• Tidak ada hasil yang ditemukan

S IND 1006575 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S IND 1006575 Chapter5"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

105

Siti Nur Hijriyanti, 2014

Strategi Everyone Is A Teacher Here Dalam Pembelajaran Diskusi Untuk Meningkatkan Kesantunan Berbahasa Siswa

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan rumusan dan hasil pembahasan yang berkaitan dengan

perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran diskusi dengan menggunakan strategi “Everyone is a Teacher Here (ETH) ”, peneliti dapat mengemukakan beberapa simpulan sebagai berikut.

1) Penyusunan perencanaan pembelajaran diskusi dengan menggunakan

strategi ETH dilaksanakan dalam tiga siklus.

Pada tahap perencanaan strategi ETH, guru menyusun Rencana

Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan kondisi dan kebutuhan siswa

dengan memerhatikan alokasi waktu yang proporsional. Selain itu, menyiapkan

materi ajar yang dapat menunjang pengetahuan dan peningkatan kemampuan

siswa berbahasa santun dalam menyampaikan persetujuan, sanggahan, penolakan

pendapat dalam diskusi. Guru juga menyiapkan wacana sebagai masalah untuk

bahan diskusi yang sedang populer di kalangan siswa agar dapat memudahkan dan

memotivasi siswa untuk mengemukakan pendapat. Guru menyusun skenario

pembelajaran berdasarkan langkah-langkah pembelajaran diskusi dengan menggunakan strategi “Everyone is a Teacher Here”. Kemudian, guru juga membuat alat evaluasi pembelajaran dan penilaian yang sesuai dengan indikator

pembelajaran.

2) Proses pelaksanaan pembelajaran diskusi dengan menggunakan strategi “Everyone is a Teacher Here” terhadap siswa kelas VIII E SMP N 3 Lembang berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan pada setiap

siklusnya.

Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan pada skor dan dari penilaian

observer yang mengamati kegiatan pembelajaran di kelas. Pembelajaran dimulai

(2)

106

Siti Nur Hijriyanti, 2014

Strategi Everyone Is A Teacher Here Dalam Pembelajaran Diskusi Untuk Meningkatkan Kesantunan Berbahasa Siswa

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

antusias dalam menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan guru tersebut.

Selanjutnya pada siklus 1, siswa diajak untuk menyimak wacana yang direkam

mengenai sebuah topik yang didalamnya terdapat contoh cara menyampaikan

penolakan. Pada siklus II, siswa diajak menyimak wacana yang direkam

mengenai sebuah topik yang didalamnya terdapat contoh cara menyampaikan

sanggahan. Begitupun pada siklus III, siswa diajak untuk menyimak wacana yang

direkam mengenai sebuah topik yang didalamnya terdapat contoh cara

menyampaikan persetujuan. Wacana pada tiap siklusnya berbeda, tetapi dengan

strategi yang sama. Siswa menyimak wacana yang berisi contoh menyampaikan

persetujuan, sanggahan, dan penolakan. Kemudian siswa diberi kartu indeks yang

akan diisi sebuah pertanyaan. Siswa menyimak kembali rekaman yang berbeda,

untuk pembahasan diskusi. Siswa membuat sebuah pertanyaan, dan

mengumpulkan kembali kartu indeks tersebut kepada guru. Guru mengocok kartu,

dan membagikannya kembali pada siswa. Setelah mendapat kartu yang berisi

pertanyaan temannya, siswa mulai berdiskusi membahas satu persatu pertanyaan

yang ada di kartu tersebut. Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran hari

tersebut. Dan terakhir guru menutup pembelajaran dengan memberi pekerjaan

rumah serta memberitahukan pembelajaran selanjutnya.

3) Kesantuanan berbahasa siswa dalam pembelajaran diskusi dengan

menggunakan strategi ETH mengalami peningkatan tiap siklusnya,

Hal ini terbukti dengan keberhasilan guru membuat pembelajaran menjadi

menyenangkan sehingga memberikan motivasi terhadap siswa sehingga

menghasilkan meningkatkan rata–rata nilai siswa. Pada pembelajaran ini nilai

rata siswa pada siklus I hanya mendapatkan nilai 53. Pada siklus II nilai

rata-rata siswa meningkat menjadi 71,6. Nilai rata-rata-rata-rata siswa terus meningkat menjadi

85 pada sikus III.

Dari hasil analisis kesantunan berbahasa, ada beberapa masalah pada

siklus I yaitu siswa masih banyak menggunakan bahasa yang kurang santun saat

menyampaikan penolakan pendapat; masih banyak yang kurang tepat dalam

(3)

107

Siti Nur Hijriyanti, 2014

Strategi Everyone Is A Teacher Here Dalam Pembelajaran Diskusi Untuk Meningkatkan Kesantunan Berbahasa Siswa

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

dibahas. Pada siklus II nilai siswa meningkat, tapi belum semua siswa mencapai

KKM. KKM yang ditentukan sekolah adalah 75 sedangkan rata-rata yang

diperoleh pada siklus II adalah 71,6. Meskipun nilai rata-rata meningkat tertapi

penelitian tidak dicukupkan pada siklus II. Penelitian dilanjutkan ke siklus III dan

nilai rata-rata semua siswa sudah mencapai KKM yaitu 85. Penelitian pun

dicukupkan pada siklus III. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sampai siklus III

pada pembelajaran ini terjdi karena pembelajaran yang berkangsung dengan

menggunakan strategi ETH sangat menbantu dan memotivasi siswa pelajaranpun

menjadi tidak menjenuhkan karena meskipun strategi yang digunakan sama tertapi

wacana yang digunakan pada tiap siklusnya berbeda. Hal ini ditunjukan dengan

semangat siswa dalam menyampaikan persetujuan, sanggahan, dan penolakan

pendapat dalam pembelajaran pada siklus I sampai siklus III.

B. Saran

Berdasarkan deskripsi hasil penelitian pembelajaran diskusi dengan

menggunakan strategi ETH, penulis memberikan saran –saran sebagai berikut.

1) Pada saat menggunakan strategi ETH, guru harus memperhatikan fungsinya

dalam proses belajar mengajar. Guru hanya sebagai fasilitator bukan

informator. Sehingga siswa dapat merasakan bahwa pengetahuan yang

diperolehnya merupakan hasil dari sebuah proses.

2) Guru sebaiknya menyusun bahan ajar yang akan didiskusikan sesuai dengan

tema yang disukai siswa supaya kegiatan pembelajaran aktif, reaktif, dan

menyenakan.

3) Strategi ETH telah terbukti dapat meningkatkan kesantunan berbahasa siswa.

Oleh karena itu, para guru Bahasa dan Sastra Indonesia dapat melaksanakan

pembelajaran akan strategi ini sebagai salah satu anternatif dalam

pembelajaran diskusi khususnya menyampaikan persetujuan, sanggahan dan

penolakan pendapat.

4) Peneliti menganjurkan penelitian lebih lanjut terutama untuk dilakukan

(4)

108

Siti Nur Hijriyanti, 2014

Strategi Everyone Is A Teacher Here Dalam Pembelajaran Diskusi Untuk Meningkatkan Kesantunan Berbahasa Siswa

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

pribahasa dan lain-lain. Memvariasikan strategi ETH dengan media lain

seperti video.

5) Penelitian kesantunan berbahasa ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama

(SMP). Peneliti merekomendasikan untuk menggunakan strategi ini pada

Referensi

Dokumen terkait

Apakah terdapat pengaruh struktur aset terhadap struktur modal perusahaan yang diproksikan dengan leverage pada perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar

1) Definisi Akta di Bawah Tangan.. Akta di bawah tangan adalah akta yang sengaja dibuat untuk pembuktian oleh pihak tanpa bantuan dari seorang pejabat. Jadi akta ini

Tujuan dari tugas akhir ini antara lain mengimplementasi ekstrasi ciri suatu kain sarung khas Makassar dengan menggunakan metode GLCM ( Grey Level Co-ocurent Matrix )

Adapun hasil analisis penelitian mengenai efisiensi penyisihan alga dari rerata 6 variasi dosis diatom dapat dilihat pada Gambar 4 dimana penambahan tanah diatom diawal

Berdasarkan PSAK tersebut maka kegiatan/inisiatif knowledge management yang pertama kali yaitu knowledge creation tidak dapat diakui secara akuntansi sebagai aset

Penelitian terdahulu meneliti tentang hubungan antara manfaat nilai kualitas pelayanan, kepercayaan dan kesetiaan dalam pengaturan e-commerce dalam dua budaya

Sectio Caesarea adalah suatu cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan perut atau vagina; atau Sectio Caesarea adalah suatu

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara gaya belajar siswa dengan prestasi belajar Bahasa Inggris m€reka, sedangkan gaya mengajar