• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETETAPANKONGRESIILENGKAPeditronggo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KETETAPANKONGRESIILENGKAPeditronggo"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)

Tentang

Penetapan Tata Tertib Kongres II

Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1.Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2.Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3.Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4.Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5.Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat: Hasil rapat kerja tim penyusun rancangan AD/ART sementara.

Memperhatikan:

1. Hasil-Hasil Rapat penyelenggara IMADIKLUS tahun 2008 2. Hasil-hasil Pembahasan Tatib Kongres II IMADIKLUS.

Memutuskan:

Menetapkan : Tata Tertib Kongres I Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 10 Desember 2009 Pukul : 16.08 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

Presidium Sidang,

Presidium Sidang I,

Panji Bahari Noor Romadhon (UNTIRTA)

Presidium Sidang II,

(2)

TATA TERTIB SIDANG KONGRES

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

TINGKAT NASIONAL

BAB I

NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEGIATAN

Pasal 1

Nama

Kegiatan ini bernama Kongres II Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Nasional tahun

2009 yang selanjutnya disebut dengan Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009

Pasal 2

Waktu

Kongres II IMADIKLUS Nasional dilaksanakan pada hari kami s.d.sabtu Tanggal 10. S.d 12

bulan Desember tahun 2009

Pasal 3

Tempat

Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 dilaksanakan di Balai PKTK Keciptakaryaan, Jl.

Bukit Darmo Raya Surabaya 60226

BAB II

STATUS, TUGAS DAN WEWENANG

Pasal 4

Status

Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 merupakan forum pengambilan keputusan

tertinggi mahasiswa pendidikan luar sekolah di tingkat nasional dan dilaksanakan sekali dalam

satu periode yaitu satu setengah tahun.

Pasal 5

(3)

1. Menetapkan tata tertib Kongres I IMADIKLUS Nasional tahun 2009

2. Mengamandemen dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009.

3. Menetapkan Garis Besar Haluan Kerja dan rekomendasi-rekomendasi.

4. Memilih ketua umum dan wakil ketua umum serta membentuk tim formatur

IMADIKLUS Periode 2009-2011.

5. Menetapkan hasil keputusan kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009

BAB III

PESERTA SIDANG

Pasal 6

1. Peserta penuh Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 adalah :

a) Peserta penuh adalah peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan Kongres II

IMADIKLUS Nasional tahun 2009

b) Peserta penuh berjumlah maksimal 5 orang dari masing-masing Perguruan Tinggi

se-Indonesia

c) Apabila peserta penuh tidak hadir maka tidak dapat diwakilkan.

2. Peserta peninjau adalah seluruh mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Sekolah yang bukan

delegasi jurusan Pendidikan luar sekolah dari masing-masing Perguruan Tinggi

se-Indonesia.

BAB IV

HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA SIDANG

Pasal 7

Hak Peserta Sidang

1. Hak bicara dimiliki oleh peserta baik peserta penuh maupun peserta peninjau Kongres II

IMADIKLUS Nasional tahun 2009.

(4)

Pasal 8

Kewajiban Peserta Sidang

Setiap peserta mempunyai kewajiban sebagai berikut :

1. Mengikuti dan mentaati tata tertib sidang Kongres II IMADIKLUS Nasional Tahun 2009

selama kongres berlangsung.

2. Hadir 2 x 5 menit sebelum sidang dimulai.

3. Meminta persetujuan presidium apabila meninggalkan persidangan .

4. Berpakaian sopan dan rapi

5. Mengisi daftar hadir.

6. Menjaga nama baik Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009

BAB V

PERSIDANGAN

Pasal 9

Bentuk persidangan dalam Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 adalah :

a. Sidang komisi

b. Sidang pleno

BAB VI

MEKANISME PEMILIHAN PRESIDIUM SIDANG

Pasal 10

Pencalonan

1. Dipilih Dari Peserta Penuh

2. Dilakukan Secara Tertutup

(5)

Pasal 11

Menyatakan Kesediaan

Pasal 12

Pemilihan

Pemilihan Dilakukan Secara Tertutup, Jika Memperoleh Suara Terbanyak Langsung Menjadi

Ketua Presidium, Sekretaris dan Anggota

BAB VII

PIMPINAN SIDANG

Pasal 13

Pimpinan sidang tetap adalah peserta penuh sebanyak tiga orang yang telah dipilih oleh peserta

penuh Kongres II IMADIKLUS Nasional tahun 2009 .

BAB VIII

TUGAS PIMPINAN SIDANG

Pasal 14

1. Memimpin jalannya persidangan dan bertanggung jawab atas ketertibannya.

2. Mengatur waktu pemberian tanggapan dari anggota persidangan atas saran-saran yang

dikemukakan dalam persidangan.

3. Berhak menegur pembicaraan yang tidak mentaati ketentuan yang telah ditetapkan,

antara lain pembicaraan menyimpang dari pokok acara, melebihi waktu yang disediakan

dan membuat gaduh di dalam persidangan.

4. Apabila setelah diberi peringatan pembicara tidak mengindahkanya, pimpinan sidang

(6)

BAB IX

QUORUM

Pasal 15

1. Sidang dianggap sah apabila dihadiri setengah ditambah satu (1/2+1) dari jumlah peserta

yang ditinjau dari presensi awal

2. Apabila point 1 tidak terpenuhi, maka sidang dipending selama dua kali lima (2 x 5)

menit kemudian dilanjutkan dan sidang dianggap sah.

BAB X

Pasal 16

1. Pengambilan Keputusa pengambilan keputusan sidang dilakukan dengan cara

musyawarah mufakat.

2. Jika point 1 tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan melalui proses

lobbying selama 1 x 5 menit.

3. Jika point 2 tetap tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan melalui voting

dan keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.

BAB XI

SANKSI

Pasal 17

1. Sanksi diberikan kepada peserta apabila melanggar tata tertib setelah diperingatkan oleh

presidium sidang sebanyak 3x.

2. Sanksi yang diberikan presidium sidang berupa mengeluarkan peserta yang melanggar

tata tertib sidang dengan persetujuan forum sidang, peserta yang dikenai sanksi tidak

dapat mengikuti satu kali sidang pembahasan.

3. Peserta dianggap mengundurkan diri apabila tidak mengikuti persidangan sebanyak 3x

(7)

4. Jika presidium gagal memimpin persidangan maka presidium dapat diganti dengan yang

lain sesuai mekanisme pemilihan presidium.

5. Sanksi keterlambatan peserta hak bicara dicabut 2x waktu keterlambatan.

BAB XII

KETENTUAN TAMBAHAN

Pasal 19

1. peserta yang meningggalkan musyawarah tidak dapat diwakilkan.

2. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian.

3. Tata tertib ini berlaku sejak diputuskan sampai dengan selesainya kongres II

(8)

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)

Tentang

Penetapan Presidium Kongres II

Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat: Tata tertib kongres II Pasal 13

Memperhatikan:

1. Hasil-hasil Pembahasan Tatib Kongres II IMADIKLUS.

2. Hasil-Hasil pemilihan pimpinan sidang tetap kongres IMADIKLUS tahun 2008

Memutuskan:

Menetapkan : Nama-nama dibawah ini :

1. Shomedran (Universitas Negeri Bengkulu) 2. Ani (Universitas Ibnu Khaldun)

3. Hamdan (Universitas Pendidikan Indonesia)

Sebagai presidium tetap kongres II Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 10 Desember 2009 Pukul : 19.49 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

Presidium Sidang,

Presidium Sidang I,

Panji Bahari Noor Romadhon (UNTIRTA)

Presidium Sidang II,

(9)

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)

Tentang

Penetapan Anggaran Dasar

Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat: Anggaran Dasar pasal 11 dan pasal 16

Memperhatikan:

1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi A Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS

Memutuskan:

Menetapkan : Anggaran Dasar Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 10 Desember 2009 Pukul : 23.56 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

(10)

ANGGARAN DASAR (AD)

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

(IMADIKLUS)

PEMBUKAAN

Bahwa mahasiswa sebagai agen of change, control society, moral force di masyarakat

maka perlunya wadah organisasi yang kondusif bagi pengembangan wawasan dan peningkatan

kecendikiawanan serta integritas kepribadian mahasiswa demi terciptanya sarjana yang

religious,kreatif, inovatif dan profesional. Oleh karena itu, mahasiswa bertekad memberikan

dharma baktinya untuk mewujudkan nilai-nilai luhur yang berdasarkan atas asas pancasila.

Imadiklus adalah suatu ikatan mahasiswa pendidikan luar sekolah se-Indonesia dimana

setiap kegiatan yang dilaksanakan bersifat nasional sehingga mampu membuktikan eksistensi

mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ditingkat nasional dan internasional.

Dengan Ridho dan hidayah dari Tuhan Yang Maha Esa, maka akan terbentuk keyakinan

dalam mencapai tujuan yang telah disebutkan di atas sehingga akan mewujudkan

pergerakan-pergerakan yang terencana, teratur dan terarah. Dengan kebijaksanaan ini mahasiswa PLS

(11)

BAB I

KETENTUAN UMUM

Nama, Bentuk, Waktu, dan Tempat

Pasal 1

Nama

Organisasi ini bernama Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang selanjutnya

disebut IMADIKLUS

Pasal 2

Bentuk

IMADIKLUS berbentuk organisasi mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia yang

tergabung dalam sebuah ikatan

Pasal 3

Waktu

IMADIKLUS dibentuk pada tanggal 24 Juni 2006 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan

Pasal 4

Tempat

IMADIKLUS bersekretariatan di Universitas ketua terpilih pada saat Kongres Nasional

(12)

BAB II

Kedaulatan, Asas, Sifat, Dan Prinsip

Pasal 5

Kedaulatan

Kedaulatan tertinggi IMADIKLUS berada ditangan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya

berdasarkan AD/ART IMADIKLUS.

Pasal 6

Asas

IMADIKLUS berasaskan Pancasila.

Pasal 7

Sifat

IMADIKLUS bersifat Merdeka, nasionalis,demokratis, Aspiratif, dan Progresif.

Pasal 8

Prinsip

Prinsip IMADIKLUS adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang Adil dan

Beradab,kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam

Permusyawaratan/Perwakilan, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,dan

(13)

BAB III

Tujuan dan Fungsi

Pasal 9

Tujuan

IMADIKLUS bertujuan membentuk persatuan mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah

Se-Indonesia yang mampu membuktikan eksistensi Pendidikan Luar Sekolah di Se-Indonesia pada

khususnya dan dunia internasional pada umumnya.

Pasal 10

Fungsi

Fungsi IMADIKLUS sebagai berikut

1. Wadah diskusi seluruh elemen mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

2. Wadah pengembangan IPTEK

3. Wadah pengembangan dan pengaplikasian visi dan misi gerakan-gerakan mahasiswa

Pendidikan Luar Sekolah

4. Wadah penyaluran aspirasi pemberdayaan dan persatuan mahasiswa Pendidikan Luar

Sekolah

5. Wadah pengabdian kepada masyarakat

(14)

BAB V

KONGRES

Pasal 11

Agenda Kongres

1. Laporan pertanggungjawaban pengurus IMADIKLUS

2. Pembahasan dan pengesahan AD/ART

3. Pemilihan ketua, wakil dan pembentukan formatur

4. Pembahasan dan pengesahan GBHK

5. Rekomendasi kongres

Pasal 12

Pengambilan Keputusan

1. Keputusan diambil dengan musyawarah untuk mufakat.

2. Apabila musyawarah untuk mufakat belum tercapai maka di lakukan mekanisme

lobiying.

3. Apabila poin 1 dan 2 tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan dengan

mekanisme votting.

Pasal 13

Pembubaran.

Pembubaran organisasi ini hanya dapat dilakukan melalui kongres dan kongres luar biasa yang

mendapat persetujuan minimal 2/3 perwakilan dari delegasi setiap Jurusan dan program studi

PLS dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam IMADIKLUS

Pasal 14

Hasil

Hasil referendum dinyatakan sah apabila 2/3 dari jumlah delegasi yang menggunakan hak

pilihnya, dan 2/3 dari jumlah tersebut menyatakan setuju.

Pasal 15

Perubahan

(15)

BAB VI

ATURAN PERALIHAN DAN ATURAN TAMBAHAN

Pasal 16

Aturan Peralihan

1. Anggaran Dasar ini hanya dapat diamandemen oleh Kongres periode berikutnya atau

kongres luar biasa.

2. Anggaran Dasar ini berlaku sampai Anggaran Dasar yang baru ditetapkan.

Pasal 17

Aturan Tambahan

1. Aturan tambahan ini mengatur hal-hal yang belum ada sebelumnya.

2. Aturan tambahan atau pengganti, akan ditambahkan dalam lembaran tersendiri yang

merupakan satu kesatuan naskah ini.

3. Aturan tambahan dibuat berdasarkan kebutuhan.

BAB VII

PENUTUP

Pasal 18

1. Anggaran Dasar ini, dijabarkan lebih lanjut dalam ART.

2. Anggaran Dasar ditinjau kembali dalam kongres IMADIKLUS berikutnya atau kongres

luar biasa.

(16)

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

(IMADIKLUS)

Tentang

Penetapan Anggaran Rumah Tangga

Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat:

1. Anggaran Dasar pasal 11 dan pasal 16 2. Anggaran Rumah Tangga pasal 23 dan 25

Memperhatikan:

1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi B Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS

Memutuskan:

Menetapkan : Anggaran Rumah Tangga Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 17.54 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

(17)

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

(IMADIKLUS)

BAB I

KEANGGOTAAN

Pasal 1

Keanggotaan IMADIKLUS adalah semua mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah baik secara

individu atau Kelembagaan di perguruan tinggi se-Indonesia yang terdaftar di IMADIKLUS

Pasal 2

Keanggotaan IMADIKLUS terdiri dari:

1. Anggota IMADIKLUS

2. Pengurus IMADIKLUS

Pasal 3

1. Anggota IMADIKLUS adalah mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah dari Perguruan

Tinggi se-Indonesia yang terdaftar di Kesekretariatan IMADIKLUS.

2. Pengurus IMADIKLUS adalah anggota yang dipilih dan ditetapkan dalam kongres

IMADIKLUS.

Pasal 4

Syarat-syarat keanggotaan

Syarat-syarat keanggotaan adalah sebagai berikut :

1. Merupakan perguruan tinggi yang mempunyai jurusan atau prodi Pendidikan Luar

Sekolah.

2. Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang mendaftar dikesekertariatan IMADIKLUS

yang terpilih dalam kongres.

(18)

Pasal 5

Pemberhentian Pengurus Secara Kelembagaan

1. Dinyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan IMADIKLUS apabila tidak mengikuti

kongres dua kali berturut-turut diluar kongres luar biasa.

2. Melanggar AD/ART dengan adanya peninjauan dari DPO yang diajukan dalam

musyawarah wilayah.

3. Perguruan tinggi yang tidak mempunyai jurusan atau prodi PLS lagi.

Pasal 6

Pemberhentian Anggota Secara Individu

Seorang anggota dinyatakan keluar apabila :

1. Meninggal dunia.

2. Keluar dari jurusan PLS

3. Mengundurkan diri dengan menyampaikan surat pernyataan kepada pengurus

IMADIKLUS.

4. Sudah tidak berstatus sebagai mahasiswa.

BAB II

HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA

Pasal 7

Hak Anggota

Setiap anggota mempunyai hak

1. Mendapat perlakuan yang sama dalam organisasi.

2. Mengemukakan pendapat, usulan, saran dan kritik baik dalam bentuk lisan maupun

tulisan.

3. Setiap anggota baik individu ataupun lembaga mempunyai hak memilih dan dipilih

(19)

Pasal 8

Kewajiban Anggota

Setiap anggota mempunyai kewajiban :

1. Mentaati AD/ART organisasi dan semua peraturan dan keputusan IMADIKLUS.

2. Menjaga kehormatan dan menjunjung tinggi nama baik organisasi IMADIKLUS dan

jurusan atau prodi PLS.

BAB III

PERGURUAN TINGGI

Pasal 9

1. Setiap Perguruan Tinggi yang mempunyai jurusan atau prodi PLS berhak mengirimkan

delegasi untuk mengikuti setiap kegiatan IMADIKLUS.

2. Delegasi dari Perguruan Tinggi yang mengikuti kegiatan kongres IMADIKLUS

diprioritaskan minimal tingkat II dan ada pendamping yang pernah mengikuti kegiatan

IMADIKLUS

3. Pengiriman delegasi untuk kegiatan IMADIKLUS diatur oleh penyelenggara kegiatan.

BAB IV

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 10

Susunan pengurus terdiri dari:

1. DPO (Dewan Pengawas Organisasi)

2. Ketua Umum

3. Wakil Ketua Umum

4. Sekertaris Umum

5. Bendahara Umum

6. Koordinator Wilayah :

Wilayah I : Korwil penalaran.

Wilayah II : Korwil bakat minat.

Wilayah III : Korwil penelitian dan

pengembangan.

Wilayah IV : Korwil sosial

kemasyarakatan.

Wilayah V : Korwil advokasi dan

kebijakan publik

(20)

BAB V

TUGAS POKOK DPO

Pasal 11

Tugas DPO sebagai Dewan pengawas IMADIKLUS.

BAB VI

Pasal 12

Keanggotaan DPO

DPO terdiri dari lima anggota yang merupakan delegasi dari tiap-tiap wilayah

BAB VII

Syarat-syarat keanggotaan DPO

Pasal 13

Syarat-syarat keanggotaan DPO adalah sebagai berikut:

1. mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang masih aktif di Perguruan Tinggi

2. Pernah mengikuti kongres IMADIKLUS

3. Tidak merangkap jabatan dalam kepengurusan IMADIKLUS

4. Tidak terlibat dalam politik praktis yang dibuktikan dengan surat pernyataan dan

dilengkapi dengan materai 6000

BAB VIII

Pasal 13

(21)

1. DPO berhak menegur pengurus IMADIKLUS jika ada pelanggaran AD/ART

IMADIKLUS

2. DPO berhak meminta laporan evaluasi kinerja kepengurusan minimal 2 kali dalam satu

periode

3. DPO berhak mengajukan kongres luar biasa apabila sudah disetujui oleh 2/3 wilayah

BAB IX

TUGAS POKOK PENGURUS

Pasal 14

Tugas pengurus :

1. Ketua Umum mempunyai tugas internal dan eksternal.

2. Wakil Ketua Umum bertugas membantu ketua umum

3. Sekretaris Umum bertugas mengatur administrasi.

4. Bendahara bertugas mengelola keuangan dalam organisasi.

5. Ketua Korwil bertugas menjalin komunikasi dan koordinasi seluruh wilayah.

6. Koordinator wilayah bertugas menjalankan program kerja yang telah disusun sesuai

dengan rapat kerja nasional.

BAB X

HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS

Pasal 15

Hak Pengurus

Pengurus mempunyai hak :

1. Pengurus Imadiklus berhak membuat keputusan selama tidak bertentangan dengan

AD/ART.

2. Setiap pengurus berhak mengemukakan pendapat dalam menentukan kebijakan setiap

program

(22)

Kewajiban Pengurus

Pengurus mempunyai kewajiban :

1. Pengurus Imadiklus wajib menjaga kehormatan dan menjunjung tinggi nama baik

organisasi.

2. Pengurus Imadiklus berkewajiban melaksanakan tugas dan amanatnya secara optimal

serta bertanggung jawab.

BAB XI

PEMILIHAN, PENGESAHAN DAN MASA JABATAN PENGURUS

Pasal 17

Pemilihan Dan Pengesahan

Pengurus IMADIKLUS dipilih dan disahkan oleh kongres IMADIKLUS atau Kongres Luar

Biasa.

Pasal 18

Masa Jabatan Pengurus

Masa jabatan pengurus IMADIKLUS berlaku satu setengah tahun kepengurusan terhitung sejak

pengukuhan.

BAB XI

SUMBER DANA, ALOKASI DANA DAN BADAN USAHA

Pasal 19

Sumber dana IMADIKLUS diperoleh dari :

1. Usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan asas, prinsip, sifat, dan tujuan

(23)

2. Sumbangan dari instansi lain yang tidak mengikat serta tidak bertentangan dengan asas,

prinsip, sifat, dan tujuan IMADIKLUS.

3. Iuran wajib dari masing-masing perguruan tinggi yang tergabung dalam imadiklus

sebesar Rp. 100.000,00 Per satu setengah tahun.

Pasal 20

Alokasi dana

Alokasi keuangan diatur dalam organisasi

Pasal 21

Badan Usaha

1. Membentuk atau menjalin kerjasama dengan badan usaha sebagai sumber dana kegiatan

IMADIKLUS disetiap wilayah.

2. Penyelenggara dan pengembangan diberikan kewenangan pada tiap-tiap wilayah

BAB XII

ATRIBUT

Pasal 22

Lambang IMADIKLUS adalah:

MAKNANYA

Tulisan Ikatan Warna Hitam Tanpa Frame: Tidak Terikat Dan Netral Dengan

(24)

Elips Merah Putih Yang ada Didalamnya : Bentuk lingkaran yang tidak sempurna agar

tidak ada yang tersudut dalam suatu pojok

Peta Indonesia : Cakupan wilayah

Pensil: Pensil itu bahan yang sederhana bisa bekerja sesuai dengan apa yang kita

inginkan, Simbol Pendidikan yang memancarkan ilmu (Filosofi Pensil)

Imadiklus : Singkatan Baku

Warna Ungu : Kebijaksanaan

Warna Hitam : Netral

Pita Putih : Kesucian

Sinar Dari Timur Berwarna Emas : Seperti matahari yang terbit dari timur yang

memancarkan sinar kejayaan

BAB XIII

ATURAN PERALIHAN DAN ATURAN TAMBAHAN

Pasal 23

Aturan Peralihan

1. Anggaran rumah tangga ini hanya dapat diamandement melalui Kongres IMADIKLUS

atau kongres luar biasa IMADIKLUS.

2. Anggaran rumah tangga ini berlaku sampai Anggaran Rumah Tangga yang baru

ditetapkan.

Pasal 24

Aturan Tambahan

1. Aturan tambahan mengatur hal-hal yang belum ada sebelumnya.

2. Aturan tambahan atau pengganti, akan ditambahkan dalam lembaran tersendiri yang

merupakan satu kesatuan dari naskah.

3. Aturan tambahan dibuat berdasarkan kebutuhan.

BAB XIV

(25)

Pasal 25

1. Anggaran Rumah Tangga (ART) ditinjau kembali dalam Kongres IMADIKLUS dan

kongres luar biasa IMADIKLUS.

(26)

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)

Tentang

Penetapan Garis-Garis Besar Haluan Kerja

Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat: Anggaran Dasar pasal 11

Memperhatikan:

1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi C Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS

Memutuskan:

Menetapkan : Garis-Garis Besar Haluan Kerja Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 21.30 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

(27)

GARIS BESAR HALUAN KERJA

KONGRES IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

(IMADIKLUS)

BAB I

PENDAHULUAN

Pasal 1

Pengertian

Garis Garis Besar Haluan Kerja Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (GBHK

IMADIKLUS) adalah haluan kerja pengembangan mahasiswa dalam garis-garis besar secara

menyeluruh, berkesinambungan dan disusun secara terencana, terarah dan terevaluasi.

Pasal 2

Maksud dan tujuan

Memberikan pedoman dan arahan bagi program kerja IMADIKLUS untuk mengoptimalkan

fungsinya sebagai lembaga independent kemahasiswaan jurusan atau prodi Pendidikan Luar

Sekolah tingkat Nasional.

Pasal 3

Dasar

(28)

BAB II

ARAH DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN

Pengembangan kemahasiswaaan berlandaskan pada peningkatan keimanan dan ketaqwaan

kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pembentukan mental yang kuat yang berdasarkan nilai-nilai

kemanusiaan. Pengembangan kemahasiswaan meliputi :

Pasal 4

Bakat minat

1. Pengembangan dan penyaluran potensi, kreatifitas, bakat minat mahasiswa PLS

diarahkan secara terencana untuk pemenuhan kebutuhan akan kesehatan jasmani dan

rohani serta menggalang kebersamaan dikalangan mahasiswa dan masyarakat.

2. Meningkatkan jiwa kepemimpinan, motivasi, keterampilan organisasi, dan management

sehingga memberikan arti bagi pemenuhan kebutuhan akan profesionalisme mahasiswa

PLS.

Pasal 5

Penilitian dan Pengembangan

Pengembangan sumber daya manusia diarahkan pada penguasaan dan penerapan iptek,

penelitian dan penggalian potensi, penemuan-penemuan ilmiah baru yang bisa diaplikasikan dan

dikembangkan secara bebas di masyarakat.

Pasal 6

Advokasi dan Kesejahteraan

1. Menerapkan tri darma perguruan tinggi.

2. Menumbuhkan rasa solidaritas dan kesadaran akan pembelaan hak asasi manusia.

3. Meningkatkan kepedulian mahasiswa PLS demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

4. Memberikan layanan dan mengusahkan hak-hak mahasiswa untuk melakukan kegiatan.

Pasal 7

(29)

1. Peningkatan peran dan fungsi IMADIKLUS sebagai lembaga yang kritis dan aktif

dengan memberikan kontribusi pemikiran terhadap kebijakan-kebijakan strategis bidang

pendidikan, budaya, sosial, politik bagi konstitusi lokal, nasional maupun internasional.

2. Mahasiswa baik secara pribadi, kelembagaan, maupun masyarakat kampus harus peka

terhadap masalah-masalah sosial dalam arti luas masyarakat dan lingkungan serta

mengutamakan visi gerakan mahasiswa demi kesejahteraan bersama.

Pasal 8

Hubungan Masyarakat

1. Menumbuhkembangkan hubungan dengan lembaga dan instansi baik local maupun

nasional sebagai saluran hubungan masyarakat.

2. Memperluas wawasan mahasiswa tentan aktifitas kemasyarakatan di luar kampus

sehingga meningkatkan potensi dan daya saing mahasiswa PLS dengan seluruh stage

holder (orang-orang yang memiliki hubungan dalam keluarga mahasiswa PLS).

Pasal 9

Keuangan

1. Menggunakan sistem manajemen keuangan yang independen bertanggung jawab dan

transparan berdasarkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja IMADIKLUS untuk

satu periode yang meliputi penyediaan, alokasi dana untuk masing-masing kegiatan serta

skala prioritas sesuai dengan komposisi dan proporsi kegiatan.

2. Untuk memperoleh dana dapat diusahakan sumber dana yang baik, sah dan tidak

mengikat dengan pengembangan jiwa kewirausaahan mahasiswa yang berwawasan social

dan berkesinambungan.

Pasal 10

Penerangan Informasi

Penerangan merupakan upaya penyamaan informasi faktual yang berisi penjelasan maupun

pesan pengembangan kemahasiswaan melalui media komunikasi independen sehingga

terselenggara penyampaian informasi yang mampu menggugah peran serta mahasiswa dalam

dinamika kehidupan bermasyarakat.

(30)

Pengembangan kewirausahaan

Pengembangan mahasiswa diarahkan kepada jiwa kemandirian dengan menumbuhkan semangat

wirausahaan sehingga tercipta sumber daya manusia yang tangguh dan mandiri, kompetitif dan

produktif.

BAB III

PENUTUP

Pasal 12

Faktor yang menentukan keberhasilan garis besar haluan kerja IMADIKLUS adalah mahasiswa

dengan dukungan dari seluruh komponen yang terkait didalamnya. Oleh karena itu, semangat

dan tekad para pemimpin dan fungsionaris dalam mengaplikasikan haluan kerja IMADIKLUS

(31)

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)

Tentang

Penetapan Mekanisme Pemilihan Ketua, Wakil dan Tim Formatur Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat:

1. Anggaran Dasar pasal 11

2. Anggaran Rumah Tangga pasal 10, pasal 14, dan pasal 17

Memperhatikan:

1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi A Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS

Memutuskan:

Menetapkan : Mekanisme pemilihan ketua, wakil dan tim formatur IMADIKLUS

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 00.07 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

(32)

MEKANISME PEMILIHAN KETUA,WAKIL KETUA DAN PEMBENTUKAN TIM

FORMATUR KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

1. Kongres II imadiklus memilih ketua, dan wakil ketua dan memebentuk tim formatur yang

terdiri dari 1 (satu) orang dari perwakilan perguruan tinggi atau lembaga.

2. Ketua dan Wakil Ketua terpilih pengurus IMADIKLUS adalah calon yang mendapat

suara terbanyak.

3. Pemilihan ketua dan wakil ketua melalui tahapan sebagaimana berikut :

 Pemilihan bakal calon

 Pernyataan kesediaan bakal calon  Pemaparan visi dan misi calon  Pemilihan

4. Pemilihan ketua dan wakil ketua berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan

adil.

5. Bakal calon ketua dinyatakan sah menjadai calon apabila didukung oleh

sekurang-kurangnya 2 lembaga.

6. Kartu suara dianggap sah apabila dibubuhi stempel panitia kongres.

7. Jika terdapat satu bakal calon yang sah maka secara aklamasi dinyatakan sebagai ketua

terpilih tanpa syarat.

8. Jika terdapat perolehan suara yang sama maka akan diadakan pemilihan ulang sebanyak

3X. Dan jika masih terdapat perolehan suara yang sama maka diadakan musyawarah

mufakat secara demokratis.

9. Ketua terpilih melengkapi struktur kepengurusan bersama team formatur selama 1 x 24

jam.

10. Calon ketua dan wakil ketua harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Sehat jasmani dan rohani

 Tidak sedang mengalami kasus pidana.  Minimal menempuh perkuliahan semester 4

 Berpengalaman diorganisasi baik intra kampus maupun ekstra kampus  Tidak sedang menduduki ketua di organisasi intra kampus atau ekstra

kampus dan apabila masih mencalonkan maka wajib menyerahkan

(33)

11. Hal-hal yang belum diatur akan diatur kemudian oleh prisidium KONGRES III atas

kesepakatan forum

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (IMADIKLUS)

Tentang

Penetapan Rekomendasi

Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat: Anggaran Dasar pasal 9, pasal 10 dan pasal 11

Memperhatikan:

1. Hasil-hasil Pembahasan Komisi C Kongres II IMADIKLUS. 2. Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS

Memutuskan:

Menetapkan : Anggaran Dasar Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya Pada Tanggal : 11 Desember 2009 Pukul : 22.30 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

(34)

REKOMENDASI IDE/ DALAM USAHA PENCAPAIAN TUJUAN KONGRES

INTERNAL

1. Penggagasan IMADIKLUS sebagai pusat (central) kemajuan dan perkembangan

himpunan mahasiswa PLS di Indonesia, dengan mengaplikasikan :

 Diadakanya kompetisi artikel keilmuan pendidikan luar sekolah sebagai motivator pengembangan himpunan mahasiswa dalam keilmuan PLS.

 Sharing program-program unggulan antar himpunan mahasiswa PLS

2. Penggagasan IMADIKLUS sebagai penggerak eksistensi himpunan mahasiswa PLS di

dalam masyarakat, dengan pengaplikasian :

action real kegiatan imadiklus

sharing cara pengembangan program PLS dari masing-masing PT

3. Penggagasan IMADIKLUS sebagai penggerak peran dan kedudukan Himpunan

mahasiswa PLS di keormawaan PT dengan pengaplikasian :

 Pandangan masing-masing PT akan peran dan kedudukan himpunan mahasiswa

pls di keormawaan tiap PT

 Wacana program-program unggulan himpunan mahasiswa PLS masing-masing PT dan pengaruhnya dalam keormawaan PT

4. Penggagasan Imadiklus sebagai penggerak Himpunan Mahasiswa PLS yang mampu

menjadi Pengontrol dari kebijakan di Masing-masing PT se-indonesia.

EKSTERNAL

1. Penggagasan pembentukan Undang-Undang Tenaga Pendidik dan Kependidikan PLS

Sebagai usaha pencapaian :

● Pengakuan status secara hukum tenaga pendidik dan kependidikan PLS

● Meningkatkan kesejahteraan Tenaga Pendidik dan Kependidikan PLS

● Standarisasi kwalitas Pendidik dan Kependidikan PLS

2. Penggagasan Imadiklus sebagai wadah aspirasi mahasiswa PLS se-Indonesia dengan

(35)

 Jaringan Komunikasi menyebar dan menyeluruh mengenai isu dan perkembangan PLS melalui media

Penjadualan rutin komunikasi nasional mahasiswa PLS se-Indonesia guna sharing perkembangan PLS di Indonesia

Follow up aspirasi dan pertanyaan-pertanyaan terkumpul dari pengkajian isu-isu dan kebijakan di PLS dengan penjadualan kunjungan umum mahasiswa PLS

se-Indonesia ke Dirjen

3. Meminta kejelasan dan penegasan kurikulum PLS

4. Merekomendasikan kepada Dirjen PNF-I agar membentuk lembaga atau badan pengawas

dalam mengawal dana-dana yang keluar dan di keluarkan oleh pemerintah.

5. Merekomendasikan kepada dirjen PNFI agar lembaga yang bergerak dibidang PLS yaitu

(36)

KETETAPAN KONGRES II

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH Se-INDONESIA (IMADIKLUS)

Tentang Penetapan Ketua dan Wakil Ketua

Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se-Indonesia

Menimbang:

1. Bahwa perlunya pembaharuan yang sesuai dengan kemahasiswaan dalam era Reformasi

2. Bahwa pembaharuan dan pemberdayaan kehidupankemahasiswaan yang lebih membangun dan positif perlu segera dilaksanakan.

3. Bahwa dinamika kemahasiswaan merupakan bagian yang integral dengan Sistem Pendidikan Nasional.

4. Bahwa untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap jalannya kongres IMADIKLUS.

5. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum terhadap hasil-hasil kongres IMADIKLUS.

Mengingat:

1. Anggaran Dasar pasal 11

2. Anggaran Rumah Tangga pasal 10

Memperhatikan: Hasil sidang pleno kongres II IMADIKLUS

Memutuskan:

Menetapkan:

1. Saudara Panji Bahari (UNTIRTA) Sebagai ketua Ikatan Mahasiswa

Pendidikan Luar Sekolah.

2. Saudara Ade Haris Susanto (UPI) Sebagai wakil ketua Ikatan Mahasiswa

Penidikan Luar Sekolah.

Ditetapkan di : Balai PKTK Surabaya

Pada Tanggal : 11 Desember 2009

Pukul : 23.52 WIB

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan bila ada kekeliruan dapat ditinjau ulang

(37)

Lampiran :

SUSUNAN PENGURUS

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH SE-INDONESIA

(IMADIKLUS)

DEWAN PENASEHAT ORGANISASI :

1. Wilayah 1 : Ali Mustofa (085749662390) UM

2. Wilayah 2 : Nanang Kristanto (02749361431) UNY

3. Wilayah 3 : Ahmad Fauzi (085692807137) UNTIRTA

4. Wilayah 4 : Harmidi (085263509572) UNP

5. Wilayah 5 : Suprianus Batlajeri (081386710015) UNPATI

Ketua Umum : Panji Bahari N.R.

Wakil ketua : Ade Haris Susanto

Sekretaris Umum : Deria Suryani (085694555750) UNTIRTA

Bendahara : Ani Safitri (085694052976) UIKA

Ketua Koordinator Wilayah : Devi Candra UNESA

Koordinator Wilayah :

Korwil 1 : Anis Nurul H (085649021788) UNESA

Korwil 2 : Ahmad Aqil (085726838001) UNNES

Korwil 3 : Rijal Taufiq (085693870002) UNJ

Korwil 4 : Shomedran (085767336336) UNIB

Korwil 5 : Isramadhan (085255873332) UNM

(38)

HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS

WILAYAH I BIDANG PENALARAN

NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB

Pembuatan bulletin ranah

PLS

Anggaran dana Rp.

1.500.000

1 Periode 3 kali terbit tiap 6

bulan sekali. Dimulai bulan

Juni 2009.

Korwil

HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS

WILAYAH II BIDANG BAKAT MINAT

NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB

IMADIKLUS GONG

SHOW

LSM DAN

KOMUNITAS WARIA

Agustus aQIL

HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS

WILAYAH III BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB

(39)

5. Majalah

jumadiklus Januari UPI

HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS

WILAYAH IV BIDANG SOSIAL KEMASYARAKATAN

NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB

baksos februari Unib

HASIL RAPAT KERJA NASIONAL IMADIKLUS

WILAYAH V

NAMA KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB

Dialog nasional

ke-PLS-an

Kaum marginal

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksanaan Triase di mulai sejak pasien masuk ke puskesmas pekauman dan pasien dengan atau tanpa gangguan kesadaran yang disertai penyulit akan di arahkan ke

BerdasarkanTabel 4.3 di atas memberikan paparan secara lebih deskriptif mengenai karakteristik konflik pekerja-keluarga berdasar Obsesi dengan Pekerjaan,ternyata yang

Tampilan Form Absensi Guru Tampilan form absensi guru ini, user dapat melakukan input absensi guru (simpan), mengubah (ubah), dan menghapus absensi guru (hapus),

Peningkatan ini terjadi karena reflek dari mekanisme kompensasi tubuh terhadap rendahnya kadar oksigen yang berikatan dengan hemoglobin akibat digeser oleh karbon monoksida

Dalam penelitian ini, pembahasan akan difokuskan pada estimasi skewness (kemiringan) dengan menggunakan metode Bootstrap dan metode Jackknife sebagai metode

Distribusi zakat dapat dilakukan dengan dua pola, yaitu dengan pola memberikan kepada orang yang berhak menerima (mustahik) secara konsumtif dan dapat diberikan

Sistem chatbot tidak dapat menentukan semester mahasiswa ketika mengambil cuti kuliah, sehingga chatbot bisa tidak akurat dalam menjawab pertanyaan yang

fitur yaitu login, materi, tugas, forum , pengumuman, berita, data ajar, kelas siswa, kelas, pelajaran, pengguna, orangtua, siswa, guru, jadwal, absen, nilai telah