KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)
Tentang
Penetapan Tata Tertib Kongres II
Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1.Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2.Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3.Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4.Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5.Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat: Hasil rapat kerja tim penyusun rancangan AD/ART sementara.
Memperhatikan:
1. Hasil-Hasil Rapat penyelenggara IMADIKLUS tahun 2008 2. Hasil-hasil Pembahasan Tatib Kongres II IMADIKLUS.
Memutuskan:
Menetapkan : Tata Tertib Kongres I Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 10 Desember 2009 Pukul : 16.08 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
Presidium Sidang,
Presidium Sidang I,
Panji Bahari Noor Romadhon (UNTIRTA)
Presidium Sidang II,
TATA TERTIB SIDANG KONGRES
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
TINGKAT NASIONAL
BAB I
NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEGIATAN
Pasal 1
Nama
Kegiatan ini bernama Kongres II Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Nasional tahun
2009 yang selanjutnya disebut dengan Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009
Pasal 2
Waktu
Kongres II IMADIKLUS Nasional dilaksanakan pada hari kami s.d.sabtu Tanggal 10. S.d 12
bulan Desember tahun 2009
Pasal 3
Tempat
Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 dilaksanakan di Balai PKTK Keciptakaryaan, Jl.
Bukit Darmo Raya Surabaya 60226
BAB II
STATUS, TUGAS DAN WEWENANG
Pasal 4
Status
Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 merupakan forum pengambilan keputusan
tertinggi mahasiswa pendidikan luar sekolah di tingkat nasional dan dilaksanakan sekali dalam
satu periode yaitu satu setengah tahun.
Pasal 5
1. Menetapkan tata tertib Kongres I IMADIKLUS Nasional tahun 2009
2. Mengamandemen dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009.
3. Menetapkan Garis Besar Haluan Kerja dan rekomendasi-rekomendasi.
4. Memilih ketua umum dan wakil ketua umum serta membentuk tim formatur
IMADIKLUS Periode 2009-2011.
5. Menetapkan hasil keputusan kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009
BAB III
PESERTA SIDANG
Pasal 6
1. Peserta penuh Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 adalah :
a) Peserta penuh adalah peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan Kongres II
IMADIKLUS Nasional tahun 2009
b) Peserta penuh berjumlah maksimal 5 orang dari masing-masing Perguruan Tinggi
se-Indonesia
c) Apabila peserta penuh tidak hadir maka tidak dapat diwakilkan.
2. Peserta peninjau adalah seluruh mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Sekolah yang bukan
delegasi jurusan Pendidikan luar sekolah dari masing-masing Perguruan Tinggi
se-Indonesia.
BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA SIDANG
Pasal 7
Hak Peserta Sidang
1. Hak bicara dimiliki oleh peserta baik peserta penuh maupun peserta peninjau Kongres II
IMADIKLUS Nasional tahun 2009.
Pasal 8
Kewajiban Peserta Sidang
Setiap peserta mempunyai kewajiban sebagai berikut :
1. Mengikuti dan mentaati tata tertib sidang Kongres II IMADIKLUS Nasional Tahun 2009
selama kongres berlangsung.
2. Hadir 2 x 5 menit sebelum sidang dimulai.
3. Meminta persetujuan presidium apabila meninggalkan persidangan .
4. Berpakaian sopan dan rapi
5. Mengisi daftar hadir.
6. Menjaga nama baik Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009
BAB V
PERSIDANGAN
Pasal 9
Bentuk persidangan dalam Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 adalah :
a. Sidang komisi
b. Sidang pleno
BAB VI
MEKANISME PEMILIHAN PRESIDIUM SIDANG
Pasal 10
Pencalonan
1. Dipilih Dari Peserta Penuh
2. Dilakukan Secara Tertutup
Pasal 11
Menyatakan Kesediaan
Pasal 12
Pemilihan
Pemilihan Dilakukan Secara Tertutup, Jika Memperoleh Suara Terbanyak Langsung Menjadi
Ketua Presidium, Sekretaris dan Anggota
BAB VII
PIMPINAN SIDANG
Pasal 13
Pimpinan sidang tetap adalah peserta penuh sebanyak tiga orang yang telah dipilih oleh peserta
penuh Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 .
BAB VIII
TUGAS PIMPINAN SIDANG
Pasal 14
1. Memimpin jalannya persidangan dan bertanggung jawab atas ketertibannya.
2. Mengatur waktu pemberian tanggapan dari anggota persidangan atas saran-saran yang
dikemukakan dalam persidangan.
3. Berhak menegur pembicaraan yang tidak mentaati ketentuan yang telah ditetapkan,
antara lain pembicaraan menyimpang dari pokok acara, melebihi waktu yang disediakan
dan membuat gaduh di dalam persidangan.
4. Apabila setelah diberi peringatan pembicara tidak mengindahkanya, pimpinan sidang
BAB IX
QUORUM
Pasal 15
1. Sidang dianggap sah apabila dihadiri setengah ditambah satu (1/2+1) dari jumlah peserta
yang ditinjau dari presensi awal
2. Apabila point 1 tidak terpenuhi, maka sidang dipending selama dua kali lima (2 x 5)
menit kemudian dilanjutkan dan sidang dianggap sah.
BAB X
Pasal 16
1. Pengambilan Keputusa pengambilan keputusan sidang dilakukan dengan cara
musyawarah mufakat.
2. Jika point 1 tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan melalui proses
lobbying selama 1 x 5 menit.
3. Jika point 2 tetap tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan melalui voting
dan keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.
BAB XI
SANKSI
Pasal 17
1. Sanksi diberikan kepada peserta apabila melanggar tata tertib setelah diperingatkan oleh
presidium sidang sebanyak 3x.
2. Sanksi yang diberikan presidium sidang berupa mengeluarkan peserta yang melanggar
tata tertib sidang dengan persetujuan forum sidang, peserta yang dikenai sanksi tidak
dapat mengikuti satu kali sidang pembahasan.
3. Peserta dianggap mengundurkan diri apabila tidak mengikuti persidangan sebanyak 3x
4. Jika presidium gagal memimpin persidangan maka presidium dapat diganti dengan yang
lain sesuai mekanisme pemilihan presidium.
5. Sanksi keterlambatan peserta hak bicara dicabut 2x waktu keterlambatan.
BAB XII
KETENTUAN TAMBAHAN
Pasal 19
1. peserta yang meningggalkan musyawarah tidak dapat diwakilkan.
2. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian.
3. Tata tertib ini berlaku sejak diputuskan sampai dengan selesainya kongres II
KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)
Tentang
Penetapan Presidium Kongres II
Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat: Tata tertib kongres II Pasal 13
Memperhatikan:
1. Hasil-hasil Pembahasan Tatib Kongres II IMADIKLUS.
2. Hasil-Hasil pemilihan pimpinan sidang tetap kongres IMADIKLUS tahun 2008
Memutuskan:
Menetapkan : Nama-nama dibawah ini :
1. Shomedran (Universitas Negeri Bengkulu) 2. Ani (Universitas Ibnu Khaldun)
3. Hamdan (Universitas Pendidikan Indonesia)
Sebagai presidium tetap kongres II Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 10 Desember 2009 Pukul : 19.49 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
Presidium Sidang,
Presidium Sidang I,
Panji Bahari Noor Romadhon (UNTIRTA)
Presidium Sidang II,
KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)
Tentang
Penetapan Anggaran Dasar
Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat: Anggaran Dasar pasal 11 dan pasal 16
Memperhatikan:
1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi A Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS
Memutuskan:
Menetapkan : Anggaran Dasar Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 10 Desember 2009 Pukul : 23.56 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
ANGGARAN DASAR (AD)
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
(IMADIKLUS)
PEMBUKAAN
Bahwa mahasiswa sebagai agen of change, control society, moral force di masyarakat
maka perlunya wadah organisasi yang kondusif bagi pengembangan wawasan dan peningkatan
kecendikiawanan serta integritas kepribadian mahasiswa demi terciptanya sarjana yang
religious,kreatif, inovatif dan profesional. Oleh karena itu, mahasiswa bertekad memberikan
dharma baktinya untuk mewujudkan nilai-nilai luhur yang berdasarkan atas asas pancasila.
Imadiklus adalah suatu ikatan mahasiswa pendidikan luar sekolah se-Indonesia dimana
setiap kegiatan yang dilaksanakan bersifat nasional sehingga mampu membuktikan eksistensi
mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ditingkat nasional dan internasional.
Dengan Ridho dan hidayah dari Tuhan Yang Maha Esa, maka akan terbentuk keyakinan
dalam mencapai tujuan yang telah disebutkan di atas sehingga akan mewujudkan
pergerakan-pergerakan yang terencana, teratur dan terarah. Dengan kebijaksanaan ini mahasiswa PLS
BAB I
KETENTUAN UMUM
Nama, Bentuk, Waktu, dan Tempat
Pasal 1
Nama
Organisasi ini bernama Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang selanjutnya
disebut IMADIKLUS
Pasal 2
Bentuk
IMADIKLUS berbentuk organisasi mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia yang
tergabung dalam sebuah ikatan
Pasal 3
Waktu
IMADIKLUS dibentuk pada tanggal 24 Juni 2006 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan
Pasal 4
Tempat
IMADIKLUS bersekretariatan di Universitas ketua terpilih pada saat Kongres Nasional
BAB II
Kedaulatan, Asas, Sifat, Dan Prinsip
Pasal 5
Kedaulatan
Kedaulatan tertinggi IMADIKLUS berada ditangan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya
berdasarkan AD/ART IMADIKLUS.
Pasal 6
Asas
IMADIKLUS berasaskan Pancasila.
Pasal 7
Sifat
IMADIKLUS bersifat Merdeka, nasionalis,demokratis, Aspiratif, dan Progresif.
Pasal 8
Prinsip
Prinsip IMADIKLUS adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang Adil dan
Beradab,kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,dan
BAB III
Tujuan dan Fungsi
Pasal 9
Tujuan
IMADIKLUS bertujuan membentuk persatuan mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
Se-Indonesia yang mampu membuktikan eksistensi Pendidikan Luar Sekolah di Se-Indonesia pada
khususnya dan dunia internasional pada umumnya.
Pasal 10
Fungsi
Fungsi IMADIKLUS sebagai berikut
1. Wadah diskusi seluruh elemen mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
2. Wadah pengembangan IPTEK
3. Wadah pengembangan dan pengaplikasian visi dan misi gerakan-gerakan mahasiswa
Pendidikan Luar Sekolah
4. Wadah penyaluran aspirasi pemberdayaan dan persatuan mahasiswa Pendidikan Luar
Sekolah
5. Wadah pengabdian kepada masyarakat
BAB V
KONGRES
Pasal 11
Agenda Kongres
1. Laporan pertanggungjawaban pengurus IMADIKLUS
2. Pembahasan dan pengesahan AD/ART
3. Pemilihan ketua, wakil dan pembentukan formatur
4. Pembahasan dan pengesahan GBHK
5. Rekomendasi kongres
Pasal 12
Pengambilan Keputusan
1. Keputusan diambil dengan musyawarah untuk mufakat.
2. Apabila musyawarah untuk mufakat belum tercapai maka di lakukan mekanisme
lobiying.
3. Apabila poin 1 dan 2 tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan dengan
mekanisme votting.
Pasal 13
Pembubaran.
Pembubaran organisasi ini hanya dapat dilakukan melalui kongres dan kongres luar biasa yang
mendapat persetujuan minimal 2/3 perwakilan dari delegasi setiap Jurusan dan program studi
PLS dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam IMADIKLUS
Pasal 14
Hasil
Hasil referendum dinyatakan sah apabila 2/3 dari jumlah delegasi yang menggunakan hak
pilihnya, dan 2/3 dari jumlah tersebut menyatakan setuju.
Pasal 15
Perubahan
BAB VI
ATURAN PERALIHAN DAN ATURAN TAMBAHAN
Pasal 16
Aturan Peralihan
1. Anggaran Dasar ini hanya dapat diamandemen oleh Kongres periode berikutnya atau
kongres luar biasa.
2. Anggaran Dasar ini berlaku sampai Anggaran Dasar yang baru ditetapkan.
Pasal 17
Aturan Tambahan
1. Aturan tambahan ini mengatur hal-hal yang belum ada sebelumnya.
2. Aturan tambahan atau pengganti, akan ditambahkan dalam lembaran tersendiri yang
merupakan satu kesatuan naskah ini.
3. Aturan tambahan dibuat berdasarkan kebutuhan.
BAB VII
PENUTUP
Pasal 18
1. Anggaran Dasar ini, dijabarkan lebih lanjut dalam ART.
2. Anggaran Dasar ditinjau kembali dalam kongres IMADIKLUS berikutnya atau kongres
luar biasa.
KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
(IMADIKLUS)
Tentang
Penetapan Anggaran Rumah Tangga
Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat:
1. Anggaran Dasar pasal 11 dan pasal 16 2. Anggaran Rumah Tangga pasal 23 dan 25
Memperhatikan:
1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi B Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS
Memutuskan:
Menetapkan : Anggaran Rumah Tangga Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 17.54 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
(IMADIKLUS)
BAB I
KEANGGOTAAN
Pasal 1
Keanggotaan IMADIKLUS adalah semua mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah baik secara
individu atau Kelembagaan di perguruan tinggi se-Indonesia yang terdaftar di IMADIKLUS
Pasal 2
Keanggotaan IMADIKLUS terdiri dari:
1. Anggota IMADIKLUS
2. Pengurus IMADIKLUS
Pasal 3
1. Anggota IMADIKLUS adalah mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah dari Perguruan
Tinggi se-Indonesia yang terdaftar di Kesekretariatan IMADIKLUS.
2. Pengurus IMADIKLUS adalah anggota yang dipilih dan ditetapkan dalam kongres
IMADIKLUS.
Pasal 4
Syarat-syarat keanggotaan
Syarat-syarat keanggotaan adalah sebagai berikut :
1. Merupakan perguruan tinggi yang mempunyai jurusan atau prodi Pendidikan Luar
Sekolah.
2. Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang mendaftar dikesekertariatan IMADIKLUS
yang terpilih dalam kongres.
Pasal 5
Pemberhentian Pengurus Secara Kelembagaan
1. Dinyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan IMADIKLUS apabila tidak mengikuti
kongres dua kali berturut-turut diluar kongres luar biasa.
2. Melanggar AD/ART dengan adanya peninjauan dari DPO yang diajukan dalam
musyawarah wilayah.
3. Perguruan tinggi yang tidak mempunyai jurusan atau prodi PLS lagi.
Pasal 6
Pemberhentian Anggota Secara Individu
Seorang anggota dinyatakan keluar apabila :
1. Meninggal dunia.
2. Keluar dari jurusan PLS
3. Mengundurkan diri dengan menyampaikan surat pernyataan kepada pengurus
IMADIKLUS.
4. Sudah tidak berstatus sebagai mahasiswa.
BAB II
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 7
Hak Anggota
Setiap anggota mempunyai hak
1. Mendapat perlakuan yang sama dalam organisasi.
2. Mengemukakan pendapat, usulan, saran dan kritik baik dalam bentuk lisan maupun
tulisan.
3. Setiap anggota baik individu ataupun lembaga mempunyai hak memilih dan dipilih
Pasal 8
Kewajiban Anggota
Setiap anggota mempunyai kewajiban :
1. Mentaati AD/ART organisasi dan semua peraturan dan keputusan IMADIKLUS.
2. Menjaga kehormatan dan menjunjung tinggi nama baik organisasi IMADIKLUS dan
jurusan atau prodi PLS.
BAB III
PERGURUAN TINGGI
Pasal 9
1. Setiap Perguruan Tinggi yang mempunyai jurusan atau prodi PLS berhak mengirimkan
delegasi untuk mengikuti setiap kegiatan IMADIKLUS.
2. Delegasi dari Perguruan Tinggi yang mengikuti kegiatan kongres IMADIKLUS
diprioritaskan minimal tingkat II dan ada pendamping yang pernah mengikuti kegiatan
IMADIKLUS
3. Pengiriman delegasi untuk kegiatan IMADIKLUS diatur oleh penyelenggara kegiatan.
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 10
Susunan pengurus terdiri dari:
1. DPO (Dewan Pengawas Organisasi)
2. Ketua Umum
3. Wakil Ketua Umum
4. Sekertaris Umum
5. Bendahara Umum
6. Koordinator Wilayah :
Wilayah I : Korwil penalaran.
Wilayah II : Korwil bakat minat.
Wilayah III : Korwil penelitian dan
pengembangan.
Wilayah IV : Korwil sosial
kemasyarakatan.
Wilayah V : Korwil advokasi dan
kebijakan publik
BAB V
TUGAS POKOK DPO
Pasal 11
Tugas DPO sebagai Dewan pengawas IMADIKLUS.
BAB VI
Pasal 12
Keanggotaan DPO
DPO terdiri dari lima anggota yang merupakan delegasi dari tiap-tiap wilayah
BAB VII
Syarat-syarat keanggotaan DPO
Pasal 13
Syarat-syarat keanggotaan DPO adalah sebagai berikut:
1. mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang masih aktif di Perguruan Tinggi
2. Pernah mengikuti kongres IMADIKLUS
3. Tidak merangkap jabatan dalam kepengurusan IMADIKLUS
4. Tidak terlibat dalam politik praktis yang dibuktikan dengan surat pernyataan dan
dilengkapi dengan materai 6000
BAB VIII
Pasal 13
1. DPO berhak menegur pengurus IMADIKLUS jika ada pelanggaran AD/ART
IMADIKLUS
2. DPO berhak meminta laporan evaluasi kinerja kepengurusan minimal 2 kali dalam satu
periode
3. DPO berhak mengajukan kongres luar biasa apabila sudah disetujui oleh 2/3 wilayah
BAB IX
TUGAS POKOK PENGURUS
Pasal 14
Tugas pengurus :
1. Ketua Umum mempunyai tugas internal dan eksternal.
2. Wakil Ketua Umum bertugas membantu ketua umum
3. Sekretaris Umum bertugas mengatur administrasi.
4. Bendahara bertugas mengelola keuangan dalam organisasi.
5. Ketua Korwil bertugas menjalin komunikasi dan koordinasi seluruh wilayah.
6. Koordinator wilayah bertugas menjalankan program kerja yang telah disusun sesuai
dengan rapat kerja nasional.
BAB X
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
Pasal 15
Hak Pengurus
Pengurus mempunyai hak :
1. Pengurus Imadiklus berhak membuat keputusan selama tidak bertentangan dengan
AD/ART.
2. Setiap pengurus berhak mengemukakan pendapat dalam menentukan kebijakan setiap
program
Kewajiban Pengurus
Pengurus mempunyai kewajiban :
1. Pengurus Imadiklus wajib menjaga kehormatan dan menjunjung tinggi nama baik
organisasi.
2. Pengurus Imadiklus berkewajiban melaksanakan tugas dan amanatnya secara optimal
serta bertanggung jawab.
BAB XI
PEMILIHAN, PENGESAHAN DAN MASA JABATAN PENGURUS
Pasal 17
Pemilihan Dan Pengesahan
Pengurus IMADIKLUS dipilih dan disahkan oleh kongres IMADIKLUS atau Kongres Luar
Biasa.
Pasal 18
Masa Jabatan Pengurus
Masa jabatan pengurus IMADIKLUS berlaku satu setengah tahun kepengurusan terhitung sejak
pengukuhan.
BAB XI
SUMBER DANA, ALOKASI DANA DAN BADAN USAHA
Pasal 19
Sumber dana IMADIKLUS diperoleh dari :
1. Usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan asas, prinsip, sifat, dan tujuan
2. Sumbangan dari instansi lain yang tidak mengikat serta tidak bertentangan dengan asas,
prinsip, sifat, dan tujuan IMADIKLUS.
3. Iuran wajib dari masing-masing perguruan tinggi yang tergabung dalam imadiklus
sebesar Rp. 100.000,00 Per satu setengah tahun.
Pasal 20
Alokasi dana
Alokasi keuangan diatur dalam organisasi
Pasal 21
Badan Usaha
1. Membentuk atau menjalin kerjasama dengan badan usaha sebagai sumber dana kegiatan
IMADIKLUS disetiap wilayah.
2. Penyelenggara dan pengembangan diberikan kewenangan pada tiap-tiap wilayah
BAB XII
ATRIBUT
Pasal 22
Lambang IMADIKLUS adalah:
MAKNANYA
Tulisan Ikatan Warna Hitam Tanpa Frame: Tidak Terikat Dan Netral Dengan
Elips Merah Putih Yang ada Didalamnya : Bentuk lingkaran yang tidak sempurna agar
tidak ada yang tersudut dalam suatu pojok
Peta Indonesia : Cakupan wilayah
Pensil: Pensil itu bahan yang sederhana bisa bekerja sesuai dengan apa yang kita
inginkan, Simbol Pendidikan yang memancarkan ilmu (Filosofi Pensil)
Imadiklus : Singkatan Baku
Warna Ungu : Kebijaksanaan
Warna Hitam : Netral
Pita Putih : Kesucian
Sinar Dari Timur Berwarna Emas : Seperti matahari yang terbit dari timur yang
memancarkan sinar kejayaan
BAB XIII
ATURAN PERALIHAN DAN ATURAN TAMBAHAN
Pasal 23
Aturan Peralihan
1. Anggaran rumah tangga ini hanya dapat diamandement melalui Kongres IMADIKLUS
atau kongres luar biasa IMADIKLUS.
2. Anggaran rumah tangga ini berlaku sampai Anggaran Rumah Tangga yang baru
ditetapkan.
Pasal 24
Aturan Tambahan
1. Aturan tambahan mengatur hal-hal yang belum ada sebelumnya.
2. Aturan tambahan atau pengganti, akan ditambahkan dalam lembaran tersendiri yang
merupakan satu kesatuan dari naskah.
3. Aturan tambahan dibuat berdasarkan kebutuhan.
BAB XIV
Pasal 25
1. Anggaran Rumah Tangga (ART) ditinjau kembali dalam Kongres IMADIKLUS dan
kongres luar biasa IMADIKLUS.
KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)
Tentang
Penetapan Garis-Garis Besar Haluan Kerja
Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat: Anggaran Dasar pasal 11
Memperhatikan:
1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi C Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS
Memutuskan:
Menetapkan : Garis-Garis Besar Haluan Kerja Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 21.30 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
GARIS BESAR HALUAN KERJA
KONGRES IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
(IMADIKLUS)
BAB I
PENDAHULUAN
Pasal 1
Pengertian
Garis Garis Besar Haluan Kerja Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (GBHK
IMADIKLUS) adalah haluan kerja pengembangan mahasiswa dalam garis-garis besar secara
menyeluruh, berkesinambungan dan disusun secara terencana, terarah dan terevaluasi.
Pasal 2
Maksud dan tujuan
Memberikan pedoman dan arahan bagi program kerja IMADIKLUS untuk mengoptimalkan
fungsinya sebagai lembaga independent kemahasiswaan jurusan atau prodi Pendidikan Luar
Sekolah tingkat Nasional.
Pasal 3
Dasar
BAB II
ARAH DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN
Pengembangan kemahasiswaaan berlandaskan pada peningkatan keimanan dan ketaqwaan
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pembentukan mental yang kuat yang berdasarkan nilai-nilai
kemanusiaan. Pengembangan kemahasiswaan meliputi :
Pasal 4
Bakat minat
1. Pengembangan dan penyaluran potensi, kreatifitas, bakat minat mahasiswa PLS
diarahkan secara terencana untuk pemenuhan kebutuhan akan kesehatan jasmani dan
rohani serta menggalang kebersamaan dikalangan mahasiswa dan masyarakat.
2. Meningkatkan jiwa kepemimpinan, motivasi, keterampilan organisasi, dan management
sehingga memberikan arti bagi pemenuhan kebutuhan akan profesionalisme mahasiswa
PLS.
Pasal 5
Penilitian dan Pengembangan
Pengembangan sumber daya manusia diarahkan pada penguasaan dan penerapan iptek,
penelitian dan penggalian potensi, penemuan-penemuan ilmiah baru yang bisa diaplikasikan dan
dikembangkan secara bebas di masyarakat.
Pasal 6
Advokasi dan Kesejahteraan
1. Menerapkan tri darma perguruan tinggi.
2. Menumbuhkan rasa solidaritas dan kesadaran akan pembelaan hak asasi manusia.
3. Meningkatkan kepedulian mahasiswa PLS demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
4. Memberikan layanan dan mengusahkan hak-hak mahasiswa untuk melakukan kegiatan.
Pasal 7
1. Peningkatan peran dan fungsi IMADIKLUS sebagai lembaga yang kritis dan aktif
dengan memberikan kontribusi pemikiran terhadap kebijakan-kebijakan strategis bidang
pendidikan, budaya, sosial, politik bagi konstitusi lokal, nasional maupun internasional.
2. Mahasiswa baik secara pribadi, kelembagaan, maupun masyarakat kampus harus peka
terhadap masalah-masalah sosial dalam arti luas masyarakat dan lingkungan serta
mengutamakan visi gerakan mahasiswa demi kesejahteraan bersama.
Pasal 8
Hubungan Masyarakat
1. Menumbuhkembangkan hubungan dengan lembaga dan instansi baik local maupun
nasional sebagai saluran hubungan masyarakat.
2. Memperluas wawasan mahasiswa tentan aktifitas kemasyarakatan di luar kampus
sehingga meningkatkan potensi dan daya saing mahasiswa PLS dengan seluruh stage
holder (orang-orang yang memiliki hubungan dalam keluarga mahasiswa PLS).
Pasal 9
Keuangan
1. Menggunakan sistem manajemen keuangan yang independen bertanggung jawab dan
transparan berdasarkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja IMADIKLUS untuk
satu periode yang meliputi penyediaan, alokasi dana untuk masing-masing kegiatan serta
skala prioritas sesuai dengan komposisi dan proporsi kegiatan.
2. Untuk memperoleh dana dapat diusahakan sumber dana yang baik, sah dan tidak
mengikat dengan pengembangan jiwa kewirausaahan mahasiswa yang berwawasan social
dan berkesinambungan.
Pasal 10
Penerangan Informasi
Penerangan merupakan upaya penyamaan informasi faktual yang berisi penjelasan maupun
pesan pengembangan kemahasiswaan melalui media komunikasi independen sehingga
terselenggara penyampaian informasi yang mampu menggugah peran serta mahasiswa dalam
dinamika kehidupan bermasyarakat.
Pengembangan kewirausahaan
Pengembangan mahasiswa diarahkan kepada jiwa kemandirian dengan menumbuhkan semangat
wirausahaan sehingga tercipta sumber daya manusia yang tangguh dan mandiri, kompetitif dan
produktif.
BAB III
PENUTUP
Pasal 12
Faktor yang menentukan keberhasilan garis besar haluan kerja IMADIKLUS adalah mahasiswa
dengan dukungan dari seluruh komponen yang terkait didalamnya. Oleh karena itu, semangat
dan tekad para pemimpin dan fungsionaris dalam mengaplikasikan haluan kerja IMADIKLUS
KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)
Tentang
Penetapan Mekanisme Pemilihan Ketua, Wakil dan Tim Formatur Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat:
1. Anggaran Dasar pasal 11
2. Anggaran Rumah Tangga pasal 10, pasal 14, dan pasal 17
Memperhatikan:
1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi A Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS
Memutuskan:
Menetapkan : Mekanisme pemilihan ketua, wakil dan tim formatur IMADIKLUS
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 00.07 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
MEKANISME PEMILIHAN KETUA,WAKIL KETUA DAN PEMBENTUKAN TIM
FORMATUR KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
1. Kongres II imadiklus memilih ketua, dan wakil ketua dan memebentuk tim formatur yang
terdiri dari 1 (satu) orang dari perwakilan perguruan tinggi atau lembaga.
2. Ketua dan Wakil Ketua terpilih pengurus IMADIKLUS adalah calon yang mendapat
suara terbanyak.
3. Pemilihan ketua dan wakil ketua melalui tahapan sebagaimana berikut :
Pemilihan bakal calon
Pernyataan kesediaan bakal calon Pemaparan visi dan misi calon Pemilihan
4. Pemilihan ketua dan wakil ketua berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan
adil.
5. Bakal calon ketua dinyatakan sah menjadai calon apabila didukung oleh
sekurang-kurangnya 2 lembaga.
6. Kartu suara dianggap sah apabila dibubuhi stempel panitia kongres.
7. Jika terdapat satu bakal calon yang sah maka secara aklamasi dinyatakan sebagai ketua
terpilih tanpa syarat.
8. Jika terdapat perolehan suara yang sama maka akan diadakan pemilihan ulang sebanyak
3X. Dan jika masih terdapat perolehan suara yang sama maka diadakan musyawarah
mufakat secara demokratis.
9. Ketua terpilih melengkapi struktur kepengurusan bersama team formatur selama 1 x 24
jam.
10. Calon ketua dan wakil ketua harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sehat jasmani dan rohani
Tidak sedang mengalami kasus pidana. Minimal menempuh perkuliahan semester 4
Berpengalaman diorganisasi baik intra kampus maupun ekstra kampus Tidak sedang menduduki ketua di organisasi intra kampus atau ekstra
kampus dan apabila masih mencalonkan maka wajib menyerahkan
11. Hal-hal yang belum diatur akan diatur kemudian oleh prisidium KONGRES III atas
kesepakatan forum
KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)
Tentang
Penetapan Rekomendasi
Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat: Anggaran Dasar pasal 9, pasal 10 dan pasal 11
Memperhatikan:
1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi C Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS
Memutuskan:
Menetapkan : Anggaran Dasar Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 22.30 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
REKOMENDASI IDE/ DALAM USAHA PENCAPAIAN TUJUAN KONGRES
INTERNAL
1. Penggagasan IMADIKLUS sebagai pusat (central) kemajuan dan perkembangan
himpunan mahasiswa PLS di Indonesia, dengan mengaplikasikan :
Diadakanya kompetisi artikel keilmuan pendidikan luar sekolah sebagai motivator pengembangan himpunan mahasiswa dalam keilmuan PLS.
Sharing program-program unggulan antar himpunan mahasiswa PLS
2. Penggagasan IMADIKLUS sebagai penggerak eksistensi himpunan mahasiswa PLS di
dalam masyarakat, dengan pengaplikasian :
action real kegiatan imadiklus
sharing cara pengembangan program PLS dari masing-masing PT
3. Penggagasan IMADIKLUS sebagai penggerak peran dan kedudukan Himpunan
mahasiswa PLS di keormawaan PT dengan pengaplikasian :
Pandangan masing-masing PT akan peran dan kedudukan himpunan mahasiswa
pls di keormawaan tiap PT
Wacana program-program unggulan himpunan mahasiswa PLS masing-masing PT dan pengaruhnya dalam keormawaan PT
4. Penggagasan Imadiklus sebagai penggerak Himpunan Mahasiswa PLS yang mampu
menjadi Pengontrol dari kebijakan di Masing-masing PT se-indonesia.
EKSTERNAL
1. Penggagasan pembentukan Undang-Undang Tenaga Pendidik dan Kependidikan PLS
Sebagai usaha pencapaian :
● Pengakuan status secara hukum tenaga pendidik dan kependidikan PLS
● Meningkatkan kesejahteraan Tenaga Pendidik dan Kependidikan PLS
● Standarisasi kwalitas Pendidik dan Kependidikan PLS
2. Penggagasan Imadiklus sebagai wadah aspirasi mahasiswa PLS se-Indonesia dengan
Jaringan Komunikasi menyebar dan menyeluruh mengenai isu dan perkembangan PLS melalui media
Penjadualan rutin komunikasi nasional mahasiswa PLS se-Indonesia guna sharing perkembangan PLS di Indonesia
Follow up aspirasi dan pertanyaan-pertanyaan terkumpul dari pengkajian isu-isu dan kebijakan di PLS dengan penjadualan kunjungan umum mahasiswa PLS
se-Indonesia ke Dirjen
3. Meminta kejelasan dan penegasan kurikulum PLS
4. Merekomendasikan kepada Dirjen PNF-I agar membentuk lembaga atau badan pengawas
dalam mengawal dana-dana yang keluar dan di keluarkan oleh pemerintah.
5. Merekomendasikan kepada dirjen PNFI agar lembaga yang bergerak dibidang PLS yaitu
KETETAPAN KONGRES II
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH Se-INDONESIA (IMADIKLUS)
Tentang Penetapan Ketua dan Wakil Ketua
Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia
Menimbang:
1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi
2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.
3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.
4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.
5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.
Mengingat:
1. Anggaran Dasar pasal 11
2. Anggaran Rumah Tangga pasal 10
Memperhatikan: Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS
Memutuskan:
Menetapkan:
1. Saudara Panji Bahari (UNTIRTA) Sebagai ketua Ikatan Mahasiswa
Pendidikan Luar Sekolah.
2. Saudara Ade Haris Susanto (UPI) Sebagai wakil ketua Ikatan Mahasiswa
Penidikan Luar Sekolah.
Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya
Pada Tanggal : 11 Desember 2009
Pukul : 23.52 WIB
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang
Lampiran :
SUSUNAN PENGURUS
IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH SE-INDONESIA
(IMADIKLUS)
DEWAN PENASEHAT ORGANISASI :
1. Wilayah 1 : Ali Mustofa (085749662390) UM
2. Wilayah 2 : Nanang Kristanto (02749361431) UNY
3. Wilayah 3 : Ahmad Fauzi (085692807137) UNTIRTA
4. Wilayah 4 : Harmidi (085263509572) UNP
5. Wilayah 5 : Suprianus Batlajeri (081386710015) UNPATI
Ketua Umum : Panji Bahari N.R.
Wakil ketua : Ade Haris Susanto
Sekretaris Umum : Deria Suryani (085694555750) UNTIRTA
Bendahara : Ani Safitri (085694052976) UIKA
Ketua Koordinator Wilayah : Devi Candra UNESA
Koordinator Wilayah :
Korwil 1 : Anis Nurul H (085649021788) UNESA
Korwil 2 : Ahmad Aqil (085726838001) UNNES
Korwil 3 : Rijal Taufiq (085693870002) UNJ
Korwil 4 : Shomedran (085767336336) UNIB
Korwil 5 : Isramadhan (085255873332) UNM
HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS
WILAYAH I BIDANG PENALARAN
NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB
Pembuatan bulletin ranah
PLS
Anggaran dana Rp.
1.500.000
1 Periode 3 kali terbit tiap 6
bulan sekali. Dimulai bulan
Juni 2009.
Korwil
HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS
WILAYAH II BIDANG BAKAT MINAT
NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB
IMADIKLUS GONG
SHOW
LSM DAN
KOMUNITAS WARIA
Agustus aQIL
HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS
WILAYAH III BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB
5. Majalah
jumadiklus Januari UPI
HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS
WILAYAH IV BIDANG SOSIAL KEMASYARAKATAN
NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB
baksos februari Unib
HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS
WILAYAH V
NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB
Dialog nasional
ke-PLS-an
Kaum marginal