan pemilu di seluruh Indonesia, diperkirakan dapat mencegah perlambatan konsumsi masyarakat yang lebih dalam.

Pemilu merupakan dapat merupakan stimulus pertumbuhan ekonomi, di saat pertumbuhan global melambat. Berdasarkan perhitungan pendapatan agregat, pemilu dapat menjadi penolong Indonesia dalam mempertahankan pertumbuhan ekonominya. Melalui instrument konsumsi, pengeluaran pemerintah, investasi serta net ekspor (Y=C+G+I+(X-M)), konsumsi serta belanja pemerintah dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi. Instrument net ekspor (X-M) dan investasi mengalami penurunan sehingga penompngnya adalah instrument konsumsi serta pengeluaran pemerintah. Pemilu diharapkan menjadi stimulus dalam meningkatkan pendapatan nasional. Tingkat konsumsi tidak akan sebesar pada tahun 2008, tapi dengan pemilu dapat mencegah penurunan tingkat konsumsi lebih dalam. Laju pertumbuhan ekonomi bakal bertambah besar seiring dengan meningkatnya konsumsi, terutama yang berasal dari pengeluaran partai, rumahtangga maupun pemerintah. Melalui pemilu pertumbuahan dapat ditopang dari konsumsi swasta, pemerintah.

Terus memburuknya perekonomian global semakin dirasakan dampaknya pada perekonomian domestik selama triwulan I-2009. Hal tersebut mengakibatkan perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh lebih lambat dari

(7)

perkiraan. Perlambatan tersebut selain disebabkan oleh kinerja ekspor yang turun juga dikarenakan mulai melemahnya daya beli masyarakat. Meski demikian, berlangsungnya aktivitas ekonomi selama dilakukannya pesta demokrasi dalam rangka Pemilihan Umum, diperkirakan mampu menahan lebih jauh perlambatan ekonomi domestik.

Perlambatan tersebut diperkirakan akan tertahan oleh meningkatnya permintaan domestik menjelang Pemilu. Distribusi terbesar sektor industri masih berasal dari subsektor industri alat angkutan, mesin dan peralatannya, subsektor industri makanan, minuman dan tembakau, serta subsektor industri kimia dan barang dari karet. Sementara itu, penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan sektor industri pengolahan berasal dari subsektor industri alat angkutan, mesin dan peralatannya, subsektor industri makanan, minuman dan tembakau, serta subsektor industri kimia dan barang dari karet. Di sisi lain, kinerja subsektor industri yang berorientasi domestik menunjukkan adanya perbaikan pada awal triwulan I-2009. Perkiraan tertahannya perlambatan sektor industri pengolahan terlihat dari perkembangan indeks dan kapasitas produksi subsektor yang berorientasi domestik seperti subsektor industri makanan, minuman dan tembakau serta subsektor tekstil yang mengindikasikan adanya peningkatan. Namun demikian, subsektor yang berorientasi ekspor seperti subsektor alat angkutan, mesin dan peralatannya, serta subsektor barang galian bukan logam masih menunjukkan tren penurunan. Sementara itu, indikator dini lainnya seperti produksi mobil dan speda motor menunjukkan adanya sedikit perbaikan pada pertengahan triwulan I-2009. Hal yang sama juga ditunjukkan oleh relatif stabilnya pertumbuhan kredit perbankan yang disalurkan kepada sektor industri sampai dengan pertengahan triwulan I-2009. Sektor perdagangan, hotel dan restoran diperkirakan akan tumbuh melambat pada triwulan I-2009 sebesar 5,2%

(yoy). Salah satu faktor yang mendorong melambatnya pertumbuhan sektor PHR adalah menurunnya permintaan akibat melemahnya daya beli masyarakat. Namun demikian, adanya faktor Pemilu diperkirakan dapat meningkatkan permintaan domestik dan menahan laju perlambatan pertumbuhan sektor perdagangan lebih lanjut. Indikator dini sektor PHR seperti indeks penjualan eceran (SPE-BI) juga menunjukkan penurunan pada pertengahan triwulan I-2009.

Stimulus 70 triliun yang diberikan pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi, porsi yang diberikan kepada sector riil seperti stimulus sector industry, sector makanan, minuman, tembakau, serta tekstil karena sector ini lebih banyak menggunakan sumber domestic sehingga akan dapat memberikan multifier effect domestic lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

(8)

viii DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Ketua Pelaksana

Nama : Dhida Praja Sukmawan

NIM : H34061998

Fakultas/Dept/Semester : Ekonomi dan Manajemen/Agribisnis/6 Tempat, Tanggal Lahir : Rembang, 17 Desember 1988

Alamat Asal : Jalan Kampung Bubulak No. 19 RT/RW. 01/04 Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat

Alamat Bogor : Komplek Asabri Inkopat Blok. F No. 3 Ciampea, Bogor, Jawa Barat

No. Handphone : 08561667777

E-mail : [email protected]

Riwayat Pendidikan:

1. TK Budi Bhakti Garut 2. SD Negeri 01 Jatiasih Bekasi 3. SLTP Negeri 9 Bekasi 4. SMA Negeri 2 Bekasi 5. Institut Pertanian Bogor Pengalaman Organisasi:

1. Wakil Krani Pramuka SMA Negeri 2 Bekasi 2003-2004 2. Wakil Ketua II OSIS SMA Negeri 2 Bekasi 2004-2005 3. Ketua Departemen Kewirausahaan BEM TPB 43 IPB 2006-2007

4. Wakil Ketua HIPMA IPB 2007-2008

5. Ketua HIPMA IPB 2008-Sekarang

Prestasi:

1. Juara 1 Daur Ulang Sampah pada acara KASONGAN UI Tahun 2003 2. Duta Pejuang Lingkungan pada acara KASONGAN UI Tahun 2004 3. Juara 3 Voli Putra pada acara SPORTAKULER FEM IPB Tahun 2008

(9)

Anggota

Nama : Achmad F. Romadhona

NIM : H34063135

Fakultas/Dept/Semester : Ekonomi dan Manajemen/Agribisnis/6 Tempat, Tanggal Lahir : Serang, 21 April 1988

Alamat Asal : Jl. Lingkar Selatan Komplek Bumi Mukti Indah Blok A4 No.3 Serang, Banten

Alamat Bogor : Asrama Mahasiswa Banten, BBS IPB Darmaga, Bogor, Jawa Barat No. Handphone : 085691522731

E-mail : [email protected] Riwayat Pendidikan:

1. TK Muhammadiyah Serang 2. SDN VII Serang

3. SLTPN 1 Serang 4. SMAN 1 Serang

5. Institut Pertanian Bogor Pengalaman Organisasi:

1. Wakil Ketua Rohis SMAN 1 Serang 2003-2004

2. Ketua Organisasi Masyarakat Banten- IPB 2007-2009 3. Staf Departemen Komunikasi dan Informasi BEM FEM IPB 2007-2008

4. Pengurus KOPMA IPB 2007-Sekarang

Prestasi:

1. Finalis Lomba LKTM Ketahanan Pangan UNDIP 2008

(10)

x Anggota

Nama : Jihan Kartika Dewi

NIM : H34070029

Fakultas/Dept/Semester : Ekonomi dan Manajemen/Agribisnis/4 Tempat, Tanggal Lahir : Bogor, 21 Desember 1989

Alamat Asal : Sindangrasa RT/RW. 03/06 No. 327 Kode Pos 16118, Bogor, Jawa Barat

Alamat Bogor : Sindangrasa RT/RW. 03/06 No. 327 Kode Pos 16118, Bogor, Jawa Barat

No. Handphone : 085692725344

E-mail : [email protected]

Riwayat Pendidikan:

1. SD Negeri Sindangrasa 2. SMP Negeri 4 Bogor 3. SMA Negeri 5 Bogor 4. Institut Pertanian Bogor Pengalaman Organisasi:

a. Pramuka Penggalang SMP Negeri 4 Bogor 2002-2003

b. Pengurus OSIS SMP Negeri 4 Bogor 2002-2003

c. Pengurus OSIS SMA Negei 5 Bogor 2005-2006

Prestasi :

1. Lolos USMI IPB Tahun 2007

Referensi

Dokumen terkait

Bentuk miring pada secondary skin dimaksud untuk cahaya yang masuk tetap maksimal serta bagian yang memiliki lubang berbentuk segitiga digunakan agar cahaya tetap

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemasan polyethilen terephthalate dan polypropylen

Dalam penelitian ini, narasumber yang diteliti adalah 9 orang remaja Tionghoa yang tinggal di Rancahiu, 5 remaja laki-laki dan 4 remaja perempuan, 1 orang praktisi

Tebal minimum yang ditentukan dalam tabel berlaku untuk konstruksi satu arah yang tidak menumpu atau tidak disatukan dengan partisi atau konstruksi lain yang mungkin akan rusak

Indikator yang ketiga adalah variasi ukuran merek, indikator ini memiliki dampak terhadap kepuasan konsumen karena variasi ukuran merek yang dijual di toko Loman

Berdasarkan uraian tersebut maka perlu dilakukan penelitian yang berjudul “Analisis Komparatif Industri Rumah Tangga Gula Merah dan Gula Semut di Kecamatan Buayan,

Menurut hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa faktor tinggi badan ibu, BBLR dan status ekonomi merupakan faktor resiko yang berhubungan dengan stunting pada balita

Menurut momon sudarma (2016:6) dalam buku mengembangkan keterampilan berfikir kreatif mengatakan bahwa pribadi yang kreatif adalah individu yang mampu mengaktifkan